Please select a page for the Contact Slideout in Theme Options > Header Options

Sejarah, Filsafat, Budaya

Filters

Showing 121-144 of 281 products

View 24/48/All

Filter by price

121-144 of 281 products

  • Buku - Kenang-Kenangan Orang Bandel
    Buku - Kenang-Kenangan Orang Bandel

    Kenang-Kenangan Orang Bandel – H. Misbach Yusa Biran

    , , , ,
    Pengantar Ajip Rosidi Penerbit: Komunitas Bambu Tahun Terbit 2008 Tebal: xviii + 326 halaman / Hard Cover ISBN: 979-3731-43-5 Kondisi: Baru "Membaca otobiografi Misbach ini, saya merasa ternyata apa yang ditulisnya merupakan cermin utuh dari sosok pribadi penulisnya. Misbach menceritakan masa kecil dan remajanya, 'perjuangannya' di dunia film, hingga sekarang dikenal sebagai sosok sejarah film Indonesia itu sendiri karena pengetahuannya yang mendalam tentang subyek itu. Dalam tuturannya yang begitu lancar mengalir dan jujur, kita bukan saja bisa melihat dirinya lebih lengkap, tetapi juga melihat betapa hidup tidak bisa direncanakan begitu saja." - J.B. Kristanto "Memoar yang ditulis oleh H. Misbach Yusa Biran ini sangat menarik dan penting. Menarik karena cara mengisahkannya yang gesit dan bernada mengejek diri (walaupun ada rasa bangga di dalamnya). Penting karena dalam memoar ini bukan saja terungkap latar belakang kehidupannya sebagai orang Banten, melainkan juga tentang situasi perfilman Indonesia sejak tahun 1950-an sampai tahun 1990-an." - Ajip Rosidi
    Rp 165.000,00
  • Buku - Sejarah Hak Cipta Lukisan
    Buku - Sejarah Hak Cipta Lukisan

    Sejarah Hak Cipta Lukisan – Inda Citraninda Noerhadi

    , , ,
    Pengantar: A.D. Pirous Penerbit: Komunitas Bambu Tahun Terbit: 2012 Tebal: xviii + 406 halaman ISBN: 978-602-9402-15-5 Kondisi: Baru Kasus pemalsuan lukisan yang menjadi pemberitaan media massa sungguh mengguncangkan dunia seni rupa kita. Ia mengingatkan kita akan rapuhnya perlindungan hak cipta di bidang seni rupa di Indonesia. Lukisan-lukisan karya para maestro dipalsukan dengan canggihnya, dan sadar atau tidak, telah menjadi milik para kolektor. Belum lagi kasus pencurian lukisan dan lolosnya lukisan-lukisan palsu dan curian di balai lelang di Hong Kong dan Singapura. Buku ini mencoba memaparkan bukan hanya praktik pemalsuan lukisan, tetapi juga mencoba menelusuri sejarah perlindungan hak cipta di Barat dan Indonesia. Bagaimana kesadaran hak cipta itu tumbuh di kalangan perupa dan pemerintah sebuah negara, dan bagaimana pula ia mempengaruhi hukum internasional di kemudian hari. Buku ini juga merinci upaya-upaya jitu untuk menghindari pemalsuan lukisan dan bentuk-bentuk kriminalisasi lainnya.
    Rp 95.000,00
  • Buku - Kuasa Media di Indonesia
    Buku - Kuasa Media di Indonesia

    Kuasa Media di Indonesia – Ross Tapsell

    , ,
    Penerjemah: Wisnu Prasetya Utomo Penerbit: Marjin Kiri Tebal: x + 298 halaman ISBN: 978-979-1260-81-7 Kondisi: Baru Cara berkomunikasi, cara mencari berita dan informasi, bahkan kehidupan sosial dan politik yang lebih luas di Indonesia saat ini tengah berubah pesat akibat perkembangan media-media digital kontemporer. Kendati statistik resmi menyebut penetrasi internet di Indonesia masih rendah, nyatanya Indonesia dikenal sangat aktif di media sosial: lebih dari 70 juta penduduk Indonesia mempunyai akun Facebook dan kicauan terbanyak di Twitter berlokasi dari Jakarta. Berdasarkan riset selama tujuh tahun, buku ini meneliti bagaimana digitalisasi telah membuat industri media massa di Indonesia mengalami pemusatan dan konglomerasi, yang memungkinkan para oligark pemilik media menjadi semakin kaya sekaligus berpengaruh secara politik. Namun, media digital sebaliknya juga membuka peluang bagi warga biasa untuk menyuarakan kepentingannya dan memperjuangkan perubahan. Dilengkapi wawancara-wawancara langsung bersama para oligark media, politisi, dan pelaku jurnalisme di lapangan, buku ini menunjukkan bagaimana media digital kian menjadi kancah tempur bagi kepentingan yang saling bertabrakan antara oligarki dan warga. * “Barangsiapa ingin memahami masyarakat dan politik Indonesia kontemporer, dan memakai media sebagai titik masuknya atau sebagai perangkat pemahaman, akan dimudahkan oleh kajian Tapsell ini.- David T. Hill * “Buku penting yang menggali hubungan antara media Indonesia, khususnya dalam bentuk digital, dengan oligarki di satu sisi, dan masyarakat sipil di sisi lain. Menyuguhkan analisis detail yang juga reflektif mengenai cara media digital bisa turut memperkuat posisi elite oligarki, sekaligus juga menumbuhkan beberapa sumber tantangan terhadap mereka.” - Vedi R. Hadiz
    Rp 82.000,00
  • Buku - Kamus Filsafat Nilai
    Buku - Kamus Filsafat Nilai

