Please select a page for the Contact Slideout in Theme Options > Header Options

Seni, Desain, Arsitektur

Filters

Showing 1-24 of 35 products

View 24/48/All

Filter by price

1-24 of 35 products

  • Buku - Sejarah Hak Cipta Lukisan
    Buku - Sejarah Hak Cipta Lukisan

    Sejarah Hak Cipta Lukisan – Inda Citraninda Noerhadi

    , , ,
    Pengantar: A.D. Pirous Penerbit: Komunitas Bambu Tahun Terbit: 2012 Tebal: xviii + 406 halaman ISBN: 978-602-9402-15-5Kondisi: BaruKasus pemalsuan lukisan yang menjadi pemberitaan media massa sungguh mengguncangkan dunia seni rupa kita. Ia mengingatkan kita akan rapuhnya perlindungan hak cipta di bidang seni rupa di Indonesia. Lukisan-lukisan karya para maestro dipalsukan dengan canggihnya, dan sadar atau tidak, telah menjadi milik para kolektor. Belum lagi kasus pencurian lukisan dan lolosnya lukisan-lukisan palsu dan curian di balai lelang di Hong Kong dan Singapura.Buku ini mencoba memaparkan bukan hanya praktik pemalsuan lukisan, tetapi juga mencoba menelusuri sejarah perlindungan hak cipta di Barat dan Indonesia. Bagaimana kesadaran hak cipta itu tumbuh di kalangan perupa dan pemerintah sebuah negara, dan bagaimana pula ia mempengaruhi hukum internasional di kemudian hari. Buku ini juga merinci upaya-upaya jitu untuk menghindari pemalsuan lukisan dan bentuk-bentuk kriminalisasi lainnya.
    Rp 95.000,00
  • Buku - The Essential Willem de Kooning
    Buku - The Essential Willem de Kooning

    The Essential Willem de Kooning – Catherine Morris

    , ,
    Penerbit: Cader Books Tahun Terbit: 1999 Tebal: 112 halaman ISBN: 08-3621-93-3Kondisi: BekasHere's a series of quick, savvy, entertaining books on artists and pop culture at a popular price. It's for readers who want easy access to information and who are turned off by art-world jargon.With cutting-edge tone and text, these innovative, richly illustrated, compact books (6" x 6" gift size) are targeted at busy people who've heard of these much-discussed artists -- and who know that many people, for some reason, think these artists are important -- but honestly don't get what the big fuss is all about.Abrams produces fine illustrated books with such major art institutions as the Museum of Modern Art in New York and the Louvre.
    Rp 70.000,00
  • Buku - Balance
    Buku - Balance

    Balance – Melly Goeslaw

    , , ,
    Pengantar: Rahayu Supanggah Penerbit: Komunitas Bambu Tahun Terbit: 2012 Tebal: 122 halaman ISBN: 978-602-9402-11-7Kondisi: BaruMelalui buku ini, Melly Goeslaw memperlihatkan sejumlah kondisi nyata dalam industri musik Indonesia saat ini, yang sayangnya lebih terasa mengenaskan daripada menggembirakan. Euforia terhadap jenis musik tertentu yang sedang populer menjadikan banyak pihak memilih untuk mengekor demi mencicipi popularitas tersebut alih-alih menggali kreativitas dan menyodorkan hal baru. Tekanan dari tren ring back tone (RBT) menjadikan sebuah lagu diciptakan secara instan tanpa melalui proses rancang-bangun dan aransemen. Hubungan antara penyanyi dan komposer tidak lagi didasarkan pada perjodohan hati, melainkan laku atau tidak lakunya lagu yang diciptakan sang komposer. Bahkan fans diciptakan melalui jejaring sosial sehingga kesetiaan penggemar cenderung bersifat musiman.*"Melly bicara tentang 'seni'. Tidak sekedar sebagai 'entitas estetika', tetapi sebagai 'wacana'. Dalam konteks sosial, baginya 'seni' berkaitan dengan komposer, penyanyi, publisher, dan fans. Sebagai makhluk sosial, 'seniman' yang genuine baginya adalah yang hidup berlandaskan kejujuran, bukan ketenaran sesaat. Sebagai komposer dan penyanyi sekaligus, Melly jelas tidak berbicara tentang seni musik semata, tetapi tentang hakikat 'seni' dan “seniman” secara umum. Di sinilah letak nilai karya tulisnya."– Prof. Dr. Benny H. Hoed
    Rp 50.000,00
  • Buku - Toekar Tambah
    Buku - Toekar Tambah

