Please select a page for the Contact Slideout in Theme Options > Header Options

Sejarah, Filsafat, Budaya

Filters

Showing 1-265 of 270 products

View 24/48/All

Filter by price

1-265 of 270 products

  • Buku - Killing Freud
    Buku - Killing Freud

    Killing Freud: Kultur Abad Kedua Puluh & Kematian Psikoanalisis – Todd Dufresne

    , ,
    Penerbit: Kanisius Tahun Terbit: 2010 Tebal: xx11 + 298 halaman ISBN: 978-979-21-2567-2 Kondisi: Baru Killing Freud membawa pembaca dalam perjalanan ke abad kedua puluh, menelusuri karya dan pengaruh Sigmund Freud. Buku ini memberi kritik atas keanehan kasus Anna O, histeria dari Josef Breuer, cinta sang anjing, industri Freud, peran gosip dan kenyataan, kebiasaan-kebiasaan buruk, psikologi populer dan filsafat Prancis, figure skating, budaya terapi kontemporer. Killing Freud merupakan sebuah re-evaluasi yang cerdas dan berani terhadap psikoanalisis dan posisinya dalam sejarah abad kedua puluh. Hal ini memunculkan keingintahuan orang tentang perkembangan pemikiran setelah kematian Freud.
    Rp 70.000,00
  • Buku - Budaya Musik Indonesia
    Buku - Budaya Musik Indonesia

    Budaya Musik Indonesia – Wisnu Mintargo

    , , ,
    Penerbit: Kanisius Tebal: 173 halaman ISBN: 978-979-21-5747-5 Kondisi: Baru Budaya musik Indonesia tidak mungkin hanya dilihat dari segi teknis dan analisis musiknya, tanpa melihat fenomena di balik kehidupan budaya masyarakat pendukungnya. Keanekaragaman budaya musik Indonesia bisa diamati melalui pendekatan historis, seperti halnya pada kehidupan kesenian yang lain. Situasi di Indonesia barangkali justru yang paling unik dibandingkan negara-negara lain di dunia karena keanekaragaman budaya etnis yang tumbuh dan berkembang di Kepualuan Nusantara. Pada dasarnya musik masyarakat etnis di Indonesia merupakan hasil akulturasi dan persilangan dari kebudayaan lokal dengan kebudayaan asing (hybrid) melalui budaya Hindu, Buddha, Islam, dan Barat. Sebagai contoh, ketika musik keroncong dan musik dangdut kita klaim sebagai musik Indonesia, ternyata ada unsur budaya asing di situ. Sebelum kemajuan ilmu pengetahuan, masyarakat hanya dapat menikmati musik di panggung, gedung-gedung pertunjukan, atau tempat keramaian yang diselenggarakan pada waktu tertentu, misalnya saat pasar malam. Sejak permulaan abad ke-20, kemajuan musik industri menyebabkan masyarakat dapat menikmati musik di rumah melalui radio, televisi, rekaman kaset, piringan hitam, CD, VCD, DVD. Masyarakat dapat pula memilih musik yang digemari sambil duduk dalam suasana santai, berbaring, atau bekerja. Musik menjadi sebuah kebutuhan dalam kehidupan manusia, baik sebagai bagian dari kegiatan upacara keagamaan maupun sarana hiburan.
    Rp 70.000,00
  • Buku - Memahami Propaganda
    Buku - Memahami Propaganda

    Memahami Propaganda: Metode, Praktik, dan Analisis – Alip Yog Kunandar

    , ,
    Penerbit: Kanisius Tahun Terbit: 2017 Tebal: 352 halaman ISBN: 9789792153378 Kondisi: Baru "Alip membentangkan spektrum luas teori dan praktik propaganda serta seluk beluknya dari perspektif teori komunikasi mutakhir. Bahasanya lugas dan jernih. Propaganda sebagai ragam komunikasi masih jarang ditulis oleh para pakar kita, dan buku ini dengan jitu mengisi kekosongan itu. Para jurnalis akan memetik manfaat dari buku ini, setidaknya untuk menemukan garis demarkasi antara propaganda dan jurnalisme." - Nezar Patria (Anggota Dewan Pers, Wakil Pemimpin Redaksi (Digital) CNN Indonesia) "Spektrum buku ini amat luas dan komprehensif. Darinya kita memperoleh pemahaman utuh, tidak sepotong-sepotong, tentang propaganda. Di tengah gempuran propaganda via media sosial, buku ini layak dibaca bukan hanya oleh mereka yang bergerak di bidang komunikasi, melainkan juga oleh masyarakat luas." - Usman Kansong (Pemimpin Redaksi Media Indonesia)"
    Rp 95.000,00
  • Buku - Saatnya Bercerita
    Buku - Saatnya Bercerita

    Saatnya Bercerita: Mengenalkan Literasi Sejak Dini – Sofie Dewayani & Roosie Setiawan

    , , ,
    Penerbit: Kanisius Tahun Terbit: 2018 Tebal: 103 halaman ISBN: 978-979-21-5776-5 Kondisi: Baru Kecakapan literasi anak dapat ditumbuhkan sejak dini. Banyak hal dapat dilakukan orang tua; salah satunya, mengenalkan mereka kepada kekayaan kata-kata melalui cerita. Buku ini memaparkan langkah-langkah sederhana untuk bercerita kepada anak sejak tahun pertama kehidupannya hingga saat mereka menapaki jenjang formal pertamanya, yaitu PAUD atau TK. Stimulasi cerita tak hanya mengembangkan kecakapan berhbahasa anak, tetapi juga kecerdasan nalar, sosial, dan emosi mereka.
    Rp 40.000,00
  • Buku - Rebel Notes Catatan Seniman Pemberontak
    Buku - Rebel Notes Catatan Seniman Pemberontak

    Rebel Notes: Catatan Seniman Pemberontak

    , ,
    Penulis: John Lennon, Kurt Cobain, Andy Warhol, Bob Dylan, Bob Marley, Elvis Presley, Jimi Hendrix, Jean Michel Basquiat, James Dean, Jim Morrison, Bono, Yoko Ono, Oliver Stone, Steven Spielberg, Marilyn Monroe, Pablo Picasso, Thom Yorke Penerbit: Katalika x Octopus Tahun Terbit: 2017 Tebal: xxiv + 160 halaman Kondisi: Baru Dari sekian catatan yang tertulis, ada satu kata yang sangat dekat dengan kesenian; “perlawanan”. Steven Spielberg menggunakan montase ruang tiga dimensi untuk mengungkap fakta holocaust, menghisap ganja bersama Tuhan dipilih Bob Marley, tapi Jim Morisson, lewat The Doors-nya, menolak dianggap sebagai pembebas. Mereka berkarya pada masanya, dan perlawanan abadi selamanya. Seni melampaui bentuk ‘seni’ itu sendiri. Ia berdiri dan menembus kehidupan sosial-ekonomi-politik. Rebel Notes, adalah rampaian yang terserak di tengah karya megah seniman-seniman dunia. Mereka tidak hanya berkutat dengan kuas, tubuh, dan microphone untuk membuat wujud estetik. Lebih dari itu, ada gagasan pemberontakan terhadap permasalahan dunia. Catatan ini menjadi bentuk refleksi dari karya yang mendorong perubahan sosial.
    Rp 65.000,00
  • Buku - Pengantar Filsafat untuk Psikologi
    Buku - Pengantar Filsafat untuk Psikologi

    Pengantar Filsafat untuk Psikologi – Dr. Raja Oloan Tumanggor & Carolus Sudaryanto

    , ,
    Penerbit: Kanisius Tahun Terbit: 2017 Tebal:344 halaman ISBN: 978-979-21-5456-6 Kondisi: Baru Filsafat merupakan induk dari segala ilmu pengetahuan (mater scientiarum). Oleh karena itu filsafat yang melahirkan ilmu pengetahuan senantiasa tetap relevan bagi setiap orang yang menggeluti ilmu itu sendiri. Kehadiran filsafat selama kurang lebih 25 abad telah memengaruhi kehidupan manusia. Dengan demikian belajar filsafat tetap menjadi hal penting, baik dalam pengembangan ilmu pengetahuan maupun peradaban manusia. Buku ini berusaha menolong pembaca guna memperoleh gambaran mengenai filsafat, persoalan yang dibahas beserta cabang-cabangnya. Buku ini merupakan materi kuliah Pengantar Filsafat untuk mahasiswa Fakultas Psikologi. Sudah menjadi tradisi bahwa Pengantar Filsafat menjadi mata kuliah wajib bagi setiap mahasiswa psikologi. Sebagai kuliah pengantar dan pembimbing, materi yang ditawarkan lebih memperkenalkan apa yang perlu diketahui oleh seorang mahasiswa yang baru berhadapan dengan filsafat. Setiap bab dalam buku ajar ini selalu dilengkapi dengan tujuan instruksional umum, tujuan instruksional khusus, dan kompetensi dengan maksud menolong mahasiswa/pembaca memahami materi yang akan dibahas dalam setiap bab. Selain itu sebagai bahan evaluasi, disediakan juga pertanyaan untuk dikerjakan dalam bentuk tugas. Pembaca juga dapat merujuk langsung ke buku sumber melalui bacaan rekomendasi yang tersedia di akhir setiap bab.
    Rp 95.000,00
  • Buku - Dari Kekalahan ke Kematian
    Buku - Dari Kekalahan ke Kematian

    Dari Kekalahan ke Kematian: Keluhan, makian, ratapan, alih-alih catatan, seorang pencinta sepakbola Indonesia yang putus asa. – Mahfud Ikhwan

    , ,
    Penerbit: EA Books Tahun Terbit: 2018 Tebal: 140 halaman ISBN: 978-602-50222-9-6 Kondisi: Baru "Keluhan, makian, ratapan adalah bukti bahwa publik sepakbola Indonesia masih bernyata. Tidak. Tidak. Kita belum sepenuhnya putus asa. Harapan itu masih ada. Ia masih terdengar dari jantung jutaan orang yang berdegup pelan, yang akan mengencang jika timnas Indonesia bertanding. Ketika rasa bangga, haru, sekaligus sedih dan putus asa itu tiba-tiba menyelinap di balik kulit dan meremangkan bulu kita, itulah saat kita bisa berimajinasi kolektif sebagai sebuah publik, sebagai sebuah bangsa." - Darmanto Simapea
    Rp 55.000,00
  • Buku - Questioning Everything
    Buku - Questioning Everything

    Questioning Everything: Kreativitas di Dunia yang Tidak Baik-Baik Saja – Tomi Wibisono & Soni Triantoro

    , ,
    Penyunting: Mawaidi Penerbit: Shira Media x Warning Books Tahun Terbit: 2018 Tebal: 388 halaman ISBN: 978-602-61975-7-3 Kondisi: Baru KUMPULAN WAWANCARA TERBAIK WARNING MAGAZINE Remy Sylado - Joshua Oppenheimer - Jrx SID - Seno Gumira - Puthut EA - Sheila on 7 - Nia DiNata - Death Vomit - Ismail Basbeth - Dishcarge - Buzzcocks - Anti-flag - Bumblefoot - Soko - Doom 0 Fstvlst - ((Auman)) - Wendi Putranto - Sangkakala - Begundal Lowokwaru = Dandhy Laksono - Anti-tank - Rizky Summerbee - Serigala Malam - Farid Stevy 0 Candra Malik - Banda Neira * “Ada dua cara ampuh untuk memahami isi kepala seseorang: Pertama, sambangi tempat ia tinggal dan lihat koleksi bukunya. Kedua, luangkan waktu yang amat panjang dan ngobrol-lah dengan dia. Kalau tak punya waktu dan segan bertemu, baca saja wawancaranya. Adalah suatu hal yang patut disyukuri di tengah deruan zaman artikel distortif serba singkat nir-5W+1H, masih ada anak-anak muda yang sudi berkutat berjam-jam menranskrip dan menyunting wawancara panjang seperti yang ada dalam buku ini.” Ananda Badudu, Jurnalis VICE.ID
    Rp 75.000,00
  • Buku - Kamus Kajian Budaya
    Buku - Kamus Kajian Budaya

    Kamus Kajian Budaya – Chris Barker

    , ,
    Penerbit: Kanisius Tahun Terbit: 2014 Tebal: 306 halaman ISBN: 978-979-2136-82-1 Kondisi: Baru Berisi lebih dari 200 kata kunci, teori, dan konsep. - Panduan untuk masuk ke dalam ranah Kajian Budaya - Definisi-definisi otoritatif - Mudah dipahami sebagai bahan pembelajaran - Konsep dan teori yang up to date dan pendekatan yang tetap inovatif Kamus Kajian Budaya ini merupakan sumber yang ideal untuk riset dan pengajaran. Kamus ini cocok digunakan bersama karya Chris Barker yang lain yaitu Kajian Budaya: Teori dan Praktik (2003) dan Menalar Kajian Budaya (2002). Kamus ini berguna bagi pemelajar budaya, media, dan Ilmu Komunikasi. Dengan cakupan tema yang luas dan jelas, Kamus Kajian Budaya sangat baik bagi pembaca lintas ilmu, dari Ilmu Sosial hingga Humaniora.
    Rp 75.000,00
  • Buku - Pekak!
    Buku - Pekak!

    Pekak! Skena Eksperimental Noise di Asia Tenggara dan Jepang – Indra Menus

    , , ,
    Penerbit: Warning Books Tahun Terbit: 2017 Tebal: 122 halaman Kondisi: Baru Skena eksperimental noise di berbagai wilayah bersama semangat resistannya masih bersinambung menciptakan riak di pelosok ruang-ruang pertunjukan budaya populer. Tanpa harus banyak tertangkap radar, skena-skena ini berupaya menjalin relasi yang lebih solid di skala internasional. Indra Menus mengarungi Filipina, Malaysia, Singapuran, Thailand, dan Jepang untuk menyelami bagaimana berbagai praktik pengaryaan noise tumbuh berdampingan di wilayah-wilayah tersebut. Ia melakukan pengamatan dan wawancara dengan musisi, penyelenggara acara, perintis label rekaman, pemilik venue, kolektif atau organisasi, dan segenap insan yang bertungkus lumus di medan ini. Semua dalam rangka memaparkan bagaimana skena eksperimental noise di negara-negara itu berkembang, dan mencari peluang meningkatkan daya hidupnya di hari-hari esok.
    Rp 55.000,00
  • Buku - Cinta Bukan Cokelat
    Buku - Cinta Bukan Cokelat

    Cinta Bukan Cokelat – Saras Dewi

    , , ,
    Penerbit: Kanisius Tahun Terbit: 2009 Tebal: 126 halaman ISBN: 978-979-21-2181-0 Kondisi: Baru Entah mengapa cinta kerap dihubungkan dengan cokelat. Apakah karena cokelat itu manis, lalu disamakan dengan cinta yang juga manis? Entahlah. Yang pasti, cinta jauh lebih misterius dibandingkan sebatang cokelat. Perhatikan saja, setiap kamu ditanya, cinta itu apa sih, dahi kamu pasti berkerut, memikirkan apa sesungguhnya cinta itu. Berbeda dengan cokelat, dengan resep dan teknik yang tepat, setiap orang pasti bisa membuat cokelat. Di sisi lain, cinta adalah sesuatu yang kita alami tiap hari. Kendati demikian, tidaklah mudah untuk merumuskannya dengan kata-kata. Sekalipun kita mempelajari semua teori tentang cinta, belum tentu kita pakar dalam praktiknya.
    Rp 30.000,00
  • Buku - Yakin Waras
    Buku - Yakin Waras

    Yakin Waras? Potret Ironi Hidup Manusia – Mona Sugianto

    , ,
    Penerbit: Kanisius Tahun Terbit: 2018 Tebal: 192 halaman ISBN: 978-979-21-5579-2 Kondisi: Baru Menjadi "hakim" kehidupan seolah menjadi hal jamak yang senantiasa melingkupi ruang waktu manusia. Parahnya, banyak di antaranya seakan memiliki kuasa melebihi Sang Pencipta. Begitu canggihkah dunia sehingga manusia tidak bisa menilai ucapan dan tindakannya dalam sebuah refleksi: "Yakin waras?" Buku ini mengajak kita untuk lebih menghayati ironi hidup manusia dan aneka kelekatan yang membuat kita terkadang kehilangan sisi kemanusiaan. Berbagai kisah nyata dan inspiratif dalam buku ini, menggelitik hati saya untuk membagikannya kepada Anda sebagai sebuah refleksi untuk berempati dan membuka hati.
    Rp 50.000,00
  • Buku - Eros dan Peradaban
    Buku - Eros dan Peradaban

    Eros dan Peradaban: Sebuah Telaah Filosofis tentang Freud – Herbert Marcuse

    , ,
    Penerjemah: Noor Cholis Penerbit: Tanda Baca Tahun Terbit: 2018 Tebal: 345 halaman ISBN: 978-602-53503-1-3 Kondisi: Baru Eros dan Peradaban adalah salah satu karya utama Herbert Marcuse, atau bahkan dalam pandangan dia sendiri: yang paling utama. Di dalamnya dia berbicara sebagai intelektual yang menggabungkan dua pemikiran besar, Marxisme dan Psikoanalisis. Judulnya sendiri terhubung pada salah satu karya terbesar Freud, Peradaban dan Kekecewaan-kekecewaannya. Marcuse menutup karya ini dengan epilog yang menghantam para revisionis Psikoanalisis. Epilog itu dibalas tak lama kemudian oleh Erich Fromm melalui tulisannya di majalah intelektual sayap kiri Dissent. Terlepas dari adanya kritik yang mengatakan bahwa dalam satu dua poin. Marcuse keliru, satu fakta yang tak terbantahkan adalah ini: Eros dan Peradaban adalah karya yang enak dibaca dan perlu.
    Rp 85.000,00
  • Buku - Studies on Hysteria
    Buku - Studies on Hysteria

    Studies on Hysteria: Telaah Kepribadian dan Terapi Psikoanalitik – Sigmund Freud & Josef Breuer

    , ,
    Penerbit: Forum Bertukar Pikiran Tahun Terbit: 2018 Tebal: 446 halaman ISBN: 978-602-51960-0-3 Kondisi: Baru Studies on Hysteria (Studien Über Hysterie) adalah naskah yang biasa dianggap sebagai titik awal Psikoanalisis. Dalam naskah inilah benih-benih awal berbagai pandangan Freud yang kemudian dikodifikasikan sebagai Psikoanalisis bermula. Salah satu metodenya yang paling terkenal tentang Asosiasi Bebas (Freie Assoziation) juga bisa ditemukan permulaannya di sini. Risalah ini dipublikasikan pertama kali dengan versi judul yang lebih panjang pada tahun 1893 dalam majalah Neurologisches Centralblatt dalam dua kali publikasi, bab 1 dan 2 pada edisi 1 Januari dan bab 3-5 pada edisi 15 Januari. Sebagaimana kebanyakan terjadi pada risalah-risalah awal Freud, publikasi naskah ini pun tidak menarik banyak perhatian publik. Terjemahannya dalam bahasa Inggris dirilis dua tahun kemudian, dan lebih dari sepuluh tahun kemudian (tahun 1909) baru permintaan untuk penerbitan edisi cetak ulangnya muncul. Edisi yang ada di tangan pembaca ini bersumber dari terjemahan Inggris Strachey atas naskah bahasa Jerman edisi tahun 1925 yang mengalami beberapa revisi dari Freud termasuk penambahan catatan kaki. Meski demikian, sementara edisi 1925 itu sama sekali tidak memuat kontribusi Breuer, Strachey kembali memasukkan bagian tersebut dan menjadikan naskah ini sebagai naskah terlengkap Studies on Hysteria. Kini, satu abad lebih sejak penerbitan awalnya, naskah ini hadir pertama kalinya dalam bahasa Indonesia sebagai naskah yang menurut Freud sendiri dalam pengantarnya “musti menjadi bacaan awal mereka yang tertarik ikhwal perkembangan Metode Katarsis (Kathartische Methode) menuju Psikoanalisis”.
    Rp 89.000,00
  • Buku - Catatan Perjalanan Tentang Satu Bahasa
    Buku - Catatan Perjalanan Tentang Satu Bahasa

    Catatan Perjalanan tentang Satu Bahasa: Melihat Desa Lebih Dekat – Nurhady Sirimorok

    , ,
    Penerbit: EA Books Tahun Terbit: 2018 Tebal: 162 halaman ISBN: 978-602-51695-4-0 Kondisi: Baru Dikotomi desa dan kota kerap dipandang begitu sederhana. Sebatas hitam-putih, maju-tertinggal, superior-inferior. Padahal, hidup di wilayah mana pun dengan karakteristik apapun, sama kompleksnya. Buku ini berisi 21 esai yang memaparkan pandangan-pandangan bias yang dilekatkan kepada desa. Pandangan yang kemudian dipakai sebagai landasan untuk mengambil kebijakan atas keberlangsungan desa itu sendiri, tanpa melihat lebih dekat dan dalam. Tanpa melihat dari sudut pandang penduduk desa sendiri. Esai-esai ini lahir dari pengalaman Nurhady Sirimorok masuk keluar berbagai desa di pulau Sulawesi. Pengalaman yang kaya untuk menilai segala sesuatu tentang desa secara multi dimensional. Ditulis dengan narasi yang luwes serta deskripsi-deskripsi yang detail, Nurhady mengajak kita menyelami masalah-masalah di desa dengan cara yang menyenangkan dan humanis.
    Rp 70.000,00
  • Buku - Ruang-ruang Rahasia
    Buku - Ruang-ruang Rahasia

