Please select a page for the Contact Slideout in Theme Options > Header Options

BUKU

Filters

Showing 97-144 of 744 products

View 24/48/All

Filter by price

97-144 of 744 products

  • Buku - Pijar-pijar Filsafat
    Buku - Pijar-pijar Filsafat

    Pijar-pijar Filsafat – Franz Magnis-Suseno

    , ,
    Penerbit: Kanisius Tahun Terbit: 2004 Tebal: 304 halaman ISBN: 978-979-21-0331-1 Kondisi: Baru Dalam buku ini dikumpulkan delapan belas karangan dari bidang wilayah filsafat. Masalah yang dibahas adalah agama dan rasionalitas, teknoligi dan paham jawa tentang sangkan paran, aliran seperti Teori Kritis Mazhab Frankfurt, komunitarisme, postmodernisme dan konsepsi etika baru yang dirintis oleh filosof-filosof perempuan. Juga dibahas beberapa pokok pemikiran tokoh-tokoh filsafat seperti Adam Müller, Hegel, Marx, Sutan Takdir Alisjahbana, Habermas dan Spaemann.
    Rp 80.000,00
  • Buku - Eksistensi Candi
    Buku - Eksistensi Candi

    Eksistensi Candi: Sebagai Karya Agung Arsitektur Indonesia di Asia Tenggara – Rahadhian P.H., dkk.

    , , ,
    Penerbit: Kanisius Tahun Terbit: 2018 Tebal: 256 halaman ISBN: 978-979-21-5516-7 Kondisi: Baru Keunggulan tradisi arsitektur (candi) Indonesia telah memberi pengaruh kuat sampai ke mancanegara. Candi-candi besar di Jawa (seperti Prambanan dan Borobudur) diduga kuat telah menjadi rujukan desain kuil/candi di kawasan Asia Tenggara pada masa lalu. Buku ini berupaya mengungkap adanya penyerapan unsur arsitektur Indonesia dalam arsitektur Kamboja dan menunjukkan bahwa candi Jawa telah menjadi sumber inspirasi yang kuat bagi desain bangunan-bangunan candi di kawasan Asia Tenggara. Buku ini menegaskan bahwa pada masa lalu, arsitektur Indonesia sangat eksis dan terkenal di kawasan Asia Tenggara. Buku ini merupakan telaah candi dari sudut pandang disiplin arsitektur yang dapat melengkapi referensi perihal percandian yang selama ini tinjauannya lebih bersifat arkeologis. Dengan ketekunan menggali arsitektur candi, dapat dikenali konsep tatanan, geometri, sosok, unsur-unsur, dan proporsi candi yang menunjukkan kekhasan kekayaan khazanah arsitektural yang terdapat di Nusantara. Buku ini diharapkan dapat menggugah semangat dan sikap nasionalisme yang kuat dan penghargaan terhadap tradisi Indonesia melalui arsitektur, baik secara umum (sejarawan, arkeolog, dan sebagainya) maupun secara khusus bagi arsitek, akademisi-sarjana arsitektur Indonesia.
    Rp 95.000,00
  • Buku - Big Bang
    Buku - Big Bang

    Big Bang – Nadine Hanisya dan Ratta Bill

    ,
    Penerbit: Kamboja Press Tahun Terbit: 2019 Spesifikasi: Blue and fluorescent pink risograph inks on certified paper Kondisi: Baru Fun thoughts of Nadine Hanisya and Ratta Bill about the correlation between sex and internet and how it affects the way we make things these days.
    Rp 100.000,00
  • Buku - Bond and Bend
    Buku - Bond and Bend

    Bond and Bend – Tasia Sugiyanto

    ,
    Penerbit: Kamboja Press Tahun Terbit: 2019 Spesifikasi: Black and blue risograph inks on certified paper Kondisi: Baru In Bond and Bend, Tasia Sugiyanto tried to journal her adjustments thorough through pictures she took in a more chaotic surrounding in art school to a more chaotic time of finding the right wave, whilst adulting. Despite taking pictures of eventful victories to keep it as a memory, she documented the smaller, scattered parts of adulting.
    Rp 150.000,00
  • Buku - Adopt Adapt
    Buku - Adopt Adapt

    Adopt/Adapt – Vira Hutami Sukowati

    ,
    Penerbit: Kamboja Press Tahun Terbit: 2019 Tebal: 36 halaman Spesifikasi: Black and red risograph inks on certified paper Kondisi: Baru the idea of consuming images were built as we live in the age where we didn't have the responsibility to worry about the complex issues of the humanity, or the urge to set the majority's independence anymore. when we started to feel selfish-that ourselves are also in the lack of independence itself. so we started to become apathetic to the external world and instead, we reach out the things that will babysit us and build us internally and also there's this tv in the living room with their own fictionalized characters that we felt like, they represent us in certain ways, also mom's gadget where we can discover all these free spirited people with their own characters which we feel a bit of ourselves were rooted in the way they solved their problems, the way they speak. I feel like, they were free enough to translate their mind and their imaginary form of self into their physics, it was like those hard shells you construct to make yourself safe, or at least to make the impression from the others to see you in certain ways you desire.
    Rp 120.000,00
  • Buku - Dejavu
    Buku - Dejavu

    Déjà Vu – Leandro Quintero

    ,
    Penerbit: Kamboja Press Tahun Terbit: 2019 Tebal: 36 halaman Spesifikasi: Blue and red risograph inks on certified paper Kondisi: Baru What's it like being bule in Indo? Specifically, being a bule photographer in Indo? Alienated by everything. Inspired by decay and its beauty. Perversely terrifying. What caught your eye when you first arrived in this country? Or tangled your heart, or feelings? The high level of inequality; the beauty of the archipelago and its people (not all of them); the shadiness of its history; the warm heart of the bottom down from pyramid ... the not so lucky ones; the high level of hypocrisy from the upper class; the tackiness of the new rich; the hierarchy in every family; the oppressive sense of society; the youth being fenced; the lack of transformative culture; the love for a woman ... among many others.
    Rp 150.000,00
  • Buku - Ziarah Arsitektural Gereja Santo Petrus
    Buku - Ziarah Arsitektural Gereja Santo Petrus

    Ziarah Arsitektural Katedral St. Petrus Bandung

    , , , , ,
    Editor: Abang Wirnawan dan Johannes Widodo Tim Kreatif & Editorial: Budi Aksana, Ira Indrawati, Nani Lestari, Rijen Tjandra, Yenny Gunawan Penerbit: Bhumi Preanger Studio Tahun Terbit: 2001 Tebal: 57 halaman ISBN: 979-96191-0-6 Kondisi: New Old Stock Buku ini adalah langkah awal dari sekumpulan insan yang berlatar-belakang pendidikan arsitektur untuk memulai tradisi penulisan tentang berbagai karya arsitektur yang telah kita kenal selama ini. Dengan menggunakan judul 'ziarah arsitektural' buku ini memang tidak berambisi menjadi buku ilmiah tentang arsitektur melainkan sekedar upaya penyampaian pengalaman dan pengetahuan tentang karya arsitektur sejauh informasi yang dapat dijangkau. Dengan demikian buku ini akan selalu terbuka terhadap berbagai informasi baru yang belum terungkap, dan siap untuk dilengkapi di masa mendatang. Melalui ziarah arsitektural yang ringkas tentang Katedral St. Petrus Bandung ini, diharapkan dapat memperkaya apresiasi kita perihal objek tersebut. Dalam jangka waktu yang relatif singkat, kami telah memperoleh pengalaman yang tak ternilai, yang kami yakini sudah pantas untuk disampaikan kepada masyarakat luas. Kami percaya bahwa ungkapan yang kami sampaikan baru sebagian kecil dari peluang ziarah yang lebih luas, dan langkah berikutnya terbuka bagi siapapun yang ingin masuk ke dalam penjelajahan ini. Selamat berziarah.
    Rp 45.000,00
  • Buku - Arsitektur dalam Bingkai Kebudayaan
    Buku - Arsitektur dalam Bingkai Kebudayaan

    Arsitektur dalam Bingkai Kebudayaan – Kusnaka Adimihardja & Purnama Salura

    , , ,
    Penerbit: Foris Publishing Tahun Terbit: 2004 Tebal: 80 halaman ISBN: 979965266-9 Kondisi: New Old Stock Salah satu sudut pandang yang relatif baru digunakan dalam kajian ber-arsitektur adalah kajian Antropologi. Manusia sebagai makhluk kreatif baik secara individu maupun kelompok membangun peradabannya di mana tercermin dalam artefak arsitekturnya. Kajian ini diyakini dapat membantu arsitektur menelusuri dimensi terdalamnya. Kajian kreatif tentang beberapa teori antropologi yang berhubungan dengan kajian arsitektur ini, berawal dari catatan kuliah program S2 Arsitektur Institut Teknologi Bandung. Melalui suatu proses diskusi yang panjang, gagasan tulisan ini diperkaya para mahasiswa dari berbagai angkatan yang mengikuti mata kuliah Arsitektur Antropologi. Tulisan yang masih jauh dari sempurna ini tidak terlepas dari sumbangan pikiran mereka di atas. Upaya penerbitan ini diharapkan dapat membantu seluruh pihak yang ingin memperkaya wacana arsitektur dalam bingkai budaya.
    Rp 40.000,00
  • Tidak Ada Esok - Mochtar Lubis
    Tidak Ada Esok - Mochtar Lubis

