Please select a page for the Contact Slideout in Theme Options > Header Options

STORE

Filters

Showing 1-24 of 1054 products

View 24/48/All

Filter by price

1-24 of 1054 products

  • Kaset Koil
    Kaset Koil

    Kaset Koil – Megaloblood

    ,
    Label: Warkop Musik RIlis: 2018Kondisi: BaruKaset ini dirilis dalam masa peringatan tujuh belas tahun album Megaloblast.Seluruh lagu diambil dari vinyl Megaloblast.Side A: 1. Dosa Ini Tak Akan Berhenti 2. Apa yang Kita Percaya 3. Peluk Diriku 4. Rasa Takut Adalah Seni 5. Kesepian ini Abadi 6. Ini Semua Hanyalah Fashion 7. Mendekati Surga 8. Kita Dapat Diselamatkan 9. Bantulah Kami MelihatSide B: 1. The Everlast (Unreleased) 2. Kesepian Ini Abadi (Demo Version) 3. Rasa Takut Adalah Seni (Demo Version) 4. Di Bawah Permukaan (Instrumental) 5. Tidak Berhenti Kesepian (Single) 6. Terhenyak Diam Kesepian (Single) 7. Hiburan Ringan (Unreleased)*https://www.youtube.com/watch?v=CyYnFIu4i-Y
    Rp 75.000,00
  • Buku - The Origin of Species
    Buku - The Origin of Species

    The Origin of Species: Asal-Usul Makhluk Hidup Melalui Seleksi Alam – Charles Darwin

    , ,
    Penerbit: Pustaka Narasi Tahun Terbut: 2017 Tebal: 596 halaman Jenis Cover: Hard Cover ISBN: 978-979-1685-27-6Kondisi: Baru"Semakin baru suatu bentuk akan semakin tinggi tingkatannya daripada bentuk-betuk yang lebih purba, karena setiap bentuk baru tercipta dengan keunggulan tertentu atas bentuk-bentuk sebelumnya melalui perjuangan untuk bertahan hidup."- Charles DarwinBuku ini adalah dokumentasi lengkap hasil penelitian panjang Charles Darwin tentang asal-usul makhluk hidup. Dalam teorinya, Darwin mengungkapkan bahwa perkembangan spesies didasarkan pada terjadinya seleksi alam. Buku ini berisi penegasan Darwin bahwa spesies tidak diciptakan sekaligus oleh tangan Ilahi, tapi dimulai dengan beberapa bentuk sederhana yang kemudian bermutasi menyesuaikan diri dari waktu ke waktu.Teori-teori Darwin tentang evolusi makhluk hidup dianggap kontroversial, bahkan hingga hari ini. Perdebatan mengenai teori Darwin menjadikan karyanya sebagai buku paling berpengaruh dalam ilmu pengetahuan alam yang pernah ditulis manusia. Dunia mengakui bahwa karya Darwin ini sangat penting bagi sejarah manusia.
    Rp 200.000,00
  • Buku - The Wonderful Wizard of Oz
    Buku - The Wonderful Wizard of Oz

    The Wonderful WIzard of Oz – L. Frank Baum

    , ,
    Penerbit: HarperCollins Tahun Terbit: 2010 (Pertama kali diterbitkan pada 1900) Bahasa: Inggris Tebal: 178 halamanKondisi: Bekas"Come along, Toto, she said. We will go to the Emerald City and ask the Great Oz how to get back to Kansas again."Swept away from her home in Kansas by a tornado, Dorothy and her dog Toto find themselves stranded in the fantastical Land of Oz. As instructed by the Good Witch of the North and the Munchkins, Dorothy sets off on the yellow brick road to try and find her way to the Emerald City and the Wizard of Oz, who can help her get home. With her companions the Scarecrow, the Tin Woodman and the Cowardly Lion, Dorothy experiences an adventure full of friendship, magic and danger. A much-loved children's classic, The Wizard of Oz continues to delight readers young and old with its enchanting tale of witches, flying monkeys and silver shoes.
    Rp 50.000,00
  • Buku - Old Tales of Japan
    Buku - Old Tales of Japan