    Ruang-ruang Rahasia – Farchan Noor Rachman

    , ,
    Penerbit: EA Books Tahun Terbit: 2017 Tebal: xiv+176 halaman ISBN: 978-602-50222-1-0 Kondisi: Baru Dunia ini amat luas dan senantiasa berdinamika setiap waktu. Maka, selalu ada cerita baru dari berbagai tempat yang bisa mengisi penuh nurani dan pikiran manusia. Itulah kenapa Santo Agustinus menyabdakan bahwa orang yang tidak melakukan perjalanan, menyentuh sudut-sudut lain di bumi, adalah orang yang rugi. Dikemas dengan bahasa yang mengalir dan kerap kali puitis, Farchan tidak saja memberi informasi tapi juga mengajak kita merenung; bahwa perjalanan apa pun, bertalian erat dengan aspek kehidupan manusia yang kita jalani sehari-hari.
    Rp 60.000,00
  • Buku - Hidup Begitu Indah dan Hanya Itu yang Kita Punya
    Buku - Hidup Begitu Indah dan Hanya Itu yang Kita Punya

    Hidup Begitu Indah dan Hanya Itu yang Kita Punya – Dea Anugrah

    , , ,
    Penerbit: Buku Mojok Tahun Terbit: 2019 Tebal: 181 halaman ISBN: 978-602-1318-81-2 Kondisi: Baru Dengan kedua lutut yang sedikit tertekuk, ia berkitar-kitar sambil memainkan gunting di atas kepala si pelanggan. Seperti ketam, tapi sedikit lebih besar. Ini bukan pangkas rambut, katanya sambil mendongak ke cermin, sadar bahwa saya memperhatikannya. Ini martial art. (Kebebasan dan Keberanian) * Dea Anugrah menulis puisi, kemudian cerita pendek, terutama untuk menghibur diri. Ketika buku-bukunya—Misa Arwah (2015) dan Bakat Menggonggong (2016)—terbit, dia bersiap dihajar komentar-komentar keji dan laporan penjualan yang mengenaskan. Namun, yang terjadi justru sebaliknya: buku-buku itu diterima dengan baik. Buku ini adalah bunga rampai nonfiksi pertamanya. Ia membicarakan mulai dari perang sampai industri pisang, dari kesedihan kolektif sebuah bangsa hingga seni membikin senang bagian tubuh tertentu.
    Rp 68.000,00
  • Buku - Laki-laki yang Tak Berhenti Menangis
    Buku - Laki-laki yang Tak Berhenti Menangis

    Laki-laki yang Tak Berhenti Menangis – Rusdi Mathari

    , ,
    Penerbit: Mojok Tahun Terbit: 2019 Tebal: 115 halaman ISBN: 978-602-1318-80-5 Kondisi: Baru Buku ini merupakan kumpulan tulisan Rusdi Mathari yang isinya merupakan bagian dari refleksi diri sebagai seorang manusia. Ditulis dengan gaya penceritaan seperti dongeng sebelum tidur dan sesekali petuah-petuah khas KhotbahJumat. Naskah ini berisi mengenai refleksi dan pemahaman mengenai Islam yang rahmatalilalamin, santun, tidakgrusa-grusu, dan lembut. Hal yang patut digarisbawahi terutama karena Islam sekarang sering kali disampaikan dengan nada-nada kelewat keras, sehingga terkesan menakutkan. Beberapa tulisan di buku ini juga merupakan refleksi Cak Rusdi sendiri sebagai manusia. Dalam salah satu tulisan berjudul "Perayaan", Cak Rusdi seolah sudah menduga bahwa beliau sebentar lagi akan meninggalkan dunia ini. Ada beberapa pesan yang ditujukan kepada semua orang yang mengenalnya. Pesan-pesan yang barangkali tidak disadari Cak Rusdi bahwa tulisan tersebut adalah salah satu dari tulisan perpisahan untuk para pembacanya. “Urusan akidah adalah urusan masing-masing individu tapi urusan berhubungan baik dengan sesama manusia adalah urusan bersama.” Ketika kebencian merajalela, kedengkian meningkat, dan fanatisme terhadap agama memuncak, Cak Rusdi hadir membagikan kisah-kisah yang tak hanya menyejukkan hati melainkan mengajak manusia untuk berserah diri kepada-Nya.
    Rp 56.000,00
  • Buku - Operasi Pasukan Payung 1947
    Buku - Operasi Pasukan Payung 1947

    Operasi Pasukan Payung 1947 – Sugiarta Sriwibawa

    , , ,
    Penerbit: Pustaka Jaya Tahun Terbit: 2018 Tebal: 78 halaman ISBN 978-979-419-515-4 Kondisi: Baru Pada tahun 1947 ketika Belanda mengepung wilayah Republik Indonesia, pimpinan Angkatan Bersenjata kita membentuk pasukan payung, yang hendak diterjunkan di Kalimantan. Tanggal 17 Oktober 1947 pukul 3.40 menjelang subuh, dengan pesawat Dakota RI002 yang dipiloti oleh Bob Freeberg dan kopilot Makmur Suhodo, 13 prajurit pasukan payung kita bertolak dari lapangan terbang Maguwo, Yogyakarta. Perjuangan mereka yang gagah berani menentang mara bahaya, menyusup hutan belukar pedalaman Kalimantan, dan dikejar-kejar oleh serdadu-serdadu Belanda, sampai pertem- puran tanggal 23 Nopember 1947, merupakan tonggak sejarah yang perlu dikenang
    Rp 26.000,00
  • Buku - Unjuk Rasa
    Buku - Unjuk Rasa

    Unjuk Rasa: Aktivisme – Seni – Performativitas

    , ,
    Penulis: Alia Swastika, Asri Saraswati, Cholil Mahmud, Dede Pramayoza, Diah Kusumaningrum, Egbert Wits, Erni Aladjai, Hikmat Darmawan, Ismal Muntaha & Bunga Siagian, Joned Suryatmoko, Manuel Alberto Maia, Muchammad ora, Muhamaad Sibawaihi, Morika Tetelepta, Rachmi Diah Larasati, Yuli Andari Merdikaningtyas Editor: Brigitta Isabella Penerbit: Kelola dan Embassy of Denmark Kondisi: Baru Buku ini menerjemahkan istilah unjuk rasa sebagai suatu wacana estetiko-politik dalam proses demokratisasi di Indonesia. Istilah ini mengandung aspek kreatif dalam medan visual (unjuk-menunjukkan, memperlihatkan, menampakkan) dan aspek pengindraan tekstur pengetahuan yang sensibel (rasa-sumber epistemik yang lekat dengan pengalaman menubuh). Masing-masing sketsa studi kasus dan proposisi gagasan yang ditawarkan 16 kontributor menyuguhkan titik berangkat, metode estetis serta pertaruhan politis yang beragam dari aspek konteks lokasi kultural dan relasi sosialnya. Antara lain: dari praktik berjalan kaki menelusuri dinding-dinding kota Ambon yang menyimpan memori konflik, sampai moda perencanaan ruang dan wajah kampung kota Makassar yang menempatkan warga sebagai arsitek utamanya. Dari suara protes gejog lesung yang ditalukan perempuan petani Kendeng, sampai lantunan syair paupe yang menyuarakan perdamaian di kepulauan Banggai. Dari laku berkabung ibu-ibu korban kejahatan HAM setiap Kamis di depan istana negara, sampai kredo sastra buruh migran Indonesia di luar negeri.
    Rp 135.000,00
  • Buku - Tentara Pelajar Solo
    Buku - Tentara Pelajar Solo

    Tentara Pelajar Solo – S. Diasmadi DSG.

    , , ,
    Penerbit: Pustaka Jaya Tahun Terbit: 2018 Tebal: 64 halaman ISBN 978-979-419-516-1 Kondisi: Baru Dalam masa perang kemerdekaan (1945-1949) para pelajar merasa terpanggil untuk mengangkat senjata melawan pasukan Belanda. Di Solo para pelajar pejuang bergabung dalam kesatuan Tentara Pelajar (TP). Mereka berjuang di berbagai medan pertempuran, antara lain di Mranggen, Tengaran, Salatiga, Ambarawa, dan Purwadadi. Mereka juga ikut memadamkan pemberontakan PKI di Madiun. Ketika Belanda melancarkan aksi militernya yang kedua dan menduduki kota Solo, pemuda-pemuda TP melakukan perlawanan dan menjalankan perang gerilya dengan gagah berani.
    Rp 21.500,00
  • Buku - Para Pahlawan Yang Tak Dikenal
    Buku - Para Pahlawan Yang Tak Dikenal

    Para Pahlawan yang Tak Dikenal – Diah Arimbi

    , , ,
    Penerbit: Pustaka Jaya Tahun Terbit: 2018 Tebal: 96 halaman ISBN 978-979-419-503-1 Kondisi: Baru "Pasukan pemuda desa itu pada umumnya elum mempunyai pengalaman bertempur, bahkan banyak yang masih takut kepada orang Jepang. Mereka kehilangan akal menghadapi situasi seperti itu. Mereka tidak tahu bagaimana mencari jalan keluarnya. Mereka hanya bisa mengepung markas itu dari luar jarak tembak, sambil menantikan bantuan dari Surabaya atau paling tidak dari desa lain." "Pada mulanya mereka tidak tahu apa yang dimaksud dengan kemerdekaan Mereka hanya senang melihat tentara Jepang dilucuti senjatanya, melihat bendera Jepang diturunkan dari singgasananya. Dan paling menyenangkan ialah sekarang tidak begitu sulit untuk mendapatkan makanan: asal mereka mau bekerja!" ("Husin dan Pasukannya [Surabaya 1945]")
    Rp 33.000,00
  • Jurnal Perempuan - Perempuan Dalam Bencana
    Jurnal Perempuan - Perempuan Dalam Bencana

    Jurnal Perempuan – Perempuan dalam Bencana

    , ,
    Tahun Terbit: 2005 Tebal: 153 halaman ISSN: 1410-153X Kondisi: Bekas CATATAN UNTUK MEREKA YANG BEKERJA DI WILAYAH BENCANA Banyak organisasi donor yang bekerja di Aceh dengan agenda dan target mereka sendiri. Keadaan ini sering membuat kebutuhan perempuan tidak terlacak dalam agenda rehabilitasi dan rekonstruksi. Peminggiran ini telah terjadi pada perempuan Aceh semenjak situasi konflik dan terus diulang saat mereka ditempa bencana. KEBUTUHAN PEREMPUAN YANG TERABAIKAN Kebutuhan spesifik perempuan untuk pelayanan kesehatan reproduksi maupun perlindungan dari kekerasan tidak diakomodasi dalam sistem pelayanan pasca bencana. Birokrasi menjadi variablel yang mempersulit kondisi perempuan di wilayah bencana. PSIKOLOGI PASCA BENCANA Dalam situasi "normal" saja perempuan dan anak rentan menghadapi kekerasan yang berakibat pada trauma psikologis, apalagi dalam keadaan luar biasa seperti bencana Aceh. Para pekerja sosial harus benar-benar memahami psikologi korban dalam bekerja bersama melakukan rehabilitasi atau pemulihan psikososial masyarakat.
    Rp 35.000,00
  • Buku - Hakikat Ilmu Pengetahuan Budaya
    Buku - Hakikat Ilmu Pengetahuan Budaya

    Hakikat Ilmu Pengetahuan Budaya – Rahayu Surtiati Hidayat (ed.)

    , ,
    Penerbit: Yayasan Pustaka Obor Indonesia Tahun Terbit: 2018 Tebal: x + 442 halaman ISBN: 978-602-433-634-9 Kondisi: Baru Tahukah Anda bahwa Ilmu Pengetahuan Budaya merupakan istilah yang ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (dulu Departemen) sebagai rumpun ilmu di samping Ilmu Pengetahuan Alam dan Ilmu Pengetahuan Sosial? Nama rumpun ilmu itu sekarang digunakan sebagai nama fakultas, menggantikan nama Fakultas Sastra yang sering disalahartikan sebagai kesusastraan, padahal dalam bahasa Sanskerta artinya kebudayaan. Mengapa ilmu pengetahuan? Karena banyak ilmu tergabung dalam rumpun itu. Pada hakikatnya, ilmu pengetahuan budaya menekuni hasil akal budi manusia dengan tujuan agar manusia menjadi lebih baik. Maka, para pakar ilmu pengetahuan budaya menggunakan berbagai hasil budi daya manusia sebagai objek penelitiannya. Maka, ancangan tekstual diterapkan dalam penelitiannya. Dalam kumpulan karangan para guru besar Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia ini, pembaca akan menemukan berbagai tulisan yang menunjukkan hakikat ilmu pngetahuan budaya. Kelima belas tulisan itu dikelompokkan dalam lima bagian: dari tulisan yang bersifat umum di bagian pertama hingga yang bersifat khusus bidang ilmu di bagian-bagian berikutnya: sejarah dan arkeologi, ilmu susastra, kajian budaya, dan linguistik.
    Rp 155.000,00
  • Buku - The Brethren
    Buku - The Brethren

    The Brethren: Inside the Supreme Court – Bob Woodward & Scott Armstrong

    , ,
    Penerbit: Avon Paperback Pertama kali diterbitkan pada 1979 Bahasa: Inggris ISBN: 0-380-52183-0 Kondisi: Bekas The Brethren is the first detailed behind-the-scenes account of the Supreme Court in action. Bob Woodward and Scott Armstrong have pierced its secrecy to give us an unprecedented view of the Chief and Associate Justices -- maneuvering, arguing, politicking, compromising and making decisions that affect every major area of American life.
    Rp 45.000,00
  • Buku - Perang, Langit, dan Dua Perempuan
    Buku - Perang, Langit, dan Dua Perempuan

    Perang, Langit, dan Dua Perempuan – Laksmi Pamuntjak

    , , ,
    Penerbit: Nalar dan Freedom Institute Tahun Terbit: 2006 Tebal: 158 halaman ISBN: 978-979-9939-59-3 Kondisi: Baru "Perbincangan filosofis tiga perempuan--Weil, Bespaloff dan Laksmi--ihwal kekerasan, perang. puisi dan hati. Esai puitis ini tak hanya mendalam, baris-baris kalimatnya menggemakan makna berganda-ganda. Di sini filsafat tak cuma mengusik, ia juga menawan dan cantik." - Bambang Sugiharto * "Dialog intertekstual ketiga perempuan ini--yang sangat peduli pada masalah zamannya--sangat relevan dan penting bagi intelektual pada masa ini dalam menyikapi kekerasan yang ada di sekitar kita. Dengan penuh empati--namun tanpa kehilangan daya kritis atas pemikiran kedua perempuan yang suaranya tenggelam dalam akhir jaman--Laksmi melakukan suatu "intervensi" budaya." - Melani Budianta
    Rp 48.000,00
  • Buku - Being Good - Pengantar Etika Praktis
    Buku - Being Good - Pengantar Etika Praktis

    Being Good: Pengantar Etika Praktis – Simon Blackburn

    , ,
    Penerjemah: Hari Kusharyono Penerbit: Jendela Tahun Terbit: 2004 Tebal: xxvi + 184 halaman ISBN: 979-95978-185-7 Kondisi: Baru Buku ini ditulis berangkat dari kegundahan bahwa kebanyakan buku pengantar etika gagal menjawab kegelisahan manusia akan persoalan etika. Apa yang merisaukan manusia, menurut Simon Blackburn, adalah ketakutan bahwa klaim-klaim etika hanyalah kepalsuan. Ketakutan tersebut dapat berupa relativisme, skeptisisme, dan nihilisme. Buku ini ditulis dengan mendalami ketakutan-ketakutan tersebut.
    Rp 27.000,00
  • Buku - Habis Gelap Terbitlah Terang
    Buku - Habis Gelap Terbitlah Terang

    Habis Gelap Terbitlah Terang – R. A. Kartini

    , , ,
    Penerbit Pustaka Narasi Tahun Terbit: 2017 Tebal: 588 halaman ISBN: 978-979-1685-30-6 Kondisi: Baru "Pergilah. Laksanakan cita-citamu. Kerjalah untuk hari depan. Kejarlah untuk kebahagiaan beribu-ribu orang yang tertindas di bawah hukum yang tidak adil dan paham-paham yang palsu tentang mana yang baik dan mana yang buruk. Pergi ... Pergilah. Berjuanglah dan menderitalah, tetapi bekerjalah untuk kepentingan yang abadi." - Surat Kartini kepada Ny. Van Kol, 21 Juli 1902 "Kami di sini memohon diusahakan pengajaran dan pendidikan anak perempuan, bukan sekali-kali karena kami menginginkan anak-anak perempuan itu menjadi saingan laki-laki dalam perjuangan hidupnya. Tapi karena kami yakin akan pengaruhnya yang besar sekali bagi kaum wanita, agar wanita lebih cakap melakukan kewajibannya, kewajiban yang diserahkan alam sendiri ke dalam tangannya: menjadi ibu, pendidik manusia yang pertama-tama." - Surat Kartini kepada Prof. Anton dan Nyonya, 4 Oktober 1902 * Buku ini merupakan kumpulan surat-menyurat antara Raden Ajeng Kartini kepada para sahabat penanya di Belanda. Sewafatnya R.A. Kartini, surat-surat tersebut dikumpulkan Mr. J. H. Abendanon dan dibukukannya Yang kemudian menjadi bukti besarnya keinginan Kartini untuk melepaskan wanita-wanita dari diskriminasi yang sudah membudaya. Kartini ingin, sebagai seorang wanita, ia dan kaumnya juga sama diperlakukan seperti saudara atau teman-temannya yang pria. Buku ini menginspirasi kemajuan wanita-wanita Indonesia sepanjang masa, dari generasi ke generasi.
    Rp 120.000,00
  • Buku - Jawinul
    Buku - Jawinul

    Jawinul: Jalan-jalan di Rimba Kebudayaan – Kumpulan Esai Herry Dim

    , , ,
    Penerbit: Rekamedia Tahun Terbit: 1995 Kondisi: Bekas Kumpulan esai Jawinul karya Herry Dim, seorang jurnalis, senirupawan, dan penata artistik teater, merupakan rekaman tentang kebudayaan umumnya dan kesenian Indonesia khususnya. Pembaca diajak berjalan-jalan dalam rimba kebudayaan secara mendalam tanpa harus berpikir "berat".
    Rp 75.000,00
  • Buku - Seni Budaya Politik
    Buku - Seni Budaya Politik

    Seni Budaya Politik – Juniarso Ridwan

    , , ,
    Penerbit: Pustaka Latifah Tebal: 108 halaman ISBN: 978-979-9825-86-5 Kondisi: New Old Stocks Dunia pemikiran saat ini tentunya tidak bisa melepaskan diri dari beragam teori atau kebenaran empiris yang telah dilalui para pemikir terdahulu. Seorang penyair tentunya pemikir juga. Hanya keberangkatan penyair tidak dari beragam teori seperti seorang akademisi membahas bidang kajiannya. Penyair lebih memberi tempat kepada kemungkinan-kemungkinan kontemplatif. Ruang dirinya dibuka untuk mencari kebenaran dengan banyak tafsir. Ketika melihat hujan dan merasakan air meresapkan dingin di atas kepala, seorang penyair berpikir dan merenung tidak berangkat dari bagaimana terjadinya hujan, proses apa yang dialami tetes-tetes air itu, tapi lebih tertarik mengungkapkan cekaman yang diberikan hujan kepada tubuhnya, perasaannya, dan pikirannya. Juniarso Ridwan adalah seorang penyair. Ketika dia menulis esai-esai lepas, yang mengalir adalah kesunyian dunia kontemplatif, keruwetan dunia pemikiran dan gemuruh fakta yang seringkali lebih menyesakkan dari apapun. Sekumpulan esai dalam buku sederhana ini seperti luka yang barangkali setiap hari kita rasakan perihnya. di negeri ini.
    Rp 20.000,00
  • Buku - Teori Tentang Praktik
    Buku - Teori Tentang Praktik

    Teori Tentang Praktik – Selly Riawanti

    , ,
    Judul: Teori Tentang Praktik: Saduran Outline of a Theory of Practice karya Pierre Bourdieu Penerbit: Ultimus Tebal: x + 86 halaman ISBN: 978-602-8331-74-6 Kondisi: Baru Perhatian Bourdieu kepada dimensa penguasaan atau ketidaksetaraan dalam kehidupan sosial, berawal dari teori reproduksi dominasi pada masyarakat pra-kapitalis seperti orang Kabyle, melalui modal simbolik. Pada masyarakat kapitalis modern, reproduksi struktur-sosial diobyektifkan melalui investasi modal ekonomi dan modal budaya seperti pendidikan dan seni.
    Rp 35.000,00
  • Buku - HAKI dan Aset Kultural
    Buku - HAKI dan Aset Kultural
  • Buku - Riawayat Tionghoa Peranakan di Jawa
    Buku - Riawayat Tionghoa Peranakan di Jawa

