Please select a page for the Contact Slideout in Theme Options > Header Options

Sejarah, Filsafat, Budaya

Filters
  • Sorry, this product cannot be purchased.

Showing 145-168 of 281 products

View 24/48/All

Filter by price

145-168 of 281 products

  • Buku - Tempat Terbaik di Dunia
    Buku - Tempat Terbaik di Dunia

    Tempat Terbaik di Dunia – Roanne Van Voorst

    , ,
    Penerjemah dari bahasa Belanda: Martha Dwi Susilowati Penerbit: Marjin Kiri Tebal: vi + 192 halaman ISBN: 978-979-1260-79-4 Kondisi: Baru "Mau ikut?” teriak seorang pemuda ke arah saya, di atas kebisingan deru mesin bus kota yang saya tumpangi. “Ke tempat terbaik di Indonesia. O tidak, ke tempat terbaik di dunia! Apa saja yang ingin kamu lakukan, bisa di sana, dan apa saja yang ingin kamu punya, ada di sana.” Roanne van Voorst, seorang antropolog yang meneliti tentang respons manusia terhadap banjir, memutuskan mengikuti anak muda itu dan tiba di salah satu kampung kumuh termiskin di Jakarta. Dia menetap di sana lebih dari setahun, di sebuah rumah dari papan dan asbes. Semakin lama dia semakin mengenal tetangganya dan keadaan hidup mereka: kemelaratan luar biasa, ancaman penggusuran karena permukiman itu ilegal, dan terutama pergulatan mereka dengan banjir dari sungai yang sangat tercemar. Dalam menghadapi masalah-masalah tersebut, penghuni permukiman kumuh ini menemukan cara-cara yang efisien, kerap inovatif dan kreatif, yang mereka ajarkan kepada “anak angkat” mereka yang baru. Dengan informatif, intim, dan penuh humor, Roanne van Voorst memberikan wawasan unik tentang kehidupan penghuni kampung kumuh yang keras, tetapi pantang menyerah. Buku ini mematahkan pra­sangka negatif dari para pejabat dan kelas menengah atas Indonesia yang cenderung mencap penghuni kampung kumuh sebagai kriminal dan pemalas, sekaligus juga pra­duga positif dari sebagian aktivis dan peneliti yang kerap memandang persoalan riil kemiskinan secara romantik. * “Van Voorst memiliki keberanian untuk melangkah masuk ke dalam kehidupan keras orang-orang termiskin di Jakarta. Lewat pandangan matanya kita mengikuti pergulatan mereka untuk bertahan hidup. Sarat dengan derita tapi kadang juga meninggalkan tawa.” — Step Vaessen, koresponden Al Jazeera di Jakarta * “Hanya orang yang mencintai Indonesia bisa menggambarkannya seperti Roanne van Voorst—modern sekaligus absurd. Tempat Terbaik di Dunia adalah potret kehidupan sebuah kampung kumuh yang menakjubkan dan begitu menyentuh.” Gustaaf Peek, novelis, pengarang Dover * Roanne van Voorst (1983) adalah seorang antropolog dan pe­nulis buku-buku non-fiksi maupun fiksi. Debutnya diawali lewat Jullie zijn anders als ons: Jong en Allochtoon in Nederland (2010), buku tentang kaum muda imigran di Belanda. Dia meraih gelar doktor dengan pre­dikat cumlaude dari Universitas Amsterdam pada 2014. Penelitiannya tentang banjir di Indonesia melahirkan buku akademis Natural Hazards, Risk and Vulnerability: Floods and Slum Life in Indonesia (2015) serta kisah pengalamannya dalam versi populer De beste plek ter wereld: Leven in de sloppen van Jakarta (2016). Roanne juga pendiri Fearlessly Fearful, platform daring untuk melatih peserta agar menjalani hidup dengan lebih berani. Sendirinya seorang pemanjat tebing, ia menerbitkan wawancara­nya dengan para pemanjat kelas dunia tentang cara mengatasi ketakut­an dalam Fear! Extreme Athletes on How to Reach Your Highest Goals and Overcome Fear and Self Doubt (2018). Sedangkan karya-karya fiksinya adalah De verhuizing (2015) dan Lief van je (2018).
    Rp 63.000,00
  • Buku Sosiologi Sastra
    Buku Sosiologi Sastra