    Toekar Tambah: Asimilasi Paksa dan Rela – Nindityo Adipurnomo dan Mella Jaarsma

    , , ,
    Penerbit: Semarang Contemporary Art Gallery Tahun Terbit: 2012 Tebal: 128 halamanKondisi: New Old StockStudi dan penelitian tentang Peranakan di Indonesia boleh dibilang masih sangat langka. Ada beberapa buku yang mengetengahkan foto-foto barang peninggalan, seperti furniture dan perabot rumah tangga dan pelbagai pernak-perniknya, kain batik Peranakan, sampai arsitektur bangunan Peranakan di Asia Tenggara. Namun, hanya sedikit buku yang mengulas dari konteks sejarah dan kebudayaannya.Buku ini diterbitkan menyertai pameran seni rupa Nindityo Adipurnomo dan Mella Jaarsma di Semarang Gallery tanggal 19 Februari-9 Maret 2012. Nindit dan Mella melakukan riset dan studi budaya asimilasi Peranakan di kota Semarang dan Lasem sebelum menuangkannya ke dalam proses kreatif berkarya mereka.
    Rp 75.000,00
  • Il Cerchio - Bruno Munari
    Il Cerchio - Bruno Munari

    Il Cerchio – Bruno Munari

    , ,
    Penerbit: Corraini Tahun Terbit: 2016 Bahasa: Italia ISBN: 978-88-7570-048-5Kondisi: Bekas"... il cerchio ha relazioni divine: un cerchio semplice ha rappresentato fin dai tempi antichi e rappresenta ancora oggi l'eternità, non avendo né principio né fine."- Bruno Munari
    Rp 78.000,00
  • Buku Bentang Tubuh Batu dan Hasrat
    Buku Bentang Tubuh Batu dan Hasrat

    Bentang Tubuh Batu dan Hasrat: Sejumlah Esai Seni Rupa – Kris Budiman

    , , ,
    Penerbit: Nyala Tahun Terbit: 2018 Tebal: x + 107 halaman ISBN: 978-602-50721-3-0Kondisi: Baru"Hasrat saya memang kerap terbagi-bagi. Paling mudah terbaca di permukaan mungkin hasrat terhadap sastra karena sejak di fase awal, apa boleh buat, saya sudah terlanjur terpuruk di situ. Akan halnya seni rupa, pun kajian budaya visual secara lebih luas, jejak-jejaknya mungkin hanya terekam di dalam sedikit buku saya tentang semiotika visual--selebihnya hanya teredam di ruang-ruang kelas sehingga luput dari publisitas. Bahkan, andai ditinjau jauh ke belakang, saya tidak lagi ingat sejak kapan persisnya mulai menulis tentang seni rupa."- Kris Budiman
    Rp 65.000,00
  • DariKandinskySampaiWianta
    DariKandinskySampaiWianta

    Dari Kandinsky sampai Wianta: Catatan-Catatan Seni Rupa (1975-1997) – Siti Adiyati

    , , ,
    Penerbit: Yayasan Jakarta Biennale Tahun Terbit: 2017 ISBN: 978-602-60855-9-7Kondisi: BaruDekade 80-an seperti masa inkubasi bagi para seniman garda depan Indonesia setelah Gerakan Seni Rupa Baru (GSRB) meletup dan kemudian tutup. Saat-saat kematiannya lebih senyap dibanding kegegeran ketika gerombolan itu lahir dan merucut ke dunia. Tulisan-tulisan Siti Adiyati justru secara tak sengaja mengisi kekosongan atau suasana nglangut pasca ribut-ribut avant-gardisme atau tertib ideologisme pasca pembantaian 1965.Di masa itu, seniman-seniman mau "meluaskan" praktiknya ke mana pun, --bahkan termasuk yang mengaku pensiun-- siapa tahu ada percikan ide untuk balik lagi, kelak sebagai seniman yang lebih baru. Kalau tidak, ya tidak apa-apa. Di mana-mana sepanjang mata memandang, toh "kolam" kehidupan masih itu-itu dan begitu-begitu juga.Kumpulan catatan Siti Adiyati ini sebenarnya tidak pernah diniatkan jadi buku. Sejumlah tulisannya yang sempat dikumpulkan ini terutama mencatat pameran dan peristiwa seni rupa pada masa 80-an sampai pertengahan 90-an. Sebelum penulisnya sendiri lebih memilih untuk pensiun menulis dan ingin berkarya sebagai seniman.
    Rp 50.000,00
  • MelampauiCitraDanIngatan
    MelampauiCitraDanIngatan

