Please select a page for the Contact Slideout in Theme Options > Header Options

Sejarah, Filsafat, Budaya

Filters

Showing 145-192 of 269 products

View 24/48/All

Filter by price

145-192 of 269 products

  • Buku - Peradaban Jawa
    Buku - Peradaban Jawa

    Peradaban Jawa: Dari Mataram Kuno sampai Majapahit Akhir – Supratikno Rahardjo

    , ,
    Penerbit: Komunitas Bambu Tahun Terbit: 2011 Tebal: xxviii + 564 halaman Bahasa: Indonesia ISBN: 979-3731-90-7 Kondisi: Baru Karya ini patut mendapat penyimakan dari siapa pun yang mempunyai perhatian pada sejarah dan sejarah kebudayaan Jawa, malah lebih jauh lagi sejarah dan sejarah kebudayaan Indonesia. Sebab kajian ini menggambarkan hampir secara holistik peradaban masyarakat Jawa Kuno yang memainkan posisi penting di Nusantara selama delapan abad, mulai dari abad ke-8 sampai abad ke-15. Dengan ketekunan seorang sejarawan dan ketelitian seorang arkeolog, Supratikno telah menghimpun ribuan data, termasuk hal-ihwal ‘remeh’ kehidupan sehari-hari pada masa Jawa kuno. Hasilnya adalah mosaik kaya warna yang menghimpun data delapan abad tentang peradaban Jawa Kuno. Memang tidak banyak ide teoretik cemerlang dalam buku ini, tapi banyak sorotannya yang bisa membuka cakrawala baru tentang kebudayaan dan masyarakat Jawa Kuno. Supratikno dengan bukunya ini telah masuk dalam bagian dari sedikit ilmuwan Indonesia yang mengupas secara menyeluruh dan terpadu sejarah kebudayaan Jawa dalam arti luas. Teristimewa lagi karena penulis memusatkan pembahasannya pada dinamika peradaban, yakni kecenderungan perubahan dan pola konfigurasi pranata-pranata (politik, agama, dan ekonomi) dari zaman ke zaman.
    Rp 145.000,00
  • Buku - Lahirnya Tragedi
    Buku - Lahirnya Tragedi

    Lahirnya Tragedi – Nietzsche

    , ,
    Penerbit: Narasi Tahun Terbit: 2015 Tebal: 212 halaman Bahasa: Indonesia ISBN: 978-979-168-537-5 Kondisi: Baru Lahirnya Tragedi (The Birth of Tragedy) memicu amarah besar ketika pertama kali diterbitkan pada 1871; dan sejak itu buku ini menjadi salah satu dari buku-buku yang membuahi kebudayaan Eropa. Buku yang dipersembahkan kepada Richard Wagner (komponis besar Jerman, 1813-1883) ini merupakan antusiasme Nietzsche akan sastra Yunani, terutama tragedinya. Ia mengemukakan perbedaan antara semangat Apollonian dan Dionysian, juga menekankan mengapa kita dapat menikmati seni tragik, serta bagaimanakah hubungan antara penderitaan hidup dan seni. Lahirnya Tragedi adalah buku pertama Nietzsche. Meski kadangkala memiliki kekurangan dalam argumennya, hal ini tidaklah mengurangi kekuatan untuk menyalakan ilham dan mengobarkan gairah berpikir.
    Rp 65.000,00
  • Krisis Kebebasan - Albert Camus
    Krisis Kebebasan - Albert Camus

    Krisis Kebebasan – Albert Camus

    , ,
    Penerbit: Yayasan Pustaka Obor Indonesia Tahun Terbit: 2013 Tebal: 174 halaman Bahasa: Indonesia ISBN: 978-602-4334-39-0 Kondisi: Baru Kebebasan bagi Albert Camus bukanlah sebuah hadiah cuma-cuma, melainkan sesuatu yang harus diperjuangkan. Dengan ini Albert Camus ingin menegaskan bahwa dalam rezim apa pun, apalagi yang paling totaliter dan represif, kita jangan bermimpi akan memperoleh kebebasan secara cuma-cuma. Kebebasan tersebut harus diperjuangkan. Sayangnya lebih sering penguasa menindas kebebasan tersebut, sehingga cendekiawan, seniman, dan pers yang diandaikan adalah kelompok paling depan dalam memperjuangkan kebebasan pun akan menjadi bungkam. Inilah yang menimbulkan krisis kebebasan. Buku ini berisi kumpulan karangan Albert Camus yang bertemakan kebebasan dan krisis yang melanda manusia dalam memperjuangkan kebebasannya. Karangan-karangan di dalam buku ini merupakan renungan yang sangat mendalam akan krisis kebebasan yang melanda zaman kita ini. Lewat karangan-karangan itu kita digugah untuk memperjuangkan kebebasan tersebut, kalau kita tidak ingin krisis melanda kita. Sebuah buku yang sangat patut dibaca oleh cendekiawan, seniman, wartawan, politisi, pendeknya semua pembaca yang berhak atas kebebasan.
    Rp 60.000,00
  • DariDeeKeLeoKristi
    DariDeeKeLeoKristi

    Dari Dee ke Leo Kristi – Kris Budiman

    , , ,
    Penerbit: Jual Buku Sastra Tahun Terbit: 2017 Tebal: 135 halaman Bahasa: Indonesia ISBN: 976-602-61256-2-0 Kondisi: Baru Esei-esei di dalam buku ini memperbincangkan dan berangkat dari pembacaan teks, entah teks sastra maupun musik (lagu) tertentu. Hampir semuanya menempuh satu perspektif yang sama, yakni semiotika–meskipun perlu diimbuhi sebuah catatan: jangan terlalu berharap bahwa perspektif ini dijalani oleh Kris Budiman dengan ketat (rigid) sebagaimana biasa dapat dibaca pada buku-bukunya terdahulu. Di dalam himpunan esei ini semiotika telah menjadi relatif cair dan longgar; ia menjelma sebagai soft semiotics.
    Rp 45.000,00
  • Totem-Taboo-Sigmund-Freud-e1522307811225
    Totem-Taboo-Sigmund-Freud-e1522307811225

    Totem & Taboo – Sigmund Freud

    , ,
    Penerbit: Immortal Tahun Terbit:2017 Tebal: 226 halaman Bahasa: Indonesia ISBN: 978-602-6657-87-9 Kondisi: Baru “Dalam buku ini, saya berusaha menemukan makna asli totemisme yang melalui jejaknya yang kita lihat pada anak-anak, yaitu melalui indikasi-indikasi yang muncul kembali dalam perkembangan anak-anak kita. Hubungan erat antara totem dan tabu adalah arah penelitian hipotesis-hipotesis saya. Meskipun hipotesis saya mengarah pada kesimpulan yang agak mustahil, tidak ada alasan untuk menilai kemungkinan bahwa kesimpulan saya relatif dekat dengan kenyataan (di masa lalu) yang sangat sulit kita rekonstruksi.” – Sigmund Freud
    Rp 60.000,00
  • ParaRajaDanRevolusi
    ParaRajaDanRevolusi

    Para Raja dan Revolusi – Linda Christanty

    , , ,
    Penerbit: IRCiSoD Tahun Terbit: 2016 Tebal: 212 halaman Bahasa: Indonesia ISBN: 978-602-769-618-1 Kondisi: Baru Hasil pertama dari Revolusi Indonesia adalah “Inlander” atau Bumiputra yang sederajat dengan anjing dalam sebuah negeri yang dijajah menjadi manusia bermartabat di sebuah negeri merdeka. Kemerdekaan itu membuat bangsa-bangsa Bumiputra yang kelak disebut bangsa Indonesia sederajat dengan bangsa lain sebagai salah satu bangsa pembangun peradaban. Selain menuturkan bermacam fakta dan menganalisisnya, Para Raja dan Revolusi juga menunjukkan bahwa hegemoni yang mengeksploitasi manusia dan bangsa di dunia masih berlangsung sampai sekarang, dan belum memperlihatkan tanda-tanda akan berakhir.
    Rp 60.000,00
  • Habermas Dasar dan Konteks Pemikiran - Michael Pusey
    Habermas Dasar dan Konteks Pemikiran - Michael Pusey

    Habermas: Dasar dan Konteks Pemikiran – Michael Pusey

    , ,
    Penerbit: Resist Book Tahun Terbit: 2011 Tebal: 188 halaman Bahasa: Indonesia ISBN: 979109783-6 Kondisi: Baru Saat ini Habermas adalah tokoh terpenting dalam dunia intelektual Jerman dan barangkali pakar sosiologi paling terkemuka setelah Max Weber. Habermas telah memberikan kontribusi dalam sebuah bidang yang memberikan dampak lebih luas ketimbang bidang sosiologi profesional, yakni mencakup filsafat sosial, teori ilmu pengetahuan dan komunikasi, marxisme, dan teori sosiologi. Ia melakukan rekonstruksi penting atas Marx dan Weber serta menelaah tiga isu sentral ilmu sosial–evolusi budaya dan masyarakat, teori rasionalisasi Weber, dan hubungan makna dengan metode ilmiah. Penggalian teoritiknya atas ‘dunia kehidupan’ (Lebenswelt), merupakan kemajuan utama dalam pemikiran sosiologi. Tulisan-tulisan Habermas dikenal sulit dicerna. Namun, Profesor Michael Pusey mampu memaparkan pokok-pokok pemikirannya dalam sebuah bentuk yang dapat menangkap setiap tantangan dari lingkup karya Habermas yang menyulut antusiasme pembaca, dan pada saat yang sama juga membahas konsep pokok dari paradigma Habermasian dengan cara yang membuat konsep tersebut terlihat gamblang tanpa mengurangi kekayaan makna dari konsep tersebut. Sudah pasti buku ini tidak hanya wajib bagi pembaca pemula, melainkan amat berguna bagi siapa saja yang hendak mendalami pemikiran Habermas.
    Rp 56.000,00
  • Kuasa-Kata-Benedict-Anderson-e1522211188941
    Kuasa-Kata-Benedict-Anderson-e1522211188941

