Please select a page for the Contact Slideout in Theme Options > Header Options

Sejarah, Filsafat, Budaya

Filters

Showing 73-96 of 270 products

View 24/48/All

Filter by price

73-96 of 270 products

  • Buku Matinya Seorang Penulis Besar
    Buku Matinya Seorang Penulis Besar

    Matinya Seorang Penulis Besar – Mario Vargas Llosa

    , , , ,
    Penerjemah: Ronny Agustinus Penerbit : Immortal X Octopus Tahun Terbit: 2018 Tebal: 142 halaman ISBN: 978-602-6657-94-7Kondisi: BaruDemokrasi dan pasar telah merekayasa putaran lain: karena kini tak ada opini publik, hanya publik semata, maka si penulis-bintanglah—mereka yang paling tahu cara memanfaatkan media audiovisual, para “seleb media”—yang memberi prestise pada buku-bukunya, dan bukan sebaliknya, seperti yang terjadi di masa lalu. Alhasil, kita telah mencapai taraf degradasi suram yang telah diperkirakan paling bagus oleh Tocqueville: era para penulis yang “mementingkan sukses ketimbang keagungan”.Alih-alih jatuh ke dalam depresi dan menganggap diri makhluk ketinggalan zaman yang ditampik oleh modernitas, penulis zaman sekarang harus merasa dipacu oleh tantangan berat untuk menciptakan sastra yang cocok bagi zaman kita dan mampu mencapai publik luas potensial yang menantikannya, yang kini, berkat demokrasi dan pasar, begitu banyak manusia bisa membaca dan mampu membeli buku, sesuatu yang tak pernah terjadi di masa lampau ketika sastra adalah agama dan penulis adalah sesosok dewa kecil yang diberi penghormatan dan pujapuja oleh “minoritas kebanyakan”. Tak pelak lagi tirai telah tertutup bagi para penulis narsis pengkhotbah itu; tetapi pertunjukan bisa terus berlanjut apabila para penerus mereka berusaha untuk lebih mengasyikkan dan jangan terlalu ambisius.*Mario Vargas Llosa telah menghasilkan tulisan-tulisan nonfiksi yang bila ditumpuk bisa jadi sama tebal atau bahkan lebih tebal dibanding seluruh karya fiksinya (di luar naskah drama, skenario film, dan cerita anak yang juga pernah dihasilkannya).Tulisan-tulisan nonfiksi itu berupa esei dan kolom pendek, kajian panjang, pidato dan kuliah, bahkan buku utuh tentang permasalahan sastra, politik, seni rupa, atau kehidupan sosial budaya umumnya.
    Rp 39.000,00
  • Buku - Toekar Tambah
    Buku - Toekar Tambah

    Toekar Tambah: Asimilasi Paksa dan Rela – Nindityo Adipurnomo dan Mella Jaarsma

    , , ,
    Penerbit: Semarang Contemporary Art Gallery Tahun Terbit: 2012 Tebal: 128 halamanKondisi: New Old StockStudi dan penelitian tentang Peranakan di Indonesia boleh dibilang masih sangat langka. Ada beberapa buku yang mengetengahkan foto-foto barang peninggalan, seperti furniture dan perabot rumah tangga dan pelbagai pernak-perniknya, kain batik Peranakan, sampai arsitektur bangunan Peranakan di Asia Tenggara. Namun, hanya sedikit buku yang mengulas dari konteks sejarah dan kebudayaannya.Buku ini diterbitkan menyertai pameran seni rupa Nindityo Adipurnomo dan Mella Jaarsma di Semarang Gallery tanggal 19 Februari-9 Maret 2012. Nindit dan Mella melakukan riset dan studi budaya asimilasi Peranakan di kota Semarang dan Lasem sebelum menuangkannya ke dalam proses kreatif berkarya mereka.
    Rp 75.000,00
  • Buku - Diri yang Tak Ditemukan
    Buku - Diri yang Tak Ditemukan

    Diri yang Tak Ditemukan – Carl Gustav Jung

    , ,
    Penerbit: Ircisod Tahun Terbit: 2018 Tebal : 204 halaman ISBN: 978-602-7696-40-2Kondisi: BaruDalam menyaring pengalaman hidup yang berharga ini, Carl Gustav Jung menegaskan bahwa kelangsungan hidup peradaban kita akan sangat bergantung pada pelenyapan jurang pemisah antara aspek-aspek kesadaran dan ketaksadaran di dalam psikologi manusia.Jung percaya bahwa keselamatan dunia tergantung pada keselamatan jiwa ketika manusia menemukan jati diri yang sejati; yang membimbingnya menerima anugerah iman tentang bentuk kehidupan yang bernilai.Hanya jika manusia memahami sifat dasarnya yaitu kemampuannya untuk berbuat jahat dan berbuat baik maka dia akan bisa mulai memahami dan mengatasi ancaman-ancaman diri yang tak ditemukan itu dengan penuh kekuatan.*"Sebuah usaha pembelaan yang sangat bergairah terhadap berharganya integritas individu."- The New York Time Book Review
    Rp 60.000,00
  • Buku - Tempat Terbaik di Dunia
    Buku - Tempat Terbaik di Dunia

