Please select a page for the Contact Slideout in Theme Options > Header Options

Sejarah, Filsafat, Budaya

Filters
  • Sorry, this product cannot be purchased.

Showing 193-216 of 269 products

View 24/48/All

Filter by price

193-216 of 269 products

  • Buku - A History of Classical Malay Literature
    Buku - A History of Classical Malay Literature

    A History of Classical Malay Literature – Liaw Yock Fang

    , , ,
    Penerbit: Yayasan Pustaka Obor Indonesia & ISEAS Pubishing Tahun Terbit: 2013 Bahasa: Inggris Tebal: 505 halaman ISBN: 978-979-461-810-3 Kondisi: Baru This is a detailed, narrative-based history of Classical Malay Literature. It covers a wide range of Malay texts, including folk literature; the influence of the Indian epics and shadow theatre literature; Panji tales; the transition from Hindu to Muslim literary models; Muslim literature; framed tales; theological literature; historical literature; legal codes; and the dominant forms of poetry, the pantun and syair. The author describes the background to each of these particular literary periods. He engages in depth with specific texts, their various manuscripts, and their contents. In so doing, he draws attention to the historical complexity of traditional Malay society, its worldviews, and its place within the wider framework of human experience. Dr Liaw’s A History of Classical Malay Literature will be of benefit to beginning students of Malay Literature and to established scholars alike. It can also be read with benefit by those with a wider interest in Comparative Literature and in Southeast Asian culture in general.
    Rp 220.000,00
  • Buku - Menanam Padi di Langit
    Buku - Menanam Padi di Langit

    Menanam Padi di Langit – Puthut EA

    , , ,
    Penyunting: Prima S. Wardhani Penerbit: EA Books Tahun Terbit: 2016 Tebal: 342 halaman ISBN: 978-602-1318-42-3 Kondisi: Baru Memaparkan kisah hidup tiga perupa muda Indonesia (Bob, Teddy, dan Toni) lengkap dengan kegilaan, kekonyolan, kisah cinta, proses kreatif, impian dan jalinan persahabatan di antara mereka. Kisah mereka ditempatkan dalam konteks sosial dan politik, juga di telatah seni rupa Indonesia. * "Buku ini memberikan banyak perspektif baru dalam memandang seni rupa. Bukan seni rupa dari perihal teknis ... melainkan dari sisi manusiawi, dari sisi pembuatnya. Dari sebuah karya yang dahsyat, selalu ada cerita tak kalah dahsyat dari penciptanya. Tepat di sana, buku ini sangat berhasil menceritakan kisah-kisah ajaib dari seniman-seniman yang juga ajaib. Puthut bisa mengungkapnya dengan menalir. Ada tawa yang meledak. Kepedihan. Perpisahan. Kegilaan. Semua berkelindan menjadi kisah yang sangat menarik untuk dibaca. Setiap halaman buku ini bisa memberikan kejutan yang tak terduga." - Nuran Wibisono
    Rp 100.000,00
  • Buku-KumpulanSuratDrijarkara
    Buku-KumpulanSuratDrijarkara

    Kumpulan Surat Romo Drijarkara

    , ,
    Penyunting: F. Danuwinata, S.J. Penerbit: Universitas Sanata Dharma Tahun Terbit: 2013 Tebal: 244 halaman ISBN: 978-979-1088-52-6 Kondisi: Baru Drijarkara sebagai pemikir dan pendidik jejaknya ditempatkan dalam tiga kelompok tulisan yang ditinggalkannya. Pertama, sebagai pengajar. Pengajar dalam artian menyiapkan bahan pembicaraannya, bahan ajarnya, yang secara jelas jernih, dan metodis, layaknya seorang guru. Tema-temanya tentu terkait dengan pokok-pokok yang tersebar di dalam majalah BASIS; dituliskan sejak 1953 dan terus berlanjut sampai akhir hayatnya. Gagasan-gagasan Drijarkara bergaung panjang bahkan setelah dia wafat.
    Rp 50.000,00
  • Buku-MengusikTataPenyelenggaraan
    Buku-MengusikTataPenyelenggaraan

    Mengusik Tata Penyelenggaraan Lingkungan Hidup dan Pemukiman – 70 Tahun Tjuk Kuswartojo – Buku 1 & 2

