Please select a page for the Contact Slideout in Theme Options > Header Options

Esai

Filters

Showing 1-24 of 31 products

View 24/48/All

Filter by price

1-24 of 31 products

  • Buku - The Letters Page
    Buku - The Letters Page

    The Letters Page Vol. 3

    , , , ,
    Penulis: Jon McGregor, Luke Kennard, Emily Lu, Kaci Laws, Pat Tompkins, Chris Arthur, Keren Pickard, John Saul, Max Porter, Claire-Louise Bennett, Mark O'Connell, Rolf Venner, Lindsay Zier-Vogel, Kate Feld Penerbit: University of Nottingham Tahun Terbit: 2018 Bahasa: Inggris Tebal: 78 halaman ISBN: 978-199-9612-44-3Kondisi: BaruDear Kindred Spirits,I wanted to write about the peeling of an orange. Sitting at the table, my daughter zoned out on Curious George, my son not yet home from school (and the fight over homework having not yet begun), I began to peel and was overcome by a delightful feeling. Carefully slicing into the top (NOT the navel side!) so as not to pierce the flesh of the orange itself, then slicing four equal sections and peeling them away while most intently trying not to 'break the seal' that result in sticky fingers, I mate it to the final and most thrilling step: driving my thumb into the centre and hearing the Velcro-like crackle as the halves are pulled apart. The smells, the memory of Mimi, who did it the exact same way, the quiet solitude of enjoying the fruit made to be eaten in the wintertime and not having to share a single bite! I discovered you The Letters Page, while eating this orange, while having an experience most unextraordinary and yet so memorable, and thought I would take the time to share.Anyone else would think me crazy for writing to them about an orange, but perhaps in you I've found someone who can still appreciate the magic in peeling citrus fruit.Sincerely, Keren Pickard
    Rp 180.000,00
  • Bahagia Mengerjakan Hal Sia-sia
    Bahagia Mengerjakan Hal Sia-sia

    Bahagia Mengerjakan Hal Sia-Sia – Prima Sulistya

    , , ,
    Penerbit: Buku Mojok Tahun Terbit: 2019 Tebal: 195 halaman ISBN: 978-602-1318-86-7Kondisi: Baru"Aku punya kucing," ia bercerita. "Bulunya bagus banget."Saya mengangguk-angguk, menyimak."Terus aku ajak dia belajar," lanjutnya lagi."Belajar apa, Hera?""Nulis." Dia menjawab itu dengan wajah sangat serius. Sementara saya antara kaget dan bersiap-siap menerima kejutan selanjutnya."Kayak gimana itu?""Aku ajarin dia megang pensil.""Gimana caranya?""Kayak gini ...." Ia memeragakan caranya menyusupkan pensil di sela jari-jari. "Aku bantu kucingnya pegang."
    Rp 68.000,00
  • Buku - Mitos dan Komunikasi
    Buku - Mitos dan Komunikasi

    Mitos dan Komunikasi – Umar Junus

    , , ,
    Penerbit: Sinar Harapan Tahun Terbit: 1981 Tebal: xii + 273 halamanKondisi: BekasPilihan tulisan Umur Junus ini dipusatkan hanya pada Sastra Indonesia. Baik yang berupa legenda, kaba, karangan beberapa sastrawan dari Pujangga Baru sampai dengan karya-karya puncak mutakhir. Untuk itu dia memperkenalkan pemakaian Strukturalisme dan Semiotik, sehingga telaah sastra janganlah dengan pendekatan filologis melulu.Tulisnya, "Kita tak boleh melihat sesuatu sebagaimana adanya saja Apalagi hanya meneruskan apa yang pernah ada, tanpa mengembangkan kemampuan kreatif dan ilmiah kita."
    Rp 55.000,00
  • Buku - Cinta Bukan Cokelat
    Buku - Cinta Bukan Cokelat

    Cinta Bukan Cokelat – Saras Dewi

    , , ,
    Penerbit: Kanisius Tahun Terbit: 2009 Tebal: 126 halaman ISBN: 978-979-21-2181-0Kondisi: BaruEntah mengapa cinta kerap dihubungkan dengan cokelat. Apakah karena cokelat itu manis, lalu disamakan dengan cinta yang juga manis? Entahlah. Yang pasti, cinta jauh lebih misterius dibandingkan sebatang cokelat. Perhatikan saja, setiap kamu ditanya, cinta itu apa sih, dahi kamu pasti berkerut, memikirkan apa sesungguhnya cinta itu. Berbeda dengan cokelat, dengan resep dan teknik yang tepat, setiap orang pasti bisa membuat cokelat. Di sisi lain, cinta adalah sesuatu yang kita alami tiap hari. Kendati demikian, tidaklah mudah untuk merumuskannya dengan kata-kata. Sekalipun kita mempelajari semua teori tentang cinta, belum tentu kita pakar dalam praktiknya.
    Rp 30.000,00
  • Buku - Surat-surat Kepada Novelis Muda
    Buku - Surat-surat Kepada Novelis Muda