    Old Tales of Japan – Yuri Yasuda

    , ,
    Ilustrasi: Yoshinobu Sakakura dan Eiichi Mitsui Penerbit: Tuttle Tahun Terbit: 1960 Bahasa: Inggris Tebal:320 halamanKondisi Bekas"Children over the world love stories. In Japan too, countless children through the ages have lifted expectant faces to their elders to hear them tell of a boy born from a peach, or of a beautiful princess floating to the moon, or of a little sparrow, or of a cunning badger."In 1946, when I first chose to tell Japanese tales to children of foreign countries my sole desire was to help to form in a small way a rainbow of understanding between our children's world to those of others. For I think fairy tales of all countries, though told in various ways, are always basically the same--they differ only in customs and manners."I have retold these tales in my own way--just as they were told to me when I was a child--and I hope readers will be as happy as I was in the quaint land of old Japan."I have introduced some Japanese words. Pray do not let them worry you for they are pronounced syllable by syllable just as they are written."Y.Y.Tokyo, August 1953
    Rp 150.000,00
  • Buku The Children of Hurin - J.R.R. Tolkien
    Buku The Children of Hurin - J.R.R. Tolkien

    The Children of Húrin – J. R. R. Tolkien

    ,
    Penerbit: Harper Collins Pertama kali diterbitkan pada 2007 Bahasa: Inggris Penghargaan: Nominasi Tähtifantasia Award 2008Kondisi: BekasThe 'great tale' of The Children of Húrin set during the legendary time before The Lord of the Rings.Morgoth, the first Dark Lord, dwells in the vast fortress of Angband in the North; and within the shadow of the fear of Angband, and the war waged by Morgoth against the Elves, tha fates of Túrin and his sister Niënor will be tragically entwined.Their brief and passionate lives are dominated by the elemental hatred that Morgoth bears them as the children of Húrin, the man who dared to defy him to his face. Against the Morgoth sends his most formidable servant, Glaurung, a powerful spirit in the form of a huge wingless dragon of fire, in an attempt to fulfil the curse of Morgoth and destroy the children of Húrin.*"The darkest of all Tolkien's tales, Alan Lee's illustrations complement the writing splendidly."- Times Literary Supplement
    Rp 85.000,00
  • Buku - 9-11
    Buku - 9-11

    9-11 – Noam Chomsky

    , ,
    Penerbit: Seven Stories Bahasa: Inggris ISBN: 978-138-3224-89-2Kondisi: BekasIn the original edition of 9-11 from November 2001, Chomsky places the September 11 attacks in context and traces the history of American intervention in the Middle East and throughout Latin America as well as in Indonesia, Afghanistan, India and Pakistan – at the same time warning against America's increasing reliance on military rhetoric and violence in its response to the attacks, and making a critical point that few other commentators were making, that any escalation of violence as a response to violence would inevitably lead to further, and bloodier, attacks on innocents in America and around the world.
    Rp 55.000,00
  • Sold out
    Buku - Tegak Lurus Dengan Langit
    Buku - Tegak Lurus Dengan Langit

    Tegak Lurus Dengan Langit – Kumpulan Cerpen – Iwan Simatupang

    ,
    Penerbit: Sinar Harapan Tahun Terbit: 1985 (Pertama kali diterbitkan pada 1982) Tebal: 115 halamanKondisi: Bekas"Oleh karena ia pada suatu hari tak tahu apa yang haus dilakukan tangannya, ia mencari tali dan menggantung dirinya. Esoknya tetangga-tetangganya menguburnya. Lusa paginya, kamarnya dikarbol. Sorenya pindah ke situ penyewa kamar baru. Rumah itu seperti sediakala kembali ...."Pembukaan cerpen seperti itu, paling tidak sampai dengan tahun 1960 dahulu, tentu merupakan pembukaan yang amat mencekam dalam Sejarah Cerita Pendek Indonesia. " Pembukaan yang khas Iwan Simatupang," demikianlah, kata beberapa sastrawan sendiri."Pembukaan yang padat," kalau menurut seorang pengamat cerpen-sastra kita yang sering diundangi berceramah. Sambungnya pula, "Kekuatan cerpen-cerpen Iwan sesungguhnya bukan hanya pada pembukaannya. Tetapi sejak dengan pandangan hidup sang pengarang, yang mendasari konsep kesastraannya, sehingga di saat muncul ke permukaan berupa kata-kata, kalimat-kalimat, alinea-alinea dan halaman-per halaman seolah-olah sudah matang sejak dalam bentuk janin: Eksistensialisme!"Lima belas buah cerpen Iwan Simatupang di buku ini susah payah dikumpulkan kembali oleh Dami N. Toda, yang lalu menulis Kata Pengantar buat pembaca. Maklumlah, sebab tulisan Iwan memang bertebaran untuk kurun waktu yang panjang.+Iwan Maratua Dongan SImatupang, lahir 18 Januari 1928 di Sibolga, Sumatra Utara dan wafat tanggal 4 Agustus 1970 di Jakarta. Kalaupun belum seluruh cerpen Iwan ditemukan, tetapi dapat dipastikan bahwa kesemua cerpennya yang terkuat sudah terhimpun dalam buku Tegak Lurus dengan Langit ini. Yang nampaknya sebagai embryo bagi novel-nvelnya yang aneh dan mencengangkan. Dan karena mutu sastranya, di antara novel itu, Ziarah, pada tahun 1977 menggondol hadiah bagi jenis novel untuk Hadiah Sastra ASEAN yang saat itu pertama kali diadakan.
  • Buku - PowerKnowledge
    Buku - PowerKnowledge