    , , ,
    Penyunting: Suparti Amir Salim, Ismet Belgawan Harun, Erwinthon P. Napitupulu Penerbit: Kelompok Keahlian Perumahan dan Permukiman Sekolah Arsitektur Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan Institut Teknologi Bandung Tahun Terbit: 2010 Kondisi: New Old Stock Bagian pertama dari buku ini dimulai dengan serangkaian tulisan tetang aspek paradigmatik pembangunan berkelanjutan atau yang berbasis pada kepentingan lingkungan. Di sini dibahas keterkaitan (yang seharusnya terjalin) antara pembangunan pada umumnya dan pembangunan lingkungan hidup; gagasan tentang bagaimana Piagam Bumi yang diselesaikan pada 2000 dan merupakan kelanjutan dari Deklarasi Agenda 21 di Rio de Janeiro pada tahun 1992, yang menjadi pedoman umum dunia tentang bagaimana membangun dunia yang berkelanjutan. Tulisan-tulisan berikutnya berisi gagasan yang lebih konkret tentang bagaimana pembangunan berkelanjutan dan yang berbasis pada pengembangan lingkungan hidup ini dijalankan, yaitu melalui pembangunan kepranataan pemerintahan yang responsif terhadap pembangunan berkelanjutan dan dimasukkannya dimensi lingkungan dalam pengaturan dan perimbangan pembangunan. Bagian ini menguraikan peran dan kapasitas pemerintahan di daerah, termasuk unsur lembaga perwakilan, bagaimana lembaga tersebut menjadi penting bagi penyelenggaraan pembangunan berkelanjutan. Dalam tataran yang lebih teknis, bagian kedua dari buku ini berisi sejumlah tulisan yang menyoroti dan menggagas fungsi dan aktivitas pengelolaan lingkungan. Mekanisme analisis mengenai dampak lingkungan (AMDAL) disorot dalam hampir seluruh tulisan di dalam bagian ini. Pada beberapa tulisan, diuraikan secara kritis hal-hal teknis pelaksanaan AMDAL, termasuk analisisnya. Pada tulisan berikutnya, diberikan gagasan tentang reformasi yang dapat dilakukan agar AMDAL menjadi instrumen yang lebih efektif untuk pengelolaan lingkungan.
    Rp 100.000,00
  • Buku - Sabda Zarathustra
    Buku - Sabda Zarathustra

    Sabda Zarathustra – Friedrich Nietzsche

    , , ,
    Pengantar: E. Forster Nietzsche Penerbit: Pustaka Pelajar Pertama kali diterbitkan dalam bahasa Jerman: 1883-1891 Bahasa: Indonesia Tebal: 497 halaman ISBN: 979-9289-86-5 Kondisi: Baru Pada musim dingin 1882-1883, aku tinggal di teluk Rapallo, tidak jauh dari Genoa, di antara Chiavari dan Tnjung Porto Fino. Kesehatanku tidak terlalu bagus dan musim dingin sangat dingin, sering sekali hujan. Penginapan kecil yang kusewa dekat dengan air, sehingga, kalau sedang pasang, tidur saya terganggu. Situasi ini, tentu saja, sangat mengganggu. Tapi, mereka seolah-olah meneguhkan keyakinanku bahwa segala yang penting dalam hidup selalu datang sekalipun ada berbagai halangan. Pada musim dingin dengan kondisi yang tidak menguntungkan itulah Zarathustra diciptakan. * Sabda Zarathustra merupakan uraian pena paling pribadi dari Nietzsche. Ia adalah sejarah pengalamannya yang paling individual, yakni sejarah persahabatan, angan-angan, kegembiraan dan dukanya yang paling kelam. Zarathustra adalah orang pertama yang melihat adanya roda dalam berputarnya peristiwa dalam pertarungan antara yang baik dan yang buruk. Dibanding pemikir lain manapun. Zarathustra lebih jujur dan lebih berani dalam mengungkap segala kebobrokan manusia yang diselubugi berbagai dalih yang tampak cemerlang dilihat dari luar
    Rp 90.000,00
  • Buku - Pelayaran dan Perniagaan Nusantara
    Buku - Pelayaran dan Perniagaan Nusantara

    Pelayaran dan Perniagaan Nusantara Abad Ke-16 dan 17 – Adrian B. Lapian

    , ,
    Penerbit: Komunitas Bambu Tahun Terbit: 2017 Tebal: xii+142 Bahasa: Indonesia Kondisi: Baru Dalam buku ini, Adrian B. Lapian menggambarkan sejarah yang masih kurang diketahui, yaitu sejarah pelayaran dan perdagangan sesudah kerajaan-kerajaan Hindu di Nusantara; masa pertumbuhan dan perkembangan kerajaan-kerajaan Islam, kira-kira antara tahun 1500 dan 1700. Adrian, yang dijuluki Nahkoda Sejarah Maritim Indonesia, mengajak kita menelusuri jejak penduduk Nusantara dengan budaya maritimnya yang telah mengembangkan suatu jaringan hubungan maritim yang sangat baik, didukung oleh kemajuan teknologi kapal, keahlian navigasi, dan suatu enterprising spirit yang besar. Buku yang singkat tapi padat ini merupakan referensi yang berupaya membawa kita mengenali pasang surut pada suatu episode penting zaman bahari di Nusantara.
    Rp 60.000,00
  • Buku - Maen Pukulan
    Buku - Maen Pukulan