    Tempat Terbaik di Dunia – Roanne Van Voorst

    , ,
    Penerjemah dari bahasa Belanda: Martha Dwi Susilowati Penerbit: Marjin Kiri Tebal: vi + 192 halaman ISBN: 978-979-1260-79-4Kondisi: BaruMau ikut?” teriak seorang pemuda ke arah saya, di atas kebisingan deru mesin bus kota yang saya tumpangi. “Ke tempat terbaik di Indonesia. O tidak, ke tempat terbaik di dunia! Apa saja yang ingin kamu lakukan, bisa di sana, dan apa saja yang ingin kamu punya, ada di sana.”Roanne van Voorst, seorang antropolog yang meneliti tentang respons manusia terhadap banjir, memutuskan mengikuti anak muda itu dan tiba di salah satu kampung kumuh termiskin di Jakarta. Dia menetap di sana lebih dari setahun, di sebuah rumah dari papan dan asbes. Semakin lama dia semakin mengenal tetangganya dan keadaan hidup mereka: kemelaratan luar biasa, ancaman penggusuran karena permukiman itu ilegal, dan terutama pergulatan mereka dengan banjir dari sungai yang sangat tercemar. Dalam menghadapi masalah-masalah tersebut, penghuni permukiman kumuh ini menemukan cara-cara yang efisien, kerap inovatif dan kreatif, yang mereka ajarkan kepada “anak angkat” mereka yang baru. Dengan informatif, intim, dan penuh humor, Roanne van Voorst memberikan wawasan unik tentang kehidupan penghuni kampung kumuh yang keras, tetapi pantang menyerah.Buku ini mematahkan pra­sangka negatif dari para pejabat dan kelas menengah atas Indonesia yang cenderung mencap penghuni kampung kumuh sebagai kriminal dan pemalas, sekaligus juga pra­duga positif dari sebagian aktivis dan peneliti yang kerap memandang persoalan riil kemiskinan secara romantik.*“Van Voorst memiliki keberanian untuk melangkah masuk ke dalam kehidupan keras orang-orang termiskin di Jakarta. Lewat pandangan matanya kita mengikuti pergulatan mereka untuk bertahan hidup. Sarat dengan derita tapi kadang juga meninggalkan tawa.”— Step Vaessen, koresponden Al Jazeera di Jakarta*“Hanya orang yang mencintai Indonesia bisa menggambarkannya seperti Roanne van Voorst—modern sekaligus absurd. Tempat Terbaik di Dunia adalah potret kehidupan sebuah kampung kumuh yang menakjubkan dan begitu menyentuh.” Gustaaf Peek, novelis, pengarang Dover*Roanne van Voorst (1983) adalah seorang antropolog dan pe­nulis buku-buku non-fiksi maupun fiksi. Debutnya diawali lewat Jullie zijn anders als ons: Jong en Allochtoon in Nederland (2010), buku tentang kaum muda imigran di Belanda. Dia meraih gelar doktor dengan pre­dikat cumlaude dari Universitas Amsterdam pada 2014. Penelitiannya tentang banjir di Indonesia melahirkan buku akademis Natural Hazards, Risk and Vulnerability: Floods and Slum Life in Indonesia (2015) serta kisah pengalamannya dalam versi populer De beste plek ter wereld: Leven in de sloppen van Jakarta (2016). Roanne juga pendiri Fearlessly Fearful, platform daring untuk melatih peserta agar menjalani hidup dengan lebih berani. Sendirinya seorang pemanjat tebing, ia menerbitkan wawancara­nya dengan para pemanjat kelas dunia tentang cara mengatasi ketakut­an dalam Fear! Extreme Athletes on How to Reach Your Highest Goals and Overcome Fear and Self Doubt (2018). Sedangkan karya-karya fiksinya adalah De verhuizing (2015) dan Lief van je (2018).
    Rp 57.000,00
  • Buku - Ensiklopedi Suku Bangsa di Indonesia
    Buku - Ensiklopedi Suku Bangsa di Indonesia

    Ensiklopedi Suku Bangsa di Indonesia – Dr. Zulyani Hidayah

    , ,
    Penerbit: Yayasan Pustaka Obor Indonesia Tebal: xxii + 470 halaman ISBN: 978-979-461-929-2Kondisi: BaruSemboyan “Bhinneka Tunggal Ika” – yang telah banyak dikenal masyarakat Indonesia – mempunyai arti bahwa walau masyarakat negeri ini amat beragam dalam berbagai aspeknya, tapi tetap satu kesatuan. Namun demikian, tidak banyak yang mengetahui bagaimana sebenarnya keragaman dari suku-suku bangsa yang ada itu. Secara tidak langsung, buku ini menggugah kesadaran kita bahwa ternyata pengetahuan dan pengenalan kita selama ini tentang saudara-saudara sebangsa dan setanah air sangat terbatas. Keadaan ini semakin ironis ketika kita mengetahui banyak orang asing yang jauh lebih mengetahui bagaimana wujud keragaman bangsa kita.Buku ini menyajikan informasi pokok mengenai berbagai suku bangsa di Indonesia, yang beberapa di antaranya sudah diteliti dan diungkap, namun jauh lebih banyak yang belum teridentifikasi secara baik. Kendatipun demikian, informasi yang tersaji dalam buku ini tetap menarik untuk diketahui dan diambil manfaatnya.
    Rp 140.000,00
  • Buku Sosiologi Sastra
    Buku Sosiologi Sastra