    Power/Knowledge: Wacana Kuasa/Pengetahuan – Michel Foucault

    , ,
    Penerbit: Pustaka Narasi Tahun Terbit: 2017 Tebal: 354 halaman Bahasa: Indonesia ISBN: 978-979-168-514-6Kondisi: BaruBuku ini adalah buku primer untuk memasuki pemikiran Foucault. Termuat di dalamnya serangkaian perbincangan bersama Foucault yang menginstruksikan sejumlah karya penting yang pernah ditulisnya, seperti The Order of Things (1966), The Archaeology of Knowledge (1969), Discipline and Punish (1975), dan History of Sexuality (1976).Melalui perbincangannya, Foucault memperjelas fokus lingkungan politik dan intelektual tempat karya-karyanya lahir sehingga terurailah keruwetan yang biasanya menyertai penggunaan istilah dan konsep yang sering disalahpahamkan dan polemis, seperti strukturalisme dan post-Marxisme. Di sini terangkatlah permasalahan penting yakni power/knowledge yang merupakan tema fundamentalnya dalam studi historis atau genealogi ilmu kemanusiaan--suatu penelusuran silsilah hubungan determinatif antara pemikiran filsafat dan sejarah faktual. Itu semua diungkap dengan bahasa yang informal dan langsung, sehingga buku ini pun bisa menjadi pengantar yang baik dan tidak menggurui ke dalam karya Foucault yang dikenal rumit.
    Rp 100.000,00
  • Buku - Kolom demi Kolom
    Buku - Kolom demi Kolom

    Kolom Demi Kolom: Humor-Humor Bernas Sang Maestro – Mahbub Djunaidi

    , ,
    Penerbit: Ircisod Tahun Terbit: 2018 Tebal: 274 halaman ISBN: 978-602-7696-44-0Kondisi: BaruMahbub bisa menggerakkan kata-kata, kalimat kalimat, dalam pelbagai “perumpamaan” yang tidak pernah membosankan karena tak terduga. Mahbub memiliki ketangkasan yang menyatu dengan seluruh ide atau isi tulisan. Dan di situlah mutu sebuah prosa yang baik: ide tidak membebani gaya, dan gaya tidak menyebal dari ide.Mahbub mengemas tema-tema sukar menjadi semudah mengunyah kacang goreng. Hasil tulisannya perpaduan yang begitu ganjil dan langka: serius kandungannya, sederhana pemaparannya, dan lucu gaya bertuturnya. Anda bisa merasakannya sendiri dengan menyimak kolom-kolom Mahbub yang menggelitik di buku ini.
    Rp 75.000,00
  • Buku - Pertunjukan di Awan
    Buku - Pertunjukan di Awan

    Pertunjukan di Awan dan cerita-cerita lain

    ,
    Penerbit: Basabasi Tebal: 268 halaman ISBN: 978-602-6651-94-5Kondisi: BaruDaftar Cerita:Pertunjukan di Awan – Daniel Alarcón Picasso – César Aira Malam-Malam Penghabisan di Bumi – Roberto Bolaño Pagar dari Kata-Kata – Patricio Pron Bukti Kepolosan – Andrés Neuman Henri Simon Leprince – Roberto Bolaño Sebuah Tulisan tentang Iman – Juan Villoro Faulkner – Edmundo Paz Soldán Enrique Martin – Roberto Bolaño Membaca Pemahaman: Teks No. 1 – Alejandro Zambra Pagi Hitam – Pedro Mairal Rumah yang Mereka Kuasai – Julio Cortazar Celaka Sambung-menyambung – Andrés Neuman Mengunjungi Sang Maestro – Patricio Pron Perihal Seekor Anjing – César Aira Gorila di Kongo – Alejandra Costamagna Sensor – Luisa Valenzuela “Memangnya Ada yang Peduli pada Debu di Rumah Hemingway?” – José Miguel Tomasena Lelaki Tua di Atas Gunung – Roberto Bolaño Terima Kasih – Alejandro Zambra
    Rp 70.000,00
  • Sanyasi
    Sanyasi

