Please select a page for the Contact Slideout in Theme Options > Header Options

BUKU

Filters

Showing 97-120 of 786 products

View 24/48/All

Filter by price

97-120 of 786 products

  • Buku - Angsa Liar
    Buku - Angsa Liar

    Angsa Liar – Mori Ogai

    ,
    Penerjemah: Ribeka Ota Penerbit: Moooi Pustaka Tebal: iv + 156 halaman ISBN 978-623-90185-0-4Kondisi: Baru“Walaupun aku bersikap malu-malu di depan tuanku, sebenarnya aku berani mengatakan apa saja asal aku mau. Tapi, kenapa aku tidak bisa menyapa Pak Okada?”Otama memperoleh harapan hidup yang baik saat berencana menikah dengan seorang polisi, yang ternyata sudah beristri dan kemudian membuangnya. Ibarat keluar dari mulut buaya dan masuk ke mulut harimau, Otama lepas dari si polisi untuk menjadi gundik seorang rentenir. Satu-satunya kebahagiaan yang ia miliki hanyalah fantasi tentang seorang mahasiswa tampan bernama Okada, yang sering lewat di depan rumahnya, dan tampaknya juga mengagumi Otama dari jauh.
    Rp 62.000,00
  • Buku - Batavia
    Buku - Batavia

    Batavia: Masyarakat Kolonial Abad XVII – Hendrik E. Niemeijer

    , ,
    Penerbit: Masup Jakarta Tahun Terbit: 2012 Tebal: xiv + 450 halaman ISBN: 978-602-96256-8-4Kondisi: BaruBagaimana kota Batavia dibangun dan gaya hidup serta perilaku kehidupan masyarakat di dalam, serta di sekitarnya, pada abad ke-17?Ditulis oleh sejarawan Hendrik E. Niemeijer yang bertahun-tahun berkecimpung dalam lautan arsip VOC, buku ini adalah sebuah perkisahan yang luas juga terperinci tentang bagaimana orang-orang Belanda dalam waktu panjang secara gigih mengelola ragam etnis bangsa dengan aneka agama dan kepercayaan, serta perilaku dan gaya hidup penghuni Batavia dengan suatu sistem pengendalian sosial.Pergundikan, minuman keras, pelacuran, anak-anak terlantar, fakir miskin adalah beberapa masalah yang dianggap perlu dikendalikan, malah tak jarang untuk memaksakannya digunakan kekerasan, seperti pemaksaan mengikuti kursus agama kristen, hukuman rantai, penyambukan, dan gantung.Namun, isi buku ini tak melulu merupakan riwayat praktik sadis Kompeni menangani aneka pelanggaran dan melukiskan berbagai norma beserta penyimpangannya, melainkan terurai pula kisah derai tawa keceriaan di serambi rumah-rumah, di warung-warung minum atau selama berpiknik dengan perahu di sepanjang kanal-kanal dan menikmati pertunjukan seni di Batavia. Ini adalah buku suka duka dunia Batavia abad ke-17, sebuah gambaran lincah tentang kehidupan rakyat jelata di dalam kota lama yang sohor disebut Oud Batavia dan lama sudah dilupakan.
    Rp 180.000,00
  • Buku - Orang-orang Oetimu
    Buku - Orang-orang Oetimu

    Orang-orang Oetimu: Sebuah Novel – Felix K. Nesi

    ,
    Penerbit: Marjin Kiri Tahun Terbit: 2019 Tebal: viii + 220 halaman ISBN: 978-979-1260-89-3 Penghargaan: Naskah Pemenang Sayembara Novel Dewan Kesenian Jakarta 2018Kondisi: BaruOetimu: suatu wilayah kecil di pelosok Nusa Tenggara Timur. Masa itu adalah paruh kedua 1990an, dan kejadian-kejadian di wilayah Indonesia selebihnya mau tak mau berdampak kepada kehidupan sosial orang-orang di kampung yang terpencil itu. Kolonialisme Indonesia di Timor Timur kian disorot dunia internasional, sementara warisan kekerasan antara militer Indonesia dan gerilyawan Fretilin ikut menyebar ke wilayah sekitarnya, demonstrasi menentang Soeharto kian marak di kalangan mahasiswa, dan Brazil berhadap-hadapan dengan Prancis di final Piala Dunia.Novel mengasyikkan yang menggambarkan masyarakat Timor Barat dengan segala kepelikannya, di mana gereja, negara, dan tentara berperan besar dalam kehidupan sosial. O ya, juga sopi dan seks.
    Rp 72.000,00
  • Buku Latihan Tidur
    Buku Latihan Tidur