    Surat-surat kepada Seorang Novelis Muda – Mario Vargas Llosa

    , , ,
    Penerbit: Circa Tahun Terbit: 2018 Tebal: 158 halaman ISBN: 978-602-5264-55-9Kondisi: Baru“Bukan hanya sekadar buku untuk penulis, melainkan juga untuk pembaca… Dan bagi mereka yang ingin melakukan lebih dari sekadar membaca, buku ini akan mengajari, menerangi, dan yang paling penting menginspirasi.”– St. Petersburg Times.*Dengan mengambil contoh dari cerita pendek dan novel karya para penulis di seluruh dunia, mulai dari Borges, Bierce, Celine hingga Kafka, Mario Vargas Llosa memperlihatkan struktur dan cara kerja dalam karya para penulis besar itu. Sehingga, kedua belas “surat” ini menjadi semacam buku petunjuk esensial bagi para novelis baru tentang aspek-aspek formal karya fiksi, mulai dari plot, daya membujuk, dan latar hingga ketegangan.Namun, Llosa melakukannya sedemikian rupa untuk tetap mendorong para novelis baru itu agar tidak kehilangan sentuhan dengan dorongan untuk mencipta. Karena itu, ia mewanti-wanti: “Pekerjaan literer itu bukan sebuah hobi, olahraga, atau aktivitas waktu senggang yang menyenangkan. Ini adalah sebuah kesibukan yang mencakup semuanya dan mengusir semuanya, sebuah prioritas yang mendesak, sebuah penghambaan diri yang dipilih secara bebas dan mengubah korbannya (korbannya yang beruntung) menjadi budak”.
    Rp 75.000,00
  • Buku - Hidup Begitu Indah dan Hanya Itu yang Kita Punya
    Buku - Hidup Begitu Indah dan Hanya Itu yang Kita Punya

    Hidup Begitu Indah dan Hanya Itu yang Kita Punya – Dea Anugrah

    , , ,
    Penerbit: Buku Mojok Tahun Terbit: 2019 Tebal: 181 halaman ISBN: 978-602-1318-81-2Kondisi: BaruDengan kedua lutut yang sedikit tertekuk, ia berkitar-kitar sambil memainkan gunting di atas kepala si pelanggan. Seperti ketam, tapi sedikit lebih besar.Ini bukan pangkas rambut, katanya sambil mendongak ke cermin, sadar bahwa saya memperhatikannya. Ini martial art.(Kebebasan dan Keberanian)*Dea Anugrah menulis puisi, kemudian cerita pendek, terutama untuk menghibur diri. Ketika buku-bukunya—Misa Arwah (2015) dan Bakat Menggonggong (2016)—terbit, dia bersiap dihajar komentar-komentar keji dan laporan penjualan yang mengenaskan. Namun, yang terjadi justru sebaliknya: buku-buku itu diterima dengan baik.Buku ini adalah bunga rampai nonfiksi pertamanya. Ia membicarakan mulai dari perang sampai industri pisang, dari kesedihan kolektif sebuah bangsa hingga seni membikin senang bagian tubuh tertentu.
    Rp 68.000,00
  • Jurnal Perempuan - Perempuan Dalam Bencana
    Jurnal Perempuan - Perempuan Dalam Bencana