    Seri Pustaka Drama: Sanyasi – Rabindranath Tagore

    ,
    Penerjemah: Toto Sudarto Bachtiar Penerbit: Pustaka Jaya Tahun Terbit 1992 (Pertama kali diterbitkan pada 1979) Tebal: 35 halaman ISBN: 979-416-101-9Kondisi: BekasSanyasi seorang fakir yang berminat meninggalkan hidup duniawi, namun terlebih dahulu menghadapi segala tantangan yang harus diatasi guna mencapai keseimbangan unsur jasmani dan rohani.
    Rp 38.000,00
  • LanskapMosaikMusik
    LanskapMosaikMusik

    Lanskap: Mosaik Musik dalam Masyarakat (Jilid 2)

    , ,
    Editor: Irfan R. Darajat Penulis: Michael H. B. Raditya, M. Rizky Sasono, Leilani Hermiasih, Mei Artanto, Ferdhi F. Putra, Wiman Rizkydarajat, Terraya Paramehta, Gregorius Ragil Pradipta Penerbit: Yayasan Kajian Musik Laras Tahun Terbit: 2018 Tebal: xviii + 174 halaman ISBN: 978-602-50120-1-3Kondisi: BaruLanskap merupakan terbitan kedua seri kumpulan tulisan 'Mosaik Musik dalam Masyarakat', sebagai sebuah hasil dari program Forum Peneliti yang digagas oleh Laras (Studies of Music in Society). Dengan bingkai yang terukur, penulis-penulis yang bergabung dalam Forum Peneliti ini mencatatkan hasil amatannya terkait kelindan musik dengan ruang hidupnya di masyarakat. Definisi ruang dalam bunga rampai ini pun menjadi tidak tunggal, beragam topik dan sudut pandang hadir menghiasi buku ini, dari pertukaran simbolik yang ditawarkan pedagang gethuk dangut hingga sensasi musikal di Jalan Kaliurang, Yogyakarta; dari perebutan ruang politik skena metal dengan adanya kemunculan gerakan 'Metal Satu Jari' hingga relasi akrab yang terjalin antara pondok pesantren dan skena Black Metal di Kemranjen, Banyumas. Diskusi pun mengalir ke ruang karaoke keluarga, ucapan terima kasih di selebaran kover album musik, skena musik gamelan kontemporer di Solo, serta catatan atas siasat yang dilakukan pegiat musik, serta catatan atas siasat yang dilakukan oleh pegiat musik ketika menghadapi rezim menekan. Semua dikemas dengan cara tutur yang ringan sekaligus mendalam. Dengan demikian, kumpulan penelitian ini dapat memberikan kekayaan sudut pandang dalam memaknai fenomena musik yang terjadi di sekitar, yang seringkali luput dan tidak dibicarakan.
    Rp 75.000,00
  • Pascakolonial
    Pascakolonial

    Pascakolonial: Wacana, Teori dan Aplikasi – R. Setiawan

    , ,
    Penerbit: Gambang Tahun Terbit: 2018 Tebal: vii + 210 halaman ISBN: 978-602-6776-56-3Kondisi: BaruBuku ini dibuka dengan pemahaman umum secara historis, praktis, dan kritis mengenai pascakolonialisme. Dari pemahaman tersebut, buku berpendar untuk menggagas beberapa teori pascakolonialisme seperti Orientialisme, Identitas, Subalternitas, Poltik Spasial, Realisme Magis, dan Sastra Perjalanan.Orientalisme, dalam pandangan Edward Said, dapat dilihat secara ringkas sebagai suatu cara pandang Barat terhadap Timur sehingga wacana di dalamnya mengandung kekuasaan kolonial atas bangsa Timur, pandangan tersebut melihat, membayangkan, menekankan, membesar-besarkan dan mendistorsi perbedaan masyarakat serta budaya Timur (terutama bangsa Arab) dengan bangsa Eropa Barat. Sementara itu. Bhaba meyakini kekuasan kolonial tersebut pasti akan berdampak pada identitas bangsa dari masyarakat Dunia Ketiga. Namun, sebagai seorang dekonstruksionis, Bhaba menunjukkan bahwa krisis tersebut dapat menjadi alat resistensi yang menghancurkan dominasi kekuasaan kultural dalam identitas bangsa Dunia Ketiga tersebut. Akan tetapi, Dunia Ketiga sendiri sangan identitik dengan orang-orang Subaltern, sehingga Gayatri C. Spivak, menjelaskan adanya proses politis yang justru memanfaatkan orang-orang tertindas sebagai alat untuk melanggengkan suatu kekuasaan.Selain masalah-masalah tersebut, teori pascakolonial juga merambat pada dimensi ruang, di mana ada kajian ruang yang dikembangkan oleh Sara Upstone, Realisme Magis oleh Wendy B. Faris, dan juga Sastra Perjalanan oleh Carl Thompson. Ketiganya merupakan perkembangan dari teori kritis pascakolonialisme. Tentu saja, semuanya ditulis di dalam buku ini, baik ulasan teoretis dan contoh penerapannya dalam karya sastra. Inilah yang menjadi kekuatan buku ini. Buku ini adalah suatu pendulum yang cukup lengkap dan sangat membantu dalam perluasan pemahaman kajian pascakolonialisme.
    Rp 59.000,00
  • Sold out
    LukaKematian
    LukaKematian

