Please select a page for the Contact Slideout in Theme Options > Header Options

Esai

Filters

Showing 1-24 of 30 products

View 24/48/All

Filter by price

1-24 of 30 products

  • Buku - Catatan dari Lapangan
    Buku - Catatan dari Lapangan

    Catatan dari Lapangan: Esai-esai Refleksi Etnografis Bidang Sosial Budaya Mahasiswa Indonesia di Leiden

    , , ,
    Pengantar : Gerry van Klinken – Din Wahid Penulis: Ade Jaya Suryani Ajeng – Ayu Arainikasih – Aminudin TH Siregar – Arfiansyah – Fachrizal Afandi – Grace Leksana – Hari Nugroho – Jermy I. Balukh – Katriani Puspita Ayu – M. Zamzam Fauzanafi – Muhammad Latif Fauzi – Nazarudin – Nor Ismah – Nurenzia Yannuar – Sudarmoko – Syahril Siddik – Taufiq Hanafi – Wijayanto – Yunus Sulistyono – Ward Berenschot – Tom Hoogervorst – Margreet van Till – Marian Klamer Penerbit: Marjin Kiri Tahun Terbit: 2019 Tebal: xliv + 271 halaman ISBN: 978-979-1260-94-7 Kondisi: Baru Apa yang terjadi dalam diri seorang ilmuwan sosial ketika tengah melakukan penelitian di lapangan? Pergulatan batin dan pikiran seperti apakah yang dialaminya? Buku ini berusaha menjawab pertanyaan-pertanyaan itu melalui refleksi lima orang profesor dan sembilan belas mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh studi doktoral di Leiden, Belanda, atas apa yang mereka alami saat melakukan penelitian etnografi di lapangan. Disajikan dalam bentuk narasi yang sederhana, buku ini jauh dari istilah-istilah teknis yang rumit yang biasa ditemui dalam buku metodologi penelitian pada umumnya. Tak lain karena ia berisi kisah-kisah yang dituturkan dengan kejujuran dan kerendahan hati, tentang betapa kerja riset akan memaksa kita terbentur dengan hambatan dan kesulitan, tak jarang juga kegagalan bertubi-tubi. Maka lebih dari sekadar buku tentang refleksi metodologi, buku ini juga bisa dibaca layaknya kisah perjuangan sekelompok kecil anak muda Indonesia yang sedang meneguhkan langkahnya sebagai peneliti sosial-budaya. * “Ada emosi lain yang dapat dijumpai dalam buku ini, yang lebih mendalam sifatnya. Sebagian boleh dibilang filsafati. Kebingungan. Keingintahuan. Kenekatan untuk melawan opini orang yang lebih berkuasa. Perasaan-perasaan ini membawa saya sebagai pembaca masuk ke hal paling fundamental dalam kehidupan akademis.” — Gerry van Klinken
    Rp 55.000,00
  • Buku - Tiga Venus dan Tentang Seni yang Enggan Selesai
    Buku - Tiga Venus dan Tentang Seni yang Enggan Selesai

    Tiga Venus dan tentang Seni yang Enggan Selesai – Stanislaus Yangni

    , , ,
    Penerbit: Nyala Tahun Terbit: 2019 ISBN: 978-602-52504-7-7 Kondisi: Baru Saya dan Tiga Venus bukan masa lalu maupun masa depan. Ia juga bukan nostalgia, bukan ingatan, dan bukan kisah atas yang lampau. Ia adalah masa kini. Bagi saya, painting harus “maju,” tidak sekadar takjub pada narasi di baliknya. Sebab, jika itu terjadi, Saya dan Tiga Venus selesai. Ia berhenti pada catatan sejarah ‘masa lalu,’ terjebak representasi. Karena itu, kalau pun ia tak semegah “Lima Jurus Gebrakan” GSRB, ia juga tidak bicara hal-hal besar seperti tumbangnya Orde Baru, namun dalam diamnya; ia seperti sedang “meneror” kita, terutama para seniman. Ia – selain “menjadi-Sudjojono-nafiri-yang-sepi” - juga tengah “menjadi-kita.” -Stanislaus Yangni
    Rp 50.000,00
  • Buku - Jejak
    Buku - Jejak

    Jejak: Seni dan Pernak-Pernik Dunia Nyata – Kumpulan Esai Peserta Lokakarya Penulisan dan Pengarsipan Seni Rupa IVAA 2017