    Melampaui Citra dan Ingatan: Bunga Rampai Tulisan Seni Rupa 1968-2017 – Bambang Bujono

    , , , ,
    Editor: Ardi Yunanto Esei Pengantar: Hendro Wiyanto Penerbit: Yayasan Jakarta Biennale Tahun Terbit: 2017 Tebal: 574 halaman ISBN: 978-602-5061-00-4Kondisi: BaruBuku ini merupakan bunga rampai pertama tulisan-tulisan seni rupa Bambang Bujono. Akrab dipanggil Bambu, ialah penulis seni rupa paling produktif dengan masa dedikasi paling lama di Indonesia. Sejak 1968, ia telah menghasilkan setidaknya 419 tulisan berupa ulasan, esei, dan artikel seni rupa di berbagai media massa, buku, katalog--maupun makalah dalam diskusi dan lokakarya. Isi buku ini mencakup periode sepanjang 1968-2017, terdiri atas 101 tulisan dalam lima bab dan dilengkapi dengan 38 foto karya, seniman, maupun suasana pameran. Melalui buku ini, kita akan diajak mengunjungi kembali berbagai peristiwa seni rupa selama lebih dari empat dekade--khususnya di Jakarta-- dan mencermati lebih dekat, misalnya, fenomena pertumbuhan galeri, peran kolektor, kondisi koleksi, sampai lukisan palsu. Semua itu bisa kita lihat kembali melalui pemikiran seorang kritikus yang selalu menulis dengan lugas, bebas jargon, sesekali jenaka, dengan deskripsi yang kuat. Buku ini merupakan sumbangan berharga bagi perkembangan seni rupa Indonesia.
    Rp 150.000,00
  • SeniPertunjukanIndonesiaPascaOrderBaru
    SeniPertunjukanIndonesiaPascaOrderBaru

    Seni Pertunjukan Indonesia Pasca Orde Baru

    , , ,
    Editor: Barbara Hatley, G. Budi Subanar, Yustina Devi Ardhiani Penerbit: Penerbit Universitas Sanata Dharma Tahun Terbit: 2014 Tebal: 327 halaman ISBN: 978-602-9187-66-3Kondisi: Baru"... Mengapa Orde Baru masih harus ada dalam kerangka analisis kita? Mengapa kita tidak bisa melakukan yang lebih baik selain menambahkan 'pasca' untuk membicarakan yang kekinian? Saya sangat menanti-nanti masa di mana kita memutuskan bahwa Orde Baru sudah berakhir dan hanya merupakan suatu tahap dalam rentangan sejarah yang acak dan lebar. Dan belum tentu jadi masa yang paling menentukan."- Ariel Heryanto*... Segala upaya dalam menghasilkan festival-festival lokal dan acara-acara budaya lain merupakan cara untuk menghidupkan lagi sesuatu yang selama ini ditekan tidak hanya oleh Orde Baru, tetapi juga ditutupi wajah globalisasi. Saat ini, jika para akademisi mendengar kata 'lokal', secara naluriah akan beraksi melawannya, menolak pesan esensi yang terkandung di dalamnya. Namun, merayakan yang lokal tidak jarang merupakan tanggapan strategis terhadap globalisasi, yang dilakukan oleh orang-orang yang kebetulan berada dalam ruang dan waktu yang sama."- Chua Beng Huat"Salah satu kegelisahan yang disebutkan dalam beberapa tulisan di sini ialah kegelisahan akan hilangnya musuh bersama dan krisis teater politik. Ide bahwa ketiadaan musuh bersama tersebut akan membuka suatu ruang kekosongan dalam produksi budaya itu senada dengan sentimen-sentimen yang dilontarkan saat reunifikasi Jerman pada 1989.Dan ini sangat terasa sekali di Berlin. Teater-teater Jerman Barat dan Timur, mendadak dala semalam tidak lagi dipisahkan musuh bersama, yaitu 'yang lain (the Other) ...."- Denise Varney
    Rp 120.000,00
  • Obrigado
    Obrigado