    Riwayat Tionghoa Peranakan di Jawa – Onghokham

    , ,
    Pengantar: David Reeve Penerbit: Komunitas Bambu Tahun Terbit: 2009 Tebal: 224 halaman ISBN: 979-3731-63-x Kondisi: Baru "Penerbitan kumpulan tulisan Onghokham tentang riwayat Tionghoa peranakan di Jawa ini bukan saja menarik dan pantas dilirik, melainkan juga menjadi penting karena memuat gagasan nation building--proses mengindonesia dalam sejarah. Ditulis dengan gamblang, tidak menggebu-gebu, dan sesederhana apapun tulisannya, didasarkan pada penelitian." - Harry Tjan Silalahi, Peneliti CSIS
    Rp 80.000,00
  • Buku - New Dawn Fades
    Buku - New Dawn Fades

    New Dawn Fades: Panduan Mendengarkan Musik Awal Milenium

    , , ,
    Penerbit: Elevation Books Tahun Terbit: 2018 ISBN: 0-705632441941 Kondisi: Baru Seharusnya grunge adalah kereta terakhir yang lewat. Namun, sejarah menentukan lain. Setelah sempat turun ke titik nadir beberapa saat, di awal milenium terbit fajar baru yang menjanjikan harapan. Musik rock yang berbasiskan gitar seperti menemukan gairah baru di tangan anak-anak muda. Dimulai dengan The Strokes, diperbaiki oleh Interpol, dan disempurnakan oleh Vampire Weekend.
    Rp 80.000,00
  • Buku - Mendengar di Bali
    Buku - Mendengar di Bali

    Mendengar di Bali – Gardika Gigih Pradipta

    , , , ,
    Penerbit: Art Music Today Kondisi: Baru Sebuah buku harian bunyi.
    Rp 65.000,00
  • Buku - Filosofi Pendidikan Musik
    Buku - Filosofi Pendidikan Musik

    Filosofi Pendidikan Musik: Kritik dan Renungan – Erie Setiawan

    , , ,
    Penerbit: Art Music Today Kondisi: Baru Sejak dekade 1950-an hingga kini, pendidikan musik di Indonesia telah berkembang sedemikian rupa. Namun, bukan hal yang mudah untuk menghadapi tantangan-tantangan yang terjadi. Pendidikan musik di Indonesia belum memiliki identitas yang kuat, landasan filosofis yang kokoh, dan belum bisa dikatakan maju. Secara kritis, buku ini mengurai abstraksi atas permasalahan-permasalahan yang terjadi dalam dimensi filosofis. Menjadi renungan bersama demi menuai asa di masa selanjutnya.
    Rp 55.000,00
  • Buku - Michel Foucault Arkeologi Pengetahuan dan Pengetahuan Arkeologi
    Buku - Michel Foucault Arkeologi Pengetahuan dan Pengetahuan Arkeologi

    Michel Foucault: Arkeologi Pengetahuan dan Pengetahuan Arkeologi – Ketut Wiradnyana

    , ,
    Penerbit: Yayasan Pustaka Obor Indonesia Tahun Terbit: 2018 Tebal: xiv + 106 halaman ISBN: 978-602-433-611-0 Kondisi: Baru Arkeologi pengetahuan dan genealogi kekuasaan merupakan inti dari metodologi Foucault. Arkeologi pengetahuan meliputi upaya penelitian untuk menemukan seperangkat aturan yang menentukan kondisi kemungkinan keseluruhan yang dapat dikatakan dalam wacana khusus pada waktu tertentu. Arkeologi pengetahuan juga merupakan pencarian sistem umum dari formasi dan transformasi pernyataan (ke dalam formasi diskursif). Pencarian sistem umum atau aturan-aturan umum dan fokus pada diskursus atau wacana– dokumen tertulis dan pembicaraan- mencerminkan pengaruh awal dari strukturalisme terhadap karya Foucault. Dalam menganalisis dokumen-dokumen ini, Foucault mengorganisasikan dokumen, membagi, mendistribusikan, dan mengaturnya dalam tingkatan-tingkatan, mengurutkan, membedakan antara relevan dengan yang tidak, menemukan elemen-elemen, mendefinisikan kesatuan, mendeskripsikan relasi. Genealogi kekuasaan, kesatuan pengetahuan dengan menjalankan serangkaian analisis kritis terhadap diskursus historis dan hubungannya dengan isu-isu yang menjadi perhatian, sehingga kekuasaan itu dapat merayap ke diri sendiri dan orang lain. Jadi, pengetahuan, genealogi, dan kekuasaan merupakan konsep teoretis dan metodologi dari Michel Foucault dalam melihat hubungan antara ilmu pengetahuan dengan kekuasaan. Uraian tersebut juga menggambarkan bagaimana proses terbentuknya pengetahuan itu, hingga menjadi sebuah pengetahuan (savoir) dan bagaimana pengetahuan itu digunakan dalam kaitannya dengan kekuasaan (connainsance). Ranah pengetahuan arkeologi ada pada savoir, yaitu menghimpun berbagai sumber pengetahuan melalui seperangkat metode pengetahuannya dan metode pengetahuan bantu lainnya, hingga menjadi sebuah pengetahuan. Kekuasaan yang merupakan pengetahuan itu dapat diimplementasikan ke dalam berbagai elemen kemasyarakatan dan pemerintahan. Metode yang diterapkan dapat beragam. Akan tetapi, yang paling utama adalah kekuasaan itu selalu terasa melekat atau dilekatkan dalam setiap waktu.
    Rp 75.000,00
  • Buku - Pengantar Teori-Teori Sosial
    Buku - Pengantar Teori-Teori Sosial

    Pengantar Teori-teori Sosial (Edisi Kedua)

    , ,
    Penulis: Pip Jones, Liza Bradbury, Shaun Le Boutillier Penerbit: Yayasan Pustaka Obor Indonesia Tahun Terbit: 2016 Tebal: x + 350 halaman ISBN: 978-979-461-998-8 Kondisi: Baru Buku Pengantar Teori-teori Sosial melacak perkembangan teoritisasi sosial tentang modernitas yang dicetuskan Marx, Durkheim, dan Weber, perdebatan seputar struktur, agensi, dan perkembangan pemikiran feminis, hingga pengkajian tentang kontroversi teori kontemporer dalam Sosiologi. Pip Jones, bersama dua intelektual dari Anglia Ruskin University, Liz Bradbury dan Shaun Le Boutillier, mengkaji relativisme, post-modernitas, post-modernisme, berikut kritik-kritiknya. Pembaca juga bisa menemukan perdebatan jantung teori sosial dewasa ini. Dengan ketajaman analisis, buku ini juga mengupas pemikiran Foucault, Bauman, Habermas, Beck, dan Giddens. Dalam buku ini, Anda bisa mendalami pengantar berbagai teori sosial, analisis tentang Marx dan Marxisme, pemikiran Emile Durkheim, gagasan Max Weber, kajian tentang teori tindakan, teori wacana dan modernitas, struktur sosial dan tindakan sosial, post-modernitas, modernitas, serta teori-teori feminis dan gender. * Pada edisi kedua ini, ada beberapa penambahan analisis, antara lain, tentang ideologi di Inggris kontemporer; birokrasi dan rasionalisasi; rasionalisasi setelah Weber; bahasa dan kehidupan sosial; teori Foucault dan proyek modernitas; Foucault dan feminisme; governmentality dan agensi; Jürgen Habermas dan rasionalitas komunikatif; teori-teori feminis dan pembebasan perempuan; dan berteori kembali tentang patriarki. Terdapat juga bab baru: ‘Struktur Sosial dan Tindakan Sosial’ dan ‘Memperbincangkan Kembali Modernitas’.
    Rp 95.000,00
  • Buku - Candi Purwo Jejak Nusantara
    Buku - Candi Purwo Jejak Nusantara

    Candi Purwo Jejak Nusantara – Kanduk Supatra

    ,
    Penerbit: Udayana University Press Tebal: xviii + 284 halaman ISBN: 978-602-9042-43-6 Kondisi: Baru Candi Purwo yang terlettak di Gumuk Gadung, Dusun Pondok Asem, Desa Kedung Asri, Kecamatan Tegal Dlimo, Banyuwangi, Jawa Timur, berfungsi sebagai stana suci leluhur Majapahit beserta dengan para panglima perang yang telah berhasil mempersatukan nusantara. Artinya bahwa seluruh keturunan Majapahit yang tersebar di seluruh nusantara secara moral mesti menjadikan Candi Purwo sebagai tempat penghormatan para leluhur, sebagai sebuah keluarga besar Majapahit. Sebab di Trowulan yang diyakini sebagai pusat kerajaan Majapahit telah menjadi situs purbakala, sehingga tak mungkin mewujudkan sebuah monumen atau tugu sebagai linggih (stana) leluhur Majapahit yang dapat digunakan sebagai tempat untuk menghormati leluhur. Oleh karena itu Candi Purwo di Gumuk Gadung dapat dijadikan tempat penghormatan leluhur Majapahit, sesuai dengan pesan Prabu Brawijaya sebagai tonggak kembalinya Nusantara.
    Rp 50.000,00
  • Buku - Kenang-Kenangan Orang Bandel
    Buku - Kenang-Kenangan Orang Bandel

    Kenang-Kenangan Orang Bandel – H. Misbach Yusa Biran

    , , , ,
    Pengantar Ajip Rosidi Penerbit: Komunitas Bambu Tahun Terbit 2008 Tebal: xviii + 326 halaman / Hard Cover ISBN: 979-3731-43-5 Kondisi: Baru "Membaca otobiografi Misbach ini, saya merasa ternyata apa yang ditulisnya merupakan cermin utuh dari sosok pribadi penulisnya. Misbach menceritakan masa kecil dan remajanya, 'perjuangannya' di dunia film, hingga sekarang dikenal sebagai sosok sejarah film Indonesia itu sendiri karena pengetahuannya yang mendalam tentang subyek itu. Dalam tuturannya yang begitu lancar mengalir dan jujur, kita bukan saja bisa melihat dirinya lebih lengkap, tetapi juga melihat betapa hidup tidak bisa direncanakan begitu saja." - J.B. Kristanto "Memoar yang ditulis oleh H. Misbach Yusa Biran ini sangat menarik dan penting. Menarik karena cara mengisahkannya yang gesit dan bernada mengejek diri (walaupun ada rasa bangga di dalamnya). Penting karena dalam memoar ini bukan saja terungkap latar belakang kehidupannya sebagai orang Banten, melainkan juga tentang situasi perfilman Indonesia sejak tahun 1950-an sampai tahun 1990-an." - Ajip Rosidi
    Rp 165.000,00
  • Buku - Sejarah Hak Cipta Lukisan
    Buku - Sejarah Hak Cipta Lukisan

    Sejarah Hak Cipta Lukisan – Inda Citraninda Noerhadi

    , , ,
    Pengantar: A.D. Pirous Penerbit: Komunitas Bambu Tahun Terbit: 2012 Tebal: xviii + 406 halaman ISBN: 978-602-9402-15-5 Kondisi: Baru Kasus pemalsuan lukisan yang menjadi pemberitaan media massa sungguh mengguncangkan dunia seni rupa kita. Ia mengingatkan kita akan rapuhnya perlindungan hak cipta di bidang seni rupa di Indonesia. Lukisan-lukisan karya para maestro dipalsukan dengan canggihnya, dan sadar atau tidak, telah menjadi milik para kolektor. Belum lagi kasus pencurian lukisan dan lolosnya lukisan-lukisan palsu dan curian di balai lelang di Hong Kong dan Singapura. Buku ini mencoba memaparkan bukan hanya praktik pemalsuan lukisan, tetapi juga mencoba menelusuri sejarah perlindungan hak cipta di Barat dan Indonesia. Bagaimana kesadaran hak cipta itu tumbuh di kalangan perupa dan pemerintah sebuah negara, dan bagaimana pula ia mempengaruhi hukum internasional di kemudian hari. Buku ini juga merinci upaya-upaya jitu untuk menghindari pemalsuan lukisan dan bentuk-bentuk kriminalisasi lainnya.
    Rp 95.000,00
  • Buku - Kuasa Media di Indonesia
    Buku - Kuasa Media di Indonesia

    Kuasa Media di Indonesia – Ross Tapsell

    , ,
    Penerjemah: Wisnu Prasetya Utomo Penerbit: Marjin Kiri Tebal: x + 298 halaman ISBN: 978-979-1260-81-7 Kondisi: Baru Cara berkomunikasi, cara mencari berita dan informasi, bahkan kehidupan sosial dan politik yang lebih luas di Indonesia saat ini tengah berubah pesat akibat perkembangan media-media digital kontemporer. Kendati statistik resmi menyebut penetrasi internet di Indonesia masih rendah, nyatanya Indonesia dikenal sangat aktif di media sosial: lebih dari 70 juta penduduk Indonesia mempunyai akun Facebook dan kicauan terbanyak di Twitter berlokasi dari Jakarta. Berdasarkan riset selama tujuh tahun, buku ini meneliti bagaimana digitalisasi telah membuat industri media massa di Indonesia mengalami pemusatan dan konglomerasi, yang memungkinkan para oligark pemilik media menjadi semakin kaya sekaligus berpengaruh secara politik. Namun, media digital sebaliknya juga membuka peluang bagi warga biasa untuk menyuarakan kepentingannya dan memperjuangkan perubahan. Dilengkapi wawancara-wawancara langsung bersama para oligark media, politisi, dan pelaku jurnalisme di lapangan, buku ini menunjukkan bagaimana media digital kian menjadi kancah tempur bagi kepentingan yang saling bertabrakan antara oligarki dan warga. * “Barangsiapa ingin memahami masyarakat dan politik Indonesia kontemporer, dan memakai media sebagai titik masuknya atau sebagai perangkat pemahaman, akan dimudahkan oleh kajian Tapsell ini.- David T. Hill * “Buku penting yang menggali hubungan antara media Indonesia, khususnya dalam bentuk digital, dengan oligarki di satu sisi, dan masyarakat sipil di sisi lain. Menyuguhkan analisis detail yang juga reflektif mengenai cara media digital bisa turut memperkuat posisi elite oligarki, sekaligus juga menumbuhkan beberapa sumber tantangan terhadap mereka.” - Vedi R. Hadiz
    Rp 82.000,00
  • Buku - Kamus Filsafat Nilai
    Buku - Kamus Filsafat Nilai

    Kamus Filsafat Nilai – Ali Mudhofir

    , ,
    Penerbit: Komunitas Bambu Tahun Terbit: 2014 Tebal: xii + 420 halaman ISBN: 978-602-19954-6-4 Kondisi: Baru Kamus ini secara khusus memuat penjelasan istilah nilai dan bidang-bidang yang bersangkutan dengan nilai misalnya nilai kenyataan-kebenaran (nilai ilmiah dan logis), nilai kebaikan (nilai etis), nilai keindahan (estetis, seni), dan nilai kesucian (keagamaan). Di samping itu juga dikemukakan pandangan beberapa filsuf tentang nilai. * "... kamus ini penting sebagai acuan para mahasiswa, dosen dan siapa saja yang membutuhkan penjelasan singkat tentang filsafat sebagai istilah dan gagasan etika dan estetika. Istilah dalam kamus mencakup pemahaman filsafat klasik hingga kontemporer. Kamus ini meliputi gambaran umum dan padat mengenai istilah-istilah yang lazim digunakan para filsuf di dunia. Tidak melulu Barat, ada juga istilah keislaman dan terminologi filsafat Hindu serta konfusianisme." - Sri Teddy Rusdi
    Rp 130.000,00
  • Buku - Masa Kuasa Belanda di Papua
    Buku - Masa Kuasa Belanda di Papua

    Masa Kuasa Belanda di Papua (1898-1962) – Rosmaida Sinaga

    , ,
    Penerbit: Komunitas Bambu Tahun Terbit: 2013 Tebal: xxvi + 350 halaman ISBN: 978-602-9402-39-1 Kondisi: Baru Buku ini memaparkan fakta-fakta sejarah yang menjadi motivasi Belanda untuk menguasai dan melakukan pemekaran di Nederlands Nieuw Guinea (Papua) dari 1898 hingga 1962. Berbagai upaya pemekaran di NNG dilakukan Belanda dengan mempertimbangkan aspek sosial, budaya, keamanan, ekonomi dan sumber daya manusia secara menyeluruh. Kajian ini relevan untuk melihat kebijakan pemekaran wilayah di Papua di masa kini agar mampu mengelola pemerintahan secara efektif dan efisien.
    Rp 185.000,00
  • Buku - Ruang Sosial Baru Perempuan Tionghoa
    Buku - Ruang Sosial Baru Perempuan Tionghoa

    Ruang Sosial Baru Perempuan Tionghoa: Sebuah Kajian Pascakolonial – Lim Sing Meij

    , ,
    Penerbit; Yayasan Penerbit Obor Indonesia Tahun Terbit: 2009 Tebal: 250 halaman ISBN: 978-979-461-727-4 Kondisi: Baru Pendidikan mampu membentuk identitas seseorang. Melalui jenjang pendidikan tinggi, telah lahir ruang sosial baru yang sebelumnya tidak terpikirkan oleh perempuan Tionghoa untuk ditapakinya. Transformasi identitas perempuan Tionghoa dilakukan oleh mereka dengan cara identifikasi secara terus-menerus terhadap berbagai kesempatan dalam segala himpitan budaya patriarki dan diskriminasi legal formal. Keperempuantionghoaan yang terwujud dalam kebijakan dan peraturan yang diskriminatif di masa Orba tidak menjadikan mereka sebagai korban yang pasif dan berserah pada nasib. Keperempuantionghoaan justru diwujudkan kembali secara sosiologis melalui kemampuan pemecahan persoalan keseharian yang berkaitan dengan isu gender, budaya, agama, etnisitas, dan kolonisasi pengetahuan. Melalui pendidikan, mereka mampu menjadi non-violent survivor dalam menjawab bebagai tantangan dan rintangan. Ketionghoaan dan keindonesiaan terkandung dalam diri perempuan Tionghoa. Kedua identitas tersebut telah saling melengkapi dan tak terpisahkan satu dari yang lainnya dalam melahirkan identitas hibrid yang unik. Kedua identitas tersebut telah menyejarah dan menjadi bagian dari mosaik Indonesia yang bhineka. Terbuka terhadap berbagai perubahan telah melahirkan perempuan Tionghoa yang otentik.
    Rp 60.000,00
  • Buku - Masyarakat dan Perang Asia Timur Raya
    Buku - Masyarakat dan Perang Asia Timur Raya

    Masyarakat & Perang Asia Timur Raya: Sejarah dengan Foto yang Tak Terceritakan – Aiko Kurasawa

    , , ,
    Penerbit: Komunitas Bambu Tahun Terbit: 2016 Tebal: xxx + 274 halaman ISBN: 978-602-9402-61-2 Kondisi: Baru Apakah Anda pernah mendengar tentang Perang Asia Timur Raya? Sesungguhnya perang ini sejarahnya masih terselubung dalam kabut. Aiko Kurasawa, sejarawan ahli Indonesia, dengan bukunya ini membeberkan perang itu dalam gaya narasi populer, tetapi sangat kaya informasi. Ternyata dari segi namanya saja, perang tersebut mengandung banyak persoalan berupa klaim historis dari Amerika dan Jepang. Amerika memaksakan nama Perang Pasifik. Padahal wilayah berkecamuknya saja di Asia Tenggara. Apakah Birma, Malaya, dan Singapura yang diserang dan diduduki Jepang bisa disebut daerah Lautan Pasifik? Tetapi, istilah Perang Asia Timur Raya juga tak kurang bermasalah. Para sejarawan Jepang menggunakannya dengan niat membenarkan dan memblea diri, serta menghindari label fasis. Bangsa Jepang selalu mengingat perang dengan hati yang sedih. Namun, kesedihan itu bukan rasa menyesal tentang kekejaman orang Jepang di Asia. Melainkan selalu dikaitkan dengan penderitaan orang Jepang, seperti bom atom, serangan udara oleh Sekutu, kekurangan makanan, atau kematian keluarga di medan pertempuran. Perang Asia Timur Raya adalah persoalan yang kompleks. Bukan sekadar menggambarkan peperangan yang keras dan gaduh, tetapi sekaligus situasi yang menjadi sarana perpindahan orang dari satu tempat ke tempat lain. Termasuk pertukaran ilmu, budaya, sosial, bahasa, keahlian-ketrampilan, dan perkawinan antar masyarakat wilayah Asia Tenggara. Bahkan warisannya dalam perpolitikan di Indonesia pascakemerdekaan terkait dengan dana pampasan perang. Juga dalam politik kontemporer Jepang yang berimplikasi pada pelupaan sejarah hitam Jepang, dan keengganan meminta maaf sampai kini.
    Rp 125.000,00
  • Buku - Melintasi Dua Jaman
    Buku - Melintasi Dua Jaman

    Melintasi Dua Jaman: Kenangan tentang Indonesia Sebelum dan Sesudah Kemerdekaan – Elien Utrecht