    Buku Latihan Tidur – Kumpulan Puisi Joko Pinurbo

    ,
    Penerbit: Gramedia Pustaka Utama Tahun Terbit: 2017 Tebal: 82 halaman ISBN: 978-602-0367-68-2Kondisi: BaruBahasa Indonesiaku yang gundah membawaku ke sebuah paragraf yang menguarkan bau tubuhmu. Malam merangkai kita menjadi kalimat majemuk bertingkat yang hangat di mana kau induk kalimat dan aku anak kalimat. Ketika induk kalimat bilang pulang, anak kalimat paham bahwa pulang adalah masuk ke dalam palung. Ruang penuh raung. Segala kenang tertidur di dalam kening. Ketika akhirnya matamu mati, kita sudah menjadi kalimat tunggal yang ingin tetap tinggal dan berharap tak ada yang bakal tanggal.
    Rp 63.000,00
  • Buku - Aku ini Binatang Jalang (3)
    Buku - Aku ini Binatang Jalang (3)

    Aku Ini Binatang Jalang – Chairil Anwar

    ,
    Penerbit: Gramedia Pustaka Utama Tahun Terbit: 2018 Tebal: 160 halaman Bahasa: Indonesia ISBN: 978-602-0332-44-4Kondisi: BaruAku Ini Binatang Jalang adalah kumpulan puisi terlengkap karya penyair Indonesia Chairil Anwar. Selama ini puisi-puisinya tersebar dalam beberapa buku seperti Deru Campur Debu, Kerikil Tajam dan Yang Terempas dan Yang Putus. Sebagian lain ada dalam Tiga Menguak Takdir dan Chairil Anwar Pelopor Angkatan 45. Selain keseluruhan sajak asli, dalam koleksi ini juga dimuat untuk pertama kalinya surat-surat Chairil--yang menggambarkan "keadaan jiwa"-nya--kepada karibnya H.B. Jassin. Dalam hidupnya yang singkat, Chairil Anwar telah menghasilkan puisi-puisi, yang akan terus hidup seribu tahun lagi.
    Rp 60.000,00
  • Buku - You're Not As Alone As You Think
    Buku - You're Not As Alone As You Think

    You’re Not As Alone As You Think: The Stories of Choo Choo – Citra Marina

    , ,
    Penerbit: Gramedia Pustaka Utama Tahun Terbit: 2018 Tebal: 120 halaman Bahasa: Inggris ISBN: 978-602-0385-09-9Kondisi: BaruThe Stories of Choo Choo is a compilation of drawings created by Citra Marina during her daily train ride on Jakarta Commuter Line.These drawings feature Choo Choo, a fox dog character named after the train sound, speaking out thoughts that are occasionally deep, often amusing ......and hopefully relatable.
    Rp 68.000,00
  • Buku - Bordering on Freedom
    Buku - Bordering on Freedom

    Borderline of Freedom – Jovana Semiz

    ,
    Penerbit: Kamboja Press Tahun Terbit: 2019 Bahasa: Inggris Spesifikasi: Printed with black soy-based ink on certified paper. Edition of 100Kondisi: BaruNovi Sad, my hometown and the second largest city in Serbia, is actually a great place for young people who want to improve themselves. The creative scene is not too big, so it is relatively easy for young artists to climb up the career ladder. Sadly, there have been less and less cultural happenings recently and people are not noticing.People in Novi Sad has slowly lost interest on the arts, and they adapt to the "art-less" state without even noticing. Maybe the cultural stuff gets more life in Belgrade, the largest city in Serbia, where people's life is more colorful and diverse. But life had been grayer anywhere in Serbia every day, I think.Everyday people take the street and protest. Everyone is burdened by a shared dissatisfaction after the political turmoil surrounding the split between Serbia and Montenegro. The students make the biggest chunk of angry people, planning to revolt and all of that. Many become obsessed with the idea of revolution and they dissed school and family to fight against the government.However, I, also a student, feel a strange detachment from the idea despite sharing the same dissatisfaction. Becoming an activists occupy a lot of time and money which I cannot afford. My family work hard to earn money and put me in college, and I have to live everyday without knowing if I can afford my daily bread tomorrow. In this circumstance I choose to survive with what I have although it does not even guarantee my security in the long run.If I look at my parents's old photos, I always think that they seem much happier in the past. Freedom was something they take for granted, freedom was not a rarity they had to look for, because they were content with the situation. If I listen to old people's stories of their younger days, I always think that the quality of life were so much better back then, and the people were more excited to face the day. "On the young, the world remains," was a line I often heard said by old people when I grew up. As a young adult, now I know what it means.The youth of today are constantly fighting for the better future while trying their best to enjoy living in the moment. Everyone fights for the unpredictable future, lost in the path forward, not knowing the direction of where we're going, while overcoming the overwhelming feeling that the world is going to run us over. Maybe we grow up faster than our parents did, but I am not sure if being mature earlier in life is the goal we are looking for.This loop of thinking has occupied my mind for too long and burn it crisp with boredom. Maybe the best solution is leaving Serbia. Serbia has a future, I am sure of it, but surviving here is not easy, and it saddens me ti feel that things won't change to the better in the near future.
    Rp 120.000,00
  • Buku - The Circling Song
    Buku - The Circling Song