    Maen Pukulan – Pencak Silat Khas Betawi – G. J. Nawi

    , ,
    Penerbit:Yayasan Pustaka Obor Indonesia Tahun Terbit: 2016 Tebal: xxvi + 342 halaman ISBN: 978-979-461-983-4 Kondisi: Baru Tidak dapat dipungkiri, dilihat dari tinggalan seni dan budaya, etnis Betawi terbentuk dari hasil akulturasi beberapa etnis yang pernah mendiami daerah yang kini menjadi ibu kota Republik Indonesia ini. Melalui evolusi yang panjang, proses peleburan beberapa etnis itu terjadi, sehingga melahirkan etnis dan kebudayaan baru, terlepas dari kebudayaan induk yang mempengaruhinya. Salah satu hasil produk akulturasi dan asimilasi itu adalah unsur kebudayaan ilmu bela diri pencak silat, yang masyarakat setempat menyebutnya Maen Pukulan. Latar belakang akulturasi dan asimilasi membuat Maen Pukulan sebagai pencak silat khas Betawi, yang memiliki kekayaan dan keragaman aliran-aliran, karakter gerak, bentuk jurus, bahkan senjata tradisionalnya. Seiring perjalanan waktu yang mengubah pola kehidupan masyarakat dan gencarnya arus globalisasi, Maen Pukulan semakin terpinggirkan. Keberadaannya tidak lagi menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Betawi. Buku ini tidak hanya berupaya menyajikan riwayat aliran Maen Pukulan Betawi yang dikumpulkan melalui tuturan lisan, tetapi juga ulasan yang dirangkum dari beberapa sumber sejarah tertulis. Demikian pula pemaparan karakter khas gerak dan ritual tradisi dari aliran Maen Pukulan yang dijumpai, serta kesenian yang terkait dengannya. Mudah-mudahan Maen Pukulan dapat menambah perbendaharaan dan wawasan bagi pembaca tentang seni dan budaya Betawi.
    Rp 85.000,00
  • Buku - Journalist Marco
    Buku - Journalist Marco

    Journalist Marco – Mas Marco Kartodikromo

    , , ,
    Penerbit: Octopus Tahun Terbit: 2017 Jumlah Halaman: vii + 224 ISBN: 978-602-747-0-361 Kondisi: Baru Mas Marco Kartodikromo memperoleh ilmu jurnalistik dari Raden Mas Tirto Adhi Soerjo ketika ia menjadi wartawan magang di Medan Prijaji pada 1909. Ia lantas menjadi jurnalis dan aktivis pembela rakyat pribumi yang ditindas oleh pemerintah kolonial Hindia Belanda. Pada 1914 Marco menjadi ketia Indlandsche Journalisten Bond (IJB) atau Perhimpunan Jurnalis Hindia. Pada tahun yang sama, ia memimpin Doenia Bergerak, surat kabar yang terbit pertama kali pada Maret 1914. Sejak itu pula, ia berkali-kali masuk bui akibat tulisan-tulisannya yang keras dan persdelict (pengadilan pers). Pada 21 Juni 1927, Marco dibuang oleh pemerintahan kolonial ke Boven Digoel, Papua. Kesukaran hidup dan tekanan mental membuatnya tak mampu bertahan lagi. Ia wafat di sana pada 1931. Buku ini merupakan kumpulan tulisan Marco di empat surat kabar yang pernah diawakinya, yaitu Doenia Bergerak, Sinar Hindia, Sinar Djawa, dan Hidoep. Isinya beragam, dari soal politik, keorganisasian, keredaksian surat kabar, hingga syair. Hal yang menyambungkan setiap tulisan di buku ini adalah napas dan semangat anti-penjajahan yang selalu disampaikan oleh Marco. Itulah sebab buku ini menjadi bukti tentang peran media massa di fase pergerakan anti-kolonialisme atau yang disebut dengan istilah “Zaman Bergerak”.
    Rp 70.000,00
  • Buku - Jurnalisme
    Buku - Jurnalisme

    Jurnalisme dan Politik di Indonesia – Biografi Mochtar Lubis – David T. Hill

    , , , ,
    Penerbit: Yayasan Pustaka Obor Indonesia Tahun Terbit: 2011 Tebal: xiv + 362 halaman ISBN: 978-979-461-788-5 Kondisi: Baru Mochtar Lubis adalah salah seorang pemimpin redaksi, pengarang, dan tokoh budaya Indonesia yang paling dikenal. Buku ini menelusuri peristiwa-peristiwa besar dalam jagad kehidupan Mochtar Lubis: seorang tokoh yang memberikan makna pada penafsiran sejarah pascaproklamasi kemerdekaan Indonesia. Selain menggambarkan ketokohan Mochtar Lubis secara pribadi, buku ini juga merupakan cerita tentang Indonesia pada paruh kedua abad ke-20, saat Indonesia menjadi bangsa merdeka, dan ketika media cetak serta orang-orang berpengaruh menguasai dan menerbitkan surat kabar, memainkan peran yang menentukan dalam kehidupan politik, pendidikan, dan budaya nasional, serta merumuskan arti Indonesia. Pada masa ini, para pemimpin redaksi yang berkepribadian kuat menguasai industri pers dan bersilat lidah dengan pemimpin bangsa. Mochtar Lubis adalah seorang pengkritik lantang terhadap penyalahgunaan kekuasaan dan merupakan "duri" bagi dua mantan presiden Indonesia. Pada masa Sukarno dan Suharto korannya dibreidel dan ia masuk penjara. Nama Mochtar Lubis pun identik dengan jurnalisme jihad. Buku ini berupaya menyajikan pembahasan yang mendalam tentang sejarah dan perkembangan media, sastra, dan sistem politik di Indonesia.
    Rp 75.000,00
  • Buku - Catatan Pinggir Sejarah Aceh1
    Buku - Catatan Pinggir Sejarah Aceh1

    Catatan Pinggir Sejarah Aceh – Perdagangan Diplomasi dan Perjuangan Rakyat – Prof. Dr. M. Dien Madjid