    Sosiologi Sastra – Robert Escarpit

    , , ,
    Kata Pengantar: Sapardi D. Damono Penerbit: Yayasan Pustaka Obor Indonesia Tahun Terbit: 2017 Tebal: xii + 162 halaman ISBN: 978-979-461-550-8Kondisi: BaruYang menjadi pokok pembicaraan dalam buku Escarpit ini adalah sastra sebagai buku, tidak sekedar sebagai gagasan atau pandangan kita mengenai bagaimana dan seperti apa sastra itu seharusnya. Dan karena dalam pengertian itu pengarang-sebagai individu yang membuat dan memiliki karya itu-menjadi penting, maka definisi pengarang juga dipermasalahkan.Pandangan penulis menyiratkan adanya sederet kegiatan dan lembaga yang berada antara benak orang yang menulis dan pikiran orang yang membaca tulisannya. Dan itulah, tentunya, yang menjadi landasan pemikiran buku ini menyangkut produksi, distribusi, dan konsumen bahan pembicaraan yang tidak mendapat tempat istimewa dalam pembicaraan mengenai sosiologi sastra yang terutama membicarakan bagaimana seharusnya sastra berfungsi dalam masyarakat.Sastra bukan lagi suatu permasalahan yang kita pikirkan bagaimana seharusnya ia, tetapi sebagai benda budaya yang kita hasilkan sebagai bagian dari kegiatan industri modern.
    Rp 60.000,00
  • Buku Chairil Anwar Pelopor Angkatan '45
    Buku Chairil Anwar Pelopor Angkatan '45

    Chairil Anwar: Pelopor Angkatan 45 – H.B. Jassin

    , , ,
    Penerbit: Pustaka Narasi Tahun Terbit: 2018 ISBN: 978-602-5792-10-6Kondisi: BaruKetika Pujangga Baru mencangkok keindahan romantis dari angkatan Belanda tahun 1880-an, Chairil Anwar mengubah corak khas itu menjadi wacana puisi internasional dari zamannya sendiri, melahap, mencerna, dan mencipta-ulang puisi kontemporer. Sajak-sajaknya menghembuskan jiwa, semangat dan cita-cita muda, bukan dalam arti tidak masak, masih hijau, tapi dalam arti terus-terus, bersifat memperbarui, dalam arti segar-bugar. vital, penuh hidup, bergerak dan menggerakkan.Meski hidup singkat sebagai manusia, namun tidak sebagai seniman, la telah menggoreskan pengaruhnya dalam persajakan modem Indonesia. Tak heran kemudian H.B. Jassin, seorang kritikus sastra kenamaan tak ragu menahbiskan Chairil Anwar sebagai "Pelopor Angkatan '45".Dalam buku ini, H.B. Jassin menjabarkan secara singkat apa dan bagaimana yang membuat Chairil Anwar bisa menjadi seorang pelopor perpuisian di era yang waktu itu sangat represif. Anda juga akan menemui hampir semua sajak-sajak yang pernah Chairil buat. Buku ini persembahan dari "Focus" Sastra Indonesia dan menjadi salah satu referensi paling penting untuk mengenal Chairil Anwar.
    Rp 65.000,00
  • Buku - Sejarah dan Budaya
    Buku - Sejarah dan Budaya

    Sejarah dan Budaya – Antonio Gramsci

    , ,
    Penerbit: Narasi Tahun Terbit: 2017 Tebal: 334 halaman ISBN: 978-979-1684-28-6Kondisi: Baru"Pada dasarnya, semua orang punya potensi menjadi intelektual, sesuai dengan kecerdasan yang dimilikinya, dan dalam cara menggunakannya. Tetapi tidak semua orang adalah intelektual dalam fungsi sosial."- Antonio Gramsci*Buku ini diterjemahkan dari Gramsci's Prison Notebooks, sebuah catatan-catatan pengalaman politik dan intelektual yang membentuk, mendukung dan melatarbelakangi gagasan dan pemikiran Gramsci ketika berada di penjara, terutama pemikiran-pemikirannya tentang hegemoni.Banyak pengamat menganggap pemikiran-pemikiran Gramsci tidak gampang dicerna. Itu karena tulisan-tulisannya banyak menggunakan kata-kata yang tidak langsung menohok permasalahan, sehingga penuh dengan ungkapan-ungkapan kiasan. Semua itu ia lakukan untuk dapat meloloskan tulisan-tulisannya dari sensor penjara.
    Rp 85.000,00
  • An Ode to Fried Chicken
    An Ode to Fried Chicken

    Primitive Skill #2: An Ode to Friend Chicken

    , , ,
    Penerbit: Binatang Press! Tahun Terbit: 2018 Bahasa: Inggris dan Indonesia Tebal: 42 halaman, dicetak dengan risografiKondisi: BaruAn Ode To Friend Chicken reviews KFC knockoffs found around Jakarta.*Mm, you bleed for me..Bleed for me
    Rp 50.000,00
  • Buku - Jurnalisme Kontemporer
    Buku - Jurnalisme Kontemporer

    Jurnalisme Kontemporer Edisi 2 – Septiawan Santana K.