    The Circling Song – Nawal El Saadawi

    ,
    Penerjemah: A. Rahman Zainuddin Penerbit: Yayasan Pustaka Obor Indonesia Tahun Terbit: 2009 Tebal: 184 halaman Bahasa: Indonesia ISBN: 978-979-461-707-6Kondisi: BaruHamida dan Hamido adalah saudara kembar yang tumbuh dari embrio tunggal di dalam satu rahim. Karena dipisahkan secara paksa, mereka menyusuri kota dalam lingkaran yang menggelapkan dalam sebuah harapan, hanya untuk menemukan saling kehilangan dan merasakan setiap waktu seakan-akan rasa itu baru pertama kali mereka rasakan. Perjalanan yang mereka tempuh sangat mengerikan dan benar-benar mengarah pada lingkaran korupsi dan brutalitas yang tidak putus-putusnya di kalangan pegawai pemerintah di negeri mereka.Pada suatu hari pakaian sekolah Hamida menjadi sempit. Hanya dengan bersusah payah ia dapat memasukkan tubuhnya ke dalam pakaian itu, terutama sekali dari arah depan, di atas perutnya. Melihat suatu kenyataan aneh yang belum pernah dilihat Hamida sebelumnya, mata ibunya terpaku melihat perutnya. Pandangan itu muram menakutkan yang menjadikan seluruh tubuhnya gemetar. Jari ibunya yang besar-besar itu mencengkam di sekitar tangan Hamida yang kurus itu. ‘Buka pakaian sekolahmu!’ Hamida patuh. Ia mengenakan gallabiyya dan bersandar ke dinding, sambil menemukan suatu tumpak cahaya mentari lalu duduk. Pada waktu senja, anak-anak laki-laki dan perempuan di lingkungannya akan berkumpul di sekelilingnya. Mereka akan berlarian ke jalan dan bermain petak umpat, atau main koboi-koboian, atau ‘ular sudah pergi, pergi’ atau ‘sebutir garam’, atau‘ Hamida mempunyai seorang bayi.’ Bagaimana dengan Hamido? Apa yang terjadi pada dirinya?Dengan suatu ketepatan dan intensitas hipnotis, Nawal El Saadawi menelusuri konflik-konflik seksualitas, kelas dalam masyarakat, gender, dan kekerasan yang dilakukan oleh pihak militer, semua ini begitu mendalam sampai ke lubuk jiwa. Ditulis dalam bentuk sinematik pada realisme magis, The Circling Song adalah novelnya yang sangat orisinil.
    Rp 40.000,00
  • Buku - Mannequin
    Buku - Mannequin