    , ,
    Penerbit: Yayasan Pustaka Obor Indonesia Tahun Terbit: 2014 Tebal: xiv + 430 halaman ISBN: 978-979-461-855-4 Kondisi: Baru Buku ini merupakan cahaya di tengah gulita yang menyenandungkan kisah heroisme Teungku Husin Lueng Bata. Selaksa peristiwa yang dijelajahinya senantiasa aktual untuk ditelaah di era posteknologi seperti sekarang ini, kendati raganya hancur menyatu dengan debu waktu, namun suaranya akan tetap menggelegar dari liang lahatnya. Yang terpenting dari semua ini adalah upaya memekarkan pekik sorak patriotisme dan nasionalisme yang kian pudar. Keberanian Teungku Husin mengusir Belanda dengan segala kepongahannya, tak ubahnya seperti perjalanan sebuah bangsa yang menghadapi badai besar berupa cobaan yang mendera, baik dari luar maupun dari dalam. Terlebih penjajahan yang tervisualisasi di masa ini adalah penjajahan ide, yang kerap kali mengaburkan pandangan. Terlihat baik namun jahat. Di era kekinian, memupuk patriotisme dan rasa cinta akan kebangsaan, persaudaraan, dan visi kemandirian, merupakan nilai-nilai keutamaan yang dapat dipetik dari kisah heroik Husin Leung Bata. Belum lagi ketika menimbang keadaan sosial tempat Husin Lueng Bata berjuang, segera tubuh ini dilemparkan ke ranah penuh dengan kegetiran, ketakutan, namun tersembul pula keinginan untuk angkat senjata melawan segala bentuk penindasan. Nah, di era kontemporer, persiapan untuk berjuang tentu lebih kompleks dan beragam. Banyak hal yang harus dilakukan untuk mendandani keindonesiaan yang kian abstrak ini.
    Rp 85.000,00
  • Buku - Toba Na Sae
    Buku - Toba Na Sae

    Toba Na Sae – Sitor Situmorang

    , ,
    Penerbit: Komunitas Bambu Tahun Terbit: 2009 Tebal: xx + 548 halaman ISBN: 979-3731-61-3 Kondisi: Bekas Gambaran menyeluruh antropologi historis orang Batak tergambar secara komplit dalam buku ini. Sitor menelusuri dan menganalisa Batak dari mulai zaman mitos sampai kejatuhannya oleh kolonialisme pada abad ke-20. * “Karya Sitor ini tidak sekadar menunjukkan ‘mata rantai sejarah Batak yang hilang’. Lebih jauh lagi ia masuk ke dalam dinamika sejarah Batak dan membuka lebih banyak jalan baru untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan penting.” - Johan AngerlerContoh inspiratif penulisan history from within (sejarah dari dalam) di tengah dominasi peneliti luar kajian sejarah dan antropologi Batak. Sitor sebagai satu dari pewaris sejarah Batak Toba siap dengan berbagai sumber asing tetapi kekuatannya terutama pada penggunaan sumber-sumber lisan. Hasil penelitian lebih dari 10 tahun dijahit menjadi narasi bergaya sastra. Membaca buku ini jadi mengasyikkan, tidak saja karena bahasanya yang enak dan mudah dicerna, namun juga sarat kejutan akan data baru atas sejarah dan budaya lokal.” - Iskandar P. Nugraha
    Rp 85.000,00
  • Buku - The Rise
    Buku - The Rise

    The Rise of Religion-Based Political Movements – Selected Papers

    , , ,
    Editor: Darwis Khudori Penerbit: Bandung Spirit Book Series Tahun Terbit: 2010 ISBN: 978-979-18746-0-1 Kondisi: New Old Stocks Religion-based political movements are not new in the history of humanity. However, the intensification and the internationalization of the movements since the last quarter of the 20th century have raised a question whether they constitute a threat or a chance of peace, security and sustainable development among the nation. In accordance with the growing concern in this phenomenon, a group of socially engaged intellectuals met to share their knowledge, experience and reflection on the question. This book is one outcome of the meeting. It is not an exhaustive document on this highly important issue. It is intended to humbly introduce the problem to the public and to participate in the collective search for a solution. * CONTENT -  Acknowledgment Darwis Khudori - Introduction FRAMEWORK Darwis Khudori - Key Issues related to the Rise of Religion-based Political Movements COMPARATIVE VIEWS Antoine Sondag - The Religion-based Political Parties in Europe: Obstacles or Channel for the Democratization of Societies? Jean-Jacques Ngor Sène - The Politics of Religion in Black Africa: Patterns of Fragmentation and Ectropy CASES Boutros Labaki - Globalization and the Rise of Political Movements based on Religions in Lebanon, the Middle East and the Arab World Wajahat Masood - A Prognostic Critique of Fundamentalism: A Case Study of Pakistan Peter Jacob - Common Ground Between Religious Minorities and Secular Forces in Pakistan Barnabas Tiburtius - From Pluralism to Sectarianism to Holism: Evolving the Indian Mind Siti Musdah Mulia - Portrait of Religion-based Organizations and Violence in Indonesia in the Era of Reform Syafi’i Anwar - The Rise and Development of Radical Salafi Movements in Post-Soeharto Indonesia Syafiq Hasyim - Blending Dakwa and Politics: The Case of PKS (Justice-Prosperous Party) Ariffin Omar - Social and Political Movements based on Religion in Malaysia: a General Overview Ibrahim Abu Bakar - Pan-Malaysian Islamic Party (PMIP): An Impertinent and Fundamentalist Religion-Based Political Movement in Malaysia Thaweesak Putsukee - Buddhism and Political Development in Thailand Esmeralda Sanchez and Albert Banico - To God is to God. For Caesar is for Caesar! Institutionalised Party-list Based Religious Movements in the Philippines Shamsuddin L. Taya - The Rise of the MILF as an Islam-Based Political Movement in the Philippines Mussolini Sinsuat Lidasan - The Struggle of the Iranun for Peace and Cultural Independence: From a Religion-Based Political Movement to a Culture-Based Political Movement Yoshihide Sakurai - The Social Perceptions of New Religious Movements in the Post-Aum Japan: The Popular Use of "Cult" and "Mind Control" and its Context Paul Hwang - The Reality and Task of Religion-based Movements in Buddhism and Christianity in Korea John B. Zhang - Development of Faith-based Social Service Organizations from the Prospects of Jinde Charities REPORT Asia-Europe People’s Forum Workshop Report: Darwis Khudori and Isabelle Duquesne - The Rise of Religious Extremism in Asia and Europe: Impacts and Responses
    Rp 80.000,00
  • Buku - Hidup di Luar Tempurung
    Buku - Hidup di Luar Tempurung