    Tidak Ada Esok – Mochtar Lubis

    ,
    Penerbit: Yayasan Pustaka Obor Indonesia Tahun Terbit: 2019 ISBN: 9786024337957 Kondisi: Baru Kemerdekaan bangsa Indonesia adalah kemerdekaan yang direbut kembali dari tangan penjajah dengan tebusan darah pejuang-pejuang rakyat Indonesia. Sepanjang sejarah bangsa kita, rakyat Indonesia tidak putus-putusnya berdoa dan berkorban untuk mempertahankan kemerdekaan mereka, terhadap serbuan kaum penjajah. Novel Tidak Ada Esok ini mengisahkan tentang perjuangan rakyat Indonesia setelah usai Perang Dunia Kedua dan tentara Belanda yang membuka serangan-serangan terhadap daerah yang telah dikuasai oleh pejuang-pejuang Republik Indonesia. Dalam cerita ini mengisahkan, pada saat-saat mereka sedang menghadapi maut, dan para pelaku di dalam cerita ini masing-masing mengenang kembali tentang kehidupan dan pengalaman mereka ketika masih hidup tenang dan bahagia. Masing-masing dari mereka mempunyai kenangan sendiri dari hidup mereka di masa lampau, dan dari kenangan-kenangan mereka terjadilah suatu gambaran kehidupan yang nyata di masa pendudukkan tentara Jepang yang bengis, yang kini mendorong pejuang-pejuang kemerdekaan ini untuk terus berjuang hingga titik darah penghabisan. Hari ini kita, yang masih mengecap kehidupan, semoga sadar bahwa kemerdekaan kita telah dibayar dengan pengorbanan darah rakyat, dan hasil-hasil kemerdekaan memang patut adil merata untuk seluruh rakyat kita.
    Rp 70.000,00
  • Buku - Revolusi Sebatang Jerami
    Buku - Revolusi Sebatang Jerami

    Revolusi Sebatang Jerami – Masanobu Fukuoka

    , ,
    Penerbit: Yayasan Pustaka Obor Indonesia Tahun Terbit: 2019 ISBN 978-602-433-807-7 Kondisi: Baru Akibat keprihatinan terhadap terjadinya degenerasi tanah dan masyarakat Jepang, di mana orang-orang Jepang meniru secara langsung model pembangunan ekonomi dan industri Amerika. Masanobu Fukuoka bertekad untuk tidak meninggalkan bertani secara tradisional. Malahan ia memperhalus kembali, sehingga metode bertani alamiahnya memerlukan tenaga kerja dan kerusakan alam yang lebih sedikit daripada metode lain mana pun, sedangkan hasilnya per acre dipertahankan sama. Buku ini banyak berisi anjuran-anjuran yang merangsang, penuh dengan uraian tentang cara-cara praktis menanam padi dan biji-bijian musim dingin, buah jeruk dan sayur-mayur kebun di ladang orang Jepang. Ia beranggapan bahwa bertani secara alami berawal dari kesehatan spriritual pribadi orangnya. Buku ini juga bertujuan mengubah sikap terhadap alam, bertani, makanan dan kesehatan jiwa dan raga manusia. Oleh karena itu, buku ini praktis sekaligus filosofis, karena memberi inspirasi dan tidak sekedar berisi tentang pertanian saja.
    Rp 70.000,00
  • Buku - Meretas Batas-batas Ilmu
    Buku - Meretas Batas-batas Ilmu

    Meretas Batas Ilmu: Perjalanan Intelektual Guru Besar Sosial Humaniora

    , ,
    Penyunting: Yunita T. Winarto , Rahayu S. Hidayat, dan Melani Budianta Prakata: Rosari Saleh, Herkirstuti Harkrisnowo Penerbit: Yayasan Pustaka Obor Indonesia Tahun Terbit: 2019 Tebal: 337 halaman ISBN: 978-602-433-815-2 Kondisi: Baru Buku ini merupakan himpunan dari kisah sepuluh Guru Besar bidang Ilmu Sosial-Humaniora Universitas Indonesia dalam mengawali, menumbuhkembangkan, menggumuli, dan menghasilkan karya-karya ilmiahnya. Rentang perjalanan yang panjang dari setiap Guru Besar itu tidaklah berlangsung secara linear, mulus, dan sederhana. Tidak pula seluruhnya berawal dari rintisan karier yang sejalan dengan minat dan pilihan nuraninya. Namun, sekalipun para Guru Besar itu merintis karier dalam disiplin ilmu dengan landasan teoretis, konseptual, dan metodologis yang ditumbuhkembangkan oleh ilmuwan-ilmuwan manca negara, mereka ternyata mampu memadukan pengetahuan itu dengan fenomena empiris sosial-budaya yang terwujud di bumi Indonesia. Meretas batas disiplin ilmu pun dilakukan agar dapat menyumbangkan karya ilmiahnya secara lebih optimal bagi pengembangan ilmu dan kemaslahatan bangsa dan negara Indonesia. Pergulatan dan perjuangan yang dialami mereka melalui dialektika beragam teori, konsep, metodologi dengan kehidupan nyata masyarakat dan budaya Indonesia, melahirkan karya-karya ilmiah yang unggul menuju lahir dan tumbuhnya “Ilmu Sosial-Humaniora”.
    Rp 125.000,00
  • Buku - Hikayat Kebo
    Buku - Hikayat Kebo

    Hikayat Kebo: Sehimpun Laporan tentang Orang-orang Terpinggirkan – Linda Christanty

    , ,
    Penerbit: Circa Tahun Terbit: 2019 Tebal: 212 halaman ISBN: 978-602-52645-2-8 Kondisi: Baru Jurnalisme yang disodorkan Linda lewat 17 tulisan bukanlah jurnalisme biasa. Hikayat Kebo tidak dibuat dengan model soft-news. Dia menggunakan teknik bertutur fiksi, dengan bahan fakta dan peristiwa, atau dikenal dengan jurnalisme sastra. *** "Seperti sikapnya dalam sastra, dia menjadikan jurnalisme sebagai karnaval orang-orang pinggiran, yang menggugat pusat kekuasaan." – Nezar Patria "Hikayat Kebo tidak sekadar sindiran norak terhadap sejumlah peristiwa penting yang terjadi di negeri ini, tetapi lebih dari itu merupakan tonggak dalam perkembangan genre yang meleburkan cerita ke berita, atau sebaliknya. Praktis tidak ada ‘jarak’ antara berita dan cerita kecuali huruf ‘b’ dan ‘c’ yang mengawali dua kata itu. Itu sebabnya buku ini wajib kita baca dengan cermat dan cerdik." – Sapardi Djoko Damono, Sastrawan "Melampaui sebuah utopia, sang penulis Hikayat Kebo juga memotret ketimpangan sosial di suatu locus dan tempus yang kerap diklaim sebagai era kemakmuran: Orde Baru. Lebih dari sekadar berkisah, ia secara lugas lalu memfalsifikasi narasi kejayaan masa lalu. Lebih dari itu, ia memprotesnya. Dengan memotret sosok penyair kerakyatan bernama Wiji Thukul, ia memperlihatkan jejak-jejak pemegang kuasa yang terus menyalahgunakan kepercayaan rakyat demi keserakahan diri, keluarga dan kroninya." – Usman Hamid
    Rp 85.000,00
  • Buku - Mempunyai atau Mengada
    Buku - Mempunyai atau Mengada

    Mempunyai atau Mengada? – Erich Fromm

    , ,
    Penerjemah : Aquarina Kharisma Sari Penerbit: IRCiSoD Tahun Terbit: 2019 Tebal: 312 halaman ISBN : 9786237378099 Kondisi: Baru Buku ini merupakan karya orisinal Erich Fromm, yang mengembangkan penelitiannya dalam bidang psikoanalisis radikal-humanis, dan berfokus pada analisis persoalan egoisme dan altruisme sebagai dua orientasi karakter dasar manusia. Dengan kajiannya yang amat mendalam terhadap modus eksistensi “mempunyai” dan “mengada”, Fromm hendak menunjukkan kepada kita tentang krisis akut yang diderita oleh masyarakat kontemporer, baik yang kita sadari ataupun tidak, serta potensi solusinya yang mungkin dilakukan. Dua ideologi besar, komunisme dan kapitalisme, dikritik habis oleh Fromm secara jernih dan tak terduga. Sebaliknya, ia menawarkan suatu gambaran masyarakat baru yang “tak dikenal” oleh “otak kontemporer” kita, sebuah sistem sosial yang mampu melahirkan—sekaligus dilahirkan—oleh individu-individu baru dengan cara pandang baru terhadap realitas, agama, kebudayaan, dan biosfer tempat kita hidup. Ia menamai sistem masyarakat barunya itu sebagai Kota Mengada, sebuah sintesis dari visi masyarakat Abad Pertengahan, Kota Tuhan, dan visi masyarakat modern, Kota Duniawi.
    Rp 80.000,00
  • Buku - Rasio Sebagai Pedoman, Rasa Sebagai Acuan
    Buku - Rasio Sebagai Pedoman, Rasa Sebagai Acuan