    , , , ,
    Penerbit: IVAA ISBN: 978-602-70003-6-7 Kondisi: Baru Sebagian besar esai di buku ini menghadirkan kemewahan akademik tanpa mengurangi ketajaman berpikir. Tebaran teori dihadirkan sebagai penuntun sekaligus pembatas agar pembahasa tiak melebar. Artinya, para penulis lebih memilih menggali lebih dalam. Sebagian besar esai di buku ini tak terpengaruh pada hiruk pikuk seni rupa dengan kebesaran-kebesaran peristiwa yang melingkupinya. Justru masuk lebih intim dalam karya dan personal seniman. Sebab peristiwa hanyalah efek dari keduanya. Itulah dua alasan yang saya ajukan untuk menjawab pertanyaan anda, "Kenapa saya harus membaca buku ini?" - Fairuzul Mumtaz
    Rp 75.000,00
  • Buku - Semesta Perayaan - Jogja Kemrungsung
    Buku - Semesta Perayaan - Jogja Kemrungsung

    Semesta Perayaan: Jogja Kemrungsung – Kumpulan Esai Peserta Lokakarya #2 Penulisan dan Pengarsipan IVAA

    , , , ,
    Penulis: Aik Vela Pratisca, Ajeng Anggrahita, Anne Shakka, Istifadah Nur Rahma, Nadia Maya Ardiani, Nurina Susanti, Rendra Agusta Penerbit: IVAA dan Ford Foundation ISBN: 978-602-70013-9-8 Kondisi: Baru Tulisan yang terhimpun di buku ini cukup menunjukkan bahwa masing-masing dari kita telah merasakan kehadiran rezim percepatan pembangunan yang muncul di keseharian kita. Dari titik ini, sesungguhnya kita bisa melanjutkan pembahasan di sekitar asumsi bahwa ritme batin manusia, yang juga merupakan ritme sosial masyarakat, merupakan elemen yang juga politis. Harapannya, catatan dan asumsi awal yang terhimpun di buku ini bisa dilanjutkan melalui penelitian yang memperkuat argumentasi kita, bahwa Jogja yang selow adalah mitos!
    Rp 35.000,00
  • Buku - Further Reading Print Issue One

    Further Reading: Print Issue One

    , , , , , ,
    Kontributor: Ayos Purwoaji, Christian Purwadihardja, Elisa Taber, Gabriella Thian, Kamil Muhammad, Maia Taber, Matteo Guarnaccia, Michelle Anindya, Muhammad Rifqi Fajri, Sakti Nuzan, Sebastian Koseda, Sheere Ng, Signals from the Periphery, Southland Institute, Stepanie Mamonto, Temporary Academy For UN/RE/LEARNIG Desain Buku: @eachothercompany Tebal: 160 halaman Spesifikasi Cetak: Two-colour risograph on Lux Cream 90 gsm, open-spine binding. It is typeset in Times Ten by #Linotype and Muster Grotesk by @flo.runge. Bahasa: Inggris Kondisi: Baru Further Reading Print No.1 begins with a hundred lobbies in Buenos Aires, decentralisation through chairs from eight most populated countries in the world, to the ‘lacking’ places around the world that show human inventiveness through design. In this edition, we raise questions on the urgency to navigate practice based on different regions, with responses from Signals from the Periphery in Estonia, Southland Institute in the United States and Temporary Academy for Un/Re/Learning in Philippines. We aspire to accommodate a wide range of voices and perspectives—from Southeast Asia, Eastern Europe to North America.
    Rp 285.000,00
  • Buku - The Letters Page

    The Letters Page Vol. 3

    , , , ,
    Penulis: Jon McGregor, Luke Kennard, Emily Lu, Kaci Laws, Pat Tompkins, Chris Arthur, Keren Pickard, John Saul, Max Porter, Claire-Louise Bennett, Mark O'Connell, Rolf Venner, Lindsay Zier-Vogel, Kate Feld Penerbit: University of Nottingham Tahun Terbit: 2018 Bahasa: Inggris Tebal: 78 halaman ISBN: 978-199-9612-44-3 Kondisi: Baru Dear Kindred Spirits, I wanted to write about the peeling of an orange. Sitting at the table, my daughter zoned out on Curious George, my son not yet home from school (and the fight over homework having not yet begun), I began to peel and was overcome by a delightful feeling. Carefully slicing into the top (NOT the navel side!) so as not to pierce the flesh of the orange itself, then slicing four equal sections and peeling them away while most intently trying not to 'break the seal' that result in sticky fingers, I mate it to the final and most thrilling step: driving my thumb into the centre and hearing the Velcro-like crackle as the halves are pulled apart. The smells, the memory of Mimi, who did it the exact same way, the quiet solitude of enjoying the fruit made to be eaten in the wintertime and not having to share a single bite! I discovered you The Letters Page, while eating this orange, while having an experience most unextraordinary and yet so memorable, and thought I would take the time to share. Anyone else would think me crazy for writing to them about an orange, but perhaps in you I've found someone who can still appreciate the magic in peeling citrus fruit. Sincerely, Keren Pickard
    Rp 180.000,00
  • Buku - Cinta Bukan Cokelat
    Buku - Cinta Bukan Cokelat