    , , ,
    Penerbit: Yayasan Pustaka Obor Indonesia Tahun Terbit: 2017 Tebal: xviii + 340 halaman ISBN: 978-602-433-448-2Kondisi: BaruJurnalisme Kontemporer Edisi 2 ini menyerap berbagai perkembangan jurnalisme. Teknologi, misalnya, mendorong jurnalisme ke dalam kontemporarisasi media, dan membawa masyarakat semakin erat, ketat, padu, dan kompak, ketika menangkap peristiwa, atau isu. Perkembangan lain membawa jurnalisme tidak lagi hanya jadi sebuah profesi. Tapi juga, perkakas mengolah pesan, dan medium komunikasi kreatif: menyoal gaya hidup, olah raga, kesehatan, makanan, hingga cuaca.Sejarah, dan keilmuan jurnalisme, di antaranya, menunjukkan ideologi bermain di ruang fakta, sumber berita, sampai reportase. Bahasa dan pelaporan jurnalisme bahkan mengubah nalar bangsa Hindia, dari budaya "ucap" menjadi "baca-tulis", dari literasi "obrolan sekampung" menjadi "informasi personal". Framing jurnalisme mengerangka tampilan sebuah bangsa, dan nafsu ekonomi politik. Dari sanalah, sertifikasi kewartawanan diukur jurnalisme, dan etika jurnalistik menolak syahwat pornografi.Hal itu tak melulu bisa diukur lewat sistem pers. Di kawasan Amerika Utara dan Eropa Barat, misalnya, aturan pers dipengaruhi pasar media, jaringan media dan partai politik, profesionalisme kewartawanan, serta intervensi negara. Ukuran profesionalisme, contohnya, pun bermacam ragam di tiap negara. Intervensi negara, misal lain, berbeda-beda ukurannya. Komponen politis bisa bersambung dengan sirkulasi pers.Buku edisi ke-2 ini dituntun, secara langsung atau tidak, oleh para mahasiswa, dosen atau pengajar, sampai pembimbing tesis dan disertasi, dari disiplin komunikasi, politik, hukum, ekonomi, psikologi, serta ilmu sosial dan humaniora lain. Selain itu, diceramahi sejawat pers dan media, serta rekan profesi lain seperti pengacara, politisi, polisi, dan lainnya. Alhamdulillah.
    Rp 175.000,00
  • Buku - In Search of Middle Indonesia
    Buku - In Search of Middle Indonesia

    In Search of Middle Indonesia: Kelas Menengah di Kota-Kota Menengah

    , ,
    Penulis dan Editor: Ward Berenschot, Joseph Errington, Noorhaidi Hasan, Gerry van Klinken, Cornelis Lay, Wenty Marina Minza, Jan Newberry, Amalinda Savirani, Sylvia Tidey, Nicolaas Warouw, dan Ben White. Penerbit: Yayasan Pustaka Obor Indonesia Tahun Terbit: 2016 Tebal: xiv + 320 halaman ISBN: 978-979-461-928-5Kondisi: BaruGelombang reformasi pasca-1998 dalam politik lokal telah membawa kembali kota-kota menengah – yang meliputi ibu kota provinsi, ibu kota kabupaten atau kota – ke tengah panggung perpolitikan Indonesia. Buku ini membahas kelas menengah Indonesia (sekarang mencapai jumlah 43%!) dari dekat di tempat di mana para anggotanya tinggal, yaitu kota. Indonesia Menengah membangkitkan kekuatan politik nasional, namun ia tidak sangat kaya dan juga tidak terpusat secara geografis. Ini adalah kelas menengah-bawah yang sangat besar, borjuis kecil konservatif yang baru saja keluar dari kemiskinan dan terikat kepada negara. Indonesia Menengah, alih-alih menolak, malah menyambut pasar yang terglobalisasi, pasar terbuka. Secara politis, ia menikmati demokrasi tetapi menggunakan keterampilan politik dan jaringan ‘clientelistic’ untuk membuat sistem bekerja mendatangkan keuntungan baginya, yang belum tentu merupakan keuntungan juga bagi elite nasional maupun orang-orang miskin.
    Rp 80.000,00
  • Buku - Ekofenomenologi
    Buku - Ekofenomenologi