    Kuasa-Kata: Jelajah Budaya-Budaya Politik di Indonesia – Benedict R. O’G. Anderson

    , , ,
    Penerbit: MataBangsa Tahun Terbit: 2016 Tebal: 554 halaman Bahasa: Indonesia ISBN: 979-9471-01-X Kondisi: Baru Dalam buku yang ditulis dengan lincah dan penuh semangat ini, Benedict R. O’G. Anderson menjelajahi kontradiksi budaya dan politik yang telah muncul dari dua kenyataan penting dalam sejarah Indonesia–bahwa penaklukan oleh Belanda terhadap Indonesia berawal ketika bangsa Indonesia masih muda, negara Indonesia masih kuno, yaitu pada awal abad ke-17; dan bahwa praktek politik Indonesia kontemporer telah dilakukan dalam bahasa baru, bahasa Indonesia, oleh banyak orang (khususnya orang Jawa) yang budayanya berurat-akar di zaman pertengahan. Melalui analisis atas warna-warni berbagai hal, mulai dari puisi klasik (Jawa), praktik berbahasa sehari-hari, bangunan-bangunan monumen, hingga kartun, Anderson memperdalam pemahaman kita atas hubungan timbal balik antara makna tradisional kekuasaan dan makna modernnya, bahasa sebagai wahana kekuasaan, dan pembentukan kesadaran nasional.
    Rp 200.000,00
  • Pers di Masa Orde Baru - David T Hill
    Pers di Masa Orde Baru - David T Hill

    Pers di Masa Orde Baru – David T. Hill

    , , ,
    Penerbit: Yayasan Pustaka Obor Indonesia Tahun Terbit: 2011 Tebal: 232 halaman Bahasa: Indonesia ISBN: 978-979-461-786-1 Kondisi: Baru Media massa menjadi perantara komunikasi yang selalu dibutuhkan. Kehadirannya memberikan informasi kepada semua kalangan. Kerja keras para pemburu berita untuk menyampaikan peristiwa yang sedang terjadi menjadi sebuah pekerjaan yang penuh risiko. Saat ini para pemburu berita lebih memiliki kebebasan dalam menyampaikan pendapatnya, memberikan informasinya, dan menerbitkan beritanya. Kebebasan ini merupakan hasil atas perjuangan keras di masa perjuangan Orde Baru, yang di masa itu kondisinya sangat terkekang–akibat sebuah pemberitaan yang dianggap membahayakan kedudukan orang-orang yang berpengaruh, maka perusahaan penerbitan diberhentikan secara paksa dan ditarik izin terbitnya. Hal ini membuat wartawan, mahasiswa, seniman, politisi, kaum profesional, pengacara, dan cendekiawan, berdemonstrasi selama berhari-hari di jalan-jalan untuk mendukung kebebasan pers. Kebebasan yang berarti juga kebebasan berbicara dan mengemukakan pendapat. Apa yang sebenarnya terjadi pada kebebasan pers kala itu? * “Tidak pernah sebelumnya terjadi suatu pemberedelan ‘disambut’ dengan ‘amarah’ yang berkepanjangan, baik oleh wartawan dan pengelola media pers maupun pengamat dan pembaca media pers yang merasa prihatin. Belum pernah terjadi dalam sejarah pers di Indonesia, demonstrasi yang memprotes pembatasan kebebasan pers terus menjalar dari satu kota ke kota lain, di sedikitnya 21 kota, selama lebih dari satu tahun.” – Atmakusumah
    Rp 65.000,00
  • Nostalgia-Bragaweg-Tempo-Doeloe-Sudarsono-Katam-e1521703498457
    Nostalgia-Bragaweg-Tempo-Doeloe-Sudarsono-Katam-e1521703498457

    Nostalgia Bragaweg Tempo Doeloe 1930-1950 – Sudarsono Katam

    , ,
    Penerbit: Pustaka Jaya Tahun Terbit: 2017 Tebal: 154 halaman Bahasa: Indonesia ISBN: 978-979-419-461-4 Kondisi: Baru Braga. Sebuah nama kawasan yang belum terungkap secara pasti sejarah pembentukan atau penamaannya. Satu hal yang pasti, kawasan yang pada tempo doeloe sempat menjadi legenda sekarang kehilangan segalanya. Braga yang bermula dari sebuah jalan tanah berdebu ketika kemarau dan becek ketika musim hujan, berubah tahap demi tahap menjadi sebuah kawasan pertokoan termegah di Kota Bandung bahkan di Hindia Belanda ketika itu. Metamorfosa Braga dari masa ke masa tidak dapat dipisahkan dari dinamika Kota Bandung dan merupakan sejarah kecil (petite histoire) Kota Bandung.
    Rp 80.000,00
  • Jakarta19501970
    Jakarta19501970

    Jakarta 1950-1970 – Firman Lubis

    , ,
    Penerbit: Komunitas Bambu Bahasa: Indonesia ISBN: 978-602-72001-4-2 Kondisi: Baru Ini adalah buku sejarah yang langka sebab menghadirkan sejarah kehidupan sehari-hari orang kebanyakan di kota Jakarta. Penulisnya, Firman Lubis, menceritakan soal sepeda, becak, anak-anak, perumahan, sekolahan, kegiatan olahraga, dunia mahasiswa, rumah sakit, tempat wisata, hotel, sampai dengan masalah keragaman etnis dengan tradisi budayanya. Kemudian masih ditambah cerita kehidupan orang gedongan, orang kampung, perabotan rumah tangga, tempat jajan-makan, kriminalitas, kemacetan, pelacuran, kaum intelektual, kesenian, tempat hiburan, gaya berpakaian, gaya berpacaan, dan masih berderet lagi kisah bagaimana masyarakat kota Jakarta menghadapi modernitas sepanjang 1950 sampai 1970. Semua itu ditulis dengan kacamata pengalaman Firman, seorang dokter yang tumbuh dari anak kampung di pinggiran Menteng dengan kekayaan akar dan warna biografinya. Ia mengalami fase kehidupan dari zaman Jepang, kemerdekaan, Demokrasi Terpimpin sampai otoriterianisme Orde Baru. Semua peralihan kekuasaan itu jelas berdampak besar bagi kehidupan masyarakat. Namun, perhatian dan fokusutama cerita Firman bukanlah peristiwa politik dengan para tokohnya. Ada memang kisah pergulatan politik yang berkecamuk di Jakarta, tetapi bukan itu narasi yang utama. Ia lebih memilih menarasikan yang oleh para sejarawan disebut model penulisan sejarah sosial yang menyangkut sejarah masyarakat, sejarah orang kebanyakan, atau sejarah kehidupan sehari-hari. Suatu model kajian sejarah yang oleh para sejarawan sendiri diakui langka. Buku ini bukan saja kaya data sejarah sosial, tetapi juga ditulis dengan gaya populer dan dilengkapi dengan foto-foto sezaman yang akan menguatkan imajinasi historis setiap pembacanya.
    Rp 180.000,00
  • Buku - Telisik Tradisi
    Buku - Telisik Tradisi

    Telisik Tradisi: Pusparagam Pengelolaan Seni

    , ,
    Penerbit: Kelola Tahun Terbit: 2006 Tebal: xiv + 248 halaman ISBN: 979-15173-0-4 Kondisi: Baru Berbagai upaya dan pendekatan untuk menelaah kekayaan yang tersimpan dalam ranah seni tradisi terus meningkat seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan dorongan minat berbagai kalangan di bidang ini. Hal ini terlihat dari bermacam-macam referensi yang membuka peluang untuk saling merujuk dan memperkaya khazanah seni tradisi; terutama melalui pendekatan antropologi, etnomusikologi, sosiologi, dan kajian tekstual tentang pertunjukan seni tradisi. Sebuah proyek penelitian yang dilakukan oleh Yayasan Kelola ini adalah tentang sistem pengelolaan seni pertunjukan tradisi di daerah Subang (Jawa Barat), Wajo (Sulawesi), Luhak dan Minangkabau (Sumatera Barat). Kesulitan justru muncul saat mencari referensi tentang model-model pengelolaan yang relevan dengan seni pertunjukan tradisi untuk menyiapkan kerangka kerja studi. Nampaknya di tengah munculnya berbagai bahan rujukan seni tradisi tersebut, aspek pengelolaan justru belum pernah dipikirkan dan dikaji secara mendalam; baik oleh kalangan akademisi maupun praktisi seni. Kenyataan itu mendorong Yayasan Kelola untuk menggali lebih lanjut kekayaan seni tradisi yang belum terkuak secara tegas dan gamblang dari segi tatakelolanya. Proyek penelitian khusus tatakelola ini dicetuskan dengan alasan dan pemikiran yang melatarbelakanginya. Pengembangan materi lokakarya diambil dari konsep organisasi bisnis, tetapi yang telah disesuaikan dengan kondisi organisasi seni budaya melalui riset studi kasus di beberapa organisasi seni yang sudah dikelola dengan sistem manajemen yang mapan. Tujuannya adalah untuk mengetahui bagaimana organisasi seni tradisi melakukan pengelolaan, terutama dalam menghadapi pengaruh faktor-faktor makro; seperti perubahan kondisi sosial, ekonomi, dan politik Indonesia serta bagaimana kiat mereka agar dapat beradaptasi dan bertahan.
    Rp 87.000,00
  • Djiwa Manis Indoeng Disajang - Haryadi Suadi
    Djiwa Manis Indoeng Disajang - Haryadi Suadi

