Please select a page for the Contact Slideout in Theme Options > Header Options

Sejarah, Filsafat, Budaya

Filters

Showing 145-192 of 281 products

View 24/48/All

Filter by price

145-192 of 281 products

  • Buku - Tempat Terbaik di Dunia
    Buku - Tempat Terbaik di Dunia

    Tempat Terbaik di Dunia – Roanne Van Voorst

    , ,
    Penerjemah dari bahasa Belanda: Martha Dwi Susilowati Penerbit: Marjin Kiri Tebal: vi + 192 halaman ISBN: 978-979-1260-79-4 Kondisi: Baru "Mau ikut?” teriak seorang pemuda ke arah saya, di atas kebisingan deru mesin bus kota yang saya tumpangi. “Ke tempat terbaik di Indonesia. O tidak, ke tempat terbaik di dunia! Apa saja yang ingin kamu lakukan, bisa di sana, dan apa saja yang ingin kamu punya, ada di sana.” Roanne van Voorst, seorang antropolog yang meneliti tentang respons manusia terhadap banjir, memutuskan mengikuti anak muda itu dan tiba di salah satu kampung kumuh termiskin di Jakarta. Dia menetap di sana lebih dari setahun, di sebuah rumah dari papan dan asbes. Semakin lama dia semakin mengenal tetangganya dan keadaan hidup mereka: kemelaratan luar biasa, ancaman penggusuran karena permukiman itu ilegal, dan terutama pergulatan mereka dengan banjir dari sungai yang sangat tercemar. Dalam menghadapi masalah-masalah tersebut, penghuni permukiman kumuh ini menemukan cara-cara yang efisien, kerap inovatif dan kreatif, yang mereka ajarkan kepada “anak angkat” mereka yang baru. Dengan informatif, intim, dan penuh humor, Roanne van Voorst memberikan wawasan unik tentang kehidupan penghuni kampung kumuh yang keras, tetapi pantang menyerah. Buku ini mematahkan pra­sangka negatif dari para pejabat dan kelas menengah atas Indonesia yang cenderung mencap penghuni kampung kumuh sebagai kriminal dan pemalas, sekaligus juga pra­duga positif dari sebagian aktivis dan peneliti yang kerap memandang persoalan riil kemiskinan secara romantik. * “Van Voorst memiliki keberanian untuk melangkah masuk ke dalam kehidupan keras orang-orang termiskin di Jakarta. Lewat pandangan matanya kita mengikuti pergulatan mereka untuk bertahan hidup. Sarat dengan derita tapi kadang juga meninggalkan tawa.” — Step Vaessen, koresponden Al Jazeera di Jakarta * “Hanya orang yang mencintai Indonesia bisa menggambarkannya seperti Roanne van Voorst—modern sekaligus absurd. Tempat Terbaik di Dunia adalah potret kehidupan sebuah kampung kumuh yang menakjubkan dan begitu menyentuh.” Gustaaf Peek, novelis, pengarang Dover * Roanne van Voorst (1983) adalah seorang antropolog dan pe­nulis buku-buku non-fiksi maupun fiksi. Debutnya diawali lewat Jullie zijn anders als ons: Jong en Allochtoon in Nederland (2010), buku tentang kaum muda imigran di Belanda. Dia meraih gelar doktor dengan pre­dikat cumlaude dari Universitas Amsterdam pada 2014. Penelitiannya tentang banjir di Indonesia melahirkan buku akademis Natural Hazards, Risk and Vulnerability: Floods and Slum Life in Indonesia (2015) serta kisah pengalamannya dalam versi populer De beste plek ter wereld: Leven in de sloppen van Jakarta (2016). Roanne juga pendiri Fearlessly Fearful, platform daring untuk melatih peserta agar menjalani hidup dengan lebih berani. Sendirinya seorang pemanjat tebing, ia menerbitkan wawancara­nya dengan para pemanjat kelas dunia tentang cara mengatasi ketakut­an dalam Fear! Extreme Athletes on How to Reach Your Highest Goals and Overcome Fear and Self Doubt (2018). Sedangkan karya-karya fiksinya adalah De verhuizing (2015) dan Lief van je (2018).
    Rp 63.000,00
  • Buku Sosiologi Sastra
    Buku Sosiologi Sastra

    Sosiologi Sastra – Robert Escarpit

    , , ,
    Kata Pengantar: Sapardi D. Damono Penerbit: Yayasan Pustaka Obor Indonesia Tahun Terbit: 2017 Tebal: xii + 162 halaman ISBN: 978-979-461-550-8 Kondisi: Baru Yang menjadi pokok pembicaraan dalam buku Escarpit ini adalah sastra sebagai buku, tidak sekedar sebagai gagasan atau pandangan kita mengenai bagaimana dan seperti apa sastra itu seharusnya. Dan karena dalam pengertian itu pengarang-sebagai individu yang membuat dan memiliki karya itu-menjadi penting, maka definisi pengarang juga dipermasalahkan. Pandangan penulis menyiratkan adanya sederet kegiatan dan lembaga yang berada antara benak orang yang menulis dan pikiran orang yang membaca tulisannya. Dan itulah, tentunya, yang menjadi landasan pemikiran buku ini menyangkut produksi, distribusi, dan konsumen bahan pembicaraan yang tidak mendapat tempat istimewa dalam pembicaraan mengenai sosiologi sastra yang terutama membicarakan bagaimana seharusnya sastra berfungsi dalam masyarakat. Sastra bukan lagi suatu permasalahan yang kita pikirkan bagaimana seharusnya ia, tetapi sebagai benda budaya yang kita hasilkan sebagai bagian dari kegiatan industri modern.
    Rp 60.000,00
  • Buku Chairil Anwar Pelopor Angkatan '45
    Buku Chairil Anwar Pelopor Angkatan '45

    Chairil Anwar: Pelopor Angkatan 45 – H.B. Jassin

    , , ,
    Penerbit: Pustaka Narasi Tahun Terbit: 2018 ISBN: 978-602-5792-10-6 Kondisi: Baru Ketika Pujangga Baru mencangkok keindahan romantis dari angkatan Belanda tahun 1880-an, Chairil Anwar mengubah corak khas itu menjadi wacana puisi internasional dari zamannya sendiri, melahap, mencerna, dan mencipta-ulang puisi kontemporer. Sajak-sajaknya menghembuskan jiwa, semangat dan cita-cita muda, bukan dalam arti tidak masak, masih hijau, tapi dalam arti terus-terus, bersifat memperbarui, dalam arti segar-bugar. vital, penuh hidup, bergerak dan menggerakkan. Meski hidup singkat sebagai manusia, namun tidak sebagai seniman, la telah menggoreskan pengaruhnya dalam persajakan modem Indonesia. Tak heran kemudian H.B. Jassin, seorang kritikus sastra kenamaan tak ragu menahbiskan Chairil Anwar sebagai "Pelopor Angkatan '45". Dalam buku ini, H.B. Jassin menjabarkan secara singkat apa dan bagaimana yang membuat Chairil Anwar bisa menjadi seorang pelopor perpuisian di era yang waktu itu sangat represif. Anda juga akan menemui hampir semua sajak-sajak yang pernah Chairil buat. Buku ini persembahan dari "Focus" Sastra Indonesia dan menjadi salah satu referensi paling penting untuk mengenal Chairil Anwar.
    Rp 65.000,00
  • Buku - Sejarah dan Budaya
    Buku - Sejarah dan Budaya

    Sejarah dan Budaya – Antonio Gramsci

    , ,
    Penerbit: Narasi Tahun Terbit: 2017 Tebal: 334 halaman ISBN: 978-979-1684-28-6 Kondisi: Baru "Pada dasarnya, semua orang punya potensi menjadi intelektual, sesuai dengan kecerdasan yang dimilikinya, dan dalam cara menggunakannya. Tetapi tidak semua orang adalah intelektual dalam fungsi sosial." - Antonio Gramsci * Buku ini diterjemahkan dari Gramsci's Prison Notebooks, sebuah catatan-catatan pengalaman politik dan intelektual yang membentuk, mendukung dan melatarbelakangi gagasan dan pemikiran Gramsci ketika berada di penjara, terutama pemikiran-pemikirannya tentang hegemoni. Banyak pengamat menganggap pemikiran-pemikiran Gramsci tidak gampang dicerna. Itu karena tulisan-tulisannya banyak menggunakan kata-kata yang tidak langsung menohok permasalahan, sehingga penuh dengan ungkapan-ungkapan kiasan. Semua itu ia lakukan untuk dapat meloloskan tulisan-tulisannya dari sensor penjara.
    Rp 85.000,00
  • An Ode to Fried Chicken
    An Ode to Fried Chicken

    Primitive Skill #2: An Ode to Friend Chicken

    , , ,
    Penerbit: Binatang Press! Tahun Terbit: 2018 Bahasa: Inggris dan Indonesia Tebal: 42 halaman, dicetak dengan risografi Kondisi: Baru An Ode To Friend Chicken reviews KFC knockoffs found around Jakarta. * Mm, you bleed for me.. Bleed for me
    Rp 130.000,00
  • Buku - Jurnalisme Kontemporer
    Buku - Jurnalisme Kontemporer

    Jurnalisme Kontemporer Edisi 2 – Septiawan Santana K.