    Luka Kematian – Marguerite Duras

    ,
    Judul Asli: The Malady of Death Penerjemah: Lutfi Mardiansyah Penerbit: Trubadur Tahun Terbit: 2018 Tebal: ii + 44 halaman ISBN: 978-602-51629-1-6Kondisi: BaruSeorang laki-laki membayar seorang wanita untuk menghabiskan beberapa minggu bersamanya di tepi laut. Di mata si tokoh laki-laki, wanita itu, dengan tubuhnya yang hangat dan lembap, dengan jantungnya yang berdegup, menjelma menjadi suatu teka-teki tentang eksistensi Yang Lain. Lewat tubuh wanita itu, si tokoh laki-laki ingin menguak suatu misteri yang sama sekali berbeda: ia ingin merasakan pengalaman mencintai. Novel erotis yang ditempa dengan begitu puitis ini adalah suatu perluasan dari sebuah haiku tentang makna cinta.*"Seluruh tragedi ihwal ketidakmampuan mencintai ada di dalam karya ini, berkat seni Duras yang tak ada bandingannya dalam menemukan kembali kata-kata paling akrab dan dalam membongkar makna dari kata-kata tersebut."- Le Monde
  • GrungeStillAlive
    GrungeStillAlive

    Grunge Still Alive: Catatan Seorang Pecundang – YY

    , , ,
    Penerbit: Octopus Tebal: 322 halaman ISBN: 978-602-7274-36-5Kondisi: BaruBuku ini adalah catatan tentang masuknya grunge ke Indonesia hingga menjadi komunitas yang tetap bertahan sampai sekarang. Isinya ditulis berdasarkan perspektif dan pengalaman lebih daripada 200 orang aktivis grunge di Tanah Air.Grunge bagaikan sebuah mutiara yang terpendam dalam kubangan lumpur zaman. Tren musik datang silih berganti. Subkultur kaum muda bergerak tiada henti. Namun, buku ini mengingatkan lagi pada masa kegemilangan grunge sebagai fenomena musik dan subkultur di ranah global, termasuk Indonesia.
    Rp 75.000,00
  • EstetikaMusik
    EstetikaMusik

    Estetika Musik: Sebuah Pengantar – Suka Hardjana

    , , ,
    Editor: Michael H.B. Raditya, Erie Setiawan Penerbit : Art Music Today (AMT) Tahun terbit: 2018 Tebal: 188 + xiv halaman ISBN: 978-602-60475-9-5Kondisi: BaruEstetika musik hanyalah salah satu segi dari sekian banyak pengetahuan tentang musik yang satu sama lain saling berkaitan. Melalui buku ini kita diajak menimba pengetahuan secara mendalam, tidak hanya mengenai keindahan hasil karya musik semata, tetapi juga sampai kepada proses tafsir yang paling substansial, mengurai unsur yang lebih mendasar lagi, yaitu sebab-musabab terjadinya bunyi, ciri-ciri bunyi, abstraksi pemikiran manusia terhadap bunyi, hingga hubungan bunyi, ciri-ciri bunyi, abstraksi pemikiran manusia terhadap bunyi, hingga hubungan bunyi dengan kondisi sosial, psikologis, maupun budaya.Sebab itu, membaca buku ini adalah salah satu cara untuk memahami musik secara utuh, baik dalam kerangka filsafat, musikologi, maupun ilmu bunyi itu sendiri. Disajikan dengan bahasa yang sangat mudah dipahami oleh siapa saja, buku ini adalah panduan berharga untuk semakin mendalami keindahan musik secara lebih bijaksana dan bermartabat.
    Rp 60.000,00
  • KoleksiHumorGusDur
    KoleksiHumorGusDur