    Kamus Filsafat Nilai – Ali Mudhofir

    , ,
    Penerbit: Komunitas Bambu Tahun Terbit: 2014 Tebal: xii + 420 halaman ISBN: 978-602-19954-6-4 Kondisi: Baru Kamus ini secara khusus memuat penjelasan istilah nilai dan bidang-bidang yang bersangkutan dengan nilai misalnya nilai kenyataan-kebenaran (nilai ilmiah dan logis), nilai kebaikan (nilai etis), nilai keindahan (estetis, seni), dan nilai kesucian (keagamaan). Di samping itu juga dikemukakan pandangan beberapa filsuf tentang nilai. * "... kamus ini penting sebagai acuan para mahasiswa, dosen dan siapa saja yang membutuhkan penjelasan singkat tentang filsafat sebagai istilah dan gagasan etika dan estetika. Istilah dalam kamus mencakup pemahaman filsafat klasik hingga kontemporer. Kamus ini meliputi gambaran umum dan padat mengenai istilah-istilah yang lazim digunakan para filsuf di dunia. Tidak melulu Barat, ada juga istilah keislaman dan terminologi filsafat Hindu serta konfusianisme." - Sri Teddy Rusdi
    Rp 130.000,00
  • Buku - Masa Kuasa Belanda di Papua
    Buku - Masa Kuasa Belanda di Papua

    Masa Kuasa Belanda di Papua (1898-1962) – Rosmaida Sinaga

    , ,
    Penerbit: Komunitas Bambu Tahun Terbit: 2013 Tebal: xxvi + 350 halaman ISBN: 978-602-9402-39-1 Kondisi: Baru Buku ini memaparkan fakta-fakta sejarah yang menjadi motivasi Belanda untuk menguasai dan melakukan pemekaran di Nederlands Nieuw Guinea (Papua) dari 1898 hingga 1962. Berbagai upaya pemekaran di NNG dilakukan Belanda dengan mempertimbangkan aspek sosial, budaya, keamanan, ekonomi dan sumber daya manusia secara menyeluruh. Kajian ini relevan untuk melihat kebijakan pemekaran wilayah di Papua di masa kini agar mampu mengelola pemerintahan secara efektif dan efisien.
    Rp 185.000,00
  • Buku - Ruang Sosial Baru Perempuan Tionghoa
    Buku - Ruang Sosial Baru Perempuan Tionghoa

    Ruang Sosial Baru Perempuan Tionghoa: Sebuah Kajian Pascakolonial – Lim Sing Meij

    , ,
    Penerbit; Yayasan Penerbit Obor Indonesia Tahun Terbit: 2009 Tebal: 250 halaman ISBN: 978-979-461-727-4 Kondisi: Baru Pendidikan mampu membentuk identitas seseorang. Melalui jenjang pendidikan tinggi, telah lahir ruang sosial baru yang sebelumnya tidak terpikirkan oleh perempuan Tionghoa untuk ditapakinya. Transformasi identitas perempuan Tionghoa dilakukan oleh mereka dengan cara identifikasi secara terus-menerus terhadap berbagai kesempatan dalam segala himpitan budaya patriarki dan diskriminasi legal formal. Keperempuantionghoaan yang terwujud dalam kebijakan dan peraturan yang diskriminatif di masa Orba tidak menjadikan mereka sebagai korban yang pasif dan berserah pada nasib. Keperempuantionghoaan justru diwujudkan kembali secara sosiologis melalui kemampuan pemecahan persoalan keseharian yang berkaitan dengan isu gender, budaya, agama, etnisitas, dan kolonisasi pengetahuan. Melalui pendidikan, mereka mampu menjadi non-violent survivor dalam menjawab bebagai tantangan dan rintangan. Ketionghoaan dan keindonesiaan terkandung dalam diri perempuan Tionghoa. Kedua identitas tersebut telah saling melengkapi dan tak terpisahkan satu dari yang lainnya dalam melahirkan identitas hibrid yang unik. Kedua identitas tersebut telah menyejarah dan menjadi bagian dari mosaik Indonesia yang bhineka. Terbuka terhadap berbagai perubahan telah melahirkan perempuan Tionghoa yang otentik.
    Rp 60.000,00
  • Buku - Masyarakat dan Perang Asia Timur Raya
    Buku - Masyarakat dan Perang Asia Timur Raya