    , , ,
    Penerbit: Yayasan Pustaka Obor Indonesia Tahun Terbit: 2017 Tebal: xviii + 340 halaman ISBN: 978-602-433-448-2 Kondisi: Baru Jurnalisme Kontemporer Edisi 2 ini menyerap berbagai perkembangan jurnalisme. Teknologi, misalnya, mendorong jurnalisme ke dalam kontemporarisasi media, dan membawa masyarakat semakin erat, ketat, padu, dan kompak, ketika menangkap peristiwa, atau isu. Perkembangan lain membawa jurnalisme tidak lagi hanya jadi sebuah profesi. Tapi juga, perkakas mengolah pesan, dan medium komunikasi kreatif: menyoal gaya hidup, olah raga, kesehatan, makanan, hingga cuaca. Sejarah, dan keilmuan jurnalisme, di antaranya, menunjukkan ideologi bermain di ruang fakta, sumber berita, sampai reportase. Bahasa dan pelaporan jurnalisme bahkan mengubah nalar bangsa Hindia, dari budaya "ucap" menjadi "baca-tulis", dari literasi "obrolan sekampung" menjadi "informasi personal". Framing jurnalisme mengerangka tampilan sebuah bangsa, dan nafsu ekonomi politik. Dari sanalah, sertifikasi kewartawanan diukur jurnalisme, dan etika jurnalistik menolak syahwat pornografi. Hal itu tak melulu bisa diukur lewat sistem pers. Di kawasan Amerika Utara dan Eropa Barat, misalnya, aturan pers dipengaruhi pasar media, jaringan media dan partai politik, profesionalisme kewartawanan, serta intervensi negara. Ukuran profesionalisme, contohnya, pun bermacam ragam di tiap negara. Intervensi negara, misal lain, berbeda-beda ukurannya. Komponen politis bisa bersambung dengan sirkulasi pers. Buku edisi ke-2 ini dituntun, secara langsung atau tidak, oleh para mahasiswa, dosen atau pengajar, sampai pembimbing tesis dan disertasi, dari disiplin komunikasi, politik, hukum, ekonomi, psikologi, serta ilmu sosial dan humaniora lain. Selain itu, diceramahi sejawat pers dan media, serta rekan profesi lain seperti pengacara, politisi, polisi, dan lainnya. Alhamdulillah.
    Rp 175.000,00
  • Buku - Big Magic
    Buku - Big Magic

    Big Magic: Perburuan Menemukan Kehidupan Kreatif – Elizabeth Gilbert

    , ,
    Penerbit: Kaifa Tebal: 280 halaman Bahasa: Indonesia ISBN: 978-602-0851-84-6 Kondisi: Baru Kehidupan kreatif lebih aneh daripada pekerjaan duniawi mana pun. Ketidakpastian adalah apa yang kita sepakati saat kita bersedia menjalani kehidupan kreatif. Lama sebelum internet dan teknologi digital ditemukan-seniman adalah karier yang payah. Dunia kreativitas-sebagaimana dunia sesungguhnya--adalah tempat yang jahat dan tidak adil. Apa lagi yang akan kau lakukan dengan hidupmu di dunia ini-tidak mewujudkan sesuatu? Tidak melakukan hal-hal yang menarik? Tidak mengikuti rasa suka dan keingintahuanmu?
    Rp 79.000,00
  • Buku - The Origin of Species
    Buku - The Origin of Species

    The Origin of Species: Asal-Usul Makhluk Hidup Melalui Seleksi Alam – Charles Darwin

    , ,
    Penerbit: Pustaka Narasi Tahun Terbut: 2017 Tebal: 596 halaman Jenis Cover: Hard Cover ISBN: 978-979-1685-27-6 Kondisi: Baru "Semakin baru suatu bentuk akan semakin tinggi tingkatannya daripada bentuk-betuk yang lebih purba, karena setiap bentuk baru tercipta dengan keunggulan tertentu atas bentuk-bentuk sebelumnya melalui perjuangan untuk bertahan hidup." - Charles Darwin Buku ini adalah dokumentasi lengkap hasil penelitian panjang Charles Darwin tentang asal-usul makhluk hidup. Dalam teorinya, Darwin mengungkapkan bahwa perkembangan spesies didasarkan pada terjadinya seleksi alam. Buku ini berisi penegasan Darwin bahwa spesies tidak diciptakan sekaligus oleh tangan Ilahi, tapi dimulai dengan beberapa bentuk sederhana yang kemudian bermutasi menyesuaikan diri dari waktu ke waktu. Teori-teori Darwin tentang evolusi makhluk hidup dianggap kontroversial, bahkan hingga hari ini. Perdebatan mengenai teori Darwin menjadikan karyanya sebagai buku paling berpengaruh dalam ilmu pengetahuan alam yang pernah ditulis manusia. Dunia mengakui bahwa karya Darwin ini sangat penting bagi sejarah manusia.
    Rp 200.000,00
  • Buku - Kolom demi Kolom
    Buku - Kolom demi Kolom

    Kolom Demi Kolom: Humor-Humor Bernas Sang Maestro – Mahbub Djunaidi

    , ,
    Penerbit: Ircisod Tahun Terbit: 2018 Tebal: 274 halaman ISBN: 978-602-7696-44-0 Kondisi: Baru Mahbub bisa menggerakkan kata-kata, kalimat kalimat, dalam pelbagai “perumpamaan” yang tidak pernah membosankan karena tak terduga. Mahbub memiliki ketangkasan yang menyatu dengan seluruh ide atau isi tulisan. Dan di situlah mutu sebuah prosa yang baik: ide tidak membebani gaya, dan gaya tidak menyebal dari ide. Mahbub mengemas tema-tema sukar menjadi semudah mengunyah kacang goreng. Hasil tulisannya perpaduan yang begitu ganjil dan langka: serius kandungannya, sederhana pemaparannya, dan lucu gaya bertuturnya. Anda bisa merasakannya sendiri dengan menyimak kolom-kolom Mahbub yang menggelitik di buku ini.
    Rp 75.000,00
  • Pascakolonial
    Pascakolonial

    Pascakolonial: Wacana, Teori dan Aplikasi – R. Setiawan

    , ,
    Penerbit: Gambang Tahun Terbit: 2018 Tebal: vii + 210 halaman ISBN: 978-602-6776-56-3 Kondisi: Baru Buku ini dibuka dengan pemahaman umum secara historis, praktis, dan kritis mengenai pascakolonialisme. Dari pemahaman tersebut, buku berpendar untuk menggagas beberapa teori pascakolonialisme seperti Orientialisme, Identitas, Subalternitas, Poltik Spasial, Realisme Magis, dan Sastra Perjalanan. Orientalisme, dalam pandangan Edward Said, dapat dilihat secara ringkas sebagai suatu cara pandang Barat terhadap Timur sehingga wacana di dalamnya mengandung kekuasaan kolonial atas bangsa Timur, pandangan tersebut melihat, membayangkan, menekankan, membesar-besarkan dan mendistorsi perbedaan masyarakat serta budaya Timur (terutama bangsa Arab) dengan bangsa Eropa Barat. Sementara itu. Bhaba meyakini kekuasan kolonial tersebut pasti akan berdampak pada identitas bangsa dari masyarakat Dunia Ketiga. Namun, sebagai seorang dekonstruksionis, Bhaba menunjukkan bahwa krisis tersebut dapat menjadi alat resistensi yang menghancurkan dominasi kekuasaan kultural dalam identitas bangsa Dunia Ketiga tersebut. Akan tetapi, Dunia Ketiga sendiri sangan identitik dengan orang-orang Subaltern, sehingga Gayatri C. Spivak, menjelaskan adanya proses politis yang justru memanfaatkan orang-orang tertindas sebagai alat untuk melanggengkan suatu kekuasaan. Selain masalah-masalah tersebut, teori pascakolonial juga merambat pada dimensi ruang, di mana ada kajian ruang yang dikembangkan oleh Sara Upstone, Realisme Magis oleh Wendy B. Faris, dan juga Sastra Perjalanan oleh Carl Thompson. Ketiganya merupakan perkembangan dari teori kritis pascakolonialisme. Tentu saja, semuanya ditulis di dalam buku ini, baik ulasan teoretis dan contoh penerapannya dalam karya sastra. Inilah yang menjadi kekuatan buku ini. Buku ini adalah suatu pendulum yang cukup lengkap dan sangat membantu dalam perluasan pemahaman kajian pascakolonialisme.
    Rp 59.000,00
  • Spinoza
    Spinoza

    Spinoza: Filsafat Praktis – Gilles Deleuze

    , ,
    Penerbit: Basabasi Tebal: 260 halaman ISBN: 978-602-5783-07-4 Kondisi: Baru "Buku ini provokatif sejak awal: sebuah buku tentang Spinoza, dengan sub-judul Filsafat Praktis, dan menyebut Nietzsche dalam kata pembuka bab pertamanya. Kedekatan Spinoza dan Nietzsche dibuat sangat jelas. Buku ini membahas bentuk familiar yang kita sebut manusia. Spinoza membicarakan haI-hal yang mendahului bentuk itu, dan Nietzsche membicarakan hal-hal yang melampaui bentuk itu. "Bagi Spinoza, persoalan historisnya ada pada bagaimana memahami komposit terbatas seperti manusia, dalam keterlibatannya dengan kekuatan-kekuatan sempurna, yaitu kekuatan yang tak terbatas, yang memiliki bentuk yang dikenai sebagai Tuhan. Salah satu bagian paling menarik dari buku ini berkaitan dengan kritik Spinoza terhadap teologi. Tuhan, sang pembuat peraturan dan hakim, perencana dan pelindung, tidak bisa bertahan hidup. "Dalam banyak hal, tampak bahwa bagi kita, istilah yang lebih kuat dalam konsep kesetaraan Spinoza yang terkenal, Tuhan atau Alam, adalah Alam. Namun, sesuatu terjadi pada istilah itu ketika kita menggabungkannya dengan Manusia. Terdapat afek yang melemahkan istilah itu, yang memberi dampak kesedihan kepada kita: Manusia dan Alam, adalah tragedi; Manusia di Alam, adalah pengkhotbah saleh; Manusia melawan Alam, adalah korban." - Robert Hurley
    Rp 65.000,00
  • TeoriBudayaKontemporer
    TeoriBudayaKontemporer

    Teori Budaya Kontemporer: Penjelajahan Tanda & Makna – Yasraf Amir Piliang & Jejen Jaelani