    Sosiologi Sastra – Robert Escarpit

    , , ,
    Kata Pengantar: Sapardi D. Damono Penerbit: Yayasan Pustaka Obor Indonesia Tahun Terbit: 2017 Tebal: xii + 162 halaman ISBN: 978-979-461-550-8 Kondisi: Baru Yang menjadi pokok pembicaraan dalam buku Escarpit ini adalah sastra sebagai buku, tidak sekedar sebagai gagasan atau pandangan kita mengenai bagaimana dan seperti apa sastra itu seharusnya. Dan karena dalam pengertian itu pengarang-sebagai individu yang membuat dan memiliki karya itu-menjadi penting, maka definisi pengarang juga dipermasalahkan. Pandangan penulis menyiratkan adanya sederet kegiatan dan lembaga yang berada antara benak orang yang menulis dan pikiran orang yang membaca tulisannya. Dan itulah, tentunya, yang menjadi landasan pemikiran buku ini menyangkut produksi, distribusi, dan konsumen bahan pembicaraan yang tidak mendapat tempat istimewa dalam pembicaraan mengenai sosiologi sastra yang terutama membicarakan bagaimana seharusnya sastra berfungsi dalam masyarakat. Sastra bukan lagi suatu permasalahan yang kita pikirkan bagaimana seharusnya ia, tetapi sebagai benda budaya yang kita hasilkan sebagai bagian dari kegiatan industri modern.
    Rp 60.000,00
  • Buku Chairil Anwar Pelopor Angkatan '45
    Buku Chairil Anwar Pelopor Angkatan '45

    Chairil Anwar: Pelopor Angkatan 45 – H.B. Jassin

    , , ,
    Penerbit: Pustaka Narasi Tahun Terbit: 2018 ISBN: 978-602-5792-10-6 Kondisi: Baru Ketika Pujangga Baru mencangkok keindahan romantis dari angkatan Belanda tahun 1880-an, Chairil Anwar mengubah corak khas itu menjadi wacana puisi internasional dari zamannya sendiri, melahap, mencerna, dan mencipta-ulang puisi kontemporer. Sajak-sajaknya menghembuskan jiwa, semangat dan cita-cita muda, bukan dalam arti tidak masak, masih hijau, tapi dalam arti terus-terus, bersifat memperbarui, dalam arti segar-bugar. vital, penuh hidup, bergerak dan menggerakkan. Meski hidup singkat sebagai manusia, namun tidak sebagai seniman, la telah menggoreskan pengaruhnya dalam persajakan modem Indonesia. Tak heran kemudian H.B. Jassin, seorang kritikus sastra kenamaan tak ragu menahbiskan Chairil Anwar sebagai "Pelopor Angkatan '45". Dalam buku ini, H.B. Jassin menjabarkan secara singkat apa dan bagaimana yang membuat Chairil Anwar bisa menjadi seorang pelopor perpuisian di era yang waktu itu sangat represif. Anda juga akan menemui hampir semua sajak-sajak yang pernah Chairil buat. Buku ini persembahan dari "Focus" Sastra Indonesia dan menjadi salah satu referensi paling penting untuk mengenal Chairil Anwar.
    Rp 65.000,00
  • Buku - Sejarah dan Budaya
    Buku - Sejarah dan Budaya

    Sejarah dan Budaya – Antonio Gramsci

    , ,
    Penerbit: Narasi Tahun Terbit: 2017 Tebal: 334 halaman ISBN: 978-979-1684-28-6 Kondisi: Baru "Pada dasarnya, semua orang punya potensi menjadi intelektual, sesuai dengan kecerdasan yang dimilikinya, dan dalam cara menggunakannya. Tetapi tidak semua orang adalah intelektual dalam fungsi sosial." - Antonio Gramsci * Buku ini diterjemahkan dari Gramsci's Prison Notebooks, sebuah catatan-catatan pengalaman politik dan intelektual yang membentuk, mendukung dan melatarbelakangi gagasan dan pemikiran Gramsci ketika berada di penjara, terutama pemikiran-pemikirannya tentang hegemoni. Banyak pengamat menganggap pemikiran-pemikiran Gramsci tidak gampang dicerna. Itu karena tulisan-tulisannya banyak menggunakan kata-kata yang tidak langsung menohok permasalahan, sehingga penuh dengan ungkapan-ungkapan kiasan. Semua itu ia lakukan untuk dapat meloloskan tulisan-tulisannya dari sensor penjara.
    Rp 85.000,00
  • An Ode to Fried Chicken
    An Ode to Fried Chicken

    Primitive Skill #2: An Ode to Friend Chicken

    , , ,
    Penerbit: Binatang Press! Tahun Terbit: 2018 Bahasa: Inggris dan Indonesia Tebal: 42 halaman, dicetak dengan risografi Kondisi: Baru An Ode To Friend Chicken reviews KFC knockoffs found around Jakarta. * Mm, you bleed for me.. Bleed for me
    Rp 130.000,00
  • Buku - Jurnalisme Kontemporer
    Buku - Jurnalisme Kontemporer

    Jurnalisme Kontemporer Edisi 2 – Septiawan Santana K.