    Obrigado – Editor: Andra Matin, Salman R. Zahrawan, Talisa Dwiyani

    , , ,
    Penerbit: a.Publication Tahun Terbit: 2015 Tebal: 393 halaman Bahasa: Indonesia ISBN: 978-979-19522-1-7Kondisi: Baru“Portugal bukanlah negara dengan bendera yang memiliki warna putih. Juga tidak memiliki suatu aturan mengenai warna pada bangunan. Namun putih menjadi suatu keseragaman dalam arsitekturnya, seperti kesepakatan yang tidak pernah dibicarakan. Di perjalanan kedua ini, lebih mudah bagi saya untuk memahami alasannya, dengan berjalan bersama dua puluh enam orang yang entah kenapa selalu berpakaian hitam di tiap harinya.”– Fandy Gunawan
    Rp 350.000,00
  • Haikk!
    Haikk!

    Haikk! – Andra Matin

    , , ,
    Penerbit: a. Publication Tahun Terbit: 2008 Tebal:400 halaman Bahasa: Indonesia ISBN: 978-979-17627-0-0Kondisi: BaruBuku ini adalah kumpulan catatan dari 21 petualang, orang-orang yang punya minat luar biasa pada Arsitektur, tentang kunjungan singkat mereka ke Jepang yang lebih berupa hasil permenungan, tidak semuanya serius, catatan tergesa-gesa, kesan-kesan pribadi, rekaman candid, hasil scanning ... segalanya yang mungkin terjadi dalam 10 hari. Tidak semuanya akan bercerita tentang arsitektur. Banyak juga yang membahas tentang hal yang remeh. Tapi, seperti kata Tadao Ando, ‘Life governs Architecture’, dan bukan sebaliknya. Di dunia baru inilah mereka akan menemukan banyak jawaban atas pertanyaan mereka. Di atas semua itu, setiap penjelajahan akan menghadiahi masing-masing orang yang mencari sesuatu yang sangat berharga: jati diri.
    Rp 285.000,00
  • Andy Warhol The King of Pop Art - Florentia SJ
    Andy Warhol The King of Pop Art - Florentia SJ

    Andy Warhol: The King of Pop Art – Florentia SJ

    , , ,
    Penerbit: Tomato Books Tebal: 337 halaman Bahasa: Indonesia ISBN: 978-602-6197-52-8Kondisi: BaruMempelajari Andy Warhol sama dengan menyadari bahwa tak ada yang baru pada segala apa yang ada di dunia seni dan budaya pop hari ini. Andy Warhol, memuncaki budaya populer dunia pada dekade 60’an dan mungkin tidak berlebihan untuk menyebutnya sebagai salah satu seniman paling jenius abad 20. Buku ini merangkum perjalanan hidup Warhol dari masa kecilnya, seksualitas, musik, politik, selebritas dan tentu saja, seni rupa.
    Rp 80.000,00
  • Djiwa Manis Indoeng Disajang - Haryadi Suadi
    Djiwa Manis Indoeng Disajang - Haryadi Suadi

    Djiwa Manis Indoeng Disajang: Djilid I – Haryadi Suadi

    , , ,
    Penerbit: Pustaka Jaya Tahun Terbit: 2017 Tebal: 381 halaman Bahasa: Indonesia ISBN: 978-979-8004-06-3Kondisi: BaruDjiwa Manis Indoeng Disajang menggambarkan perkembangan musik dan dunia hiburan di Indonesia tempo dulu–dari akhir abad ke-19 hingga masa kemerdekaan. Terdiri dari tiga jilid, masing-masing membahas tema-tema terntentu yang berkembang dalam dunia musik dan hiburan Indonesia secara mendalam dan kaya-akan-data.Jilid I mengungkap musik keroncong dengan segala hal ihwalnya, dari asal muasalnya, hingga para pelakunya yakni penyanyi, pemusik dan pencipta lagu. Jilid II berisi pembahasan jenis lagu-lagu hiburan lainnya, seperti stambol, irama Melayu, gambus, gambang keromong, lagu anak-anak, lagu rohani, himne dan lagu kebangsaan. Pengaruh Barat juga mempunyai peran penting dalam “menentukan” jalannya perkembangan musik kita. Dalam kaitan itu dibahas musik Indonesia bergaya modern, seperti langgam modern, jazz, dan irama Hawaii. Adapun jilid III berisi pembahasan perihal hadirnya seni musik asing (Belanda, Inggris, dan Amerika) di Tanah Air kita. Khususnya musik Amerika yang dalam kenyataannya hidup dengan subur dan telah berpengaruh besar terhadap jalannya sejarah musik di Indonesia. Juga sejarah rekaman, sarana hiburan, seperti pasar malam, gedung kesenian, hotel, restoran, film bicara, siaran radio, dan sandiwara. Demikian pula soal cipta-mencipta lagu yang juga termasuk hal yang tidak terpisahkan dari perkembangan dunia musik. Sebagai penutup jilid III, diungkap situasi dan kondisi musik dan dunia hiburan di masa penjajahan Jepang. Betapa antinya Jepang terhadap seni budaya Barat (Amerika dan sekutunya), sehingga penguasa baru ini telah menghancurkannya tanpa tersisa. Pada masa itulah terjadi peristiwa pembelokan secara mendadak terhadap jalannya perkembangan musik Indonesia, dari Barat ke Timur.
    Rp 330.000,00
  • Tentang Bermain Drama - WS Rendra
    Tentang Bermain Drama - WS Rendra