    , ,
    Penerbit: Aurora Tahun Terbit: 2017 Tebal: xxii + 275 halaman ISBN: 978-602-6645-34-0 Kondisi: Baru Setidak-tidaknya ada dua 'semangat zaman' (Zeitgeist) yang membangun cultural studies sebagai sebuah kecenderungan pemikiran, yaitu modernisme dan posmodernisme. Pada fase modern, cultural studies akrab dengan isu-isu budaya populer, budaya massa, industrialisasi, media massa, komodifikasi, struktur budaya, kode budaya, ideologi, subjek, hegemoni, struktur kelas, demokrasi dan sebagainya. Silsilahnya berasal dari para pemikir 'kulturalis' (Arnolf, Richard, Leavis, Hoggart, William, Thompson), pemikir 'sosiologis' (Weber, Berger & Luckman, Schutz), pendukung 'Marxis Barat' (Althusser, Adorno, Benjamin, Grasci), dan dikukuhkan pemikir 'strukturalis' (de Saussure, Barthes, Lévi-Strauss). Sementara pada fase posmodern, cultural studies menggeser arah kemudinya pada isu-isu yang menjadi materi subjek (subject matter) gerakan posmodernisme itu sendiri, yakni isu-isu genesis, perubahan, produktivitas tanda, permainan bebas tanda, permainan bebas interpretasi, relativitas pengetahuan, mesin hasrat (desiring machine), ketaksadaran (unconsciousness), ekonomi libido, heterogenitas, skizofrenia, nomadisme, simulasi, hiperrealitas, relasi pengetahuan dan kekuasaan (genealogi), teori wacana (discourse), pengetahuan lokal, dan etnisitas. Silsilahnya terkoneksi langsung kepada para pemikir ‘posstrukturalis’ (Derrida, Barthes, Kristeva) dan ‘posmodernis’ (Foucault, Deleuze, Guattari, Lyotard, Baudrillard). Buku ini mencoba mendedah isu-isu cultural studies pada babakannya yang paling kontemporer (fase posmodern) dengan tetap menyajikan secara deskriptis silsilah fase modern yang, dengannya, kebudayaan kontemporer menautkan jangkar historisnya.
    Rp 100.000,00
  • NegaraTeater
    NegaraTeater

    Negara Teater – Clifford Geertz

    , ,
    Penerbit: Basabasi Tebal: 495 halaman ISBN: 978-602-6651-62-4 Kondisi: Baru Negara bukanlah suatu tirani, bukan pula suatu birokrasi hidrolik, dan bahkan bukan suatu pemerintahan, melainkan sebuah pertunjukkan yang diorganisasi, suatu teater yang dipakai untuk mendramatisasi obsesi-obsesi kelas yang berkuasa atas budaya Bali: Ketimpangan sosial dan kebanggaan status. Dan negara teater ini paling jelas tergambar dalam diri cerita induk kehidupan politis, yaitu dalam diri raja. Clifford Geertz menunjukkan bagaimana raja, baik sebagai benda ritual maupun sebagai aktor politik, adalah paradoks dari pasivitas aktif: diam yang berwibawa, kasih yang keras. Semakin dekat dia dengan gambaran kekuasaan, semakin jauh dia dari mesin-mesin yang mengendalikan kekuasaan ini.
    Rp 175.000,00
  • HakikatTuhan
    HakikatTuhan

    Hakikat Tuhan – Cicero

    , ,
    Penerbit: Basabasi Tahun Terbit: 2017 Tebal: 236 halaman ISBN: 978-6026651-59-4 Kondisi: Baru Alam pikiran Yunani, terutama di bidang filsafat, sampai saat ini masih menjadi pijakan terbesar bagi mereka yang mengakrabi pertanyaan hakikati mengenai dunia dan diri-manusia. Marcus Tullius Cicero, seorang politikus sekaligus filsuf Romawi yang menjadi poros penting dalam perkembangan alam pikiran Yunani itu, menulis Hakikat Tuhan, sebuah dialog filsafat yang memetakan perdebatan yang terjadi antara berbagai pemikiran, terutama Epikurean dan Stoik, mengenai agama dan Tuhan. Buku ini mempengaruhi banyak filsuf ternama pada abad ke-18 dan hingga kini masih menjadi sumber primer mengenai perdebatan kaum Epikurean dan Stoik, dan diamini pula oleh Voltaire bahwa buku ini, "Bisa dikatakan merupakan buku terbaik yang hadir dari era kuno."
    Rp 70.000,00
  • TeoriSastra
    TeoriSastra

    Teori Sastra: Sebuah Pengantar Komprehensif – Terry Eagleton

    , , ,
    Pengantar: Harfiyah Widiawati Penerbit : Jalasutra ISBN: 978-979-3684-65-9 Kondisi: Baru J.M. Keynes pernah menyatakan bahwa para ekonom yang tidak menyukai teori, atau mengklaim dapat berkarya lebih baik tanpa teori, sebenarnya sedang berada dalam cengkeraman teori lama. Itu juga berlaku benar bagi mahasiswa dan kritikus. Ada beberapa orang yang mengeluh bahwa teori sastra sangat tidak mungkin bersifat esoterik, yaitu mereka yang mencurigainya sebagai wilayah politik tertutup yang sulit dimengerti dan elitis, seperti halnya fisika nuklir. Buku ini dapat membantu mengangkat misteri bagi mereka yang takut kalau teori ini tidak akan dapat mereka jangkau. Beberapa mahasiswa dan kritikus juga memprotes bahwasanya teori sastra 'berada di tengah-tengah pembaca dan karya'. Respons sederhana terhadap protes ini adalah tanpa teori, walaupun teori tersebut tidak reflektif dan implisit, kita tidak akan dapat mengetahui apa 'karya sastra' itu sejak awalnya, atau cara kita membacanya. Ketidaksukaan terhadap teori biasanya berarti oposisi terhadap teori orang lain, dan keterlupaan/ketaksadaran akan teorinya sendiri. Satu tujuan dari buku ini adalah untuk mengangkat represi tak sadar dan membuat kita mengingatnya. Buku ini menyediakan pandangan yang cukup komprehensif mengenai teori sastra modern baik bagi pembaca yang sebelumnya tidak mempunyai ataupun bagi yang baru sedikit memiliki pengetahuan mengenai topik ini. Teori Sastra: Sebuah Pengantar Komprehensif karya Terry Eagleton ini disajikan sebagai dorongan dan panduan, inspirasi untuk seluruh kalangan mahasiswa dan dosen. Dengan karakteristik semangat dan humor, Eagleton memperlengkapi mahasiswa generasi baru dengan retrospektif, tinjauan perkembangan terakhir seperti teori feminis, postrukturalisme, posmodernisme, atau pada umumnya apa yang disebut teori kultural.
    Rp 85.000,00
  • Buku - Korupsi dan Kebudayaan
    Buku - Korupsi dan Kebudayaan

    Korupsi dan Kebudayaan – Ajip Rosidi

    , ,
    Penerbit: Pustaka Jaya Tahun Terbit: 2009 Tebal: 200 halaman ISBN: 987-979-4193-65-5 Kondisi: Baru "Sepanjang apa yang saya ketahui, sudah jarang ada pembahasan mengenai korupsi yang mengambil rujukan ke masa silam, apalagi ke masa kerajaan Mataram, mungkin karena terlalu jauh dan kontéknya sangat berbéda dengan réalitas sekarang. Namun Kang Ajip, dengan pemaparan yang menarik, justru melihat korupsi yang menggila sekarang ini sebagai gejala yang berakar pada watak dan perilaku para pembesar pada zaman kerajaan di Nusantara. Di sini perpecahan dalam tubuh kerajaan atau pemberontakan memperebutkan tahta kerajaan yang melibatkan kerabat kerajaan sepanjang sejarah kerajaan atau kesultanan di seluruh Nusantara, dilihat sebagai période awal yang melahirkan méntalitas budaya korup yang lebih mementingkan upaya memperkaya diri atau golongan daripada menjaga keutuhan dan kepentingan bangsa dan negara." - Teten Masduki
    Rp 60.000,00
  • Buku - Rekah
    Buku - Rekah

    Rekah: Rekam Jejak Subkultur Indie di Indonesia 1994-2003 – Adityo Pegrianto

    , , ,
    Penerbit: Dialog Pustaka Tahun Terbit: 2018 Tebal: 228 halaman ISBN: 978-602-5142-70-3 Kondisi: Baru "Dalam Rekah, Adityo mencoba merangkum rekam jejak aktor-aktor subkultur indie di Indonesia sembari mendedah kemunculan dan perkembangan subkultur ini di tanah kelahirannya, Inggris. Indie adalah semangat dan etos kerja. Meminjam dari apa yang telah diperbuat punk di pengujung dekade '70an, anak-anak muda itu menyadari bahwa musik pop juga bisa dijadikan sarana pemberontakan. Jaket kulit dan piercing digantikan dengan striped t-shirt dan topi pancing: sisanya tak ada yang berubah. Jaringan, pola kerja, dan sedikit kesadaran politik membuat indie menjelma sebagai subkultur yang asyik, mudah dijangkau, dan tetap relevan." - Fajar Martha
    Rp 75.000,00
  • Gulag
    Gulag

    Gulag – Aleksandr I. Solzhenitsyn

    , ,
    Penerbit: Bentang Pustaka Tahun Terbit: 2018 Tebal: 600 halaman Bahasa: Indonesia ISBN: 978-602-291-451-8 Kondisi: Baru Gulag adalah neraka bagi rakyat Uni Soviet di bawah kekuasaan Stalin yang tersembunyi dari mata dunia. Dengan gaya bertutur yang tangkas dan lincah, kadang berbau satiris, Solzhenitsyn menuturkan operasi penangkapan, kamp kerja paksa, suasana batin dan derita fisik para tahanan, serta keteguhan moral menghadapi penindasan dan penyiksaan. Bagi Solzhenitsyn, kekejaman dan keculasan sebuah rezim penguasa tidak cukup hanya dipandang sebagai masalah politik, tetapi juga merupakan masalah moral yang akan mengantarkan pembaca pada pertanyaan-pertanyaan mendasar tentang sifat manusia sendiri: apakah manusia pada dasarnya memang jahat? Ataukah baik? Dan, mungkin yang paling penting: mengapa manusia sering kali tidak mampu menentang kejahatan yang terjadi di depan matanya sendiri? Karya terbaik Solzhenitsyn ini membuktikan bahwa kekuasaan mampu melakukan berbagai bentuk kekejaman, baik fisik maupun mental, tetapi tidak akan pernah bisa benar-benar memadamkan semangat manusia.
    Rp 119.000,00
  • Obrigado
    Obrigado

    Obrigado – Editor: Andra Matin, Salman R. Zahrawan, Talisa Dwiyani

    , , , , ,
    Penerbit: a.Publication Tahun Terbit: 2015 Tebal: 393 halaman Bahasa: Indonesia ISBN: 978-979-19522-1-7 Kondisi: Baru “Portugal bukanlah negara dengan bendera yang memiliki warna putih. Juga tidak memiliki suatu aturan mengenai warna pada bangunan. Namun putih menjadi suatu keseragaman dalam arsitekturnya, seperti kesepakatan yang tidak pernah dibicarakan. Di perjalanan kedua ini, lebih mudah bagi saya untuk memahami alasannya, dengan berjalan bersama dua puluh enam orang yang entah kenapa selalu berpakaian hitam di tiap harinya.” – Fandy Gunawan
    Rp 350.000,00
  • Haikk!
    Haikk!