    Hidup di Luar Tempurung – Benedict Anderson

    , ,
    Penerjemah: Ronny Agustinus Penerbit: Marjin Kiri Tebal: x+205 hlm ISBN: 978-979-1260-596 Kondisi: Baru Lahir di Tiongkok, Benedict Anderson menghabiskan masa kecilnya di California dan Irlandia, bersekolah di Inggris, sebelum akhirnya masuk ke Cornell University dan membawa kajian Indonesia dan Asia Tenggara mendunia. Di buku ini, Anderson mengisahkan kehidupannya yang tak menutup diri dari dunia: latar belakang era, keluarga, dan pendidikan yang membuatnya terpapar pada asyiknya belajar bahasa dan pentingnya terjemahan; gagasan dan bacaan yang melandasi karya-karyanya yang berpengaruh panjang pada ilmu-ilmu sosial, politik, dan kebudayaan. Ia uraikan pula pengalaman riset lapangan di Indonesia, Siam, dan Filipina, pengaruh Kiri Baru pada pemikiran global, serta perubahan-perubahan kontemporer yang membuat kaum akademisi harus memikirkan perannya dewasa ini. * “Segala yang ia tulis berani dan orisinal, menantang asumsi-asumsi dengan mengungkap suara yang diabaikan atau ditindas. Ia tak pernah puas dengan hanya memberitahu pemirsa apa yang ingin mereka dengar.” — The GuardianSeorang raksasa intelektual […] Anderson menjalani pendidikan di tiga lembaga terpandang. Ada banyak kesempatan baginya untuk tetap tinggal di dalam tempurungnya. Tapi ia memang bukan katak yang seperti itu.” — The EconomistMemoar pendek, memukau, dan penuh wawasan.” — Times Higher Education
    Rp 59.000,00
  • Buku - 65=67, Catatan Acak-Acakan dan Cacatan Apa Adanya
    Buku - 65=67, Catatan Acak-Acakan dan Cacatan Apa Adanya

    65=67 – Catatan Acak-Acakan dan Cacatan Apa Adanya – Memoar Ayatrohaedi

    , , , ,
    Penerbit: Pustaka Jaya Tahun Terbit: 2011 Tebal: 631 halaman ISBN: 978-979-419=370-9 Kondisi: Baru Di kalangan para tokoh politik, ekonom, akadimisi, dan lain-lain, profesi akhir karir sering ditandai dengan penerbitan memoar, baik yang ditulis sendiri maupun - lebih banyak - melalui pena orang lain berdasarkan pesanan sang tokoh. Prof. Dr. Ayatrohaedi (akrab disapa Mang Ayat), guru besar widyapurba dan widyabasa Fakultas Sastra - Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, menulis memoar sebelum dirinya meninggal pada 18 Februari 2006. Dalam 65=67 Catatan Acak-Acakan dan Cacatan Apa Adanya, Mang Ayat menyajikan sejarah perkembangan Fakultas Sastra Universitas Indonesia yang ia ketahui dan alami secara cermat.
    Rp 190.000,00
  • Buku - Kisah Lima Keluarga
    Buku - Kisah Lima Keluarga

    Kisah Lima Keluarga – Telaah-Telaah Kasus Orang Meksiko dalam Kebudayaan Kemiskinan – Oscar Lewis

    , ,
    Pengantar: Parsudi Suparlan Penerbit: Yayasan Pustaka Obor Indonesia Tahun Terbit: 2016 Jumlah Halaman: xix +347 halaman ISBN: 978-979-461-987-2 Kondisi: Baru Kisah Lima Keluarga merupakan sebuah gambaran tentang kehidupan keluarga-keluarga miskin, serta sebuah keluarga "Orang Kaya Baru" di Mexico City. Dalam buku ini Oscar Lewis membahas kehidupan bangsa Amerika Latin pada umumnya, baik dari segi antropologis, psikologis, dan sosiologis. Ia menguraikan dengan panjang lebar pengalaman hidupnya selama tinggal bersama keluarga-keluarga tersebut. Kebudayaan kemiskinan memang telah membelenggu mereka sekian lamanya, tetapi kemiskinan pada bangsa-bangsa modern seperti mereka adalah hal yang sangat berbeda. Kemiskinan ini menunjukkan pertentangan kelas, masalah-masalah sosial, dan perlunya perubahan. Kemiskinan menjadi suatu faktor dinamis yang mempengaruhi partisipasi dalam kebudayaan nasional yang lebih luas dan menciptakan suatu subkultur tersendiri.
    Rp 125.000,00
  • Buku - Cut Nyak Din
    Buku - Cut Nyak Din