    Cinta Bukan Cokelat – Saras Dewi

    , , ,
    Penerbit: Kanisius Tahun Terbit: 2009 Tebal: 126 halaman ISBN: 978-979-21-2181-0 Kondisi: Baru Entah mengapa cinta kerap dihubungkan dengan cokelat. Apakah karena cokelat itu manis, lalu disamakan dengan cinta yang juga manis? Entahlah. Yang pasti, cinta jauh lebih misterius dibandingkan sebatang cokelat. Perhatikan saja, setiap kamu ditanya, cinta itu apa sih, dahi kamu pasti berkerut, memikirkan apa sesungguhnya cinta itu. Berbeda dengan cokelat, dengan resep dan teknik yang tepat, setiap orang pasti bisa membuat cokelat. Di sisi lain, cinta adalah sesuatu yang kita alami tiap hari. Kendati demikian, tidaklah mudah untuk merumuskannya dengan kata-kata. Sekalipun kita mempelajari semua teori tentang cinta, belum tentu kita pakar dalam praktiknya.
    Rp 30.000,00
  • Buku - Surat-surat Kepada Novelis Muda
    Buku - Surat-surat Kepada Novelis Muda

    Surat-surat kepada Seorang Novelis Muda – Mario Vargas Llosa

    , , ,
    Penerbit: Circa Tahun Terbit: 2018 Tebal: 158 halaman ISBN: 978-602-5264-55-9 Kondisi: Baru “Bukan hanya sekadar buku untuk penulis, melainkan juga untuk pembaca… Dan bagi mereka yang ingin melakukan lebih dari sekadar membaca, buku ini akan mengajari, menerangi, dan yang paling penting menginspirasi.” – St. Petersburg Times. * Dengan mengambil contoh dari cerita pendek dan novel karya para penulis di seluruh dunia, mulai dari Borges, Bierce, Celine hingga Kafka, Mario Vargas Llosa memperlihatkan struktur dan cara kerja dalam karya para penulis besar itu. Sehingga, kedua belas “surat” ini menjadi semacam buku petunjuk esensial bagi para novelis baru tentang aspek-aspek formal karya fiksi, mulai dari plot, daya membujuk, dan latar hingga ketegangan. Namun, Llosa melakukannya sedemikian rupa untuk tetap mendorong para novelis baru itu agar tidak kehilangan sentuhan dengan dorongan untuk mencipta. Karena itu, ia mewanti-wanti: “Pekerjaan literer itu bukan sebuah hobi, olahraga, atau aktivitas waktu senggang yang menyenangkan. Ini adalah sebuah kesibukan yang mencakup semuanya dan mengusir semuanya, sebuah prioritas yang mendesak, sebuah penghambaan diri yang dipilih secara bebas dan mengubah korbannya (korbannya yang beruntung) menjadi budak”.
    Rp 75.000,00
  • Buku - Hidup Begitu Indah dan Hanya Itu yang Kita Punya
    Buku - Hidup Begitu Indah dan Hanya Itu yang Kita Punya

    Hidup Begitu Indah dan Hanya Itu yang Kita Punya – Dea Anugrah

    , , ,
    Penerbit: Buku Mojok Tahun Terbit: 2019 Tebal: 181 halaman ISBN: 978-602-1318-81-2 Kondisi: Baru Dengan kedua lutut yang sedikit tertekuk, ia berkitar-kitar sambil memainkan gunting di atas kepala si pelanggan. Seperti ketam, tapi sedikit lebih besar. Ini bukan pangkas rambut, katanya sambil mendongak ke cermin, sadar bahwa saya memperhatikannya. Ini martial art. (Kebebasan dan Keberanian) * Dea Anugrah menulis puisi, kemudian cerita pendek, terutama untuk menghibur diri. Ketika buku-bukunya—Misa Arwah (2015) dan Bakat Menggonggong (2016)—terbit, dia bersiap dihajar komentar-komentar keji dan laporan penjualan yang mengenaskan. Namun, yang terjadi justru sebaliknya: buku-buku itu diterima dengan baik. Buku ini adalah bunga rampai nonfiksi pertamanya. Ia membicarakan mulai dari perang sampai industri pisang, dari kesedihan kolektif sebuah bangsa hingga seni membikin senang bagian tubuh tertentu.
    Rp 68.000,00
  • Jurnal Perempuan - Perempuan Dalam Bencana
    Jurnal Perempuan - Perempuan Dalam Bencana