    Masyarakat & Perang Asia Timur Raya: Sejarah dengan Foto yang Tak Terceritakan – Aiko Kurasawa

    , , ,
    Penerbit: Komunitas Bambu Tahun Terbit: 2016 Tebal: xxx + 274 halaman ISBN: 978-602-9402-61-2 Kondisi: Baru Apakah Anda pernah mendengar tentang Perang Asia Timur Raya? Sesungguhnya perang ini sejarahnya masih terselubung dalam kabut. Aiko Kurasawa, sejarawan ahli Indonesia, dengan bukunya ini membeberkan perang itu dalam gaya narasi populer, tetapi sangat kaya informasi. Ternyata dari segi namanya saja, perang tersebut mengandung banyak persoalan berupa klaim historis dari Amerika dan Jepang. Amerika memaksakan nama Perang Pasifik. Padahal wilayah berkecamuknya saja di Asia Tenggara. Apakah Birma, Malaya, dan Singapura yang diserang dan diduduki Jepang bisa disebut daerah Lautan Pasifik? Tetapi, istilah Perang Asia Timur Raya juga tak kurang bermasalah. Para sejarawan Jepang menggunakannya dengan niat membenarkan dan memblea diri, serta menghindari label fasis. Bangsa Jepang selalu mengingat perang dengan hati yang sedih. Namun, kesedihan itu bukan rasa menyesal tentang kekejaman orang Jepang di Asia. Melainkan selalu dikaitkan dengan penderitaan orang Jepang, seperti bom atom, serangan udara oleh Sekutu, kekurangan makanan, atau kematian keluarga di medan pertempuran. Perang Asia Timur Raya adalah persoalan yang kompleks. Bukan sekadar menggambarkan peperangan yang keras dan gaduh, tetapi sekaligus situasi yang menjadi sarana perpindahan orang dari satu tempat ke tempat lain. Termasuk pertukaran ilmu, budaya, sosial, bahasa, keahlian-ketrampilan, dan perkawinan antar masyarakat wilayah Asia Tenggara. Bahkan warisannya dalam perpolitikan di Indonesia pascakemerdekaan terkait dengan dana pampasan perang. Juga dalam politik kontemporer Jepang yang berimplikasi pada pelupaan sejarah hitam Jepang, dan keengganan meminta maaf sampai kini.
    Rp 125.000,00
  • Buku - Melintasi Dua Jaman
    Buku - Melintasi Dua Jaman

    Melintasi Dua Jaman: Kenangan tentang Indonesia Sebelum dan Sesudah Kemerdekaan – Elien Utrecht

    , , ,
    Pengantar: Galuh Wandita Penerbit: Komunitas Bambu Tahun Terbit: 2006 Tebal: xv + 290 halaman ISBN: 979-3731-06-0 Kondisi: Bari Kisah seorang anak jaman yang dibentuk dan membentuk konteks sejarah kolonial Hindia-Belanda, pendudukan Jepang, dan masa pascakemerdekaan di Indonesia. Dia selalu dipandang lain karena darahnya ‘tidak murni’. Kenangan masa kecilnya dipenuhi apresiasi terhadap keindahan alam Indonesia. Namun, menjelang remaja, dia mulai bertanya tentang ketidakadilan dan pola hubungan antar ras. Dia menjadi saksi atas harapan dan kegagalan revolusi. Dia juga menjadi pertemuan dua bangsa. Lahir dari darah dua bangsa, tetapi dikelompokkan sebagai masyarakat bangsa kolonial. * “Elien Utrecht melukiskan jalan hidupnya dengan tekanan utama pada periode Indonesia yang baru merdeka. Ia menulis dengan cara yang sangat terkendali dan berimbang, sebagai seorang pengamat yang cerdas, dan tidak berpikir hitam-putih. Dalam genre kenang-kenangan tentang Hindia, buku ini tergolong bermutu, juga karena menangkap kehidupan di masa pemerintahan Soekarno yang jarang dilukiskan, serta menampilkan potret Ernst Utrecht secara memikat.” - Dr. Harry A. PoezeKenangan hidup Elien Urtech adalah sebuah kado yang tak ternilai bagi generasi sekarang. Sebuah cerita bagaimana seorang perempuan Indonesia, membuat pilihan-pilihan yang sulit dalam masa-masa yang sulit, menganyam kehidupan berkeluarga sebagai seorang ibu dan istri, berinteraksi dengan perkembangan dan pergolakan politik di sekitarnya, mencoba mengatasi dalam tindakan kesehariannya kecurigaan antar ras dan agama, jurang pemisah antara miskin dan kaya. Tantangan-tantangan yang dihadapi Elien di masa lalu masih relevan pada saat sekarang.” - Galuh Wandita
    Rp 40.000,00
  • Buku - Ibuisme Negara
    Buku - Ibuisme Negara