    Cut Nyak Din – Kisah Ratu Perang Aceh – M.H. Szekely Lulofs

    , ,
    Pengantar: Azhari Penerbit: Komunitas Bambu Tahun Terbit: 2017 Tebal: xiv+302 halaman ISBN: 979-3731-81-8 Kondisi: Baru "Kisah pahlawan perempuan Aceh ini, serta kewibawaannya dan kepandaiannya juga keberaniannya dalam berjuang melawan Belanda, tetapi juga contoh kisah tragis sekaligus inspiratif yang menunjukkan pada kita bahwa perempuan juga dapat melaksanakan peranan-peranan yang cuma “ditakdirkan” untuk lelaki." - Maria Ulfah Subandio & T.O. Ihromi "Berkat biografi karya Nyonya Luulofs inilah kita dapat mengetahui dalam sejarah Indonesia, selain Kartini yang lembut, ada Cut Nyak Din yang mengobar perang dan begitu tabah mengembara di hutan sampai terserang penyakit dan menjadi buta, tetapi tak juga mau menyerah melawan Belanda. Ia sungguh 'Ratu Perang Aceh' yang menggetarkan." - Paul van 't Veer "Lewat biografi ini kita dapat memahami bahwa sefundamental apapun sebuah wawasan zaman, ternyata tak luput dari kontradiksi: satu sisi Lulofs memahami benar mengapa Cut Nyak Din melawan, untuk itu dia menunjukkan penghargaannya dengan gambaran heroisme dan keberanian Din, di sisi lain dengan begitu justru kegemilangan penaklukan kolonialis Belanda di Aceh mencuat. Tapi dalam kontradiksi itulah buku ini malah menjadi kisah penaklukan yang mengharukan. Apalagi ditulis dengan narasi sastra yang juga kuat dengan sumber dan khasanah." - Azhari
    Rp 85.000,00
  • Buku - Sejarah Perempuan Indonesia
    Buku - Sejarah Perempuan Indonesia

    Sejarah Perempuan Indonesia – Gerakan & Pencapaian – Cora Vreede-De Stuers

    , ,
    Penerjemah: Elvira Rosa, Paramita Ayuningtyas, Dwi Istiani Penerbit: Komunitas Bambu Tahun Terbit: 2017 Tebal: xxvi+302 halaman ISBN: 979-3731-27-3 Kondisi: Baru "Cora Vreede-de Stuers telah mempelajari pergerakan perempuan Indonesia dengan cara yang berbeda, ia merefleksikan hubungannya dengan berbagai pergerakan perempuan, ideologi politik sezaman, dan masalah-masalah penting untuk memahami Indonesia." — Elizabeth Martyn (dalam The Women’s Movement in Postcolonial Indonesia)
    Rp 90.000,00
  • Buku - Angkot
    Buku - Angkot

    Angkot & Bus Minangkabau – Budaya Pop & Nilai-Nilai Budaya Pop – David Reeve

    , , ,
    Penerjemah: Iskandar P. Nugraha Penerbit: Komunitas Bambu Tahun Terbit: 2017 Tebal: 344 halaman ISBN: 978-602-9402-73-5 Cetakan: Full Colour Kondisi: Baru "Karya tentang budaya yang luar biasa. Topik angkot dan bus yang dipilih David Reeve sangat sederhana dan lekat dengan keseharian. Bagi orang Minang, angkot dan bus telah menjadi bagian dari kehidupan yang diterima dan tidak perlu dipertanyakan lagi keberadaannya (taken for granted). Namun, Reeve membedah topik ini dengan sangat rinci dan mendalam dari sudut pandang seorang budayawan—jika tidak mau disebut antropolog. Kekayaan topik itu tergali secara tuntas. Detail fisik angkot dan bus serta detail linguistik tersentuh dengan menarik sehingga membuka wawasan pembaca, baik orang non-Minang maupun orang Minang. Karya ini merupakan contoh penulisan hasil penelitian kualitatif yang menarik, sederhana, tetapi tetap mendalam dan cermat." - Dr. Felicia N. Utorodewo, Pengajar Program Studi Indonesia, Universitas Indonesia
    Rp 250.000,00
  • Buku - Nyai
    Buku - Nyai