    Jurnal Perempuan – Perempuan dalam Bencana

    , ,
    Tahun Terbit: 2005 Tebal: 153 halaman ISSN: 1410-153X Kondisi: Bekas CATATAN UNTUK MEREKA YANG BEKERJA DI WILAYAH BENCANA Banyak organisasi donor yang bekerja di Aceh dengan agenda dan target mereka sendiri. Keadaan ini sering membuat kebutuhan perempuan tidak terlacak dalam agenda rehabilitasi dan rekonstruksi. Peminggiran ini telah terjadi pada perempuan Aceh semenjak situasi konflik dan terus diulang saat mereka ditempa bencana. KEBUTUHAN PEREMPUAN YANG TERABAIKAN Kebutuhan spesifik perempuan untuk pelayanan kesehatan reproduksi maupun perlindungan dari kekerasan tidak diakomodasi dalam sistem pelayanan pasca bencana. Birokrasi menjadi variablel yang mempersulit kondisi perempuan di wilayah bencana. PSIKOLOGI PASCA BENCANA Dalam situasi "normal" saja perempuan dan anak rentan menghadapi kekerasan yang berakibat pada trauma psikologis, apalagi dalam keadaan luar biasa seperti bencana Aceh. Para pekerja sosial harus benar-benar memahami psikologi korban dalam bekerja bersama melakukan rehabilitasi atau pemulihan psikososial masyarakat.
    Rp 35.000,00
  • Zine - Chinatown Affair
    Zine - Chinatown Affair

    Chinatown Affair – Elisa Cindy

    , , ,
    Penerbit: Binatang Press! Tahun Terbit: 2018 Kondisi: Baru Welcome to the biggest cultural affair in the heart of Kuala Lumpur. Aside from being a staple shopping destination, Chinatown also has a deep history and culture, particularly of the Chinese community in Malaysia. There has always been a clash of of unique culture and language variety, a result of many years of cultural mix and heritage. These traits make Chinatown a must see place for tourists and locals alike in experiencing the colourful and bustling scene. Popular for its bargain hunter's paradise, from Chinese herbs to imitation goods, lively and vibrant night market, filled with hundreds of stalls offering food, drinks and unfamiliar stuffs.
    Rp 70.000,00
  • Buku - Memungut Remah-Remah Kehidupan
    Buku - Memungut Remah-Remah Kehidupan

    Memungut Remah-Remah Kehidupan – Jannus T.H. Siahaan

    , ,
    Penerbit: Yayasan Pustaka Obor Indonesia Tahun Terbit: 2014 Tebal: xviii + 278 halaman ISBN: 978-979-461-916-2 Kondisi: Baru Verba Volant, scripta manent. Karena biasa menyuguhkan berita verbal plus visual dengan bantuan kamera, maka Jannus T.H. Siahaan –Penulis buku ini- ingin verba-verba yang biasa siapkan sebagai penggambaran peristiwa, tidak hilang bersama menguapnya kesan pemirsa mengenai sebuah peristiwa. Omongan yang biasanya lekas hilang akan lebih bertahan lama jika dituangkan dalam tulisan. Maka pembaca akan menemukan begitu banyak subtema dalam satu tema. Itu semata karena tulisan Jannus yang memang semata remah. Simaklah beberapa penggalan sentilan Jannus yang menggelitik. * “Mereka yang kalah dalam pilkada, menumpahkan kekecewaan dengan bahasa kekerasan. Yang kalah dalam sengketa tanah, mengumbar kekerasan sebagai bahasa komunikasi. Kelompok tertentu dalam umat agama, juga tak malu lagi menggunakan bahasa kekerasan saat menjajakan keyakinannya. Malah, institusi yang diamanahi menjaga tegaknya hukum, justru pasang aksi jual beli argument dengan bahasa kekerasan. Konflik KPK-Polri; contoh paling buruk dari bahasa kekerasan dalam dunia hukum.” (Bahasa kekerasan) * “Kalau mungkin berjuang untuk bisa hidup di jalan Tuhan apakah salah merekonstruksi keyakinan yang membabibuta dengan jargon mati di jalan Tuhan? Hidup di jalan Tuhan, di mata Penulis buku ini, meniscayakan perjuangan melawan penindasan, mempersempit disparitas antara yang kaya dengan yang miskin, mengikis seoptimal mungkin kebodohan yang membelit, dan menerjang perbudakan melembaga. Hanya dengan pilihan terus hidup di jalan Tuhan, jihad akan menemukan maknanya dalam bentuk lain.” (Hidup di Jalan Tuhan)
    Rp 90.000,00
  • Buku Bentang Tubuh Batu dan Hasrat
    Buku Bentang Tubuh Batu dan Hasrat

    Bentang Tubuh Batu dan Hasrat: Sejumlah Esai Seni Rupa – Kris Budiman

    , , ,
    Penerbit: Nyala Tahun Terbit: 2018 Tebal: x + 107 halaman ISBN: 978-602-50721-3-0 Kondisi: Baru "Hasrat saya memang kerap terbagi-bagi. Paling mudah terbaca di permukaan mungkin hasrat terhadap sastra karena sejak di fase awal, apa boleh buat, saya sudah terlanjur terpuruk di situ. Akan halnya seni rupa, pun kajian budaya visual secara lebih luas, jejak-jejaknya mungkin hanya terekam di dalam sedikit buku saya tentang semiotika visual--selebihnya hanya teredam di ruang-ruang kelas sehingga luput dari publisitas. Bahkan, andai ditinjau jauh ke belakang, saya tidak lagi ingat sejak kapan persisnya mulai menulis tentang seni rupa." - Kris Budiman
    Rp 65.000,00
  • Buku - Pop Kosong Berbunyi Nyaring (Edisi Baru)
    Buku - Pop Kosong Berbunyi Nyaring (Edisi Baru)