    Haikk! – Andra Matin

    , , , , , ,
    Penerbit: a. Publication Tahun Terbit: 2008 Tebal:400 halaman Bahasa: Indonesia ISBN: 978-979-17627-0-0 Kondisi: Baru Buku ini adalah kumpulan catatan dari 21 petualang, orang-orang yang punya minat luar biasa pada Arsitektur, tentang kunjungan singkat mereka ke Jepang yang lebih berupa hasil permenungan, tidak semuanya serius, catatan tergesa-gesa, kesan-kesan pribadi, rekaman candid, hasil scanning ... segalanya yang mungkin terjadi dalam 10 hari. Tidak semuanya akan bercerita tentang arsitektur. Banyak juga yang membahas tentang hal yang remeh. Tapi, seperti kata Tadao Ando, ‘Life governs Architecture’, dan bukan sebaliknya. Di dunia baru inilah mereka akan menemukan banyak jawaban atas pertanyaan mereka. Di atas semua itu, setiap penjelajahan akan menghadiahi masing-masing orang yang mencari sesuatu yang sangat berharga: jati diri.
    Rp 285.000,00
  • Buku - Perubahan Sosial di Yogyakarta
    Buku - Perubahan Sosial di Yogyakarta

    Perubahan Sosial di Yogyakarta – Selo Soemardjan

    , ,
    Penerbit: Komunitas Bambu Tahun Terbit: 2009 Tebal: 544 halaman Bahasa: Indonesia ISBN: 979-3731-41-9 Kondisi: Baru Buku ini adalah karya klasik dari Selo Soemardjan yang mendapat gelar sebagai “Ilmuwan Sosiologi Utama” di Indonesia. Ia mengupas perubahan sosial dan politik dan revolusioner di Yogyakarta akibat pergantian kekuasaan dari Pemerintah Hindia Belanda, kemudian Militeristik Jepang dan akhirnya Republik Indonesia. Sebagai karya yang ditulis oleh orang yang lahir, besar dan tinggal di Yogyakarta serta mengalami sendiri peristiwa-peristiwa itu membuat karyanya ini bukan saja menunjukkan sebuah kualitas kesarjanaan yang prima, tetapi juga perkisahan orang dalam yang piawai dan menukik bergaya tukang cerita. Secara jelas digambarkan perubahan yang berkenaan dengan administrasi pemerintahan, partai politik, pertanian-perkebunan rakyat, perkembangan teknologi, perkembangan pendidikan, kemunculan perusahaan asing dan akhirnya bagaimana semua itu merubah mentalitas masyarakat Yogyakarta dari introvert ke ekstrovert, terutama sekali setelah kota kerajaan itu menjadi Ibukota Republik Indonesia pada 1946-1949. * “Buku memukau “Bapak Sosiologi” Indonesia yang melahirkan sejumlah hipotesa atau suatu ulasan teori yang bersifat umum tentang sifat perubahan sosial.” – Harsja W. Bachtiar, SosiologStudi pionir yang penting dicatat sebab memberikan perspektif sejarah dan perubahan sosial terkait dengan pertumbuhan Kota Yogyakarta pada masa-masa akhir pemerintahan Hindia Belanda sampai kurang lebih tahun 1958.” – Abdurachman Surjomihardjo, SejarawanBuku babon sosiologi di Indonesia.” – Majalah TEMPO
    Rp 80.000,00
  • Buku - Peradaban Jawa
    Buku - Peradaban Jawa

    Peradaban Jawa: Dari Mataram Kuno sampai Majapahit Akhir – Supratikno Rahardjo

    , ,
    Penerbit: Komunitas Bambu Tahun Terbit: 2011 Tebal: xxviii + 564 halaman Bahasa: Indonesia ISBN: 979-3731-90-7 Kondisi: Baru Karya ini patut mendapat penyimakan dari siapa pun yang mempunyai perhatian pada sejarah dan sejarah kebudayaan Jawa, malah lebih jauh lagi sejarah dan sejarah kebudayaan Indonesia. Sebab kajian ini menggambarkan hampir secara holistik peradaban masyarakat Jawa Kuno yang memainkan posisi penting di Nusantara selama delapan abad, mulai dari abad ke-8 sampai abad ke-15. Dengan ketekunan seorang sejarawan dan ketelitian seorang arkeolog, Supratikno telah menghimpun ribuan data, termasuk hal-ihwal ‘remeh’ kehidupan sehari-hari pada masa Jawa kuno. Hasilnya adalah mosaik kaya warna yang menghimpun data delapan abad tentang peradaban Jawa Kuno. Memang tidak banyak ide teoretik cemerlang dalam buku ini, tapi banyak sorotannya yang bisa membuka cakrawala baru tentang kebudayaan dan masyarakat Jawa Kuno. Supratikno dengan bukunya ini telah masuk dalam bagian dari sedikit ilmuwan Indonesia yang mengupas secara menyeluruh dan terpadu sejarah kebudayaan Jawa dalam arti luas. Teristimewa lagi karena penulis memusatkan pembahasannya pada dinamika peradaban, yakni kecenderungan perubahan dan pola konfigurasi pranata-pranata (politik, agama, dan ekonomi) dari zaman ke zaman.
    Rp 145.000,00
  • Krisis Kebebasan - Albert Camus
    Krisis Kebebasan - Albert Camus

    Krisis Kebebasan – Albert Camus

    , ,
    Penerbit: Yayasan Pustaka Obor Indonesia Tahun Terbit: 2013 Tebal: 174 halaman Bahasa: Indonesia ISBN: 978-602-4334-39-0 Kondisi: Baru Kebebasan bagi Albert Camus bukanlah sebuah hadiah cuma-cuma, melainkan sesuatu yang harus diperjuangkan. Dengan ini Albert Camus ingin menegaskan bahwa dalam rezim apa pun, apalagi yang paling totaliter dan represif, kita jangan bermimpi akan memperoleh kebebasan secara cuma-cuma. Kebebasan tersebut harus diperjuangkan. Sayangnya lebih sering penguasa menindas kebebasan tersebut, sehingga cendekiawan, seniman, dan pers yang diandaikan adalah kelompok paling depan dalam memperjuangkan kebebasan pun akan menjadi bungkam. Inilah yang menimbulkan krisis kebebasan. Buku ini berisi kumpulan karangan Albert Camus yang bertemakan kebebasan dan krisis yang melanda manusia dalam memperjuangkan kebebasannya. Karangan-karangan di dalam buku ini merupakan renungan yang sangat mendalam akan krisis kebebasan yang melanda zaman kita ini. Lewat karangan-karangan itu kita digugah untuk memperjuangkan kebebasan tersebut, kalau kita tidak ingin krisis melanda kita. Sebuah buku yang sangat patut dibaca oleh cendekiawan, seniman, wartawan, politisi, pendeknya semua pembaca yang berhak atas kebebasan.
    Rp 65.000,00
  • DariDeeKeLeoKristi
    DariDeeKeLeoKristi

    Dari Dee ke Leo Kristi – Kris Budiman

    , , ,
    Penerbit: Jual Buku Sastra Tahun Terbit: 2017 Tebal: 135 halaman Bahasa: Indonesia ISBN: 976-602-61256-2-0 Kondisi: Baru Esei-esei di dalam buku ini memperbincangkan dan berangkat dari pembacaan teks, entah teks sastra maupun musik (lagu) tertentu. Hampir semuanya menempuh satu perspektif yang sama, yakni semiotika–meskipun perlu diimbuhi sebuah catatan: jangan terlalu berharap bahwa perspektif ini dijalani oleh Kris Budiman dengan ketat (rigid) sebagaimana biasa dapat dibaca pada buku-bukunya terdahulu. Di dalam himpunan esei ini semiotika telah menjadi relatif cair dan longgar; ia menjelma sebagai soft semiotics.
    Rp 45.000,00
  • ParaRajaDanRevolusi
    ParaRajaDanRevolusi

    Para Raja dan Revolusi – Linda Christanty

    , , ,
    Penerbit: IRCiSoD Tahun Terbit: 2016 Tebal: 212 halaman Bahasa: Indonesia ISBN: 978-602-769-618-1 Kondisi: Baru Hasil pertama dari Revolusi Indonesia adalah “Inlander” atau Bumiputra yang sederajat dengan anjing dalam sebuah negeri yang dijajah menjadi manusia bermartabat di sebuah negeri merdeka. Kemerdekaan itu membuat bangsa-bangsa Bumiputra yang kelak disebut bangsa Indonesia sederajat dengan bangsa lain sebagai salah satu bangsa pembangun peradaban. Selain menuturkan bermacam fakta dan menganalisisnya, Para Raja dan Revolusi juga menunjukkan bahwa hegemoni yang mengeksploitasi manusia dan bangsa di dunia masih berlangsung sampai sekarang, dan belum memperlihatkan tanda-tanda akan berakhir.
    Rp 60.000,00
  • Habermas Dasar dan Konteks Pemikiran - Michael Pusey
    Habermas Dasar dan Konteks Pemikiran - Michael Pusey