    Jurnal Perempuan – Perempuan dalam Bencana

    , ,
    Tahun Terbit: 2005 Tebal: 153 halaman ISSN: 1410-153XKondisi: BekasCATATAN UNTUK MEREKA YANG BEKERJA DI WILAYAH BENCANABanyak organisasi donor yang bekerja di Aceh dengan agenda dan target mereka sendiri. Keadaan ini sering membuat kebutuhan perempuan tidak terlacak dalam agenda rehabilitasi dan rekonstruksi. Peminggiran ini telah terjadi pada perempuan Aceh semenjak situasi konflik dan terus diulang saat mereka ditempa bencana.KEBUTUHAN PEREMPUAN YANG TERABAIKANKebutuhan spesifik perempuan untuk pelayanan kesehatan reproduksi maupun perlindungan dari kekerasan tidak diakomodasi dalam sistem pelayanan pasca bencana. Birokrasi menjadi variablel yang mempersulit kondisi perempuan di wilayah bencana.PSIKOLOGI PASCA BENCANADalam situasi "normal" saja perempuan dan anak rentan menghadapi kekerasan yang berakibat pada trauma psikologis, apalagi dalam keadaan luar biasa seperti bencana Aceh. Para pekerja sosial harus benar-benar memahami psikologi korban dalam bekerja bersama melakukan rehabilitasi atau pemulihan psikososial masyarakat.
    Rp 35.000,00
  • Zine - Chinatown Affair
    Zine - Chinatown Affair

    Chinatown Affair – Elisa Cindy

    , , ,
    Penerbit: Binatang Press! Tahun Terbit: 2018Kondisi: BaruWelcome to the biggest cultural affair in the heart of Kuala Lumpur. Aside from being a staple shopping destination, Chinatown also has a deep history and culture, particularly of the Chinese community in Malaysia. There has always been a clash of of unique culture and language variety, a result of many years of cultural mix and heritage. These traits make Chinatown a must see place for tourists and locals alike in experiencing the colourful and bustling scene. Popular for its bargain hunter's paradise, from Chinese herbs to imitation goods, lively and vibrant night market, filled with hundreds of stalls offering food, drinks and unfamiliar stuffs.
    Rp 55.000,00
  • Buku - Memungut Remah-Remah Kehidupan
    Buku - Memungut Remah-Remah Kehidupan

    Memungut Remah-Remah Kehidupan – Jannus T.H. Siahaan

    , ,
    Penerbit: Yayasan Pustaka Obor Indonesia Tahun Terbit: 2014 Tebal: xviii + 278 halaman ISBN: 978-979-461-916-2Kondisi: BaruVerba Volant, scripta manent. Karena biasa menyuguhkan berita verbal plus visual dengan bantuan kamera, maka Jannus T.H. Siahaan –Penulis buku ini- ingin verba-verba yang biasa siapkan sebagai penggambaran peristiwa, tidak hilang bersama menguapnya kesan pemirsa mengenai sebuah peristiwa. Omongan yang biasanya lekas hilang akan lebih bertahan lama jika dituangkan dalam tulisan. Maka pembaca akan menemukan begitu banyak subtema dalam satu tema. Itu semata karena tulisan Jannus yang memang semata remah. Simaklah beberapa penggalan sentilan Jannus yang menggelitik.*“Mereka yang kalah dalam pilkada, menumpahkan kekecewaan dengan bahasa kekerasan. Yang kalah dalam sengketa tanah, mengumbar kekerasan sebagai bahasa komunikasi. Kelompok tertentu dalam umat agama, juga tak malu lagi menggunakan bahasa kekerasan saat menjajakan keyakinannya. Malah, institusi yang diamanahi menjaga tegaknya hukum, justru pasang aksi jual beli argument dengan bahasa kekerasan. Konflik KPK-Polri; contoh paling buruk dari bahasa kekerasan dalam dunia hukum.” (Bahasa kekerasan)*“Kalau mungkin berjuang untuk bisa hidup di jalan Tuhan apakah salah merekonstruksi keyakinan yang membabibuta dengan jargon mati di jalan Tuhan? Hidup di jalan Tuhan, di mata Penulis buku ini, meniscayakan perjuangan melawan penindasan, mempersempit disparitas antara yang kaya dengan yang miskin, mengikis seoptimal mungkin kebodohan yang membelit, dan menerjang perbudakan melembaga. Hanya dengan pilihan terus hidup di jalan Tuhan, jihad akan menemukan maknanya dalam bentuk lain.” (Hidup di Jalan Tuhan)
    Rp 90.000,00
  • Buku Matinya Seorang Penulis Besar
    Buku Matinya Seorang Penulis Besar