    , , ,
    Penerbit: Yayasan Pustaka Obor Indonesia Tahun Terbit: 2017 Tebal: xviii + 340 halaman ISBN: 978-602-433-448-2 Kondisi: Baru Jurnalisme Kontemporer Edisi 2 ini menyerap berbagai perkembangan jurnalisme. Teknologi, misalnya, mendorong jurnalisme ke dalam kontemporarisasi media, dan membawa masyarakat semakin erat, ketat, padu, dan kompak, ketika menangkap peristiwa, atau isu. Perkembangan lain membawa jurnalisme tidak lagi hanya jadi sebuah profesi. Tapi juga, perkakas mengolah pesan, dan medium komunikasi kreatif: menyoal gaya hidup, olah raga, kesehatan, makanan, hingga cuaca. Sejarah, dan keilmuan jurnalisme, di antaranya, menunjukkan ideologi bermain di ruang fakta, sumber berita, sampai reportase. Bahasa dan pelaporan jurnalisme bahkan mengubah nalar bangsa Hindia, dari budaya "ucap" menjadi "baca-tulis", dari literasi "obrolan sekampung" menjadi "informasi personal". Framing jurnalisme mengerangka tampilan sebuah bangsa, dan nafsu ekonomi politik. Dari sanalah, sertifikasi kewartawanan diukur jurnalisme, dan etika jurnalistik menolak syahwat pornografi. Hal itu tak melulu bisa diukur lewat sistem pers. Di kawasan Amerika Utara dan Eropa Barat, misalnya, aturan pers dipengaruhi pasar media, jaringan media dan partai politik, profesionalisme kewartawanan, serta intervensi negara. Ukuran profesionalisme, contohnya, pun bermacam ragam di tiap negara. Intervensi negara, misal lain, berbeda-beda ukurannya. Komponen politis bisa bersambung dengan sirkulasi pers. Buku edisi ke-2 ini dituntun, secara langsung atau tidak, oleh para mahasiswa, dosen atau pengajar, sampai pembimbing tesis dan disertasi, dari disiplin komunikasi, politik, hukum, ekonomi, psikologi, serta ilmu sosial dan humaniora lain. Selain itu, diceramahi sejawat pers dan media, serta rekan profesi lain seperti pengacara, politisi, polisi, dan lainnya. Alhamdulillah.
    Rp 175.000,00
  • Buku - Big Magic
    Buku - Big Magic

    Big Magic: Perburuan Menemukan Kehidupan Kreatif – Elizabeth Gilbert

    , ,
    Penerbit: Kaifa Tebal: 280 halaman Bahasa: Indonesia ISBN: 978-602-0851-84-6 Kondisi: Baru Kehidupan kreatif lebih aneh daripada pekerjaan duniawi mana pun. Ketidakpastian adalah apa yang kita sepakati saat kita bersedia menjalani kehidupan kreatif. Lama sebelum internet dan teknologi digital ditemukan-seniman adalah karier yang payah. Dunia kreativitas-sebagaimana dunia sesungguhnya--adalah tempat yang jahat dan tidak adil. Apa lagi yang akan kau lakukan dengan hidupmu di dunia ini-tidak mewujudkan sesuatu? Tidak melakukan hal-hal yang menarik? Tidak mengikuti rasa suka dan keingintahuanmu?
    Rp 79.000,00
  • Buku - The Origin of Species
    Buku - The Origin of Species

    The Origin of Species: Asal-Usul Makhluk Hidup Melalui Seleksi Alam – Charles Darwin

    , ,
    Penerbit: Pustaka Narasi Tahun Terbut: 2017 Tebal: 596 halaman Jenis Cover: Hard Cover ISBN: 978-979-1685-27-6 Kondisi: Baru "Semakin baru suatu bentuk akan semakin tinggi tingkatannya daripada bentuk-betuk yang lebih purba, karena setiap bentuk baru tercipta dengan keunggulan tertentu atas bentuk-bentuk sebelumnya melalui perjuangan untuk bertahan hidup." - Charles Darwin Buku ini adalah dokumentasi lengkap hasil penelitian panjang Charles Darwin tentang asal-usul makhluk hidup. Dalam teorinya, Darwin mengungkapkan bahwa perkembangan spesies didasarkan pada terjadinya seleksi alam. Buku ini berisi penegasan Darwin bahwa spesies tidak diciptakan sekaligus oleh tangan Ilahi, tapi dimulai dengan beberapa bentuk sederhana yang kemudian bermutasi menyesuaikan diri dari waktu ke waktu. Teori-teori Darwin tentang evolusi makhluk hidup dianggap kontroversial, bahkan hingga hari ini. Perdebatan mengenai teori Darwin menjadikan karyanya sebagai buku paling berpengaruh dalam ilmu pengetahuan alam yang pernah ditulis manusia. Dunia mengakui bahwa karya Darwin ini sangat penting bagi sejarah manusia.
    Rp 200.000,00
  • Buku - Kolom demi Kolom
    Buku - Kolom demi Kolom