    Ibuisme Negara & State Ibuism (Dwibahasa) – Julia Suryakusuma

    , ,
    Pengantar: Robert Cribb dan David Reeve Penerbit:Komunitas Bambu Tahun Terbit: 2011 Tebal: xxx+162 halaman Bahasa: Indonesia dan Inggris ISBN: 979-3731-65-6 Kondisi: Baru Sepanjang sejarah, negara lazim memanipulasi secara bergantian paham perempuan sebagai isteri atau ibu, atau keduanya, sesuai dengan “kebutuhan” negara atau bangsa. Di negara Orde Baru Indonesia, nampaknya pemerintah menemukan bahwa cara yang paling baik untuk membendung dan memanipulasi kekuatan kaum perempuan, baik secara sosial, politik dan ekonomi, adalah dengan mendefinisikan mereka dalam kategori utama sebagai “isteri”. Julia Suryakusuma menganalisis bagaimana konstruksi sosial keperempuanan Indonesia sebagai ideologi jender negara merupakan manipulasi unsur-unsur “pengibu-rumahtanggaan” dan “ibuisme” dalam konteks pembangunan ekonomi kapitalis yang dipimpin negara.
    Rp 90.000,00
  • Buku - Nasionalisme, Laut, dan Sejarah
    Buku - Nasionalisme, Laut, dan Sejarah

    Nasionalisme, Laut, dan Sejarah – Susanto Zuhdi

    , ,
    Penerbit: Komunitas Bambu Tahun Terbit: 2014 Tebal: 600 halaman ISBN: 978-602-9402-57-5 Kondisi: Baru Buku ini mencoba mengingatkan pembaca kembali tentang "ikrar bertanah air satu--tanah air Indonesia". Penting untuk mengulas secara mendalam peran unsur 'air' dari 'tanah air' dalam mengintegrasikan negara kepulauan terbesar di dunia tersebut. Susanto Zuhdi sebagai ahli sejarah maritim membahas tentang unsur laut yang kerap dilupakan: selat teluk, juga aliran sungai yang dapat digali dalam tema kajian dan historiografi. Ia menjelaskan bahwa "Nasionalisme, Laut, dan Sejarah" bagi bangsa Indonesia adalah suatu keniscayaan historis. Bahasan dalam buku ini bersifat multidimenasi karena membahas akar-akar nasionalisme Indonesia sebagai bangsa yang menyejarah, dalam talian perjuangan untuk melepaskan diri dari belenggu kolonialisme asing. Ada pula persoalan pascakemerdekaan seperi HAM dan pendidikan karakter bangsa.
    Rp 180.000,00
  • Buku - Balance
    Buku - Balance

    Balance – Melly Goeslaw

    , , , ,
    Pengantar: Rahayu Supanggah Penerbit: Komunitas Bambu Tahun Terbit: 2012 Tebal: 122 halaman ISBN: 978-602-9402-11-7 Kondisi: Baru Melalui buku ini, Melly Goeslaw memperlihatkan sejumlah kondisi nyata dalam industri musik Indonesia saat ini, yang sayangnya lebih terasa mengenaskan daripada menggembirakan. Euforia terhadap jenis musik tertentu yang sedang populer menjadikan banyak pihak memilih untuk mengekor demi mencicipi popularitas tersebut alih-alih menggali kreativitas dan menyodorkan hal baru. Tekanan dari tren ring back tone (RBT) menjadikan sebuah lagu diciptakan secara instan tanpa melalui proses rancang-bangun dan aransemen. Hubungan antara penyanyi dan komposer tidak lagi didasarkan pada perjodohan hati, melainkan laku atau tidak lakunya lagu yang diciptakan sang komposer. Bahkan fans diciptakan melalui jejaring sosial sehingga kesetiaan penggemar cenderung bersifat musiman. * "Melly bicara tentang 'seni'. Tidak sekedar sebagai 'entitas estetika', tetapi sebagai 'wacana'. Dalam konteks sosial, baginya 'seni' berkaitan dengan komposer, penyanyi, publisher, dan fans. Sebagai makhluk sosial, 'seniman' yang genuine baginya adalah yang hidup berlandaskan kejujuran, bukan ketenaran sesaat. Sebagai komposer dan penyanyi sekaligus, Melly jelas tidak berbicara tentang seni musik semata, tetapi tentang hakikat 'seni' dan “seniman” secara umum. Di sinilah letak nilai karya tulisnya." – Prof. Dr. Benny H. Hoed
    Rp 50.000,00
  • Buku - Cina Khek
    Buku - Cina Khek