    Djiwa Manis Indoeng Disajang: Djilid I – Haryadi Suadi

    , , , ,
    Penerbit: Pustaka Jaya Tahun Terbit: 2017 Tebal: 381 halaman Bahasa: Indonesia ISBN: 978-979-8004-06-3 Kondisi: Baru Djiwa Manis Indoeng Disajang menggambarkan perkembangan musik dan dunia hiburan di Indonesia tempo dulu–dari akhir abad ke-19 hingga masa kemerdekaan. Terdiri dari tiga jilid, masing-masing membahas tema-tema terntentu yang berkembang dalam dunia musik dan hiburan Indonesia secara mendalam dan kaya-akan-data. Jilid I mengungkap musik keroncong dengan segala hal ihwalnya, dari asal muasalnya, hingga para pelakunya yakni penyanyi, pemusik dan pencipta lagu. Jilid II berisi pembahasan jenis lagu-lagu hiburan lainnya, seperti stambol, irama Melayu, gambus, gambang keromong, lagu anak-anak, lagu rohani, himne dan lagu kebangsaan. Pengaruh Barat juga mempunyai peran penting dalam “menentukan” jalannya perkembangan musik kita. Dalam kaitan itu dibahas musik Indonesia bergaya modern, seperti langgam modern, jazz, dan irama Hawaii. Adapun jilid III berisi pembahasan perihal hadirnya seni musik asing (Belanda, Inggris, dan Amerika) di Tanah Air kita. Khususnya musik Amerika yang dalam kenyataannya hidup dengan subur dan telah berpengaruh besar terhadap jalannya sejarah musik di Indonesia. Juga sejarah rekaman, sarana hiburan, seperti pasar malam, gedung kesenian, hotel, restoran, film bicara, siaran radio, dan sandiwara. Demikian pula soal cipta-mencipta lagu yang juga termasuk hal yang tidak terpisahkan dari perkembangan dunia musik. Sebagai penutup jilid III, diungkap situasi dan kondisi musik dan dunia hiburan di masa penjajahan Jepang. Betapa antinya Jepang terhadap seni budaya Barat (Amerika dan sekutunya), sehingga penguasa baru ini telah menghancurkannya tanpa tersisa. Pada masa itulah terjadi peristiwa pembelokan secara mendadak terhadap jalannya perkembangan musik Indonesia, dari Barat ke Timur.
    Rp 330.000,00
  • Tentang Bermain Drama - WS Rendra
    Tentang Bermain Drama - WS Rendra

    Tentang Bermain Drama – Rendra

    , , ,
    Penerbit: Pustaka Jaya Tahun Terbit: 2017 Tebal: 88 halaman Bahasa: Indonesia ISBN: 978-979-419-459-1 Kondisi: Baru Dengan gaya langsung dan tak bertele-tele, si Burung Merak Rendra, sang dramawan dan penyair besar Indonesia, menyuguhkan pengantar ilmu bermain drama bagi remaja. Bukan hanya itu, dipaparkan juga seluk-beluk produksi dalam pementasan lakon sehingga para pembaca muda dapat belajar manajemen produksi dalam seni pertunjukan. Pada akhir setiap bab disertakan beberapa poin latihan bagi pembaca yang serius ingin mengasah diri dalam seni drama. Di sini Rendra menunjukkan kemampuannya sebagai guru ideal di bidangnya. Apalagi, yang disuguhkan bukan hanya teknik menjadi aktor, tetapi juga sejarah singkat drama dari masa ke masa di berbagai negeri.
    Rp 33.000,00
  • Buku - Orang dan Bambu Jepang
    Buku - Orang dan Bambu Jepang

    Orang dan Bambu Jepang: Catatan Seorang Gai-jin – Ajip Rosidi

    , ,
    Penerbit: Pustaka Jaya Tahun Terbit: 2009 Tebal: 208 halaman ISBN: 978-979-4193-66-2 Kondisi: Baru Selama 22 tahun Ajip Rosidi bermukim di Jepang. Sebagai gai-jin (orang asing) di sela-sela kesibukannya mengajar di universitas, ia banyak mengamati berbagai segi kehidupan masyarakat Jepang. Buku ini menghimpun 28 esai mengenai kehidupan masyarakat Jepang yang ditulisnya dalam tahun terakhir ia mengajar di Osaka Gaikokugo Daigaku (Osaka Gaidai). Pengamatannya diperkaya dengan bahan-bahan bacaan yang relevan dan dituturkan dengan bahasa yang mengalir lancar, sederhana, dan mudah dimengerti. Segi-segi kehidupan orang Jepang yang teramati dalam tulisan-tulisannya seperti jadi pesan tersendiri bagi masyarakat Indonesia. Dilengkapi dengan daftar sejumlah kosa kata bahasa Jepang dan dihiasi sejumlah foto yang menggambarkan kehidupan orang Jepang, buku ini juga memberikan bahan yang cukup kaya bagi iapa saja yang hendak mengenal seluk-beluk kehidupan di Jepang. Orang dan Bambu Jepang adalah sejenis jembatan yang dapat memperantarai peningkatan saling pengertian di antara para penghuni lingkungan budaya yang berlainan.
    Rp 62.500,00
  • Nusantara dalam Catatan Tionghoa - WP Groeneveldt
    Nusantara dalam Catatan Tionghoa - WP Groeneveldt

    Nusantara dalam Catatan Tionghoa & Historical Notes on Indonesia & Malaya Compiled From Chinese Sources – W.P. Groenveldt

    ,
    Penerbit: Komunitas Bambu Tahun Terbit: 2018 Tebal: 376 halaman Bahasa: Indonesia dan Inggris ISBN: 978-602-9402-92-6 Kondisi: Baru Buku ini bisa dibilang merupakan rujukan penting untuk membaca sejarah Nusantara dalam sudut pandang Cina. Nusantara merupakan daerah perlintasan yang sangat tua. Sejak periode 2000 SM, Nusantara telah menjalin hubungan dengan Dinasti Shang di Cina. Mulai abad ke-18 orang-orang Barat mencoba melacak kembali persentuhan-persentuhan pertama antara Negeri Cina dengan Nusantara. Dan dalam hal ini, penelitian oleh W.P. Groeneveldt tentang Nusantara dalam catatan Tionghoa yang pertama kali diumumkan pada 1880 tetap saja merupakan pegangan yang bermanfaat sampai sekarang.
    Rp 135.000,00
  • On Liberty - John Stuart Mill
    On Liberty - John Stuart Mill

    On Liberty – John Stuart Mill

    , ,
    Penerbit: Yayasan Obor Indonesia Tahun Terbit: 1996 Tebal: 262 halaman Bahasa: Indonesia ISBN: 979-461-237-5 Kondisi: Baru Bagi kita bangsa yang besar dan pluralistik ini, “kebebasan yang bertanggung jawab” memang wajib kita perhatikan demi terjaganya persatuan dan kesatuan dalam rel Pancasila. Kebebasan, menurut buku John Stuart Mill yang monumental ini, bukanlah asal semau-maunya sendiri (yang sering mendapat cap tidak enak: liberal) kebebasan juga bukan berarti kontrol ketat segala lini kehidupan masyarakat oleh negara, sehingga daya-daya masyarakat (civil society) harus tetap tiarap. Salah satu dari butir dari sekian banyak butir kebebasan yang dikupas dalam buku ini ialah: sampai sejauh mana, kinerja masyarakat secara sehat mampu menghasilkan individu-individu besar yang mandiri, kuat, terbuka dan kritis, baik terhadap diri sendiri ataupun terhadap orang lain, untuk pada akhirnya sampai pada kebenaran? Salah satu kriteria kuncinya ialah tingkat pendidikan. Generasi yang ada sekarang bertanggung jawab atas generasi masa depan dan pendidikan yang bermutu membuka ruang-ruang diskusi yang bebas, kreatif lagi beradab dalam seni mengelola perbedaan pendapat. Rasa curiga berlebihan tanpa dasar, apalagi bila disertai kekerasan, bukanlah cara terhormat untuk sebuah masyarakat yang beradab.
    Rp 35.000,00
  • SeniManubilis
    SeniManubilis

    Seni Manubilis – Semsar Siahaan 1952-2005

    , , ,
    Penulis: Semsar Siahaan, Melati Suryodarmo, Halim HD, Yayak Yatmaka, Mohamad Cholid, Sanento Yuliman, Danarto, Sujiwo Tejo, Yvonne Owens, Bre Redana, dan Astri Wright. Penerbit : Nyala & Yayasan Jakarta Biennale Tahun Terbit: 2017 Tebal: x + 196 halaman Bahasa : Bilingual (Indonesia dan Inggris) ISBN: 978-602-50721-0-9 Kondisi: Baru "Semsar Siahaan adalah salah satu sosok penting dalam sejarah seni rupa Indonesia. Ia banyak memiliki catatan pemikiran yang bisa menjadi refleksi, tidak hanya di di dunia seni rupa, tapi juga bagi masyarakat luas. Semsar Siahaan melihat peran seni secara kritis dalam kontribusinya terhadap kemanusiaan dan hak asasi manusia melalui karya-karyanya dan keterlibatannya dalam berbagai aktivitas sosial politik, lingkungan hidup, pendidikan anak, hak asasi manusia dan gerakan kesetaraan gender. Semuanya itu dihimpun ke dalam aksi-aksinya menentang rezim Orde Baru, atau rezim estetika yang dianggapnya sebagai tembok granit penghalang kebebasan, keberagaman dan kesetaraan. "Penerbitan buku Semsar Siahaan, walaupun mungkin hanya berupa sebagian dari jejaknya, diharapkan bisa ikut menjadi pemantik bagi siapa saja untuk menelusuri dan melacak lebih mendalam catatan biografis, esei, dan ulasan kritik sebagai bagian penting dari mozaik sejarah seni rupa Indonesia." - Melati Suryodarmo
    Rp 75.000,00
  • Domestic Notes - Nuraini Juliastuti
    Domestic Notes - Nuraini Juliastuti

    01 Domestic Notes: Home, Food – Nuraini Juliastuti

    , ,
    Penerbit: Reading Sideways Press Tahun Terbit: 2018 Tebal: 24 halaman Bahasa: Inggris ISBN: 978-0-648261-0-1 Kondisi: Baru "This volume contains notes and short essays on what I think about food when I think about the faraway-place-called-home, and what I think about home when I see, cook, eat, or think about certain food. The essays were written with thoughts of home, food, my mother and grandmother in my mind. This zine begins an exploration of food in my Domestic Notes project-which I explore also through my social media platforms, primarily Twitter and Instagram." - Nuraini Juliastuti * Domestic Notes is a publication-based project developed by Nuraini Juliastuti. Domestic Notes uses domestic and migrant spaces as sites to discuss everyday politics, organization of makeshift support system, trivial matters, and gestures that often overpowered by the usual productivity and stability formula.
    Rp 50.000,00
  • PsikologiKitaDanEksistensialisme
    PsikologiKitaDanEksistensialisme