    Kolom Demi Kolom: Humor-Humor Bernas Sang Maestro – Mahbub Djunaidi

    , ,
    Penerbit: Ircisod Tahun Terbit: 2018 Tebal: 274 halaman ISBN: 978-602-7696-44-0 Kondisi: Baru Mahbub bisa menggerakkan kata-kata, kalimat kalimat, dalam pelbagai “perumpamaan” yang tidak pernah membosankan karena tak terduga. Mahbub memiliki ketangkasan yang menyatu dengan seluruh ide atau isi tulisan. Dan di situlah mutu sebuah prosa yang baik: ide tidak membebani gaya, dan gaya tidak menyebal dari ide. Mahbub mengemas tema-tema sukar menjadi semudah mengunyah kacang goreng. Hasil tulisannya perpaduan yang begitu ganjil dan langka: serius kandungannya, sederhana pemaparannya, dan lucu gaya bertuturnya. Anda bisa merasakannya sendiri dengan menyimak kolom-kolom Mahbub yang menggelitik di buku ini.
    Rp 75.000,00
  • Pascakolonial
    Pascakolonial

    Pascakolonial: Wacana, Teori dan Aplikasi – R. Setiawan

    , ,
    Penerbit: Gambang Tahun Terbit: 2018 Tebal: vii + 210 halaman ISBN: 978-602-6776-56-3 Kondisi: Baru Buku ini dibuka dengan pemahaman umum secara historis, praktis, dan kritis mengenai pascakolonialisme. Dari pemahaman tersebut, buku berpendar untuk menggagas beberapa teori pascakolonialisme seperti Orientialisme, Identitas, Subalternitas, Poltik Spasial, Realisme Magis, dan Sastra Perjalanan. Orientalisme, dalam pandangan Edward Said, dapat dilihat secara ringkas sebagai suatu cara pandang Barat terhadap Timur sehingga wacana di dalamnya mengandung kekuasaan kolonial atas bangsa Timur, pandangan tersebut melihat, membayangkan, menekankan, membesar-besarkan dan mendistorsi perbedaan masyarakat serta budaya Timur (terutama bangsa Arab) dengan bangsa Eropa Barat. Sementara itu. Bhaba meyakini kekuasan kolonial tersebut pasti akan berdampak pada identitas bangsa dari masyarakat Dunia Ketiga. Namun, sebagai seorang dekonstruksionis, Bhaba menunjukkan bahwa krisis tersebut dapat menjadi alat resistensi yang menghancurkan dominasi kekuasaan kultural dalam identitas bangsa Dunia Ketiga tersebut. Akan tetapi, Dunia Ketiga sendiri sangan identitik dengan orang-orang Subaltern, sehingga Gayatri C. Spivak, menjelaskan adanya proses politis yang justru memanfaatkan orang-orang tertindas sebagai alat untuk melanggengkan suatu kekuasaan. Selain masalah-masalah tersebut, teori pascakolonial juga merambat pada dimensi ruang, di mana ada kajian ruang yang dikembangkan oleh Sara Upstone, Realisme Magis oleh Wendy B. Faris, dan juga Sastra Perjalanan oleh Carl Thompson. Ketiganya merupakan perkembangan dari teori kritis pascakolonialisme. Tentu saja, semuanya ditulis di dalam buku ini, baik ulasan teoretis dan contoh penerapannya dalam karya sastra. Inilah yang menjadi kekuatan buku ini. Buku ini adalah suatu pendulum yang cukup lengkap dan sangat membantu dalam perluasan pemahaman kajian pascakolonialisme.
    Rp 59.000,00
  • Spinoza
    Spinoza

    Spinoza: Filsafat Praktis – Gilles Deleuze

    , ,
    Penerbit: Basabasi Tebal: 260 halaman ISBN: 978-602-5783-07-4 Kondisi: Baru "Buku ini provokatif sejak awal: sebuah buku tentang Spinoza, dengan sub-judul Filsafat Praktis, dan menyebut Nietzsche dalam kata pembuka bab pertamanya. Kedekatan Spinoza dan Nietzsche dibuat sangat jelas. Buku ini membahas bentuk familiar yang kita sebut manusia. Spinoza membicarakan haI-hal yang mendahului bentuk itu, dan Nietzsche membicarakan hal-hal yang melampaui bentuk itu. "Bagi Spinoza, persoalan historisnya ada pada bagaimana memahami komposit terbatas seperti manusia, dalam keterlibatannya dengan kekuatan-kekuatan sempurna, yaitu kekuatan yang tak terbatas, yang memiliki bentuk yang dikenai sebagai Tuhan. Salah satu bagian paling menarik dari buku ini berkaitan dengan kritik Spinoza terhadap teologi. Tuhan, sang pembuat peraturan dan hakim, perencana dan pelindung, tidak bisa bertahan hidup. "Dalam banyak hal, tampak bahwa bagi kita, istilah yang lebih kuat dalam konsep kesetaraan Spinoza yang terkenal, Tuhan atau Alam, adalah Alam. Namun, sesuatu terjadi pada istilah itu ketika kita menggabungkannya dengan Manusia. Terdapat afek yang melemahkan istilah itu, yang memberi dampak kesedihan kepada kita: Manusia dan Alam, adalah tragedi; Manusia di Alam, adalah pengkhotbah saleh; Manusia melawan Alam, adalah korban." - Robert Hurley
    Rp 65.000,00
  • TeoriBudayaKontemporer
    TeoriBudayaKontemporer