    Rasio sebagai Pedoman, Rasa Sebagai Acuan: Konseptualisasi dan Aktualisasi Filsafat Kawruh Jiwa Ki Ageng Suryomentaram

    , ,
    Penulis: Afthonul Afif, Bandung Mawardi, Marcel Bonneff, M. Endy Saputro, Nanik Prihartanti, Nilam Widyarini, Ryan Sugiarto, Selu Margaretha Kushendrawati, Someya Yoshimichi, Sri Teddy Rusdy Penerbit: Basa Basi Tahun Terbit: 2019 Tebal: 334 halaman ISBN: 9786237290032 Kondisi: Baru Tulisan-tulisan dalam buku ini membantu untuk menghidupkan kembali kehidupan dan filosofi Ki Ageng Suryomentaram. Ki Ageng Suryomentaram merupakan salah satu dari sejumlah sosok tersohor dalam kehidupan pemikiran dan religius Jawa pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20. Ia dilahirkan di lingkungan yang berporos pada keraton, sebagaimana Ahmad Dahlan, namun bertolak dari perpaduan antara kebudayaan keraton dan empirisme filosofis untuk menghadapi persoalan dan pertanyaan modernitas serta kondisi kolonial yang dialami oleh apa yang dulu disebut Hindia Belanda dan sekarang dikenal sebagai Indonesia. Sebagaimana yang terlihat pada semua tulisan dalam buku ini, Ki Ageng Suryomentaram adalah sosok yang unik dan istimewa. Pada masa di mana rasionalitas menjadi salah satu ciri dari Renaisans Jawa, ini menjadi karakteristik penentu dari pemikiran Ki Ageng Suryomentaram. Kendati ia jelas-jelas merupakan seorang Jawa Muslim, tulisan-tulisannya dapat dipahami sebagai filsafat rasionalis tentang diri, akal budi, dan masyarakat. Ia tidak terlalu terlibat dengan modernisme Muslim atau mistisisme kebatinan modern.
    Rp 100.000,00
  • Buku - Kisah-kisah Kebebasan
    Buku - Kisah-kisah Kebebasan

    (Kumpulan Cerpen) Kisah-Kisah Kebebasan – Ben Okri

    ,
    Penerbit: Circa Tahun Terbit: 2019 Tebal: 134 halaman ISBN: 978-623-9072-17-9 Kondisi: Baru Kisah-Kisah Kebebasan menawarkan untaian imaji menghantui yang menyala dan berpendar ketika tersorot cahaya. * “… pandangan alternatif yang melampaui persepsi kita sehari-hari.” — Lucy Daniel, The Telegraph
    Rp 60.000,00
  • Buku - Seni Berbahagia
    Buku - Seni Berbahagia

    Seni Berbahagia – Epicurus

    , ,
    Penerjemah: Carissa Fadina Permata Penerbit: Basa Basi Tahun Terbit: 2019 Tebal: 252 halaman ISBN: 978-602-9552-82-9 Kondisi: Baru Di Athena, pada Abad Ketiga Sebelum Masehi, kesadaran dalam berkehidupan mencapai titik tertinggi. Benak para penduduknya dipenuhi pertanyaan-pertanyaan: Bagaimana cara kerja alam semesta? Apa yang nyata? Bagaimana bisa manusia ada di tengah kosmos? Kehidupan yang baik itu apa? Apa itu kehidupan yang berbahagia? Apakah kedua hal itu – “baik” dan “bahagia” – saling berselaras atau bertentangan? Apa peran para dewa dalam semua ini? Di meja Taman Epikuros, kaum wanita dan pria mendengarkan Sang Master dengan saksama. Mereka semua sepakat bahwa Epikuros adalah guru terbaik yang pernah ada. Dia telah memikirkan filsafatnya masak-masak, fokus pada diskusinya dengan sesama. Dia menyambut pertanyaan para muridnya, sabar dengan kesalahpahaman mereka, dan menolerir pandangan yang berbeda. Terlepas dari fisiknya yang jelas tampak lemah, kebahagiaannya menjalani hidup tercermin dan menular. Orang lain merasa bersukacita hanya karena berada di dekatnya. Singkatnya, Epikuros memiliki segala hal yang pada zaman sekarang kita pertimbangkan sebagai karakter seorang guru motivator diri yang berkarisma. Untuk sesaat, manusia Abad Ke-21 mungkin menolak adanya seorang pria yang menganggap dirinya guru, dan mengajari murid-muridnya, termasuk kita, tentang cara untuk menjalani hidup. Namun, saya berpegang pada satu alasan bahwa Epikuros mungkin saja memang benar. — Daniel Kleinn
    Rp 70.000,00
  • Buku - Seandainya Aku Bisa Menanam Angin
    Buku - Seandainya Aku Bisa Menanam Angin

    Seandainya Aku Bisa Menanam Angin – Fawaz

    , ,
    Penerbit: Buku Mojok Tahun Terbit: 2019 Tebal: 196 halaman ISBN: 978-602-1318-95-9 Kondisi: Baru “Ah Sese, ko jangan pintar dolo, biar kita sama-sama bodoh dolo, pintar nanti juga sama-sama. Sa jangan ditinggal begitu, tidak bole itu. Tidak baik,” kata Tadius Bisaka, anak ajaib dari Asmat, Papua. Seandainya Aku Bisa Menanam Angin adalah rangkuman kisah, perpaduan tawa bahagia dan tangis sendu. Kisah yang tak pernah sudah tentang hubungan manusia paling jernih: saling percaya, menerima perbedaan, hingga mengikhlaskan. Mengajar bersama anak-anak Suku Anak Dalam Jambi, Asmat Papua, Gunung Argopuro Jember, dan anak-anak di sejumlah tempat yang lain bukan perkara hitung-hitungan dan tata bahasa bagi Fawaz. Ia mengajar, sekaligus diajari tentang sesama, alam raya, dan tentu saja cara berbahagia.
    Rp 78.000,00
  • DariBalikLayarPerak
    DariBalikLayarPerak

    Dari Balik Layar Perak: Film di Hindia Belanda 1926-1942 – M. Abduh Aziz

    , , ,
    Pengantar: Budi Irawanto Penerbit: Komunitas Bambu Tahun Terbit: 2019 Tebal: xxii + 106 halaman ISBN: 978-623-7357-07-0 Kondisi: Baru Buku ini mengkaji perihal proses perkembangan film di Hindia Belanda dalam kurun waktu 1926-1942. M. Abduh Aziz menggambarkan bagaimana rupa dan serba-serbi dunia kesenian film semasa kolonial. Ia memulainya dengan membahas lanskap sosial politik masyarakat Hindia Belanda jelang abad ke-20 dan perubahan wajah kota yang mulai menuju modernitas. Selain itu dibahas pula keberlangsungan kesenian tradisional di tengah mulai masuknya bentuk seni terkini juga film-film impor. Sebagai sarana penunjang perfilman, geliat bisnis bioskop juga tak luput dari pembahasan. Jika sebelumnya mereka menjadi pengimpor film dan pengusaha bioskop, mulai akhir 1920-an mereka terlibat langsung di balik layar sebagai produser. Pesatnya perkembangan dunia perfilman tanah air juga mendorong dibuatnya aturan-aturan dari pemerintah kolonial terkait penayangan film-film, juga tentu terhadap pajak dan cukainya. * “Terbitnya buku ini bisa menjadi pengingat bahwa film merupakan anak kandung kehidupan modern. Sejarah film di Indonesia tak bisa diceraikan dari proses urbanisasi yang juga diwarnai oleh regulasi yang hendak menepis ‘efek buruk’ sinema. Tak aneh, hari ini bioskop di Indonesia hadir di tengah pusat perbelanjaan dan impuls untuk menyensor film tak pernah sirna. Setidaknya, buku ini telah menunjukkan akarnya di masa lalu.” - Budi Irawanto, Presiden Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) dan pengajar di Departemen Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Gadjah Mada.
    Rp 70.000,00
  • Buku - Bulan Rumeuk di Pancuran
    Buku - Bulan Rumeuk di Pancuran