    , , ,
    Pengantar: Galuh Wandita Penerbit: Komunitas Bambu Tahun Terbit: 2006 Tebal: xv + 290 halaman ISBN: 979-3731-06-0 Kondisi: Bari Kisah seorang anak jaman yang dibentuk dan membentuk konteks sejarah kolonial Hindia-Belanda, pendudukan Jepang, dan masa pascakemerdekaan di Indonesia. Dia selalu dipandang lain karena darahnya ‘tidak murni’. Kenangan masa kecilnya dipenuhi apresiasi terhadap keindahan alam Indonesia. Namun, menjelang remaja, dia mulai bertanya tentang ketidakadilan dan pola hubungan antar ras. Dia menjadi saksi atas harapan dan kegagalan revolusi. Dia juga menjadi pertemuan dua bangsa. Lahir dari darah dua bangsa, tetapi dikelompokkan sebagai masyarakat bangsa kolonial. * “Elien Utrecht melukiskan jalan hidupnya dengan tekanan utama pada periode Indonesia yang baru merdeka. Ia menulis dengan cara yang sangat terkendali dan berimbang, sebagai seorang pengamat yang cerdas, dan tidak berpikir hitam-putih. Dalam genre kenang-kenangan tentang Hindia, buku ini tergolong bermutu, juga karena menangkap kehidupan di masa pemerintahan Soekarno yang jarang dilukiskan, serta menampilkan potret Ernst Utrecht secara memikat.” - Dr. Harry A. PoezeKenangan hidup Elien Urtech adalah sebuah kado yang tak ternilai bagi generasi sekarang. Sebuah cerita bagaimana seorang perempuan Indonesia, membuat pilihan-pilihan yang sulit dalam masa-masa yang sulit, menganyam kehidupan berkeluarga sebagai seorang ibu dan istri, berinteraksi dengan perkembangan dan pergolakan politik di sekitarnya, mencoba mengatasi dalam tindakan kesehariannya kecurigaan antar ras dan agama, jurang pemisah antara miskin dan kaya. Tantangan-tantangan yang dihadapi Elien di masa lalu masih relevan pada saat sekarang.” - Galuh Wandita
    Rp 40.000,00
  • Buku - Ibuisme Negara
    Buku - Ibuisme Negara

    Ibuisme Negara & State Ibuism (Dwibahasa) – Julia Suryakusuma

    , ,
    Pengantar: Robert Cribb dan David Reeve Penerbit:Komunitas Bambu Tahun Terbit: 2011 Tebal: xxx+162 halaman Bahasa: Indonesia dan Inggris ISBN: 979-3731-65-6 Kondisi: Baru Sepanjang sejarah, negara lazim memanipulasi secara bergantian paham perempuan sebagai isteri atau ibu, atau keduanya, sesuai dengan “kebutuhan” negara atau bangsa. Di negara Orde Baru Indonesia, nampaknya pemerintah menemukan bahwa cara yang paling baik untuk membendung dan memanipulasi kekuatan kaum perempuan, baik secara sosial, politik dan ekonomi, adalah dengan mendefinisikan mereka dalam kategori utama sebagai “isteri”. Julia Suryakusuma menganalisis bagaimana konstruksi sosial keperempuanan Indonesia sebagai ideologi jender negara merupakan manipulasi unsur-unsur “pengibu-rumahtanggaan” dan “ibuisme” dalam konteks pembangunan ekonomi kapitalis yang dipimpin negara.
    Rp 90.000,00
  • Buku - Nasionalisme, Laut, dan Sejarah
    Buku - Nasionalisme, Laut, dan Sejarah

    Nasionalisme, Laut, dan Sejarah – Susanto Zuhdi

    , ,
    Penerbit: Komunitas Bambu Tahun Terbit: 2014 Tebal: 600 halaman ISBN: 978-602-9402-57-5 Kondisi: Baru Buku ini mencoba mengingatkan pembaca kembali tentang "ikrar bertanah air satu--tanah air Indonesia". Penting untuk mengulas secara mendalam peran unsur 'air' dari 'tanah air' dalam mengintegrasikan negara kepulauan terbesar di dunia tersebut. Susanto Zuhdi sebagai ahli sejarah maritim membahas tentang unsur laut yang kerap dilupakan: selat teluk, juga aliran sungai yang dapat digali dalam tema kajian dan historiografi. Ia menjelaskan bahwa "Nasionalisme, Laut, dan Sejarah" bagi bangsa Indonesia adalah suatu keniscayaan historis. Bahasan dalam buku ini bersifat multidimenasi karena membahas akar-akar nasionalisme Indonesia sebagai bangsa yang menyejarah, dalam talian perjuangan untuk melepaskan diri dari belenggu kolonialisme asing. Ada pula persoalan pascakemerdekaan seperi HAM dan pendidikan karakter bangsa.
    Rp 180.000,00
  • Buku - Belenggu Ilmuwan dan Pengetahuan
    Buku - Belenggu Ilmuwan dan Pengetahuan

    Belenggu Ilmuwan dan Pengetahuan: Dari Hindia Belanda sampai Orde Baru – Andrew Goss

    , ,
    Penerbit: Komunitas Bambu Tahun Terbit: 2014 Tebal: xvi+348 halaman ISBN: 978-602-9402-32-2 Kondisi: Baru Kepulauan Nusantara adalah surga untuk melakukan eksplorasi ilmiah. Para ilmuwan dari seluruh dunia pernah membuat penemuan penting di sana. Namun, mengapa nama-nama ilmuwan Indonesia itu sendiri hampir tidak pernah muncul dalam catatan sejarah ilmu pengetahuan? Dalam buku ini Andrew Goss menganalisis zaman ke zaman kehidupan profesional para naturalis dan ahli biologi di Indonesia untuk menunjukkan apa yang terjadi pada ilmu pengetahuan ketika negara menjadi satu-satunya patron terhebat. Melalui sokongan dana untuk membayar penelitian, para ilmuwan di Indonesia mengikuti agenda negara yang terutama dipusatkan untuk mengeksploitasi sumber daya alamnya yang paling berharga--terutama tanaman pangan ekspor: kina, gula, kopi, teh, karet, dan nila. Hasilnya adalah satu kelas birokrat botani, yang Goss juluki sebagai 'floracrats'. Dengan menggunakan arsip-arsip dan sejarah lisan, Goss menunjukkan bagaimana para ilmuwan ini berusaha mewujudkan cita-cita Aufklarung alias Pencerahan dari ilmu pengetahuan yang objektif, universal, dan berguna, bahkan ketika mereka mengkhianati cita-cita tersebut karena gagal membagi pengetahuan sains kepada masyarakat umum. Dalam setiap bab, Goss memerinci fase kekuatan dan karakter ilmuwan di Indonesia yang telah berjuang dengan dilema ini, sejak awal era kolonial, melewati kemerdekaan, hingga negara Indonesia modern. Goss menunjukkan betapa kemerdekaan hanya berpengaruh terbatas bagi komunitas ilmuwan, tidak peduli betapa idealisnya, ilmuwan tetap berpatron pada negara. Memang benar bahwa ilmu pengetahuan adalah alat negara, tetapi negara telah membatasi proses penyerapan ilmu pengetahuan, dan akhirnya gagal untuk memimpin masyarakat, tak mampu berperan sebagai penghubung antara masyarakat dan negara. Ilmu pengetahuan masih menjadi urusan bagi segelintir kaum elite yang memang memiliki minat dan bakat.
    Rp 150.000,00
  • Buku - Balance
    Buku - Balance

    Balance – Melly Goeslaw

    , , , ,
    Pengantar: Rahayu Supanggah Penerbit: Komunitas Bambu Tahun Terbit: 2012 Tebal: 122 halaman ISBN: 978-602-9402-11-7 Kondisi: Baru Melalui buku ini, Melly Goeslaw memperlihatkan sejumlah kondisi nyata dalam industri musik Indonesia saat ini, yang sayangnya lebih terasa mengenaskan daripada menggembirakan. Euforia terhadap jenis musik tertentu yang sedang populer menjadikan banyak pihak memilih untuk mengekor demi mencicipi popularitas tersebut alih-alih menggali kreativitas dan menyodorkan hal baru. Tekanan dari tren ring back tone (RBT) menjadikan sebuah lagu diciptakan secara instan tanpa melalui proses rancang-bangun dan aransemen. Hubungan antara penyanyi dan komposer tidak lagi didasarkan pada perjodohan hati, melainkan laku atau tidak lakunya lagu yang diciptakan sang komposer. Bahkan fans diciptakan melalui jejaring sosial sehingga kesetiaan penggemar cenderung bersifat musiman. * "Melly bicara tentang 'seni'. Tidak sekedar sebagai 'entitas estetika', tetapi sebagai 'wacana'. Dalam konteks sosial, baginya 'seni' berkaitan dengan komposer, penyanyi, publisher, dan fans. Sebagai makhluk sosial, 'seniman' yang genuine baginya adalah yang hidup berlandaskan kejujuran, bukan ketenaran sesaat. Sebagai komposer dan penyanyi sekaligus, Melly jelas tidak berbicara tentang seni musik semata, tetapi tentang hakikat 'seni' dan “seniman” secara umum. Di sinilah letak nilai karya tulisnya." – Prof. Dr. Benny H. Hoed
    Rp 50.000,00
  • Buku - Beyond Belief
    Buku - Beyond Belief

    Beyond Belief – V. S. Naipaul

    , ,
    Judul Lengkap: Beyond Belief: Islamic Excursions Among the Converted Peoples Penerbit: Abacus Tahun Terbit: 1999 Tebal: 448 halaman Bahasa: Inggris ISBN: 978-034-9110-10-3 Kondisi: Bekas Journeying into the non-Arab Islamic countries of Indonesia, Iran, Pakistan, and Malaysia, Naipaul wonders about how these young nations are absorbing a resurgent Islam into their ancient societies and where it might lead them. His exploration is at the grassroots level, through the people living and breathing Islam today. Naipaul illustrates his points with vignettes about characters he meets, by both happenstance and calculation, along the way. We learn about their histories, their families' histories, their motivations, and their dreams. The mosaic that materializes is not always appealing, for Naipaul is a sensitive but disinterested observer, more a watcher than a champion. Islam, we learn, is a font of hope for the converted peoples, sweet when taken in gulps but often bearing an acrid aftertaste. It buries traditional cultures under promising new foundations, indirectly encourages broken families through polygamy, and turns only tentatively to face the issues of modernity.
    Rp 95.000,00
  • Buku - An Area of Darkness
    Buku - An Area of Darkness

    An Area of Darkness: His Discovery of India – V. S. Naipaul

    , , ,
    Penerbit: Picador Bahasa: Inggris ISBN: 978-033-0487-16-0 Kondisi: Bekas An Area of Darkness is V. S. Naipaul's semi-autobiographical account - at once painful and hilarious, always concerned - of his first visit to India, the land of his forebears. He was twenty-nine years old; he stayed for a year. From the moment of his inauspicious arrival in Prohibition-dry Bombay, bearing whisky and cheap brandy, he began to experience a sense of cultural estrangement from the subcontinent. It became for him a land of myths, an area of darkness closing up behind him as he travelled ...
    Rp 65.000,00
  • Buku - Cina Khek
    Buku - Cina Khek

    Cina Khek di Singkawang – Hari Poerwanto

    , ,
    Penerbit: Komunitas Bambu Tahun Terbit: 2013 Tebal : xxxii + 444 halaman ISBN: 978-602-9402-43-8 Kondisi: Baru Mengapa orang Cina masih sulit diterima sepenuhnya di Indonesia? Mengapa orang Cina secara khusus mesti membuktikan loyalitas dirinya, baik secara politis maupun ekonomi terhadap negara Indonesia, kendati mereka telah berstatus warga negara Indonesia? Buku ini memberi gambaran mengenai masyarakat Cina Khek di Singkawang, sekaligus berupaya menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut.
    Rp 140.000,00
  • Buku - Presiden Prawiranegara
    Buku - Presiden Prawiranegara

    Presiden Prawiranegara: Kisah 207 Hari Syarifuddin Prawiranegara Memimpin Indonesia – Akmal Nasery Basral

    , , ,
    Penerbit: Mizan Pustaka Tahun Terbit: 2011 Tebal: 370 halaman ISBN: 978-979-4336-13-7 Kondisi: Bekas "Zus Lily, saya pinjam suamimu sebentar," ujar Hatta sopan. "Ada tugas yang harus beliau lakukan sebagai Menteri Kemakmuran. Saya janji hanya beberapa hari saja." * 19 Desember 1948. Agresi Militer II Belanda terhadap Ibu Kota Yogyakarta menyebabkan Presiden Sukarno ditangkap. Wakil Presiden Mohammad Hatta yang cemas dengan kondisi itu segera mengirimkan telegram kepada Menteri Kemakmuran RI, Syafrudin Prawiranegara, yang sedang berada di Bukittinggi untuk membentuk Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) Ternyata benar, tak lama kemudian Hatta pun ditangkap Belanda, Sukarno-Hatta diasingkan ke Bangka. Pemerintahan resmi lumpuh. Di sebuah dangau kecil yang belakangan dikenal sebagai "Dangau Yaya", Syafruddin mengumumkan berdirinya PDRI, pada Rabu 22 Desember 1948. Dari sudut pandang seorang pemuda pengikutnya, Kamil Koto, mengalirlah kisah Presiden Syafruddin Prawiranegara, yang selama 207 hari melanjutkan kemudi kapal besar bernama Indonesia yang sedang oleng, dan nyaris karam. Sebuah perjuangan yang mungkin terlupakan, tetapi sangat krusial dalam memastikan keberlangsungan Indonesia.
    Rp 48.000,00
  • Buku - Lima Serpihan Moral
    Buku - Lima Serpihan Moral

    Lima Serpihan Moral – Umberto Eco

    , , ,
    Penerjemah: Eka Kurniawan & Elpiwin Aldela Penerbit: Octopus Tahun Terbit: 2016 Tebal: 156 halaman ISBN: 978-6027-2743-9-6 Kondisi: Baru Buku ini adalah kumpulan esei Umberto Eco yang mencakup lima topik penting dalam kebudayaan. Ia menulis tentang perang, pers, fasisme, dan situasi menjelang pergantian milenium. Etik adalah hal penting bagi Eco. Pengalaman masa mudanya yang lekat dengan kehidupan di bawah kekuasaan fasis Mussolini semakin mengukuhkan telaahnya atas etik. Menurutnya, repetisi kekejaman tidak pernah berujung walau zaman terus berganti.
    Rp 65.000,00
  • Buku - From Beirut to Jerusalem
    Buku - From Beirut to Jerusalem

    From Beirut to Jerusalem – Thomas Friedman

    , ,
    Penerbit: HarperCollins Tahun Terbit: 1998 (Pertama kali diterbitkan pada 1989) Tebal: 571 halaman Bahasa: Inggris ISBN: 0-00-653070-2 Kondisi: Bekas In this text, Friedman reaches deep into the traumatic and complex recent history of the conflicts in the Middle East. For this edition, Friedman has added a further two chapters that bring the book up to 1995 and the unfolding and stalling of the Middle Eastern peace process.
    Rp 55.000,00
  • Buku Reggae
    Buku Reggae

    Reggae: Musik, Spiritual, dan Perlawanan – Jube’

    , , ,
    Penerbit: 02 ISBN: 978-979-1734-32-1 Kondisi: Baru "Reggae adalah rebel musik! Sosok Bob Marley melalui musik reggae telah mewariskan sikap perlawanan terhadap segala bentuk penindasan." - Mas Anis "Lebih baik mendengar dan memainkan reggae daripada mendengarkan orasi politikus. Reggae mempunyai pengaruh dalam hidupku dan bermusikku." - Heru, Shaggy Dog "Tidak semua pemusik bisa memainkan reggae. Reggae adalah soul! Butuh penghayatan khusus, dan merupakan pekerjaan jiwa." - Yanto Merapu
    Rp 25.000,00
  • Buku - Flip Da Skrip
    Buku - Flip Da Skrip

    Flip da Skrip: Kumpulan Catatan Rap Nerd Selama Satu Dekade – Herry Sutresna

    , , ,
    Penerbit: Elevation Books Tahun Terbit: 2018 Kondisi: Baru Sejak awal 1990-an, telah begitu banyak karya musik bercorak hip hop dihasilkan oleh artis-artis Indonesia. Pelaku, pengamat dan penggemar juga telah begitu ramai memperbincangkannya di internet, media sosial dan ruang-ruang diskusi. Sudah begitu banyak korporasi, tim bola basket, dan agen periklanan yang mendapatkan begitu banyak uang dari imaji-imaji tentang hip hop dan rap. Dan dalam kasus Homicide, sudah begitu banyak anak-anak muda yang terpantik semangat insureksinya. Yang belum pernah ada adalah sebuah catatan menyeluruh tentang genre musik yang juga sekaligus merupakan kultur unik yang sulit dipungkiri datang dari tempat yang asing, tempat yang spesifik dan rentang waktu yang tidak akan terulang lagi. Yang dilakukan Herry Sutresna di sini adalah mencatat, menata ulang, dan menginterpretasi hip hop dari suatu masa dan satu tempat (Pantai Barat dan Pantai Timur Amerika Serikat) dan memberi konteks atas kehadirannya di dalam konteks besar epos hip hop. Di buku ini hip hop baru adalah kelanjutan dari yang lama, bahwa Afrika Bambataa tetap ada di musik Tyler The Creator dan Kendrick. Sejarah adalah hari ini. Hip hop is not dead, it just smells funny.
    Rp 120.000,00
  • Buku Heavy Metal Parents
    Buku Heavy Metal Parents

    Heavy Metal Parents: Identitas Kultural Metalhead Indonesia 1980-an

    , ,
    Penulis: Yuka Dian Narendra Mangoenkoesoemo dan Gita Widya Laksmini Soerjoatmodjo Penerbit: Octopus Tebal: 260 halaman ISBN: 978-602-7274-39-6 Kondisi: Baru Ketika popularitas heavy metal menanjak di kancah budaya populer dunia pada era 1980-an, kaum muda di Indonesia mengonsumsi musik ini sebagai salah satu bentuk perlawanan terhadap nilai-nilai sosial, politik, dan budaya Orde Baru. Mereka pula yang pada masa selanjutnya bangkit dan menunjukkan karakteristik jati diri yang berbeda dengan generasi-generasi sebelumnya, termasuk mendorong Reformasi 1998. Ketika generasi metalhead 1980-an sekarang memasuki usia paruh baya, apakah pemaknaan mereka terhadap konsumsi musik heavy metal mengalami perubahan seiring dengan perkembangan waktu dan pertambahan usia? Apakah pemaknaan mereka ikut berubah ketika dunia tak lagi perlu dilawan dengan kepalan tinju, ideologi tidak selalu disikapi secara garang, estetika teriakan dan raungan distorsi gitar bersahutan dengan rengekan manja anak dan segala urusan keluarga, dan rambut yang dulu gondrong kini cepak dan diwarnai uban keperakan? Seperti apakah pola pengasuhan anak yang dikembangkan dan dipraktikkan dalam keseharian oleh “orang tua metal”? Bagaimana identitas masa muda sebagai “anak metal” beradaptasi dengan tugas perkembangan yang kini beralih pada merawat generasi berikut? Inilah buku yang menguak kisah tentang generasi metalhead 1980-an dalam memaknai konsumsi mereka terhadap metal dan konstruksi identitas kultural mereka. Buku ini merupakan kontribusi yang penting bagi pengembangan pemikiran tentang budaya populer Indonesia dan dinamikanya, khususnya untuk subkultur heavy metal yang selama ini belum banyak dibahas di ranah arus utama (mainstream).
    Rp 70.000,00
  • Buku - Merasa Pintar Bodoh Saja Tidak Punya
    Buku - Merasa Pintar Bodoh Saja Tidak Punya

    Merasa Pintar, Bodoh Saja Tak Punya: Kisah Sufi dari Madura – Rusdi Mathari

    , ,
    Penerbit: Buku Mojok Tahun Terbit: 2018 Tebal: 226 halaman ISBN: 978-602-1318-40-9 Kondisi: Baru Serial Cak Dlahom mulanya dimuat di situs mojok.co selama ramadan 2015 dan 2016. Telah dibaca lebih dari enam ratus ribu kali, kini sufi ala Madura ini hadir lewat buku untuk mengajak kita merenungkan kesombongan kita yang acap merasa lebih pintar. Buku ini menceritakan tentang kehidupan di suatu kampung bersama dengan penduduknya yang memiliki karakter yang beraneka ragam. Ada Mat Piti yang suka membantu tetangganya, Ada juga Cak Dlahom yang dianggap kurang waras sama orang dikampungnya, Ada juga Romlah putrinya Mat Piti yang menjadi kembang di desanya, Ada juga Pak Lurah dan lainnya. * "Meskipun bukan seorang ustaz, ulama, atau pendakwah, melalui buku ini Rusdi menunjukkan kualitas dan kecerdasannya dalam mengajarkan agama. Sebagai seorang jurnalis, Rusdi lebih mampu menunjukan kemampuan menyiarkan agama daripada beberapa orang yang mengaku sebagai pendakwah. Melalui karya ini kita bisa mengenal Rusdi nan berwawasan agama luas ketimbang pendakwah-pendakwah yang sering berkutat dengan kontroversi. "Membandingkan karya Rusdi ini dengan pendakwah-pendakwah memang bukan sesuatu yang seimbang. Karena yang dilakukan Rusdi adalah menulis cerita dan kemudian dibukukan. Sedangkan yang dilakukan oleh para pendakwah adalah menyiarkan agama di depan orang banyak. Tapi kiranya dari kisah-kisah di buku ini bisa diambil pelajaran untuk kita semua. - Dandy Try Yacoby, LPM Kemerdekaan
    Rp 60.000,00
  • Buku - Kekuasaan Politik dan Kebudayaan
    Buku - Kekuasaan Politik dan Kebudayaan