    Teori Budaya Kontemporer: Penjelajahan Tanda & Makna – Yasraf Amir Piliang & Jejen Jaelani

    , ,
    Penerbit: Aurora Tahun Terbit: 2017 Tebal: xxii + 275 halaman ISBN: 978-602-6645-34-0 Kondisi: Baru Setidak-tidaknya ada dua 'semangat zaman' (Zeitgeist) yang membangun cultural studies sebagai sebuah kecenderungan pemikiran, yaitu modernisme dan posmodernisme. Pada fase modern, cultural studies akrab dengan isu-isu budaya populer, budaya massa, industrialisasi, media massa, komodifikasi, struktur budaya, kode budaya, ideologi, subjek, hegemoni, struktur kelas, demokrasi dan sebagainya. Silsilahnya berasal dari para pemikir 'kulturalis' (Arnolf, Richard, Leavis, Hoggart, William, Thompson), pemikir 'sosiologis' (Weber, Berger & Luckman, Schutz), pendukung 'Marxis Barat' (Althusser, Adorno, Benjamin, Grasci), dan dikukuhkan pemikir 'strukturalis' (de Saussure, Barthes, Lévi-Strauss). Sementara pada fase posmodern, cultural studies menggeser arah kemudinya pada isu-isu yang menjadi materi subjek (subject matter) gerakan posmodernisme itu sendiri, yakni isu-isu genesis, perubahan, produktivitas tanda, permainan bebas tanda, permainan bebas interpretasi, relativitas pengetahuan, mesin hasrat (desiring machine), ketaksadaran (unconsciousness), ekonomi libido, heterogenitas, skizofrenia, nomadisme, simulasi, hiperrealitas, relasi pengetahuan dan kekuasaan (genealogi), teori wacana (discourse), pengetahuan lokal, dan etnisitas. Silsilahnya terkoneksi langsung kepada para pemikir ‘posstrukturalis’ (Derrida, Barthes, Kristeva) dan ‘posmodernis’ (Foucault, Deleuze, Guattari, Lyotard, Baudrillard). Buku ini mencoba mendedah isu-isu cultural studies pada babakannya yang paling kontemporer (fase posmodern) dengan tetap menyajikan secara deskriptis silsilah fase modern yang, dengannya, kebudayaan kontemporer menautkan jangkar historisnya.
    Rp 100.000,00
  • NegaraTeater
    NegaraTeater

    Negara Teater – Clifford Geertz

    , ,
    Penerbit: Basabasi Tebal: 495 halaman ISBN: 978-602-6651-62-4 Kondisi: Baru Negara bukanlah suatu tirani, bukan pula suatu birokrasi hidrolik, dan bahkan bukan suatu pemerintahan, melainkan sebuah pertunjukkan yang diorganisasi, suatu teater yang dipakai untuk mendramatisasi obsesi-obsesi kelas yang berkuasa atas budaya Bali: Ketimpangan sosial dan kebanggaan status. Dan negara teater ini paling jelas tergambar dalam diri cerita induk kehidupan politis, yaitu dalam diri raja. Clifford Geertz menunjukkan bagaimana raja, baik sebagai benda ritual maupun sebagai aktor politik, adalah paradoks dari pasivitas aktif: diam yang berwibawa, kasih yang keras. Semakin dekat dia dengan gambaran kekuasaan, semakin jauh dia dari mesin-mesin yang mengendalikan kekuasaan ini.
    Rp 175.000,00
  • HakikatTuhan
    HakikatTuhan

    Hakikat Tuhan – Cicero

    , ,
    Penerbit: Basabasi Tahun Terbit: 2017 Tebal: 236 halaman ISBN: 978-6026651-59-4 Kondisi: Baru Alam pikiran Yunani, terutama di bidang filsafat, sampai saat ini masih menjadi pijakan terbesar bagi mereka yang mengakrabi pertanyaan hakikati mengenai dunia dan diri-manusia. Marcus Tullius Cicero, seorang politikus sekaligus filsuf Romawi yang menjadi poros penting dalam perkembangan alam pikiran Yunani itu, menulis Hakikat Tuhan, sebuah dialog filsafat yang memetakan perdebatan yang terjadi antara berbagai pemikiran, terutama Epikurean dan Stoik, mengenai agama dan Tuhan. Buku ini mempengaruhi banyak filsuf ternama pada abad ke-18 dan hingga kini masih menjadi sumber primer mengenai perdebatan kaum Epikurean dan Stoik, dan diamini pula oleh Voltaire bahwa buku ini, "Bisa dikatakan merupakan buku terbaik yang hadir dari era kuno."
    Rp 70.000,00
  • TeoriSastra
    TeoriSastra