    Cina Khek di Singkawang – Hari Poerwanto

    , ,
    Penerbit: Komunitas Bambu Tahun Terbit: 2013 Tebal : xxxii + 444 halaman ISBN: 978-602-9402-43-8 Kondisi: Baru Mengapa orang Cina masih sulit diterima sepenuhnya di Indonesia? Mengapa orang Cina secara khusus mesti membuktikan loyalitas dirinya, baik secara politis maupun ekonomi terhadap negara Indonesia, kendati mereka telah berstatus warga negara Indonesia? Buku ini memberi gambaran mengenai masyarakat Cina Khek di Singkawang, sekaligus berupaya menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut.
    Rp 140.000,00
  • Buku - Presiden Prawiranegara
    Buku - Presiden Prawiranegara

    Presiden Prawiranegara: Kisah 207 Hari Syarifuddin Prawiranegara Memimpin Indonesia – Akmal Nasery Basral

    , , ,
    Penerbit: Mizan Pustaka Tahun Terbit: 2011 Tebal: 370 halaman ISBN: 978-979-4336-13-7 Kondisi: Bekas "Zus Lily, saya pinjam suamimu sebentar," ujar Hatta sopan. "Ada tugas yang harus beliau lakukan sebagai Menteri Kemakmuran. Saya janji hanya beberapa hari saja." * 19 Desember 1948. Agresi Militer II Belanda terhadap Ibu Kota Yogyakarta menyebabkan Presiden Sukarno ditangkap. Wakil Presiden Mohammad Hatta yang cemas dengan kondisi itu segera mengirimkan telegram kepada Menteri Kemakmuran RI, Syafrudin Prawiranegara, yang sedang berada di Bukittinggi untuk membentuk Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) Ternyata benar, tak lama kemudian Hatta pun ditangkap Belanda, Sukarno-Hatta diasingkan ke Bangka. Pemerintahan resmi lumpuh. Di sebuah dangau kecil yang belakangan dikenal sebagai "Dangau Yaya", Syafruddin mengumumkan berdirinya PDRI, pada Rabu 22 Desember 1948. Dari sudut pandang seorang pemuda pengikutnya, Kamil Koto, mengalirlah kisah Presiden Syafruddin Prawiranegara, yang selama 207 hari melanjutkan kemudi kapal besar bernama Indonesia yang sedang oleng, dan nyaris karam. Sebuah perjuangan yang mungkin terlupakan, tetapi sangat krusial dalam memastikan keberlangsungan Indonesia.
    Rp 48.000,00
  • Buku - Flip Da Skrip
    Buku - Flip Da Skrip

    Flip da Skrip: Kumpulan Catatan Rap Nerd Selama Satu Dekade – Herry Sutresna

    , , ,
    Penerbit: Elevation Books Tahun Terbit: 2018 Kondisi: Baru Sejak awal 1990-an, telah begitu banyak karya musik bercorak hip hop dihasilkan oleh artis-artis Indonesia. Pelaku, pengamat dan penggemar juga telah begitu ramai memperbincangkannya di internet, media sosial dan ruang-ruang diskusi. Sudah begitu banyak korporasi, tim bola basket, dan agen periklanan yang mendapatkan begitu banyak uang dari imaji-imaji tentang hip hop dan rap. Dan dalam kasus Homicide, sudah begitu banyak anak-anak muda yang terpantik semangat insureksinya. Yang belum pernah ada adalah sebuah catatan menyeluruh tentang genre musik yang juga sekaligus merupakan kultur unik yang sulit dipungkiri datang dari tempat yang asing, tempat yang spesifik dan rentang waktu yang tidak akan terulang lagi. Yang dilakukan Herry Sutresna di sini adalah mencatat, menata ulang, dan menginterpretasi hip hop dari suatu masa dan satu tempat (Pantai Barat dan Pantai Timur Amerika Serikat) dan memberi konteks atas kehadirannya di dalam konteks besar epos hip hop. Di buku ini hip hop baru adalah kelanjutan dari yang lama, bahwa Afrika Bambataa tetap ada di musik Tyler The Creator dan Kendrick. Sejarah adalah hari ini. Hip hop is not dead, it just smells funny.
    Rp 120.000,00
  • Buku - Kekuasaan Politik dan Kebudayaan
    Buku - Kekuasaan Politik dan Kebudayaan