    Habermas: Dasar dan Konteks Pemikiran – Michael Pusey

    , ,
    Penerbit: Resist Book Tahun Terbit: 2011 Tebal: 188 halaman Bahasa: Indonesia ISBN: 979109783-6 Kondisi: Baru Saat ini Habermas adalah tokoh terpenting dalam dunia intelektual Jerman dan barangkali pakar sosiologi paling terkemuka setelah Max Weber. Habermas telah memberikan kontribusi dalam sebuah bidang yang memberikan dampak lebih luas ketimbang bidang sosiologi profesional, yakni mencakup filsafat sosial, teori ilmu pengetahuan dan komunikasi, marxisme, dan teori sosiologi. Ia melakukan rekonstruksi penting atas Marx dan Weber serta menelaah tiga isu sentral ilmu sosial–evolusi budaya dan masyarakat, teori rasionalisasi Weber, dan hubungan makna dengan metode ilmiah. Penggalian teoritiknya atas ‘dunia kehidupan’ (Lebenswelt), merupakan kemajuan utama dalam pemikiran sosiologi. Tulisan-tulisan Habermas dikenal sulit dicerna. Namun, Profesor Michael Pusey mampu memaparkan pokok-pokok pemikirannya dalam sebuah bentuk yang dapat menangkap setiap tantangan dari lingkup karya Habermas yang menyulut antusiasme pembaca, dan pada saat yang sama juga membahas konsep pokok dari paradigma Habermasian dengan cara yang membuat konsep tersebut terlihat gamblang tanpa mengurangi kekayaan makna dari konsep tersebut. Sudah pasti buku ini tidak hanya wajib bagi pembaca pemula, melainkan amat berguna bagi siapa saja yang hendak mendalami pemikiran Habermas.
    Rp 56.000,00
  • Kuasa-Kata-Benedict-Anderson-e1522211188941
    Kuasa-Kata-Benedict-Anderson-e1522211188941

    Kuasa-Kata: Jelajah Budaya-Budaya Politik di Indonesia – Benedict R. O’G. Anderson

    , , ,
    Penerbit: MataBangsa Tahun Terbit: 2016 Tebal: 554 halaman Bahasa: Indonesia ISBN: 979-9471-01-X Kondisi: Baru Dalam buku yang ditulis dengan lincah dan penuh semangat ini, Benedict R. O’G. Anderson menjelajahi kontradiksi budaya dan politik yang telah muncul dari dua kenyataan penting dalam sejarah Indonesia–bahwa penaklukan oleh Belanda terhadap Indonesia berawal ketika bangsa Indonesia masih muda, negara Indonesia masih kuno, yaitu pada awal abad ke-17; dan bahwa praktek politik Indonesia kontemporer telah dilakukan dalam bahasa baru, bahasa Indonesia, oleh banyak orang (khususnya orang Jawa) yang budayanya berurat-akar di zaman pertengahan. Melalui analisis atas warna-warni berbagai hal, mulai dari puisi klasik (Jawa), praktik berbahasa sehari-hari, bangunan-bangunan monumen, hingga kartun, Anderson memperdalam pemahaman kita atas hubungan timbal balik antara makna tradisional kekuasaan dan makna modernnya, bahasa sebagai wahana kekuasaan, dan pembentukan kesadaran nasional.
    Rp 200.000,00
  • Pers di Masa Orde Baru - David T Hill
    Pers di Masa Orde Baru - David T Hill

    Pers di Masa Orde Baru – David T. Hill

    , , ,
    Penerbit: Yayasan Pustaka Obor Indonesia Tahun Terbit: 2011 Tebal: 232 halaman Bahasa: Indonesia ISBN: 978-979-461-786-1 Kondisi: Baru Media massa menjadi perantara komunikasi yang selalu dibutuhkan. Kehadirannya memberikan informasi kepada semua kalangan. Kerja keras para pemburu berita untuk menyampaikan peristiwa yang sedang terjadi menjadi sebuah pekerjaan yang penuh risiko. Saat ini para pemburu berita lebih memiliki kebebasan dalam menyampaikan pendapatnya, memberikan informasinya, dan menerbitkan beritanya. Kebebasan ini merupakan hasil atas perjuangan keras di masa perjuangan Orde Baru, yang di masa itu kondisinya sangat terkekang–akibat sebuah pemberitaan yang dianggap membahayakan kedudukan orang-orang yang berpengaruh, maka perusahaan penerbitan diberhentikan secara paksa dan ditarik izin terbitnya. Hal ini membuat wartawan, mahasiswa, seniman, politisi, kaum profesional, pengacara, dan cendekiawan, berdemonstrasi selama berhari-hari di jalan-jalan untuk mendukung kebebasan pers. Kebebasan yang berarti juga kebebasan berbicara dan mengemukakan pendapat. Apa yang sebenarnya terjadi pada kebebasan pers kala itu? * “Tidak pernah sebelumnya terjadi suatu pemberedelan ‘disambut’ dengan ‘amarah’ yang berkepanjangan, baik oleh wartawan dan pengelola media pers maupun pengamat dan pembaca media pers yang merasa prihatin. Belum pernah terjadi dalam sejarah pers di Indonesia, demonstrasi yang memprotes pembatasan kebebasan pers terus menjalar dari satu kota ke kota lain, di sedikitnya 21 kota, selama lebih dari satu tahun.” – Atmakusumah
    Rp 65.000,00
  • Nostalgia-Bragaweg-Tempo-Doeloe-Sudarsono-Katam-e1521703498457
    Nostalgia-Bragaweg-Tempo-Doeloe-Sudarsono-Katam-e1521703498457

    Nostalgia Bragaweg Tempo Doeloe 1930-1950 – Sudarsono Katam

    , ,
    Penerbit: Pustaka Jaya Tahun Terbit: 2017 Tebal: 154 halaman Bahasa: Indonesia ISBN: 978-979-419-461-4 Kondisi: Baru Braga. Sebuah nama kawasan yang belum terungkap secara pasti sejarah pembentukan atau penamaannya. Satu hal yang pasti, kawasan yang pada tempo doeloe sempat menjadi legenda sekarang kehilangan segalanya. Braga yang bermula dari sebuah jalan tanah berdebu ketika kemarau dan becek ketika musim hujan, berubah tahap demi tahap menjadi sebuah kawasan pertokoan termegah di Kota Bandung bahkan di Hindia Belanda ketika itu. Metamorfosa Braga dari masa ke masa tidak dapat dipisahkan dari dinamika Kota Bandung dan merupakan sejarah kecil (petite histoire) Kota Bandung.
    Rp 80.000,00
  • Jakarta19501970
    Jakarta19501970

    Jakarta 1950-1970 – Firman Lubis

    , ,
    Penerbit: Komunitas Bambu Bahasa: Indonesia ISBN: 978-602-72001-4-2 Kondisi: Baru Ini adalah buku sejarah yang langka sebab menghadirkan sejarah kehidupan sehari-hari orang kebanyakan di kota Jakarta. Penulisnya, Firman Lubis, menceritakan soal sepeda, becak, anak-anak, perumahan, sekolahan, kegiatan olahraga, dunia mahasiswa, rumah sakit, tempat wisata, hotel, sampai dengan masalah keragaman etnis dengan tradisi budayanya. Kemudian masih ditambah cerita kehidupan orang gedongan, orang kampung, perabotan rumah tangga, tempat jajan-makan, kriminalitas, kemacetan, pelacuran, kaum intelektual, kesenian, tempat hiburan, gaya berpakaian, gaya berpacaan, dan masih berderet lagi kisah bagaimana masyarakat kota Jakarta menghadapi modernitas sepanjang 1950 sampai 1970. Semua itu ditulis dengan kacamata pengalaman Firman, seorang dokter yang tumbuh dari anak kampung di pinggiran Menteng dengan kekayaan akar dan warna biografinya. Ia mengalami fase kehidupan dari zaman Jepang, kemerdekaan, Demokrasi Terpimpin sampai otoriterianisme Orde Baru. Semua peralihan kekuasaan itu jelas berdampak besar bagi kehidupan masyarakat. Namun, perhatian dan fokusutama cerita Firman bukanlah peristiwa politik dengan para tokohnya. Ada memang kisah pergulatan politik yang berkecamuk di Jakarta, tetapi bukan itu narasi yang utama. Ia lebih memilih menarasikan yang oleh para sejarawan disebut model penulisan sejarah sosial yang menyangkut sejarah masyarakat, sejarah orang kebanyakan, atau sejarah kehidupan sehari-hari. Suatu model kajian sejarah yang oleh para sejarawan sendiri diakui langka. Buku ini bukan saja kaya data sejarah sosial, tetapi juga ditulis dengan gaya populer dan dilengkapi dengan foto-foto sezaman yang akan menguatkan imajinasi historis setiap pembacanya.
    Rp 180.000,00
  • Buku - Telisik Tradisi
    Buku - Telisik Tradisi

    Telisik Tradisi: Pusparagam Pengelolaan Seni

    , ,
    Penerbit: Kelola Tahun Terbit: 2006 Tebal: xiv + 248 halaman ISBN: 979-15173-0-4 Kondisi: Baru Berbagai upaya dan pendekatan untuk menelaah kekayaan yang tersimpan dalam ranah seni tradisi terus meningkat seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan dorongan minat berbagai kalangan di bidang ini. Hal ini terlihat dari bermacam-macam referensi yang membuka peluang untuk saling merujuk dan memperkaya khazanah seni tradisi; terutama melalui pendekatan antropologi, etnomusikologi, sosiologi, dan kajian tekstual tentang pertunjukan seni tradisi. Sebuah proyek penelitian yang dilakukan oleh Yayasan Kelola ini adalah tentang sistem pengelolaan seni pertunjukan tradisi di daerah Subang (Jawa Barat), Wajo (Sulawesi), Luhak dan Minangkabau (Sumatera Barat). Kesulitan justru muncul saat mencari referensi tentang model-model pengelolaan yang relevan dengan seni pertunjukan tradisi untuk menyiapkan kerangka kerja studi. Nampaknya di tengah munculnya berbagai bahan rujukan seni tradisi tersebut, aspek pengelolaan justru belum pernah dipikirkan dan dikaji secara mendalam; baik oleh kalangan akademisi maupun praktisi seni. Kenyataan itu mendorong Yayasan Kelola untuk menggali lebih lanjut kekayaan seni tradisi yang belum terkuak secara tegas dan gamblang dari segi tatakelolanya. Proyek penelitian khusus tatakelola ini dicetuskan dengan alasan dan pemikiran yang melatarbelakanginya. Pengembangan materi lokakarya diambil dari konsep organisasi bisnis, tetapi yang telah disesuaikan dengan kondisi organisasi seni budaya melalui riset studi kasus di beberapa organisasi seni yang sudah dikelola dengan sistem manajemen yang mapan. Tujuannya adalah untuk mengetahui bagaimana organisasi seni tradisi melakukan pengelolaan, terutama dalam menghadapi pengaruh faktor-faktor makro; seperti perubahan kondisi sosial, ekonomi, dan politik Indonesia serta bagaimana kiat mereka agar dapat beradaptasi dan bertahan.
    Rp 87.000,00
  • Djiwa Manis Indoeng Disajang - Haryadi Suadi
    Djiwa Manis Indoeng Disajang - Haryadi Suadi