    Bulan Rumeuk di Pancuran: Kumpulan Carita Jurig – Oman Komara

    ,
    Penerbit: Pustaka Jaya Tahun Terbit: 2019 Tebal: 160 halaman Bahasa: Sunda ISBN 978-979-419-528-4 Kondisi: Baru Ari jurig aya? Aya, cék carita-carita dina ieu buku mah. Bulan Rumeuk di Pancuran kenging Oman Komara ngamuat sawelas carita ngeunaan dedemit. Jurig nu ngabungkeuleuk, ngudag-ngudag jelema, tapi teu kacaturkeun nepi ka nandasa. Malah sabalikna, jelema nu bisa nundung deui ka alamna. Siga dina "Maret", jurig téh nuturkeun lantaran babawaanana—nu dipalidkeun bareng jeung mayit—dicokot ku nu rék ngala lauk. Saenyana lain jurig wungkul nu ku urang bisa "katewak" tina ieu buku téh. Gambaran kahirupan di pilemburan, dicaritakeun gemet pisan ku pangarang. Nu maca baris terang rupa-rupa kabiasaan alam harita, tur ayeuna mah boa geus teu aya di kieuna, siga "maret", "mosong", "ngobor", "ngalintar", "ngabungbang", jsté. Unggal bagian dicaritakeun kalayan ngaguluyur, sakapeung direumbeuy heureuy, matak ngubaran nu kukurayeun. Kilang kitu, kurang hadé mun ieu buku dibaca tengah peuting, komo bari nyorangan mah.
    Rp 50.000,00
  • Buku - Rosa Luxemburg
    Buku - Rosa Luxemburg

    Rosa Luxemburg: Sosialisme dan Demokrasi (Buku 1) – Dede Mulyanto

    , ,
    Pengantar: Ted Sprague Penerbit: Marjin Kiri Tebal: xx + 253 halaman ISBN: 978-979-1260-93-0 Kondisi: Baru Menggabungkan metode penulisan riwayat diri dengan telaah pemikiran, buku ini menyajikan Rosa Luxemburg sebagai pejuang Demokrasi Sosial dalam gaya naratif yang mudah dicerna dan dinikmati. Buku pertama dari rencana dua jilid buku ini mengkhususkan diri pada pembahasan isu-isu seputar demokrasi dan sosialisme yang relevan dengan perkembangan dunia saat ini, saat ide-ide sosialisme kembali dipeluk anak-anak muda sedunia di tengah kebangkrutan tatanan yang ada. Akan kita temukan pemikiran Rosa Luxemburg mengenai Demokrasi Sosial sebagai leburan antara sosialisme dengan gerakan kelas pekerja, termasuk uraiannya tentang kapan persisnya aksi-aksi demonstrasi dan pemogokan bisa digunakan secara tepat; bagaimana seharusnya sosialisme menyikapi agama, baik umat maupun pemukanya; sikapnya yang anti terorisme politik; beserta kecenderungan internasionalisnya dalam perjuangan demokrasi.
    Rp 80.000,00
  • Buku - Setan yang Menjelma Menjadi Agar-agar
    Buku - Setan yang Menjelma Menjadi Agar-agar

    Setan yang Menjelma Menjadi Agar-agar – Ugo Untoro

    ,
    Penerbit: Nyala Tahun Terbit: 2019 ISBN: 978-602-52504-1-5 Kondisi: Baru Tak ada yang tahu dimana persisnya perempuan itu jadi aneh tingkahnya. Mungkin ditempat kerjanya di Jakarta atau ditengah jalan ketika ia memutuskan untuk pulang kampung hanya berjalan kaki. Sampai dikampung. Pada suatu siang yang pecah menjadi kegemparan karena kedatangannya, tetangganya melihat perempuan itu sudah kehilangan semua gigi depannya, rambut yang putih kelabu penuh debu dan mimik muka seperti hewan buas yang kehilangan tenaga.
    Rp 65.000,00
  • Buku - Sisir Sisir Bunga EJa
    Buku - Sisir Sisir Bunga EJa

    Sisir Sisir Bunga Eja – Rachmat Hidayat Mustamin

    ,
    Penerbit: Nyala Tahun Terbit: 2019 Tebal: 84 halaman ISBN: 978-602-52504-5-3 Kondisi: Baru RAHASIA MENGAKTIFKAN ALAM BAWAH SADAR saklarnya di belakang bahumu. punggung sisa panas dalam yang keluar. akta kelahiranku dikunyah sekolah setelah keluar main. paspor menggantikan wajahku pada pelukan di dalam selang. mau mandi sekarang? jangan dulu. saat ini bukanlah saat kota berbicara. slide-slide membelah kepala desa bercahaya. ember berisi potongan laut dan tradisi orang tua. bandara tidak ada kamu, jejeran balok es yang ditulisi alfabet import yang barat. tidak bisa berlari pada kontes kecantikan lirik. bacalah puisi yang belum ditulis di atas kursi. jangan. jangan di atas kursi. orang kecil hanyalah lidi yang mudah diblender telunjuk. berjalanlah ke punggung di tubuhmu. tutup tokomu sebelum jam 7 pagi. berdoalah bermainlah. berimalah. tunggulah barang sejenak. sekitar 43 jam yang lalu. tanah pada halaman golf mengecup telapak kaki musium yang kau susun dalam microsoft. alam sudah sadar di lapisan bawah yang kedua. bahasa sudah aktif di ponselmu.
    Rp 59.000,00
  • Buku - Hutbah Munggaran di Pajajaran
    Buku - Hutbah Munggaran di Pajajaran

    Hutbah Munggaran di Pajajaran: Kumpulan Dua Drama – Yus Rusyana

    , ,
    Penerbit: Pustaka Jaya Tahun Terbit: 2018 Tebal: 96 halaman Bahasa: Sunda ISBN: 978-979-419-540-6 Kondisi: Baru ”Hutbah Munggaran di Pajajaran” téh drama yasana Yus Rusyana, ditulis taun 1965. Ieu drama kungsi dipentaskeun ku Liga Drama Bumi Siliwangi tanggal 2-3 ]uli 1966, sutradarana Dudu Prawiraatmadja jeung Duduh Durahman. Sanajan kasebutna naskah heubeul, ieu drama teu laas ku pajamanan, lantaran nyaritakeun kajadian nu geus remen diguar ku urang Sunda: nyebarna Islam di Pajajaran nu jadi pamiangan urang Sunda ngagem agama Islam. Lian ti ”Hutbah Munggaran di Pajajaran”, ieu buku gé ngamuat drama karya Yus Rusyana lianna, nyaéta “Cahaya Maratan Waja" nu ditulis bulan Désémber 1964. Sawirahma jeung drama kahiji, ”Cahaya Maratan Waja" nyaritakeun nyebarna agama Islam. Bédana téh, nu ieu mah kajadianana di tanah Mekkah, mangsa Kangjeng Nabi Muhammad Saw. jumeneng kénéh. Kumpulan drama Hutbah Munggaran di Pajajaran lain ukur pentaskeuneun di panggung, dibaca naskahna tangtu réa pulunganeunana pikeun ngandelan kaislaman jeung kasundaan.
    Rp 36.000,00
  • Buku - Tiga Venus dan Tentang Seni yang Enggan Selesai
    Buku - Tiga Venus dan Tentang Seni yang Enggan Selesai

    Tiga Venus dan tentang Seni yang Enggan Selesai – Stanislaus Yangni

    , , ,
    Penerbit: Nyala Tahun Terbit: 2019 ISBN: 978-602-52504-7-7 Kondisi: Baru Saya dan Tiga Venus bukan masa lalu maupun masa depan. Ia juga bukan nostalgia, bukan ingatan, dan bukan kisah atas yang lampau. Ia adalah masa kini. Bagi saya, painting harus “maju,” tidak sekadar takjub pada narasi di baliknya. Sebab, jika itu terjadi, Saya dan Tiga Venus selesai. Ia berhenti pada catatan sejarah ‘masa lalu,’ terjebak representasi. Karena itu, kalau pun ia tak semegah “Lima Jurus Gebrakan” GSRB, ia juga tidak bicara hal-hal besar seperti tumbangnya Orde Baru, namun dalam diamnya; ia seperti sedang “meneror” kita, terutama para seniman. Ia – selain “menjadi-Sudjojono-nafiri-yang-sepi” - juga tengah “menjadi-kita.” -Stanislaus Yangni
    Rp 50.000,00
  • Buku - Selat Malaka
    Buku - Selat Malaka

    Selat Malaka: Sejarah Perdagangan dan Etnisitas – Leonard Y. Andaya

    , ,
    Penerjemah: Aditya Pratama Penerbit: Komunitas Bambu Tahun Terbit: 2019 Tebal: xxxviii+ 342 halaman ISBN: 978-623-7357-04-9 Kondisi: Baru Buku ini menyajikan proses pembentukan etnik dengan menyoroti pergeseran persepsi etnik Melayu di era prakolonial dan peran etnik Melayu dalam merangsang proses etnisisasi (penciptaan etnik baru) komunitas lain. Satu hal yang pokok dalam pembahasan itu adalah gagasan etnisisasi, yakni keputusan politik yang secara sadar dibuat oleh suatu kelompok untuk mengadopsi suatu identitas etnik demi meraih keuntungan. Setiap bahasan di dalam buku ini bersandar pada narasi sejarah perdagangan yang dapat menjelaskan mengapa, kapan, dan di mana aneka kelompok serta kategori etnik terbentuk atau dibentuk ulang di masa lalu, baik masa lalu yang sudah terlewat jauh maupun yang baru saja berlalu. Kelompok-kelompok tersebut adalah yang dianggap sebagai penduduk “purba”, mereka menghuni daratan dan lautan yang berbatasan dengan Selat Malaka. Dengan menyelami etnisitas, sejarawan dapat menawarkan pandangan yang lebih bernuansa tentang hubungan etnik di suatu kawasan yang bertakhtakan keberagaman bahasa dan budaya. Kreatif dan menantang, buku ini menyingkap banyak pertanyaan-pertanyaan baru yang semestinya menghidupkan kembali dan mengubah arah historiografi Asia Tenggara. * “Karya Andaya ini mengingatkan kita bahwa dengan memahami masa lalu, kita bisa belajar banyak mengenai hari ini. Buku ini menjadi sumbangsih yang penting dan tepat waktu terhadap pembahasan-pembahasan mengenai sejarah etnik yang juga berakibat terhadap politik etnik kiwari. Ditulis dengan cukup ringan, karya ini merupakan contoh yang luar biasa terkait bagaimana studi sejarah bisa menyebar dan menjangkau khalayak yang lebih luas.” – Rusaslina Idrus, Pengajar Studi Gender di Faculty of Arts and Social Sciences, University of Malaya.
    Rp 155.000,00
  • Buku - Kapankah Kesusasteraan Indonesia Lahir
    Buku - Kapankah Kesusasteraan Indonesia Lahir