    Pop Kosong Berbunyi Nyaring (Edisi Baru) – Taufiq Rahman

    , , ,
    Penerbit: Elevation Books Tahun Terbit: 2018 Kondisi: Baru Jika Lokasi Tidak Ditemukan banyak berbicara soal pemain-pemain liga utama dunia, Dylan, Black Sabbath, Rage Against The Machine, dan Jeff Buckley, buku ini hanya bercerita tentang peserta turnamen tarkam, pemain figuran, dan pelengkap penderita di belantika musik Indonesia dan dunia, nama-nama yang tidak terlalu dikenal seperti The Walkmen, Bandempo, Minutemen, dan Strange Mountain, nama-nama yang layak menjadi perwakilan dari kata ‘pop kosong’ yang menjadi judul buku ini. Di era keterbukaan informasi seperti sekarang sangat tidak sulit untuk menemukan musik atau musisi yang paling obscure sekalipun dan tidak perlu banyak daya upaya untuk melakukannya. Satu-satunya nilai tambah yang bisa Anda dapatkan dari buku ini adalah bahwa semua pemain kelas bulu yang bisa Anda dapatkan dari buku ini (kecuali Dylan di era akhir 1990an) ditemukan di masa pra-internet.
    Rp 80.000,00
  • ParaRajaDanRevolusi
    ParaRajaDanRevolusi

    Para Raja dan Revolusi – Linda Christanty

    , , ,
    Penerbit: IRCiSoD Tahun Terbit: 2016 Tebal: 212 halaman Bahasa: Indonesia ISBN: 978-602-769-618-1 Kondisi: Baru Hasil pertama dari Revolusi Indonesia adalah “Inlander” atau Bumiputra yang sederajat dengan anjing dalam sebuah negeri yang dijajah menjadi manusia bermartabat di sebuah negeri merdeka. Kemerdekaan itu membuat bangsa-bangsa Bumiputra yang kelak disebut bangsa Indonesia sederajat dengan bangsa lain sebagai salah satu bangsa pembangun peradaban. Selain menuturkan bermacam fakta dan menganalisisnya, Para Raja dan Revolusi juga menunjukkan bahwa hegemoni yang mengeksploitasi manusia dan bangsa di dunia masih berlangsung sampai sekarang, dan belum memperlihatkan tanda-tanda akan berakhir.
    Rp 60.000,00
  • Buku - Nice Boys Don't Write Rock and Roll
    Buku - Nice Boys Don't Write Rock and Roll

    Nice Boys Don’t Write Rock N Roll: Obsesi Busuk Menulis Musik – Nuran Wibisono

    , , , ,
    Penerbit: EA Books Tahun Terbit: 2017 Tebal: 581 halaman ISBN: 978-602-50222-0-2 Kondisi: Baru "Usia belasan menjadi kala awal mengenal musik. Membeli kaset pertama, jatuh cinta dengan Mötley Crüe dan hair metal, hingga menghamburkan uang jajan untuk membeli kaset. Setelah benar-benar terhisap dalam musik, maka cita-cita pun dicanangkan: jadi anak band. Tapi sebagai remaja yang sadar diri dengan skill bermusik yang terbatas, maka menjadi jurnalis musik menjadi pilihan cita-cita utama. Apalagi setelah melihat Almost Famous dan menyadari betapa terlihat menyenangkannya menjadi jurnalis musik." (SIDE A 18 And Life*) * “Membaca buku ini Anda akan setuju dengan saya bahwa Nuran adalah penulis musik sangat berbakat. Rajutan data, pemahamannya akan ekosistem industri, dan referensinya terhadap band-band terhormat serta album-album musik bermartabat sangat luas dan dalam. Nuran sudah masuk dalam barisan dan menambah jumlah penulis musik independen, melebihi mereka yang bekerja di penerbitan/majalah musik. Rock on!” – Phillips J. Vermonte
    Rp 125.000,00
  • Buku - Sabda Zarathustra
    Buku - Sabda Zarathustra