    Djiwa Manis Indoeng Disajang: Djilid I – Haryadi Suadi

    , , , ,
    Penerbit: Pustaka Jaya Tahun Terbit: 2017 Tebal: 381 halaman Bahasa: Indonesia ISBN: 978-979-8004-06-3 Kondisi: Baru Djiwa Manis Indoeng Disajang menggambarkan perkembangan musik dan dunia hiburan di Indonesia tempo dulu–dari akhir abad ke-19 hingga masa kemerdekaan. Terdiri dari tiga jilid, masing-masing membahas tema-tema terntentu yang berkembang dalam dunia musik dan hiburan Indonesia secara mendalam dan kaya-akan-data. Jilid I mengungkap musik keroncong dengan segala hal ihwalnya, dari asal muasalnya, hingga para pelakunya yakni penyanyi, pemusik dan pencipta lagu. Jilid II berisi pembahasan jenis lagu-lagu hiburan lainnya, seperti stambol, irama Melayu, gambus, gambang keromong, lagu anak-anak, lagu rohani, himne dan lagu kebangsaan. Pengaruh Barat juga mempunyai peran penting dalam “menentukan” jalannya perkembangan musik kita. Dalam kaitan itu dibahas musik Indonesia bergaya modern, seperti langgam modern, jazz, dan irama Hawaii. Adapun jilid III berisi pembahasan perihal hadirnya seni musik asing (Belanda, Inggris, dan Amerika) di Tanah Air kita. Khususnya musik Amerika yang dalam kenyataannya hidup dengan subur dan telah berpengaruh besar terhadap jalannya sejarah musik di Indonesia. Juga sejarah rekaman, sarana hiburan, seperti pasar malam, gedung kesenian, hotel, restoran, film bicara, siaran radio, dan sandiwara. Demikian pula soal cipta-mencipta lagu yang juga termasuk hal yang tidak terpisahkan dari perkembangan dunia musik. Sebagai penutup jilid III, diungkap situasi dan kondisi musik dan dunia hiburan di masa penjajahan Jepang. Betapa antinya Jepang terhadap seni budaya Barat (Amerika dan sekutunya), sehingga penguasa baru ini telah menghancurkannya tanpa tersisa. Pada masa itulah terjadi peristiwa pembelokan secara mendadak terhadap jalannya perkembangan musik Indonesia, dari Barat ke Timur.
    Rp 330.000,00
  • Tentang Bermain Drama - WS Rendra
    Tentang Bermain Drama - WS Rendra

    Tentang Bermain Drama – Rendra

    , , ,
    Penerbit: Pustaka Jaya Tahun Terbit: 2017 Tebal: 88 halaman Bahasa: Indonesia ISBN: 978-979-419-459-1 Kondisi: Baru Dengan gaya langsung dan tak bertele-tele, si Burung Merak Rendra, sang dramawan dan penyair besar Indonesia, menyuguhkan pengantar ilmu bermain drama bagi remaja. Bukan hanya itu, dipaparkan juga seluk-beluk produksi dalam pementasan lakon sehingga para pembaca muda dapat belajar manajemen produksi dalam seni pertunjukan. Pada akhir setiap bab disertakan beberapa poin latihan bagi pembaca yang serius ingin mengasah diri dalam seni drama. Di sini Rendra menunjukkan kemampuannya sebagai guru ideal di bidangnya. Apalagi, yang disuguhkan bukan hanya teknik menjadi aktor, tetapi juga sejarah singkat drama dari masa ke masa di berbagai negeri.
    Rp 33.000,00
  • Buku - Orang dan Bambu Jepang
    Buku - Orang dan Bambu Jepang

    Orang dan Bambu Jepang: Catatan Seorang Gai-jin – Ajip Rosidi

    , ,
    Penerbit: Pustaka Jaya Tahun Terbit: 2009 Tebal: 208 halaman ISBN: 978-979-4193-66-2 Kondisi: Baru Selama 22 tahun Ajip Rosidi bermukim di Jepang. Sebagai gai-jin (orang asing) di sela-sela kesibukannya mengajar di universitas, ia banyak mengamati berbagai segi kehidupan masyarakat Jepang. Buku ini menghimpun 28 esai mengenai kehidupan masyarakat Jepang yang ditulisnya dalam tahun terakhir ia mengajar di Osaka Gaikokugo Daigaku (Osaka Gaidai). Pengamatannya diperkaya dengan bahan-bahan bacaan yang relevan dan dituturkan dengan bahasa yang mengalir lancar, sederhana, dan mudah dimengerti. Segi-segi kehidupan orang Jepang yang teramati dalam tulisan-tulisannya seperti jadi pesan tersendiri bagi masyarakat Indonesia. Dilengkapi dengan daftar sejumlah kosa kata bahasa Jepang dan dihiasi sejumlah foto yang menggambarkan kehidupan orang Jepang, buku ini juga memberikan bahan yang cukup kaya bagi iapa saja yang hendak mengenal seluk-beluk kehidupan di Jepang. Orang dan Bambu Jepang adalah sejenis jembatan yang dapat memperantarai peningkatan saling pengertian di antara para penghuni lingkungan budaya yang berlainan.
    Rp 62.500,00
  • Nusantara dalam Catatan Tionghoa - WP Groeneveldt
    Nusantara dalam Catatan Tionghoa - WP Groeneveldt

    Nusantara dalam Catatan Tionghoa & Historical Notes on Indonesia & Malaya Compiled From Chinese Sources – W.P. Groenveldt

    ,
    Penerbit: Komunitas Bambu Tahun Terbit: 2018 Tebal: 376 halaman Bahasa: Indonesia dan Inggris ISBN: 978-602-9402-92-6 Kondisi: Baru Buku ini bisa dibilang merupakan rujukan penting untuk membaca sejarah Nusantara dalam sudut pandang Cina. Nusantara merupakan daerah perlintasan yang sangat tua. Sejak periode 2000 SM, Nusantara telah menjalin hubungan dengan Dinasti Shang di Cina. Mulai abad ke-18 orang-orang Barat mencoba melacak kembali persentuhan-persentuhan pertama antara Negeri Cina dengan Nusantara. Dan dalam hal ini, penelitian oleh W.P. Groeneveldt tentang Nusantara dalam catatan Tionghoa yang pertama kali diumumkan pada 1880 tetap saja merupakan pegangan yang bermanfaat sampai sekarang.
    Rp 135.000,00
  • On Liberty - John Stuart Mill
    On Liberty - John Stuart Mill

    On Liberty – John Stuart Mill

    , ,
    Penerbit: Yayasan Obor Indonesia Tahun Terbit: 1996 Tebal: 262 halaman Bahasa: Indonesia ISBN: 979-461-237-5 Kondisi: Baru Bagi kita bangsa yang besar dan pluralistik ini, “kebebasan yang bertanggung jawab” memang wajib kita perhatikan demi terjaganya persatuan dan kesatuan dalam rel Pancasila. Kebebasan, menurut buku John Stuart Mill yang monumental ini, bukanlah asal semau-maunya sendiri (yang sering mendapat cap tidak enak: liberal) kebebasan juga bukan berarti kontrol ketat segala lini kehidupan masyarakat oleh negara, sehingga daya-daya masyarakat (civil society) harus tetap tiarap. Salah satu dari butir dari sekian banyak butir kebebasan yang dikupas dalam buku ini ialah: sampai sejauh mana, kinerja masyarakat secara sehat mampu menghasilkan individu-individu besar yang mandiri, kuat, terbuka dan kritis, baik terhadap diri sendiri ataupun terhadap orang lain, untuk pada akhirnya sampai pada kebenaran? Salah satu kriteria kuncinya ialah tingkat pendidikan. Generasi yang ada sekarang bertanggung jawab atas generasi masa depan dan pendidikan yang bermutu membuka ruang-ruang diskusi yang bebas, kreatif lagi beradab dalam seni mengelola perbedaan pendapat. Rasa curiga berlebihan tanpa dasar, apalagi bila disertai kekerasan, bukanlah cara terhormat untuk sebuah masyarakat yang beradab.
    Rp 35.000,00
  • SeniManubilis
    SeniManubilis