    Psikologi-Kita & Eksistensialisme – Fuad Hassan

    , ,
    Penerbit: Komunitas Bambu Tahun Terbit: 2014 Tebal: 360 halaman Bahasa: Indonesia ISBN: 978-602-9402-53-7 Kondisi: Baru “Tiga karya yang terhimpun dalam buku ini dapat dipahami sebagai rangkaian yang berkesinambungan. Bagian pertama mengantar kita masuk ke bagian kedua, dan bagian kedua membekali kita dengan kerangka pikir yang diperlukan untuk memahami bagian ketiga. Ketiga karya ini juga memberikan pemahaman kepada kita mengenai pikiran Fuad Hassan yang dalam hidupnya berusaha membangun sebuah psikologi yang memahami manusia dari keberadaannya di dunia, keberadaan yang tak dapat dipisahkan dari kebersamaannya dengan manusia lain: Psikologi-Kita. Dari karya-karya ini juga dapat dipahami bahwa psikologi dan filsafat bukanlah dua disiplin yang terpilah satu sama lain, melainkan dua usaha yang saling melengkapi untuk memahami manusia secara lebih utuh." Bagi saya, kehadiran buku ini sangat menggembirakan dan memberi harapan bagi berkembangnya filsafat di Indonesia. Buku ini memiliki dua makna penting: sebagai catatan sejarah mengenai pemikiran psikologi dan filsafat di Indonesia sekaligus juga sebagai alternatif orientasi pengembangan psikologi dan filsafat Indonesia di masa depan. Apalagi karya ini enak dan jelas dibaca, dengan substansi yang akurat, kredibel, koheren, dan mencerdaskan.” - Bagus Takwin
    Rp 130.000,00
  • Politik Sastra - Saut Situmorang
    Politik Sastra - Saut Situmorang

    Politik Sastra: Edisi Kedua – Saut Situmorang

    , , ,
    Penerbit: JBS Tahun Terbit: 2018 Tebal: 226 halaman ISBN: 978-979-16849-8-9 Kondisi: Baru Buku Politik Sastra: Edisi Kedua ini berisi sejumlah esei yang sudah terbit sebelumnya dengan penambahan dua esei baru. Selain itu ada juga esei lama yang tidak lagi diikutkan dalam kumpulan ini dalam edisi edua ini satu esei yang tidak diikutkan lagi itu adalah esei yang berjudul “Memberhalakan ‘Kebebasan’ ala Memo Indonesia” mengingat substansi peristiwa Memo Indonesia sudah tidak penting dan tidak menarik lagi untuk dibicarakan. Ada pun dua esei tambahan adalah “Hiperbola Agus R. Sardjono” dan “Sastraku Sayang, Sastraku Malang”. Dalam esei “Sastraku Sayang, Sastraku Malang” Saut memotret fenomena paling baru dalam sastra Indonesia. Mulai dari Puisi Esei dan upaya membawanya ke publik yang menjadi pemicu kericuhan dalam pergaulan sastra, hingga menyeret Saut ke pengadilan dan divonis hakim dengan hukuman 10 bulan percobaan, sampai klaim asersif seeorang, atau mungkin banyakorang, soal ketokohannya sendiri. Pengakuan diri sebagai penyair, eseis dan sebagainya itu menjadi tampak lucu dan memuakkan bagi sebagian orang, dan sekaligus melahirkan pemuja di pihak lain. Dalam esei ini, Saut mendedahkan pandangan, ideologi, dan sikapnya. Dalam kumpulan esei ini Saut menjadi corong mempertanyakan mitos-mitos kesasteraan kita, politik kanon sastra, dan sebangsanya Saut ingin mengatakan: sastra Indonesia tidak baik-baik saja. Apa yang hari ini kita lihat sebagai kenyataan politik sastra, jauh-jauh hari Saut sudah digelisahkan oleh itu semua. Saut tampaknya seseorang yang mencintai sastra Indonesia dengan sungguh-sungguh, mengekspresikan pandangannya dengan beragam bentuk. Salah satunya dalam kumpulan esei ini. Buku Politik Sastra menjadi dokumentasi penting untuk melihat pandangan dan visi seorang Saut Situmorang tentang sastra Indonesia.
    Rp 74.000,00
  • Joel Whitney - Finks
    Joel Whitney - Finks

    Finks: Bagaimana CIA Mengelabui Para Sastrawan Dunia – Joel Whitney

    , , ,
    Penerbit: Jungkir Balik Pustaka Tahun Terbit: 2017 Tebal: 522 halaman Bahasa: Indonesia ISBN: 978-602-61744-1-3 Kondisi: Baru “Secara keseluruhan isi buku ini adalah perpaduan mengagumkan antara sejarah politik, sejarah sastra, dan cara yang ditempuh Congress for Cultural Freedom di bawah naungan CIA, sebagaimana dinyatakan seorang profesor Yale, untuk “meyakinkan orang-orang gamang sedunia bahwa kita (Amerika) memiliki sesuatu yang jauh lebih baik daripada komunisme.” - The New York Times “Buku bertajuk ‘Finks’ menambah deretan bukti baru, bahwa raksasa sastra seperti Baldwin, Marquez, atau Hemingway dibujuk menjadi agen AS dalam Perang Dingin ranah kebudayaan.” - Vice
    Rp 98.000,00
  • Kebudayaan-di-Nusantara-e1519207544609
    Kebudayaan-di-Nusantara-e1519207544609

    Kebudayaan di Nusantara – Edi Sedyawati

    , , ,
    Penerbit: Komunitas Bambu Tahun Terbit: 2014 Tebal: 538 halaman ISBN: 978-602-9402-41-4 Kondisi: Baru Sebagai intelektual yang telah lebih dari 40 tahun menggeluti kebudayaan dalam arti luas, Edi Sedyawati dalam buku ini memperlihatkan penguasaannya yang luas dan dalam mengenai tempat dan peran kebudayaan yang dikaitkan dengan nasionalitas. Terkait dengan hal itu, dalam buku ini dibahas modal budaya sebagai kekuatan bangsa, budaya nasional dan suku bangsa, budaya dan karakter bangsa, budaya dan persatuan nasional, serta budaya dan pendidikan nasional. Ide nasionalitas dalam budaya ini juga dibawa dengan mengupas museum, batik, keris, ekonomi kreatif, lembaga adat, kelautan, ingatan kolektif, koleksi negara, gaya seni, Pancasila, arkeologi, seni tradisi, local genius, wayang, filsafat Jawa, makanan, dan obat-obatan tradisional. Melalui pengungkapan dengan gaya narasi sastra yang enak dibaca, sebagai budayawan yang matang secara akademis, penulis juga mengungkap budaya dalam proses dan variannya. Sebut saja tentang kebutuhan masyarakat akan pengetahuan tradisional, ketuhanan dalam seni Nusantara, makna simbol pada tari daerah Nusantara, asal usul aksara-aksara Nusantara, juga penataan air pada masa Jawa kuno. Selain itu, dibuat juga ulasan-ulasan tentang Tor-tor Batak, Candi Borobudur, panakawan di masa Majapahit, kesenian di pesantren, sastra Melayu, pencak silat, dan tradisi lisan serta ungkapan seni pada relief Prambanan.
    Rp 160.000,00
  • Buku - Lokananta
    Buku - Lokananta

    Lokananta – Fakhri Zakaria, Dzulfikri Putra Malawi, Syaura Qotrunadha

    , , , ,
    Penerbit: Perum Percetakan Negara Republik Indonesia Tahun Terbit: 2016 Tebal: 172 halaman ISBN: 978-979-3747-64-4 Kondisi: Baru Buku Lokananta adalah salah satu output dari kegiatan pengolahan arsip Lokananta dalam dua tahun terakhir oleh Lokananta bekerjasama dengan penulis, fotografer dan desainer muda yang disebut dengan Lokananta Project. Buku ini menceritakan tentang sejarah dan kiprah Studio Lokananta sebagai label rekaman milik negara dalam 5 tahun belakangan di dalam industri musik Indonesia, serta membahas beberapa arsip-arsip yang ditemukan di Lokananta.
    Rp 250.000,00
  • Buku - Bahasa Betawi
    Buku - Bahasa Betawi

    Bahasa Betawi: Sejarah dan Perkembangannya – Muhadjir

    , , ,
    Penerbit: Yayasan Obor Indonesia Tahun Terbit: 2000 Tebal: 160 halaman ISBN 979-461-360-1 Kondisi: Baru Bahasa Betawi adalah salah satu varian dari lebih daripada 30 varian bahasa Melayu lokal yang yang digunakan di bumi Nusantara. Untuk mengenal bahasa Betawi dengan lebih baik, pada awal buku Bahasa Betawi penulis berfokus pada situasi kebahasaan dan kedudukan bahasa tersebut di antara bahasa Melayu lokal lainnya. Sejalan dengan sejarahnya, bahasa Betawi memperlihatkan ciri-ciri khas bahasa Melayu Timur, di samping ciri-ciri umum bahasa Melayu lainnya. Kekhasannya yang tampak, baik dalam struktur fonologi, morfologi, maupun sintaksisnya merupakan bahasan pokok buku ini. Selain itu, buku ini bukan hanya membahas kehadirannya sebagai bahasa perhubungan antarpenduduk yang terdiri dari berbagai suku bangsa, melainkan secara sepintas dibahas juga tentang lahirnya sejumlah sastra naskah yang tampaknya luput dari perhatian para ahli dan para pemerhati lainnya. Selain kaya akan sastra lisan dan sastra naskah tersebut, sastra tulis Betawi juga diperkaya dengan berbagai karya kontemporer yang dimuat dalam surat kabar sejak awal abad ke-19.
    Rp 23.000,00
  • Buku - Posmodernisme
    Buku - Posmodernisme