    Kekuasaan, Politik, dan Kebudayaan: Wawancara dengan Edward W. Said

    , ,
    Penyunting: Gauri Viswanathan Penerbit: Narasi dan Pustaka Promethea Tebal: xxvi + 670 hlm ISBN: 978-979-168-420-0 Kondisi: Baru Peralihan yang fleksibel dari satu pokok masalah ke pokok masalah lainnya, yang sedemikian rupa merupakan kumpulan wawancara khas, adalah sebuah cara yang unik untuk mengapresiasi pandangan-pandangan cerdas Edward W. Said sebagai kritikus sastra, kebudayaan, dan geopolitis zaman kita. Meskipun berjangkauan luas, Said selalu penuh perhatian pada persemaian nilai kemanusiaan individual dan bukan sekadar institusional. Said menyelami dunia ciptaan karya-karya sebagai pencapaian historis atau kultural. Wawancara yang mengagumkan dan menggugah ini menempatkan Edward W. Said sebagai salah satu intelektual humanis terkemuka, kosmopolit, dan demokratis yang tidak takut mengkritisi dogma politis dan akademis untuk memperluas pemahaman tentang dunia dan diri kita.
    Rp 150.000,00
  • Buku - Gagasan-Gagasan
    Buku - Gagasan-Gagasan

    Gagasan-Gagasan – Bertrand Russell

    , ,
    Penyunting: Robert E. Egner Penerjemah: Rani Rahmanillah Penerbit: Bright Publisher Tebal: iv + 152 halaman Kondisi: Baru Selama lebih dari lima puluh tahun, melalui lebih dari seratus buku dan artikel, Bertrand Russell menyerang otoritas dogma agama sebagai sudut pandangnya terhadap kemajuan manusia dengan segala kecemerlangan, kecerdasan dan pencerahannya. Berkat itu, dia telah meraih kemasyhuran di seantero dunia sebagai ilmuwan, filsuf dan kritikus sosial. Tidak hanya itu, opini-opininya yang kerap menantang itu telah berkembang menjadi badai kontroversial. Buku yang menggugah dan memprovokasi ini menawarkan beberapa karya terbaiknya di pelbagai subjek kajian, seperti psikologi, politik, pendidikan, agama, etika serta seks dan pernikahan. Lembaran-lembaran dalam buku ini secara blak-blakan dan orisinal menunjukkan kejeniusan Russell dalam menguak kecurigaan, kecemasan, gila kekuasaan, kebencian, dan sikap intoleran yang bersemayam di benak masyarakat maju. Russell, filsuf sekaligus ilmuwan yang humanis, optimistis dan jujur telah menerima banyak penghargaan atas karya-karyanya. Termasuk medali tanda jasa dan Nobel Sastra.
    Rp 45.000,00
  • Buku - Agama Manusia
    Buku - Agama Manusia

    Agama Manusia – Rabindranath Tagore

    , ,
    Penerbit: Narasi dan Pustaka Promethea Tahun Terbit: 2017 Tebal: 322 halaman ISBN: 978-979-1685-09-2 Kondisi: Baru Agama Manusia (1931), yang disampaikan sebagai rangkaian kuliah di Oxford pada tahun 1930, adalah pemaparan pemahaman Tagore yang berwibawa dan berjangkauan luas tentang makna dan pemaknaan agama dalam sejarah budaya manusia. Agama Manusia bagi Tagore bukanlah perkara teoretis melainkan suatu pengalaman. Banyak orang yang lahir dari naungan agama, namun sedikit yang memperoleh dari yang dimilikinya itu. Rangkaian kuliah ini adalah renungan matang Tagore menjelang usia 70 tahun. Rabindranath Tagore (1861-1941) adalah penulis besar India yang mencuat di peta sastra dunia. Bagi dunia ia adalah pembawa suara kebudayaan spiritual India, sedangkan bagi India sendiri ia adalah legenda hidup. Ia dikenal sebagai penyair, cerpenis, novelis, penulis drama, musisi, dan guru bangsa. Banyak sastrawan besar, seperti Andre Gide, Ezra Pound, dan W.B. Yeats, mengakui keunggulan karya-karyanya. Tagore memperoleh Nobel Sastra pada 1913.
    Rp 60.000,00
  • Buku - Karena Jurnalisme Bukan Monopoli Wartawan
    Buku - Karena Jurnalisme Bukan Monopoli Wartawan

    Karena Jurnalisme Bukan Monopoli Wartawan – Rusdi Mathari

    , ,
    Penerbit: Buku Mojok Tahun Terbit: 2018 Tebal: 258 halaman ISBN: 978-602-1318-64-5 Kondisi: Baru Ketika konsentrasi kepemilikan media meningkat, senjakala media cetak hampir tiba, tsunami hoax dan berita palsu muncul, gejala ketidakpercayaan terhadap media arus utama membesar, jurnalisme sedang berada dalam episode-episode menegangkan. Di buku ini, Rusdi Mathari membaca situasi tersebut dan mengajukan berbagai refleksi serta kritik untuk dunia media dan jurnalisme yang ia geluti lebih dari 25 tahun.
    Rp 78.000,00
  • Buku - Mereka Sibuk Menghitung Langkah Ayam
    Buku - Mereka Sibuk Menghitung Langkah Ayam

    Mereka Sibuk Menghitung Langkah Ayam: Sehimpun Reportase – Rusdi Mathari

    , ,
    Penerbit: Buku Mojok Tahun Terbit: 2018 Tebal: 216 halaman ISBN: 978-602-1318-63-8 Kondisi: Baru Sembilan belas naskah yang berada di tangan Anda adalah sehimpun reportase Rusdi Mathari. Naskah ini disajikan secara mendalam, menarik, juga menggelitik. Pembaca akan dibawa oleh Rusdi Mathari untuk menjelajahi reportase dari beragam kisah. Mengetahui kisah orang-orang yang berjuang melawan penyakit AIDS, orang-orang tua yang menghabiskan hidup di panti, dan sekelumit kehidupan pasar. Menelisik kehidupan masyarakat Aceh pasca-tsunami dan pembalakan hutan di Kalimantan. Membaca catatan beragam peristiwa hukum dan kriminal, hingga ketidakadilan yang dialami sebagian kelompok di Jawa Timur.
    Rp 68.000,00
  • Buku Bangkarak Jurnalistis
    Buku Bangkarak Jurnalistis

    Bangkarak Jurnalistik: Lalakon Hiji Jurnalis – Sjarif Amin

    , , , ,
    Penerbit: Pustaka Jaya Tahun Terbit: 2017 Tebal: 186 halaman ISBN 978-979-419-462-1 Kondisi: Baru "Koran Sipatahoenan téh geus lila teu terbit, tapi ngaranna nepi ka ayeuna masih kénéh mindeng disebut-sebut. Naon sababna? Nurutkeun Syarif Amin, lantaran urang Sunda harita ngarasa Sipatahoenan téh jadi kalangkang dirina. Macaan tulisan Syarif Amin dina ieu buku, ngahudang deui kapanasaran ngeunaan “kalangkang dirina” urang Sunda mangsa ayeuna." - Abdullah Mustappa "Kabiruyungan milu macaan karangan-karangan nu di-sadapurankeun di dieu, kaasup panganteur tinu milihanana. Kayungyun boh ku nu ngaréka sastra jeung naratas jurnalisme, boh ku nu mapay raratanana. Sumbangan nu pohara gedéna keur kaweruh balaréa, utamana tina perkara sajarah sastra jeung jurnalisme Sunda abad ka-20." - Hawé Setiawan
    Rp 60.500,00
  • Buku - Sundakala
    Buku - Sundakala

    Sundakala – Ayatrohaedi

    , , ,
    Penerbit: Pustaka Jaya Tahun Terbit: 2017 Tebal: 160 halaman ISBN 978-979-419-330-3 Kondisi: Baru Waktu itu awal tahun 1970-an. Ada kabar tentang naskah-naskah Pangeran Wangsakerta dari Cirebon. Naskah-naskah itu berisi tentang sejarah Sunda khususnya, dan sejarah Indonesia umumnya, yang lengkap dan bernilai tinggi sebagai sumber sejarah. Atja, yang ketika itu menjabat sebagai Kepala Museum Negeri Jawa Barat dan Kepala Bidang Permuseuman dan Kepurbakalaan Kantor Wilayah Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat, berupaya mencari naskah-naskah itu, dan berhasil. Didapatkanlah sekitar 50 naskah yang ditulis pada kertas daluang dengan menggunakan aksara dan bahasa Jawa serta mengandung lima seri karangan yang memaparkan sejarah Sunda, Pulau Jawa, dan Nusantara sejak masa prasejarah hingga abad ke-17. Sejak itu timbullah kontroversi menyangkut isi dan keaslian nas-kah-naskah tersebut. Di tengah suasana seperti itu, Ayatrohaedi sebagai ahli kebudayaan Sunda turut aktif menggali isi naskah-naskah tersebut dan mengumumkannya di berbagai tempat dan kesempatan. Dalam buku ini tulisan-tulisan Ayatrohaedi yang semula bertebaran di berbagai media massa dan jurnal ilmiah dihimpun jadi satu. Dengan begitu buku ini dapat membantu para peminat sejarah yang tertarik untuk menyingkap keseluruhan masalah menyangkut naskah-naskah Wangsakerta.
    Rp 50.000,00
  • Buku - Third Debate
    Buku - Third Debate

    Third Debate dan Kritik Positivisme Ilmu Hubungan Internasional – Shaummil Hadi

    , ,
    Penerbit: Jalasutra ISBN: 978-602-8252-01-0 Kondisi: Baru Hubungan Internasional (HI) sudah sejak lama dikenali sebagai praktik pengejaran objek-objek kekuasaan. Namun di balik hal tersebut, orang lalai berpikir bahwa itu merupakan sebentuk kekakuan dalam memandang HI, baik itu sebagai praktik maupun pengetahuan. Kekakuan itu mengisyaratkan ketidakmampuan orang keluar dari keterkungkungan pengetahuan karena suatu objek kekuasaan yang ada padanya, yang berujung pada kekakuan praktik pengetahuan tersebut. Ironisnya, kekakuan dalam memandang praktik HI secara awam itu juga merupakan kekakuan dalam ilmu HI pada umumnya. Kekakuan tersebut, sebagaimana diutarakan dalam buku ini, pada dasarnya berasal dari kekakuan definisi ilmu HI itu sendiri yang diterakan sebagai ilmu yang harus mempelajari hubungan dan interaksi antar negara-negara semata. Ditenggarai bahwa kekakuan HI itu bersumber dari kekakuan sifat negara sendiri dalam kerangka hubungannya dengan negara lain, atau sifat alamiah negara dalam hubungan internasional. Selain itu, kekakuan dalam memandang fenomena hubungan internasional ternyata berasal dari pegangan epistemologi yang dianut para pengkaji HI itu sendiri selama ini, yakni epistemologi positivisme. Tujuan utama penelusuran dalam buku ini adalah hendak meluruhkan kekakuan dari teleologi tradisional HI tersebut dengan memperkenalkan sejarah dan kesejarahan dari mana sumber kekakuan itu berasal, yang nantinya diharapkan dapat dijadikan model dari suatu upaya pemahaman baru guna melihat HI dan logika persoalannya yang lebih kontemporer, sehingga ia dapat bermanfaat pula bagi upaya-upaya menjawab berbagai artikulasi krisis dan sosio-kultural yang kini sedang dihadapi dunia. Argumen-argumen yang dikemukakan dalam buku ini sebagian besar dilatrbelakangi terjadinya perubahan cara pandang sejak beberapa dasawarsa terakhir dalam dunia sosial, yang terkait erat dengan munculnya posmodernisme sebagai ide dan fenomena.
    Rp 63.000,00
  • Buku - Seksualitas di Indonesia
    Buku - Seksualitas di Indonesia

    Seksualitas di Indonesia

    , ,
    Editor: Linda Rae Bennett, Sharyn Graham Davies, Irwan Martua Hidayana Penerbit: Yayasan Pustaka Obor Indonesia dan AUT University Tahun Terbit: 2018 Tebal: x + 460 hlm ISBN: 978-602-433-565-6 Kondisi: Baru Seks, seksualitas dan relasi seksual adalah topik-topik yang diperdebatkan secara hangat di Indonesia, sehingga memicu respons-respons yang kompleks dan seringkali emosional. Buku ini mengeksplorasi topik-topik ini dalam beragam cara. Pertama, menyoroti sejarah dan bentuk-bentuk baru dari keragaman seksual, termasuk respons-respons yang muncul. Kedua, mengkritisi representasi seksualitas yang berbeda dengan menunjukkan keragaman wacana tentang bagaimana seksualitas dan ‘the sexual’ dipahami dalam konteks Indonesia moderen. Dengan menempatkan seksualitas sebagai pusat dan meletakkannya dalam konteks sejarah era Reformasi, volume ini menelisik makna-makna dan praktik-praktik lintas lokasi, dengan memfokuskan pada beragam kelompok dan makna-makna seksualitas yang contested. Diawali dengan sebuah pengantar yang substantif dan disimpulkan dengan refleksi kritis atas isu-isu utama, kerangka buku ini melingkupi empat tema utama: politik seksual, kesehatan, keragaman dan representasi. Buku ini menyajikan temuan empiris baru dan sekaligus berkontribusi pada analisis teoritik. Buku ini mengisi rumpang (gap) dalam pemahaman kita tentang evolusi dan dinamika kontemporer dari seksualitas di Indonesia. Ilmuwan dan akademisi dari disiplin kajian gender dan seksualitas, kesehatan global, kesehatan seksual dan reproduksi, antropologi, sosiologi dan kajian Asia perlu membaca buku yang penting dan menarik ini.
    Rp 160.000,00
  • Buku Membongkar Kuasa Media
    Buku Membongkar Kuasa Media

    Membongkar Kuasa Media – Ziauddin Sardar

    , ,
    Ilustrasi: Borin Van Loon Penerjemah : Dina Septi Utami Penerbit: Resist Book Tebal: 174 halaman ISBN: 978-979-1097-41-3 Kondisi: Baru Tak seorangpun bisa lepas dari jeratan kuasa media. Setiap hari, selama berjam-jam, kita menonton TV, mendengarkan radio, membaca surat kabar dan majalah, menonton bioskop, duduk di depan layar video atau berselancar di internet. Media memberi pengaruh yang sangat besar dalam kehidupan menusia. Membongkar kuasa media melacak relasi yang kompleks antara media, ideologi, pengetahuan, dan kekuasaan. Sebuah penjelajahan yang mencerahkan tentang sejarah media, industri media, riset-riset media. Kita akan menelaah bagaimana audiens dibentuk oleh media dan pada gilirannya menginterpretasikan isi dan makna dalam representasi media. Buku ini juga membedah teknik analisa film secara kritis, dekonstruksi iklan serta mengenali bagaimana media membentuk opini publik dan melakukan imperialisme budaya. Di zaman yang semakin dibanjiri beragamnya media, karya ini membekali kita dengan tinjauan yang kritis, informatif sekaligus menghibur. Layak dibaca oleh siapa saja yang memiliki perhatian terhadap meningkatnya kekuasaan, pengaruh dan perkembangan media.
    Rp 47.000,00
  • Buku Cerita dari Gedung Arca
    Buku Cerita dari Gedung Arca

    Cerita dari Gedung Arca: Serba-Serbi Museum Nasional Jakarta – Wahyono Martowikrido

    , ,
    Penerbit: Masup Jakarta Tahun Terbit: 2005 Tebal: xviii+162 halaman ISBN: 979-3731-11-7 Kondisi: Baru Buku ini merekam perjalanan sejarah Gedung Arca, nama julukan Museum Nasional Jakarta yang pernah populer tempo doeloe, dalam pelbagai dimensi. Bukan saja asal mulanya, rupa-rupa koleksinya lengkap dengan tips-tips mengenali keaslian benda-benda kuno, tetapi juga kisah-kisah para pengurus dan pengunjungnya yang heroik, unik, lucu dan mengharukan. Membaca buku ini dapat dirasakan bahwa museum itu bukanlah seperti yang bertahun-tahun belakangan ini dicitrakan, yaitu suatu tempat yang ganjil dan menjemukan.
    Rp 30.000,00
  • Buku Matinya Seorang Penulis Besar
    Buku Matinya Seorang Penulis Besar

    Matinya Seorang Penulis Besar – Mario Vargas Llosa

    , , , ,
    Penerjemah: Ronny Agustinus Penerbit : Immortal X Octopus Tahun Terbit: 2018 Tebal: 142 halaman ISBN: 978-602-6657-94-7 Kondisi: Baru Demokrasi dan pasar telah merekayasa putaran lain: karena kini tak ada opini publik, hanya publik semata, maka si penulis-bintanglah—mereka yang paling tahu cara memanfaatkan media audiovisual, para “seleb media”—yang memberi prestise pada buku-bukunya, dan bukan sebaliknya, seperti yang terjadi di masa lalu. Alhasil, kita telah mencapai taraf degradasi suram yang telah diperkirakan paling bagus oleh Tocqueville: era para penulis yang “mementingkan sukses ketimbang keagungan”. Alih-alih jatuh ke dalam depresi dan menganggap diri makhluk ketinggalan zaman yang ditampik oleh modernitas, penulis zaman sekarang harus merasa dipacu oleh tantangan berat untuk menciptakan sastra yang cocok bagi zaman kita dan mampu mencapai publik luas potensial yang menantikannya, yang kini, berkat demokrasi dan pasar, begitu banyak manusia bisa membaca dan mampu membeli buku, sesuatu yang tak pernah terjadi di masa lampau ketika sastra adalah agama dan penulis adalah sesosok dewa kecil yang diberi penghormatan dan pujapuja oleh “minoritas kebanyakan”. Tak pelak lagi tirai telah tertutup bagi para penulis narsis pengkhotbah itu; tetapi pertunjukan bisa terus berlanjut apabila para penerus mereka berusaha untuk lebih mengasyikkan dan jangan terlalu ambisius. * Mario Vargas Llosa telah menghasilkan tulisan-tulisan nonfiksi yang bila ditumpuk bisa jadi sama tebal atau bahkan lebih tebal dibanding seluruh karya fiksinya (di luar naskah drama, skenario film, dan cerita anak yang juga pernah dihasilkannya). Tulisan-tulisan nonfiksi itu berupa esei dan kolom pendek, kajian panjang, pidato dan kuliah, bahkan buku utuh tentang permasalahan sastra, politik, seni rupa, atau kehidupan sosial budaya umumnya.
    Rp 39.000,00
  • Buku - Toekar Tambah
    Buku - Toekar Tambah

    Toekar Tambah: Asimilasi Paksa dan Rela – Nindityo Adipurnomo dan Mella Jaarsma

    , , ,
    Penerbit: Semarang Contemporary Art Gallery Tahun Terbit: 2012 Tebal: 128 halaman Kondisi: New Old Stock Studi dan penelitian tentang Peranakan di Indonesia boleh dibilang masih sangat langka. Ada beberapa buku yang mengetengahkan foto-foto barang peninggalan, seperti furniture dan perabot rumah tangga dan pelbagai pernak-perniknya, kain batik Peranakan, sampai arsitektur bangunan Peranakan di Asia Tenggara. Namun, hanya sedikit buku yang mengulas dari konteks sejarah dan kebudayaannya. Buku ini diterbitkan menyertai pameran seni rupa Nindityo Adipurnomo dan Mella Jaarsma di Semarang Gallery tanggal 19 Februari-9 Maret 2012. Nindit dan Mella melakukan riset dan studi budaya asimilasi Peranakan di kota Semarang dan Lasem sebelum menuangkannya ke dalam proses kreatif berkarya mereka.
    Rp 75.000,00
  • Buku - Diri yang Tak Ditemukan
    Buku - Diri yang Tak Ditemukan

    Diri yang Tak Ditemukan – Carl Gustav Jung

    , ,
    Penerbit: Ircisod Tahun Terbit: 2018 Tebal : 204 halaman ISBN: 978-602-7696-40-2 Kondisi: Baru Dalam menyaring pengalaman hidup yang berharga ini, Carl Gustav Jung menegaskan bahwa kelangsungan hidup peradaban kita akan sangat bergantung pada pelenyapan jurang pemisah antara aspek-aspek kesadaran dan ketaksadaran di dalam psikologi manusia. Jung percaya bahwa keselamatan dunia tergantung pada keselamatan jiwa ketika manusia menemukan jati diri yang sejati; yang membimbingnya menerima anugerah iman tentang bentuk kehidupan yang bernilai. Hanya jika manusia memahami sifat dasarnya yaitu kemampuannya untuk berbuat jahat dan berbuat baik maka dia akan bisa mulai memahami dan mengatasi ancaman-ancaman diri yang tak ditemukan itu dengan penuh kekuatan. * "Sebuah usaha pembelaan yang sangat bergairah terhadap berharganya integritas individu." - The New York Time Book Review
    Rp 60.000,00
  • Buku - Tempat Terbaik di Dunia
    Buku - Tempat Terbaik di Dunia