    Koleksi Humor Gus Dur Paling Nyeleneh… -Guntur Wiguna

    , , ,
    Penerbit: Pustaka Narasi Tanggal Terbit: 2017 ISBN: 978-979-1685-28-3Kondisi: BaruGus Dur itu kiai yang nyeleneh. Suka tidur di mana saja, pada saat Shalat Jumat, pada saat rapat, bahkan pada saat menjadi pembicara. Gus Dur juga satu-satunya presiden yang mempersilakan rakyat datang ke istana Presiden hanya menggunakan sandal jepit. Gus Dur suka mengkritik dengan humor dan jika balik dikritik, dengan santainya akan bilang, "Gitu aja kok repot!" Yah itulah Gus Dur, presiden terlucu sedunia. K.H. Abdurrahan Wahid alias Gus Dur, mungkin saat ini sedang melucu di surga.Meski sosoknya fenomenal dan kontroversial, Gus Dur lah yang mengajarkan bangsa ini untuk menikmati indahnya perbedaan, untuk memberikan hak bagi mereka yang memang layak mendapatkannya, untuk melihat-lihat segala sesuatu dengan perspektif yang lebih luas. Gus Dur merespons segala sesuatu dengan enteng, dengan humor-humornya yang ceras, dan sangat apa adanya.Segala celoteh dan guyonan Gus Dur akan selalu kita kenang. Bukan saja karena lucu, tapi karena mengajarkan banyak hal bagi kita, dan mengajak kita untuk menertawakan diri kita sendiri, menertawakan kegilaan, ddan kesalahan kita sendiri.
    Rp 39.500,00
  • ManusiaTanpaNegara
    ManusiaTanpaNegara

    Manusia Tanpa Negara – Kurt Vonnegut

    , , ,

    Penerjemah: Lutfi Mardiansyah dan Wawan Kurniawan
    Penerbit: Cantrik Pustaka
    Tebal: 95 halaman
    ISBN: 978-602-6645-76-0

    Kondisi: Baru

    Esei-esei di dalam buku ini berurusan banyak dengan topik semisal pentingnya lelucon untuk menghadapi hari-hari ke depan yang begitu menegangkan. Seni lelucon di sini dihadapkan pada isu-isu sosial politik, atau sekitaran persoalan lelaki dan perempuan yang sudah tidak ada bedanya, yang pada konteksnya memotret manusia-manusia Amerika. Vonnegut, sebagai seorang humoris yang nakal, dinilai oleh Studs Terkel, sejarawan Amerika, telah menemukan warisan keluarganya dan sejenis humanisme yang tidak populer dan keras kepala. Mini memoar yang menakjubkan ini juga membuat The New York Times Book Review mengimajinasikannya seperti seseorang yang tengah berada di sebuah suasana santai dan mengobrol panjang dengan seorang teman lama.

    Rp 45.000,00
  • Spinoza
    Spinoza

    Spinoza: Filsafat Praktis – Gilles Deleuze

    , ,
    Penerbit: Basabasi Tebal: 260 halaman ISBN: 978-602-5783-07-4Kondisi: Baru"Buku ini provokatif sejak awal: sebuah buku tentang Spinoza, dengan sub-judul Filsafat Praktis, dan menyebut Nietzsche dalam kata pembuka bab pertamanya. Kedekatan Spinoza dan Nietzsche dibuat sangat jelas. Buku ini membahas bentuk familiar yang kita sebut manusia. Spinoza membicarakan haI-hal yang mendahului bentuk itu, dan Nietzsche membicarakan hal-hal yang melampaui bentuk itu."Bagi Spinoza, persoalan historisnya ada pada bagaimana memahami komposit terbatas seperti manusia, dalam keterlibatannya dengan kekuatan-kekuatan sempurna, yaitu kekuatan yang tak terbatas, yang memiliki bentuk yang dikenai sebagai Tuhan. Salah satu bagian paling menarik dari buku ini berkaitan dengan kritik Spinoza terhadap teologi. Tuhan, sang pembuat peraturan dan hakim, perencana dan pelindung, tidak bisa bertahan hidup."Dalam banyak hal, tampak bahwa bagi kita, istilah yang lebih kuat dalam konsep kesetaraan Spinoza yang terkenal, Tuhan atau Alam, adalah Alam. Namun, sesuatu terjadi pada istilah itu ketika kita menggabungkannya dengan Manusia. Terdapat afek yang melemahkan istilah itu, yang memberi dampak kesedihan kepada kita: Manusia dan Alam, adalah tragedi; Manusia di Alam, adalah pengkhotbah saleh; Manusia melawan Alam, adalah korban."- Robert Hurley
    Rp 65.000,00
  • Kura-Kura Berjanggut
    Kura-Kura Berjanggut

