Please select a page for the Contact Slideout in Theme Options > Header Options

Sejarah, Filsafat, Budaya

Filters

Showing 1-48 of 271 products

View 24/48/All

Filter by price

1-48 of 271 products

  • Buku - Gayo
    Buku - Gayo

    Gayo: Masyarakat dan Kebudayaannya Awal Abad ke-20 – C. Snouck Hurgronje

    , ,
    Penerjemah: Hatta Hasan Aman Asnah Penerbit: Balai Pustaka Tahun Terbit: 1996 Tebal: xxiv + 294 halaman ISBN: 979-407-988-x Kondisi: New Old Stock Sampai masa terakhir ini, data tentang Tanah Gayo masih sangat sedikit dan itu pun belumlah dapat dipercaya. Sebenarnya banyak kesempatan erluang, di mana-mana di daerah pesisir Aceh bisa kita jumpai orang-orang Gayo, dan pasti apabila diberikan sedikit imbalan uang, mereka akan bersedia memberikan keterangan tentang daerahnya. Mengapa hal ini tidak dilakukan, alasannya karena adanya tekanan-tekanan yang sejak 1986 dan akhirnya pada 1898 barulah politik bertahan ini ditinggalkan. Dalam semester kedua tahun 1900, di Desa Purumeue di dekat Meulaboh, saya berjumpa denga seorang Gayo berasal dari Isak bernama Nyak Putih; potretnya kita cantumkan di halaman buku ini. Anak muda ini berintelijensi tinggi, cukup mengenal dan mengetahui sebagian besar dari Tanah Gayo, bahkan dapat menuturkan dengan baik keadaan lingkungannya. Ajudan Gubernur Aceh, Kapten P.J. Spruijt memindahkannya ke dalam satu bentuk peta darurat, dan selanjutnya dari Nyak Putih yang mahir berbahasa Aceh inilah saya banyak mendapat keterangan dan penjelasan yang amat berharga tentang bahasa dan penduduk Tanah Gayo sendiri. Sesudah itu, selama saya berada di daerah Blang Pidie, saya selalu mengambil kesempatan untuk bertemu dengan orang-orang Gayo dari Gayo Lues untuk mempelajari banyak hal tentang Tanah Gayo. Sejak itu pulalah selama saya berada di sekitar pesisir Aceh, saya tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk menemui orang-orang Gayo, yang datang dari berbagai pelosok Tanah Gayo, yang kadang-kadang di antaranya sampai beberapa hari saya wawacarai guna menambah wawasan saya mengenai penduduk negeri ini.
    Rp 88.000,00
  • Buku - Further Reading Print Issue One

    Further Reading: Print Issue One

    , , , , , ,
    Kontributor: Ayos Purwoaji, Christian Purwadihardja, Elisa Taber, Gabriella Thian, Kamil Muhammad, Maia Taber, Matteo Guarnaccia, Michelle Anindya, Muhammad Rifqi Fajri, Sakti Nuzan, Sebastian Koseda, Sheere Ng, Signals from the Periphery, Southland Institute, Stepanie Mamonto, Temporary Academy For UN/RE/LEARNIG Desain Buku: @eachothercompany Tebal: 160 halaman Spesifikasi Cetak: Two-colour risograph on Lux Cream 90 gsm, open-spine binding. It is typeset in Times Ten by #Linotype and Muster Grotesk by @flo.runge. Bahasa: Inggris Kondisi: Baru Further Reading Print No.1 begins with a hundred lobbies in Buenos Aires, decentralisation through chairs from eight most populated countries in the world, to the ‘lacking’ places around the world that show human inventiveness through design. In this edition, we raise questions on the urgency to navigate practice based on different regions, with responses from Signals from the Periphery in Estonia, Southland Institute in the United States and Temporary Academy for Un/Re/Learning in Philippines. We aspire to accommodate a wide range of voices and perspectives—from Southeast Asia, Eastern Europe to North America.
    Rp 285.000,00
  • Buku - Kepulauan Nusantara (II)
    Buku - Kepulauan Nusantara (II)

    Kepulauan Nusantara: Kisah Perjalanan, Kajian Manusia dan Alam – Alfred Russel Wallace

    , , ,
    Penerbit: Komunitas Bambu Tahun Terbit: 2019 Tebal: xiii + 524 halaman ISBN: 978-602-9402-99-5 Kondisi: Baru Alfred Russel Wallace, Bapak Biogeografi Evolusi, lahir 8 Januari 1923 di Usk, Wales, Inggris. Ia dikenal sebagai seorang naturalis, penjelajah, pengembara, ahli antropologi dan biologi. Ia adalah salah satu penemu teori seleksi alam. Penjelajahannya di Nusantara menghasilkan sebuah garis imajiner pembagi flora dan fauna Indonesia, yang dikenal dengan nama Garis Wallacea. Selain itu, ia juga dikenal dengan “Efek Wallace”, sebuah kesimpulan tentang bagaimana seleksi alam dapat memberikan kontribusi pada keanekaragaman fauna. Wallace meninggal pada 7 November 1913 di Dorset, Inggris. * “Luar biasa sekali Anda kembali dalam keadaan selamat setelah berbagai risiko penyakit dan pelayaran jauh, terutama pelayaran ke dan dari Waigou yang begitu menarik. Dari semua kesan yang saya dapat dari buku Anda, yang begitu kuat membekas bagi saya adalah ketekunan Anda dalam ilmu pengetahuan. Sangat heroik. Dan saya begitu iri pada Anda, menemukan berbagai jenis kupu-kupu cantik, membuat saya merasa muda kembali ….— Charles Darwin, penulis The Origin of SpeciesAlfred Russel Wallace adalah nama besar dalam jagat ilmu pengetahuan dunia. Tetapi melalui bukti-bukti, peninggalan Wallace dapat dengan nyata teraba dan dengan mudah teridentifikasi bahwa dia adalah bagian dari sejarah bangsa Indonesia. Sayangnya, Wallace dan karya besarnya The Malay Archipelago di Indonesia masih terlupakan. Di Ternate—tempat ia lama bekerja dan tempat sesungguhnya teori akbar mengenai evolusi lahir—sampai tahun lalu sama sekali bersih dari tanda-tanda yang mengingatkan adanya penemuan paling besar pada abad ke-19 itu. Sayang sekali.” — Sangkot Marzuki, Presiden Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI), Ketua Dewan Pengurus Yayasan Wallacea IndonesiaSeandainya Wallace bersama dalam pelayaran kami, ia tidak akan terkejut dengan jalanan yang padat atau hutan-hutan ini. Tapi ia akan sangat tercengang ketika melihat dari bibir perahu kecil kami ketika berlayar ke pelabuhan Ambon. Taman terumbu karang bawah laut yang digambarkannya begitu elok, kini hilang dan takkan kembali. Betapa Wallace akan sangat terpukul.” — Tim Severin, penulis The Spice Islands Voyage.
    Rp 180.000,00
  • Buku - Batavia
    Buku - Batavia

    Batavia: Masyarakat Kolonial Abad XVII – Hendrik E. Niemeijer

    , ,
    Penerbit: Masup Jakarta Tahun Terbit: 2012 Tebal: xiv + 450 halaman ISBN: 978-602-96256-8-4 Kondisi: Baru Bagaimana kota Batavia dibangun dan gaya hidup serta perilaku kehidupan masyarakat di dalam, serta di sekitarnya, pada abad ke-17? Ditulis oleh sejarawan Hendrik E. Niemeijer yang bertahun-tahun berkecimpung dalam lautan arsip VOC, buku ini adalah sebuah perkisahan yang luas juga terperinci tentang bagaimana orang-orang Belanda dalam waktu panjang secara gigih mengelola ragam etnis bangsa dengan aneka agama dan kepercayaan, serta perilaku dan gaya hidup penghuni Batavia dengan suatu sistem pengendalian sosial. Pergundikan, minuman keras, pelacuran, anak-anak terlantar, fakir miskin adalah beberapa masalah yang dianggap perlu dikendalikan, malah tak jarang untuk memaksakannya digunakan kekerasan, seperti pemaksaan mengikuti kursus agama kristen, hukuman rantai, penyambukan, dan gantung. Namun, isi buku ini tak melulu merupakan riwayat praktik sadis Kompeni menangani aneka pelanggaran dan melukiskan berbagai norma beserta penyimpangannya, melainkan terurai pula kisah derai tawa keceriaan di serambi rumah-rumah, di warung-warung minum atau selama berpiknik dengan perahu di sepanjang kanal-kanal dan menikmati pertunjukan seni di Batavia. Ini adalah buku suka duka dunia Batavia abad ke-17, sebuah gambaran lincah tentang kehidupan rakyat jelata di dalam kota lama yang sohor disebut Oud Batavia dan lama sudah dilupakan.
    Rp 180.000,00
  • Buku - Pengantar Komprehensif untuk Memahami Hegemoni
    Buku - Pengantar Komprehensif untuk Memahami Hegemoni

    Pengantar Komprehensif untuk Memahami Hegemoni – Robert Bocock

    , ,
    Penerbit: Jalasutra Tahun Terbit: 2015 Tebal: 194 halaman ISBN : 979-3684-74-7 Kondisi: Baru Hegemoni merupakan konsep penting bagi keragaman intelektual gagasan sosial modern dan merupakan salah satu masalah konseptual paling serius dalam Marxisme. Hegemoni berkaitan dengan 'ideologi' yang memiliki cakupan melebihi semua bidang sosial, budaya, dan ekonomi, dalam suatu masyarakat. Hegemoni adalah konsep yang digunakan untuk menjelaskan waawasan--dunia yang bertujuan membekukan dominasi suatu kelas ekonomi terhadap kelas yang lain.
    Rp 70.000,00
  • Buku - Jakarta 1960-an
    Buku - Jakarta 1960-an