    Kapankah Kesusasteraan Indonésia Lahir – Ajip Rosidi

    , ,
    Penerbit: Pustaka Jaya Tahun Terbit: 2019 Tebal: 220 halaman ISBN: 978-979-419-635-9 Kondisi: Baru Kendatipun karangan-karangan ini ditulis dalam waktu yang berbeda-beda dan untuk keperluan yang berlainan pula, namun di dalamnya ada garis-garis pokok yang senantiasa dipertahankan, yaitu keinginan yang keras untuk menyaksikan perkembangan sastera Indonesia yang tumbuh dalam iklim kesadaran kebangsaan yang berpedoman kepada Bhinneka Tunggal Ika. Semoga akan ada juga manfaatnya bagi pertumbuhan dan perkembangan kesusasteraan, kesenian dan kebudayaan Indonesia.
    Rp 70.000,00
  • Buku - Semiotik dan Dinamika Sosial Budaya
    Buku - Semiotik dan Dinamika Sosial Budaya

    Semiotik & Dinamika Sosial Budaya – Benny H. Hoed

    , ,
    Pengantar: Haryatmoko Penerbit: Komunitas Bambu Tahun Terbit: 2014 Tebal: xxxi + 352 halaman ISBN: 978-602-9402-44-5 Kondisi: Baru “Di era Reformasi ini kita kebanjiran tanda dalam bentuk pesan politis, iklan, dan ikon yang sarat makna. Penjelasan buku ini mampu mengungkap tabir maknanya. Sebab itu, kehadiran buku ini pantas disambut masyarakat akademik dan mereka yang mengikuti perkembangan pesan yang beredar di berbagai media. Mata dan hati pembaca akan terbuka oleh suguhan yang menerangkan bagaimana tanda yang hadir melalui pesan menjadi makna yang senantiasa melintasi ruang dan waktu pengalaman penerimanya. Apalagi sebagai diskursus akademik yang rumit disampaikan dengan sederhana disertai contoh-contoh yang mudah diasosiasikan dengan pengalaman sehari-hari.” - Prof. Dr. Gunawan Tjahjono, Guru Besar Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas IndonesiaKita menemukan semiotik dalam mitos-mitos baru, tubuh, busana, etika ekonomi dalam kehidupan modern, iklan, dan totemisme, dan lainnya lagi, sebagai arena makna. Telaah semiotik pun dapat pula diterapkan dalam upaya pencarian makna dari hasil kebudayaan masyarakat masa silam. Contoh penerapan semiotik dalam buku ini memperkaya telaah makna tanda dalam kebudayaan. Semiotik terasa mudah, menyenangkan, serius, cair, dan kadang-kadang menemukan juga makna yang kocak.” - Prof. Dr. Agus Aris Munandar, Guru Besar Arkeologi Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas IndonesiaBuku ini penting di tengah prediksi akan menyusutnya kekayaan sumber daya alam Indonesia dalam 20 tahun-an mendatang yang akan digantikan oleh ekonomi berbasis industri kreatif/Ekonomi kreatif karena dapat menjadi inpirasi proses kreatif. Memahami semiotik bukan saja menjadi penting sebagai unsur utama dalam proses kreatif dan desain, tetapi juga membuat hasil desain menjadi baik objek ekonomi maupun pengutamaan untuk peningkatan makna bagi kehidupan manusia.” - Irvan A. Noe’man, M.ID, BD+A Design, Strategy, Space and Branding Consultants, Alumni Arsitektur Interior, Institut Teknologi Bandung, Industrial Design, Rhode Island School of Design USA
    Rp 110.000,00
  • Buku - Pembalasan
    Buku - Pembalasan

    Pembalasan – H.S.D. Moentoe

    ,
    Pengantar: Makmur Makka Penerbit: Pustaka Jaya Tahun Terbit: 2019 (Pertama kali diterbitkan pada 1935) Tebal: 139 halaman ISBN: 978-979-419-702 Kondisi: Baru "Pada masa lalu, di beberapa daerah, termasuk kampung Labakkang, sejak kecil anak-anak sudah dibekali badik untuk menjaga kehormatan dan martabat dan harga diri keluarga. Selain itu, juga untuk menjalankan amanah agar berhasil mengarungi kehidupan nyata kelak. "Dalam konsep nilai masyarakat masa lalu seperti itulah roman Pembalasan, karya H.S.D. Moentoe ditulis. Seperti halnya roman Angkatan Pujangga Baru (1935), cerita Pembalasan dibangun penuh komplikasi persoalan dan konflik, takdir dua orang kakak beradik I Marabintang (putri) dan I Mappabangka (putra) yang akan mewarisi harta dan kekayaan ayahnya Daeng Mapata yang diperoleh dari hasil kejahatan bersama komplotannya." - Makmur Makka
    Rp 47.500,00
  • Buku - Masalah Angkatan dan Periodisasi Sejarah Sastera Indonesia
    Buku - Masalah Angkatan dan Periodisasi Sejarah Sastera Indonesia

    Masalah Angkatan dan Périodisasi Sejarah Sastera Indonésia – Ajip Rosidi

    , ,
    Penerbit: Pustaka Jaya Tahun Terbit: 2019 Tebal: 52 halaman ISBN: 978-979-419-636-6 Kondisi: Baru Kumpulan tulisan dalam buku ini merupakan tanggapan Ajip Rosidi mengenai berbagai masalah yang muncul dalam kehidupan sastera Indonésia, termasuk terhadap karya-karya telaah maupun karya-karya kréatif. Daripadanya akan nampak, beberapa hal mungkin sudah menjadi sejarah namun mungkin ada pula yang tetap aktual. Dengan menerbitkan karangan-karangan ini dalam sebuah kumpulan, mudah-mudahan sumbangan pikiran Ajip Rosidi akan mendapat perhatian yang lebih luas. Juga dengan dikumpulkan menjadi satu, mudah-mudahan meréka yang selama ini mengikutinya tersérak-sérak di mana-mana akan lebih mudah memperolehnya, sehingga dapat melihat suatu keutuhan sikap dan tanggapan yang menyeluruh.
    Rp 47.500,00
  • Buku - Rumah Tusuk Sate di Amsterdam Selatan
    Buku - Rumah Tusuk Sate di Amsterdam Selatan

    Rumah Tusuk Sate di Amsterdam Selatan – Joss Wibisono

    ,
    Penerbit: OAK Tahun Terbit: 2017 Tebal: 149 halaman ISBN: 978-602-60924-2-7 Kondisi: Baru "Matahari tercurah di atas Amsterdam yang murung. Musim semi tiba, tapi betapa kota kelahiranku ini lebih suka terus terlelap saja dalam winterslaap. Sebenarnya bukan melulu ibu kota, seantero Belanda juga tertular enggan menyambut musim semi 1941 ini. Dan, bukan hanya orang Belanda, para pendatang pun kejangkitan rasa malas yang tak pernah mereka rasakan sebelumnya. Tidak terkecuali para studenten Indonesia yang menuntut ilmu di negeri penjajah ini." - Salam Perkenalan Spesial * Rumah Tusuk Sate di Amsterdam Selatan dan cerita-cerita lain adalah kumpulan cerpen pertama Joss WIbisono yang terbit sebagai buku.
    Rp 64.000,00
  • Buku - Don Quijote dari La Mancha (II)
    Buku - Don Quijote dari La Mancha (II)