    Kura-Kura Berjanggut – Azhari Aiyub

    ,
    Penerbit: Banana Tahun Terbit: 2018 Tebal: 960 halaman ISBN: 978-979-1079-64-8Kondisi: BaruDua budak perempuan Abesy turun di Bandar Lamuri pada paruh kedua abad keenam belas. Bintang-bintang di langit pun mulai bergerak menandai awal mula perubahan besar di negeri-negeri Selat Malaka. Anak lelaki salah seorang budak itu kemudian tampil merebut kekuasaan melalui Pembasmian Merica. Dinasti lama tersingkir, demikian pula penguasa sesungguhnya kawasan Selat: kongsi dagang Ikan Pari Hitam.Si Ujud sedang belajar di Sekolah Perkapalan dan Lautan Istamboel saat mengetahui kedua orang tuanya menjadi korban pembantaian. Demi membalaskan dendam, ia rela menempuh jalan berputar: merompak bersama Tata Sifr melawan Liga Suci, memimpin eskader Bumbu Hitam di Perairan Sulu, dan bahkan menjadi mata-mata Anak Haram Lamuri. Namun, tak hanya Si Ujud yag bergerak. Persaudaraan rahasia Kura-kura Berjanggut berkali-kali mengirimkan pembunuh bayaran demi mendapatkan kepala Sultan Lamuri.Lamuri tak bebas dari banjir darah tiga abad kemudian ketika sekian ekspedisi dikerahkan pemerintah kolonial Hindia Timur. Setelah perlawanan rakyat Aceh diredam, muncul para pembunuh yang hanya mengincar orang kulit putih - suatu hal yang bahkan tak bisa diperkirakan oleh Snouck Hurgronje.
    Rp 195.000,00
  • DariKandinskySampaiWianta
    DariKandinskySampaiWianta

    Dari Kandinsky sampai Wianta: Catatan-Catatan Seni Rupa (1975-1997) – Siti Adiyati

    , , ,
    Penerbit: Yayasan Jakarta Biennale Tahun Terbit: 2017 ISBN: 978-602-60855-9-7Kondisi: BaruDekade 80-an seperti masa inkubasi bagi para seniman garda depan Indonesia setelah Gerakan Seni Rupa Baru (GSRB) meletup dan kemudian tutup. Saat-saat kematiannya lebih senyap dibanding kegegeran ketika gerombolan itu lahir dan merucut ke dunia. Tulisan-tulisan Siti Adiyati justru secara tak sengaja mengisi kekosongan atau suasana nglangut pasca ribut-ribut avant-gardisme atau tertib ideologisme pasca pembantaian 1965.Di masa itu, seniman-seniman mau "meluaskan" praktiknya ke mana pun, --bahkan termasuk yang mengaku pensiun-- siapa tahu ada percikan ide untuk balik lagi, kelak sebagai seniman yang lebih baru. Kalau tidak, ya tidak apa-apa. Di mana-mana sepanjang mata memandang, toh "kolam" kehidupan masih itu-itu dan begitu-begitu juga.Kumpulan catatan Siti Adiyati ini sebenarnya tidak pernah diniatkan jadi buku. Sejumlah tulisannya yang sempat dikumpulkan ini terutama mencatat pameran dan peristiwa seni rupa pada masa 80-an sampai pertengahan 90-an. Sebelum penulisnya sendiri lebih memilih untuk pensiun menulis dan ingin berkarya sebagai seniman.
    Rp 50.000,00
  • TehPunyaCerita
    TehPunyaCerita