    Tentang Bermain Drama – Rendra

    , , ,
    Penerbit: Pustaka Jaya Tahun Terbit: 2017 Tebal: 88 halaman Bahasa: Indonesia ISBN: 978-979-419-459-1Kondisi: BaruDengan gaya langsung dan tak bertele-tele, si Burung Merak Rendra, sang dramawan dan penyair besar Indonesia, menyuguhkan pengantar ilmu bermain drama bagi remaja. Bukan hanya itu, dipaparkan juga seluk-beluk produksi dalam pementasan lakon sehingga para pembaca muda dapat belajar manajemen produksi dalam seni pertunjukan.Pada akhir setiap bab disertakan beberapa poin latihan bagi pembaca yang serius ingin mengasah diri dalam seni drama. Di sini Rendra menunjukkan kemampuannya sebagai guru ideal di bidangnya. Apalagi, yang disuguhkan bukan hanya teknik menjadi aktor, tetapi juga sejarah singkat drama dari masa ke masa di berbagai negeri.
    Rp 33.000,00
  • What is Graphic Design - Quentin Newmark
    What is Graphic Design - Quentin Newmark

    What is Graphic Design? – Quentin Newark

    , ,
    Penerbit: Page One Publishing Tahun Terbit:2007 Tebal: 255 halaman Bahasa: Inggris ISBN: 978-981-245-617-5Kondisi: BaruIssues Design does not take place in a vacuum. This book starts by exploring all of the issues that shape design, including economics, ethics, technology, theory, and developments in the other arts. It looks at how design has evolved over the centuries–from its origins in medieval Germany to today, including areas such as corporate branding, magazines, television titles, and websites.Anatomy What is Graphic Design? breaks the discipline down into its elements, looking at typography, how text and picture combine–the essence of graphic design–and how the process of reproduction underpins every aspect of design.Portofolios There is no single ideal for how a designer should be. They can practice alone or be a part of a large group, and can write, edit, curate, take photographs, design typefaces, and be an enterpreneur. This book concludes with an analysis of a diverse group of young designers who illustrate just how broad and rich the profession can be.
    Rp 250.000,00
  • PameranKeliling
    PameranKeliling

    Pameran Keliling: Sebuah Panduan Praktis untuk Galeri dan Museum Seni Indonesia

    , ,
    Penerbit: Asialink/NETS Victoria dengan dukungan dari The Ford Foundation Tahun Terbit: 2010 Tebal: 64 halamanKondisi: BaruPameran Keliling; sebuah panduan praktis bertujuan untuk membantu para kurator, seniman dan pekerja budaya lainnya di Indonesia untuk menangani proses praktik penciptaan, pemasangan dan perjalanan sebuah pameran seni di Indonesia dan luar negeri.Teks ini telah direproduksi sebagian besar dari sebuah buku panduan yang ditulis oleh Sara Kelly pada 1994, Executive Officer dari the National Exhibition touring Scheme (NETS), di Victoria, Australia. Kecuali dinyatakan sebaliknya, semua teks ditulis oleh Sara Kelly. Buku panduan ini awalnya ditujukan kepada galeri dan museum regional Australia, di mana keahlian profesional para spesialis tidak mudah didapatkan, sehingga disusunlah sebuah panduan yang dapat membantu pelaksanaan pameran di lembaga-lembaga tersebut. Setelah 20 tahun berpameran di Asia, Asialink merasa bangga dapat bekerjasama dengan NETS Victoria untuk menerbitkan buku ini di Indonesia. Buku ini mencakup diagram dan kerangka proforma yang dapat diadaptasi untuk penggunaan di Indonesia.
    Rp 25.000,00
  • SeniManubilis
    SeniManubilis