    Teori Sastra: Sebuah Pengantar Komprehensif – Terry Eagleton

    , , ,
    Pengantar: Harfiyah Widiawati Penerbit : Jalasutra ISBN: 978-979-3684-65-9 Kondisi: Baru J.M. Keynes pernah menyatakan bahwa para ekonom yang tidak menyukai teori, atau mengklaim dapat berkarya lebih baik tanpa teori, sebenarnya sedang berada dalam cengkeraman teori lama. Itu juga berlaku benar bagi mahasiswa dan kritikus. Ada beberapa orang yang mengeluh bahwa teori sastra sangat tidak mungkin bersifat esoterik, yaitu mereka yang mencurigainya sebagai wilayah politik tertutup yang sulit dimengerti dan elitis, seperti halnya fisika nuklir. Buku ini dapat membantu mengangkat misteri bagi mereka yang takut kalau teori ini tidak akan dapat mereka jangkau. Beberapa mahasiswa dan kritikus juga memprotes bahwasanya teori sastra 'berada di tengah-tengah pembaca dan karya'. Respons sederhana terhadap protes ini adalah tanpa teori, walaupun teori tersebut tidak reflektif dan implisit, kita tidak akan dapat mengetahui apa 'karya sastra' itu sejak awalnya, atau cara kita membacanya. Ketidaksukaan terhadap teori biasanya berarti oposisi terhadap teori orang lain, dan keterlupaan/ketaksadaran akan teorinya sendiri. Satu tujuan dari buku ini adalah untuk mengangkat represi tak sadar dan membuat kita mengingatnya. Buku ini menyediakan pandangan yang cukup komprehensif mengenai teori sastra modern baik bagi pembaca yang sebelumnya tidak mempunyai ataupun bagi yang baru sedikit memiliki pengetahuan mengenai topik ini. Teori Sastra: Sebuah Pengantar Komprehensif karya Terry Eagleton ini disajikan sebagai dorongan dan panduan, inspirasi untuk seluruh kalangan mahasiswa dan dosen. Dengan karakteristik semangat dan humor, Eagleton memperlengkapi mahasiswa generasi baru dengan retrospektif, tinjauan perkembangan terakhir seperti teori feminis, postrukturalisme, posmodernisme, atau pada umumnya apa yang disebut teori kultural.
    Rp 85.000,00
  • Buku - Korupsi dan Kebudayaan
    Buku - Korupsi dan Kebudayaan

    Korupsi dan Kebudayaan – Ajip Rosidi

    , ,
    Penerbit: Pustaka Jaya Tahun Terbit: 2009 Tebal: 200 halaman ISBN: 987-979-4193-65-5 Kondisi: Baru "Sepanjang apa yang saya ketahui, sudah jarang ada pembahasan mengenai korupsi yang mengambil rujukan ke masa silam, apalagi ke masa kerajaan Mataram, mungkin karena terlalu jauh dan kontéknya sangat berbéda dengan réalitas sekarang. Namun Kang Ajip, dengan pemaparan yang menarik, justru melihat korupsi yang menggila sekarang ini sebagai gejala yang berakar pada watak dan perilaku para pembesar pada zaman kerajaan di Nusantara. Di sini perpecahan dalam tubuh kerajaan atau pemberontakan memperebutkan tahta kerajaan yang melibatkan kerabat kerajaan sepanjang sejarah kerajaan atau kesultanan di seluruh Nusantara, dilihat sebagai période awal yang melahirkan méntalitas budaya korup yang lebih mementingkan upaya memperkaya diri atau golongan daripada menjaga keutuhan dan kepentingan bangsa dan negara." - Teten Masduki
    Rp 60.000,00
  • Buku - Rekah
    Buku - Rekah

    Rekah: Rekam Jejak Subkultur Indie di Indonesia 1994-2003 – Adityo Pegrianto

    , , ,
    Penerbit: Dialog Pustaka Tahun Terbit: 2018 Tebal: 228 halaman ISBN: 978-602-5142-70-3 Kondisi: Baru "Dalam Rekah, Adityo mencoba merangkum rekam jejak aktor-aktor subkultur indie di Indonesia sembari mendedah kemunculan dan perkembangan subkultur ini di tanah kelahirannya, Inggris. Indie adalah semangat dan etos kerja. Meminjam dari apa yang telah diperbuat punk di pengujung dekade '70an, anak-anak muda itu menyadari bahwa musik pop juga bisa dijadikan sarana pemberontakan. Jaket kulit dan piercing digantikan dengan striped t-shirt dan topi pancing: sisanya tak ada yang berubah. Jaringan, pola kerja, dan sedikit kesadaran politik membuat indie menjelma sebagai subkultur yang asyik, mudah dijangkau, dan tetap relevan." - Fajar Martha
    Rp 75.000,00
  • Gulag
    Gulag