    Jakarta 1960-an: Kenangan Semasa Mahasiswa – Firman Lubis

    , , ,
    Penerbit: Masup Jakarta Tahun Terbit: 2008 Tebal: 334 halaman ISBN: 978-979-3731-46-9 Kondisi: Baru Setelah sukses dengan Jakarta 1950-an, melalui buku ini Firman Lubis kembali mengisahkan kesaksiannya ihwal Jakarta 1960-an. Ia menyajikan keadaan dan komposisi penduduk yang makin beragam dengan rasisme yang muncul juga hilangnya penduduk ras kulit putih. Termasuk suasana lalu lintas dan alat transportasi lama, maupun yang baru, perubahan fisik kota oleh masifnya pembangunan jalan, gedung dan monumen serta perubahan gaya hidup remaja juga orang tua kota besar Jakarta. Seperti umumnya mereka yang menulis periode 1960-an, ia juga membeberkan kisah zaman yang mendidih oleh api revolusi dan antineokolonialis, serta intrik-aksi politik zaman Demokrasi Terpimpin. Namun, perkisahan ini menjadi menarik karena ditampilkan sebagai sebuah kesaksian personal Firman sebagai pelaku sejarah yang saat itu adalah mahasiswa FKUI, disertai cerita kehidupan dunia pendidikan dan mahasiswa saat itu. Sebagaimana kehidupan anak SMA, mahasiswa memiliki kebiasaan dan kesenangannya: perpeloncoan, perkuliahan, mode pakaian, tempat jajan-makan, hiburan, rekreasi, film, musik, olahraga, dll; lengkap dengan foto seaman yang akan memancing imajinasi historis setiap pembaca.
    Rp 60.000,00
  • Buku - Profil Etnik Jakarta
    Buku - Profil Etnik Jakarta

    Profil Etnik Jakarta – Lance Castles

    , ,
    Pengantar: Bondan Kanumoyoso Penerbit: Komunitas Bambu Tahun Terbit: 2017 Tebal: xxxii + 112 halaman ISBN: 978-979-2572-94-0 Kondisi: Baru Di antara berbagai karya ilmiah sejarah kota Jakarta karya Lance Castles ini berposisi istimewa. Artikel ini seringkali mendapat kritik dari masyarakat Betawi yang menjadi salah satu pokok bahasannya. Mereka mengkritik karena Castles menyatakan bahwa unsur utama yang membentuk etnis Betawi adalah para budak. Argumen Castles itu sendiri tidaklah akurat. Castles mendasarkan analisisnya pada data jumlah budak yang menetap di kota Batavia. Memang benar bahwa sampai dengan abad ke-18 jumlah budak di dalam kota Batavia lebih banyak daripada jumlah penduduk bebas. Namun, jika kita mengalihkan perhatian ke wilayah di luar tembok kota yang disebut Ommelanden akan didapat gambaran yang berbeda. Fakta-fakta dari Ommelanden membawa kita pada kesimpulan bahwa sangat mungkin orang Betawi telah muncul lebih cepat daripada yang diperkirakan Castles. Namun, karya Castles ini tetap menarik, terutama ihwal Jakarta dan proses "terjadinya orang Indonesia". la mengungkap dalam lingkup geografis yang saling berdekatan dan kontak sosial yang intensif telah mendorong penduduk Jakarta meninggalkan identitas etnis mereka dan membentuk identitas komunal yang baru. Penduduk Jakarta dengan identitas baru merupakan representasi dari orang Indonesia dalam arti yang sebenar- benarnya. "Di Jakarta," kata Castles, "Tuhan sedang membuat orang Indonesia!"
    Rp 60.000,00
  • Buku - Sapi, Babi, Perang, dan Tukang Sihir
    Buku - Sapi, Babi, Perang, dan Tukang Sihir

    Sapi, Babi, Perang, dan Tukang Sihir: Menjawab Teka-Teki Kebudayaan – Marvin Harris

    , ,
    Penerjemah: Ninus D. Andarnuswari Catatan Penutup: Dicky P. Ermandara Penerbit: Marjin Kiri Tebal: x + 262 halaman ISBN 978-979-1260-88-6 Kondisi: Baru Mengapa pemeluk Hindu di India mengagungkan sapi? Mengapa orang Yahudi dan Muslim mengharamkan babi, dan sebaliknya orang Maring di New Guinea seakan tidak bisa hidup tanpa babi? Mengapa beberapa kepala suku Indian Amerika Utara membakar harta bendanya sendiri untuk menyombongkan kekayaannya? Mengapa begitu banyak orang di Abad Pertengahan percaya penyihir? Dan mengapa sihir hadir kembali secara mencolok dalam kebudayaan populer kita sekarang? Antropolog Marvin Harris mencoba memberi jawaban atas perilaku sosial yang sering dibilang tak terjelaskan ini, dan menunjukkan bahwa seaneh apa pun polah manusia, pasti ada penjelasan yang bersumber dari kondisi-kondisi ekonomis dan ekologis konkret. * "Penjelajahan yang sangat mencerahkan mengenai masyarakat-masyarakat yang berbeda." - Carl Sagan, The New Republic "Menawarkan solusi atas sejumlah masalah yang telah membingungkan para antropolog selama bertahun-tahun." - Ashley Montagu
    Rp 83.000,00
  • Buku - The Leader Who Had No Title
    Buku - The Leader Who Had No Title

    The Leader Who Had No Title: Seni Memimpin Tanpa Jabatan – Robin Sharma

    , ,
    Penerbit: Bentang Pustaka Tebal: 276 halaman ISBN 978-602-291-506-5 Kondisi: Baru Berbeda dengan buku kepemimpinan pada umumnya, Sharma membius kita semua melalui cerita seorang penjaga toko buku bernama Blake Davis yang merasa hidupnya kering dan datar. Baginya, pekerjaan hanya jalan untuk membayar tagihan daripada sarana untuk unjuk kemampuan terbaik. Hingga suatu hari, muncul keajaiban pada rutinitas hariannya yang luar biasa membosankan. Ia mendapatkan teman kerja baru berusia 77 tahun yang telah berkali-kali menyandang gelar Employee of the Year. Selama 50 tahun masa kerjanya, pria tua ini menolak berbagai promosi jabatan yang ditawarkan kepadanya. Posisi Vice President sekali pun!
    Rp 79.000,00
  • Buku - The Lifechanging Magic of Tidying Up
    Buku - The Lifechanging Magic of Tidying Up

    The Life-Changing Magic of Tidying Up: Seni Beres-Beres dan Metode Merapikan a la Jepang – Marie Kondo

    , ,
    Penerbit: Bentang Pustaka Tebal: 224 halaman ISBN: 978-602-2912-44-6 Kondisi: Baru Walaupun sudah susah payah merapikan rumah, apakah kertas-kertas terus saja bertumpuk dan pakaian harus terus Anda jejal-jejalkan di lemari? Kenapa kita tidak bisa menjaga kerapian rumah? Konsultan berbenah asal Jepang, Marie Kondo, memperkenalkan metode merapikan yang ampuh tiada duanya, KonMari. Keampuhan metode yang kini semakin marak diterapkan di Jepang dan telah dikemas dalam program televisi laris, Tidy Up with KonMari!, ini telah menular ke seluruh dunia. Saking ampuhnya, tak seorang pun klien Kondo kembali ke kebiasaan berantakan (dan calon kliennya harus masuk daftar tunggu selama tiga bulan). Beruntunglah, melalui buku ini Anda berkesempatan: Menjadi klien jarak jauh Kondo, menentukan barang-barang mana saja di rumah Anda yang “membangkitkan kegembiraan” dan mana yang tidak. Memulai kebiasaan berbenah yang efektif dengan sistem berbenah berdasarkan kategori. Membabat habis situasi berantakan, hingga menikmati efek ajaib dari rumah yang rapi—beserta pikiran damai yang mengikutinya.
    Rp 59.000,00
  • Buku - Rumi
    Buku - Rumi

    Rumi: Kisah Hidup dan Pesan-pesannya – Cihan Okuyucu

    , , ,
    Penerjemah: Eka Oktaviani Penerbit: Basabasi Tahun Terbit: 2018 Tebal: 272 halaman ISBN: 978-602-5783-30-2 Kondisi: Baru Rumi, seorang manusia yang dilahirkan untuk seluruh umat manusia, berbicara dengan sebuah bahasa yang sangat penting. Seperti pasangan penunjuk arah mata angin, dia memiliki sebuah kaki yang menetap pada nilai-nilai yang dimilikinya sendiri, dan kemudian merangkul semua bangsa di dunia, yang dia pegang sebagai manifestasi dari Cahaya Tuhan. Umat Islam memandang bahwa ajaran Nabi Muhammad telah terwujud dalam diri Rumi; pada saat yang sama, menggambarkan ajaran Nabi Isa bagi umat Nasrani, begitu juga dengan ajaran Nabi Musa bagi umat Yahudi. Sebuah pikiran yang dewasa dan jiwa yang bersemangat telah menyatu dalam dirinya. Ini adalah alasan mengapa dia terutuhkan dalam perasaan-perasaan dan pikiran-pikirannya. Sebagai sebuah panggilan terhadap kebaikan, gaung suaranya masih terdengar sampai saat ini. Buku ini dibuat untuk memperingati "Tahun Rumi''. Dua bab pertama menceritakan tentang kehidupan dan karya-karya Rumi. Meski beberapa sumber utama telah diberi acuan, buku ini lebih dimaksudkan untuk menjadi kajian yang informatif bagi pembaca, dibandingkan sebagai referensi akademik. Cerita-cerita perumpamaan yang ada pada bab terakhir, utamanya diambil dari Masnawi dan Fihi Mafih, dapat digunakan sebagai pedoman untuk merefleksikan filosofi seorang Rumi.
    Rp 70.000,00
  • Buku - Lao Tzu
    Buku - Lao Tzu