    Seni Manubilis – Semsar Siahaan 1952-2005

    , , ,
    Penulis: Semsar Siahaan, Melati Suryodarmo, Halim HD, Yayak Yatmaka, Mohamad Cholid, Sanento Yuliman, Danarto, Sujiwo Tejo, Yvonne Owens, Bre Redana, dan Astri Wright. Penerbit : Nyala & Yayasan Jakarta Biennale Tahun Terbit: 2017 Tebal: x + 196 halaman Bahasa : Bilingual (Indonesia dan Inggris) ISBN: 978-602-50721-0-9Kondisi: Baru"Semsar Siahaan adalah salah satu sosok penting dalam sejarah seni rupa Indonesia. Ia banyak memiliki catatan pemikiran yang bisa menjadi refleksi, tidak hanya di di dunia seni rupa, tapi juga bagi masyarakat luas. Semsar Siahaan melihat peran seni secara kritis dalam kontribusinya terhadap kemanusiaan dan hak asasi manusia melalui karya-karyanya dan keterlibatannya dalam berbagai aktivitas sosial politik, lingkungan hidup, pendidikan anak, hak asasi manusia dan gerakan kesetaraan gender. Semuanya itu dihimpun ke dalam aksi-aksinya menentang rezim Orde Baru, atau rezim estetika yang dianggapnya sebagai tembok granit penghalang kebebasan, keberagaman dan kesetaraan."Penerbitan buku Semsar Siahaan, walaupun mungkin hanya berupa sebagian dari jejaknya, diharapkan bisa ikut menjadi pemantik bagi siapa saja untuk menelusuri dan melacak lebih mendalam catatan biografis, esei, dan ulasan kritik sebagai bagian penting dari mozaik sejarah seni rupa Indonesia."- Melati Suryodarmo
    Rp 75.000,00
  • Kebudayaan-di-Nusantara-e1519207544609
    Kebudayaan-di-Nusantara-e1519207544609

    Kebudayaan di Nusantara – Edi Sedyawati

    , , ,
    Penerbit: Komunitas Bambu Tahun Terbit: 2014 Tebal: 538 halaman ISBN: 978-602-9402-41-4Kondisi: BaruSebagai intelektual yang telah lebih dari 40 tahun menggeluti kebudayaan dalam arti luas, Edi Sedyawati dalam buku ini memperlihatkan penguasaannya yang luas dan dalam mengenai tempat dan peran kebudayaan yang dikaitkan dengan nasionalitas. Terkait dengan hal itu, dalam buku ini dibahas modal budaya sebagai kekuatan bangsa, budaya nasional dan suku bangsa, budaya dan karakter bangsa, budaya dan persatuan nasional, serta budaya dan pendidikan nasional.Ide nasionalitas dalam budaya ini juga dibawa dengan mengupas museum, batik, keris, ekonomi kreatif, lembaga adat, kelautan, ingatan kolektif, koleksi negara, gaya seni, Pancasila, arkeologi, seni tradisi, local genius, wayang, filsafat Jawa, makanan, dan obat-obatan tradisional. Melalui pengungkapan dengan gaya narasi sastra yang enak dibaca, sebagai budayawan yang matang secara akademis, penulis juga mengungkap budaya dalam proses dan variannya. Sebut saja tentang kebutuhan masyarakat akan pengetahuan tradisional, ketuhanan dalam seni Nusantara, makna simbol pada tari daerah Nusantara, asal usul aksara-aksara Nusantara, juga penataan air pada masa Jawa kuno. Selain itu, dibuat juga ulasan-ulasan tentang Tor-tor Batak, Candi Borobudur, panakawan di masa Majapahit, kesenian di pesantren, sastra Melayu, pencak silat, dan tradisi lisan serta ungkapan seni pada relief Prambanan.
    Rp 160.000,00
  • Dedikasi Satu Dekade
    Dedikasi Satu Dekade

    Dedikasi Satu Dekade– Hawe Setiawan & Agung Hujatnikajennong (ed.)