    Teh Punya Cerita – Bintang Suhadiyono

    , , ,
    Diterbitkan secara mandiri Tahun Terbit: 2018 Tebal: 84 halamanKondisi: BaruSiapa yang tidak kenal dengan teh? Di samping kopi dan susu, teh adalah minuman paling populer di seluruh dunia. Tapi tidak semua orang tahu bagaimana teh bisa sepopuler itu. Dalam komik ini, anda akan diajak mengarungi tempat dan waktu untuk menjadi saksi sejarah dari peristiwa-peristiwa yang unik dan menarik seputar dunia teh. Dari asal-usulnya, penyebarannya, ragam olahannya, hingga budaya peminumnya. Dan anda akan mengerti bahwa teh bukanlah minuman biasa, karena teh punya cerita!
    Rp 50.000,00
  • MelampauiCitraDanIngatan
    MelampauiCitraDanIngatan

    Melampaui Citra dan Ingatan: Bunga Rampai Tulisan Seni Rupa 1968-2017 – Bambang Bujono

    , , , ,
    Editor: Ardi Yunanto Esei Pengantar: Hendro Wiyanto Penerbit: Yayasan Jakarta Biennale Tahun Terbit: 2017 Tebal: 574 halaman ISBN: 978-602-5061-00-4Kondisi: BaruBuku ini merupakan bunga rampai pertama tulisan-tulisan seni rupa Bambang Bujono. Akrab dipanggil Bambu, ialah penulis seni rupa paling produktif dengan masa dedikasi paling lama di Indonesia. Sejak 1968, ia telah menghasilkan setidaknya 419 tulisan berupa ulasan, esei, dan artikel seni rupa di berbagai media massa, buku, katalog--maupun makalah dalam diskusi dan lokakarya. Isi buku ini mencakup periode sepanjang 1968-2017, terdiri atas 101 tulisan dalam lima bab dan dilengkapi dengan 38 foto karya, seniman, maupun suasana pameran. Melalui buku ini, kita akan diajak mengunjungi kembali berbagai peristiwa seni rupa selama lebih dari empat dekade--khususnya di Jakarta-- dan mencermati lebih dekat, misalnya, fenomena pertumbuhan galeri, peran kolektor, kondisi koleksi, sampai lukisan palsu. Semua itu bisa kita lihat kembali melalui pemikiran seorang kritikus yang selalu menulis dengan lugas, bebas jargon, sesekali jenaka, dengan deskripsi yang kuat. Buku ini merupakan sumbangan berharga bagi perkembangan seni rupa Indonesia.
    Rp 150.000,00
  • SeniPertunjukanIndonesiaPascaOrderBaru
    SeniPertunjukanIndonesiaPascaOrderBaru

    Seni Pertunjukan Indonesia Pasca Orde Baru

    , , ,
    Editor: Barbara Hatley, G. Budi Subanar, Yustina Devi Ardhiani Penerbit: Penerbit Universitas Sanata Dharma Tahun Terbit: 2014 Tebal: 327 halaman ISBN: 978-602-9187-66-3Kondisi: Baru"... Mengapa Orde Baru masih harus ada dalam kerangka analisis kita? Mengapa kita tidak bisa melakukan yang lebih baik selain menambahkan 'pasca' untuk membicarakan yang kekinian? Saya sangat menanti-nanti masa di mana kita memutuskan bahwa Orde Baru sudah berakhir dan hanya merupakan suatu tahap dalam rentangan sejarah yang acak dan lebar. Dan belum tentu jadi masa yang paling menentukan."- Ariel Heryanto*... Segala upaya dalam menghasilkan festival-festival lokal dan acara-acara budaya lain merupakan cara untuk menghidupkan lagi sesuatu yang selama ini ditekan tidak hanya oleh Orde Baru, tetapi juga ditutupi wajah globalisasi. Saat ini, jika para akademisi mendengar kata 'lokal', secara naluriah akan beraksi melawannya, menolak pesan esensi yang terkandung di dalamnya. Namun, merayakan yang lokal tidak jarang merupakan tanggapan strategis terhadap globalisasi, yang dilakukan oleh orang-orang yang kebetulan berada dalam ruang dan waktu yang sama."- Chua Beng Huat"Salah satu kegelisahan yang disebutkan dalam beberapa tulisan di sini ialah kegelisahan akan hilangnya musuh bersama dan krisis teater politik. Ide bahwa ketiadaan musuh bersama tersebut akan membuka suatu ruang kekosongan dalam produksi budaya itu senada dengan sentimen-sentimen yang dilontarkan saat reunifikasi Jerman pada 1989.Dan ini sangat terasa sekali di Berlin. Teater-teater Jerman Barat dan Timur, mendadak dala semalam tidak lagi dipisahkan musuh bersama, yaitu 'yang lain (the Other) ...."- Denise Varney
    Rp 120.000,00
Subscribe