    Lao Tzu: Kisah Hidup dan Pemikirannya – Thomas Watters

    , , ,
    Penerbit: Basabasi Tebal: 196 halaman ISBN: 978-602-5783-68-5 Kondisi: Baru Kehidupan Lao Tzu, seperti buku yang dia tulis, terbungkus dalam misteri. Bisa dimaklumi jika seseorang bertanya apakah Lao Tzu pernah benar-benar ada. Terlepas dari asal muasalnya, Lao Tzu adalah satu manusia hebat dalam sejarah Cina. Risalahnya yang filosofis, Tao-te Ching, yang dipandang oleh pengikutnya sebagai sebuah karya filsafat yang melampaui zaman. Dalam banyak kisah, Lao-tzu dipersamakan dengan Shakyamuni yang diyakini sebagai Buddha. Dia juga adalah guru dari K’ung chiu atau Confucius—yang di kemudian hari banyak bertentangan dengannya. Voltaire mendakwanya: merupakan suatu kebodohan dan takhayul ketika mengamalkan ajaran Tao. Para penulis lain terkesan hebat olehnya. Beberapa dari mereka menemukan bahwa Tao, yang banyak dibicarakan Lao-tzu, telah diserupakan dengan Dewa, mirip Logos yang digambarkan Plato dan para penganut Neoplatonisme. Beberapa penulis bahkan menyatakan bahwa Lao-tzu adalah sosok spiritual, abadi, dan hidup dalam dirinya sendiri-mewujudkan diri sebagai seorang manusia di bumi pada berbagai zaman dan dengan nama yang beraneka ragam.
    Rp 60.000,00
  • Buku Tentang Tabu
    Buku Tentang Tabu

    Buku Tentang Tabu: Hakikat Diri Manusia – Alan Watts

    , ,
    Penerjemah: Siska Nurrohmah Penerbit: Basabasi Tahun Terbit: 2019 Tebal: 200 halaman ISBN: 978-602-5783-86-9 Kondisi: Baru "Buku ini menelusuri tabu yang tak banyak dikenali tetapi mengakar--yakni sikap diam kita terhadap pertanyaan siapa, atau apa, sesungguhnya diri kita. Singkatnya, sensasi lazim tentang diri sebagai sebentuk ego yang dibalut selubung kulit, adalah halusinasi yang tidak sejalan dengan ilmu pengetahuan Barat maupun filosofi--agama eksperimental yang berasal dari Timur--terutama dengan inti filosofi Hindu Vedanta. Halusinasi inilah yang melatarbelakangi penyalahgunaan teknologi menjadi alat penaklukan yang brutal terhadap alam yang mengakibatkan kehancuran. "Kita tengah berada di dalam situasi mendesak untuk memperoleh kesadaran eksistensi yang sesuai dengan bukti-bukti fisik sekaligus dapat mengatasi rasa keterasingan kita dari semesta. Untuk tujuan inilah saya mengangkat wawasan Vedanta dan menyajikannya dalam cita rasa Barat yang sepenuhnya modern--dengan demikian, buku ini sama sekali tidak berupaya untuk menjadi buku ajar maupun pendahuluan terhadap ajaran Vedanta Buku ini merupakan hasil kawin silang antara ilmu pengetahuan Barat dengan intuisi Timur." - Alan Watts
    Rp 65.000,00
  • Buku - Fantasmagoria
    Buku - Fantasmagoria

    Fantasmagoria: Citra, Tubuh, Teks – Zulkarnaen Ishak

    , ,
    Penerbit: Basabasi Tebal: 276 halaman ISBN: 978-602-6651-72-3 Kondisi: Baru "Menonton, membaca, dan selanjutnya menuliskan apa yang ditonton dan dibaca seperti memberi saya kilasan-kilasan gambar, dalam suatu komposisi visual yang acak, sehampar fantasmagoria yang tak sanggup saya taklukkan atau ringkus sepenuhnya ke dalam tulisan. Selalu ada saja yang tercecer, selalu saja ada yang luput, sehingga sungguh mustahil menghasilkan sebuah visi total, dan akibatnya saya menjadi sekadar sebintik titik dari kisah-kisah yang berseliweran; semata-mata lintasan dari gagasan, imajinasi, fantasi, halusinasi, ilusi, yang gegap gempita. "Namun menulis, menulis tentang apa saja, memang mendebarkan, walau bukan berarti gampang. Dan apabila sejarah adalah proyeksi dari citra kita perihal dunia sebagaimana yang dikatakan penyair Octavio Paz, maka menulis mengaruniai saya kebebasan, atau paling tidak kemungkinan, untuk menggaris waktu, menyela masa, demi menggariskan gagasan, merangkai narasi, serta memekarkan dan menumbuhkan ingatan atas apa saja yang saya lihat, di tengah gemuruh sejarah yang melintas lekas." - Zulkarnaen Ishak
    Rp 65.000,00
  • Buku - Diskursus dan Metode
    Buku - Diskursus dan Metode

    Diskursus & Metode – René Descartes

    , ,
    Penerjemah: Ahmad Faridl Ma'ruf Penerbit: Ircisod Tahun Terbit: 2015 Tebal: 132 halaman ISBN: 9786022557708 Kondisi: Baru “Cogito ergo sum"--“Aku berpikir, karena itu aku ada." Itulah kata-kata yang sangat populer dari Rene Descartes, filsuf dan matematikawan Prancis yang kadang disebut sebagai “Bapak Filsafat Modern" dan “Bapak Matematika Modern". Descartes adalah salah satu pemikir paling penting dan berpengaruh dalam sejarah barat modern. Pemikirannya yang sangat revolusioner telah membuat sebuah revolusi falsafi di Eropa pada abad ke-17 dan 18. Ingin tahu apa saja pemikiran Descartes yang begitu revolusioner pada masanya itu dan yang sampai kini masih dipegang sebagai sebuah ajaran, petuah, yang sekian lama dianggap hampir sebagai kebenaran tunggal--bahwa hidup yang benar adalah yang didasarkan pada kaidah-kaidah pengetahuan? Melalui pemikiran-pemikirannya yang tertuang dalam buku ini, Descartes menawari Anda menjadi le maitres et possesseurs de la nature, pangeran yang gilang-gemilang dengan cahaya ilmu dan menjadi penguasa dunia. Dalam buku ini, Anda akan menemukan diskursus tentang metode untuk mengarahkan penalaran dengan baik dan mencari kebenaran dalam ilmu-ilmu pengetahuan, termasuk mencari bukti-bukti keberadaan Tuhan.
    Rp 30.000,00
  • Buku - Hannah Arendt
    Buku - Hannah Arendt

    Hannah Arendt: Hidup sebagai Sebuah Narasi – Julia Kristeva

    , ,
    Penerbit: Circa Tahun Terbit: 2019 Tebal: 108 halaman ISBN: 978-602-90087-5-8 Kondisi: Baru Arendt jelas salah satu di antara bintang-bintang intelektual paling gemilang abad 20. Dengan menulis buku berjudul The Human Condition dan Eichmann in Jerusalem, dia membabar filsafatnya dengan memusatkan perhatian pada kisah dan refleksi pribadi yang disemangati oleh kehidupan pribadinya yang luar biasa. Di sepanjang biografi ini, Kristeva membentangkan karya Arendt, menggunakan kehidupan Arendt untuk menerangi pemikiran Arendt. Selanjutnya Kristeva memeriksa bagaimana Arendt menggunakan narasi, bagaimana ia merenungkan Keyahudian dan anti-Semitisme, dan menguraikan filsafat politiknya. Kecerdasan Kristeva di buku ini ikut juga memastikan tempatnya di kanon perempuan genius itu bersama Arendt.
    Rp 50.000,00
  • Buku - Timaeus dan Critias
    Buku - Timaeus dan Critias

    Timaeus dan Critias: Awal Mula Kisah Atlantis – Plato

    ,
    Penerbit: Basabasi Tahun Terbit: 2018 Tebal: 252 halaman ISBN: 978-602-5783-29-6 Kondisi: Baru Timaeus dan Critias, dua dari dialog-dialog karya Plato, adalah satu-satunya catatan tertulis yang tersedia dan secara spesifik membahas tentang Atlantis. Keduanya berisi percakapan antara Socrates, Hermocrates, Timaeus, dan Critias. Dalam rangka menanggapi pembicaraan Socrates sebelumnya tentang masyarakat yang ideal, Timeaus dan Critias sepakat untuk menjamu Socrates dengan sebuah kisah yang ''"bukan fiksi, melainkan kisah nyata'''. Sebuah kisah tentang konflik antara orang-orang Athena dan Atlanta kuno yang terjadi 9000 tahun sebelum masa Plato. Pengetahuan tentang masa lampau yang sepertinya sudah dilupakan oleh orang-orang Athena pada masa Plato, kisah tentang Atlantis yang disampaikan kepada Solon oleh pendeta Mesir. Solon menyampaikan kisah ini kepada Dropides, kakek buyut Critias. Critias mendengarnya dari kakeknya yang juga bernama Critias, anak dari Dropides. Kedua dialog berikut ditulis oleh Plato pada sekitar 360 SM dan diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris oleh Benjamin Jowett.
    Rp 70.000,00
  • Buku - Senyap yang Lebih Nyaring
    Buku - Senyap yang Lebih Nyaring