    Don Quijote dari La Mancha (Buku II) – Miguel de Cervantes

    ,
    Penerbit: Yayasan Pustaka Obor Indonesia Tahun Terbit: 2019 Tebal: 589 halaman ISBN: 978-602-433-767-4 Kondisi: Baru Don Quijote menceritakan seorang hidalgo yang imajinasinya menjadi liar karena buku-buku yang dia baca. Dikisahkan Don Quijote menganggap dirinya seorang petualang tapi tidak seperti petualang yang biasa. Dia bagai mengolok-olok, menertawakan keadaan dengan dirinya sendiri. Banyak kesialan dan kegagalan yang menimpa Don Quijote dalam pertualangannya yang absurd, seperti karakternya, bahkan berkesan kejam pengarang pada tokohnya ini. Tapi, di sinilah keistimewaan penokohan dan kisah Don Quijote sehingga tidak lekang dimakan zaman. Don Quijote, karya fiksi klasik ini diperkirakan telah terjual 500 juta eksemplar dan telah diterjemahkan ke berbagai ratusan bahasa di dunia. Di Indonesia, Yayasan Pustaka Obor Indonesia mendapat kehormatan untuk menerbitkan novel yang pada tahun 2002 terpilih sebagai “buku yang paling berarti sepanjang masa” dalam sebuah jajak pendapat yang diorganisasi para editor Norwegian Book Clubs di Oslo. Sekitar seratus penulis terkenal dari 54 negara memberikan penghargaan kepada novel tersebut di Norwegian Nobel Institute. Tak mengherankan jika karya dari penulis Spanyol Miguel de Cervantes Saavedra, yang berjudul asli El Ingenioso Hidalgo Don Quijote de la Mancha ini menduduki urutan pertama dalam enam karya fiksi terbaik sepanjang masa. Novel ini pertama kali dicetak 1605 dan edisi keduanya dirilis pada 1615. Pertanyaannya mengapa, fiksi ini bisa begitu menarik banyak kalangan hingga hari ini? Untuk mendapat jawabannya, Anda harus membaca buku Don Quijote terbitan Yayasan Pustaka Obor Indonesia ini. Berbeda dengan buku Don Quijote lainnya yang telah terbit di Indonesia sebelumnya, buku ini merupakan edisi utuh untuk pertama kalinya.  
    Rp 160.000,00
  • Buku - Don Quijote dari La Mancha - Buku I
    Buku - Don Quijote dari La Mancha - Buku I

    Don Quijote dari La Mancha (Buku I) – Miguel de Cervantes

    ,
    Penerbit: Yayasan Pustaka Obor Indonesia Tahun Terbit: 2019 Tebal: 589 halaman ISBN: 978-602-433-767-4 Kondisi: Baru Don Quijote menceritakan seorang hidalgo yang imajinasinya menjadi liar karena buku-buku yang dia baca. Dikisahkan Don Quijote menganggap dirinya seorang petualang tapi tidak seperti petualang yang biasa. Dia bagai mengolok-olok, menertawakan keadaan dengan dirinya sendiri. Banyak kesialan dan kegagalan yang menimpa Don Quijote dalam pertualangannya yang absurd, seperti karakternya, bahkan berkesan kejam pengarang pada tokohnya ini. Tapi, di sinilah keistimewaan penokohan dan kisah Don Quijote sehingga tidak lekang dimakan zaman. Don Quijote, karya fiksi klasik ini diperkirakan telah terjual 500 juta eksemplar dan telah diterjemahkan ke berbagai ratusan bahasa di dunia. Di Indonesia, Yayasan Pustaka Obor Indonesia mendapat kehormatan untuk menerbitkan novel yang pada tahun 2002 terpilih sebagai "buku yang paling berarti sepanjang masa” dalam sebuah jajak pendapat yang diorganisasi para editor Norwegian Book Clubs di Oslo. Sekitar seratus penulis terkenal dari 54 negara memberikan penghargaan kepada novel tersebut di Norwegian Nobel Institute. Tak mengherankan jika karya dari penulis Spanyol Miguel de Cervantes Saavedra, yang berjudul asli El Ingenioso Hidalgo Don Quijote de la Mancha ini menduduki urutan pertama dalam enam karya fiksi terbaik sepanjang masa. Novel ini pertama kali dicetak 1605 dan edisi keduanya dirilis pada 1615. Pertanyaannya mengapa, fiksi ini bisa begitu menarik banyak kalangan hingga hari ini? Untuk mendapat jawabannya, Anda harus membaca buku Don Quijote terbitan Yayasan Pustaka Obor Indonesia ini. Berbeda dengan buku Don Quijote lainnya yang telah terbit di Indonesia sebelumnya, buku ini merupakan edisi utuh pertama kalinya.
    Rp 160.000,00
  • Buku - Citizenship in Indonesia
    Buku - Citizenship in Indonesia

    Citizenship in Indonesia: Perjuangan atas Hak, Identitas, dan Partisipasi – Penyunting: Ward Berenschot & Gerry van Klinken

    , ,
    Penerbit: Yayasan Pustaka Obor Indonesia Tahun Terbit: 2019 Tebal: vi + 434 halaman ISBN: 978-602-433-739-1 Kondisi: Baru Kewarganegaraan hadir kembali di Indonesia. Dalam buku ini, kami tidak akan melakukan 'pendidikan kewarganegaraan'. Alih-alih, kami ingin melihat bagaimana orang Indonesia biasa mempraktikkan kewarganegaraan dalam keseharian. Apa yang mereka lakukan? Apa yang mereka yakini? Berfokus pada kewarganegaraan adalah suatu perubahan dari menyalahkan atau memuji kaum elite untuk semua hal yang terjadi di negara ini. Pada kenyataannya, jika demokrasi berjalan dengan baik, maka hal itu terjadi karena warga negara-lah yang membuatnya berhasil. Sebaliknya, jika demokrasi memburuk, hal itu bisa terjadi warga negara tidak berbuat cukup untuk memprotes keegoisan para elite. Kami meyakini bahwa kewarganegaraan adalah cara yang bermanfaat untuk membahas tentang politik Indonesia pasca tahun 1998. Kewarganegaraan menyangkut cara-cara warga negara berinteraksi dengan lembaga-lembaga negara. Perlu dikaji secara empiris, tetapi pada sisi yang lain juga membuat kita berpikir tentang cita-cita bersama. Buku ini memperkenalkan suatu konsep kewarganegaraan yang disesuaikan, tanpa muatan asosiasi dunia Barat, untuk diterapkan di Indonesia. Buku Citizenship in Indonesia: Perjuangan atas Hak, Identitas, dan Partisipasi disusun berdasarkan tiga fitur kewarganegaraan, yaitu hak, identitas sosial, dan keikutsertaan politik.
    Rp 110.000,00
  • Buku - Kejatuhan Sriwijaya, Kebangkitan Malaka
    Buku - Kejatuhan Sriwijaya, Kebangkitan Malaka

    Kejatuhan Sriwijaya Kebangkitan Malaka – O. W. Wolters

    , ,
    Penerbit: Komunitas Bambu Tahun Terbit: 2019 ISBN: 978-623-7357-02-5 Kondisi: Baru Kajian mendalam mengenai beberapa ciri khas masyarakat maritim Melayu dalam sebuah upaya untuk mendefinisikan arti penting sejarah Melayu. Sejarah yang berlangsung selama 30 tahun sepanjang abad ke-14. Saat itu kerajaan Sriwijaya—yang memiliki asal-muasal sebagai sebuah kerajaan kuno dari abad ke-7—diduga mulai runtuh. Pada tahun-tahun yang sama, Malaka, Ibukota Melayu abad ke-15 yang tersohor mulai membentuk pondasinya. * "Dalam sebuah penjelasan singkat, kebenaran tidak bisa dilakukan dengan pengetahuan imajinatif dan ketelitian guna merekonstruksi sejarah perdagangan awal Indonesia. Karya Ini adalah studi yang paling menyeluruh mengenai topik penting tersebut. Kajian ini mungkin akan tetap menjadi karya otoritatif selama bertahun-tahun mendatang." – Journal of Asian History "Penulis buku ini, O.W. Wolters, selain mempelajari keruntuhan Sriwijaya yang dihubungkan dengan bagian awal sejarah Melayu, yaitu Malaka, sekaligus dengan demikian ia menghasilkan sebuah studi masa awal kemaharajaan maritim tersebut. Sebuah karya yang sangat berharga dari seorang pionir sekaligus ahli sejarah utama Sriwijaya." – Adrian B. Lapian, Nakhoda Sejarawan Maritim Asia Tenggara
    Rp 195.000,00
  • Buku - Kain Cinta Tanpa Batas
    Buku - Kain Cinta Tanpa Batas

    Kain Cinta Tanpa Batas – Magdalena Sitorus

    ,
    Penerbit: Yayasan Pustaka Obor Indonesia Tahun Terbit: 2014 Tebal: xii + 252 halaman ISBN: 978-979-461-902-5 Kondisi: Baru Benget, seorang gadis rupawan yang datang dari keluarga harmonis. Ia memutuskan menikah dengan Maruli, seorang pemuda tampan asal keluarga terpandang dan kaya raya. Pesta pernikahan Benget dan Maruli berlangsung meriah meskipun dalam hati kecil keluarga Benget ada kekhawatiran dan kehilangan melepas Benget kepada keluarga besar Maruli. Mereka telah mendengar bahwa Maruli adalah seorang pemuda "lemah" dan mamanya, Miranda, terlalu menyayangi dan bersifat dominan atas Maruli. Setelah sah menjadi istri Maruli, Benget tinggal bersama Maruli di rumah mertuanya, Miranda dan Jonggi. Benget tidak menduga, suaminya benar-benar lemah di hadapan Miranda. Apapun diatur oleh Miranda: mulai soal makan, baju, hingga kehidupan rumah tangga Benget-Maruli. Maruli tidak pernah sekalipun menolak perintah ibunya. Pernah suatu ketika Miranda sampai tidur bertiga dengan Benget dan Maruli dalam satu ranjang. Berbagai perlakuan tidak mengenakkan dan sinis terus diterima Benget dari Miranda. Puncaknya, dia melarikan diri bersama kedua anaknya dari rumah Miranda. Namun, Benget tetap Benget, cintanya tidak pernah luntur pada Maruli. Dia tetap setia terus, apa pun yang dia alami. Berbagai peristiwa dalam alur yang menarik, mengejutkan, dan sering unik ini terus terjadi.
    Rp 70.000,00
  • Zine - Bookshelf Brief 2
    Zine - Bookshelf Brief 2