    Pokok dan Tokoh Posmodernisme

    , ,
    Penulis: Ziauddin Sardar, Peter Pericles Trifonas, George Myerson, Kieron O'Hara, Ed Sexton, Shelley Walia, Stuart Sim, Dave Robinson, Peter Coles Penerjemah: Sigit Djatmiko Penerbit: Octopus Tebal: xiv + 410 halaman ISBN: 978-802-7274-33-8 Kondisi: Baru Kajian tentang pokok dan posmodernisme dalam buku ini dimulai oleh Peter Pericles Trifonas yang membahs gagasan Roland Barthes mengenai tanda (sign). Selanjutnya Ed Sexton membahas tentang sosok dan pemikiran Richard Dawkins yang dikenal dengan gagasan tentang selfish gene. Sexton menunjukkan bahwa kebanyakan para penentang bukan mempersoalkan substansi yang dikedepankan oleh Dawkins itu sendiri, sehingga kritik dan perdebatan di kalangan ahli ilmu, agama, dan etika atas tesis Dawkins pun salah alamat. Tulisan-tulisan lainnya disajikan oleh Stuart Sim tentang kritik Derrida yang sangat tajam terhadap hipotesis Francis Fukuyama tentang akhir sejarah (the end of history). Lalu, Peter Coles membahas perihal Big Science dan Albert Einstein. Sedangkan Stuart Sim merangkai ide-ide seputar kondisi manusia yang bersinggungan dengan kemajuan teknologi sebagaimana dinyatakan oleh Lyotard. Buku ini juga memuat tulisan Kieron O'Hara tentang Internet yang dikaitkan dengan pemikiran Plato. Menurutnya, informasi tidaklah sama dengan pengetahuan. Informasi barulah kumpulan data-data, sementara pengetahuan adalah informasi yang sudah dibingkai dengan kerangka tertentu. Pendek kata, pengetahuan adalah informasi yang sudah dimaknai dan dipakai untuk sebuah kepentingan, misalnya untuk urusan ekonomi dan manajemen. Buku ini dipungkas dengan tulisan tentang Thomas Kuhn, penulis karya monumental, The Structure of Scientific Revolution. Menurut Kuhn, ilmu bergerak melalui tahapan-tahapan yang akan berpuncak pada kondisi normal lalu 'membusuk' karena telah digantikan oleh ilmu atau paradigma baru. Paradigma baru mengancam paradigma lama yang sebelumnya juga menjadi paradigma baru sehingga terjadilah proses benturan dan perang antar-paradigma.
    Rp 110.000,00
  • Buku-Introducing-Cultural-and-Media-Studies-e1517209153365
    Buku-Introducing-Cultural-and-Media-Studies-e1517209153365

    Introducing Cultural and Media Studies – Tony Thwaites, Lloyd Davis, dan Warwick Mules

    , ,
    Penerbit: Jalasutra Tebal: xx+ 364 halaman Bahasa: Indonesia ISBN: 978-602-8252-15-7 Kondisi: Baru Introducing Cultural and Media Studies: Sebuah Pendekatan Semiotik menawarkan pengantar ringkas, tajam, langsung, dan mudah digunakan untuk memahami budaya. Secara prinsip, penulisan buku ini dimaksudkan untuk pembaca mahasiswa tingkat sarjana, dengan menggunakan pendekatan praktis dan serbaguna terhadap analisis kebudayaan. Buku ini tidak dimulai dengan penjelasan kumpulan teori abstrak, melainkan dengan sejumlah contoh penggunaan tanda sosial yang dibedah secara kritis menggunakan pelbagai konsep dan peristirahatan semiotika dasar untuk membangun kosa kata analisis pembaca secara praktis. Buku ini menawarkan pendekatan terstruktur terhadap subjeknya melalui bab demi bab berturut-turut. Semua disajikan dengan mempertimbangkan isu yang dimunculkan pada bab sebelumnya. Menariknya, tata letak teks sangat mendukung jalan alternatif untuk melewati materi tiap bab. Definisi istilah kunci yang sedang digunakan dikotaki di tengah teks utama serta disorot dengan cetak tebal dalam indeks; bagian dan subbagian dijaga tetap pendek dan menunjukkan arah secara jelas; contoh-contoh ilustratif ditampilkan secara visual dari narasi utama; serta latihan-latihan, sumber, dan daftar bacaan lebih lanjut yang dibubuhi keterangan. Yang terakhir ini bisa diakses dengan mudah pada akhir tiap bab. Dengan dorongan sikap kritis lagi berdaya cipta terhadap teori kebudayaan, buku ini mencakup seluruh peristirahatan dan ide standar yang digunakan dalam analisis kritis budaya material kehidupan sehari-hari, meliputi: - tekstualitas dan intertekstualitas - diskursus - genre - naratif - mitos - ideologi - perbedaan budaya dan identitas Buku ini merupakan titik awal ideal untuk mata kuliah komprehensif yang bidang cakupannya sangat luas baik dalam Cultural Studies dan studi media maupun subjek lain yang terkait seperti kajian film, sastra, dan sosiologi.
    Rp 83.000,00
  • Buku-Melawan-Takdir-e1516424475653
    Buku-Melawan-Takdir-e1516424475653

    Melawan Takdir – Ramayda Akmal

    , , ,
    Penyunting: Adhe Penerbit: Octopus Tebal: xii+198 halaman ISBN: 978-602-7274-36-5 Kondisi: Baru Buku ini menguraikan subjektivitas Pramoedya Ananta Toer dalam tindakannya menulis novel Perburuan. Tindakan itu bertujuan untuk membangun jarak dan melepaskan diri dari jerat yang Simbolik. Pembahasan terhadap Pramoedya dalam prespektif ini perlu dilakukan sebab beberapa penelitian terhadap Pram sebelumnya selalu melihat diri dan karyanya sebagai representasi dimensi simbolik tanpa memperhatikan fakta-fakta bahwa Pram juga menunjukkan penolakan frontal terhadap Yang Simbolik itu.
    Rp 68.000,00
  • Buku - Kelisanan dan Keaksaraan
    Buku - Kelisanan dan Keaksaraan

    Kelisanan dan Keaksaraan – Walter J. Ong

    , , ,
    Pengantar: Bisri Efendi Penerbit: Gading Tebal: xxvi+314 halaman ISBN: 978-602-17575-4-3 Kondisi: Baru Lisan dan Tulisan bukan semata soal media, sarana, yang dipakai untuk berkomunikasi, lalu yang satu menggeser dan menggantikan yang lain. Benar bahwa memandangnya semata sebagai ‘sarana’, tampak apa yang disebut ‘tulisan’ demikian berjaya. Namun jika kita menengoknya lebih mendalam, akan terlihat bahwa kelisanan dan keberaksaraan adalah fenomena yang rumit, kompleks dan tindih menindih, serta silang menyilang. Walter J. Ong menyajikan kepada kita topik itu melalui pendekatan historisnya yang jauh dan luas. Ia menunjukkan bagaimana sistem tulisan yang kemudian diiringi teknologi cetak memang mengurangi dan menurunkan tradisi kelisanan. Namun semua itu tak memerosotkan pengaruh kelisanan sebagai suatu mentalitas. Dalam tradisi tulis membayang terus cara berpikir lisan. Kelisanan hadir seperti teror terhadap pemikiran yang sedemikian rupa ditata dan dirapikan dalam teknologi tulisan.
    Rp 85.000,00
  • KritikBudayaKomunikasi
    KritikBudayaKomunikasi

    Kritik Budaya Komunikasi – Idi Subandy Ibrahim

    , ,
    Penerbit: Jalasutra Tahun Terbit: 2011 Tebal: xviii + 376 halaman ISBN : 978-602-8252-64-5 Kondisi: Baru Mengapa perhatian terhadap budaya komunikasi dan budaya media menjadi mendesak untuk diangkat? Mengapa kritik terhadap budaya komunikasi perlu dihidupkan saat ini? Tidak dapat dipungkiri bahwa budaya media telah muncul dalam bentuk citra, bunyi, dan tontonan yang membantu membangun struktur kehidupan sehari-hari, mendominasi waktu luang, membentuk pandangan politik dan perilaku sosial, serta menyediakan landasan bagi kita untuk membangun identitas. Oleh karena itu, sebuah kritik budaya komunikasi yang membidik budaya media dan gaya hidup menjadi penting apalagi dalam kaitannya dengan konteks kekinian - proses demokratisasi di Indonesia. Pemaparan buku ini diawali dengan membahas persoalan krisis budaya dalam ruang publik. Yaitu, bagaimana wajah industri berita pasca Orde Baru, bagaimana dulu media massa berperan dalam masyarakat postmodern, serta bagaimana mediatisasi krisis di ruang publik yang sudah menjadi gambaran dari krisis umum budaya dalam ruang publik. Dari ragam jurnalisme yang berkembang di tengah pelbagai krisis seperti WikiLeaks hingga merambah ke media sosial baru seperti Facebook yang ternyata mampu menjadi alat komunikasi politik yang efektif. Tidak ketinggalan, buku ini pun menyoroti permasalahan budaya kekerasan yang telah merasuki media. Penulis menangkap munculnya gejala teater nekrofilia dalam tayangan-tayangan televisi. Betapa kekerasan menjadi sebuah warna dari komoditas hiburan yang dikemas dalam bingkai 'infotainment'. Apabila demikian, akan menjadi apa kekuatan 'mediakrasi': teknologi demokrasi atau teknologi dominasi? Hedonisme di ruang publik juga menjadi sorotan kritik. Merebaknya pelbagai bentuk komodifikasi dan hedonisasi gaya hidup menunjukkan indikasi krisis dan panik media yang berlangsung dalam dunia tontonn itu sendiri. Yang tak kalah menarik adalah ulasan mengenai perang budaya citra. Yaitu, bagaimana media mengonstruksi budaya citra di ruang publik, serta bagaimana media beroperasi dalam menghegemoni kesadaran kita.
    Rp 115.000,00
  • Buku - Perjalanan Tak Bermodal
    Buku - Perjalanan Tak Bermodal