    Senyap yang Lebih Nyaring: Blog 2012-2014 – Eka Kurniawan

    , , ,
    Penerbit: Circa Tahun Terbit: 2019 Tebal: 352 halaman ISBN: 978-623-9008-77-2 Kondisi: Baru Setelah beberapa tahun mencoba, saya menemukan sejenis medium berkelamin ganda, pada bentuk yang kemudian berkembang: blog, sebuah ungkapan ringkas dari weblog. Di satu sisi, seperti tulisan di media cetak, ia bersifat publik. Terbuka untuk dibaca siapa saja. Di sisi lain, seperti catatan harian atau surat, bisa juga bersifat pribadi dan personal. Apalagi mengingat bentuk ini nyaris tak memiliki sekat antara ketika ditulis dan diterbitkan: tak ada otoritas media, tak ada saringan editorial. Saya bisa memilih sendiri buku yang saya baca dan menulis sesuatu dengan cara yang saya inginkan. Di sini saya bisa menebarkan remah-remah roti Hansel dan Gretel untuk melacak jejak-jejak bacaan saya, juga pikiran, agar mudah kembali ke sana, sekaligus memungkinkan untuk dibaca siapa pun. Siapa tahu dalam perjalanan ini saya tersesat dalam labirin bacaan tak berujung, dan kita dipertemukan di suatu tempat, untuk memulai perbincangan yang lain.
    Rp 100.000,00
  • Buku - Dari Melayu Menjadi Indonesia
    Buku - Dari Melayu Menjadi Indonesia

    Dari Melayu Menjadi Indonesia: Dari Politik Bahasa hingga Politik Identitas – Afthonul Afif dkk.

    , ,
    Penerbit:Basabasi Tahun Terbit: 2018 Tebal: 444 halaman ISBN: 978-602-6651-90-7 Kondisi: Baru Buku ini merupakan kumpulan tulisan dari sejumlah peneliti dan penulis dengan latar belakang disiplin keilmuan yang beragam yang mencoba meneroka keindonesiaan dari sudut pandang kemelayuan. Melayu dalam konteks buku ini lebih dipahami sebagai sebuah kelompok bangsa penutur bahasa Austronesia yang persebarannya sangat luas, yang mendiami di hampir seluruh kawasan Asia Tenggara, bahkan hingga Fiji dan Hawaii. Dengan merujuk pada pengertian tersebut, tulisan-tulisan di buku ini tidak hendak memasuki medan perdebatan untuk menguji seberapa valid kebenaran pengertian tersebut, tapi justru hendak menjelajahi sejauhmana ia termanifestasikan dalam bentangan sejarah Indonesia modern. Sebagai buku yang disusun dari beragam tema dan latar belakang kajian yang sebelumnya terbit secara terpisah, dan tidak diniatkan sejak awal untuk dikumpulkan lalu diterbitkan, buku ini lebih menyerupai mozaik, tidak menawarkan kekhususan yang mendalam, tapi menyuguhkan panorama yang beragam dan menyebar. Keragaman tema dan pendekatan yang diusung buku ini jika dibaca sebagai 'kemungkinan' pembacaan, justru dapat menjadi informasi awal berharga yang sanggup memperluas cakrawala pandang kita tentang betapa kompleks dan luasnya realitas 'kemelayuan' juga 'keindonesiaan' itu sendiri yang acapkali kita tanggapi sebagai realitas yang sederhana dan monoton.
    Rp 90.000,00
  • Buku - Omelan, Desa, Kampung, Kota
    Buku - Omelan, Desa, Kampung, Kota

    Omelan: Desa, Kampung, Kota – Bandung Mawardi

    , , ,
    Penerbit: Basabasi, Jagat Abjad, Kampungnesia Tahun Terbit: 2018 Tebal: 456 halaman ISBN: 978-602-5250-66-8 Kondisi: Baru Pilihan menjadi pembaca koran-koran setiap hari mirip keterpencilan saat suara burung masih terdengar di pepohonan dan dangdut koplo mulai menderu di rumah tetangga. Koran-koran masih mungkin disantap tanpa tergesa dan pemanjaan. Kewajaran sebagai pembaca setelah rampung mencuci dan sarapan untuk memuliakan kertas-kertas fana. Di situ, tulisan-tulisan dan foto-foto minta tatapan mata dan sentuhan. Aku memilih sembarangan, tak memerlukan ketentuan ketat berlagak periset atau asal menuruti jari dan mati. Sembarang tapi beresiko. Ratusan koran disantap untuk memilih, berharap tanpa sesalan dan dendam. Pilihan tulisan sengaja mendapat omelan menuruti situasi hari atau jenis makanan-minuman di perut. Omelan murahan dan kebablasan jadi bualan orang terlalu ingin menunggui rumah. Omelan dengan segala rancu, salah, fitnah, dan lelucon iru dikumpulkan menjadi buku sulit dijuluki molek. Buku berjudul Omelan: Desa, Kampung, Kota cuma pemenuhan pamrih kecil agar kesombongan pembaca koran-koran tak terlalu fana setelah hari-hari berganti dan tahun-tahun berlalu tanpa pelukan. Buku boleh dilihat sekejap atau dibaca sampai khatam untuk dilupakan saat hari-hari terlalu suntuk dengan gempa kata di gawai, begitu.
    Rp 120.000,00
  • Buku - Kreativitas dan Keberanian
    Buku - Kreativitas dan Keberanian

    Kreativitas dan Keberanian – Rollo May

    , ,
    Penerjemah: Afthonul Afif Penerbit: Ircisod Tahun Terbit: 2018 Tebal: 252 halaman ISBN: 978-602-7696-75-4 Kondisi: Baru Akhirnya, tidak ada karya kreatif apa pun yang dapat dipahami dan berbicara di luar batas, dan itu artinya ia harus memiliki bentuk yang jelas. Apa yang Rollo May maksud dengan bentuk dalam bukunya ini bukanlah dogmatisme atau ketertutupan, melainkan sebuah Gestalt yang memberi perwujudan bagi pengalaman. Kesadaran dan ketidaksadaran sama-sama memainkan peran penting dalam proses penciptaan bentuk ini. Hasrat pada bentuk (passion for form) merupakan dorongan yang hakiki dalam diri kita. Daya yang bahkan lebih sering tidak kita sadari inilah yang bekerja mengarahkan kreativitas untuk menghasilkan karya kreatif. Ia juga yang membimbing kita untuk tidak membiarkan pengalaman dan peristiwa dalam hidup kita berlalu begitu saja dan kita kenang sebagai deretan gejala kosong belaka. Kita menemukan kebutuhan ini sebagai kehendak untuk hidup bermakna (will to meaning) dalam psikologinya Victor Frankl atau sebagai kehendak untuk berdaya (will to power) dalam filsafatnya Friedrich Nietzsche, sebuah dorongan azali yang akan mengantarkan manusia ke posisi tertinggi dalam hidup yang masih mungkin dicapai (the highest possible position in life).
    Rp 80.000,00
  • Buku - Kesenangan Teks
    Buku - Kesenangan Teks

    Kesenangan Teks – Roland Barthes

    , ,
    Penerjemah: Stephanus Aswar Herwinarko Penerbit: Circa Tahun Terbit: 2019 Tebal: xi + 69 halaman ISBN: 978-623-9008-71-0 Kondisi: Baru "Barthes dalam perumpamaan luar biasa membandingkan teks dengan tubuh perempuan yang menggoda. Sebagaimana tubuh perempuan membuat mata terpesona ketika satu demi satu pakaian ditanggalkan, maka teks pun membangkitkan kesenangan bagi pembaca, dengan tersibak sedikit demi sedikit. Kesenangan melihat penari bar mencopoti pakaian beringsut naik bertahap hingga sampai puncaknya: melihat kelaminnya telanjang, demikian pula pembacaan menyingkap sedikit demi sedikit teks hingga mencapai akhir atau moral teks itu. Dan pembaca tergesa yang melompat-lompati paragraf lekas-lekas sampai ke akhir sama dengan orang yang mendatangi si penari, menelanjanginya cepat-cepat hingga puncaknya: melihatnya telanjang bulat." - Fatima El Bouanani
    Rp 45.000,00
  • Buku - Imajinasi Intelektual
    Buku - Imajinasi Intelektual

    Imajinasi Intelektual – Edward Said

    , ,
    Penerjemah: Nanda Akbar Ariefianto Penerbit: Circa Tahun Terbit: 2019 Tebal: viii+160 ISBN: 978-602-52645-7-3 Kondisi: Baru Tulisan yang terhimpun dalam buku ini diikat oleh satu benang merah yang sama: semuanya mendedah tentang intelektual eksil. Mahmoud Darwish, penyair Palestina yang menjadi eksil 'pengembara'; Adorno, pemikir Frankfurt yang menjadi eksil di Oxford, New York, Los Angeles; Salman Rusdhie, penulis India yang menjadi eksil di Inggris. Selain itu, Said juga berbiara tentang dirinya sendiri, karena bahkan ketika dia berbicara tentang para intelektual eksil itu, dia pada dasarnya berbicara tentang dirinya. Maka tak mengherankan jika dia merasa kecewa terhadap Jean-Paul Sartre. Said diundang oleh Simone de Beauvoir dan Sartre ke seminar tentang perdamaian Timur Tengah yang diadakan di Paris, dia datang dengan penuh semangat, tapi lalu kecewa karena Simone 'meninggalkan tempat pertemuan begitu saja setelah berceloteh mengutarakan pandangan yang tendensius tentang islam dan wanita berhijab' dan Sartre hanya ikut berbicara setelah 'dituntut' olehnya, itu pun dengan ... 'paparan yang hambar dan teramat dangkal'. Satu esei panjang Said tentang Foucault juga dimuat dalam buku ini; suatu telaah yang menyingkap basis pemikiran Foucault sebagai seorang posmodernis. Enam esei dalam buku ini menunjukkan Said adalah perpaduan langka antara intelektual yang dahsyat dan aktivis yang tajam.
    Rp 65.000,00
  • Buku - Dari Sergai ke Kefa
    Buku - Dari Sergai ke Kefa