    Gulag – Aleksandr I. Solzhenitsyn

    , ,
    Penerbit: Bentang Pustaka Tahun Terbit: 2018 Tebal: 600 halaman Bahasa: Indonesia ISBN: 978-602-291-451-8 Kondisi: Baru Gulag adalah neraka bagi rakyat Uni Soviet di bawah kekuasaan Stalin yang tersembunyi dari mata dunia. Dengan gaya bertutur yang tangkas dan lincah, kadang berbau satiris, Solzhenitsyn menuturkan operasi penangkapan, kamp kerja paksa, suasana batin dan derita fisik para tahanan, serta keteguhan moral menghadapi penindasan dan penyiksaan. Bagi Solzhenitsyn, kekejaman dan keculasan sebuah rezim penguasa tidak cukup hanya dipandang sebagai masalah politik, tetapi juga merupakan masalah moral yang akan mengantarkan pembaca pada pertanyaan-pertanyaan mendasar tentang sifat manusia sendiri: apakah manusia pada dasarnya memang jahat? Ataukah baik? Dan, mungkin yang paling penting: mengapa manusia sering kali tidak mampu menentang kejahatan yang terjadi di depan matanya sendiri? Karya terbaik Solzhenitsyn ini membuktikan bahwa kekuasaan mampu melakukan berbagai bentuk kekejaman, baik fisik maupun mental, tetapi tidak akan pernah bisa benar-benar memadamkan semangat manusia.
    Rp 119.000,00
  • Obrigado
    Obrigado

    Obrigado – Editor: Andra Matin, Salman R. Zahrawan, Talisa Dwiyani

    , , , , ,
    Penerbit: a.Publication Tahun Terbit: 2015 Tebal: 393 halaman Bahasa: Indonesia ISBN: 978-979-19522-1-7 Kondisi: Baru “Portugal bukanlah negara dengan bendera yang memiliki warna putih. Juga tidak memiliki suatu aturan mengenai warna pada bangunan. Namun putih menjadi suatu keseragaman dalam arsitekturnya, seperti kesepakatan yang tidak pernah dibicarakan. Di perjalanan kedua ini, lebih mudah bagi saya untuk memahami alasannya, dengan berjalan bersama dua puluh enam orang yang entah kenapa selalu berpakaian hitam di tiap harinya.” – Fandy Gunawan
    Rp 350.000,00
  • Haikk!
    Haikk!

    Haikk! – Andra Matin

    , , , , , ,
    Penerbit: a. Publication Tahun Terbit: 2008 Tebal:400 halaman Bahasa: Indonesia ISBN: 978-979-17627-0-0 Kondisi: Baru Buku ini adalah kumpulan catatan dari 21 petualang, orang-orang yang punya minat luar biasa pada Arsitektur, tentang kunjungan singkat mereka ke Jepang yang lebih berupa hasil permenungan, tidak semuanya serius, catatan tergesa-gesa, kesan-kesan pribadi, rekaman candid, hasil scanning ... segalanya yang mungkin terjadi dalam 10 hari. Tidak semuanya akan bercerita tentang arsitektur. Banyak juga yang membahas tentang hal yang remeh. Tapi, seperti kata Tadao Ando, ‘Life governs Architecture’, dan bukan sebaliknya. Di dunia baru inilah mereka akan menemukan banyak jawaban atas pertanyaan mereka. Di atas semua itu, setiap penjelajahan akan menghadiahi masing-masing orang yang mencari sesuatu yang sangat berharga: jati diri.
    Rp 285.000,00
  • Buku - Perubahan Sosial di Yogyakarta
    Buku - Perubahan Sosial di Yogyakarta

    Perubahan Sosial di Yogyakarta – Selo Soemardjan

    , ,
    Penerbit: Komunitas Bambu Tahun Terbit: 2009 Tebal: 544 halaman Bahasa: Indonesia ISBN: 979-3731-41-9 Kondisi: Baru Buku ini adalah karya klasik dari Selo Soemardjan yang mendapat gelar sebagai “Ilmuwan Sosiologi Utama” di Indonesia. Ia mengupas perubahan sosial dan politik dan revolusioner di Yogyakarta akibat pergantian kekuasaan dari Pemerintah Hindia Belanda, kemudian Militeristik Jepang dan akhirnya Republik Indonesia. Sebagai karya yang ditulis oleh orang yang lahir, besar dan tinggal di Yogyakarta serta mengalami sendiri peristiwa-peristiwa itu membuat karyanya ini bukan saja menunjukkan sebuah kualitas kesarjanaan yang prima, tetapi juga perkisahan orang dalam yang piawai dan menukik bergaya tukang cerita. Secara jelas digambarkan perubahan yang berkenaan dengan administrasi pemerintahan, partai politik, pertanian-perkebunan rakyat, perkembangan teknologi, perkembangan pendidikan, kemunculan perusahaan asing dan akhirnya bagaimana semua itu merubah mentalitas masyarakat Yogyakarta dari introvert ke ekstrovert, terutama sekali setelah kota kerajaan itu menjadi Ibukota Republik Indonesia pada 1946-1949. * “Buku memukau “Bapak Sosiologi” Indonesia yang melahirkan sejumlah hipotesa atau suatu ulasan teori yang bersifat umum tentang sifat perubahan sosial.” – Harsja W. Bachtiar, SosiologStudi pionir yang penting dicatat sebab memberikan perspektif sejarah dan perubahan sosial terkait dengan pertumbuhan Kota Yogyakarta pada masa-masa akhir pemerintahan Hindia Belanda sampai kurang lebih tahun 1958.” – Abdurachman Surjomihardjo, SejarawanBuku babon sosiologi di Indonesia.” – Majalah TEMPO
    Rp 80.000,00
  • Buku - Peradaban Jawa
    Buku - Peradaban Jawa

