Please select a page for the Contact Slideout in Theme Options > Header Options

The Catcher in the Rye | JD Salinger

The Catcher in the Rye | JD Salinger
06/05/2008

TheCatcherInTheRye

Novel ini masih di tangan Mark David Chapman ketika ia diciduk setelah menembak mati John Lennon. Novel yang sama juga menjadi obyek obsesi calon pembunuh Ronald Reagan, dan konon juga oleh beberapa pembunuh berantai lain. Memangnya apa kisah yang dituturkan novel ini? Adalah Holden Caulfield, seorang anak muda cerdas—yang baru saja ditendang untuk kesekian kalinya dari sekolah—memandang sekitarnya dengan kepekaan tinggi, namun penuh kemarahan atas segala kepalsuan orang dewasa dan masyarakatnya. Yang bisa membuat Holden tersenyum hanyalah kemurnian tanpa dosa dunia anak-anak. Tapi adakah kemurnian semacam itu sanggup dijaga? Sejak awal novel ini, J.D. Salinger langsung menceburkan kita memasuki alam pikir Holden, dituturkan dalam bentuk narasi orang-pertama yang penuh dengan emosi mentah, bingung dan bahkan kerapkali “berkelana” ke mana-mana. Bahkan dari kalimat pertama, “If you really want to hear about it, the first thing you’ll probably want to know is where I was born, and what my lousy childhood was like, and how my parents were occupied and all before they had me, and all that David Copperfield kind of crap, but I don’t feel like going into it, if you want to know the truth.” Sungguhpun demikian, Salinger tetap mampu mengukir novelnya untuk tetap terstruktur rapi dalam menyampaikan temanya. The Catcher in the Rye adalah narasi keterasingan yang menekan, membuka mata dan lucu pada saat yang bersamaan. Lucu, karena kemarahan sekaligus kecerdasan Holden menjadikan persepsinya tajam namun juga tak terduga. Ketika jujur memandang dunia, ternyata ada Holden Caulfield dalam setiap diri kita. Tinggal masalah apakah kita lalu terbawa kemarahan, seperti yang terjadi pada para pembunuh itu.

[Ifan A. Ismail]

* * *

>> Juga tersedia karya-karya J.D. Salinger lainnya, masuk dalam koleksi perpustakaan Kineruku, seperti Nine Stories, Franny & Zooey, Raise High The Roof Beam, Carpenters and Seymour: An Introduction.

UPDATE (1 Juni 2015):
>> Versi terjemahan bahasa Indonesia yang sangat bagus dari novel The Catcher in the Rye diterbitkan oleh Penerbit Banana, dan edisi terbarunya (cetakan ketiga) dalam format sampul baru dan revisi penyuntingan kini sudah tersedia dan bisa dibeli di toko buku Kineruku seharga Rp 54.000,-
Untuk pemesanan, SMS: 0878 2428 1152 atau email: kineruku(at)gmail(dot)com

TheCatcherInTheRye_buku_Banana

 

Comments (19)

  1. kireina 9 years ago

    eh, perasaan banyak juga film tokoh utamanya yang membahas buku ini. Sempet ngeliat sekelebat tapi ga tau judulnya. Kalo ada yang tau ya… thx..

    • Kineruku 9 years ago

      Iya, ada banyak. Di film Conspiracy Theory (1997), karakter Mel Gibson digambarkan selalu membeli novel The Catcher in the Rye di manapun dia melihat atau menemukannya. Di Annie Hall (1977), karakter Diane Keaton mencomot satu buku dan mengacungkannya ke Woody Allen, dan itu adalah novel The Catcher in the Rye. Di film Chasing Holden (2001), tokoh utamanya merasa betapa jalan hidupnya sangat mirip Holden Caulfield, lalu memutuskan bolos sekolah demi berpetualang mencari J.D. Salinger dan terpikir untuk membunuhnya. Dan yang terbaru yg kami ketahui, di film Tropic Thunder (2008), pada salah satu adegan, si tokoh penulis buku mengatakan, “Tropic Thunder is my Catcher in the Rye”. Bahkan untuk pengiring end credits-nya, film itu memakai lagu “Smoke Gets in Your Eyes”, lagu yg sama dengan lagu yg didengar Holden Caulfield sewaktu naik komedi putar menjelang akhir buku.

  2. qie 9 years ago

    denger2 ni buku pernah di larang cetak sama pemerintah setempat. bener gak tuh?