    Dari Sergai ke Kefa: Kumpulan Reportase Geliat Hidup Rakyat

    , ,
    Penulis: Linda Fitria, Joffie DB, Annas Chairunnisa Latifah, Indri Moniaga, Maflahah, Haris Prabowo, Irene Aprilya Meok, Filisianus Richardus Vitor, Laras Olivia, Yepuni 'Jeffry' Giyai Penerbit: Perkumpulan Terasmitra Kondisi: Baru Menulis cerita sudut-sudut wilayah Indonesia yang kaya budaya dan beragam kepada khalayak bukan perkara gampang. Tantangannya tidak sedikit. Prosesnya tentu panjang, dan melelahkan. Seseorang yang berniat menulis tentang sebuah tempat di Indonesia, setidaknya mesti melakukan perjalanan; berbincang dan tertawa bersama masyarakat di sana. Mendengarkan pengalaman wargal menangkap perjuangan dan kepahitan hidup. Merasakan alam lingkungan di sekelilingnya. Lalu, tentu saja, menuliskannya dengan gaya bercerita. Mengalur seperti menyaksikan film. Mengalir seperti Anda mendengar penutur dongeng.
    Rp 80.000,00
  • Buku - Kang Mbok
    Buku - Kang Mbok

    Kang Mbok: Sketsa Kehidupan Sri Teddy Rusdy – Sujiwo Tejo

    , , ,
    Penerbit: Yayasan Kertagama Tahun Terbit: 2013 Tebal: 202 halaman ISBN: 978-602-1995-43-3 Kondisi: Baru Sebetulnya seperti apakah hubungan saya dengan Kang Mbok kok bisa-bisanya menulis tentang tokoh ini? Mestinya pertanyaan itu sudah muncul sejak awal, namun anehnya baru menyeruak setelah saya tulis bab demi bab tentang Kang Mbok. "Kamu kok lancang berani-beraninya nulis tentang Sri Teddy Rusdy, menulis bab-bab yang belum tentu bisa persis menggambarkan keseluruhan perempuan itu, emangnya kamu siapa?" kira-kira begitu pertanyaan tahu diri saya. Saya baru bisa menjawabnya beberapa hari kemudian. Begini, hubungan saya dengan Kang Mbok adalah bahwa saya selalu "hadir" baginya. Dan sebaliknya "hadir" tidak berarti harus berupa kedatangan ragawi. "Hadir" di sini saya pinjam dari filsuf Prancis, Gabriel Marcel. Maknanya "ada bersama walau tak mesti di dalam ruang maupun waktu yang sama". Kang Mbok bisa "manjing, makahanan". Bisa hadir di segala ruang dan waktu bersama banyak pihak. Selain kesan kebersahajaan, Kang Mbok bisa "manjing, makahanan" karena kepedulian. Kepedulian adalah hal paling penting yang perlu dilakukan pada orang paling penting pada saat paling penting. Orang paling penting adalah orang yang sedang hadir bersama kita. Kang Mbok adalah orang penting dalam kehadiran saya. Kang Mbok adalah pengertian saya tentang seluruh perpaduan tradisi dan kekinian. Inilah perempuan yang akan sampeyan jumpai pada bab-bab buku ini.
    Rp 60.000,00
  • Buku - Batavia Kala Malam
    Buku - Batavia Kala Malam

    Batavia Kala Malam: Polisi, Bandit, dan Senjata Api – Margreet van Till

    , ,
    Penerbit: Masup Jakarta dan Nederlands letterenfonds dutch foundation for literature Tahun Terbit: 2018 Tebal: 312 halaman ISBN: 978-602-72003-7-3 Kondisi: Baru Batavia pada akhir abad ke-19 merupakan masa yang diwarnai kriminalitas, terutama perampokan, tetapi ada yang unik pada masa ini. Perampok yang disebut bandit atau dalam beberapa kasus disebut jago ternyata begitu dikagumi masyarakat. Mereka layaknya selebritas yang kehadirannya ditunggu tunggu. Sebut saja jago bernama Gantang, Tjonat, dan tentu yang paling kita kenal adalah si Pitung. Para jago ini begitu terkenal di kalangan masyarakat kita dan membuat kepolisian kolonial Belanda begitu kesulitan menangkap mereka. Perihal si Pitung, jago ini begitu melegenda, bahkan kisahnya sampai difilmkan dua kali. la begitu kontroversial sekaligus memesona untuk dibicarakan. Begitu banyak versi kisahnya yang beredar, beberapa mengatakan bahwa ia tak bisa mati Bahkan kepolisian kolonial sampai menjaga kuburannya beberapa hari takut kalau kalau ia bangkit lagi. Lebih lebih kuburannya dibongkar lagi untuk memastikannya. Dalam hal ini pihak kolonial Belanda seperti dibodoh-bodohi, bahkan oleh jago yang sudah mati. Di buku ini Margreet van Till mencoba mengulasnya guna mendapat gambaran penyebab mereka mendapat perlakuan istimewa seperti itu. Ulasannya cukup ringkas dan dibungkus dengan penyampaian yang mengalir perlahan, tetapi jelas. Hal-hal yang tidak masuk akal seperti jimat juga mendapat porsi tersendiri dan menjadi cukup penting di sini.
    Rp 180.000,00
  • Buku - Asal Usul Nama Yogyakarta & Malioboro
    Buku - Asal Usul Nama Yogyakarta & Malioboro

    Asal-Usul Nama Yogyakarta & Malioboro – Penyusun: Peter Carey

    , ,
    Penerbit: Komunitas Bambu Tahun Terbit: 2015 Tebal: 120 halaman ISBN: 978-602-9402-62-9 Kondisi: Baru Etimologi nama-nama tempat selalu menarik untuk dibahas. Asal-usulnya menimbulkan banyak spekulasi. Salah satunya adalah nama Yogyakarta dan Malioboro. Apakah nama Malioboro berasal dari nama Duke of Marlborough pertama? Ataukah dari kata “mâlyabharin” dari bahasa Sanskerta yang berarti “berhiaskan untaian bunga”? Bagaimana dengan nama Yogyakarta sendiri? Apakah berasal dari kata “Ngayogyakarta” dari bahasa Sanskerta? Ataukah dari sebuah dusun bernama Yogya atau Ayogya yang ada pada masa pemerintahan Sultan Mangkubumi? Buku ini dibuka dengan artikel yang ditulis oleh Peter Carey yang menjelaskan asumsinya mengenai asal usul nama Yogyakarta dan Malioboro. Kemudian, dilanjutkan dengan artikel tanggapan dari Jacobus (Koos) Noorduyn, dan ditutup oleh Merle Calvin Ricklefs. Akan ditemukan tiga paparan menarik mengenai spekulasi asal usul nama Yogyakarta dan Malioboro.
    Rp 80.000,00
  • Buku - Asal-Usul Nama Tempat di Jakarta
    Buku - Asal-Usul Nama Tempat di Jakarta

    Asal-Usul Nama Tempat di Jakarta/The Origin of the Place Names in Jakarta – Rachmat Ruchiat

    , ,
    Penerbit: Komunitas Bambu Tahun Terbit: 2018 Bahasa: Indonesia dan Inggris ISBN: 978-602-72001-5-9 Kondisi: Baru Siapa bilang nama Luar Batang berasal dari peristiwa ajaib habib sakti yang keluar dari kurung batang saat digotong ke pemakaman? Kata siapa nama Pluit berasal dari peluit atau roti seperti yang sering disebut-sebut? Benarkah Jatinegara itu kampung leluhur orang Betawi? Mengapa ada kampung dengan nama Japad, Tiang Bendera. Lantas mengapa ada Kampung Ambon, Kampung Bugis, Kampung Bali, Kampung Jawa, Kampung Bandan? Temukan semua jawabannya dalam buku ini dan puluhan lagi sejarah asal-usul nama tempat lainnya di Jakarta. Berbekal kekayaan sumber, tetapi dalam format ringkas dan populer, Rachmat Ruchiyat sebagai pengamat sejarah Jakarta akhirnya bukan sekadar menyajikan asal usul nama-nama tempat di Jakarta, lebih jauh lagi memberikan gambaran mengenai perkembangan sejarah Jakarta sebagai kota yang kaya oleh keragaman budaya dan jejak sejarah. Penelusurannya secara kronologis mulai abad ke-15 sampai abad ke-20, tidak hanya memperlihatkan perubahan geografi dan demografi Jakarta, melainkan juga perubahan sosial, budaya, politik dan ekonomi.
    Rp 125.000,00
  • Buku - Tenun dan Para Penjaga Identitas
    Buku - Tenun dan Para Penjaga Identitas

    Tenun & Para Penjaga Identitas/Weaving, Guardian of Identity – Terasmitra

    , ,
    Penerbit: Perkumpulan Terasmitra Tahun terbit: 2017 Bahasa: Indonesia dan Inggris ISBN: 978-602-522-160-6 Kondisi: Baru "Inspirasi penerbitan buku ini bersumber dari perjuangan kaum perempuan masyarakat adat Tiga Batu Tungku: Mollo, Amanatun, dan Amanuban di Kabupaten Timor Tengah Selatan. Para perempuan penenun berjuang melawan perusakan lingkungan yang hadir melalui perusahaan tambang marmer dengan menggunakan media tenun. Dari inspirasi itu, kami melakukan proses penelusuran di lapangan, dan menemukan banyak kenyataan lain, tenun ternyata punya makna yang begitu luas bagi masyarakat Timor, antara lain sebagai identitas budaya, pelestari lingkungan, alat ekonomi, hingga arsip pengetahuan dan pengalaman yang tumbuh terus menerus dari waktu ke waktu." - Catharina Dwihastarini
    Rp 150.000,00
  • Buku - Imagined Communities
    Buku - Imagined Communities