    Tempat Terbaik di Dunia – Roanne Van Voorst

    , ,
    Penerjemah dari bahasa Belanda: Martha Dwi Susilowati Penerbit: Marjin Kiri Tebal: vi + 192 halaman ISBN: 978-979-1260-79-4 Kondisi: Baru Mau ikut?” teriak seorang pemuda ke arah saya, di atas kebisingan deru mesin bus kota yang saya tumpangi. “Ke tempat terbaik di Indonesia. O tidak, ke tempat terbaik di dunia! Apa saja yang ingin kamu lakukan, bisa di sana, dan apa saja yang ingin kamu punya, ada di sana.” Roanne van Voorst, seorang antropolog yang meneliti tentang respons manusia terhadap banjir, memutuskan mengikuti anak muda itu dan tiba di salah satu kampung kumuh termiskin di Jakarta. Dia menetap di sana lebih dari setahun, di sebuah rumah dari papan dan asbes. Semakin lama dia semakin mengenal tetangganya dan keadaan hidup mereka: kemelaratan luar biasa, ancaman penggusuran karena permukiman itu ilegal, dan terutama pergulatan mereka dengan banjir dari sungai yang sangat tercemar. Dalam menghadapi masalah-masalah tersebut, penghuni permukiman kumuh ini menemukan cara-cara yang efisien, kerap inovatif dan kreatif, yang mereka ajarkan kepada “anak angkat” mereka yang baru. Dengan informatif, intim, dan penuh humor, Roanne van Voorst memberikan wawasan unik tentang kehidupan penghuni kampung kumuh yang keras, tetapi pantang menyerah. Buku ini mematahkan pra­sangka negatif dari para pejabat dan kelas menengah atas Indonesia yang cenderung mencap penghuni kampung kumuh sebagai kriminal dan pemalas, sekaligus juga pra­duga positif dari sebagian aktivis dan peneliti yang kerap memandang persoalan riil kemiskinan secara romantik. * “Van Voorst memiliki keberanian untuk melangkah masuk ke dalam kehidupan keras orang-orang termiskin di Jakarta. Lewat pandangan matanya kita mengikuti pergulatan mereka untuk bertahan hidup. Sarat dengan derita tapi kadang juga meninggalkan tawa.” — Step Vaessen, koresponden Al Jazeera di Jakarta * “Hanya orang yang mencintai Indonesia bisa menggambarkannya seperti Roanne van Voorst—modern sekaligus absurd. Tempat Terbaik di Dunia adalah potret kehidupan sebuah kampung kumuh yang menakjubkan dan begitu menyentuh.” Gustaaf Peek, novelis, pengarang Dover * Roanne van Voorst (1983) adalah seorang antropolog dan pe­nulis buku-buku non-fiksi maupun fiksi. Debutnya diawali lewat Jullie zijn anders als ons: Jong en Allochtoon in Nederland (2010), buku tentang kaum muda imigran di Belanda. Dia meraih gelar doktor dengan pre­dikat cumlaude dari Universitas Amsterdam pada 2014. Penelitiannya tentang banjir di Indonesia melahirkan buku akademis Natural Hazards, Risk and Vulnerability: Floods and Slum Life in Indonesia (2015) serta kisah pengalamannya dalam versi populer De beste plek ter wereld: Leven in de sloppen van Jakarta (2016). Roanne juga pendiri Fearlessly Fearful, platform daring untuk melatih peserta agar menjalani hidup dengan lebih berani. Sendirinya seorang pemanjat tebing, ia menerbitkan wawancara­nya dengan para pemanjat kelas dunia tentang cara mengatasi ketakut­an dalam Fear! Extreme Athletes on How to Reach Your Highest Goals and Overcome Fear and Self Doubt (2018). Sedangkan karya-karya fiksinya adalah De verhuizing (2015) dan Lief van je (2018).
    Rp 57.000,00
  • Buku - Ensiklopedi Suku Bangsa di Indonesia
    Buku - Ensiklopedi Suku Bangsa di Indonesia

    Ensiklopedi Suku Bangsa di Indonesia – Dr. Zulyani Hidayah

    , ,
    Penerbit: Yayasan Pustaka Obor Indonesia Tebal: xxii + 470 halaman ISBN: 978-979-461-929-2 Kondisi: Baru Semboyan “Bhinneka Tunggal Ika” – yang telah banyak dikenal masyarakat Indonesia – mempunyai arti bahwa walau masyarakat negeri ini amat beragam dalam berbagai aspeknya, tapi tetap satu kesatuan. Namun demikian, tidak banyak yang mengetahui bagaimana sebenarnya keragaman dari suku-suku bangsa yang ada itu. Secara tidak langsung, buku ini menggugah kesadaran kita bahwa ternyata pengetahuan dan pengenalan kita selama ini tentang saudara-saudara sebangsa dan setanah air sangat terbatas. Keadaan ini semakin ironis ketika kita mengetahui banyak orang asing yang jauh lebih mengetahui bagaimana wujud keragaman bangsa kita. Buku ini menyajikan informasi pokok mengenai berbagai suku bangsa di Indonesia, yang beberapa di antaranya sudah diteliti dan diungkap, namun jauh lebih banyak yang belum teridentifikasi secara baik. Kendatipun demikian, informasi yang tersaji dalam buku ini tetap menarik untuk diketahui dan diambil manfaatnya.
    Rp 140.000,00
  • Buku Sosiologi Sastra
    Buku Sosiologi Sastra

    Sosiologi Sastra – Robert Escarpit

    , , ,
    Kata Pengantar: Sapardi D. Damono Penerbit: Yayasan Pustaka Obor Indonesia Tahun Terbit: 2017 Tebal: xii + 162 halaman ISBN: 978-979-461-550-8 Kondisi: Baru Yang menjadi pokok pembicaraan dalam buku Escarpit ini adalah sastra sebagai buku, tidak sekedar sebagai gagasan atau pandangan kita mengenai bagaimana dan seperti apa sastra itu seharusnya. Dan karena dalam pengertian itu pengarang-sebagai individu yang membuat dan memiliki karya itu-menjadi penting, maka definisi pengarang juga dipermasalahkan. Pandangan penulis menyiratkan adanya sederet kegiatan dan lembaga yang berada antara benak orang yang menulis dan pikiran orang yang membaca tulisannya. Dan itulah, tentunya, yang menjadi landasan pemikiran buku ini menyangkut produksi, distribusi, dan konsumen bahan pembicaraan yang tidak mendapat tempat istimewa dalam pembicaraan mengenai sosiologi sastra yang terutama membicarakan bagaimana seharusnya sastra berfungsi dalam masyarakat. Sastra bukan lagi suatu permasalahan yang kita pikirkan bagaimana seharusnya ia, tetapi sebagai benda budaya yang kita hasilkan sebagai bagian dari kegiatan industri modern.
    Rp 60.000,00
  • Buku Chairil Anwar Pelopor Angkatan '45
    Buku Chairil Anwar Pelopor Angkatan '45

    Chairil Anwar: Pelopor Angkatan 45 – H.B. Jassin

    , , ,
    Penerbit: Pustaka Narasi Tahun Terbit: 2018 ISBN: 978-602-5792-10-6 Kondisi: Baru Ketika Pujangga Baru mencangkok keindahan romantis dari angkatan Belanda tahun 1880-an, Chairil Anwar mengubah corak khas itu menjadi wacana puisi internasional dari zamannya sendiri, melahap, mencerna, dan mencipta-ulang puisi kontemporer. Sajak-sajaknya menghembuskan jiwa, semangat dan cita-cita muda, bukan dalam arti tidak masak, masih hijau, tapi dalam arti terus-terus, bersifat memperbarui, dalam arti segar-bugar. vital, penuh hidup, bergerak dan menggerakkan. Meski hidup singkat sebagai manusia, namun tidak sebagai seniman, la telah menggoreskan pengaruhnya dalam persajakan modem Indonesia. Tak heran kemudian H.B. Jassin, seorang kritikus sastra kenamaan tak ragu menahbiskan Chairil Anwar sebagai "Pelopor Angkatan '45". Dalam buku ini, H.B. Jassin menjabarkan secara singkat apa dan bagaimana yang membuat Chairil Anwar bisa menjadi seorang pelopor perpuisian di era yang waktu itu sangat represif. Anda juga akan menemui hampir semua sajak-sajak yang pernah Chairil buat. Buku ini persembahan dari "Focus" Sastra Indonesia dan menjadi salah satu referensi paling penting untuk mengenal Chairil Anwar.
    Rp 65.000,00
  • Buku - Sejarah dan Budaya
    Buku - Sejarah dan Budaya

    Sejarah dan Budaya – Antonio Gramsci

    , ,
    Penerbit: Narasi Tahun Terbit: 2017 Tebal: 334 halaman ISBN: 978-979-1684-28-6 Kondisi: Baru "Pada dasarnya, semua orang punya potensi menjadi intelektual, sesuai dengan kecerdasan yang dimilikinya, dan dalam cara menggunakannya. Tetapi tidak semua orang adalah intelektual dalam fungsi sosial." - Antonio Gramsci * Buku ini diterjemahkan dari Gramsci's Prison Notebooks, sebuah catatan-catatan pengalaman politik dan intelektual yang membentuk, mendukung dan melatarbelakangi gagasan dan pemikiran Gramsci ketika berada di penjara, terutama pemikiran-pemikirannya tentang hegemoni. Banyak pengamat menganggap pemikiran-pemikiran Gramsci tidak gampang dicerna. Itu karena tulisan-tulisannya banyak menggunakan kata-kata yang tidak langsung menohok permasalahan, sehingga penuh dengan ungkapan-ungkapan kiasan. Semua itu ia lakukan untuk dapat meloloskan tulisan-tulisannya dari sensor penjara.
    Rp 85.000,00
  • An Ode to Fried Chicken
    An Ode to Fried Chicken

    Primitive Skill #2: An Ode to Friend Chicken

    , , ,
    Penerbit: Binatang Press! Tahun Terbit: 2018 Bahasa: Inggris dan Indonesia Tebal: 42 halaman, dicetak dengan risografi Kondisi: Baru An Ode To Friend Chicken reviews KFC knockoffs found around Jakarta. * Mm, you bleed for me.. Bleed for me
    Rp 50.000,00
  • Buku - Jurnalisme Kontemporer
    Buku - Jurnalisme Kontemporer

    Jurnalisme Kontemporer Edisi 2 – Septiawan Santana K.

    , , ,
    Penerbit: Yayasan Pustaka Obor Indonesia Tahun Terbit: 2017 Tebal: xviii + 340 halaman ISBN: 978-602-433-448-2 Kondisi: Baru Jurnalisme Kontemporer Edisi 2 ini menyerap berbagai perkembangan jurnalisme. Teknologi, misalnya, mendorong jurnalisme ke dalam kontemporarisasi media, dan membawa masyarakat semakin erat, ketat, padu, dan kompak, ketika menangkap peristiwa, atau isu. Perkembangan lain membawa jurnalisme tidak lagi hanya jadi sebuah profesi. Tapi juga, perkakas mengolah pesan, dan medium komunikasi kreatif: menyoal gaya hidup, olah raga, kesehatan, makanan, hingga cuaca. Sejarah, dan keilmuan jurnalisme, di antaranya, menunjukkan ideologi bermain di ruang fakta, sumber berita, sampai reportase. Bahasa dan pelaporan jurnalisme bahkan mengubah nalar bangsa Hindia, dari budaya "ucap" menjadi "baca-tulis", dari literasi "obrolan sekampung" menjadi "informasi personal". Framing jurnalisme mengerangka tampilan sebuah bangsa, dan nafsu ekonomi politik. Dari sanalah, sertifikasi kewartawanan diukur jurnalisme, dan etika jurnalistik menolak syahwat pornografi. Hal itu tak melulu bisa diukur lewat sistem pers. Di kawasan Amerika Utara dan Eropa Barat, misalnya, aturan pers dipengaruhi pasar media, jaringan media dan partai politik, profesionalisme kewartawanan, serta intervensi negara. Ukuran profesionalisme, contohnya, pun bermacam ragam di tiap negara. Intervensi negara, misal lain, berbeda-beda ukurannya. Komponen politis bisa bersambung dengan sirkulasi pers. Buku edisi ke-2 ini dituntun, secara langsung atau tidak, oleh para mahasiswa, dosen atau pengajar, sampai pembimbing tesis dan disertasi, dari disiplin komunikasi, politik, hukum, ekonomi, psikologi, serta ilmu sosial dan humaniora lain. Selain itu, diceramahi sejawat pers dan media, serta rekan profesi lain seperti pengacara, politisi, polisi, dan lainnya. Alhamdulillah.
    Rp 175.000,00
  • Buku - In Search of Middle Indonesia
    Buku - In Search of Middle Indonesia

    In Search of Middle Indonesia: Kelas Menengah di Kota-Kota Menengah

    , ,
    Penulis dan Editor: Ward Berenschot, Joseph Errington, Noorhaidi Hasan, Gerry van Klinken, Cornelis Lay, Wenty Marina Minza, Jan Newberry, Amalinda Savirani, Sylvia Tidey, Nicolaas Warouw, dan Ben White. Penerbit: Yayasan Pustaka Obor Indonesia Tahun Terbit: 2016 Tebal: xiv + 320 halaman ISBN: 978-979-461-928-5 Kondisi: Baru Gelombang reformasi pasca-1998 dalam politik lokal telah membawa kembali kota-kota menengah – yang meliputi ibu kota provinsi, ibu kota kabupaten atau kota – ke tengah panggung perpolitikan Indonesia. Buku ini membahas kelas menengah Indonesia (sekarang mencapai jumlah 43%!) dari dekat di tempat di mana para anggotanya tinggal, yaitu kota. Indonesia Menengah membangkitkan kekuatan politik nasional, namun ia tidak sangat kaya dan juga tidak terpusat secara geografis. Ini adalah kelas menengah-bawah yang sangat besar, borjuis kecil konservatif yang baru saja keluar dari kemiskinan dan terikat kepada negara. Indonesia Menengah, alih-alih menolak, malah menyambut pasar yang terglobalisasi, pasar terbuka. Secara politis, ia menikmati demokrasi tetapi menggunakan keterampilan politik dan jaringan ‘clientelistic’ untuk membuat sistem bekerja mendatangkan keuntungan baginya, yang belum tentu merupakan keuntungan juga bagi elite nasional maupun orang-orang miskin.
    Rp 80.000,00
  • Buku - Ekofenomenologi
    Buku - Ekofenomenologi

    Ekofenomenologi: Mengurai Disekuilibrium Relasi Manusia Dengan Alam – Saras Dewi

    , ,
    Penerbit: Marjin Kiri Tebal: xiv + 172 halaman ISBN: 978-979-1260-42-8 Kondisi: Baru Gerakan ekologi dan etika lingkungan telah dengan tepat menunjukkan berbagai kerusakan alam dan kemerosotan lingkungan hidup akibat aktivitas-aktivitas manusia yang mengutamakan kepentingannya sendiri. Pandangan dunia yang antroposentrik dituding sebagai pangkal ketimpangan relasi antara manusia dengan alam sekitarnya. Namun baik ekologi maupun etika lingkungan ditengarai masih terjebak dalam dikotomi antara ekosentrisme dengan antroposentrisme. Dikotomi ini membuat kedua gerakan tersebut kerap kesulitan dalam menjelaskan kepentingan manusia di dalam kerangka hidup bersama alam, misalnya dalam menjelaskan soal teknologi. Dengan memakai pendekatan fenomenologi yang bersumber dari filsafat Husserl, Merleau-Ponty, dan Heidegger, buku ini hendak meneliti hubungan ontologis manusia dengan alam secara lebih mendalam dan radikal. Sebuah perangkat baru hendak dibangun guna memahami alam secara substansial, yang bukan sekadar gejala kerusakannya atau hal-hal lain yang bersifat deskriptif, statistik, maupun etis belaka.
    Rp 58.000,00
  • Buku - Dilarang Gondrong
    Buku - Dilarang Gondrong

    Dilarang Gondrong! – Praktik Kekuasaan Orde Baru Terhadap Anak Muda Awal 1970-an – Aria Wiratma Yudhistira

    , ,
    Pengantar: Andi Achdian Penerbit: Marjin Kiri Tebal: xxii + 180 halaman ISBN: 978-979-1260-75-6 Kondisi: Baru Pada awal berdirinya Orde Baru, musuh besar penguasa ternyata bukan hanya komunisme, melainkan juga… rambut gondrong! Persoalan yang sepertinya sepele ini ternyata menyita perhatian khusus penguasa. Petinggi militer mengeluarkan radiogram pelarangan rambut gondrong, bahkan Pangkopkamtib bicara mengenainya di TVRI. Instansi publik menolak melayani orang-orang berambut gondrong. Pelajar, mahasiswa, artis, dan pesepak bola dilarang gondrong. Razia dan denda digelar di jalan-jalan, melibatkan anggota pasukan teritorial bersenjatakan gunting, bahkan pernah dibentuk Bakorperagon (Badan Koordinasi Pemberantasan Rambut Gondrong). Pertanyaannya adalah: mengapa? Mengapa Orde Baru begitu cemas terhadap rambut gondrong? Dengan apik buku ini menelusuri kembali episode menggelikan sekaligus mengenaskan dalam sejarah Indonesia, awal dari sikap paranoid rezim yang selalu melihat rakyatnya sendiri sebagai ancaman. * “Buku ini mencatat periode diterapkannya program depolitisasi masyarakat Indonesia yang dilakukan Orde Baru secara serius tetapi konyol. -Bisnis Indonesia * “Buku ini menjelaskan bagaimana kekuasaan Orde Baru menghegemoni pemaknaan dan pemahaman terhadap apa pun. Bahkan untuk urusan yang, mestinya, tidak dihubungkan dengan masalah kenegaraan dan adat kesopanan.” -Radar Surabaya
    Rp 64.000,00
  • Buku - Big Magic
    Buku - Big Magic

    Big Magic: Perburuan Menemukan Kehidupan Kreatif – Elizabeth Gilbert

    , ,
    Penerbit: Kaifa Tebal: 280 halaman Bahasa: Indonesia ISBN: 978-602-0851-84-6 Kondisi: Baru Kehidupan kreatif lebih aneh daripada pekerjaan duniawi mana pun. Ketidakpastian adalah apa yang kita sepakati saat kita bersedia menjalani kehidupan kreatif. Lama sebelum internet dan teknologi digital ditemukan-seniman adalah karier yang payah. Dunia kreativitas-sebagaimana dunia sesungguhnya--adalah tempat yang jahat dan tidak adil. Apa lagi yang akan kau lakukan dengan hidupmu di dunia ini-tidak mewujudkan sesuatu? Tidak melakukan hal-hal yang menarik? Tidak mengikuti rasa suka dan keingintahuanmu?
    Rp 79.000,00
  • Buku - The Origin of Species
    Buku - The Origin of Species

    The Origin of Species: Asal-Usul Makhluk Hidup Melalui Seleksi Alam – Charles Darwin

    , ,
    Penerbit: Pustaka Narasi Tahun Terbut: 2017 Tebal: 596 halaman Jenis Cover: Hard Cover ISBN: 978-979-1685-27-6 Kondisi: Baru "Semakin baru suatu bentuk akan semakin tinggi tingkatannya daripada bentuk-betuk yang lebih purba, karena setiap bentuk baru tercipta dengan keunggulan tertentu atas bentuk-bentuk sebelumnya melalui perjuangan untuk bertahan hidup." - Charles Darwin Buku ini adalah dokumentasi lengkap hasil penelitian panjang Charles Darwin tentang asal-usul makhluk hidup. Dalam teorinya, Darwin mengungkapkan bahwa perkembangan spesies didasarkan pada terjadinya seleksi alam. Buku ini berisi penegasan Darwin bahwa spesies tidak diciptakan sekaligus oleh tangan Ilahi, tapi dimulai dengan beberapa bentuk sederhana yang kemudian bermutasi menyesuaikan diri dari waktu ke waktu. Teori-teori Darwin tentang evolusi makhluk hidup dianggap kontroversial, bahkan hingga hari ini. Perdebatan mengenai teori Darwin menjadikan karyanya sebagai buku paling berpengaruh dalam ilmu pengetahuan alam yang pernah ditulis manusia. Dunia mengakui bahwa karya Darwin ini sangat penting bagi sejarah manusia.
    Rp 200.000,00
  • Buku - PowerKnowledge
    Buku - PowerKnowledge

    Power/Knowledge: Wacana Kuasa/Pengetahuan – Michel Foucault

    , ,
    Penerbit: Pustaka Narasi Tahun Terbit: 2017 Tebal: 354 halaman Bahasa: Indonesia ISBN: 978-979-168-514-6 Kondisi: Baru Buku ini adalah buku primer untuk memasuki pemikiran Foucault. Termuat di dalamnya serangkaian perbincangan bersama Foucault yang menginstruksikan sejumlah karya penting yang pernah ditulisnya, seperti The Order of Things (1966), The Archaeology of Knowledge (1969), Discipline and Punish (1975), dan History of Sexuality (1976). Melalui perbincangannya, Foucault memperjelas fokus lingkungan politik dan intelektual tempat karya-karyanya lahir sehingga terurailah keruwetan yang biasanya menyertai penggunaan istilah dan konsep yang sering disalahpahamkan dan polemis, seperti strukturalisme dan post-Marxisme. Di sini terangkatlah permasalahan penting yakni power/knowledge yang merupakan tema fundamentalnya dalam studi historis atau genealogi ilmu kemanusiaan--suatu penelusuran silsilah hubungan determinatif antara pemikiran filsafat dan sejarah faktual. Itu semua diungkap dengan bahasa yang informal dan langsung, sehingga buku ini pun bisa menjadi pengantar yang baik dan tidak menggurui ke dalam karya Foucault yang dikenal rumit.
    Rp 100.000,00
  • Buku - Kolom demi Kolom
    Buku - Kolom demi Kolom