    Sabda Zarathustra – Friedrich Nietzsche

    , , ,
    Pengantar: E. Forster Nietzsche Penerbit: Pustaka Pelajar Pertama kali diterbitkan dalam bahasa Jerman: 1883-1891 Bahasa: Indonesia Tebal: 497 halaman ISBN: 979-9289-86-5 Kondisi: Baru Pada musim dingin 1882-1883, aku tinggal di teluk Rapallo, tidak jauh dari Genoa, di antara Chiavari dan Tnjung Porto Fino. Kesehatanku tidak terlalu bagus dan musim dingin sangat dingin, sering sekali hujan. Penginapan kecil yang kusewa dekat dengan air, sehingga, kalau sedang pasang, tidur saya terganggu. Situasi ini, tentu saja, sangat mengganggu. Tapi, mereka seolah-olah meneguhkan keyakinanku bahwa segala yang penting dalam hidup selalu datang sekalipun ada berbagai halangan. Pada musim dingin dengan kondisi yang tidak menguntungkan itulah Zarathustra diciptakan. * Sabda Zarathustra merupakan uraian pena paling pribadi dari Nietzsche. Ia adalah sejarah pengalamannya yang paling individual, yakni sejarah persahabatan, angan-angan, kegembiraan dan dukanya yang paling kelam. Zarathustra adalah orang pertama yang melihat adanya roda dalam berputarnya peristiwa dalam pertarungan antara yang baik dan yang buruk. Dibanding pemikir lain manapun. Zarathustra lebih jujur dan lebih berani dalam mengungkap segala kebobrokan manusia yang diselubugi berbagai dalih yang tampak cemerlang dilihat dari luar
    Rp 90.000,00
  • Buku - The Rise
    Buku - The Rise

    The Rise of Religion-Based Political Movements – Selected Papers

    , , ,
    Editor: Darwis Khudori Penerbit: Bandung Spirit Book Series Tahun Terbit: 2010 ISBN: 978-979-18746-0-1 Kondisi: New Old Stocks Religion-based political movements are not new in the history of humanity. However, the intensification and the internationalization of the movements since the last quarter of the 20th century have raised a question whether they constitute a threat or a chance of peace, security and sustainable development among the nation. In accordance with the growing concern in this phenomenon, a group of socially engaged intellectuals met to share their knowledge, experience and reflection on the question. This book is one outcome of the meeting. It is not an exhaustive document on this highly important issue. It is intended to humbly introduce the problem to the public and to participate in the collective search for a solution. * CONTENT -  Acknowledgment Darwis Khudori - Introduction FRAMEWORK Darwis Khudori - Key Issues related to the Rise of Religion-based Political Movements COMPARATIVE VIEWS Antoine Sondag - The Religion-based Political Parties in Europe: Obstacles or Channel for the Democratization of Societies? Jean-Jacques Ngor Sène - The Politics of Religion in Black Africa: Patterns of Fragmentation and Ectropy CASES Boutros Labaki - Globalization and the Rise of Political Movements based on Religions in Lebanon, the Middle East and the Arab World Wajahat Masood - A Prognostic Critique of Fundamentalism: A Case Study of Pakistan Peter Jacob - Common Ground Between Religious Minorities and Secular Forces in Pakistan Barnabas Tiburtius - From Pluralism to Sectarianism to Holism: Evolving the Indian Mind Siti Musdah Mulia - Portrait of Religion-based Organizations and Violence in Indonesia in the Era of Reform Syafi’i Anwar - The Rise and Development of Radical Salafi Movements in Post-Soeharto Indonesia Syafiq Hasyim - Blending Dakwa and Politics: The Case of PKS (Justice-Prosperous Party) Ariffin Omar - Social and Political Movements based on Religion in Malaysia: a General Overview Ibrahim Abu Bakar - Pan-Malaysian Islamic Party (PMIP): An Impertinent and Fundamentalist Religion-Based Political Movement in Malaysia Thaweesak Putsukee - Buddhism and Political Development in Thailand Esmeralda Sanchez and Albert Banico - To God is to God. For Caesar is for Caesar! Institutionalised Party-list Based Religious Movements in the Philippines Shamsuddin L. Taya - The Rise of the MILF as an Islam-Based Political Movement in the Philippines Mussolini Sinsuat Lidasan - The Struggle of the Iranun for Peace and Cultural Independence: From a Religion-Based Political Movement to a Culture-Based Political Movement Yoshihide Sakurai - The Social Perceptions of New Religious Movements in the Post-Aum Japan: The Popular Use of "Cult" and "Mind Control" and its Context Paul Hwang - The Reality and Task of Religion-based Movements in Buddhism and Christianity in Korea John B. Zhang - Development of Faith-based Social Service Organizations from the Prospects of Jinde Charities REPORT Asia-Europe People’s Forum Workshop Report: Darwis Khudori and Isabelle Duquesne - The Rise of Religious Extremism in Asia and Europe: Impacts and Responses
    Rp 80.000,00
  • Buku - Presiden Guyonan
    Buku - Presiden Guyonan