    Mannequin – Agam Dwi Nurcahyo

    ,
    Penerbit: Kamboja Press Tahun Terbit: 2019 Book design & layout: Irfan Hendrian Bahasa: InggrisKondisi: BaruAgam Dwi Nurcahyo, or usually known as Magafaka (read his short bio in the last page to know why people call him that), has contributed an alternative style in the photography scene through his controversial works over the years, regardless it being possibly interpreted as impressive, shocking, progressive, or even vulgar. In observing his photos, it leads audiences to unconsciously think that Agam is exploiting the body of his subjects.Agam's exploration in photography started from a long yet organic process. Agam graduated from the Fine Arts Department of Jakarta Art Institute and then challenged himself in a new and glamorous environment as a visual merchandiser for international brands and stayed in Bali. At that time, he began to discover photography, familiarised himself with property, make up, lighting, composition, angle, and talent.The fashion photography (or portrait, or even snapshot, depends on how you classify genres of photography if it exists) that he takes can be considered a complicated technique that tells stories as well as reflects life styles and contradicts moods through manipulation of photography on subject, location, and property. His conscience does not fully agree with the standardized rules. He still obsesses to deconstruct the border between fashion, art, and surprising values.Agam's experiment in photography become more intense when he came back to Jakarta and focused on his clothing line that he established in 2014. At that moment, Agam worked worked with talents, both female and male, as the models for his products. Instagram is the platform he chooses to sell his products and his photo gallery as well. In general, his motive is commercial, but Agam elaborates fashion photography into more fun. He does not become attached with regulated composition in photography. Sometimes he spontaneously uses properties available at the location.Photos taken by Agam look natural, effortless, and improvised. He is able to take photos in bedrooms, living rooms, backyards, kitchens, and even bathrooms. The most important thing for Agam is conversations between him and his subjects. Instead of directing his subjects, Agam puts himself as a good listener.Agam is interested in exploring the body. That started when he learned anatomy painting techniques when he was in art school. Distorted body is his main concern in elaborating anatomy. Through the body, he highlights figures, which according to him, tells a lot of stories. In short, the body tells the stories.
    Rp 150.000,00
  • Buku - Turtles All The Way Down
    Buku - Turtles All The Way Down

    Turtles All The Way Down – John Green

    ,
    Penerbit: Qanita Tebal: 344 halaman Bahasa: Indonesia ISBN: 978-602-402-115-3Kondisi: BaruAza tidak pernah bermimpi akan terlibat pengejaran seorang milyarder berhadiah seratus ribu dolar. Ini semua gara-gara Daisy, sahabatnya yang tidak kenal takut. Berdua, mereka mendekati Davis, putra sang miliarder. Aza berusaha keras menjadi gadis baik-baik, sahabat dan detektif yang baik, karena dia tidak ingin mengecewakan orang-orang terdekatnya. Namun, menjalani hidup saja sudah cukup sulit bagi Aza, karena setiap saat dia harus menghadapi satu musuh besar: benaknya sendiri.
    Rp 69.000,00
  • Buku - Sssst Rahasia
    Buku - Sssst Rahasia

    Ssst …, Rahasia! – Iwan Yuswandi

    ,
    Penerbit: Pelangi Mizan Tahun Terbit: 2019 Tebal: 20 halaman, Hardcover, Board Book ISBN: 978-602-472-095-7Kondisi: BaruAku mempunyai tugas dari Pak Tani: menghalau burung-burung pemakan padi. Tapi, ada seekor burung yang tidak takut kepadaku. Jangan-jangan ia tahu rahasiaku!
    Rp 54.000,00
  • Buku - The Accidental Further Adventures of the 100-Year-Old Man
    Buku - The Accidental Further Adventures of the 100-Year-Old Man

    The Accidental Further Adventures of The 100-Year-Old Man – Jonas Jonasson

    ,
    Penerbit: Bentang Pustaka Tahun Terbit: 2018 Tebal: 512 halaman Bahasa: Indonesia ISBN: 978-602-2915-10-2Kondisi: BaruDilanda kejenuhan yang memuncak menjelang ulang tahun ke-101, Allan memutuskan bertamasya dengan balon udara. Doanya terkabul. Dia berakhir di Korea Utara sebagai ahli nuklir gadungan dan harus segera menyelamatkan diri sebelum kebohongannya terendus.Petualangan konyol ini pun dimulai, melibatkan para pemimpin dunia dari Presiden Trump, Kanselir Angela Merkel, hingga perusahaan peti jenazah “Mati Bermartabat AB” dan seorang pemuda neo-Nazi penuh dengki yang terobsesi dengan insiden memalukan dalam pemakaman kakaknya. Lantas, bagaimana akhir keruwetan ini?*Jonas Jonasson lahir pada 1961 di sebuah kota kecil bernama Växjö di Swedia. Ayahnya seorang supir ambulans dan ibunya perawat di rumah sakit. Setelah belajar bahasa di University of Gothenburg dia menjadi wartawan, yang awalnya bekerja untuk surat kabar regional Smålandposten kemudian Expressen. Beberapa tahun kemudian, dia mendirikan perusahaan konsultan media dan produksi televisi yang sukses bernama OTW, hingga memiliki 100 karyawan.Setelah lebih dari dua puluh tahun bekerja di media, televisi dan surat kabar, dia sangat lelah dan memutuskan untuk menjual semuanya dan pindah ke luar negeri. Dia pergi ke Desa Ponte Tresa di Swiss tempat dia tinggal selama tiga tahun bersama keluarganya. Selama masa inilah dia menyelesaikan novel yang telah ditulisnya selama beberapa tahun, The 100-Year-Old Man Who Climbed Out of the Window and Disappeared.
    Rp 99.000,00
  • Buku - Pengantar Komprehensif untuk Memahami Hegemoni
    Buku - Pengantar Komprehensif untuk Memahami Hegemoni