    Ekofenomenologi: Mengurai Disekuilibrium Relasi Manusia Dengan Alam – Saras Dewi

    , ,
    Penerbit: Marjin Kiri Tebal: xiv + 172 halaman ISBN: 978-979-1260-42-8Kondisi: BaruGerakan ekologi dan etika lingkungan telah dengan tepat menunjukkan berbagai kerusakan alam dan kemerosotan lingkungan hidup akibat aktivitas-aktivitas manusia yang mengutamakan kepentingannya sendiri. Pandangan dunia yang antroposentrik dituding sebagai pangkal ketimpangan relasi antara manusia dengan alam sekitarnya.Namun baik ekologi maupun etika lingkungan ditengarai masih terjebak dalam dikotomi antara ekosentrisme dengan antroposentrisme. Dikotomi ini membuat kedua gerakan tersebut kerap kesulitan dalam menjelaskan kepentingan manusia di dalam kerangka hidup bersama alam, misalnya dalam menjelaskan soal teknologi.Dengan memakai pendekatan fenomenologi yang bersumber dari filsafat Husserl, Merleau-Ponty, dan Heidegger, buku ini hendak meneliti hubungan ontologis manusia dengan alam secara lebih mendalam dan radikal. Sebuah perangkat baru hendak dibangun guna memahami alam secara substansial, yang bukan sekadar gejala kerusakannya atau hal-hal lain yang bersifat deskriptif, statistik, maupun etis belaka.
    Rp 58.000,00
  • Buku - Dilarang Gondrong
    Buku - Dilarang Gondrong

    Dilarang Gondrong! – Praktik Kekuasaan Orde Baru Terhadap Anak Muda Awal 1970-an – Aria Wiratma Yudhistira

    , ,
    Pengantar: Andi Achdian Penerbit: Marjin Kiri Tebal: xxii + 180 halaman ISBN: 978-979-1260-75-6Kondisi: BaruPada awal berdirinya Orde Baru, musuh besar penguasa ternyata bukan hanya komunisme, melainkan juga… rambut gondrong!Persoalan yang sepertinya sepele ini ternyata menyita perhatian khusus penguasa. Petinggi militer mengeluarkan radiogram pelarangan rambut gondrong, bahkan Pangkopkamtib bicara mengenainya di TVRI. Instansi publik menolak melayani orang-orang berambut gondrong. Pelajar, mahasiswa, artis, dan pesepak bola dilarang gondrong. Razia dan denda digelar di jalan-jalan, melibatkan anggota pasukan teritorial bersenjatakan gunting, bahkan pernah dibentuk Bakorperagon (Badan Koordinasi Pemberantasan Rambut Gondrong).Pertanyaannya adalah: mengapa? Mengapa Orde Baru begitu cemas terhadap rambut gondrong?Dengan apik buku ini menelusuri kembali episode menggelikan sekaligus mengenaskan dalam sejarah Indonesia, awal dari sikap paranoid rezim yang selalu melihat rakyatnya sendiri sebagai ancaman.*“Buku ini mencatat periode diterapkannya program depolitisasi masyarakat Indonesia yang dilakukan Orde Baru secara serius tetapi konyol.-Bisnis Indonesia*“Buku ini menjelaskan bagaimana kekuasaan Orde Baru menghegemoni pemaknaan dan pemahaman terhadap apa pun. Bahkan untuk urusan yang, mestinya, tidak dihubungkan dengan masalah kenegaraan dan adat kesopanan.”-Radar Surabaya
    Rp 64.000,00
  • Buku - Big Magic
    Buku - Big Magic

    Big Magic: Perburuan Menemukan Kehidupan Kreatif – Elizabeth Gilbert

    , ,
    Penerbit: Kaifa Tebal: 280 halaman Bahasa: Indonesia ISBN: 978-602-0851-84-6Kondisi: BaruKehidupan kreatif lebih aneh daripada pekerjaan duniawi mana pun. Ketidakpastian adalah apa yang kita sepakati saat kita bersedia menjalani kehidupan kreatif. Lama sebelum internet dan teknologi digital ditemukan-seniman adalah karier yang payah. Dunia kreativitas-sebagaimana dunia sesungguhnya--adalah tempat yang jahat dan tidak adil.Apa lagi yang akan kau lakukan dengan hidupmu di dunia ini-tidak mewujudkan sesuatu? Tidak melakukan hal-hal yang menarik? Tidak mengikuti rasa suka dan keingintahuanmu?
    Rp 79.000,00
  • Buku - The Origin of Species
    Buku - The Origin of Species

    The Origin of Species: Asal-Usul Makhluk Hidup Melalui Seleksi Alam – Charles Darwin

    , ,
    Penerbit: Pustaka Narasi Tahun Terbut: 2017 Tebal: 596 halaman Jenis Cover: Hard Cover ISBN: 978-979-1685-27-6Kondisi: Baru"Semakin baru suatu bentuk akan semakin tinggi tingkatannya daripada bentuk-betuk yang lebih purba, karena setiap bentuk baru tercipta dengan keunggulan tertentu atas bentuk-bentuk sebelumnya melalui perjuangan untuk bertahan hidup."- Charles DarwinBuku ini adalah dokumentasi lengkap hasil penelitian panjang Charles Darwin tentang asal-usul makhluk hidup. Dalam teorinya, Darwin mengungkapkan bahwa perkembangan spesies didasarkan pada terjadinya seleksi alam. Buku ini berisi penegasan Darwin bahwa spesies tidak diciptakan sekaligus oleh tangan Ilahi, tapi dimulai dengan beberapa bentuk sederhana yang kemudian bermutasi menyesuaikan diri dari waktu ke waktu.Teori-teori Darwin tentang evolusi makhluk hidup dianggap kontroversial, bahkan hingga hari ini. Perdebatan mengenai teori Darwin menjadikan karyanya sebagai buku paling berpengaruh dalam ilmu pengetahuan alam yang pernah ditulis manusia. Dunia mengakui bahwa karya Darwin ini sangat penting bagi sejarah manusia.
    Rp 200.000,00
  • Buku - PowerKnowledge
    Buku - PowerKnowledge