    Nyai & Pergundikan di Hindia Belanda – Reggie Baay

    , ,
    Penerbit: Komunitas Bambu Tahun Terbit: 2010 Tebal: xx + 300 halaman ISBN: 979-3731-78-8 Kondisi: Baru Istri simpanan atau gundik adalah masalah klasik yang sudah lazim di Nusantara. Buku ini mengungkap masalah cinta jalur-belakang tersebut di masa penjajahan Belanda di Nusantara. Untuk pertama kalinya diungkapkan sejarah mengenai nyai, perempuan Pribumi, Tionghoa, dan Jepang yang hidup bersama lelaki Eropa di masa Hindia-Belanda. Sepenggal kisah pemerasan ekonomi, perbudakan, dan bagaimana seorang ibu dipisahkan dengan berbagai cara dari anak kandungnya. Di dalam buku ini terkuak sebuah sisi kelam dari penjajahan yang dilakukan Belanda selama hampir tiga setengah abad di Hindia-Belanda; hubungan pernyaian antara tuan putih (Belanda) dengan perempuan pribumi. Di dalam sistem masyarakat feodal pada saat itu, menjalani hubungan pernyaian diibaratkan memakan buah simalakama—baik bagi tuan putih maupun perempuan pribumi. Sebuah pilihan sulit yang menuntut konsekuensi berat dari kedua pihak. Faktor pendukung, politik maupun intrik yang mendorong lahirnya hubungan tersebut pun diceritakan secara kronologis di dalam buku ini. Kehidupan, duka dan penderitaan perempuan pribumi yang terhimpit keadaan dan menjadi nyai bagi para tuan putih pun tergambar nyata di dalamnya. * "Buku menawan mengenai sebuah tema yang tidak dibicarakan untuk waktu yang lama." - Historisch Niewsblad
    Rp 90.000,00
  • Buku - Sejarah Asia Tenggara
    Buku - Sejarah Asia Tenggara

    Sejarah Asia Tenggara – Dari Masa Prasejarah sampai Kontemporer – M.G Ricklefs, dkk

    , ,
    Penulis: M.G. Ricklefs, Bruce Lockhart, Albert Lau, Portia Reyes, Maitrii Aung-Thwin Penyunting dan Penerjemah: Tim Komunitas Bambu Penerbit: Komunitas Bambu Tahun Terbit: 2013 Tebal: xliv+828 halaman ISBN: 978-602-9402-24-7 Kondisi: New Old Stock Buku Sejarah Asia Tenggara: Dari Masa Prasejarah sampai Kontemporer yang baru dan komprehensif ini mencakup periode panjang, yaitu mulai dari zaman prasejarah sampai tahun 2000-an. Sejarawan M.C. Ricklefs menggandeng empat sejarawan lainnya yang menjadi rekan kerjanya di National University of Singapore. Mereka adalah para pakar utama Asia Tenggara dalam lingkup sejarah politik, sosial, ekonomi, agama, dan budaya. Ceritanya dibuka dengan kelompok etnis serta struktur sosial dan budaya periode awal Asia Tenggara. Dilanjutkan menyusuri zaman sejarah 'klasik' negara-negara Asia Tenggara, kedatangan agama Hindu, Buddha, Islam, dan Kristen, serta pengaruh para pelaku sejarah yang berlomba-lomba ke kawasan regional ini, yaitu aktor-aktor non-Pribumi. Lantas, sejarah kolonial dan munculnya kekuasaan modern yang baru berdiri serta diwarnai berbagai transisi kekuasaan. Ulasan ini masih disusul dengan analisis dampak Perang Dunia ke seluruh penjuru Asia Tenggara. Penguraian catatan lengkap seputar Asia Tenggara pada masa akhir kolonialisme dan pembangunan bangsa-bangsa pascakolonial. Sebelum akhirnya mengantar pembaca ke masa-masa modern Asia Tenggara untuk mengetahui lebih lanjut usaha bangsa-bangsanya bangkit dari keterpurukan krisis ekonomi global dan memainkan peran di kancah dunia. Tim yang terdiri dari lima penulis ini menampilkan karya ensiklopedik dengan narasi terpercaya dan mudah dicerna, menggunakan hasil-hasil penelitian mutakhir dengan sumber-sumber lainnya yang kaya dan rinci. Kerja bersama yang memukau ini merupakan kontribusi penting terhadap kajian Asia Tenggara.
    Rp 350.000,00
  • Buku - Presiden Guyonan
    Buku - Presiden Guyonan

    Presiden Guyonan – Butet Kartaredjasa

    , , ,
    Pengantar: Mohamad Sobary Gambar: Dwi Koen Penerbit: Kitab Sarimin Tahun Terbit: 2008 Tebal: 286 halaman ISBN: 978-979-187-7 Kondisi: New Old Stock Buku Presiden Guyonan yang berisi 54 judul karangan Butet Kartaredjasa ini, merupakan sketsa-sketsa sosial yang muncul dalam kolom mingguan di koran Suara Merdeka, terbitan Semarang. Sketsa sosial itu tak ubahnya permainan monolog Butet yang selama ini dikenal sebagai aktor monolog. Selain dikenal sebagai penggiat kesenian khususnya seni teater, Butet juga seorang penulis. Lewat buku perdananya ini, Butet mengajak kita merenungi nasib bangsa dan membangun impian tentang sebuah Indonesia yang lebih baik. Semua disajikan dalam gaya tutur yang khas Butet: kocak berotak. Full jenaka. * "Kini dengan gembira saya menemukan hal yang selama ini tak saya temui: seorang komediwan, seorang yang bisa memadukan antara kemampuan seni pertunjukan dan kemampuan memproduksi humor. Butet Kartaredjasa menulis dengan menarik. Bahkan harus saya katakan: di pentas, kemampuan Butet yang tinggi untuk "seni-tiru", mime, acapkali dibatasi oleh tuntutan penonton yang cenderung menginginkan familiaritas, sehingga terjadi pengulangan. Sementara itu, dalam karya tulisnya, Butet punya kesempatan lebih luas." - Goenawan Mohamad "Tulisan Butet dalam suara alter-ego-nya, Mas Celathu, meneruskan tradisi Jawa sindiran dan kritik politik wong cilik dengan humor yang kental. Mas Celathu mengingatkan kita pada punakawan dalam wayang kulit, atau Pak Ageng dalam kolom Umar Kayam. Tetapi, tulisan Butet memang khas: sebagai pemain drama dan monolog, Butet piawai menangkap dialog dan ucapan. Bahasanya sangat hidup, dan tulisannya bisa dibaca (lebih tepatnya didengar) sebagai pagelaran!" - Jennifer Lindsay
    Rp 60.000,00
  • Buku - Aku India 2
    Buku - Aku India 2