    Pengantar Komprehensif untuk Memahami Hegemoni – Robert Bocock

    , ,
    Penerbit: Jalasutra Tahun Terbit: 2015 Tebal: 194 halaman ISBN : 979-3684-74-7Kondisi: BaruHegemoni merupakan konsep penting bagi keragaman intelektual gagasan sosial modern dan merupakan salah satu masalah konseptual paling serius dalam Marxisme. Hegemoni berkaitan dengan 'ideologi' yang memiliki cakupan melebihi semua bidang sosial, budaya, dan ekonomi, dalam suatu masyarakat. Hegemoni adalah konsep yang digunakan untuk menjelaskan waawasan--dunia yang bertujuan membekukan dominasi suatu kelas ekonomi terhadap kelas yang lain.
    Rp 70.000,00
  • Majalah - Stephen Hawking
    Majalah - Stephen Hawking

    Majalah “Stephen Hawking: A Mind Without Limit”

    , ,
    Penerbit: Mizan Tebal: 96 halaman Bahasa: Indonesia ISBN: 978-602-441-101-5Kondisi: BaruPada usia 21 tahun, Hawking menghadapi vonis mati. Kendati dia tentu merasa putus asa, dia tidak pernah menyerah. Sikap positif Hawking dalam menjalani kehidupan adalah cerminan keunggulan semangat manusia menghadapi rintangan yang seolah-olah mustahil dilewati.Hawking seorang perfeksionis. Walaupun membutuhkan upaya sangat besar, dia ingin setiap kata dieja dengan sempurna, dan setiap tanda baca digunakan dengan benar.Alam Semesta pada awal Big Bang lebih kecil daripada sebuah atom, dan teori yang menjelaskan tentang itu adalah teori kuantum.*Stephen Hawking dengan kata-katanya sendiri:Bukan Alam Semesta namanya, kalau ia tak menjadi rumah bagi orang-orang yang kau cintai.”“Tujuanku sederhana; sepenuhnya memahami Alam Semesta, mengapa ia ada dan apa hakikat keberadaannya.”“Aku ingin menunjukkan bahwa cacat fisik tidak menjadi penghalang asalkan manusia tidak cacat dalam semangat hidup.”“Ketika kau dihadapkan pada kemungkinan ajal yang kian dekat, kau menyadari bahwa hidup layak dijalani dan banyak hal yang masih ingin kau lakukan.”
    Rp 119.000,00
  • Buku - Moving Time

    Moving Time – Martcellia Liunic & Binatang Press!

    , ,
    Penerbit: Binatang Press! Tahun Terbit: 2018 Desain Buku: The 1984 Tebal: 26 halaman Bahasa: Inggris ISBN: 978-602-50951-1-5Kondisi: BaruMove, move, move ... I wonder where to next.
    Rp 175.000,00
  • Buku - 3
    Buku - 3

    3 Tahun – Anton Chekov

    ,
    Penerjemah: Sapardi Djoko Damono Penerbit: Bentang Pustaka Tahun Terbit: 2017 Tebal: 164 halaman ISBN: 978-602-2914-26-6Kondisi: BaruJatuh cinta kepada Yulia, Alexei tak mau lama-lama menunggu melamarnya. Yulia sendiri, meski tak tebersit cinta sedikit pun, merasa sayang jika harus melewatkan lamaran pria kaya ini. Dan, pernikahan tanpa cinta itu pun berjalan tertatih di tahun-tahun pertama. Mereka berdua berusaha menumbuhkan cinta, meskipun tidak mudah mengingat berbagai hal besar terjadi di sekeliling mereka.3 Tahun adalah novel yang ditulis Anton Chekov pada 1885. Novel ini menyoroti perkembangan masyarakat Rusia pada masa itu, yang diwarnai kemunculan kelas pedagang dan pemilik pabrik dan kelas pekerja.
    Rp 44.000,00
  • Buku - The Puppeteer
    Buku - The Puppeteer