    Bookshelf Brief: A Quarterly Curated Story – II

    ,
    Penulis: Rebecca Kezia Bahasa: Inggris Tebal: 11 halaman Kondisi: Baru "She hands over the phone to the man. Convince him to take it. The man stares at her. Should he do it again? Could he risk the feeling of rejection, another step to complete a broken man losing his spirit?"
    Rp 25.000,00
  • Moon Shadow
    Moon Shadow

    Moon Shadow Book 1: Danse Macabre – Taja Sukarya

    ,
    Penerbit: Binatang Press! Tahun Terbit: 2019 Tebal: 84 halaman, dicetak di atas Storaenso Bookpaper dengan 2-color risograph ISBN: 9-786025-095139 Kondisi: Baru A graphic novel set in a world ruled by animals. Where a broken childhood, a love affair and a hastily-made wish leads a young lapin on a journey into darkness. The Danse Macabre comes.
    Rp 200.000,00
  • Buku - Berbahasa Indonesia dengan Logis dan Gembira
    Buku - Berbahasa Indonesia dengan Logis dan Gembira

    Berbahasa Indonesia dengan Logis dan Gembira: Renungan dan Candaan – Iqbal Aji Daryono

    , ,
    Penerbit: Diva Press Tahun Terbit: 2019 Tebal: 296 halaman ISBN: 978-602-391-766-2 Kondisi: Baru Ini bukan buku sekolahan. Ini buku untuk semua penutur bahasa Indonesia. Sebagian besar tulisan pendek di buku ini tidak berangkat dari teori akademis kebahasaan ataupun aturan ketertiban penulisan ejaan, melainkan dari ekspresi-ekspresi kebahasaan yang sering muncul dalam keseharian kita. Mulai dari obrolan, hingga aneka tulisan di media. Di bangku sekolah, kita melulu diingatkan untuk berbahasa Indonesia dengan baik dan benar. Malangnya, nyaris tidak ada penekanan bahwa aktivitas berbahasa Indonesia juga harus dijalankan secara logis, masuk akal, dan memenuhi tuntutan nalar. Maka, jangan heran bila di belakang hari sering terjadi konflik sosial gara-gara minimnya pahaman publik atas logika bahasa, sekaligus minimnya pemahaman atas cara kerja bahasa. . Buku ini jadi semacam ajakan agar kita secara pelan-pelan menata lagi itu semua. Tentu saja sambil tetap bergembira.
    Rp 70.000,00
  • Buku - Ha Ha Ha
    Buku - Ha Ha Ha

    Ha Ha Ha – Putu Wijaya

    ,
    Penerbit: Basabasi Tebal: 344 halaman ISBN: 978-602-5783-62-3 Kondisi: Baru “Penistaan! Pelecehan! Tidak bisa kita biarkan wabah ganas terjadi di ultah proklamasi ke-73. Aku akan laporkan pelecehan perempuan dan penghinaan pada rakyat jelata ini kepada Komnas HAM. Penistaan berbasis kesenjangan ekonomi ini harus disikat, diberantas, dimusnahkan, dimutilasi di negeri yang beradab ini! Awaaasss!!! (Ketawa) Takut ya! (Ketawa) Ha-ha-ha!” * Cerpen-cerpen Putu Wijaya dalam buku ini sebagian besar belum pernah dipublikasikan. Semuanya tergolong cerpen yang baru ia tulis di usia tua. Meskipun demikian, seperti biasa, dalam cerpennya, Putu tak pernah absen dan tak pernah lelah mengekspos persoalan-persoalan di negeri ini. Ia juga masih kerap menyentil keganjilan yang terjadi pada tahun 65. Agaknya, Putu memang berkarya untuk melawan.
    Rp 80.000,00
  • Buku - Arapaima
    Buku - Arapaima

    Arapaima – Novela – Ruhaeni Intan

    ,
    Penerbit: Buku Mojok Tahun Terbit: 2019 Tebal: 94 halaman ISBN: 978-602-1318-88-1 Kondisi: Baru Tiba-tiba si Besar yang ada di dalam kolam itu meloncat dan membuat bocah yang tengah memegang galah kaget hingga terjerembab ke dalam kolam. Jantungku berdebar kencang. Kawannya sibuk berteriak minta tolong. Aku tercekat dan malah tidak mampu bergerak. Beberapa pengunjung mulai mendekat. Seseorang di antara mereka tiba-tiba melompat ke dalam kolam yang keruh. Suasana menjadi begitu kacau. Mereka melempari ikan itu dengan batu. “Ikan siluman!” “Lihat ikan itu mau memangsa mereka!” “Tangkap!” “Iya, tangkap!” *** Ruhaeni Intan mengawali karya perdananya dengan menyajikan sebuah novela yang ringan namun matang kepada pembaca. Berkisah tentang seorang perempuan 21 tahun, pegawai toko ikan yang memiliki rahasia-rahasia, dari yang paling misterius hingga yang paling tragis. Meski begitu, si “Aku” sanggup menjalani hidupnya tanpa terjebak dalam keluhan-keluhan yang klise. Novela ini dapat dikatakan sebagai debut yang tidak bisa diabaikan begitu saja sebab narasi di dalamnya merupakan bentuk kesungguhan penulis untuk menghadirkan realita ketidakadilan yang melingkupi perempuan pekerja dan ancaman-ancaman yang mengintai kehidupan mereka.
    Rp 48.000,00
  • Buku - Gemar Membaca Terampil Menulis
    Buku - Gemar Membaca Terampil Menulis

    Gemar Membaca Terampil Menulis: Transformasi Gerakan Komunitas Literasi di Indonesia – Lukman Solihin

    , , ,
    Penerbit: Tanda Baca Tahun Terbit: 2019 Tebal: xxvi + 231 halaman ISBN: 9786239062446 Kondisi: Baru Buku ini berusaha mendedah apa yang terjadi pada gerakan literasi yang ditaja oleh komunitas di Indonesia. Komunitas Indonesia Boekoe dan Pustakaloka Rumah Dunia merupakan dua contoh dari sekian banyak komunitas literasi di Indonesia. Dari dua komunitas tersebut, kita tahu bahwa komunitas literasi tidak hanya menyediakan bahan bacaan, melainkan turut serta melahirkan penulis baru sebagai produsen bacaan. Oleh karena itu, konteks buku ini—seperti judulnya—adalah ingin menyatakan bahwa laku membaca akan purna jika dibarengi oleh laku menulis. * "Gemar Membaca, Terampil Menulis menorehkan catatan penting bagi Kajian Literasi Baru (new literacy study) karena menyajikan rekam jejak literasi ideologis." - Sofie Dewayani, Pegiat Literasi dan Ketua Yayasan Litara "Gemar Membaca, Terampil Menulis mengundang kita ke resepsi “pernikahan” membaca dan menulis, kecakapan olah pikir dengan kecerdasan merunut kata dan meletakkan tanda baca dengan tepat." - Maman Suherman, Penulis, Penggerak dan Sahabat Literasi "Buku ini dinanti oleh para penggiat literasi, cendekiawan, dan akademisi untuk memastikan bahwa gerakan literasi secara evolutif telah mengarah pada tatanan baru keindonesiaan kita." - Firman Venayaksa, Ketua Forum Taman Bacaan Masyarakat Pusat "Membaca buku ini, kita diajak memasuki sebuah jaring dunia kreatif yang riuh, terutama buku. Ia menuntun kita dengan sabar dan hangat. Jalinan narasi yang dianyam penulis membuat kita nyaris tak berjarak." - Muhidin M. Dahlan, Penulis, Arsiparis, Pendiri Warung Arsip
    Rp 80.000,00
  • Buku - Siapa di Situ
    Buku - Siapa di Situ

    Siapa di Situ? – Sebuah Kumpulan Cerita – Dimas Rio

    ,
    Penerbit: Bakul Buku Indonesia Tahun Terbit: 2019 Tebal: 217 halaman ISBN: 978-623-90451-2-8 Kondisi: Baru Cerita hantu tidak melulu berkisah mengenai makhluk-makhluk mistis yang bersarang di rumah tua atau benda-benda keramat. Seringkali manusia sendiri yang dihantui oleh hasrat dan keinginannya yang tak kunjung tercapai. Makhluk-makhluk penghasut tersebut datang di kala ragu bersarang, bukan untuk sekedar menakut-nakuti, namun untuk berdendang dan melagu, membisikkan racun di telingamu. Lima kisah di dalam buku ini menceritakan tentang manusia-manusia yang dihantui iblis dalam segala rupa, yang tersirat, maupun yang nyata.
    Rp 45.000,00
  • Buku - Ketakberhinggaan di Telapak Tangannya
    Buku - Ketakberhinggaan di Telapak Tangannya