    Imagined Communities: Komunitas-Komunitas Terbayang – Benedict Anderson

    , ,
    Penerjemah: Omi Intan Naomi Penyunting: Benedict Anderson & Rizal Malik Pengantar: Daniel Dhakidae Penerbit: Insist Press dan Pustaka Pelajar ISBN: 979-9289-02-5 Kondisi: Baru “Indonesia, sebuah bangsa besar nan kaya, yang sejak dahulu sampai sekarang diperebutkan oleh banyak bangsa di dunia. Sebuah negara-bangsa yang mampu bertahan dan tetap eksis dalam peta pergaulan internasional. Padahal, hanya dibangun dari sebuah imaji kebangsaan masyarakat terjajah yang dipersatukan karena munculnya revolusi kertas dan mesin cetak.” – Benedict Anderson * Benedict Anderson seorang sejarawan dan antropolog yang telah sejak lama meneliti tentang Indonesia. Dalam bukunya ini Ben mencoba menggali nasionalisme dari akar-akar budayanya, asal mula kesadaran nasional, etnografi, dan lainnya. Buku ini diharapkan dapat memberikan sumbangan berharga bagi penelusuran atas konsep nasionalisme sekaligus meninjau secara historis tahapan-tahapan perjalanan sebuah bangsa.
    Rp 75.000,00
  • Buku - Ecce Homo
    Buku - Ecce Homo

    Ecce Homo: Lihatlah Dia – Nietzsche

    , ,
    Penerjemah: Omi Intan Naomi Penerbit: Pustaka Pelajar Tebal: 175 halaman ISBN: 979-9075-21-1 Kondisi: Baru "Akulah yang pertama menemukan kebenaran. … akulah yang pertama merasakan dengan indera–mencium–dusta sebagai dusta … telah kupilih untuk diriku sendiri kata imoralis sebagai marka pembeda dan lencana kehormatan aku bangga memiliki kata ini yang mempersiapkan aku melawan kemanusiaan." - Friedrich Nietzsche, Mengapa Aku Adalah Takdir
    Rp 65.000,00
  • Buku - Orang Aceh
    Buku - Orang Aceh

    Orang Aceh: Budaya, Masyarakat, dan Politik Kolonial – C. Snouck Hurgronje

    , ,
    Penerbit: Ircisod Tahun Terbit: 2019 Tebal: 968 halaman ISBN: 978-602-7696-86-0 Kondisi: Baru Siapakah orang Aceh yang dimaksud Snouck Hurgronje dalam buku ini? Bagaimana hubungan antara Aceh dan wilayah-wilayah lain di nusantara? Apa kaitan antara budaya Jawa, Melayu, dan Aceh? Bagaimana mitos, legenda, agama, dan adat turut membentuk orang Aceh? Meskipun Islam merupakan agama yang dominan di Aceh, tetapi pengaruh budaya pra-Islarn dan adat pribumi tidak serta merta digantikan dengan ajaran Islam. Karena Islam yang dibawa ke Aceh pun tidak selalu memberi warna dan penafsiran yang sama. Ada Islam yang bercorak suiistik, berorientasi fiqh, dan ada pula Islam politik yang datang membawa semangat perlawanan terhadap kolonialisme Belanda. Buku ini juga menyajikan data dan analisis yang masih sangat relevan tentang praktik budaya dalam tarian, seni berpantun, pembagian tanah, hukum waris, ilmu pertanian, perbintangan, praktis mencari ikan di laut, hingga pengaturan administrasi kekuasaan politik dan agama yang mungkin masih eksis hingga saat ini. * "Ada baiknya kita tidak lupa bahwa persoalan Snouck Hurgronje bukan hanya sejarah. Snouck Hurgronje dengan segala diskursus dan kontroversinya bukan hanya masa lalu, melainkan menjadi persoalan abadi yang melingkupi dunia ilmu dan politik, menjerat hubungan ilmuwan dan penguasa. Snouck Hurgronje tetap ada di zaman kita. Dan, jika cermat dan lapang dada, kita juga akan tahu bahwa Snouck Hurgrohje selalu ada di antara kita." - Ahmad-Norma Permata
    Rp 200.000,00
  • Buku - Medan Kreativitas Memahami Dunia Gagasan
    Buku - Medan Kreativitas Memahami Dunia Gagasan

    Medan Kreativitas: Memahami Dunia Gagasan – Yasraf Amir Piliang

    , ,
    Penerbit: Cantrik Pustaka Tahun Terbit: 2019 Tebal: 356 halaman ISBN: 978-602-0708-03-4 Kondisi: Baru Dalam masyarakat yang didominasi oleh modus produksi kapitalisme, nasib seseorang akan selalu ditentukan oleh hukum kompetisi. Mereka yang lemah akan kalah, dan mereka yang menang akan bertindak sebagai penguasa atas yang kalah. Kekuatan yang sangat diperlukan untuk memenangkan kompetisi bebas itu adalah kreativitas. Semakin tinggi daya kreatif seseorang, semakin sering ia memunculkan kebaruan-kebaruan, maka ia akan tampil sebagai pemenang. Namun, oleh karena kapitalisme berkait-kelindan dengan liberalisme, maka kreativitas yang diperlukan dalam kompetisi itu selalu adalah kreativitas individual. Tendensi individualistik dari liberalisme mereduksi daya kreatif hanya kepada kekuatan individu. Buku ini, berbeda sama sekali dari tendensi pemahaman yang individualistik, menyajikan soal bagaimana kreativitas tumbuh tidak hanya bergantung pada kekuatan individu, tetapi juga–dan ini yang terpenting–pada apa yang disebutnya sebagai ‘pikiran kolektif’ masyarakat. Ini merupakan sebuah upaya mengangkat modus ontologis kreativitas dari medan yang individualistik ke medan kolektif-kolaboratif.
    Rp 100.000,00
  • Buku - Pirates and Emperors
    Buku - Pirates and Emperors

    Pirates and Emperors: Pelaku Terorisme Internasional yang Sesungguhnya – Noam Chomsky

    , ,
    Penerbit: Bentang Pustaka ISBN: 978-602-291-424-2 Kondisi: Baru Santo Agustinus bercerita tentang seorang bajak laut yang ditangkap oleh Alexander Agung. Sang Kaisar pun mengajukan pertanyaan, “Kenapa kamu mengganggu keamanan di perairan ini?” Bajak laut yang marah membalas pertanyaan itu dengan pertanyaan serupa, “Lalu kenapa kamu justru mengganggu keamanan di seluruh dunia? Hanya karena menyerang dengan kapal kecil, saya disebut pencuri; sementara kamu, yang mengobarkan perang dengan armada laut yang hebat, disebut sebagai Kaisar.” Ilustrasi cerita Bajak Laut dan Sang Kaisar yang diangkat oleh Noam Chomsky dalam buku ini, menggambarkan secara tepat mengenai kampanye perang melawan terorisme yang digencarkan negara-negara Barat. Dengan dalih menjaga keamanan dan perdamaian, Amerika Serikat justru memimpin invasi berskala besar ke berbagai wilayah di dunia yang dianggap “mungkin punya” rencana untuk mencelakakan mereka “suatu saat nanti”. Catatan-catatan Chomsky ini menjadi bukti yang terang benderang mengenai kejahatan internasional terselubung yang telah merenggut jutaan jiwa penduduk tak bersalah di berbagai belahan bumi. Sebuah catatan yang akan membuat kita kembali merenung: siapa sesungguhnya dalang teroris yang membuat hidup kita tak tenang belakangan ini?
    Rp 79.000,00
  • Buku - Pendidikan Istri
    Buku - Pendidikan Istri

    Pendidikan Istri: Ketika Suami Mencari-cari Pembenaran – André Gide

    , ,
    Penerbit: Yayasan Pustaka Obor Indonesia Tahun Terbit: 2008 Tebal: 289 halaman ISBN: 978-979-461-691-8 Kondisi: Baru Buku ini tentu bukan untuk membuat takut terhadap perkawinan, tetapi melontarkan ajakan untuk mendengarkan pasangan dan bukan menjalin hubungan dominasi. Kejengkelan Eveline berasal dari dominasi Robert melalui wacana. Penguasaan atas wacana menjadikan dominasi laki-laki seakan-akan sesuatu yang alamiah dan bisa diterima. Bahkan situasi paling menyiksa dan tak bisa ditoleransi bisa tampak wajar. Anggapan yang alamiah, yang sudah semestinya itu menjadi mitos yang didukung oleh wacana yang dikuasai laki-laki, diterima dan didukung oleh struktur sosio-budaya, agama dan pengorganisasian masyarakat.
    Rp 60.000,00
  • Buku - Filsafat Masa Kini
    Buku - Filsafat Masa Kini