    Power/Knowledge: Wacana Kuasa/Pengetahuan – Michel Foucault

    , ,
    Penerbit: Pustaka Narasi Tahun Terbit: 2017 Tebal: 354 halaman Bahasa: Indonesia ISBN: 978-979-168-514-6Kondisi: BaruBuku ini adalah buku primer untuk memasuki pemikiran Foucault. Termuat di dalamnya serangkaian perbincangan bersama Foucault yang menginstruksikan sejumlah karya penting yang pernah ditulisnya, seperti The Order of Things (1966), The Archaeology of Knowledge (1969), Discipline and Punish (1975), dan History of Sexuality (1976).Melalui perbincangannya, Foucault memperjelas fokus lingkungan politik dan intelektual tempat karya-karyanya lahir sehingga terurailah keruwetan yang biasanya menyertai penggunaan istilah dan konsep yang sering disalahpahamkan dan polemis, seperti strukturalisme dan post-Marxisme. Di sini terangkatlah permasalahan penting yakni power/knowledge yang merupakan tema fundamentalnya dalam studi historis atau genealogi ilmu kemanusiaan--suatu penelusuran silsilah hubungan determinatif antara pemikiran filsafat dan sejarah faktual. Itu semua diungkap dengan bahasa yang informal dan langsung, sehingga buku ini pun bisa menjadi pengantar yang baik dan tidak menggurui ke dalam karya Foucault yang dikenal rumit.
    Rp 100.000,00
  • Buku - Kolom demi Kolom
    Buku - Kolom demi Kolom

    Kolom Demi Kolom: Humor-Humor Bernas Sang Maestro – Mahbub Djunaidi

    , ,
    Penerbit: Ircisod Tahun Terbit: 2018 Tebal: 274 halaman ISBN: 978-602-7696-44-0Kondisi: BaruMahbub bisa menggerakkan kata-kata, kalimat kalimat, dalam pelbagai “perumpamaan” yang tidak pernah membosankan karena tak terduga. Mahbub memiliki ketangkasan yang menyatu dengan seluruh ide atau isi tulisan. Dan di situlah mutu sebuah prosa yang baik: ide tidak membebani gaya, dan gaya tidak menyebal dari ide.Mahbub mengemas tema-tema sukar menjadi semudah mengunyah kacang goreng. Hasil tulisannya perpaduan yang begitu ganjil dan langka: serius kandungannya, sederhana pemaparannya, dan lucu gaya bertuturnya. Anda bisa merasakannya sendiri dengan menyimak kolom-kolom Mahbub yang menggelitik di buku ini.
    Rp 75.000,00
  • Pascakolonial
    Pascakolonial

    Pascakolonial: Wacana, Teori dan Aplikasi – R. Setiawan

    , ,
    Penerbit: Gambang Tahun Terbit: 2018 Tebal: vii + 210 halaman ISBN: 978-602-6776-56-3Kondisi: BaruBuku ini dibuka dengan pemahaman umum secara historis, praktis, dan kritis mengenai pascakolonialisme. Dari pemahaman tersebut, buku berpendar untuk menggagas beberapa teori pascakolonialisme seperti Orientialisme, Identitas, Subalternitas, Poltik Spasial, Realisme Magis, dan Sastra Perjalanan.Orientalisme, dalam pandangan Edward Said, dapat dilihat secara ringkas sebagai suatu cara pandang Barat terhadap Timur sehingga wacana di dalamnya mengandung kekuasaan kolonial atas bangsa Timur, pandangan tersebut melihat, membayangkan, menekankan, membesar-besarkan dan mendistorsi perbedaan masyarakat serta budaya Timur (terutama bangsa Arab) dengan bangsa Eropa Barat. Sementara itu. Bhaba meyakini kekuasan kolonial tersebut pasti akan berdampak pada identitas bangsa dari masyarakat Dunia Ketiga. Namun, sebagai seorang dekonstruksionis, Bhaba menunjukkan bahwa krisis tersebut dapat menjadi alat resistensi yang menghancurkan dominasi kekuasaan kultural dalam identitas bangsa Dunia Ketiga tersebut. Akan tetapi, Dunia Ketiga sendiri sangan identitik dengan orang-orang Subaltern, sehingga Gayatri C. Spivak, menjelaskan adanya proses politis yang justru memanfaatkan orang-orang tertindas sebagai alat untuk melanggengkan suatu kekuasaan.Selain masalah-masalah tersebut, teori pascakolonial juga merambat pada dimensi ruang, di mana ada kajian ruang yang dikembangkan oleh Sara Upstone, Realisme Magis oleh Wendy B. Faris, dan juga Sastra Perjalanan oleh Carl Thompson. Ketiganya merupakan perkembangan dari teori kritis pascakolonialisme. Tentu saja, semuanya ditulis di dalam buku ini, baik ulasan teoretis dan contoh penerapannya dalam karya sastra. Inilah yang menjadi kekuatan buku ini. Buku ini adalah suatu pendulum yang cukup lengkap dan sangat membantu dalam perluasan pemahaman kajian pascakolonialisme.
    Rp 59.000,00
  • GrungeStillAlive
    GrungeStillAlive