    , , ,
    Penerbit: Yayasan Selasar Sunaryo Tahun Terbit: 2008 Tebal: 186 halaman Bahasa: Indonesia ISBN: 978-979-18373-0-9Kondisi: BaruSepuluh tahun telah berlalu sejak Selasar Sunaryo Art Space (SSAS) didirikan pada 1998. Bermula dari inisiatif pribadi Sunaryo, salah seorang seniman senior di Indonesia, SSAS tumbuh dan berkembang dengan melibatkan sejumlah kurator dan pemikir budaya. Dengan bangunan artistik rancangan arsitek Baskoro Tedjo, yang berdiri di atas salah satu bukit yang memagari Kota Bandung, ruang seni tersebut dari hari ke hari mewadahi beragam kegiatan seni dan budaya, mulai dari pameran seni rupa hingga festival sastra, mulai dari pementasan teater hingga pemutaran film. Dengan pusparagam kegiatan yang selama ini diwadahinya, SSAS mampu melampaui batas-batas orientasi sebuah galeri atau mengatasi cakupan kegiatan sebuah museum. Dengan demikian, SSAS telah menjadi sebentuk wahana kultural yang unik.Buku ini merupakan bungarampai yang menghimpun kesan, amatan, dan harapan sejumlah orang yang selama ini terlibat, baik secara langsung maupun secara tidak langsung, dalam berbagai kegiatan yang diwadahi SSAS. Bagi SSAS sendiri, buku ini merupakan rekam jejak dari perjalanannya selama satu dasawarsa terakhir, sekaligus lecutan untuk terus mengembangkan kegiatan-kegiatannya di kemudian hari. Bagi khalayak umum, buku ini merupakan panduan yang bermanfaat untuk memahami berbagai situasi spesifik dalam kancah kebudayaan di Indonesia melalui kehadiran dan aktivitas sebuah ruang seni di Bandung.
    Rp 240.000,00
  • Buku - Perjalanan Tak Bermodal
    Buku - Perjalanan Tak Bermodal

    Perjalanan Tak Bermodal – Nasjah Djamin

    , , , ,
    Penerbit: Nyala Tahun Terbit: 2017 ISBN: 978-602-60855-7-3Kondisi: BaruBeramai-ramai denga kawanan pelukis lain kami menyerbu tembok-tembok dinding d tengah kota Medan bersenjatakan kuas dan cat. Tiap dinding, tiap tembok gedung dan rumah yang terluang, kami tulisi dengan semboyan-semboyan. Besar-besar kami tulisi semboyan itu, dalam bahasa Indonesia, dalam bahasa Inggris, dan dalam bahasa Belanda.Juga dinding kereta api kami tulisi. Tak jarang kami diancam oleh peluru tapi kami terus menyerbu dinding-dinding yang belum ditulisi. Kalau tak dapat di siang hari, kami menyerbu malam hari.
    Rp 52.000,00
  • Buku-Film-Ideologi-dan-Militer-e1513749918644
    Buku-Film-Ideologi-dan-Militer-e1513749918644

    Film, Ideologi, & Militer: Hegemoni Militer dalam Sinema Indonesia – Budi Irawanto

    , , ,
    Pengantar: Eros Djarot Penerbit: Warning Books, Jalan Baru, & INSISTPress Tahun Terbit: 2017 (Edisi II) Tebal: xxxvii + 267 halaman ISBN: 978-602-0857-42-8Kondisi: Baru"Melalui sinema yang diklaim sebagai ‘film sejarah’ rezim Orde Baru mengkonstruksikan format relasi sipil-militer, memberi legitimasi historis yang mungkin artifisial terhadap dwifungsi ABRI serta memperkuat cengkeraman kekuasan Soeharto dengan penonjolan-penonjolan perannya semasa revolusi fisik 1945-1949.'Buku ini berisi kajian semiotik atas tiga ‘film sejarah’, yakni Enam Djam di Jogja, Janur Kuning dan Serangan Fajar. Terlihat betapa media film sangat efektif untuk membangun citra bagi kekuasaan. Peran militer dilukiskan begitu ideal dalam menjalin hubungan dengan masyarakat sipil, justru ketika secara mencolok terjadi marjinalisasi peran kaum sipil (baik rakyat jelata maupun diplomat yang berjuang di meja perundingan) dalam proses mempertahankan kemerdekaan."Suatu ‘hiperbolisasi sejarah’ bisa dilakukan melalui media film. Namun sebuah teks sejarah akan diuji oleh sejarah itu sendiri. Sejarah yang hiperbolis tidak lebih dari sebaris teks advertensi kekuasaan yang kosong tanpa isi."- Budi Irawanto
    Rp 65.000,00
  • Buku-Anatomi-e1508395856224
    Buku-Anatomi-e1508395856224