    Perjalanan Tak Bermodal – Nasjah Djamin

    , , , ,
    Penerbit: Nyala Tahun Terbit: 2017 ISBN: 978-602-60855-7-3 Kondisi: Baru Beramai-ramai dengan kawanan pelukis lain kami menyerbu tembok-tembok dinding di tengah kota Medan bersenjatakan kuas dan cat. Tiap dinding, tiap tembok gedung dan rumah yang terluang, kami tulisi dengan semboyan-semboyan. Besar-besar kami tulisi semboyan itu, dalam bahasa Indonesia, dalam bahasa Inggris, dan dalam bahasa Belanda. Juga dinding kereta api kami tulisi. Tak jarang kami diancam oleh peluru tapi kami terus menyerbu dinding-dinding yang belum ditulisi. Kalau tak dapat di siang hari, kami menyerbu malam hari.
    Rp 52.000,00
  • Buku - Etnis Tionghoa di Indonesia
    Buku - Etnis Tionghoa di Indonesia

    Etnis Tionghoa di Indonesia: Kumpulan Tulisan – Mely G. Tan

    , ,
    Pengantar: Charles Coppel Penerbit: Yayasan Pustaka Obor Indonesia Tahun Terbit: 2008 Tebal: 324 halaman ISBN: 978-979-461-689-5 Kondisi: Baru Dalam buku ini terkumpul 12 tulisan terpilih Mely G. Tan yang telah dipresentasikan dan diterbitkan dari tahun 1990-an sampai dengan tahun 2004. Kebanyakan, 9 dari 12, ditulis dalam bahasa Inggris, karena dipresentasikan dalam pertemuan ilmiah internasional dan diterbitkan di luar negeri. Kurun waktu ini mencakup peristiwa Mei 1998, yang merupakan tonggak amat penting (watershed) dalam sejarah masyarakat Indonesia Tionghoa. Berbagai aspek kehidupan orang beretnis Tionghoa tergambar dalam buku ini: dari gambaran kehadiran mereka di Indonesia, pandangan Bung Karno tentang keragaman etnis, serta dimensi sosial kultural peran etnis Tionghoa di masyarakat Indonesia. Kemudian, terlihat bagamana beragamnya masyarakat etnis Tionghoa; ada yang menganut agama Islam, bahkan sudah ada komunitas Islam Tionghoa pada abad ke-15 dan ke-16. Orang beretnis Tionghoa juga mempunya pengaruh mendalam pada makanan dan bahasa yang bertalian dengan makanan pada orang Indonesia umumnya. Mengenai peran mereka dalam ekonomi dan bisnis, tulisan yang termuat dalam buku ini justru mempertanyakan berbagai stereotipe yang sudah umum diterima dalam masyarakat Indonesia. Ada pula bahasan tentang identitas, yang sekarang banyak dibicarakan.
    Rp 70.000,00
  • Buku - Puitika Seni Puisi
    Buku - Puitika Seni Puisi

    Puitika: Seni Puisi – Aristoteles

    , , ,
    Penerbit: basabasi Tahun Terbit: 2017 Tebal: 172 halaman ISBN: 978-602-3913-68-8 Kondisi: Baru Puitika adalah risalah pendek tentang estetika dan merupakan salah satu karya babon dalam kritik sastra. Dalam Puitika, Aristoteles menyajikan pikiran-pikiriannya dengan bahasa sederhana sehingga pembaca dapat memahami isinya dengan jernih, Aristoteles membahas bentuk plot dan perwatakan yang baik, rumitan dan leraian, dan tentu perbedaan antara jenis-jenis puisi: tragedi, dithyramb, komedi, iambik, drama, ainos, diagramma, satir, poemata, epik, retorik, amphi geneseos, dan akustik. Dengan bubuhan komentar dari Al-Farabi, Ibn Sina, dan Ibn Rusyd, buku ini menjadi semakin lengkap dan layak menjadi titik awal dalam memahami seni puisi.
    Rp 50.000,00
  • Buku - John Ingleson
    Buku - John Ingleson

    Buruh, Serikat, dan Politik – Indonesia pada 1920an-1930an – John Ingleson

    , ,
    Penerjemah: Andi Achdian Penerbit: Marjin Kiri Tebal: 522 +xx halaman ISBN: 978-979-1260-44-2 Kondisi: Baru Masa-masa akhir 1920an hingga akhir 1930an di Indonesia lebih banyak dilihat sebagai masa-masa yang lesu dan tidak menarik—bukan hanya karena depresi ekonomi dunia ikut menghantam wilayah koloni, melainkan juga karena luapan aktivisme politik dari dekade sebelumnya ditumpas dan dikekang dengan ketat oleh pemerintah kolonial. Melacak sumber-sumber dari majalah-majalah terbitan serikat buruh, artikel-artikel koran, dan laporan-laporan dinas intelijen kolonial dari periode tersebut, John Ingleson berusaha menunjukkan bahwa di dalam ruang gerak yang sempit itu sesungguhnya berlangsung suatu pergulatan menarik dari para aktivis buruh dan politik yang terus berjuang mencari celah untuk menantang pihak majikan, negara kolonial, serta kepasrahan masyarakat itu sendiri. Cara-cara konfrontatif ditinggalkan, dan sebagai gantinya serikat-serikat buruh memusatkan aktivitas pemenuhan kesejahteraan anggotanya melalui inisiatif-inisiatif dana gotong-royong, kursus-kursus bahasa, konsultasi hukum dlsb. Melalui wahana inilah kaum buruh perkotaan belajar berorganisasi dan berpolitik, sementara majalah-majalah serikat yang menjangkau sampai lapis bawah masyarakat perkotaan berperan penting dalam mendorong gagasan tentang Indonesia merdeka. Pengalaman penguatan masyarakat dari era inilah yang kemudian menjadi landasan gerakan buruh pasca kemerdekaan Indonesia.
    Rp 100.000,00
  • Buku - Dunia yang Berlari
    Buku - Dunia yang Berlari

    Dunia yang Berlari – Yasraf Amir Piliang

    , ,
    Penerbit: Cantrik Pustaka Pertama kali diterbitkan: 2004 Tebal: 424 halaman ISBN: 978-602-6645-33-3 Kondisi: Baru Menelusuri sudut demi sudut dunia—menjelajahi ruang demi ruangnya, menelusuri liku demi liku jejaringnya, membaca tanda demi tandanya, mengikuti jejak demi jejak waktunya, mencatat penggal demi penggal sejarahnya—merupakan sebuah perjalanan yang menggairahkan, tetapi sekaligus melelahkan. Dunia telah membawa kita menjelajahi berjuta pengembaraan, berjuta kegairahan, berjuta keterpesonaan. Ia telah mempertontonkan kepada kita berjuta panorama tanda, berjuta citra dan berjuta makna. Ia telah mempertunjukkan pula berjuta keterpesonaan, berjuta kehanyutan, berjuta ekstasi. Akan tetapi semua penjelajahan, semua semua tontonan, semua keterpesonaan, semua tanda dan makna itu ternyata tak pernah memuaskan hasrat manusia. Yang sebaliknya dihasilkan adalah rasa “ketakpuasan abadi”, karena sebuah pemenuhan kepuasan hasrat akan menuntut pemuasan berikutnya, secara tanpa henti. Hasrat secara terus-menerus mengejar kepuasan akan dunia, akan tetapi dunia itu sendiri berlari dan terus berlari. Ia kini berlari semakin cepat, melampaui ruang, melewati waktu, mendobrak tapal batas, melangkahi segala kemungkinan. Dunia—yang tak pernah memberikan kepuasan akhir pada manusia—kini justru ‘berlari’ melampaui Tuhan, melampaui Yang Transenden.
    Rp 120.000,00
  • Kecerdasan-Semiotik
    Kecerdasan-Semiotik

    Kecerdasan Semiotik – Yasraf Amir Piliang dan Audifax

    , , ,
    Penerbit: Aurora Tahun Terbit: 2017 Tebal: 492 halaman ISBN: 978-602-6096-34-0 Kondisi: Baru Manusia adalah makhluk yang terjerat dalam jejaring penanda yang ditenunnya sendiri. Ernst Cassirer mengumandangkan kredo bahwa manusia adalah 'binatang simbolik' (animal symbolicum). Dunia manusia adalah dunia yang diciptakan melalui bentuk-bentuk simbolik pemikiran manusia yang bisa kita temukan pada bahasa, filsafat, pendidikan, sains, pakaian, seni, dan/atau apa pun yang bertungkus lumus dengan manusia. Melalui simbol dan tanda, manusia menautkan dirinya dengan sesama. Atau dengan kebudayaan yang melingkunginya. Pemahaman seseorang akan tanda atau simbol inilah yang sebenarnya menjadi esensi dari kecerdasan. Semua kecerdasan pada dasarnya adalah kecerdasan memahami dan mengolah tanda. Penulis buku ini menyebutnya: kecerdasan semiotik (semiotic intelligence). Buku ini tidak bermaksud memampatkan makna kecerdasan pada satu aspek sempit yang reduktif, tetapi justru hendak mewedarkan kejuntrungan ihwal paling fundamental dalam hampir semua kajian tentang kecerdasan. Gabungan pendekatan psikologi kognitif dan semiotika dalam buku ini akan mempertemukan pembaca pada gagasan besar tentang kecerdasan mulai dari Francis Galton, Alfred Binet, Richard J. Herrnstein, Charles Murray, hingga Ulrich Nasser, yang berpadu dengan baik di rimba raya semiotika kontemporer mulai dari Umberto Eco, Roland Barthes, Ferdinand de Ssaussure, hingga psikoanalisis Jacques Lacan.
    Rp 110.000,00
  • Buku - Citra Kaum Perempuan di Hindia Belanda
    Buku - Citra Kaum Perempuan di Hindia Belanda