    Grunge Still Alive: Catatan Seorang Pecundang – YY

    , , ,
    Penerbit: Octopus Tebal: 322 halaman ISBN: 978-602-7274-36-5Kondisi: BaruBuku ini adalah catatan tentang masuknya grunge ke Indonesia hingga menjadi komunitas yang tetap bertahan sampai sekarang. Isinya ditulis berdasarkan perspektif dan pengalaman lebih daripada 200 orang aktivis grunge di Tanah Air.Grunge bagaikan sebuah mutiara yang terpendam dalam kubangan lumpur zaman. Tren musik datang silih berganti. Subkultur kaum muda bergerak tiada henti. Namun, buku ini mengingatkan lagi pada masa kegemilangan grunge sebagai fenomena musik dan subkultur di ranah global, termasuk Indonesia.
    Rp 75.000,00
  • EstetikaMusik
    EstetikaMusik

    Estetika Musik: Sebuah Pengantar – Suka Hardjana

    , , ,
    Editor: Michael H.B. Raditya, Erie Setiawan Penerbit : Art Music Today (AMT) Tahun terbit: 2018 Tebal: 188 + xiv halaman ISBN: 978-602-60475-9-5Kondisi: BaruEstetika musik hanyalah salah satu segi dari sekian banyak pengetahuan tentang musik yang satu sama lain saling berkaitan. Melalui buku ini kita diajak menimba pengetahuan secara mendalam, tidak hanya mengenai keindahan hasil karya musik semata, tetapi juga sampai kepada proses tafsir yang paling substansial, mengurai unsur yang lebih mendasar lagi, yaitu sebab-musabab terjadinya bunyi, ciri-ciri bunyi, abstraksi pemikiran manusia terhadap bunyi, hingga hubungan bunyi, ciri-ciri bunyi, abstraksi pemikiran manusia terhadap bunyi, hingga hubungan bunyi dengan kondisi sosial, psikologis, maupun budaya.Sebab itu, membaca buku ini adalah salah satu cara untuk memahami musik secara utuh, baik dalam kerangka filsafat, musikologi, maupun ilmu bunyi itu sendiri. Disajikan dengan bahasa yang sangat mudah dipahami oleh siapa saja, buku ini adalah panduan berharga untuk semakin mendalami keindahan musik secara lebih bijaksana dan bermartabat.
    Rp 60.000,00
  • Sold out
    ManusiaTanpaNegara
    ManusiaTanpaNegara

    Manusia Tanpa Negara – Kurt Vonnegut

    , , ,

    Penerjemah: Lutfi Mardiansyah dan Wawan Kurniawan
    Penerbit: Cantrik Pustaka
    Tebal: 95 halaman
    ISBN: 978-602-6645-76-0

    Kondisi: Baru

    Esei-esei di dalam buku ini berurusan banyak dengan topik semisal pentingnya lelucon untuk menghadapi hari-hari ke depan yang begitu menegangkan. Seni lelucon di sini dihadapkan pada isu-isu sosial politik, atau sekitaran persoalan lelaki dan perempuan yang sudah tidak ada bedanya, yang pada konteksnya memotret manusia-manusia Amerika. Vonnegut, sebagai seorang humoris yang nakal, dinilai oleh Studs Terkel, sejarawan Amerika, telah menemukan warisan keluarganya dan sejenis humanisme yang tidak populer dan keras kepala. Mini memoar yang menakjubkan ini juga membuat The New York Times Book Review mengimajinasikannya seperti seseorang yang tengah berada di sebuah suasana santai dan mengobrol panjang dengan seorang teman lama.