    Ketakberhinggaan di Telapak Tangannya – Gioconda Belli

    ,
    Diterjemahkan dari bahasa Spanyol oleh Fransiskus Pascaries Penerbit: Marjin Kiri Tahun Terbit: 2019 Tebal: xii + 202 halaman ISBN: 978-979-1260-92-3 Kondisi: Baru Sebuah dunia di awal mula. Puisi dan misteri berkelindan dalam novel transendental mengenai manusia-manusia pertama. Ikuti pengalaman Adam dan Hawa sesudah pengusiran dari Firdaus, menemukan dunia, menjelajah tubuh mereka, merasakan kebingungan dan kengerian setelah terlempar keluar dari kenyamanan, menjalani arti tak terpahami menjadi manusia. Amati ketakjuban mereka mengalami kekuatan untuk memberi hidup sekaligus kemampuan untuk mencabut hidup demi bertahan di dunia keras yang tak dikenal—sebuah parabel tentang zaman kita sendiri dan masa depan yang serba tak pasti. * “Diterbitkannya novel yang banyak mendapat penghargaan ini merupakan alasan untuk bersuka ria. Ketakberhinggaan di Telapak Tangannya menggarap tak kurang dari mitos penciptaan dalam peradaban Barat, dan versi revisionis Belli yang ambisius, cerdik, dari kisah tentang Adam dan Hawa akan membuatnya memperoleh banyak pembaca baru.” — Salman RushdieVersi mengharukan dan menyegarkan dari peristiwa-peristiwa di kitab Kejadian.” — Criticas
    Rp 73.000,00
  • But I Still Love You
    But I Still Love You

    But I Still Love You – Coniglio

    , ,
    Penerbit: Noura Publishing Tebal: 220 halaman ISBN: 978-602-385-961-0 Kondisi; Baru Ada hal yang membuatmu sedih? Kemarilah. Biar kupeluk erat dirimu. * Tentang Penulis Seorang seniman yang menyampaikan kebahagiaan lewat gambar gadis berpipi tembam dan kelinci gemuk. Dengan pseudonim “Coniglio” yang berarti “kelinci” dalam bahasa Italia, dia menggambarkan kenangan gemerlap dan momen-momen bahagia pada masa kecil. Gambar yang dibuat dari sudut pandang hangat ini dibaca sebanyak 10.000.000 kali di Naver Grafolio, dan dirilis sebagai buku berjudul But I Still Love You. Semoga buku ini bisa menjadi hiburan hangat bagi mereka yang memiliki banyak cerita lembut, sepanjang bulu mata si gadis dan kelinci.
    Rp 89.000,00
  • For The Never Ending Moment
    For The Never Ending Moment

    For the Never Ending Moment – Coniglio

    , ,
    Penerbit: Noura Publishing Tebal: 236 halaman ISBN: 978-602-385-960-3 Kondisi: Baru Ada kalanya kita menitikkan air mata hanya karena hal sepele. Tidak apa-apa, kau boleh menangis pada momen seperti itu. Aku berada di sampingmu. * Tentang Penulis Seorang seniman yang menyampaikan kebahagiaan lewat gambar gadis berpipi tembam dan kelinci gemuk. Dengan pseudonim “Coniglio” yang berarti “kelinci” dalam bahasa Italia, dia menggambarkan kenangan gemerlap dan momen-momen bahagia pada masa kecil. Semoga buku ini bisa menjadi hiburan hangat bagi mereka yang memiliki banyak cerita lembut, sepanjang bulu mata si gadis dan kelinci.
    Rp 89.000,00
  • Buku - Mitos dari Lebak
    Buku - Mitos dari Lebak

    Mitos dari Lebak: Telaah Kritis Peran Revolusioner Multatuli – Rob Nieuwenhuys

    , , ,
    Penerjemah: Sitor Situmorang Pengantar: JJ Rizal, Emma Keizer & Tico Onderwater Penerbit: Komunitas Bambu Tahun Terbit: 2019 Tebal: 140 halaman ISBN: 978-623-7357-03-2 Kondisi: Baru Mitos dari Lebak merupakan sebuah telaah kritis tentang pandangan hidup Douwes Dekker, asisten residen di Lebak pada abad ke-19, dalam kasus yang terkenal karena tuduhannya terhadap bupati Lebak, dan permintaan berhenti sebagai asisten residen yang diajukannya kepada Gubernur Jenderal Belanda. Tanpa berbasa-basi dan dengan diksi-diksi tajam yang “menusuk”, Rob Nieuwenhuys berhasil menguliti habis-habisan peristiwa bersejarah yang terjadi di Lebak, Banten, hampir dua abad lalu. Melalui studi sejarah, ia menguak peran Douwes Dekker alias Multatuli alias Max Havelaar sewaktu jadi asisten residen di Lebak yang kemudian menjadi latar masalah dalam mahakaryanya, Max Havelaar. Karyanya ini penting karena menjadi semacam pengisi kekosongan yang mungkin terlewatkan oleh mereka para kritikus sastra dan sejarawan ketika berbincang mengenai andil Dekker sewaktu kolonialisme Indonesia. Mitos dari Lebak juga bisa dipandang sebagai kritik atas romantisme sejarah terhadap baik Dekker sendiri maupun karya besarnya Max Havelaar. Alih-alih revolusioner, tindakan Lebaknya ternyata sebuah usaha pencaplokan politik.
    Rp 70.000,00
  • Buku - Rebel Without Applause
    Buku - Rebel Without Applause

    Rebel Without Applause – Lemn Sissay

    , ,
    Penerbit: Canon Gate Bahasa: Inggris ISBN: 9781841950013 Kondisi: Bekas THE BLACK MOON Some people say there was no moon If it was black, because it can't be seen with the naked eye, like there is a naked eye unattached to the brain. I would say take a closer look, here use the telescope point it towards the star. Yes the white and bright one can you relate to that, right, now move it to the left ... up a little An outline, a circular shape that's the one, yeah! Yes that's the black moon. A circular magnificence reveals and breathes itself into another mind, free again. The music of knowing. Taking his eye away quizzically, mockingly he said Yeah but what do I want to know that for. All that investigation all that proof For what?
    Rp 55.000,00
  • Buku - Surabaya 1945
    Buku - Surabaya 1945

    Surabaya 1945: Sakral Tanahku – Frank Palmos

    , ,
    Penerjemah: Johannes Nugroho Penerbit: Yayasan Pustaka Obor Indonesia Tahun Terbit: 2016 Tebal: xviii + 461 halaman ISBN: 978-979-461-638-3 Kondisi: Baru Surabaya 1945: Sakral Tanahku mengungkap sejarah lengkap tegak berdirinya RI di tahun 1945 melalui kesaksian para pelaku sejarah, detil-detil perjuangan, pengorbanan para pejuang dan taktik mereka dalam mempertahankan kemerdekaan. Nyawa merenggang dan kekerasan mewarnai masa awal RI antara Agustus dan Desember 1945. Dengan berani, pejuang di Surabaya mencapai tiga capaian: menaklukkan pasukan Jepang dan melucuti senjatanya, melawan dan menggagalkan kekuatan Belanda yang hendak mengambil kembali bekas jajahannya, dan menantang tentara gabungan Inggris-India dengan misi mereka memulangkan pasukan Jepang yang telah kalah perang dan membantu Belanda berkuasa kembali di Hindia Timur (Indonesia). Yang tak banyak diketahui adalah bahwa setelah proklamasi kemerdekaan, pasukan Inggris dan Jepang dengan cepat mampu menguasai Jakarta dan secara brutal menumpas tuntutan merdeka di Bandung, Bogor, Cirebon, dan Semarang. Pada bulan Oktober 1945 pasukan Inggris mendarat di Surabaya dengan tujuan untuk menaklukkannya, namun mereka gagal. Hanya di Surabaya, pejuang RI mampu memberikan perlawanan yang berarti bagi pasukan Jepang dan Inggris-India. Para Arek Suroboyo, di bawah arahan jitu para tokoh nasionalis lokal, melucuti senjata tentara Jepang, menggagalkan usaha Belanda menundukkan Surabaya dan akhirnya menggempur pasukan Inggris-India di bulan Oktober 1945. Wilayah RI pertama yang secara riil merdeka adalah kota Surabaya, dan karena itu penduduknya adalah WNI pertama yang mengecap kemerdekaan. Buku karya sejarawan Dr Frank Palmos menyajikan kisah-kisah 99 hari heroik yang bergolak di Surabaya dari tanggal 22 Agustus hingga 30 November 1945, sebuah rangkaian peristiwa yang memutuskan harapan Belanda dan Inggris untuk berkuasa kembali.
    Rp 140.000,00
Subscribe