    The Puppeteer – Jostein Gaarder

    ,
    Penerbit: Mizan Tahun Terbit: 2017 Tebal: 352 Halaman ISBN : 978-602-4410-24-7Kondisi: BaruJakop Jacobsen namanya. Pria biasa dengan kehidupan yang biasa-biasa saja. Teman terdekatnya adalah Pelle Skrindo, bajak laut yang suka datang dan pergi sesukanya. Hobinya adalah menghadiri pemakaman, dan sahabat pena tersayangnya adalah Agnes. Kepada Agnes, dia mengisahkan berbagai pemakaman yang dia ikuti, juga kesan-kesan tentang keluarga para almarhum. Jakop hidup sendiri. Dia senang berbagi kisah. Sayang, dia hanya punya Pelle sebagai teman berbagi. Tetapi, Pelle lebih sering membantahnya daripada mendengarkannya.Karena itu, Jakop suka menghadiri pemakaman, berbagi emosi sesaat dengan keluarga yang berduka, meski dia harus mengarang kebohongan tentang bagaimana dia mengenal para almarhum. Tapi akhirnya, dia ketemu batunya. Keberadaan Agnes pada saat dia menghadiri suatu pemakaman membuatnya tak lagi bisa mengarang kisah dusta. Demi mempertahankan koneksi dengan Agnes, Jakop harus menguak siapa dirinya sebenarnya. Sanggupkah Jakop?
    Rp 65.000,00
  • Buku - Kisah-kisah Suri Teladan
    Buku - Kisah-kisah Suri Teladan

    Kisah-Kisah Suri Teladan – Kumpulan Cerita Pendek Sabda Armandio

    ,
    Penerbit: Gambang Tahun Terbit: 2019 Tebal: vii + 161 halaman ISBN: 978-602-6776-78-5Kondisi: BaruMizraim diarak ke alun-alun. Pengadilan terbuka, seperti yang sering terjadi di desa itu, bukanlah tempat untuk membuktikan bahwa seseorang tidak bersalah melainkan sebuah usaha untuk mendesak seseorang mengaku. Di tiang gantung Mizraim berteriak-teriak bahwa ia tak bersalah; bahwa penduduk desa tak tahu berterimakasih. Ia menyebutkan jasa-jasanya di medan perang, menyebut nama teman-temannya yang mati, mengutuk betapa anak muda zaman sekarang tak menghargai jasa pahlawan yang membuat mereka bisa hidup tanpa ancaman. Mizraim baru diam saat tali menyentuh kulit lehernya. Ia menelan ludah. “Seperti dugaanku, kalian bersekongkol untuk membunuhku. Tapi, kenapa baru sekarang?”Orang yang Ingin Mati sebagai PahlawanIa mulai membuka kios setelah putus asa mencari kerja selama satu tahun pasca lulus SMA. Kemarau pencari kerja yang tekun, sebenarnya, selain itu ia rajin sembahyang dan selalu bangun saat mendengar adzan subuh. Sesungguhnya ia layak menuntut keadilan pada Tuhan atau memprotes ibunda tercinta mengapa ia dilahirkan ke dunia. Tetapi ia tidak melakukannya. Ia bukan orang yang mau berdebat dengan nasib. Kedua orangtuanya lalu menyarankan agar ia menikah saja, mereka percaya pernikahan akan membuka pintu rezeki. Meski Kemarau tak menolak ide itu, toh ia tetap belum menikah hingga detik ini. Bukan karena tak ada perempuan yang mau. Soal asmara, ia punya keyakinan sendiri.Jam Sibuk
    Rp 55.000,00
  • Buku - Rainha Boki Raja & Calon Arang
    Buku - Rainha Boki Raja & Calon Arang