    Citra Kaum Perempuan di Hindia Belanda – Tineke Hellwig

    , , ,
    Penerbit: Yayasan Pustaka Obor Indonesia Tahun Terbit: 2008 ISBN: 978-979-461-663-5 Kondisi: Baru Perubahan-perubahan besar terjadi dalam masyarakat kolonial di Hindia Belanda pada sekitar 1900-an. Jumlah orang Eropa di Hindia meningkat dan, secara bersamaan, pendidikan Barat untuk rakyat Indonesia telah menumbuhkan kesadaran politik mereka. Orang-orang Indo dan Cina didesak untuk menempati posisi-posisi yang lebih sempit. Dalam masyarakat majemuk ini terjadi ketegangan antara warga pelbagai kelompok yang berbeda. Tineke Hellwig mengajak pembaca untuk meneropong peranan yang dimainkan perempuan di tengah kancah perubahan sosial ini. Dengan menelaah sejumlah karya sastra yang melukiskan kehidupan kolonial di Hindia, ia menguak pelbagai ketimpangan yang terdapat dalam era yang telah lalu itu. * Tineke Hellwig lahir di Surabaya pada 1957. Ia memperoleh gelar doktor di bidang sastra Indonesia dari Leiden University, Belanda.
    Rp 29.000,00
  • Buku - Hikayat Tirai Besi
    Buku - Hikayat Tirai Besi

    Hikayat Tirai Besi – The Bolshevik Myth – Alexander Berkman

    , ,
    Penerbit: SvaTantra Tahun Terbit: 2016 Tebal: 343 halaman Kondisi: Baru "Keyakinan yang bergairah pada kemungkinan-kemungkinan dalam Revolusi Rusia menyuntikkan nyawa baru bagi Alexander Berkman--bahkan bagi kami semua. Kamerad Berkman menuliskan sendiri pengalaman-pengalamannya di Rusia. Halaman demi halaman yang menggambarkan situasi Revolusi Rusia, pada fasenya yang paling vital, menunjukkan kepada pembaca penyebab utama dari kegagalan revolusi itu." - Emma Goldman * Hikayat Tirai Besi menyajikan kesaksian orang yang hadir, terlibat, dan akhirnya dikhianati, dalam revolusi paling menggemparkan di abad 20, dengan pengisahan bagai novel: dramatis dan mencekam.
    Rp 75.000,00
  • Buku - Busana Jawa Kuna
    Buku - Busana Jawa Kuna

    Busana Jawa Kuna – Inda Citraninda Noerhadi

    , ,
    Penerbit: Komunitas Bambu Tahun Terbit: 2012 Tebal: 128 halaman ISBN: 978-602-9402-16-2 Kondisi: Baru Busana Jawa Kuna memaparkan data yang semula tersembunyi di relief Karmawibhangga Candi Borobudur. Ternyata pada masa kuno orang Jawa sudah memiliki cara berbusana tersendiri. Ada sistem yang mengatur cara berpakaian anggota keluarga kerajaan, kaum bangsawan, ksatria, petani dan rakyat. Termasuk, apa saja perlengkapan busana yang boleh dipakai dan tidak boleh dipakai. Sistem berpakaian ini benar-benar menentukan status sosial para pemakainya. Kalau kini mencuat persoalan tentang busana nasional, maka buku ini memberikan penelusuran akar historis yang cukup rinci. Dapatlah diketahui dari mana sebenarnya asal-muasal kebaya. Akan dipahami mengapa kebanyakan laki-laki dan perempuan hanya memakai kain di sekitar bagian pinggang ke bawah. Inilah buku kesaksian tentang busana pada abad VIII-IX.
    Rp 50.000,00
  • Buku - Folklor Betawi
    Buku - Folklor Betawi

    Folklor Betawi – Abdul Chaer

    , ,
    Penerbit: Masup Jakarta Tahun Terbit: 2012 Tebal: xiii+303 halaman ISBN: 978-602-9625-69-1 Kondisi: Baru Folklor Betawi mengajak pembaca menyimak gambaran besar tentang Betawi. Sebab, segala hal yang menyangkut manusia, sejarah, dan kebudayaan Betawi dibahas jelas ringkas di sini. Suatu buku 'sapu jagad' karena memuat informasi yang padat dan kuat terkait bahasa, cerita rakyat, lagu, humor, sampai dengan kepercayaan, upacara-upacara, permainan, juga ilmu beladiri alias silat Betawi. Termasuk juga kesenian, arsitektur dan ragam hias rumah, busana, pekerjaan, makanan, minuman, buah-buahan, kue-kue, obat-obatan, alat angkut, senjata, dunia gaib, bahkan makam keramat. * Abdul Chaer ialah orang Betawi dan sarjana yang telah menggeluti sejarah budaya Betawi-Jakarta selama lebih daripada 40 tahun. Dari pergulatan yang panjang itu, ia telah menulis puluhan buku, di antaranya Kamus Dialek Jakarta dan Kamus Ungkapan dan Peribahasa Betawi. Berkat genealogis dan reputasi akademik itulah pembaca diajak menemukan, menyaksikan, dan mencerap kesejatian kebudayaan Betawi, etnis pemukim asli kota Jakarta yang sudah sangat terkenal. Akan tetapi, sesungguhnya masih sedikit sekali diketahui dan ironisnya, sangat sering identitas budayanya dicanteli nilai-nilai kultural yang menyesatkan.
    Rp 90.000,00
  • Buku - Membongkar Sensasi dan Godaan Iklan
    Buku - Membongkar Sensasi dan Godaan Iklan

    Membongkar Sensasi dan Godaan Iklan – Kathy Myers

    , ,
    Penerbit: Jalasutra Tahun Terbit: 2012 Tebal: 200 halaman ISBN: 978-602-8252-72-0 Kondisi: Baru Buku ini mengulas sejarah dan fungsi ekonomi periklanan. Dengan mengambil serangkaian kajian kasus, buku ini mengeksplorasi bagaimana iklan menggambarkan konsumen, dan bagaimana iklan menggunakan bahasa dan citra untuk memberikan identitas pada produk. Bagian kedua buku ini berisi survei tentang kritik kaum sayap kiri Inggris terhadap iklan dan mengapa hingga tahun 1986 belum ada teori konsumsi. Buku ini sekaligus mendedahkan teori konsumsi. Bagian akhir buku ini menelusuri arah yang diambil oleh tiga "institusi" sosialis, yang karena pelbagai alasan telah menggunakan periklanan untuk mempromosikan pelbagai kepercyaan politik dan tujuan ekonomi mereka. Majalah acara (listing magazine) City Limits digunakan sebagai contoh publikasi kiri yang bertahan dengan pendapatan iklan komersial. Sementara GLC dan Partai Buruh diteliti sebagai contoh institusi yang telah menggunakan periklanan sebagai sarana yang disukai untuk berkomunikasi dengan publik. Perbagai rekomendasi dan saran bagi periklanan dan konsumsi di masa depan diungkap di buku ini. Karena, kecuali jika kita dapat memastikan hak individu untuk memilih apa yang mereka ingin beli dan jenis gaya hidup apa yang ingin mereka jalani, visi suram George Orwell dalam 1984 akan tetap merupakan kemungkinan yang bisa terjadi di masa depan. * Kathy Myers mengajar Kajian Media di Martins School of Art: editor kajian televisi majalah City Limits milik London Listings, penulis lepas untuk The Guardian; sebelumnya editor majalah Camerawork.
    Rp 45.000,00
  • PeranIntelektual
    PeranIntelektual

    Peran Intelektual – Edward W. Said

    , ,
    Pengantar: Franz Magniz Suseno Penerbit: Yayasan Pustaka Obor Indonesia Pertama kali diterbitkan: 1998 Bahasa: Indonesia ISBN 979-461-293-6 Kondisi: Baru Apa itu intelektual? Apa fungsinya dalam masyarakat? Bagi Edward W. Said seorang intelektual adalah "pencipta sebuah bahasa yang mengatakan yang benar kepada yang berkuasa." Seorang intelektual mengatakan yang dianggapnya benar, entah sesuai atau tidak dengan pikiran-pikiran pihak penguasa. Karena itu ia lebih cenderung oposisi daripada akomodasi. Dosa paling besar seorang intelektual adalah apabila ia tahu apa yang seharusnya dikatakan tetapi menghindari mengatakannya. Ia hendaknya jangan sekali-kali mau mengabdi kepada mereka yang berkuasa. ?Hidup seorang intelektual, menurut Said, pada hakikatnya adalah mengenai pengetahuan dan kebebasan. Pertanyaan dasar yang diajukannya adalah, "Bagaimana orang mengatakan kebenaran? Kebenaran apa? Bagi siapa dan di mana?" Intelektual tidak dapat menjadi milik siapa-siapa. Karena itu, ia sering dianggap berbahaya. Ia boleh solider dengan kelompoknya, tetapi selalu dengan kritis. Ia karena itu, mudah dicurigai, dicap tidak loyal. Ia pada hakikatnya berjuang sendirian. Berhadapan dengan khalayaknya, ia pertama-tama tidak membuat mereka puas, tetapi menantang mereka. Ia harus menantang "ajaran ortodoks dan dogma", baik yang religius maupun yang politik. Ia harus berpiha pada kebenaran dan keadilan. Dan itu berarti, di antara orang ia tidak berpihak. "Kalau Anda mau membela keadilan manusiawi dasar, Anda harus melakukannya kepada siapa saja, bkan hanya secara selektif bagi mereka yang didukung oleh orang-orang di pihak Anda, di budaya Anda, di bangsa Anda."
    Rp 60.000,00
  • Buku-Demokrasi-di-Pedesaan-Jawa-e1507700975220
    Buku-Demokrasi-di-Pedesaan-Jawa-e1507700975220