    Kolom Demi Kolom: Humor-Humor Bernas Sang Maestro – Mahbub Djunaidi

    , ,
    Penerbit: Ircisod Tahun Terbit: 2018 Tebal: 274 halaman ISBN: 978-602-7696-44-0 Kondisi: Baru Mahbub bisa menggerakkan kata-kata, kalimat kalimat, dalam pelbagai “perumpamaan” yang tidak pernah membosankan karena tak terduga. Mahbub memiliki ketangkasan yang menyatu dengan seluruh ide atau isi tulisan. Dan di situlah mutu sebuah prosa yang baik: ide tidak membebani gaya, dan gaya tidak menyebal dari ide. Mahbub mengemas tema-tema sukar menjadi semudah mengunyah kacang goreng. Hasil tulisannya perpaduan yang begitu ganjil dan langka: serius kandungannya, sederhana pemaparannya, dan lucu gaya bertuturnya. Anda bisa merasakannya sendiri dengan menyimak kolom-kolom Mahbub yang menggelitik di buku ini.
    Rp 75.000,00
  • Pascakolonial
    Pascakolonial

    Pascakolonial: Wacana, Teori dan Aplikasi – R. Setiawan

    , ,
    Penerbit: Gambang Tahun Terbit: 2018 Tebal: vii + 210 halaman ISBN: 978-602-6776-56-3 Kondisi: Baru Buku ini dibuka dengan pemahaman umum secara historis, praktis, dan kritis mengenai pascakolonialisme. Dari pemahaman tersebut, buku berpendar untuk menggagas beberapa teori pascakolonialisme seperti Orientialisme, Identitas, Subalternitas, Poltik Spasial, Realisme Magis, dan Sastra Perjalanan. Orientalisme, dalam pandangan Edward Said, dapat dilihat secara ringkas sebagai suatu cara pandang Barat terhadap Timur sehingga wacana di dalamnya mengandung kekuasaan kolonial atas bangsa Timur, pandangan tersebut melihat, membayangkan, menekankan, membesar-besarkan dan mendistorsi perbedaan masyarakat serta budaya Timur (terutama bangsa Arab) dengan bangsa Eropa Barat. Sementara itu. Bhaba meyakini kekuasan kolonial tersebut pasti akan berdampak pada identitas bangsa dari masyarakat Dunia Ketiga. Namun, sebagai seorang dekonstruksionis, Bhaba menunjukkan bahwa krisis tersebut dapat menjadi alat resistensi yang menghancurkan dominasi kekuasaan kultural dalam identitas bangsa Dunia Ketiga tersebut. Akan tetapi, Dunia Ketiga sendiri sangan identitik dengan orang-orang Subaltern, sehingga Gayatri C. Spivak, menjelaskan adanya proses politis yang justru memanfaatkan orang-orang tertindas sebagai alat untuk melanggengkan suatu kekuasaan. Selain masalah-masalah tersebut, teori pascakolonial juga merambat pada dimensi ruang, di mana ada kajian ruang yang dikembangkan oleh Sara Upstone, Realisme Magis oleh Wendy B. Faris, dan juga Sastra Perjalanan oleh Carl Thompson. Ketiganya merupakan perkembangan dari teori kritis pascakolonialisme. Tentu saja, semuanya ditulis di dalam buku ini, baik ulasan teoretis dan contoh penerapannya dalam karya sastra. Inilah yang menjadi kekuatan buku ini. Buku ini adalah suatu pendulum yang cukup lengkap dan sangat membantu dalam perluasan pemahaman kajian pascakolonialisme.
    Rp 59.000,00
  • GrungeStillAlive
    GrungeStillAlive

    Grunge Still Alive: Catatan Seorang Pecundang – YY

    , , ,
    Penerbit: Octopus Tebal: 322 halaman ISBN: 978-602-7274-36-5 Kondisi: Baru Buku ini adalah catatan tentang masuknya grunge ke Indonesia hingga menjadi komunitas yang tetap bertahan sampai sekarang. Isinya ditulis berdasarkan perspektif dan pengalaman lebih daripada 200 orang aktivis grunge di Tanah Air. Grunge bagaikan sebuah mutiara yang terpendam dalam kubangan lumpur zaman. Tren musik datang silih berganti. Subkultur kaum muda bergerak tiada henti. Namun, buku ini mengingatkan lagi pada masa kegemilangan grunge sebagai fenomena musik dan subkultur di ranah global, termasuk Indonesia.
    Rp 75.000,00
  • EstetikaMusik
    EstetikaMusik

    Estetika Musik: Sebuah Pengantar – Suka Hardjana

    , , ,
    Editor: Michael H.B. Raditya, Erie Setiawan Penerbit : Art Music Today (AMT) Tahun terbit: 2018 Tebal: 188 + xiv halaman ISBN: 978-602-60475-9-5 Kondisi: Baru Estetika musik hanyalah salah satu segi dari sekian banyak pengetahuan tentang musik yang satu sama lain saling berkaitan. Melalui buku ini kita diajak menimba pengetahuan secara mendalam, tidak hanya mengenai keindahan hasil karya musik semata, tetapi juga sampai kepada proses tafsir yang paling substansial, mengurai unsur yang lebih mendasar lagi, yaitu sebab-musabab terjadinya bunyi, ciri-ciri bunyi, abstraksi pemikiran manusia terhadap bunyi, hingga hubungan bunyi, ciri-ciri bunyi, abstraksi pemikiran manusia terhadap bunyi, hingga hubungan bunyi dengan kondisi sosial, psikologis, maupun budaya. Sebab itu, membaca buku ini adalah salah satu cara untuk memahami musik secara utuh, baik dalam kerangka filsafat, musikologi, maupun ilmu bunyi itu sendiri. Disajikan dengan bahasa yang sangat mudah dipahami oleh siapa saja, buku ini adalah panduan berharga untuk semakin mendalami keindahan musik secara lebih bijaksana dan bermartabat.
    Rp 60.000,00
  • Sold out
    ManusiaTanpaNegara
    ManusiaTanpaNegara

    Manusia Tanpa Negara – Kurt Vonnegut

    , , ,

    Penerjemah: Lutfi Mardiansyah dan Wawan Kurniawan
    Penerbit: Cantrik Pustaka
    Tebal: 95 halaman
    ISBN: 978-602-6645-76-0

    Kondisi: Baru

    Esei-esei di dalam buku ini berurusan banyak dengan topik semisal pentingnya lelucon untuk menghadapi hari-hari ke depan yang begitu menegangkan. Seni lelucon di sini dihadapkan pada isu-isu sosial politik, atau sekitaran persoalan lelaki dan perempuan yang sudah tidak ada bedanya, yang pada konteksnya memotret manusia-manusia Amerika. Vonnegut, sebagai seorang humoris yang nakal, dinilai oleh Studs Terkel, sejarawan Amerika, telah menemukan warisan keluarganya dan sejenis humanisme yang tidak populer dan keras kepala. Mini memoar yang menakjubkan ini juga membuat The New York Times Book Review mengimajinasikannya seperti seseorang yang tengah berada di sebuah suasana santai dan mengobrol panjang dengan seorang teman lama.

  • Spinoza
    Spinoza

    Spinoza: Filsafat Praktis – Gilles Deleuze

    , ,
    Penerbit: Basabasi Tebal: 260 halaman ISBN: 978-602-5783-07-4 Kondisi: Baru "Buku ini provokatif sejak awal: sebuah buku tentang Spinoza, dengan sub-judul Filsafat Praktis, dan menyebut Nietzsche dalam kata pembuka bab pertamanya. Kedekatan Spinoza dan Nietzsche dibuat sangat jelas. Buku ini membahas bentuk familiar yang kita sebut manusia. Spinoza membicarakan haI-hal yang mendahului bentuk itu, dan Nietzsche membicarakan hal-hal yang melampaui bentuk itu. "Bagi Spinoza, persoalan historisnya ada pada bagaimana memahami komposit terbatas seperti manusia, dalam keterlibatannya dengan kekuatan-kekuatan sempurna, yaitu kekuatan yang tak terbatas, yang memiliki bentuk yang dikenai sebagai Tuhan. Salah satu bagian paling menarik dari buku ini berkaitan dengan kritik Spinoza terhadap teologi. Tuhan, sang pembuat peraturan dan hakim, perencana dan pelindung, tidak bisa bertahan hidup. "Dalam banyak hal, tampak bahwa bagi kita, istilah yang lebih kuat dalam konsep kesetaraan Spinoza yang terkenal, Tuhan atau Alam, adalah Alam. Namun, sesuatu terjadi pada istilah itu ketika kita menggabungkannya dengan Manusia. Terdapat afek yang melemahkan istilah itu, yang memberi dampak kesedihan kepada kita: Manusia dan Alam, adalah tragedi; Manusia di Alam, adalah pengkhotbah saleh; Manusia melawan Alam, adalah korban." - Robert Hurley
    Rp 65.000,00
  • MelampauiCitraDanIngatan
    MelampauiCitraDanIngatan

    Melampaui Citra dan Ingatan: Bunga Rampai Tulisan Seni Rupa 1968-2017 – Bambang Bujono

    , , , ,
    Editor: Ardi Yunanto Esei Pengantar: Hendro Wiyanto Penerbit: Yayasan Jakarta Biennale Tahun Terbit: 2017 Tebal: 574 halaman ISBN: 978-602-5061-00-4 Kondisi: Baru Buku ini merupakan bunga rampai pertama tulisan-tulisan seni rupa Bambang Bujono. Akrab dipanggil Bambu, ialah penulis seni rupa paling produktif dengan masa dedikasi paling lama di Indonesia. Sejak 1968, ia telah menghasilkan setidaknya 419 tulisan berupa ulasan, esei, dan artikel seni rupa di berbagai media massa, buku, katalog--maupun makalah dalam diskusi dan lokakarya. Isi buku ini mencakup periode sepanjang 1968-2017, terdiri atas 101 tulisan dalam lima bab dan dilengkapi dengan 38 foto karya, seniman, maupun suasana pameran. Melalui buku ini, kita akan diajak mengunjungi kembali berbagai peristiwa seni rupa selama lebih dari empat dekade--khususnya di Jakarta-- dan mencermati lebih dekat, misalnya, fenomena pertumbuhan galeri, peran kolektor, kondisi koleksi, sampai lukisan palsu. Semua itu bisa kita lihat kembali melalui pemikiran seorang kritikus yang selalu menulis dengan lugas, bebas jargon, sesekali jenaka, dengan deskripsi yang kuat. Buku ini merupakan sumbangan berharga bagi perkembangan seni rupa Indonesia.
    Rp 150.000,00
  • SeniPertunjukanIndonesiaPascaOrderBaru
    SeniPertunjukanIndonesiaPascaOrderBaru

    Seni Pertunjukan Indonesia Pasca Orde Baru

    , , ,
    Editor: Barbara Hatley, G. Budi Subanar, Yustina Devi Ardhiani Penerbit: Penerbit Universitas Sanata Dharma Tahun Terbit: 2014 Tebal: 327 halaman ISBN: 978-602-9187-66-3 Kondisi: Baru "... Mengapa Orde Baru masih harus ada dalam kerangka analisis kita? Mengapa kita tidak bisa melakukan yang lebih baik selain menambahkan 'pasca' untuk membicarakan yang kekinian? Saya sangat menanti-nanti masa di mana kita memutuskan bahwa Orde Baru sudah berakhir dan hanya merupakan suatu tahap dalam rentangan sejarah yang acak dan lebar. Dan belum tentu jadi masa yang paling menentukan." - Ariel Heryanto *... Segala upaya dalam menghasilkan festival-festival lokal dan acara-acara budaya lain merupakan cara untuk menghidupkan lagi sesuatu yang selama ini ditekan tidak hanya oleh Orde Baru, tetapi juga ditutupi wajah globalisasi. Saat ini, jika para akademisi mendengar kata 'lokal', secara naluriah akan beraksi melawannya, menolak pesan esensi yang terkandung di dalamnya. Namun, merayakan yang lokal tidak jarang merupakan tanggapan strategis terhadap globalisasi, yang dilakukan oleh orang-orang yang kebetulan berada dalam ruang dan waktu yang sama." - Chua Beng Huat "Salah satu kegelisahan yang disebutkan dalam beberapa tulisan di sini ialah kegelisahan akan hilangnya musuh bersama dan krisis teater politik. Ide bahwa ketiadaan musuh bersama tersebut akan membuka suatu ruang kekosongan dalam produksi budaya itu senada dengan sentimen-sentimen yang dilontarkan saat reunifikasi Jerman pada 1989. Dan ini sangat terasa sekali di Berlin. Teater-teater Jerman Barat dan Timur, mendadak dala semalam tidak lagi dipisahkan musuh bersama, yaitu 'yang lain (the Other) ...." - Denise Varney
    Rp 120.000,00
  • ManusiaDanSimbolSimbol
    ManusiaDanSimbolSimbol

    Manusia dan Simbol-Simbol – Carl G. Jung

    , ,
    Penerjemah: Siska Nurrohmah Penerbit: Basabasi Tebal: 544 hlm Bahasa: Indonesia ISBN: 978-602-6651-82-2 Kondisi: Baru Manusia memperoleh kesadaran lewat sebuah proses yang panjahg dan susah payah, melewati abad-abad tak tercatat hingga sampai pada status beradab (yang ditetapkan begitu saja sejak penemuan aksara pertama sekitar 4000 tahun sebelum Masehi). Dan proses evolusi ini masih jauh dari sempurna karena sebagian besar wilayah dalam pikiran manusia masih dilingkupi kegelapan. Di masa yang penuh sengkarut sosial dan arus deras perubahan, penting untuk mempelajari lebih banyak tentang manusia sebagai individu, karena begitu banyak hal di dunia yang bergantung pada kesehatan mental dan kualitas moral manusia. Namun, jika kita ingin melihat berbagai hal dalam perspektif yang tepat, kita pun perlu memahami masa lalu manusia, selain mendekatinya secara individu di masa kini. Inilah mengapa pemahaman mengenai mitos dan simbol menjadi amat berguna. Pada akhir abad lalu, Freud dan Josef Breuer telah menunjukkan bahwa gejala neurosis seperti histeria, nyeri jenis tertentu, serta abnormalitas perilaku, sesungguhnya adalah hal yang bersifat simbolis. Kondisi tersebut merupakan salah satu jalan bagi pikiran bawah sadar untuk mengekspresikan dirinya, sebagaimana yang ia lak?kan di dalam mimpi, dan keduanya memang sama-sama simbolis. - Carl G. Jung
    Rp 120.000,00
  • TeoriBudayaKontemporer
    TeoriBudayaKontemporer

    Teori Budaya Kontemporer: Penjelajahan Tanda & Makna – Yasraf Amir Piliang & Jejen Jaelani

    , ,
    Penerbit: Aurora Tahun Terbit: 2017 Tebal: xxii + 275 halaman ISBN: 978-602-6645-34-0 Kondisi: Baru Setidak-tidaknya ada dua 'semangat zaman' (Zeitgeist) yang membangun cultural studies sebagai sebuah kecenderungan pemikiran, yaitu modernisme dan posmodernisme. Pada fase modern, cultural studies akrab dengan isu-isu budaya populer, budaya massa, industrialisasi, media massa, komodifikasi, struktur budaya, kode budaya, ideologi, subjek, hegemoni, struktur kelas, demokrasi dan sebagainya. Silsilahnya berasal dari para pemikir 'kulturalis' (Arnolf, Richard, Leavis, Hoggart, William, Thompson), pemikir 'sosiologis' (Weber, Berger & Luckman, Schutz), pendukung 'Marxis Barat' (Althusser, Adorno, Benjamin, Grasci), dan dikukuhkan pemikir 'strukturalis' (de Saussure, Barthes, Lévi-Strauss). Sementara pada fase posmodern, cultural studies menggeser arah kemudinya pada isu-isu yang menjadi materi subjek (subject matter) gerakan posmodernisme itu sendiri, yakni isu-isu genesis, perubahan, produktivitas tanda, permainan bebas tanda, permainan bebas interpretasi, relativitas pengetahuan, mesin hasrat (desiring machine), ketaksadaran (unconsciousness), ekonomi libido, heterogenitas, skizofrenia, nomadisme, simulasi, hiperrealitas, relasi pengetahuan dan kekuasaan (genealogi), teori wacana (discourse), pengetahuan lokal, dan etnisitas. Silsilahnya terkoneksi langsung kepada para pemikir ‘posstrukturalis’ (Derrida, Barthes, Kristeva) dan ‘posmodernis’ (Foucault, Deleuze, Guattari, Lyotard, Baudrillard). Buku ini mencoba mendedah isu-isu cultural studies pada babakannya yang paling kontemporer (fase posmodern) dengan tetap menyajikan secara deskriptis silsilah fase modern yang, dengannya, kebudayaan kontemporer menautkan jangkar historisnya.
    Rp 100.000,00
  • NegaraTeater
    NegaraTeater

    Negara Teater – Clifford Geertz

    , ,
    Penerbit: Basabasi Tebal: 495 halaman ISBN: 978-602-6651-62-4 Kondisi: Baru Negara bukanlah suatu tirani, bukan pula suatu birokrasi hidrolik, dan bahkan bukan suatu pemerintahan, melainkan sebuah pertunjukkan yang diorganisasi, suatu teater yang dipakai untuk mendramatisasi obsesi-obsesi kelas yang berkuasa atas budaya Bali: Ketimpangan sosial dan kebanggaan status. Dan negara teater ini paling jelas tergambar dalam diri cerita induk kehidupan politis, yaitu dalam diri raja. Clifford Geertz menunjukkan bagaimana raja, baik sebagai benda ritual maupun sebagai aktor politik, adalah paradoks dari pasivitas aktif: diam yang berwibawa, kasih yang keras. Semakin dekat dia dengan gambaran kekuasaan, semakin jauh dia dari mesin-mesin yang mengendalikan kekuasaan ini.
    Rp 175.000,00
  • HakikatTuhan
    HakikatTuhan

    Hakikat Tuhan – Cicero

    , ,
    Penerbit: Basabasi Tahun Terbit: 2017 Tebal: 236 halaman ISBN: 978-6026651-59-4 Kondisi: Baru Alam pikiran Yunani, terutama di bidang filsafat, sampai saat ini masih menjadi pijakan terbesar bagi mereka yang mengakrabi pertanyaan hakikati mengenai dunia dan diri-manusia. Marcus Tullius Cicero, seorang politikus sekaligus filsuf Romawi yang menjadi poros penting dalam perkembangan alam pikiran Yunani itu, menulis Hakikat Tuhan, sebuah dialog filsafat yang memetakan perdebatan yang terjadi antara berbagai pemikiran, terutama Epikurean dan Stoik, mengenai agama dan Tuhan. Buku ini mempengaruhi banyak filsuf ternama pada abad ke-18 dan hingga kini masih menjadi sumber primer mengenai perdebatan kaum Epikureandan Stoik, dan diamini pula oleh Voltaire bahwa buku ini, "Bisa dikatakan merupakan buku terbaik yang hadir dari era kuno."
    Rp 70.000,00
  • TeoriSastra
    TeoriSastra

    Teori Sastra: Sebuah Pengantar Komprehensif – Terry Eagleton

    , , ,
    Pengantar: Harfiyah Widiawati Penerbit : Jalasutra ISBN: 978-979-3684-65-9 Kondisi: Baru J.M. Keynes pernah menyatakan bahwa para ekonom yang tidak menyukai teori, atau mengklaim dapat berkarya lebih baik tanpa teori, sebenarnya sedang berada dalam cengkeraman teori lama. Itu juga berlaku benar bagi mahasiswa dan kritikus. Ada beberapa orang yang mengeluh bahwa teori sastra sangat tidak mungkin bersifat esoterik, yaitu mereka yang mencurigainya sebagai wilayah politik tertutup yang sulit dimengerti dan elitis, seperti halnya fisika nuklir. Buku ini dapat membantu mengangkat misteri bagi mereka yang takut kalau teori ini tidak akan dapat mereka jangkau. Beberapa mahasiswa dan kritikus juga memprotes bahwasanya teori sastra 'berada di tengah-tengah pembaca dan karya'. Respons sederhana terhadap protes ini adalah tanpa teori, walaupun teori tersebut tidak reflektif dan implisit, kita tidak akan dapat mengetahui apa 'karya sastra' itu sejak awalnya, atau cara kita membacanya. Ketidaksukaan terhadap teori biasanya berarti oposisi terhadap teori orang lain, dan keterlupaan/ketaksadaran akan teorinya sendiri. Satu tujuan dari buku ini adalah untuk mengangkat represi tak sadar dan membuat kita mengingatnya. Buku ini menyediakan pandangan yang cukup komprehensif mengenai teori sastra modern baik bagi pembaca yang sebelumnya tidak mempunyai ataupun bagi yang baru sedikit memiliki pengetahuan mengenai topik ini. Teori Sastra: Sebuah Pengantar Komprehensif karya Terry Eagleton ini disajikan sebagai dorongan dan panduan, inspirasi untuk seluruh kalangan mahasiswa dan dosen. Dengan karakteristik semangat dan humor, Eagleton memperlengkapi mahasiswa generasi baru dengan retrospektif, tinjauan perkembangan terakhir seperti teori feminis, postrukturalisme, posmodernisme, atau pada umumnya apa yang disebut teori kultural.
    Rp 85.000,00
  • TheArtOfWar
    TheArtOfWar