    Anatomi: Ukiran Arsitektur Tradisional Banjar

    , ,
    Penulis: Bani NM, Prima WW, Dahliani, Ibnu Saud, Edwin NV Penerbit: Wastu Lanas Grafika Tahun Terbit: 2009 Tebal: 132 halaman ISBN: 978-602-8114-36-3Kondisi: BaruUkiran merupakan salah satu karya seni manusia tertua yang masih dapat dilihat hingga sekarang. Sejak munculnya peradaban bangsa Mesir, ukiran telah dibuat. Dalam perjalanan peradaban bangsa-bangsa di dunia selanjutnya, ternyata ukiran tersebut memiliki saling keterkaitan yang jelas.Ukiran Banjar sendiri mendapat pengaruh dari beberapa motif dari luar yang masuk ke Kalimantan seiring dengan pembentukan masyarakat Banjar. Motif tersebut, di antaranya dari Cina, India, dan Persia Arab, mengalami perubahan dan perkembangan, sesuai dengan lingkungan budaya dan pemikiran masyarakat Banjar yang berkembang saat itu.Hingga kini, keberadaan ukiran pada arsitektur tradisional Banjar turut memperkaya kosa kata motif yang berkembang pada ukiran bangsa-bangsa di dunia.
    Rp 100.000,00
  • Buku - Menanam Padi di Langit
    Buku - Menanam Padi di Langit

    Menanam Padi di Langit – Puthut EA

    , , ,
    Penyunting: Prima S. Wardhani Penerbit: EA Books Tahun Terbit: 2016 Tebal: 342 halaman ISBN: 978-602-1318-42-3Kondisi: BaruMemaparkan kisah hidup tiga perupa muda Indonesia (Bob, Teddy, dan Toni) lengkap dengan kegilaan, kekonyolan, kisah cinta, proses kreatif, impian dan jalinan persahabatan di antara mereka. Kisah mereka ditempatkan dalam konteks sosial dan politik, juga di telatah seni rupa Indonesia.*"Buku ini memberikan banyak perspektif baru dalam memandang seni rupa. Bukan seni rupa dari perihal teknis ... melainkan dari sisi manusiawi, dari sisi pembuatnya. Dari sebuah karya yang dahsyat, selalu ada cerita tak kalah dahsyat dari penciptanya. Tepat di sana, buku ini sangat berhasil menceritakan kisah-kisah ajaib dari seniman-seniman yang juga ajaib. Puthut bisa mengungkapnya dengan menalir. Ada tawa yang meledak. Kepedihan. Perpisahan. Kegilaan. Semua berkelindan menjadi kisah yang sangat menarik untuk dibaca. Setiap halaman buku ini bisa memberikan kejutan yang tak terduga."- Nuran Wibisono
    Rp 100.000,00
  • Buku - All Messed Up
    Buku - All Messed Up

    All Messed Up – Unpredictable Graphics – Anna Gerber

    , ,
    Penerbit: Harper Design Tahun Terbit: 2004 Tebal: 208 halaman Bahasa: Inggris ISBN: 978-185-669-390-5Kondisi: New Old StocksAll Messed Up: Unpredictable Graphics explores the important role that mistakes and accidents play in the creative process.In striving for perfection, we often make mistakes. In aiming for flawless work, things often go wrong. Sometimes these mistakes and accidents end up working to the designer's advantage. To realize this is to override long-standing preconceptions that define such occurrences as fundamentally wrong. All Messed Up creates a space for work in which mistakes, accidents and the unpredictable are celebrated. Featuring work by established and emerging graphic designers from around the world, the book illustrates how embracing and even seeking out accidents can create ground-breaking work. The book is divided into three sections: Mistakes (where something has gone wrong, such as a printer error); Chance (where chance occurrences or found objects are incorporated into a piece of work); and System (where a system is created to actively encourage unpredictability). It ends with a series of interviews with five leading figures: Ian Anderson, Stefan Sagmeister, Paul Elliman, Stuart Bailey and April Greiman.
    Rp 245.000,00
Subscribe