    Seni Manubilis – Semsar Siahaan 1952-2005

    , , ,
    Penulis: Semsar Siahaan, Melati Suryodarmo, Halim HD, Yayak Yatmaka, Mohamad Cholid, Sanento Yuliman, Danarto, Sujiwo Tejo, Yvonne Owens, Bre Redana, dan Astri Wright. Penerbit : Nyala & Yayasan Jakarta Biennale Tahun Terbit: 2017 Tebal: x + 196 halaman Bahasa : Bilingual (Indonesia dan Inggris) ISBN: 978-602-50721-0-9 Kondisi: Baru "Semsar Siahaan adalah salah satu sosok penting dalam sejarah seni rupa Indonesia. Ia banyak memiliki catatan pemikiran yang bisa menjadi refleksi, tidak hanya di di dunia seni rupa, tapi juga bagi masyarakat luas. Semsar Siahaan melihat peran seni secara kritis dalam kontribusinya terhadap kemanusiaan dan hak asasi manusia melalui karya-karyanya dan keterlibatannya dalam berbagai aktivitas sosial politik, lingkungan hidup, pendidikan anak, hak asasi manusia dan gerakan kesetaraan gender. Semuanya itu dihimpun ke dalam aksi-aksinya menentang rezim Orde Baru, atau rezim estetika yang dianggapnya sebagai tembok granit penghalang kebebasan, keberagaman dan kesetaraan. "Penerbitan buku Semsar Siahaan, walaupun mungkin hanya berupa sebagian dari jejaknya, diharapkan bisa ikut menjadi pemantik bagi siapa saja untuk menelusuri dan melacak lebih mendalam catatan biografis, esei, dan ulasan kritik sebagai bagian penting dari mozaik sejarah seni rupa Indonesia." - Melati Suryodarmo
    Rp 75.000,00
  • PsikologiKitaDanEksistensialisme
    PsikologiKitaDanEksistensialisme

    Psikologi-Kita & Eksistensialisme – Fuad Hassan

    , ,
    Penerbit: Komunitas Bambu Tahun Terbit: 2014 Tebal: 360 halaman Bahasa: Indonesia ISBN: 978-602-9402-53-7 Kondisi: Baru “Tiga karya yang terhimpun dalam buku ini dapat dipahami sebagai rangkaian yang berkesinambungan. Bagian pertama mengantar kita masuk ke bagian kedua, dan bagian kedua membekali kita dengan kerangka pikir yang diperlukan untuk memahami bagian ketiga. Ketiga karya ini juga memberikan pemahaman kepada kita mengenai pikiran Fuad Hassan yang dalam hidupnya berusaha membangun sebuah psikologi yang memahami manusia dari keberadaannya di dunia, keberadaan yang tak dapat dipisahkan dari kebersamaannya dengan manusia lain: Psikologi-Kita. Dari karya-karya ini juga dapat dipahami bahwa psikologi dan filsafat bukanlah dua disiplin yang terpilah satu sama lain, melainkan dua usaha yang saling melengkapi untuk memahami manusia secara lebih utuh." Bagi saya, kehadiran buku ini sangat menggembirakan dan memberi harapan bagi berkembangnya filsafat di Indonesia. Buku ini memiliki dua makna penting: sebagai catatan sejarah mengenai pemikiran psikologi dan filsafat di Indonesia sekaligus juga sebagai alternatif orientasi pengembangan psikologi dan filsafat Indonesia di masa depan. Apalagi karya ini enak dan jelas dibaca, dengan substansi yang akurat, kredibel, koheren, dan mencerdaskan.” - Bagus Takwin
    Rp 130.000,00
  • Politik Sastra - Saut Situmorang
    Politik Sastra - Saut Situmorang

    Politik Sastra: Edisi Kedua – Saut Situmorang

    , , ,
    Penerbit: JBS Tahun Terbit: 2018 Tebal: 226 halaman ISBN: 978-979-16849-8-9 Kondisi: Baru Buku Politik Sastra: Edisi Kedua ini berisi sejumlah esei yang sudah terbit sebelumnya dengan penambahan dua esei baru. Selain itu ada juga esei lama yang tidak lagi diikutkan dalam kumpulan ini dalam edisi edua ini satu esei yang tidak diikutkan lagi itu adalah esei yang berjudul “Memberhalakan ‘Kebebasan’ ala Memo Indonesia” mengingat substansi peristiwa Memo Indonesia sudah tidak penting dan tidak menarik lagi untuk dibicarakan. Ada pun dua esei tambahan adalah “Hiperbola Agus R. Sardjono” dan “Sastraku Sayang, Sastraku Malang”. Dalam esei “Sastraku Sayang, Sastraku Malang” Saut memotret fenomena paling baru dalam sastra Indonesia. Mulai dari Puisi Esei dan upaya membawanya ke publik yang menjadi pemicu kericuhan dalam pergaulan sastra, hingga menyeret Saut ke pengadilan dan divonis hakim dengan hukuman 10 bulan percobaan, sampai klaim asersif seeorang, atau mungkin banyakorang, soal ketokohannya sendiri. Pengakuan diri sebagai penyair, eseis dan sebagainya itu menjadi tampak lucu dan memuakkan bagi sebagian orang, dan sekaligus melahirkan pemuja di pihak lain. Dalam esei ini, Saut mendedahkan pandangan, ideologi, dan sikapnya. Dalam kumpulan esei ini Saut menjadi corong mempertanyakan mitos-mitos kesasteraan kita, politik kanon sastra, dan sebangsanya Saut ingin mengatakan: sastra Indonesia tidak baik-baik saja. Apa yang hari ini kita lihat sebagai kenyataan politik sastra, jauh-jauh hari Saut sudah digelisahkan oleh itu semua. Saut tampaknya seseorang yang mencintai sastra Indonesia dengan sungguh-sungguh, mengekspresikan pandangannya dengan beragam bentuk. Salah satunya dalam kumpulan esei ini. Buku Politik Sastra menjadi dokumentasi penting untuk melihat pandangan dan visi seorang Saut Situmorang tentang sastra Indonesia.
    Rp 74.000,00
  • Joel Whitney - Finks
    Joel Whitney - Finks

    Finks: Bagaimana CIA Mengelabui Para Sastrawan Dunia – Joel Whitney

    , , ,
    Penerbit: Jungkir Balik Pustaka Tahun Terbit: 2017 Tebal: 522 halaman Bahasa: Indonesia ISBN: 978-602-61744-1-3 Kondisi: Baru “Secara keseluruhan isi buku ini adalah perpaduan mengagumkan antara sejarah politik, sejarah sastra, dan cara yang ditempuh Congress for Cultural Freedom di bawah naungan CIA, sebagaimana dinyatakan seorang profesor Yale, untuk “meyakinkan orang-orang gamang sedunia bahwa kita (Amerika) memiliki sesuatu yang jauh lebih baik daripada komunisme.” - The New York Times “Buku bertajuk ‘Finks’ menambah deretan bukti baru, bahwa raksasa sastra seperti Baldwin, Marquez, atau Hemingway dibujuk menjadi agen AS dalam Perang Dingin ranah kebudayaan.” - Vice
    Rp 98.000,00
  • Kebudayaan-di-Nusantara-e1519207544609
    Kebudayaan-di-Nusantara-e1519207544609

    Kebudayaan di Nusantara – Edi Sedyawati

    , , ,
    Penerbit: Komunitas Bambu Tahun Terbit: 2014 Tebal: 538 halaman ISBN: 978-602-9402-41-4 Kondisi: Baru Sebagai intelektual yang telah lebih dari 40 tahun menggeluti kebudayaan dalam arti luas, Edi Sedyawati dalam buku ini memperlihatkan penguasaannya yang luas dan dalam mengenai tempat dan peran kebudayaan yang dikaitkan dengan nasionalitas. Terkait dengan hal itu, dalam buku ini dibahas modal budaya sebagai kekuatan bangsa, budaya nasional dan suku bangsa, budaya dan karakter bangsa, budaya dan persatuan nasional, serta budaya dan pendidikan nasional. Ide nasionalitas dalam budaya ini juga dibawa dengan mengupas museum, batik, keris, ekonomi kreatif, lembaga adat, kelautan, ingatan kolektif, koleksi negara, gaya seni, Pancasila, arkeologi, seni tradisi, local genius, wayang, filsafat Jawa, makanan, dan obat-obatan tradisional. Melalui pengungkapan dengan gaya narasi sastra yang enak dibaca, sebagai budayawan yang matang secara akademis, penulis juga mengungkap budaya dalam proses dan variannya. Sebut saja tentang kebutuhan masyarakat akan pengetahuan tradisional, ketuhanan dalam seni Nusantara, makna simbol pada tari daerah Nusantara, asal usul aksara-aksara Nusantara, juga penataan air pada masa Jawa kuno. Selain itu, dibuat juga ulasan-ulasan tentang Tor-tor Batak, Candi Borobudur, panakawan di masa Majapahit, kesenian di pesantren, sastra Melayu, pencak silat, dan tradisi lisan serta ungkapan seni pada relief Prambanan.
    Rp 160.000,00
  • Buku - Lokananta
    Buku - Lokananta

    Lokananta – Fakhri Zakaria, Dzulfikri Putra Malawi, Syaura Qotrunadha

    , , , ,
    Penerbit: Perum Percetakan Negara Republik Indonesia Tahun Terbit: 2016 Tebal: 172 halaman ISBN: 978-979-3747-64-4 Kondisi: Baru Buku Lokananta adalah salah satu output dari kegiatan pengolahan arsip Lokananta dalam dua tahun terakhir oleh Lokananta bekerjasama dengan penulis, fotografer dan desainer muda yang disebut dengan Lokananta Project. Buku ini menceritakan tentang sejarah dan kiprah Studio Lokananta sebagai label rekaman milik negara dalam 5 tahun belakangan di dalam industri musik Indonesia, serta membahas beberapa arsip-arsip yang ditemukan di Lokananta.
    Rp 250.000,00
  • Buku - Bahasa Betawi
    Buku - Bahasa Betawi

    Bahasa Betawi: Sejarah dan Perkembangannya – Muhadjir

    , , ,
    Penerbit: Yayasan Obor Indonesia Tahun Terbit: 2000 Tebal: 160 halaman ISBN 979-461-360-1 Kondisi: Baru Bahasa Betawi adalah salah satu varian dari lebih daripada 30 varian bahasa Melayu lokal yang yang digunakan di bumi Nusantara. Untuk mengenal bahasa Betawi dengan lebih baik, pada awal buku Bahasa Betawi penulis berfokus pada situasi kebahasaan dan kedudukan bahasa tersebut di antara bahasa Melayu lokal lainnya. Sejalan dengan sejarahnya, bahasa Betawi memperlihatkan ciri-ciri khas bahasa Melayu Timur, di samping ciri-ciri umum bahasa Melayu lainnya. Kekhasannya yang tampak, baik dalam struktur fonologi, morfologi, maupun sintaksisnya merupakan bahasan pokok buku ini. Selain itu, buku ini bukan hanya membahas kehadirannya sebagai bahasa perhubungan antarpenduduk yang terdiri dari berbagai suku bangsa, melainkan secara sepintas dibahas juga tentang lahirnya sejumlah sastra naskah yang tampaknya luput dari perhatian para ahli dan para pemerhati lainnya. Selain kaya akan sastra lisan dan sastra naskah tersebut, sastra tulis Betawi juga diperkaya dengan berbagai karya kontemporer yang dimuat dalam surat kabar sejak awal abad ke-19.
    Rp 23.000,00
  • Buku-Introducing-Cultural-and-Media-Studies-e1517209153365
    Buku-Introducing-Cultural-and-Media-Studies-e1517209153365