    [Bundle] Rainha Boki Raja dan Calon Arang – Prosa Lirik oleh Toeti Heraty

    , ,
    Bundle ini terdiri dari dua buku:I. RAINHA BOKI RAJA: RATU TERNATE ABAD KEENAMBELAS (Sixteenth Century Queen of Ternate) Penerbit: Komunitas Bambu, bekerja sama dengan Lontar Tahun Terbit: 2010 Tebal: xxiv + 160 halaman Bahasa: Indonesia dan Inggris (terjemahan bahasa Inggris oleh John H. McGlynn) ISBN: 979-3731-85-0Kondisi: BaruRainha Boki Raja adalah sebutan Portugis untuk seorang Ratu Ternate yang dilupakan oleh sejarah, meskipun ia berperan dalam sejarah politik Maluku Utara pada paruh pertama abad ke-16. Toeti Heraty sebagai penyair menampilkan Sri Ratu Ternate yang riwayatnya disebut sebagai a sad story of a Moluccan Queen ini dengan cara yang khas dalam bentuk prosa lirik.Toeti Heraty bertolak dari berbagai sumber, terutama dokumentasi Portugis dan tergambarkan bagaimana ia menghadapi dan mengarahkan Maluku Utara dari bahaya dan liku-liku kekuatan Portugis dan Spanyol, yang saling bersaing memperebutkan monopoli perdagangan rempah-rempah. Ditambah lagi dengan konflik persaingan antara empat kerajaan Tidore, Ternate, Bacan dan Jailolo serta intrik-intrik keluarga istana, di mana ia harus waspada menjaga keselamatan putera-puteranya.Sesudah 1538, kekuatan-kekuatan dalam negeri dan Portugis menyingkirkannya dari kedaton, dan sejak 1548 sumber-sumber Portugis tidak pernah menyebutnya lagi, sebagai mantan Ratu yang ditahbiskan menjadi Katolik, pada kesultanan Islam yang tertua di Nusantara. Prosa lirik ini kekuatannya justru karena tidak menampilkan kejayaan, melainkan kisah tragedi yang menimpa seorang Ratu Ternate.II. CALON ARANG: The Story of a Woman Sacrificed to Patriarchy Penerbit: Saritaksu Editions dan Galeri Cemara 6 Tahun Terbit: 2006 Tebal: 69 halaman Bahasa: Inggris ISBN: 978-979-9697-59-2Kondisi: Baru"In 2000, Toeti Heraty, professor of philosophy at University of Indonesia, wrote Calon Arang, Kisah Perempuan Korban Patriarki, bringing Calon Arang to the contemporary scene: Women's demonstrations against rising milk prices in Jakarta in February 1998, a few months before the fall of President Soeharto. Toeti was inspired by the work of photographer Rio Helmi who described Calon Arang as an old woman in sorrow. She tried to arouse readers with these words: "Do you know what it means to be a widow, what it means to be old? Try and ask -- who can answer these questions?"- Seno Joko Suyono & Kurie Suditomo, TEMPO, 13-19 June 2006
    Rp 150.000,00
  • Buku - Jakarta 1960-an
    Buku - Jakarta 1960-an

    Jakarta 1960-an: Kenangan Semasa Mahasiswa – Firman Lubis

    , , ,
    Penerbit: Masup Jakarta Tahun Terbit: 2008 Tebal: 334 halaman ISBN: 978-979-3731-46-9Kondisi: BaruSetelah sukses dengan Jakarta 1950-an, melalui buku ini Firman Lubis kembali mengisahkan kesaksiannya ihwal Jakarta 1960-an. Ia menyajikan keadaan dan komposisi penduduk yang makin beragam dengan rasisme yang muncul juga hilangnya penduduk ras kulit putih. Termasuk suasana lalu lintas dan alat transportasi lama, maupun yang baru, perubahan fisik kota oleh masifnya pembangunan jalan, gedung dan monumen serta perubahan gaya hidup remaja juga orang tua kota besar Jakarta.Seperti umumnya mereka yang menulis periode 1960-an, ia juga membeberkan kisah zaman yang mendidih oleh api revolusi dan antineokolonialis, serta intrik-aksi politik zaman Demokrasi Terpimpin. Namun, perkisahan ini menjadi menarik karena ditampilkan sebagai sebuah kesaksian personal Firman sebagai pelaku sejarah yang saat itu adalah mahasiswa FKUI, disertai cerita kehidupan dunia pendidikan dan mahasiswa saat itu. Sebagaimana kehidupan anak SMA, mahasiswa memiliki kebiasaan dan kesenangannya: perpeloncoan, perkuliahan, mode pakaian, tempat jajan-makan, hiburan, rekreasi, film, musik, olahraga, dll; lengkap dengan foto seaman yang akan memancing imajinasi historis setiap pembaca.
    Rp 60.000,00
  • Buku - Profil Etnik Jakarta
    Buku - Profil Etnik Jakarta