    • Kineruku 9 years ago

      Konon karena alasan bahasa yg vulgar, penggunaan ‘F word’ di karya sastra (novel ini ditulis awal tahun 1950-an, cukup berani utk ukuran saat itu), tema seksual, persoalan ketuhanan, merongrong nilai-nilai keluarga, moral, dsb, dsb. Tapi seiring perkembangan zaman, buku ini kemudian malah jadi buku bacaan wajib di sekolah-sekolah di Amerika. Menurut kami, versi terjemahan Indonesia-nya bagus dan berhasil (terlepas dari gambar sampul bukunya, terutama cetakan pertamanya, yg memang agak norak). Diksinya cukup lentur dan jeli, misalnya “Ng*nt*t lu” utk terjemahan “F**k you”. Atau pemilihan kata “Bos” utk obrolan antara Holden dengan orang-orang kelas bawah (tukang taksi, penjaga pintu lift, dsb, dsb), dan hal itu lazim terjadi di kultur keseharian kita, bukan? Artinya, ada usaha lebih dari penerjemah utk membuat terjemahannya tidak berjarak dg pembaca kita. Contoh lain, misalnya kalimat ini, di versi Inggrisnya: “I hope to hell when I do die somebody has enough sense to just dump me in the river or something. Anything except sticking me in a goddam cemetery.” yg diterjemahkan sebagai: “Aku berharap setengah mati bahwa kalau sampai aku betulan mati nanti, mudah-mudahan semua orang berpikiran waras lantas menggelindingkan aku ke dalam sungai atau apalah. Apa pun kecuali menguruk tanah di atas jasadku.” Terlihat bagaimana si penerjemah putar otak mencari padanan kalimat yg enak dan asyik. Kalau diterjemahkan secara baku (dan karenanya, kaku), mungkin malah tidak bisa mendekati nuansa aslinya.

  3. pancing 9 years ago

    filmnya paling yang gua tau ‘chapter 27’..tentang mark david chapman dan pembunuhan john lennon tapi lebih diliat dari sisi pengaruh holden caulfield ke chapmannya sendiri..yang main jared leto, buat film ini ngegendutin badan abis2an dia ampe cenga gua liat perubahannya.. tapi sayang jelek filmnya. intrepretasi lemah, penjiwaan melenceng, konteks gak nyambung.. gak bagus gimana bukunya? gara2 bahasa indonesianya?

    • Kineruku 9 years ago

      Sean Lennon aja sampai menyebut film Chapter 27 itu ‘tacky’, hehe. Sebenarnya Jared Leto pernah lumayan ya. Ingat peran dia di film Fight Club? Rambutnya diputihin, alisnya dikerok, mukanya dipucatin. Atau di Requiem for a Dream. Kenapa dia sekarang malah nge-band yg jelek banget itu ya? Hehehe…

  4. bnt 9 years ago

    beli bukunya dimana ya??

    • Kineruku 9 years ago

      Novel The Catcher in the Rye tersedia di Kineruku baik edisi asli bahasa Inggris maupun edisi terjemahan bahasa Indonesia. Ada yang untuk dirental, ada yang untuk dijual. SMS 0878 2428 1152 atau email: kineruku(at)gmail(dot)com

  5. hadijah alaydrus 8 years ago

    aku mau tanya harga novel ini yang versi terjemahannya berapa? lalu kalau mau beli caranya gimana?

    • Kineruku 8 years ago

      Bukunya bisa langsung dibeli di Kineruku, Jl. Hegarmanah 52, Bandung (telp 022-2039615). SMS: 087824281152. Atau bisa juga via mail order ke: kineruku(at)gmail(dot)com :)

  6. RF 3 years ago

    mau tanya.. buku ini versi terjemahannya masih ada ga ya?

    • Kineruku 3 years ago

      Baru saja tiba lagi di Kineruku, buku versi terjemahan Indonesia terbitan Banana dalam format sampul baru dan revisi penyuntingan. Harga Rp 54.000. Silakan datang langsung ke toko kami, atau pesan via SMS 0878 2428 1152 email: kineruku(at)gmail(dot)com

  7. miduk arta 3 years ago

    mas bukunya catcher in the rye versi indo msh ada gak?

    • Kineruku 3 years ago

      Baru saja dipasok lagi di Kineruku, novel The Catcher in the Rye versi terjemahan Indonesia terbitan Banana dalam format sampul baru dan revisi penyuntingan. Harga Rp 54.000. Silakan datang langsung ke toko kami, atau pesan via SMS 0878 2428 1152 email: kineruku(at)gmail(dot)com

  8. Sarah 2 years ago

    Kalo mau order yang versi Inggrisnya masih ada?

    aku sudah baca ini puluhan kali dan rasanya memang benar, kalo baca buku bagus maunya telpo penulisnya terus bilang “coba ceritain lagi itu.. “

    • Kineruku 2 years ago

      Versi bahasa Inggris stok-nya sedang kosong di tempat kami. Nanti kalau ada akan kami kabari ya. :)

  9. fani 2 years ago

    buku ini yg versi indonesianya masih ada gak ya stok nya?

  10. rani 2 years ago

    hai min, sekarang udah ada yang versi penguin atau versi penerbit lain dalam bahasa inggris belum? thanks min.

  11. SugaWife 2 years ago

    Min, bukunya yang versi Indonesia masih ada gk?

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Subscribe