    Peradaban Jawa: Dari Mataram Kuno sampai Majapahit Akhir – Supratikno Rahardjo

    , ,
    Penerbit: Komunitas Bambu Tahun Terbit: 2011 Tebal: xxviii + 564 halaman Bahasa: Indonesia ISBN: 979-3731-90-7 Kondisi: Baru Karya ini patut mendapat penyimakan dari siapa pun yang mempunyai perhatian pada sejarah dan sejarah kebudayaan Jawa, malah lebih jauh lagi sejarah dan sejarah kebudayaan Indonesia. Sebab kajian ini menggambarkan hampir secara holistik peradaban masyarakat Jawa Kuno yang memainkan posisi penting di Nusantara selama delapan abad, mulai dari abad ke-8 sampai abad ke-15. Dengan ketekunan seorang sejarawan dan ketelitian seorang arkeolog, Supratikno telah menghimpun ribuan data, termasuk hal-ihwal ‘remeh’ kehidupan sehari-hari pada masa Jawa kuno. Hasilnya adalah mosaik kaya warna yang menghimpun data delapan abad tentang peradaban Jawa Kuno. Memang tidak banyak ide teoretik cemerlang dalam buku ini, tapi banyak sorotannya yang bisa membuka cakrawala baru tentang kebudayaan dan masyarakat Jawa Kuno. Supratikno dengan bukunya ini telah masuk dalam bagian dari sedikit ilmuwan Indonesia yang mengupas secara menyeluruh dan terpadu sejarah kebudayaan Jawa dalam arti luas. Teristimewa lagi karena penulis memusatkan pembahasannya pada dinamika peradaban, yakni kecenderungan perubahan dan pola konfigurasi pranata-pranata (politik, agama, dan ekonomi) dari zaman ke zaman.
    Rp 145.000,00
  • Krisis Kebebasan - Albert Camus
    Krisis Kebebasan - Albert Camus

    Krisis Kebebasan – Albert Camus

    , ,
    Penerbit: Yayasan Pustaka Obor Indonesia Tahun Terbit: 2013 Tebal: 174 halaman Bahasa: Indonesia ISBN: 978-602-4334-39-0 Kondisi: Baru Kebebasan bagi Albert Camus bukanlah sebuah hadiah cuma-cuma, melainkan sesuatu yang harus diperjuangkan. Dengan ini Albert Camus ingin menegaskan bahwa dalam rezim apa pun, apalagi yang paling totaliter dan represif, kita jangan bermimpi akan memperoleh kebebasan secara cuma-cuma. Kebebasan tersebut harus diperjuangkan. Sayangnya lebih sering penguasa menindas kebebasan tersebut, sehingga cendekiawan, seniman, dan pers yang diandaikan adalah kelompok paling depan dalam memperjuangkan kebebasan pun akan menjadi bungkam. Inilah yang menimbulkan krisis kebebasan. Buku ini berisi kumpulan karangan Albert Camus yang bertemakan kebebasan dan krisis yang melanda manusia dalam memperjuangkan kebebasannya. Karangan-karangan di dalam buku ini merupakan renungan yang sangat mendalam akan krisis kebebasan yang melanda zaman kita ini. Lewat karangan-karangan itu kita digugah untuk memperjuangkan kebebasan tersebut, kalau kita tidak ingin krisis melanda kita. Sebuah buku yang sangat patut dibaca oleh cendekiawan, seniman, wartawan, politisi, pendeknya semua pembaca yang berhak atas kebebasan.
    Rp 65.000,00
  • DariDeeKeLeoKristi
    DariDeeKeLeoKristi

    Dari Dee ke Leo Kristi – Kris Budiman

    , , ,
    Penerbit: Jual Buku Sastra Tahun Terbit: 2017 Tebal: 135 halaman Bahasa: Indonesia ISBN: 976-602-61256-2-0 Kondisi: Baru Esei-esei di dalam buku ini memperbincangkan dan berangkat dari pembacaan teks, entah teks sastra maupun musik (lagu) tertentu. Hampir semuanya menempuh satu perspektif yang sama, yakni semiotika–meskipun perlu diimbuhi sebuah catatan: jangan terlalu berharap bahwa perspektif ini dijalani oleh Kris Budiman dengan ketat (rigid) sebagaimana biasa dapat dibaca pada buku-bukunya terdahulu. Di dalam himpunan esei ini semiotika telah menjadi relatif cair dan longgar; ia menjelma sebagai soft semiotics.
    Rp 45.000,00
Subscribe