    Introducing Cultural and Media Studies – Tony Thwaites, Lloyd Davis, dan Warwick Mules

    , ,
    Penerbit: Jalasutra Tebal: xx+ 364 halaman Bahasa: Indonesia ISBN: 978-602-8252-15-7 Kondisi: Baru Introducing Cultural and Media Studies: Sebuah Pendekatan Semiotik menawarkan pengantar ringkas, tajam, langsung, dan mudah digunakan untuk memahami budaya. Secara prinsip, penulisan buku ini dimaksudkan untuk pembaca mahasiswa tingkat sarjana, dengan menggunakan pendekatan praktis dan serbaguna terhadap analisis kebudayaan. Buku ini tidak dimulai dengan penjelasan kumpulan teori abstrak, melainkan dengan sejumlah contoh penggunaan tanda sosial yang dibedah secara kritis menggunakan pelbagai konsep dan peristirahatan semiotika dasar untuk membangun kosa kata analisis pembaca secara praktis. Buku ini menawarkan pendekatan terstruktur terhadap subjeknya melalui bab demi bab berturut-turut. Semua disajikan dengan mempertimbangkan isu yang dimunculkan pada bab sebelumnya. Menariknya, tata letak teks sangat mendukung jalan alternatif untuk melewati materi tiap bab. Definisi istilah kunci yang sedang digunakan dikotaki di tengah teks utama serta disorot dengan cetak tebal dalam indeks; bagian dan subbagian dijaga tetap pendek dan menunjukkan arah secara jelas; contoh-contoh ilustratif ditampilkan secara visual dari narasi utama; serta latihan-latihan, sumber, dan daftar bacaan lebih lanjut yang dibubuhi keterangan. Yang terakhir ini bisa diakses dengan mudah pada akhir tiap bab. Dengan dorongan sikap kritis lagi berdaya cipta terhadap teori kebudayaan, buku ini mencakup seluruh peristirahatan dan ide standar yang digunakan dalam analisis kritis budaya material kehidupan sehari-hari, meliputi: - tekstualitas dan intertekstualitas - diskursus - genre - naratif - mitos - ideologi - perbedaan budaya dan identitas Buku ini merupakan titik awal ideal untuk mata kuliah komprehensif yang bidang cakupannya sangat luas baik dalam Cultural Studies dan studi media maupun subjek lain yang terkait seperti kajian film, sastra, dan sosiologi.
    Rp 83.000,00
  • Buku-Melawan-Takdir-e1516424475653
    Buku-Melawan-Takdir-e1516424475653

    Melawan Takdir – Ramayda Akmal

    , , ,
    Penyunting: Adhe Penerbit: Octopus Tebal: xii+198 halaman ISBN: 978-602-7274-36-5 Kondisi: Baru Buku ini menguraikan subjektivitas Pramoedya Ananta Toer dalam tindakannya menulis novel Perburuan. Tindakan itu bertujuan untuk membangun jarak dan melepaskan diri dari jerat yang Simbolik. Pembahasan terhadap Pramoedya dalam prespektif ini perlu dilakukan sebab beberapa penelitian terhadap Pram sebelumnya selalu melihat diri dan karyanya sebagai representasi dimensi simbolik tanpa memperhatikan fakta-fakta bahwa Pram juga menunjukkan penolakan frontal terhadap Yang Simbolik itu.
    Rp 68.000,00
  • Buku - Kelisanan dan Keaksaraan
    Buku - Kelisanan dan Keaksaraan

    Kelisanan dan Keaksaraan – Walter J. Ong

    , , ,
    Pengantar: Bisri Efendi Penerbit: Gading Tebal: xxvi+314 halaman ISBN: 978-602-17575-4-3 Kondisi: Baru Lisan dan Tulisan bukan semata soal media, sarana, yang dipakai untuk berkomunikasi, lalu yang satu menggeser dan menggantikan yang lain. Benar bahwa memandangnya semata sebagai ‘sarana’, tampak apa yang disebut ‘tulisan’ demikian berjaya. Namun jika kita menengoknya lebih mendalam, akan terlihat bahwa kelisanan dan keberaksaraan adalah fenomena yang rumit, kompleks dan tindih menindih, serta silang menyilang. Walter J. Ong menyajikan kepada kita topik itu melalui pendekatan historisnya yang jauh dan luas. Ia menunjukkan bagaimana sistem tulisan yang kemudian diiringi teknologi cetak memang mengurangi dan menurunkan tradisi kelisanan. Namun semua itu tak memerosotkan pengaruh kelisanan sebagai suatu mentalitas. Dalam tradisi tulis membayang terus cara berpikir lisan. Kelisanan hadir seperti teror terhadap pemikiran yang sedemikian rupa ditata dan dirapikan dalam teknologi tulisan.
    Rp 85.000,00
  • KritikBudayaKomunikasi
    KritikBudayaKomunikasi

    Kritik Budaya Komunikasi – Idi Subandy Ibrahim

    , ,
    Penerbit: Jalasutra Tahun Terbit: 2011 Tebal: xviii + 376 halaman ISBN : 978-602-8252-64-5 Kondisi: Baru Mengapa perhatian terhadap budaya komunikasi dan budaya media menjadi mendesak untuk diangkat? Mengapa kritik terhadap budaya komunikasi perlu dihidupkan saat ini? Tidak dapat dipungkiri bahwa budaya media telah muncul dalam bentuk citra, bunyi, dan tontonan yang membantu membangun struktur kehidupan sehari-hari, mendominasi waktu luang, membentuk pandangan politik dan perilaku sosial, serta menyediakan landasan bagi kita untuk membangun identitas. Oleh karena itu, sebuah kritik budaya komunikasi yang membidik budaya media dan gaya hidup menjadi penting apalagi dalam kaitannya dengan konteks kekinian - proses demokratisasi di Indonesia. Pemaparan buku ini diawali dengan membahas persoalan krisis budaya dalam ruang publik. Yaitu, bagaimana wajah industri berita pasca Orde Baru, bagaimana dulu media massa berperan dalam masyarakat postmodern, serta bagaimana mediatisasi krisis di ruang publik yang sudah menjadi gambaran dari krisis umum budaya dalam ruang publik. Dari ragam jurnalisme yang berkembang di tengah pelbagai krisis seperti WikiLeaks hingga merambah ke media sosial baru seperti Facebook yang ternyata mampu menjadi alat komunikasi politik yang efektif. Tidak ketinggalan, buku ini pun menyoroti permasalahan budaya kekerasan yang telah merasuki media. Penulis menangkap munculnya gejala teater nekrofilia dalam tayangan-tayangan televisi. Betapa kekerasan menjadi sebuah warna dari komoditas hiburan yang dikemas dalam bingkai 'infotainment'. Apabila demikian, akan menjadi apa kekuatan 'mediakrasi': teknologi demokrasi atau teknologi dominasi? Hedonisme di ruang publik juga menjadi sorotan kritik. Merebaknya pelbagai bentuk komodifikasi dan hedonisasi gaya hidup menunjukkan indikasi krisis dan panik media yang berlangsung dalam dunia tontonn itu sendiri. Yang tak kalah menarik adalah ulasan mengenai perang budaya citra. Yaitu, bagaimana media mengonstruksi budaya citra di ruang publik, serta bagaimana media beroperasi dalam menghegemoni kesadaran kita.
    Rp 115.000,00
  • Buku - Putih
    Buku - Putih

    Putih: Warna Kulit, Ras, dan Kecantikan di Indonesia Transnasional – L. Ayu Saraswati

    , ,
    Penerjemah: Ninus D. Andarnuswari Penerbit: Marjin Kiri Tebal: viv + 254 halaman Bahasa: Indonesia ISBN: 978-979-1260-70-1 Kondisi: Baru Di Indonesia, berkulit putih dipandang sebagai norma kecantikan. Obsesi memiliki kulit putih membuat produk pemutih kulit menduduki tempat teratas dalam penjualan industri kosmetik. Dari mana obsesi itu bermula, dan apa makna sosial-politik berkulit putih di Indonesia? Bahkan jauh sebelum masuknya kolonialisme Barat, perempuan berkulit putih sudah dianggap sebagai ideal kecantikan, se­perti terlihat dari epos India Ramayana yang diadaptasi di Jawa pada akhir abad ke-9. Pada era kolonialisme Belanda, putih mulai mendapat muatan rasialnya ketika cantik putih diidentikkan dengan ras Kaukasia. Seiring masuknya Jepang ke Indo­nesia, disebarkanlah ideal ­cantik putih yang baru: putih Asia. Sementara pada era pascakolonial, ruang geografis Indonesia rupanya menjadi penanda penting untuk dilekatkan pada kategori putih yang kini nasionalistik , yakni “putih Indonesia”. Terakhir, pada era globalisasi kontemporer saat ini, kulit putih menjadi kualitas virtual yang lepas dari tubuh riilnya secara rasial maupun kebangsaan. Buku ini bermaksud melacak peredaran citra-citra kecantikan lintas lokasi geografis dan babak kesejarahan yang berbeda-beda, dan menjelaskan bagaimana sirkulasi trans­nasional tersebut tu­rut melestarikan supremasi putih di aras global dan membentuk konstruksi ras, gender, dan warna kulit di Indonesia.
    Rp 90.000,00
Subscribe