    Presiden Guyonan – Butet Kartaredjasa

    , , ,
    Pengantar: Mohamad Sobary Gambar: Dwi Koen Penerbit: Kitab Sarimin Tahun Terbit: 2008 Tebal: 286 halaman ISBN: 978-979-187-7 Kondisi: New Old Stock Buku Presiden Guyonan yang berisi 54 judul karangan Butet Kartaredjasa ini, merupakan sketsa-sketsa sosial yang muncul dalam kolom mingguan di koran Suara Merdeka, terbitan Semarang. Sketsa sosial itu tak ubahnya permainan monolog Butet yang selama ini dikenal sebagai aktor monolog. Selain dikenal sebagai penggiat kesenian khususnya seni teater, Butet juga seorang penulis. Lewat buku perdananya ini, Butet mengajak kita merenungi nasib bangsa dan membangun impian tentang sebuah Indonesia yang lebih baik. Semua disajikan dalam gaya tutur yang khas Butet: kocak berotak. Full jenaka. * "Kini dengan gembira saya menemukan hal yang selama ini tak saya temui: seorang komediwan, seorang yang bisa memadukan antara kemampuan seni pertunjukan dan kemampuan memproduksi humor. Butet Kartaredjasa menulis dengan menarik. Bahkan harus saya katakan: di pentas, kemampuan Butet yang tinggi untuk "seni-tiru", mime, acapkali dibatasi oleh tuntutan penonton yang cenderung menginginkan familiaritas, sehingga terjadi pengulangan. Sementara itu, dalam karya tulisnya, Butet punya kesempatan lebih luas." - Goenawan Mohamad "Tulisan Butet dalam suara alter-ego-nya, Mas Celathu, meneruskan tradisi Jawa sindiran dan kritik politik wong cilik dengan humor yang kental. Mas Celathu mengingatkan kita pada punakawan dalam wayang kulit, atau Pak Ageng dalam kolom Umar Kayam. Tetapi, tulisan Butet memang khas: sebagai pemain drama dan monolog, Butet piawai menangkap dialog dan ucapan. Bahasanya sangat hidup, dan tulisannya bisa dibaca (lebih tepatnya didengar) sebagai pagelaran!" - Jennifer Lindsay
    Rp 60.000,00
  • Buku - Aku India 2
    Buku - Aku India 2

    Aku & Film India Melawan Dunia – Buku II – Mahfud Ikhwan

    , , , ,
    Penerbit: EA Books Tahun Terbit: 2017 Tebal: 218 halaman ISBN: 978-602-1318-47-8 Kondisi: Baru Menjadi penonton film India di Indonesia sama seperti menjadi sudra: terlalu memalukan untuk diakui dan terlunta-lunta sendiri. Apa benar negara dengan produksi film tahunan terbanyak di seluruh dunia itu tak punya film-film yang membanggakan? Ini buku pengalaman menonton film India. Tentang nostalgia, perjuangan menonton, dan kisah-kisah tentang sejumlah film terbaik yang pernah dihasilkan manusia di muka bumi - film-film dari India, sebuah negara dengan amat banyak kemiripan dengan Indonesia. * Karya penulis pemenang Sayembara Novel Dewan Kesenian Jakarta 2014.
    Rp 75.000,00
  • Buku - Pemberontak - Camus
    Buku - Pemberontak - Camus

    Pemberontak – Albert Camus

    , , ,
    Penerbit: NARASI dan Pustaka Promethea Tebal: 578 halaman Kondisi: Baru "Dengan bukunya ini, Albert Camus masuk dalam silsilah orang-orang terhormat yang dimulai dari Montaigne. Eseinya ini boleh disebut sebagai ziarah intelektual terhadap surga di Bumi. Sebuah biografi tentang pemberontakan Eropa yang pecah bersama Revolusi Prancis - dalam arti yang lebih mendalam merupakan sebuah autobiografi." - Manes Spenber, The New York Times "Buku ini adalah segugusan pemikiran dalam tradisi besar logika Prancis. Di sini, tak ditemukan jejak-jejak sentimentalitas, retorika, ataupun jargon-jargon yang hanya dipahami segelintir orang. Argumennya dihidupkan oleh gairah yang terjaga ketat dan sebuah gaya sastra yang bertabur dengan frase-frase yang berkelebat cemerlang serta aforisme-aforisme yang memukau. Namun di atas segalanya, yang menggembirakan dari esei Albert Camus adalah di sini kita dapat mendengar suara manusia yang teguh memegang nilai-nilai kesusilaan." - Charles J. Rolo, The Atlantic
    Rp 110.000,00
  • Majalah - Subversi
    Majalah - Subversi

    SUBVersi: Kolase Cerita Kecil & Jaringan Kota Surabaya (Dwibahasa: Indonesia dan Inggris)