    Filsafat Masa Kini – Alain Badiou dan Slavoj Žižek

    , ,
    Penerjemah: Noor Cholis Penerbit: Basabasi Tebal: 128 halaman ISBN: 978-602-5763-55-5 Kondisi: Baru "'Apakah filsuf harus ambil bagian dalam peristiwa-peristiwa kontemporer dan mengomentari semua itu?' adalah pertanyaan mengenai peran kaum intelektual dalam masyarakat kita. Jawaban atas pertanyaan ini sekarang harus mempertimbangkan dua titik ekstrem. Di satu sisi, partisipasi kaum intelektual dalam kejahatan-kejahatan abad kedua puluh sangat membebani pemahaman diri kelompok sosial ini, setidak-tidaknya sejauh ia masih mempertahankan kenangan praktis sejarah. Di sisi lain, kita bisa menanyakan kepada diri kita sendiri apakah kita mendapatkan banyak manfaat jika kita membiarkan para model, pembawa acara dan kelompok-kelompok serupa menduduki posisi intelektual dalam masyarakat media kontemporer kita. "Jawaban-jawaban yang diberikan filsuf Paris Alain Badiou dan filsuf serta psikoanalis Slovenia Slavoj Slavoj Žižek dalam diskusi mereka tentang tema ini di Wina pada tahun 2004 ternyata lebih sederhana dan lebih skeptis dari yang mungkin diharapkan orang dari para filsuf. Bukannya berlindung pada kejayaan lama yang sudah sejak dulu menjadi kedaluwarsa secara historis, mereka justru mencoba mengingat-ingat kualitas spesifik pemikiran filosofis dan menimba jawaban-jawaban mereka dari situ. Diskusi filsafat biar bagaimanapun selalu menstimulasi, sebagaimana diperlihatkan oleh presentasi dan kini oleh buku ini." - Peter Engerlann
    Rp 50.000,00
  • Buku - Keberagaman Gender di Indonesia
    Buku - Keberagaman Gender di Indonesia

    Keberagaman Gender di Indonesia – Sharyn Graham Davies

    , ,
    Penerbit: Yayasan Pustaka Obor Indonesia Tahun Terbit: 2018 Tebal: xiv + 422 halaman ISBN: 978-979-461-960-5 Kondisi: Baru Indonesia, terutama, memiliki bermacam contoh gender. Relasi antar sesama jenis kelamin, transversti, dan perilaku lintas budaya, yang sudah lama diamati orang Indonesia dari berbagai kalangan. Berdasarkan penelitian-penelitian etnografis yang ekstensif, buku ini membahas isu-isu, terutama celalai- individu yang terlahir sebagai perempuan tetapi mengidentifikasi dirinya bukan perempuan, bukan pula sebagai laki-laki; calabai – individu yang terlahir sebagi laki-laki di Indonesia tetapi mengidentifikasi dirinya bukan sebagai laki-laki, bukan juga sebagai perempuan; dan bissu – sebagai dukun yang mewujud dengan elemen perempuan dan laki-laki. Buku ini mengamati kehidupan dan peran para pelaku gender dalam aktivitas mereka secara serius, termasuk ritual-ritual yang dilakukan individu yang berasal dari masyarakat berstatus rendah, antara lain upacara pernikahan, parade pakaian, festival budaya, kutipan-kutipan islami, dan ritual-ritual perdukunan. Buku ini menganalisa tempat tinggal para pelaku tersebut yang terkait dengan teori gender. teori aneka gender dan jenis kelamin.
    Rp 160.000,00
  • Buku - Hidup Matinya Sang Pengarang
    Buku - Hidup Matinya Sang Pengarang

    Hidup Matinya Sang Pengarang – Editor: Toeti Heraty

    , , ,
    Penulis: R.M. Rilke, R. Bathes, T.S. Eliot, J.P. Sartre, F. Nietzsche, M. Foucault, R. Descartes, Plato, E.D. Hirsch, Michel de Montaigne, Sigmund Freud, Richard Rorty, Simone de Beauvoir, Boris Tomasevekij, Helena Cixous, Molly Nesbit, Virginia Woolf, W.K. Wimsatt Jr., Sandra M. Gilbert, Monroe C. Beardsley, Susan Gubar, dan Percy Bysshe Shelley Penerbit: Yayasan Pustaka Obor Indonesia Tahun Terbit: 2018 Tebal: xxviii +372 halaman ISBN: 978-602-433-692-9 Kondisi: Baru Wacana klasik sudah sepantasnya di-masyarakat-kan, agar polemik tentang kepengarangan tidak hanya menjadi wacara akademik yang esoterik. Yang dibedah dalam buku ini adalah wilayah antara dua ekstrem dengan berbagai nuansanya, yaitu antara pengarang sebagai jenius dan sosok agung di satu pihak, dan pengarang yang harus mundur dari pentas, digantikan oleh kritikus, bahkan pembaca. Siapkah kita terima pergantian peran ini? Bila pengarang kita gusur demi kemandirian teks, sebaliknya diharapkan pengarang perempuan yang membisu di dalam sejarah (“history”) tampil dengan “herstory”. Di sini kita telusuri pertarungan pendapat yang belum tuntas. Pilihan karangan-karangan klasik dalam buku ini pantas dibaca oleh para seniman, khususnya penyair, dramawan dan esais; peminat, penikmat, pengamat dan kritikus; mereka yang bergumul dengan dunia sastra, filsafat dan kebudayaan. Peluru-peluru tajam tersedia untuk menembus ke jantung pemahaman kreativitas dalam alur sejarah dan waktu.
    Rp 120.000,00
  • Zine - Domestic Notes 2
    Zine - Domestic Notes 2

    Domestic Notes Volume 002: Art, Travel, and Brief Visitations – Nuraini Juliastuti

    , ,
    Penerbit: Reading Sideways Press Tebal: 48 halaman Bahasa: Inggris ISBN: 978-0-6482610-2-5 Kondisi: Baru Travel is an important element to indicate contemporary art practices. This should not be seen initially as an overstatement, or as redundant, as doing art today is loaded with possibilities and the impossibilities of travel. Travel comes in multiple forms--contingent on how it might be received by those engage with it--residency, research, site visit, fieldwork, exchange, and so on. The variation of the name does not matter for the moment I see travel as an act of going somewhere, and back again. Here, I use my personal limitations on travel as a lens to approach the productivity of travel.
    Rp 80.000,00
  • Buku - Mengapa Aku Begitu Pandai
    Buku - Mengapa Aku Begitu Pandai

    Mengapa Aku Begitu Pandai – Friedrich Nietzsche

    , ,
    Penerjemah: Noor Cholis Penerbit: Circa Tebal: 124 halaman ISBN: 978-602-52645-3-5 Kondisi: Baru Dalam buku tipis ini kita akan menemukan Nietzsche yang bertanya dan menjawab sendiri pertanyaannya dalam narasi-narasi sastrawi, dilanjutkan dengan aforisme-aforisme yang menjadi ciri khasnya: deret proposisi padat yang berpotensi menimbulkan pertanyaan panjang dalam imajinasi pembaca, proposisi-proposisi yang mengutip Milan Kundera, merupakan salah satu dari enam karya yang lahir pada masa kematangan Nietzsche. Membaca teks Nietzsche 'sang sastrawan' sekaligus 'sang filsuf' pada zaman ketika ruang kontemplasi semakin sukar ditemukan karena hidup penuh dengan narasi besar yang berlintasan dengan cepat--serta teks yang dirumit-rumitkan untuk menutupi kurangnya imajinasi--tampaknya adalah sebuah upaya untuk kembali ke keheningan kodrati, di mana kita bebas untuk menjadi orang lain sebagai jalan menjadi diri kita sendiri.
    Rp 60.000,00
  • Buku - Merangkai Ingatan Mencipta Peristiwa
    Buku - Merangkai Ingatan Mencipta Peristiwa

    Merangkai Ingatan Mencipta Peristiwa – Michael HB Raditya

    , ,
    Penerbit: Lintang Pustaka Utama dan Senrepila ISBN: 978-602-1546-87-1 Kondisi: Baru "Seni pertunjukan adalah peristiwa budaya multidimensi yang ada kalanya tidak mudah dipahami. Di balik daya pesona dan daya pukaunya terselip pesan-pesan mendalam yang hanya bisa dipahami dengan tingkat kepekaan dan kecermatan tertentu. Hal ini dibuktikan oleh Michael HB Raditya melalui catatannya terhadap lima puluh seni pertunjukan yang ia saksikan selama lima tahun terakhir ini. "Banyak tulisan peristiwa seni yang hanya berisikan deskripsi fisik atau gambaran umum dari sebuah kesenian. Tidak sedikit resensi pertunjukan yang berisikan puja-puji atau caci maki tanpa alasan yang jelas. Keduanya tidak akan mampu memberikan pencerahan kepada pembaca apalagi untuk membuat mereka merasa ikut "menyaksikan" suatu pertunjukan. Dalam tulisan ini Michael secara cermat, jujur, dan obyektif menyajikan rekaman sejumlah pertunjukan oleh para seniman berkelas. Satu persatu ia ulas dengan lugas, serta dengan kalimat yang halus ia bahkan mampu menyelipkan catatan plus-minus dari suatu pertunjukan. "Buku Merangkai Ingatan Mencipta Peristiwa seperti "mementaskan" kembali sejumlah kesenian metaksu yang memancarkan energi puncak untuk menggetarkan kalbu. Buku ini membangkitkan daya kreatif dan imajinatif pembaca untuk menyimak suatu peristiwa pertunjukan tanpa harus menontonnya secara langsung." - I Wayan Dibia
    Rp 75.000,00
  • Buku - Politik Jatah Preman
    Buku - Politik Jatah Preman