  • Spinoza
    Spinoza

    Spinoza: Filsafat Praktis – Gilles Deleuze

    , ,
    Penerbit: Basabasi Tebal: 260 halaman ISBN: 978-602-5783-07-4Kondisi: Baru"Buku ini provokatif sejak awal: sebuah buku tentang Spinoza, dengan sub-judul Filsafat Praktis, dan menyebut Nietzsche dalam kata pembuka bab pertamanya. Kedekatan Spinoza dan Nietzsche dibuat sangat jelas. Buku ini membahas bentuk familiar yang kita sebut manusia. Spinoza membicarakan haI-hal yang mendahului bentuk itu, dan Nietzsche membicarakan hal-hal yang melampaui bentuk itu."Bagi Spinoza, persoalan historisnya ada pada bagaimana memahami komposit terbatas seperti manusia, dalam keterlibatannya dengan kekuatan-kekuatan sempurna, yaitu kekuatan yang tak terbatas, yang memiliki bentuk yang dikenai sebagai Tuhan. Salah satu bagian paling menarik dari buku ini berkaitan dengan kritik Spinoza terhadap teologi. Tuhan, sang pembuat peraturan dan hakim, perencana dan pelindung, tidak bisa bertahan hidup."Dalam banyak hal, tampak bahwa bagi kita, istilah yang lebih kuat dalam konsep kesetaraan Spinoza yang terkenal, Tuhan atau Alam, adalah Alam. Namun, sesuatu terjadi pada istilah itu ketika kita menggabungkannya dengan Manusia. Terdapat afek yang melemahkan istilah itu, yang memberi dampak kesedihan kepada kita: Manusia dan Alam, adalah tragedi; Manusia di Alam, adalah pengkhotbah saleh; Manusia melawan Alam, adalah korban."- Robert Hurley
    Rp 65.000,00
  • MelampauiCitraDanIngatan
    MelampauiCitraDanIngatan

    Melampaui Citra dan Ingatan: Bunga Rampai Tulisan Seni Rupa 1968-2017 – Bambang Bujono

    , , , ,
    Editor: Ardi Yunanto Esei Pengantar: Hendro Wiyanto Penerbit: Yayasan Jakarta Biennale Tahun Terbit: 2017 Tebal: 574 halaman ISBN: 978-602-5061-00-4Kondisi: BaruBuku ini merupakan bunga rampai pertama tulisan-tulisan seni rupa Bambang Bujono. Akrab dipanggil Bambu, ialah penulis seni rupa paling produktif dengan masa dedikasi paling lama di Indonesia. Sejak 1968, ia telah menghasilkan setidaknya 419 tulisan berupa ulasan, esei, dan artikel seni rupa di berbagai media massa, buku, katalog--maupun makalah dalam diskusi dan lokakarya. Isi buku ini mencakup periode sepanjang 1968-2017, terdiri atas 101 tulisan dalam lima bab dan dilengkapi dengan 38 foto karya, seniman, maupun suasana pameran. Melalui buku ini, kita akan diajak mengunjungi kembali berbagai peristiwa seni rupa selama lebih dari empat dekade--khususnya di Jakarta-- dan mencermati lebih dekat, misalnya, fenomena pertumbuhan galeri, peran kolektor, kondisi koleksi, sampai lukisan palsu. Semua itu bisa kita lihat kembali melalui pemikiran seorang kritikus yang selalu menulis dengan lugas, bebas jargon, sesekali jenaka, dengan deskripsi yang kuat. Buku ini merupakan sumbangan berharga bagi perkembangan seni rupa Indonesia.
    Rp 150.000,00
  • SeniPertunjukanIndonesiaPascaOrderBaru
    SeniPertunjukanIndonesiaPascaOrderBaru

    Seni Pertunjukan Indonesia Pasca Orde Baru

    , , ,
    Editor: Barbara Hatley, G. Budi Subanar, Yustina Devi Ardhiani Penerbit: Penerbit Universitas Sanata Dharma Tahun Terbit: 2014 Tebal: 327 halaman ISBN: 978-602-9187-66-3Kondisi: Baru"... Mengapa Orde Baru masih harus ada dalam kerangka analisis kita? Mengapa kita tidak bisa melakukan yang lebih baik selain menambahkan 'pasca' untuk membicarakan yang kekinian? Saya sangat menanti-nanti masa di mana kita memutuskan bahwa Orde Baru sudah berakhir dan hanya merupakan suatu tahap dalam rentangan sejarah yang acak dan lebar. Dan belum tentu jadi masa yang paling menentukan."- Ariel Heryanto*... Segala upaya dalam menghasilkan festival-festival lokal dan acara-acara budaya lain merupakan cara untuk menghidupkan lagi sesuatu yang selama ini ditekan tidak hanya oleh Orde Baru, tetapi juga ditutupi wajah globalisasi. Saat ini, jika para akademisi mendengar kata 'lokal', secara naluriah akan beraksi melawannya, menolak pesan esensi yang terkandung di dalamnya. Namun, merayakan yang lokal tidak jarang merupakan tanggapan strategis terhadap globalisasi, yang dilakukan oleh orang-orang yang kebetulan berada dalam ruang dan waktu yang sama."- Chua Beng Huat"Salah satu kegelisahan yang disebutkan dalam beberapa tulisan di sini ialah kegelisahan akan hilangnya musuh bersama dan krisis teater politik. Ide bahwa ketiadaan musuh bersama tersebut akan membuka suatu ruang kekosongan dalam produksi budaya itu senada dengan sentimen-sentimen yang dilontarkan saat reunifikasi Jerman pada 1989.Dan ini sangat terasa sekali di Berlin. Teater-teater Jerman Barat dan Timur, mendadak dala semalam tidak lagi dipisahkan musuh bersama, yaitu 'yang lain (the Other) ...."- Denise Varney
    Rp 120.000,00
Subscribe