    , , , , ,
    Editor: Anas Hidayat, Erlin Goentoro, kathleen azali Editor Inggris: Martine Randolphe, Will Glasscock, Noel Schroeder, Matthew Borden, Joseph Taylor Penerbit: Ayorek! berkolaborasi dengan Rujak Centre for Urban Studies Tahun terbit: 2013 Bahasa: Indonesia dan Inggris Kondisi: Baru This book presents a variety of (hi)stories of Surabaya that you may not be familiar with. The story of the larung along the Bratang Tangkis riverside village. Some recurring fashion tendencies in some malls in Surabaya. The Gembong flea and wet market. The trails of the defunct-but-soon-to-be-revived trams of Surabaya, and its 90-years-old ex-driver. How the visually impaired students and teachers navigate their ways through this hot and congested city. The gold shop owner in the Pasar Atom observing the first "modern" shopping centre in Surabaya built in 1970s. Also in this book: wonderful routes for the adventurous to explore o foot. Short reviews of books about Surabaya. Delicious dishes you can find in the cit: iwak pe (stingray), pickled vegetable salad, and karak satay. They around us.
    Rp 70.000,00
  • Buku - Bahasa Indonesia
    Buku - Bahasa Indonesia

    Bahasa Indonesia Bahasa Kita – Sekumpulan Karangan – Ajip Rosidi

    , , ,
    Penerbit: Pustaka Jaya Tahun Terbit: 2001 Tebal: 140 halaman ISBN: 9794192880 Kondisi: Baru "... sejak awal kemerdekaan, bangsa kita sudah mempunyai bahasa nasional, bahkan bahasa negara. Berlainan dengan negara-negara tetangga seperti Singapura, Filipina, apalagi Indoa. Negara-negara itu bahkan sampai sekarang masih bergulat dalam usahanya untuk mempunyai satu bahasa nasional. Dalam pergulatan itu, di India bahkan sampai jatuh kurban manusia. Berlainan dengan banyak negara yang baru merdeka setelah perang dunia kedua, yang mengadopsi bahasa penjajahnya, kita punya bahasa sendiri. Bahasa Indonesia yang kita punyai cukup modern untuk dipakai menyampaikan pikiran yang betapa rumitnya, termasuk ilmu yang betapa tingginya, dan perasaan yang betapa halusnya sekalipun. Dengan begitu kita tidak terjebak dalam kerangkeng bahasa penjajah kita." - Ajip Rosidi, Bahasa Indonesia, Bahasa Kita
    Rp 56.500,00
  • Buku - Gema
    Buku - Gema

    Merenungkan Gema – Perjumpaan Musikal Indonesia-Belanda

    , , ,
    Penyunting: Bart Barendregt dan Els Bogaerts Penerjemah: Landung Simatupang Penerbit: Yayasan Pustaka Obor Indonesia Tahun Terbit: 2016 Tebal: xvi + 403 hlm ISBN: 978-979-461-635-2 Kondisi: Baru Dari waktu ke waktu, hingga kini, komposer, pelaku pergelaran, dan sarjana musik saling mengilhami. Kehadiran orang Belanda di Hindia Belanda dan Indonesia serta keberadaan komunitas diaspora yang besar di negeri Belanda telah memberi kontribusi terhadap pertukaran timbal-balik dalam bidang musik: dari kelompok musik tiup militer, musik klasik dan liturgi sampai musik jazz, Indo rock, dan musik dunia sebagai yang lebih baru. Meskipun demikian, interaksi musikal seperti itu sering dibentuk oleh kekuatan kekuasaan yang tidak seimbang, apalagi dengan motif-motif yang sangat beragam pada awalnya. Merenungkan Gema menyajikan eksplorasi musikologis, historis, dan antropologis dalam perjumpaan musikal yang telah dibentuk dalam masa lalu dan masa sekarang. Hasilnya adalah warisan musik yang hingga kini dapat didengarkan. * Kontributor: Bart Barendregt, Els Bogaerts, Liesbeth Ouwehand, Gerard A. Persoon, Sumarsam, Miriam Brenner, R. Franki S. Notosudirdjo, Henk Mak van Dijk, Madelon Djajadiningrat, Clara Brinkgreve, Wim van Zanten, Matthew Cohen, Lutgard Mutsaers, Rein Spoorman, Annika Ockhorst, dan Fridus Steijlen. * Bart Barendregt adalah antropolog yang mengajar di Institut Studi Sosial dan Budaya, Universitas Leiden. Ia telah melakukan penerbitan dan membuat film tentang seni pertunjukan Asia Tenggara, media baru dan mobil, dan musik pop (Islami). Els Bogaerts berspesialisasi dalam bahasa-bahasa dan kebudayaan Asia Tenggara (Universitas Leiden) serta tari dan musik Jawa klasik (Yogyakarta). Ia menulis artikel tentang hasil perjumpaan kultural, seni pertunjukan, budaya dan dekolonisasi, dan menyunting beberapa buku. Ia juga sedang melakukan riset tentang representasi budaya-budaya Jawa di televisi Indonesia.
    Rp 100.000,00
Subscribe