    The Art of War – Niccolo Machiavelli

    , ,
    Penerbit: Narasi dan Pustaka Promethea Tahun Terbit: 2015 Tebal: cxx + 328 halaman Bahasa: Indonesia ISBN: 978-979-168-411-8 Kondisi: Baru Dalam perang abad pertengahan, agaknya konvensi-konvensi ketentaraan dasar seperti organisasi pasukan, hierarki komando, kepatuhan bawahan, dan undang-undang hukum militer sangatlah lemah. Niccolo Machiavelli mengubah semua itu. Di antara banyak perbaikan, ia memunculkan konsep formasi pasukan dan memproklamasikan disiplin sebagai kepentingan yang tertinggi. Perang adalah perang, ia yakin itu; dan kemenangan menjadi tujuan utama yang menundukkan segala pertimbangan. Meskipun berhati republikan, pada zamannya Machiavelli melihat bahwa seorang pemimpin politik dan militer yang tangguh sangatlah dibutuhkan, yakni pemimpin yang mampu menempa negara kesatuan di Italia utara untuk mengenyahkan kekuatan-kekuatan luar dari tanah Italia. Buku The Art of War ini biasa disebut sebagai karya militer klasik yang menguraikan masalah-masalah dasar dalam peperangan, yang hingga kini terus dikaji oleh ahli-ahli perang. Di dalamnya juga dipaparkan hubungan teori militer dengan teori politik Machiavelli. Buku ini telah diakui dan dihargai begitu tinggi selama lima abad, dan pernah dibaca oleh pemimpin-pemimpin dunia sekelas Frederick Yang Agung dan Napoleon. Buku ini menjadi bacaan utama bagi setiap pengkaji sejarah, teori, dan strategi militer.
    Rp 85.000,00
  • Buku - Korupsi dan Kebudayaan
    Buku - Korupsi dan Kebudayaan

    Korupsi dan Kebudayaan – Ajip Rosidi

    , ,
    Penerbit: Pustaka Jaya Tahun Terbit: 2009 Tebal: 200 halaman ISBN: 987-979-4193-65-5 Kondisi: Baru "Sepanjang apa yang saya ketahui, sudah jarang ada pembahasan mengenai korupsi yang mengambil rujukan ke masa silam, apalagi ke masa kerajaan Mataram, mungkin karena terlalu jauh dan kontéknya sangat berbéda dengan réalitas sekarang. Namun Kang Ajip, dengan pemaparan yang menarik, justru melihat korupsi yang menggila sekarang ini sebagai gejala yang berakar pada watak dan perilaku para pembesar pada zaman kerajaan di Nusantara. Di sini perpecahan dalam tubuh kerajaan atau pemberontakan memperebutkan tahta kerajaan yang melibatkan kerabat kerajaan sepanjang sejarah kerajaan atau kesultanan di seluruh Nusantara, dilihat sebagai période awal yang melahirkan méntalitas budaya korup yang lebih mementingkan upaya memperkaya diri atau golongan daripada menjaga keutuhan dan kepentingan bangsa dan negara." - Teten Masduki
    Rp 60.000,00
  • Buku - Rekah
    Buku - Rekah

    Rekah: Rekam Jejak Subkultur Indie di Indonesia 1994-2003 – Adityo Pegrianto

    , , ,
    Penerbit: Dialog Pustaka Tahun Terbit: 2018 Tebal: 228 halaman ISBN: 978-602-5142-70-3 Kondisi: Baru "Dalam Rekah, Adityo mencoba merangkum rekam jejak aktor-aktor subkultur indie di Indonesia sembari mendedah kemunculan dan perkembangan subkultur ini di tanah kelahirannya, Inggris. Indie adalah semangat dan etos kerja. Meminjam dari apa yang telah diperbuat punk di pengujung dekade '70an, anak-anak muda itu menyadari bahwa musik pop juga bisa dijadikan sarana pemberontakan. Jaket kulit dan piercing digantikan dengan striped t-shirt dan topi pancing: sisanya tak ada yang berubah. Jaringan, pola kerja, dan sedikit kesadaran politik membuat indie menjelma sebagai subkultur yang asyik, mudah dijangkau, dan tetap relevan." - Fajar Martha
    Rp 75.000,00
  • Gulag
    Gulag

    Gulag – Aleksandr I. Solzhenitsyn

    , ,
    Penerbit: Bentang Pustaka Tahun Terbit: 2018 Tebal: 600 halaman Bahasa: Indonesia ISBN: 978-602-291-451-8 Kondisi: Baru Gulag adalah neraka bagi rakyat Uni Soviet di bawah kekuasaan Stalin yang tersembunyi dari mata dunia. Dengan gaya bertutur yang tangkas dan lincah, kadang berbau satiris, Solzhenitsyn menuturkan operasi penangkapan, kamp kerja paksa, suasana batin dan derita fisik para tahanan, serta keteguhan moral menghadapi penindasan dan penyiksaan. Bagi Solzhenitsyn, kekejaman dan keculasan sebuah rezim penguasa tidak cukup hanya dipandang sebagai masalah politik, tetapi juga merupakan masalah moral yang akan mengantarkan pembaca pada pertanyaan-pertanyaan mendasar tentang sifat manusia sendiri: apakah manusia pada dasarnya memang jahat? Ataukah baik? Dan, mungkin yang paling penting: mengapa manusia sering kali tidak mampu menentang kejahatan yang terjai di depan matanya sendiri? Karya terbaik Solzhenitsyn ini membuktikan bahwa kekuasaan mampu melakukan berbagai bentuk kekejaman, baik fisik maupun mental, tetapi tidak akan pernah bisa benar-benar memadamkan semangat manusia.
    Rp 119.000,00
  • Buku-Politik-Kuasa-Media-e1524052504742
    Buku-Politik-Kuasa-Media-e1524052504742

    Politik Kuasa Media – Noam Chomsky

    , ,
    Penerjemah: Nurhady Sirimorok Penyunting: Aristayanu Bagus K. Penerbit: Jalan Baru Tebal: x+56 hlm halaman Bahasa: Indonesia ISBN: 979-9900-96-4 Kondisi: Baru Tak ada yang meragukan kehebatan media dalam menggiring opini publik bahkan massa. Meskipun kita tahu bahwa kita tak akan mampu menanam padi di layar kaca kemudian memanennya, tapi kita tahu bahwa media berhasil membuat masyarakat bangkit dan bergerak, yang awalnya benci perang menjadi haus darah berkat apa yang dihidangkan media. Noam Chomsky, nama yang berhasil merebut perhatian masyarakat secara luas dengan kajian-kajian kontemporernya, terlebih tentang media. Bersama buku Politik Kuasa Media ini, kita akan diajaknya menyelami simpul-simpul masalah dalam mengenali bagaimana media memiliki kuasa lebih terhadap masyarakat. * “Kita akhirnya menghamba sebagai negara pecinta uang, berharap pada negara lain yang akan membayar kita sebagai upah demi menghancurkan dunia itulah pilihannya.– Noam Chomsky
    Rp 35.000,00
  • Buku - Perubahan Sosial di Yogyakarta
    Buku - Perubahan Sosial di Yogyakarta

    Perubahan Sosial di Yogyakarta – Selo Soemardjan

    , ,
    Penerbit: Komunitas Bambu Tahun Terbit: 2009 Tebal: 544 halaman Bahasa: Indonesia ISBN: 979-3731-41-9 Kondisi: Baru Buku ini adalah karya klasik dari Selo Soemardjan yang mendapat gelar sebagai “Ilmuwan Sosiologi Utama” di Indonesia. Ia mengupas perubahan sosial dan politik dan revolusioner di Yogyakarta akibat pergantian kekuasaan dari Pemerintah Hindia Belanda, kemudian Militeristik Jepang dan akhirnya Republik Indonesia. Sebagai karya yang ditulis oleh orang yang lahir, besar dan tinggal di Yogyakarta serta mengalami sendiri peristiwa-peristiwa itu membuat karyanya ini bukan saja menunjukkan sebuah kualitas kesarjanaan yang prima, tetapi juga perkisahan orang dalam yang piawai dan menukik bergaya tukang cerita. Secara jelas digambarkan perubahan yang berkenaan dengan administrasi pemerintahan, partai politik, pertanian-perkebunan rakyat, perkembangan teknologi, perkembangan pendidikan, kemunculan perusahaan asing dan akhirnya bagaimana semua itu merubah mentalitas masyarakat Yogyakarta dari introvert ke ekstrovert, terutama sekali setelah kota kerajaan itu menjadi Ibukota Republik Indonesia pada 1946-1949. * “Buku memukau “Bapak Sosiologi” Indonesia yang melahirkan sejumlah hipotesa atau suatu ulasan teori yang bersifat umum tentang sifat perubahan sosial.” – Harsja W. Bachtiar, SosiologStudi pionir yang penting dicatat sebab memberikan perspektif sejarah dan perubahan sosial terkait dengan pertumbuhan Kota Yogyakarta pada masa-masa akhir pemerintahan Hindia Belanda sampai kurang lebih tahun 1958.” – Abdurachman Surjomihardjo, SejarawanBuku babon sosiologi di Indonesia.” – Majalah TEMPO
    Rp 80.000,00
  • Buku - Sisi Lain Diponegoro
    Buku - Sisi Lain Diponegoro

    Sisi Lain Diponegoro: Babad Kedung Kebo dan Historiografi Perang Jawa – Peter Carey

    , ,
    Penerbit: Kepustakaan Populer Gramedia Tahun Terbit: 2017 Tebal: 294 halaman Bahasa: Indonesia ISBN: 978-602-4246-80-8 Kondisi: Baru Perang jawa (1825-1830) adalah suatu “tsunami” dalam sejarah Indonesia modern yang menhancurkan tatanan lama Jawa dan melahirkan sebuah pemerintah kolonial baru, Hindia Belanda (1818-1942). Perang total ini juga menjadi pemicu lahirnya historiografi baru. Untuk pertama kali dalam sastra Jawa modern muncul sebuah otobiografi–Babad Diponegoro (1832)–yang ditulis Pangeran Diponegoro (1785-1855) dalam pengasingan di Manado. Isu legitimasi kekuasaan menjadi hal yang diperdebatkan dengan seru. Apakah sang Pangeran murni memperjuangkan kebenaran sebagai Ratu Adil atau sebenarnya dimakan kepongahan kekuasaan alias pamrih? Bagi musuh bebuyutan Diponegoro di Bagelen, Raden Adipati Cokronegoro I, bupati perdana Purworejo pascaperang (menjabat 1831-1856), jawaban sudah jelas: Diponegoro adalah seorang yang hebat tapi memiliki kelemahan fatal: ambisi dan keangkuhan. Dalam naskah yang ditulis Cokronegoro dengan bantuan mantan panglima Diponegoro di Bagelen, Basah Pengalasan, Babad Kedung Kebo (1843), Cokronegoro seperti menjawab otobiografi sang Pangeran. Versi sejarah Perang Jawa ini membenarkan pilihan Cokronegoro untuk memihak kepada Belanda. Kekuasaan kolonial baru yang bercokol telah menjadi masa depan bangsa dan belum saatnya untuk mengusir kaum penjajah. Maka mengharapkan muncul seorang Juru Selamat alias Ratu Adil amat terlalu dini. Buku ini, yang didasarkan pada dua tulisan kunci pakar Perang Jawa, Peter Carey, pada pertengahan 1970-an, tentang Babad Kedung Kebo dan historiografi Jawa, merupakan pengantar inspiratif untuk sejarawan. Buku ini mengajak kita untuk mengerti bahwa sejarah jawa pada awal abad ke-19 sangat beraneka ragam dan historiografi lokal sangat kaya. Tulisan Cokronegoro juga memperingatkan kita bahwa tidak ada satu versi sejarah yang benar. Babad Kedung Kebo menjadi salah satu bahan yang mengukir dunia Jawa.
    Rp 55.000,00
  • Buku - Peradaban Jawa
    Buku - Peradaban Jawa

    Peradaban Jawa: Dari Mataram Kuno sampai Majapahit Akhir – Supratikno Rahardjo

    , ,
    Penerbit: Komunitas Bambu Tahun Terbit: 2011 Tebal: xxviii + 564 halaman Bahasa: Indonesia ISBN: 979-3731-90-7 Kondisi: Baru Karya ini patut mendapat penyimakan dari siapa pun yang mempunyai perhatian pada sejarah dan sejarah kebudayaan Jawa, malah lebih jauh lagi sejarah dan sejarah kebudayaan Indonesia. Sebab kajian ini menggambarkan hampir secara holistik peradaban masyarakat Jawa Kuno yang memainkan posisi penting di Nusantara selama delapan abad, mulai dari abad ke-8 sampai abad ke-15. Dengan ketekunan seorang sejarawan dan ketelitian seorang arkeolog, Supratikno telah menghimpun ribuan data, termasuk hal-ihwal ‘remeh’ kehidupan sehari-hari pada masa Jawa kuno. Hasilnya adalah mosaik kaya warna yang menghimpun data delapan abad tentang peradaban Jawa Kuno. Memang tidak banyak ide teoretik cemerlang dalam buku ini, tapi banyak sorotannya yang bisa membuka cakrawala baru tentang kebudayaan dan masyarakat Jawa Kuno. Supratikno dengan bukunya ini telah masuk dalam bagian dari sedikit ilmuwan Indonesia yang mengupas secara menyeluruh dan terpadu sejarah kebudayaan Jawa dalam arti luas. Teristimewa lagi karena penulis memusatkan pembahasannya pada dinamika peradaban, yakni kecenderungan perubahan dan pola konfigurasi pranata-pranata (politik, agama, dan ekonomi) dari zaman ke zaman.
    Rp 145.000,00
  • Buku - Lahirnya Tragedi
    Buku - Lahirnya Tragedi

    Lahirnya Tragedi – Nietzsche

    , ,
    Penerbit: Narasi Tahun Terbit: 2015 Tebal: 212 halaman Bahasa: Indonesia ISBN: 978-979-168-537-5 Kondisi: Baru Lahirnya Tragedi (The Birth of Tragedy) memicu amarah besar ketika pertama kali diterbitkan pada 1871; dan sejak itu buku ini menjadi salah satu dari buku-buku yang membuahi kebudayaan Eropa. Buku yang dipersembahkan kepada Richard Wagner (komponis besar Jerman, 1813-1883) ini merupakan antusiasme Nietzsche akan sastra Yunani, terutama tragedinya. Ia mengemukakan perbedaan antara semangat Apollonian dan Dionysian, juga menekankan mengapa kita dapat menikmati seni tragik, serta bagaimanakah hubungan antara penderitaan hidup dan seni. Lahirnya Tragedi adalah buku pertama Nietzsche. Meski kadangkala memiliki kekurangan dalam argumennya, hal ini tidaklah mengurangi kekuatan untuk menyalakan ilham dan mengobarkan gairah berpikir.
    Rp 60.000,00
  • TheRebel
    TheRebel

    The Rebel – Albert Camus

    , ,
    Penerbit: Immortal Tahun Terbit: 2018 Tebal: 411 halaman Bahasa: Indonesia ISBN: 978-602-6657-90-9 Kondisi: Baru Siapakah itu pemberontak? Seseorang yang menyatakan tidak, tetapi penolakannya tidak menyiratkan sebuah penolakan. Dia juga seseorang yang mengatakan ya, sejak pertama kali dia melakukan gerakan pemberontakan. Buku The Rebel memuat esai-esai pemenang Nobel Sastra, Albert Camus, yang membahas tentang perkembangan metafisis dan historis dari pemberontakan dan revolusi dalam masyarakat.
    Rp 85.000,00
  • Krisis Kebebasan - Albert Camus
    Krisis Kebebasan - Albert Camus

    Krisis Kebebasan – Albert Camus

    , ,
    Penerbit: Yayasan Pustaka Obor Indonesia Tahun Terbit: 2013 Tebal: 174 halaman Bahasa: Indonesia ISBN: 978-602-4334-39-0 Kondisi: Baru Kebebasan bagi Albert Camus bukanlah sebuah hadiah cuma-cuma, melainkan sesuatu yang harus diperjuangkan. Dengan ini Albert Camus ingin menegaskan bahwa dalam rezim apa pun, apalagi yang paling totaliter dan represif, kita jangan bermimpi akan memperoleh kebebasan secara cuma-cuma. Kebebasan tersebut harus diperjuangkan. Sayangnya lebih sering penguasa menindas kebebasan tersebut, sehingga cendekiawan, seniman, dan pers yang diandaikan adalah kelompok paling depan dalam memperjuangkan kebebasan pun akan menjadi bungkam. Inilah yang menimbulkan krisis kebebasan. Buku ini berisi kumpulan karangan Albert Camus yang bertemakan kebebasan dan krisis yang melanda manusia dalam memperjuangkan kebebasannya. Karangan-karangan di dalam buku ini merupakan renungan yang sangat mendalam akan krisis kebebasan yang melanda zaman kita ini. Lewat karangan-karangan itu kita digugah untuk memperjuangkan kebebasan tersebut, kalau kita tidak ingin krisis melanda kita. Sebuah buku yang sangat patut dibaca oleh cendekiawan, seniman, wartawan, politisi, pendeknya semua pembaca yang berhak atas kebebasan.
    Rp 60.000,00
  • SeniMencintai
    SeniMencintai

    Seni Mencintai – Erich Fromm

    , ,
    Penerbit: Basabasi Tahun Terbit: 2018 Tebal: 188 halaman Bahasa: Indonesia ISBN: 978-602-6651-69-3 Kondisi: Baru “Membaca buku ini akan menjadi pengalaman mengecewakan bagi siapa pun yang mengharapkan petunjuk mudah dalam seni mencintai. Sebaliknya, buku ini ingin memperlihatkan bahwa cinta bukanlah suatu perasaan yang dapat dengan mudah dinikmati siapa saja, terlepas dari tingkat kedewasaan yang telah dicapainya. Buku ini ingin meyakinkan pembaca bahwa segala upayanya untuk cinta pasti gagal, kecuali jika dia berusaha keras mengembangkan kepribadian total, untuk meraih suatu orientasi produktif; bahwa kepuasan dalam cinta individu tak dapat diperoleh tanpa adanya kapasitas untuk mencintai sesamanya, tanpa kerendahan hati, keberanian, keyakinan, dan disiplin yang nyata.” – Erich FrommDia yang tak tahu apapun, tak mencintai apapun. Dia yang tak bisa apa pun, tak berharga. Namun, dia yang mengerti cinta, memperhatikan, melihat ... Semakin besar pengetahuan melekat dalam sesuatu, makin besarlah cinta ... Siapa pun yang membayangkan bahwa semua buah matang di saat yang sama, seperti stroberi, berarti tak tahu apa-apa tentang anggur." – Paracelcus
    Rp 65.000,00
  • InTheNameOfIdentity
    InTheNameOfIdentity

    In the Name of Identity – Amin Maalouf

    , ,
    Penerbit: Resist Book Tahun Terbit: 2004 Tebal: 188 halaman Bahasa: Indonesia ISBN: 979371302-5 Kondisi: Baru Amin Maalouf telah menerbitkan tujuh novel di samping karya jurnalistik, esei, dan sejarah. Bukunya, Les Croisades vuer par les arabes/Perang Salib dari Mata Bangsa Arab (1983), secara luas dipandang sebagai karya klasik di dunia Arab. Karya-karyanya telah diterjemahkan ke lebih daripada 20 bahasa. Novelnya kelima, Les Rocher de Tanios/Cadas Tanios (telah diterjemahkan oleh Yayasan Obor Indonesia) memenangkan penghargaan sastra utama Perancis, Prix Goncourt. “Sebuah titik berangkat yang provokatif ....” – Todd Gitlin, Los Angeles TimesPasca 11 September, kita ingin tahu lebih banyak fakta, kita butuh analisa politik, tapi kita juga lapar renungan umum tentang seperti apakah makhluk manusia itu. In the Name of Identity menjembatani masalah-masalah ini.” – Jonathan Lear, New York Times Book Reviews “Tambahan penting bagi literatur kontemporer perihal keragaman, nasionalisme, ras, dan politik internasional” – Publisher WeeklyMemukau... pasti menyulut debat.” – Hazel Rochman, Booklist “Suara yang tidak bisa diabaikan.” – The Guardian
    Rp 45.000,00
  • DariDeeKeLeoKristi
    DariDeeKeLeoKristi

    Dari Dee ke Leo Kristi – Kris Budiman

    , , ,
    Penerbit: Jual Buku Sastra Tahun Terbit: 2017 Tebal: 135 halaman Bahasa: Indonesia ISBN: 976-602-61256-2-0 Kondisi: Baru Esei-esei di dalam buku ini memperbincangkan dan berangkat dari pembacaan teks, entah teks sastra maupun musik (lagu) tertentu. Hampir semuanya menempuh satu perspektif yang sama, yakni semiotika–meskipun perlu diimbuhi sebuah catatan: jangan terlalu berharap bahwa perspektif ini dijalani oleh Kris Budiman dengan ketat (rigid) sebagaimana biasa dapat dibaca pada buku-bukunya terdahulu. Di dalam himpunan esei