    Profil Etnik Jakarta – Lance Castles

    , ,
    Pengantar: Bondan Kanumoyoso Penerbit: Komunitas Bambu Tahun Terbit: 2017 Tebal: xxxii + 112 halaman ISBN: 978-979-2572-94-0Kondisi: BaruDi antara berbagai karya ilmiah sejarah kota Jakarta karya Lance Castles ini berposisi istimewa. Artikel ini seringkali mendapat kritik dari masyarakat Betawi yang menjadi salah satu pokok bahasannya. Mereka mengkritik karena Castles menyatakan bahwa unsur utama yang membentuk etnis Betawi adalah para budak.Argumen Castles itu sendiri tidaklah akurat. Castles mendasarkan analisisnya pada data jumlah budak yang menetap di kota Batavia. Memang benar bahwa sampai dengan abad ke-18 jumlah budak di dalam kota Batavia lebih banyak daripada jumlah penduduk bebas. Namun, jika kita mengalihkan perhatian ke wilayah di luar tembok kota yang disebut Ommelanden akan didapat gambaran yang berbeda. Fakta-fakta dari Ommelanden membawa kita pada kesimpulan bahwa sangat mungkin orang Betawi telah muncul lebih cepat daripada yang diperkirakan Castles.Namun, karya Castles ini tetap menarik, terutama ihwal Jakarta dan proses "terjadinya orang Indonesia". la mengungkap dalam lingkup geografis yang saling berdekatan dan kontak sosial yang intensif telah mendorong penduduk Jakarta meninggalkan identitas etnis mereka dan membentuk identitas komunal yang baru. Penduduk Jakarta dengan identitas baru merupakan representasi dari orang Indonesia dalam arti yang sebenar- benarnya. "Di Jakarta," kata Castles, "Tuhan sedang membuat orang Indonesia!"
    Rp 60.000,00
  • Buku - Empat Aku
    Buku - Empat Aku

    Empat Aku: Sekumpulan Kisah – Yudhi Herwibowo

    ,
    Penerbit: Marjin Kiri Tebal: vi + 165 halaman ISBN 978-979-1260-87-9Kondisi: BaruSebuah kampung rampok yang makin lama makin menyeramkan bahkan bagi para rampok penghuninya sendiri. Sebuah desa yang sumber airnya dikuras perusahaan air kemasan, dan kini mengharapkan kedatangan seorang pahlawan dengan jejak air. Sebuah dendam dan sebuah permintaan maaf yang menghantui generasi. Kapak batu yang ternyata tidak dibuat dengan kesungguhan dan batu terbaik. Para pencerita yang terlupakan. Seorang kasir karaoke, tukang becak, pelukis dan pemilik galeri, pencuri dan penyair berandalan. Aneka tokoh bisa Anda temui dalam kisah-kisah Yudhi Herwibowo yang akan membuat pembaca merenung ini.Meski kerap menempatkan fiksinya di lanskap-lanskap yang terasa asing tak dikenal, Yudhi Herwibowo—salah satu penulis muda Indonesia paling produktif saat ini—setia memakai imajinasinya untuk mengomentari dan merefleksikan situasi riil yang mudah kita temui di dunia kita sendiri sehari-hari.
    Rp 57.000,00
  • Buku - There Are Tears In Things
    Buku - There Are Tears In Things

    There Are Tears in Things: Collected Poems and Prose (2001-2016) – Laksmi Pamuntjak

    , ,
    Pengantar: Viki Holmes Penerbit: Gramedia Pustaka Utama Tahun Terbit: 2016 Tebal: 284 halaman Bahasa: Inggris ISBN: 978-602-0334-64-6Kondisi: Baru"It is clear from her beautiful poetry and prose that Laksmi Pamuntjak knows the human heart has many chambers (who cares what doctors think!) and that love, desire and longing is never so easy and simple as to occupy only one room in the hotel of our hearts. This staggering collection is both delicate and dangerous, forceful and faultless. She draws back the curtains on the aching complexities of vulnerability; all you have to do is enter."— Sean M. Whelan, author of Tattooing the Surface of the Moon
    Rp 99.000,00
  • Buku - The Leader Who Had No Title
    Buku - The Leader Who Had No Title

    The Leader Who Had No Title: Seni Memimpin Tanpa Jabatan – Robin Sharma

    , ,
    Penerbit: Bentang Pustaka Tebal: 276 halaman ISBN 978-602-291-506-5Kondisi: BaruBerbeda dengan buku kepemimpinan pada umumnya, Sharma membius kita semua melalui cerita seorang penjaga toko buku bernama Blake Davis yang merasa hidupnya kering dan datar. Baginya, pekerjaan hanya jalan untuk membayar tagihan daripada sarana untuk unjuk kemampuan terbaik. Hingga suatu hari, muncul keajaiban pada rutinitas hariannya yang luar biasa membosankan. Ia mendapatkan teman kerja baru berusia 77 tahun yang telah berkali-kali menyandang gelar Employee of the Year. Selama 50 tahun masa kerjanya, pria tua ini menolak berbagai promosi jabatan yang ditawarkan kepadanya. Posisi Vice President sekali pun!
    Rp 79.000,00
Subscribe