    Kekuasaan, Politik, dan Kebudayaan: Wawancara dengan Edward W. Said

    , ,
    Penyunting: Gauri Viswanathan Penerbit: Narasi dan Pustaka Promethea Tebal: xxvi + 670 hlm ISBN: 978-979-168-420-0 Kondisi: Baru Peralihan yang fleksibel dari satu pokok masalah ke pokok masalah lainnya, yang sedemikian rupa merupakan kumpulan wawancara khas, adalah sebuah cara yang unik untuk mengapresiasi pandangan-pandangan cerdas Edward W. Said sebagai kritikus sastra, kebudayaan, dan geopolitis zaman kita. Meskipun berjangkauan luas, Said selalu penuh perhatian pada persemaian nilai kemanusiaan individual dan bukan sekadar institusional. Said menyelami dunia ciptaan karya-karya sebagai pencapaian historis atau kultural. Wawancara yang mengagumkan dan menggugah ini menempatkan Edward W. Said sebagai salah satu intelektual humanis terkemuka, kosmopolit, dan demokratis yang tidak takut mengkritisi dogma politis dan akademis untuk memperluas pemahaman tentang dunia dan diri kita.
    Rp 150.000,00
  • Buku - Karena Jurnalisme Bukan Monopoli Wartawan
    Buku - Karena Jurnalisme Bukan Monopoli Wartawan

    Karena Jurnalisme Bukan Monopoli Wartawan – Rusdi Mathari

    , , ,
    Penerbit: Buku Mojok Tahun Terbit: 2018 Tebal: 258 halaman ISBN: 978-602-1318-64-5 Kondisi: Baru Ketika konsentrasi kepemilikan media meningkat, senjakala media cetak hampir tiba, tsunami hoax dan berita palsu muncul, gejala ketidakpercayaan terhadap media arus utama membesar, jurnalisme sedang berada dalam episode-episode menegangkan. Di buku ini, Rusdi Mathari membaca situasi tersebut dan mengajukan berbagai refleksi serta kritik untuk dunia media dan jurnalisme yang ia geluti lebih dari 25 tahun.
    Rp 78.000,00
  • Buku - Mereka Sibuk Menghitung Langkah Ayam
    Buku - Mereka Sibuk Menghitung Langkah Ayam

    Mereka Sibuk Menghitung Langkah Ayam: Sehimpun Reportase – Rusdi Mathari

    , ,
    Penerbit: Buku Mojok Tahun Terbit: 2018 Tebal: 216 halaman ISBN: 978-602-1318-63-8 Kondisi: Baru Sembilan belas naskah yang berada di tangan Anda adalah sehimpun reportase Rusdi Mathari. Naskah ini disajikan secara mendalam, menarik, juga menggelitik. Pembaca akan dibawa oleh Rusdi Mathari untuk menjelajahi reportase dari beragam kisah. Mengetahui kisah orang-orang yang berjuang melawan penyakit AIDS, orang-orang tua yang menghabiskan hidup di panti, dan sekelumit kehidupan pasar. Menelisik kehidupan masyarakat Aceh pasca-tsunami dan pembalakan hutan di Kalimantan. Membaca catatan beragam peristiwa hukum dan kriminal, hingga ketidakadilan yang dialami sebagian kelompok di Jawa Timur.
    Rp 68.000,00
  • Buku Bangkarak Jurnalistis
    Buku Bangkarak Jurnalistis

    Bangkarak Jurnalistik: Lalakon Hiji Jurnalis – Sjarif Amin

    , , , , ,
    Penerbit: Pustaka Jaya Tahun Terbit: 2017 Tebal: 186 halaman ISBN 978-979-419-462-1 Kondisi: Baru "Koran Sipatahoenan téh geus lila teu terbit, tapi ngaranna nepi ka ayeuna masih kénéh mindeng disebut-sebut. Naon sababna? Nurutkeun Syarif Amin, lantaran urang Sunda harita ngarasa Sipatahoenan téh jadi kalangkang dirina. Macaan tulisan Syarif Amin dina ieu buku, ngahudang deui kapanasaran ngeunaan “kalangkang dirina” urang Sunda mangsa ayeuna." - Abdullah Mustappa "Kabiruyungan milu macaan karangan-karangan nu di-sadapurankeun di dieu, kaasup panganteur tinu milihanana. Kayungyun boh ku nu ngaréka sastra jeung naratas jurnalisme, boh ku nu mapay raratanana. Sumbangan nu pohara gedéna keur kaweruh balaréa, utamana tina perkara sajarah sastra jeung jurnalisme Sunda abad ka-20." - Hawé Setiawan
    Rp 60.500,00
  • Buku - Sundakala
    Buku - Sundakala