    Politik Jatah Preman – Ian Douglas Wilson

    , ,
    Penerjemah: Mirza Jaka Suryana Penerbit: Marjin Kiri Tebal: xxii + 315 hlm ISBN: 978-979-1260-83-1 Kondisi: Baru Keberadaan geng, preman, dan milisi telah menjadi ciri yang melekat dalam kehidupan sosial-politik di Indonesia. Selama masa Orde Baru, mereka digunakan sebagai alat untuk menegakkan tertib sosial versi negara dan melanggengkan kekuasaan rezim, misalnya “kewenangan” yang dimiliki organisasi pemuda untuk menggebuk para pengkritik rezim dengan mengatasnamakan Pancasila. Demokratisasi pasca 1998 tidak mengakibatkan lenyapnya kelompok-kelompok ini, melainkan mereka beradaptasi dan mencari celah dalam konteks politik yang berubah. Membela agama—bukan lagi membela rezim—kini menjadi salah satu alasan keberadaan mereka. Lalu desentralisasi menguatkan unsur etnisitas sebagai landasan ormas. Jenis baru ormas-ormas jalanan ini memadukan perburuan rente secara predatoris dengan klaim merepresentasikan kelompok sosial-ekonomi yang terpinggir. Didasarkan pada riset lapangan yang intens dan panjang, buku ini menyuguhkan analisis komprehensif mengenai hubungan yang berubah antara kelompok-kelompok ini dengan pihak berwenang dan kekuasaan politik pasca Orde Baru. Dalam mengonsolidasi kuasa kewilayahan mereka di tingkat lokal, kelompok-kelompok ini pada taraf tertentu berhasil merebut legitimasi yang tidak semata-mata dilandaskan pada tindak pemalakan dan kekerasan. Dalam konteks demokrasi elektoral di Indonesia, mereka pun berhasil menjadi perantara antara politik informal jalanan dengan politik formal parlemen. Bagaimana mereka memanfaatkan posisi ini untuk meningkatkan daya tawar mereka, dan bagaimana dunia politik formal memanfaatkan “layanan” mereka akan sangat memengaruhi masa depan kehidupan sosial-politik di Indonesia.
    Rp 92.000,00
  • Buku - Fields on the Hoof
    Buku - Fields on the Hoof

    Fields on the Hoof: Nexus of Tibetan nomadic pastoralism – Robert B. Ekvall

    , ,
    Penerbit: Waveland Press Tahun Terbit: 1983 Bahasa: Inggris ISBN: 0881330523 Kondisi: Bekas Ekvall does a fine job of making the cultural traditions of a highland culture come alive in his survey of a society of nomadic pastoralists, aBrog Pa, in northeast ethnic Tibet, where ecology dominates their existence and prescribes their manner of living. Fields on the Hoof is a study of the complex interdependency of many factors: the influence of the high-altitude environment and its resources; the influence of Buddhism as it counters the survival of folk belief; the social system, culture, and personality the aBrog Pa share with other pastoral nomads; the adaptation of man to animal and animal to man.
    Rp 65.000,00
  • Buku - Kakawin Sutasoma
    Buku - Kakawin Sutasoma

    Kakawin Sutasoma – Mpu Tantular

    , ,
    Penerjemah: Dwi Woro Retno Mastuti dan Hasto Bramantyo Penerbit: Komunitas Bambu Tahun Terbit: 2019 Tebal: 568 halaman ISBN: 978-602-9402-94-0 Kondisi: Baru "Kita telah mengetahui “Bhineka Tunggal Ika”, namun guna menghayati maknanya yang lebih dalam diperlukan pembacaan secara utuh Kakawin Sutasoma dari mana semboyan itu dikutip. Kehadiran terjemahan Kakawin Sutasoma ke dalam bahasa Indonesia tentu bukan saja membuat kita menjadi jauh lebih mudah mendalaminya daripada harus membaca naskah aslinya yang ditulis dalam bahasa Jawa Kuno, tetapi juga akan makin menguatkan amalan makna sosialnya." - Noerhadi Magetsari "Kakawin Sutasoma adalah salah satu ekspresi kebudayaan Indonesia, khususnya Jawa, yang berasal dari akhir abad ke-14, yaitu zaman Majapahit, yang merupakan puncak kemegahan Kerajaan Jawa–lama sebelum mulainya zaman kolonial. Kakawin Sutasoma bukan sekedar riwayat panjang. Di samping unsur narasi dan keindahan, juga ada unsur filsafat khas Indonesia, di mana menurut ajaran sang pengarang, Mpu Tantular, aliran-aliran agama tidak dianggap bertentangan, malah merupakan kesatuan pada tingkat tertinggi. Kini Pembaca bisa menikmati segala aspek karya sastra ini. Terjemahan yang disajikan di sini dapat dikatakan mengatasi rintangan kesulitan bahasa aslinya, sehingga berhasil mencapai status kesusasteraan zaman modern, oleh karena kelancaran dan kehalusan bahasanya yang mengesankan." - S.O. Robson
    Rp 185.000,00
  • Buku Gila Vinyl
    Buku Gila Vinyl

    #GilaVinyl: Seluk-Beluk Mengumpulkan Rekaman Piringan Hitam – Wahyu Acum

    , , ,
    Penerbit: Bhuana Ilmu Populer (Kelompok Gramedia) Tahun Terbit: 2017 Tebal: 268 halaman ISBN: 978-602-3943-41-8 Kondisi: Baru "Gila harta, gila takhta ... itu bakal berbahaya. Tapi #gilavinyl tak berbahaya buat orang lain. Mungkin, berbahaya buat kondisi keuangan keluarga. Tapi, ini kan investasi buat anak cucu juga. Minimal investasi pengetahuan. Dan, buku ini mencatat kisah kegilaan orang-orang terhadap benda bernama piringan hitam. Siapa tahu Anda mau ikut gila juga!?" - Soleh Solihun
    Rp 150.000,00
  • Buku - Killing Freud
    Buku - Killing Freud

    Killing Freud: Kultur Abad Kedua Puluh & Kematian Psikoanalisis – Todd Dufresne

    , ,
    Penerbit: Kanisius Tahun Terbit: 2010 Tebal: xx11 + 298 halaman ISBN: 978-979-21-2567-2 Kondisi: Baru Killing Freud membawa pembaca dalam perjalanan ke abad kedua puluh, menelusuri karya dan pengaruh Sigmund Freud. Buku ini memberi kritik atas keanehan kasus Anna O, histeria dari Josef Breuer, cinta sang anjing, industri Freud, peran gosip dan kenyataan, kebiasaan-kebiasaan buruk, psikologi populer dan filsafat Prancis, figure skating, budaya terapi kontemporer. Killing Freud merupakan sebuah re-evaluasi yang cerdas dan berani terhadap psikoanalisis dan posisinya dalam sejarah abad kedua puluh. Hal ini memunculkan keingintahuan orang tentang perkembangan pemikiran setelah kematian Freud.
    Rp 70.000,00
  • Buku - Budaya Musik Indonesia
    Buku - Budaya Musik Indonesia

    Budaya Musik Indonesia – Wisnu Mintargo

    , , ,
    Penerbit: Kanisius Tebal: 173 halaman ISBN: 978-979-21-5747-5 Kondisi: Baru Budaya musik Indonesia tidak mungkin hanya dilihat dari segi teknis dan analisis musiknya, tanpa melihat fenomena di balik kehidupan budaya masyarakat pendukungnya. Keanekaragaman budaya musik Indonesia bisa diamati melalui pendekatan historis, seperti halnya pada kehidupan kesenian yang lain. Situasi di Indonesia barangkali justru yang paling unik dibandingkan negara-negara lain di dunia karena keanekaragaman budaya etnis yang tumbuh dan berkembang di Kepualuan Nusantara. Pada dasarnya musik masyarakat etnis di Indonesia merupakan hasil akulturasi dan persilangan dari kebudayaan lokal dengan kebudayaan asing (hybrid) melalui budaya Hindu, Buddha, Islam, dan Barat. Sebagai contoh, ketika musik keroncong dan musik dangdut kita klaim sebagai musik Indonesia, ternyata ada unsur budaya asing di situ. Sebelum kemajuan ilmu pengetahuan, masyarakat hanya dapat menikmati musik di panggung, gedung-gedung pertunjukan, atau tempat keramaian yang diselenggarakan pada waktu tertentu, misalnya saat pasar malam. Sejak permulaan abad ke-20, kemajuan musik industri menyebabkan masyarakat dapat menikmati musik di rumah melalui radio, televisi, rekaman kaset, piringan hitam, CD, VCD, DVD. Masyarakat dapat pula memilih musik yang digemari sambil duduk dalam suasana santai, berbaring, atau bekerja. Musik menjadi sebuah kebutuhan dalam kehidupan manusia, baik sebagai bagian dari kegiatan upacara keagamaan maupun sarana hiburan.
    Rp 70.000,00
  • Buku - Memahami Propaganda
    Buku - Memahami Propaganda

    Memahami Propaganda: Metode, Praktik, dan Analisis – Alip Yog Kunandar

    , ,
    Penerbit: Kanisius Tahun Terbit: 2017 Tebal: 352 halaman ISBN: 9789792153378 Kondisi: Baru "Alip membentangkan spektrum luas teori dan praktik propaganda serta seluk beluknya dari perspektif teori komunikasi mutakhir. Bahasanya lugas dan jernih. Propaganda sebagai ragam komunikasi masih jarang ditulis oleh para pakar kita, dan buku ini dengan jitu mengisi kekosongan itu. Para jurnalis akan memetik manfaat dari buku ini, setidaknya untuk menemukan garis demarkasi antara propaganda dan jurnalisme." - Nezar Patria (Anggota Dewan Pers, Wakil Pemimpin Redaksi (Digital) CNN Indonesia) "Spektrum buku ini amat luas dan komprehensif. Darinya kita memperoleh pemahaman utuh, tidak sepotong-sepotong, tentang propaganda. Di tengah gempuran propaganda via media sosial, buku ini layak dibaca bukan hanya oleh mereka yang bergerak di bidang komunikasi, melainkan juga oleh masyarakat luas." - Usman Kansong (Pemimpin Redaksi Media Indonesia)"
    Rp 95.000,00
Subscribe