    Demokrasi di Pedesaan Jawa – Yumiko M. Prijono & Prijono Tjiptoherijanto

    , ,
    Penerbit: Sinar Harapan Pertama kali diterbitkan: 1983 Bahasa: Indonesia ISBN: 978-602-8966-36-8 Kondisi: New Old Stock Sudah lumrah bagi sebagian ahli dan peminat kebudayaan Jawa bahwa masyarakat Jawa tradisional bercorak feodal. Pusat kekuasaan berada di keraton. Raja memiliki kekuasaan mutlak. Tidak ada lembaga pengontrol atau lembaga sejenis yang dapat membatasi kekuasaan penguasa. Berapa jauh pengaruh keraton ini efektif bagi daerah yang berada jauh dari pusat keraton? Dalam hal apa desa-desa yang letaknya jauh dari pusat keraton itu menjalankan otonominya sendiri? Apakah dalam otonomi itu terkandung unsur-unsur demokrasi, yang mengikutsertakan wakil-wakil rakyat untuk terlibat dalam masalah pedesaan?
    Rp 40.000,00
  • Buku - Cheng Ho
    Buku - Cheng Ho

    Cheng Ho – Muslim Tionghoa – Prof. Kong Yuanzhi

    , ,
    Penerbit: Yayasan Pustaka Obor Indonesia Pertama kali diterbitka: 2000 Tebal: 299 halaman ISBN: 978-979-4617-85-4 Kondisi: Baru Lebih banyak orang yang tidak mengenal Cheng Ho, daripada yang mengenalnya. Tidak banyak yang tahu bahwa pada abak ke-14, telah ada seseorang dari Tiongkok yang telah berlayar ke berbagai penjuru Asia dan Afrika, dengan memimpin sekitar 208 kapal, yang sulit ditandingi oleh pelaut mana pun hingga saat ini.
    Rp 85.000,00
  • Buku - Semua Manusia Bersaudara
    Buku - Semua Manusia Bersaudara

    Semua Manusia Bersaudara – Mahatma Gandhi

    , , ,
    Penerbit: Yayasan Pustaka Obor Indonesia Tahun Terbit: 2016 Tebal: xx + 240 halaman ISBN: 978-979-461-017-6 Kondisi: Baru Buku berjudul asli All Men Are Brothers ini berisikan kisah kehidupan dan pandangan Mahatma Gandhi yang luas dan mendalam tentang kehidupan manusia secara menyeluruh. Banyak hal yang diutarakan oleh Gandhi antara lain tentang Agama dan Kebenaran, cara dan tujuan, bagaimana mengendalikan diri, apa itu perdamaian dunia, beda manusia dengan mesin, bahwa kemiskinan ada di tengah-tengah kelimpahan, demokrasi dan rakyat, pendidikan, kaum wanita, serta serba-serbi pandangan Mahatma Gandhi lainnya. Semua ini secara lengkap dipaparkan dalam Semua Manusia Bersaudara. * Lahir di negara bagian Gujarat, Inda, pada 2 Oktober 1969. Gandhi pada perkembangannya terpengaruhi tulisan-tulisan Tolstoy dan Thoreau. Setelah menyelesaikan pendidikan di Fakultas Hukum University College, London (1891), Gandhi membuka praktik hukumnya di Bombay. Namun sayang, kariernya sebagai pengacara tidak berlangsung lama. Gandhi lantas berangkat ke Durban, Afrika Selatan, dan bekerja untuk sebuah biro hukum India. Di sana, ia dan rekan-rekannya mendapat perlakuan sebagai ras yang lebih rendah oleh orang kulit putih Afrika. Gandhi pun segera terlibat dalam membela hak-hak warga India di Afrika Selatan. Pada 1919, parlemen meloloskan Rowlatt Acts yang memberikan kekuasaan darurat kepada pemerintah kolonial India untuk menindas aktivis revolusioner. Kebijakan itu memicu demonstrasi besar yang menimbulkan pembantaian warga India oleh tentra Inggris di Amritsar. Setidaknya 400 warga India terbunuh dalam insiden itu. Pada 1947, India dan Pakistan menjadi dua negara terpisah. Pemisahan ini mengakibatkan kerusuhan yang berlanjut. Gandhi kembali menyerukan perdamaian. Sebuah seruan mulia, tetapi tidak semua suka. Pada 30 Januari 1948, ia ditembak oleh Nathram Godse. Gandhi, sang penyeru perdamaian itu, tewas pada usia ke-78 tahun.
    Rp 80.000,00
  • Buku-Serdadu-Belanda-di-Indonesia-e1506493097550
    Buku-Serdadu-Belanda-di-Indonesia-e1506493097550

    Serdadu Belanda di Indonesia 1945-1950 – Gert Oostindie

    , ,
    Penerbit: Yayasan Pustaka Obor Indonesia Tahun Terbit: 2016 Tebal: xxvi + 372 halaman ISBN: 978-979-461-684-0 Kondisi: Baru Perang di Indonesia tetap saja membangkitkan emosi yang tinggi pada generasi berikutnya di Belanda. Situasi tersebut tidak mengherankan. Saat itu Belanda mengerahkan 220.000 serdadunya untuk suatu perang yang tidak dimenangkan dan yang sesudahnya disebut ‘salah’. Dalam debat umum tentang operasi militer Belanda yang pernah paling besar, dibahas terutama tentang tindak-tindak kejahatan perang Belanda. Para veteran memperdengarkan banyak suara mereka dalam perdebatan ini. Itu masuk akal, mereka ada di sana waktu itu, mereka mengalami realita yang sebenarnya, mereka tahu apa yang dibicarakan. Buku ini didasarkan atas pelbagai surat, buku harian, buku kenangan, dan memoar mereka. Apa yang terungkap tentang tindak kejahatan perang itu seringkali mengejutkan. Tetapi juga menyangkut tema-tema lain: ketegangan antara misi Belanda dan realita di tempat yang sulit dikendalikan; sikap mengerti atau tidak mengerti tentang orang-orang Indonesia dan perjuangan mereka untuk merdeka; frustrasi-frustrasi terhadap pimpinan militer dan politik; ketakutan, rasa dendam dan malu; kebosanan dan seks; merasa asing di tanah Hindia dan juga di rumah sepulang mereka ke negeri Belanda; kemarahan atas tahun-tahun yang hilang dan rasa kurang dihargai. Dalam Serdadu Belanda di Indonesia 1945-1950 cerita-cerita dari para serdadu ini dikemukakan dalam konteks perang dekolonisasi yang lebih luas dan cara mengatasinya di Belanda. * Gert Oostindie adalah Direktur Koninlijk Instituut voor Taal-, Land- en Volkenkunde (KILV-KNAW) dan Guru Besar Sejarah di Universitas Leiden. Setelah menerbitkan buku Postcolonial Netherlands (2011), Gert Oostindie menerbitkan buku dalam bahasa Belanda, Soldaat in Indonesië, 1945-1950 (2015), yang banyak mendapat pujian dari pers di Belanda.
    Rp 120.000,00
  • Buku - Ilmu dalam Perspektif
    Buku - Ilmu dalam Perspektif

    Ilmu dalam Perspektif – Sebuah Kumpulan Karangan Tentang Hakekat Ilmu – Jujun S. Suriasumantri

    , ,
    Penerbit: Yayasan Pustaka Obor Indonesia Tahun Terbit: 2012 Tebal: xii + 344 halaman ISBN: 978-979-461-805-9 Kondisi: Baru Buku ini membahas hakekat keilmuan secara mendalam sekaligus populer. Dimulai dengan sebuah pengantar redaksi yang mengupas hakekat keilmuan secara menyeluruh, kumpulan karangan ini dilengkapi dua puluh tulisan sarjana terkemuka dari dalam dan luar negeri, seperti Albert Einstein, Bertrand Russell, John G. Kemeny, Gilbert Highet, Rudolf Carnap, Bochenski, di samping Slamet Iman Santoso, Liek Wilardjo, B. Suprapto dan N. Daldjoeni. Permasalahan yang dibahas dalam kumpulan karangan ini mencakup peranan berpikir dalam peradaban manusia, hakekat ilmu, kelebihan dan kekurangannya, serta kegunaan teori keilmuan. Juga dibahas peranan beberapa disiplin keilmuan seperti misalnya matematika, logika, statistika, bahasa dan juga peranan penelitian. Tidak dilupakan pula pembahasan mengenai hubungan antara etika dengan ilmu. Bunga rampai ini ditujukan kepada semua orang yang mencintai ilmu agar mereka lebih memahami apa yang mereka cintai, dan dengan demikian dirangsang untuk mempelajarinya dengan lebih baik.
    Rp 91.000,00
  • Buku - Nice Boys Don't Write Rock and Roll
    Buku - Nice Boys Don't Write Rock and Roll

    Nice Boys Don’t Write Rock N Roll: Obsesi Busuk Menulis Musik – Nuran Wibisono

    , , , ,
    Penerbit: EA Books Tahun Terbit: 2017 Tebal: 581 halaman ISBN: 978-602-50222-0-2 Kondisi: Baru "Usia belasan menjadi kala awal mengenal musik. Membeli kaset pertama, jatuh cinta dengan Mötley Crüe dan hair metal, hingga menghamburkan uang jajan untuk membeli kaset. Setelah benar-benar terhisap dalam musik, maka cita-cita pun dicanangkan: jadi anak band. Tapi sebagai remaja yang sadar diri dengan skill bermusik yang terbatas, maka menjadi jurnalis musik menjadi pilihan cita-cita utama. Apalagi setelah melihat Almost Famous dan menyadari betapa terlihat menyenangkannya menjadi jurnalis musik." (SIDE A 18 And Life*) * “Membaca buku ini Anda akan setuju dengan saya bahwa Nuran adalah penulis musik sangat berbakat. Rajutan data, pemahamannya akan ekosistem industri, dan referensinya terhadap band-band terhormat serta album-album musik bermartabat sangat luas dan dalam. Nuran sudah masuk dalam barisan dan menambah jumlah penulis musik independen, melebihi mereka yang bekerja di penerbitan/majalah musik. Rock on!” – Phillips J. Vermonte
    Rp 125.000,00
Subscribe