    Aku & Film India Melawan Dunia – Buku II – Mahfud Ikhwan

    , , , ,
    Penerbit: EA Books Tahun Terbit: 2017 Tebal: 218 halaman ISBN: 978-602-1318-47-8 Kondisi: Baru Menjadi penonton film India di Indonesia sama seperti menjadi sudra: terlalu memalukan untuk diakui dan terlunta-lunta sendiri. Apa benar negara dengan produksi film tahunan terbanyak di seluruh dunia itu tak punya film-film yang membanggakan? Ini buku pengalaman menonton film India. Tentang nostalgia, perjuangan menonton, dan kisah-kisah tentang sejumlah film terbaik yang pernah dihasilkan manusia di muka bumi - film-film dari India, sebuah negara dengan amat banyak kemiripan dengan Indonesia. * Karya penulis pemenang Sayembara Novel Dewan Kesenian Jakarta 2014.
    Rp 75.000,00
  • Buku - Involusi Pertanian
    Buku - Involusi Pertanian

    Involusi Pertanian – Proses Perubahan Ekologi di Indonesia – Clifford Geertz

    , ,
    Pengantar: Benjamin Higgins Penerbit: Komunitas Bambu Tahun Terbit: 2016 Tebal: xxii+218 hlm ISBN: 979-979-9542-38-3 Kondisi: Baru Satu lagi karya dari seorang antropolog budaya paling berpengaruh di Amerika Serikat selama tiga dekade yang menggunakan Indonesia sebagai objek penelitiannya. Karya ini awalnya merupakan bab pertama esai programatis Clifford Geertz, “The Development of the Javanese Economy: A Sosio-Cultural Approach”—hasil dari penelitian proyek yang dilakukan Massachusetts Institute of Technology pada 1956. Banyak pengembangan dan perbaikan dilakukan terhadap tulisan tersebut sehingga buku tentang kemunduran pertanian di Indonesia ini dapat lahir. Seperti penelitian yang dilakukan sebelumnya, Geertz menggabungkan beberapa disiplin ilmu dalam karya antropologinya. Kali ini dengan menggunakan berbagai pendekatan - utamanya ekologis - Geertz mendeskripsikan perkembangan penggunaan lahan di Indonesia pada masa kolonial Belanda dari abad ke-17 hingga abad ke-20. Sistem Tanam Paksa yang diterapkan pemerintah kolonial ketika itu nyatanya tidak berhasil menjadikan pertanian Indonesia mengalami evolusi, tetapi sebaliknya. Involusi ini menjadikan pertanian hanya sebagai tempat penampungan penduduk yang terus bertambah serta kemiskinan yang dibagi rata (shared poverty). Menurut antropolog ini, sistem pertanian dan sistem budaya menjadi pemicu dari kondisi involutif tersebut. Selain itu, dikotomi sawah-ladang dan Indonesia Bagian Dalam (Jawa)-Indonesia Bagian Luar (Luar Jawa) yang digunakan Geertz memperlihatkan perbedaan mencolok pola penggunaan lahan yang sedikit banyak dapat merefleksikan keadaan sosial budaya masyarakat Indonesia pada saat itu.
    Rp 95.000,00
  • Buku - Filsafat Timur
    Buku - Filsafat Timur

    Filsafat Timur – Sebuah Pengantar Hinduisme & Buddhisme – Matius Ali

    , ,
    Penerbit: Sanggar Luxor Tahun Terbit: 2013 Tebal: vi + 294 halaman ISBN: 978-979-98484-4-4 Kondisi: Baru Setiap sistem filsafat bermula dengan analisis unsur-unsur yang membangun eksistensi dan pengalaman manusia. Kemudian, mereka mencoba menjelasan hubungan antara kedua kategori unsur utama, yakni: Roh Absolut dan Alam. Akhirnya, tujuan mereka adalah untuk mendefinisikan serta menjelaskan Roh Absolut, agar dapat mencapai pembebasan melalui realisasi pribadi. Enam sistem filsafat ortodoks India yang disampaikan dalam sistem klasik disebut Shad Dasharnas. Aliran pemikiran filsafat tersebut dikembangkan sebagai hasil dan pengetahuan yang dipadatkan melalui masa Weda, Brahmana, Upanishad, dan Prana, dalam sejarah pemikiran India. Sistem-sistem itu berasal dari para pertapa dan orang-orang bijak India, sebagai hasil realisasi spiritual serta penglihatan kontemplatif mereka. Buku ini bertujuan mengantarkan pembaca mengenal sistem-sistem tersebut.
    Rp 60.000,00
Subscribe