    Sundakala – Ayatrohaedi

    , , ,
    Penerbit: Pustaka Jaya Tahun Terbit: 2017 Tebal: 160 halaman ISBN 978-979-419-330-3 Kondisi: Baru Waktu itu awal tahun 1970-an. Ada kabar tentang naskah-naskah Pangeran Wangsakerta dari Cirebon. Naskah-naskah itu berisi tentang sejarah Sunda khususnya, dan sejarah Indonesia umumnya, yang lengkap dan bernilai tinggi sebagai sumber sejarah. Atja, yang ketika itu menjabat sebagai Kepala Museum Negeri Jawa Barat dan Kepala Bidang Permuseuman dan Kepurbakalaan Kantor Wilayah Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat, berupaya mencari naskah-naskah itu, dan berhasil. Didapatkanlah sekitar 50 naskah yang ditulis pada kertas daluang dengan menggunakan aksara dan bahasa Jawa serta mengandung lima seri karangan yang memaparkan sejarah Sunda, Pulau Jawa, dan Nusantara sejak masa prasejarah hingga abad ke-17. Sejak itu timbullah kontroversi menyangkut isi dan keaslian nas-kah-naskah tersebut. Di tengah suasana seperti itu, Ayatrohaedi sebagai ahli kebudayaan Sunda turut aktif menggali isi naskah-naskah tersebut dan mengumumkannya di berbagai tempat dan kesempatan. Dalam buku ini tulisan-tulisan Ayatrohaedi yang semula bertebaran di berbagai media massa dan jurnal ilmiah dihimpun jadi satu. Dengan begitu buku ini dapat membantu para peminat sejarah yang tertarik untuk menyingkap keseluruhan masalah menyangkut naskah-naskah Wangsakerta.
    Rp 50.000,00
  • Buku - Third Debate
    Buku - Third Debate

    Third Debate dan Kritik Positivisme Ilmu Hubungan Internasional – Shaummil Hadi

    , ,
    Penerbit: Jalasutra ISBN: 978-602-8252-01-0 Kondisi: Baru Hubungan Internasional (HI) sudah sejak lama dikenali sebagai praktik pengejaran objek-objek kekuasaan. Namun di balik hal tersebut, orang lalai berpikir bahwa itu merupakan sebentuk kekakuan dalam memandang HI, baik itu sebagai praktik maupun pengetahuan. Kekakuan itu mengisyaratkan ketidakmampuan orang keluar dari keterkungkungan pengetahuan karena suatu objek kekuasaan yang ada padanya, yang berujung pada kekakuan praktik pengetahuan tersebut. Ironisnya, kekakuan dalam memandang praktik HI secara awam itu juga merupakan kekakuan dalam ilmu HI pada umumnya. Kekakuan tersebut, sebagaimana diutarakan dalam buku ini, pada dasarnya berasal dari kekakuan definisi ilmu HI itu sendiri yang diterakan sebagai ilmu yang harus mempelajari hubungan dan interaksi antar negara-negara semata. Ditenggarai bahwa kekakuan HI itu bersumber dari kekakuan sifat negara sendiri dalam kerangka hubungannya dengan negara lain, atau sifat alamiah negara dalam hubungan internasional. Selain itu, kekakuan dalam memandang fenomena hubungan internasional ternyata berasal dari pegangan epistemologi yang dianut para pengkaji HI itu sendiri selama ini, yakni epistemologi positivisme. Tujuan utama penelusuran dalam buku ini adalah hendak meluruhkan kekakuan dari teleologi tradisional HI tersebut dengan memperkenalkan sejarah dan kesejarahan dari mana sumber kekakuan itu berasal, yang nantinya diharapkan dapat dijadikan model dari suatu upaya pemahaman baru guna melihat HI dan logika persoalannya yang lebih kontemporer, sehingga ia dapat bermanfaat pula bagi upaya-upaya menjawab berbagai artikulasi krisis dan sosio-kultural yang kini sedang dihadapi dunia. Argumen-argumen yang dikemukakan dalam buku ini sebagian besar dilatrbelakangi terjadinya perubahan cara pandang sejak beberapa dasawarsa terakhir dalam dunia sosial, yang terkait erat dengan munculnya posmodernisme sebagai ide dan fenomena.
    Rp 63.000,00
  • Buku - Seksualitas di Indonesia
    Buku - Seksualitas di Indonesia

    Seksualitas di Indonesia

    , ,
    Editor: Linda Rae Bennett, Sharyn Graham Davies, Irwan Martua Hidayana Penerbit: Yayasan Pustaka Obor Indonesia dan AUT University Tahun Terbit: 2018 Tebal: x + 460 hlm ISBN: 978-602-433-565-6 Kondisi: Baru Seks, seksualitas dan relasi seksual adalah topik-topik yang diperdebatkan secara hangat di Indonesia, sehingga memicu respons-respons yang kompleks dan seringkali emosional. Buku ini mengeksplorasi topik-topik ini dalam beragam cara. Pertama, menyoroti sejarah dan bentuk-bentuk baru dari keragaman seksual, termasuk respons-respons yang muncul. Kedua, mengkritisi representasi seksualitas yang berbeda dengan menunjukkan keragaman wacana tentang bagaimana seksualitas dan ‘the sexual’ dipahami dalam konteks Indonesia moderen. Dengan menempatkan seksualitas sebagai pusat dan meletakkannya dalam konteks sejarah era Reformasi, volume ini menelisik makna-makna dan praktik-praktik lintas lokasi, dengan memfokuskan pada beragam kelompok dan makna-makna seksualitas yang contested. Diawali dengan sebuah pengantar yang substantif dan disimpulkan dengan refleksi kritis atas isu-isu utama, kerangka buku ini melingkupi empat tema utama: politik seksual, kesehatan, keragaman dan representasi. Buku ini menyajikan temuan empiris baru dan sekaligus berkontribusi pada analisis teoritik. Buku ini mengisi rumpang (gap) dalam pemahaman kita tentang evolusi dan dinamika kontemporer dari seksualitas di Indonesia. Ilmuwan dan akademisi dari disiplin kajian gender dan seksualitas, kesehatan global, kesehatan seksual dan reproduksi, antropologi, sosiologi dan kajian Asia perlu membaca buku yang penting dan menarik ini.
    Rp 160.000,00
  • Buku Cerita dari Gedung Arca
    Buku Cerita dari Gedung Arca

    Cerita dari Gedung Arca: Serba-Serbi Museum Nasional Jakarta – Wahyono Martowikrido

    , ,
    Penerbit: Masup Jakarta Tahun Terbit: 2005 Tebal: xviii+162 halaman ISBN: 979-3731-11-7 Kondisi: Baru Buku ini merekam perjalanan sejarah Gedung Arca, nama julukan Museum Nasional Jakarta yang pernah populer tempo doeloe, dalam pelbagai dimensi. Bukan saja asal mulanya, rupa-rupa koleksinya lengkap dengan tips-tips mengenali keaslian benda-benda kuno, tetapi juga kisah-kisah para pengurus dan pengunjungnya yang heroik, unik, lucu dan mengharukan. Membaca buku ini dapat dirasakan bahwa museum itu bukanlah seperti yang bertahun-tahun belakangan ini dicitrakan, yaitu suatu tempat yang ganjil dan menjemukan.
    Rp 30.000,00
  • Buku - Anarkisme
    Buku - Anarkisme

    Anarkisme: Kumpulan Esei – Emma Goldman

    , ,
    Penerjemah: Tim Amsyong Penerbit: Jalan Baru Tebal: xii+278 halaman ISBN: 786-026-13844-6 Kondisi: Baru Anarkisme adalah filosofi yang membawa manusia pada kesadaran akan dirinya sendiri; menyatakan bahwa Tuhan, Negara, dan Masyarakat tidak eksis, bahwa janji-janji mereka tidaklah sah dan tidak berlaku karena hal tersebut hanya dapat dipenuhi melalui subordinasi manusia. Anarkisme kemudian adalah guru bagi kesatuan kehidupan; bukan hanya pada alam, juga pada manusia. Tak ada konflik antara naluri individu dan sosial, seperti yang terjadi antara jantung dan paru-paru: yang satu sebagai wadah esensi kehidupan yang berharga, yang lainnya sebagai elemen pernapasan yang menjaga esensi kehidupan tetap murni dan kuat. Individu adalah jantung masyarakat yang melestarikan esensi kehidupan sosial; masyarakat adalah paru-paru yang mendistribusikan elemen-elemen untuk menjaga esensi kehidupan – itulah individu – murni dan kuat.
    Rp 65.000,00
  • Buku - Toekar Tambah
    Buku - Toekar Tambah

    Toekar Tambah: Asimilasi Paksa dan Rela – Nindityo Adipurnomo dan Mella Jaarsma

    , , ,
    Penerbit: Semarang Contemporary Art Gallery Tahun Terbit: 2012 Tebal: 128 halaman Kondisi: New Old Stock Studi dan penelitian tentang Peranakan di Indonesia boleh dibilang masih sangat langka. Ada beberapa buku yang mengetengahkan foto-foto barang peninggalan, seperti furniture dan perabot rumah tangga dan pelbagai pernak-perniknya, kain batik Peranakan, sampai arsitektur bangunan Peranakan di Asia Tenggara. Namun, hanya sedikit buku yang mengulas dari konteks sejarah dan kebudayaannya. Buku ini diterbitkan menyertai pameran seni rupa Nindityo Adipurnomo dan Mella Jaarsma di Semarang Gallery tanggal 19 Februari-9 Maret 2012. Nindit dan Mella melakukan riset dan studi budaya asimilasi Peranakan di kota Semarang dan Lasem sebelum menuangkannya ke dalam proses kreatif berkarya mereka.
    Rp 75.000,00
Subscribe