    Matinya Seorang Penulis Besar – Mario Vargas Llosa

    , , , ,
    Penerjemah: Ronny Agustinus Penerbit : Immortal X Octopus Tahun Terbit: 2018 Tebal: 142 halaman ISBN: 978-602-6657-94-7Kondisi: BaruDemokrasi dan pasar telah merekayasa putaran lain: karena kini tak ada opini publik, hanya publik semata, maka si penulis-bintanglah—mereka yang paling tahu cara memanfaatkan media audiovisual, para “seleb media”—yang memberi prestise pada buku-bukunya, dan bukan sebaliknya, seperti yang terjadi di masa lalu. Alhasil, kita telah mencapai taraf degradasi suram yang telah diperkirakan paling bagus oleh Tocqueville: era para penulis yang “mementingkan sukses ketimbang keagungan”.Alih-alih jatuh ke dalam depresi dan menganggap diri makhluk ketinggalan zaman yang ditampik oleh modernitas, penulis zaman sekarang harus merasa dipacu oleh tantangan berat untuk menciptakan sastra yang cocok bagi zaman kita dan mampu mencapai publik luas potensial yang menantikannya, yang kini, berkat demokrasi dan pasar, begitu banyak manusia bisa membaca dan mampu membeli buku, sesuatu yang tak pernah terjadi di masa lampau ketika sastra adalah agama dan penulis adalah sesosok dewa kecil yang diberi penghormatan dan pujapuja oleh “minoritas kebanyakan”. Tak pelak lagi tirai telah tertutup bagi para penulis narsis pengkhotbah itu; tetapi pertunjukan bisa terus berlanjut apabila para penerus mereka berusaha untuk lebih mengasyikkan dan jangan terlalu ambisius.*Mario Vargas Llosa telah menghasilkan tulisan-tulisan nonfiksi yang bila ditumpuk bisa jadi sama tebal atau bahkan lebih tebal dibanding seluruh karya fiksinya (di luar naskah drama, skenario film, dan cerita anak yang juga pernah dihasilkannya).Tulisan-tulisan nonfiksi itu berupa esei dan kolom pendek, kajian panjang, pidato dan kuliah, bahkan buku utuh tentang permasalahan sastra, politik, seni rupa, atau kehidupan sosial budaya umumnya.
    Rp 39.000,00
  • Buku Bentang Tubuh Batu dan Hasrat
    Buku Bentang Tubuh Batu dan Hasrat

    Bentang Tubuh Batu dan Hasrat: Sejumlah Esai Seni Rupa – Kris Budiman

    , , ,
    Penerbit: Nyala Tahun Terbit: 2018 Tebal: x + 107 halaman ISBN: 978-602-50721-3-0Kondisi: Baru"Hasrat saya memang kerap terbagi-bagi. Paling mudah terbaca di permukaan mungkin hasrat terhadap sastra karena sejak di fase awal, apa boleh buat, saya sudah terlanjur terpuruk di situ. Akan halnya seni rupa, pun kajian budaya visual secara lebih luas, jejak-jejaknya mungkin hanya terekam di dalam sedikit buku saya tentang semiotika visual--selebihnya hanya teredam di ruang-ruang kelas sehingga luput dari publisitas. Bahkan, andai ditinjau jauh ke belakang, saya tidak lagi ingat sejak kapan persisnya mulai menulis tentang seni rupa."- Kris Budiman
    Rp 65.000,00
  • ParaRajaDanRevolusi
    ParaRajaDanRevolusi

    Para Raja dan Revolusi – Linda Christanty

    , , ,
    Penerbit: IRCiSoD Tahun Terbit: 2016 Tebal: 212 halaman Bahasa: Indonesia ISBN: 978-602-769-618-1Kondisi: BaruHasil pertama dari Revolusi Indonesia adalah “Inlander” atau Bumiputra yang sederajat dengan anjing dalam sebuah negeri yang dijajah menjadi manusia bermartabat di sebuah negeri merdeka. Kemerdekaan itu membuat bangsa-bangsa Bumiputra yang kelak disebut bangsa Indonesia sederajat dengan bangsa lain sebagai salah satu bangsa pembangun peradaban.Selain menuturkan bermacam fakta dan menganalisisnya, Para Raja dan Revolusi juga menunjukkan bahwa hegemoni yang mengeksploitasi manusia dan bangsa di dunia masih berlangsung sampai sekarang, dan belum memperlihatkan tanda-tanda akan berakhir.
    Rp 60.000,00
  • Buku - Bola di Balik Bulan
    Buku - Bola di Balik Bulan

    Bola di Balik Bulan – Sindhunata

    , , ,
    Penerbit: Boekoe Petroek Tahun Terbit: 2017 Jumlah Halaman: xviii+396 ISBN: 978-602-336-441-1Kondisi: BaruDi mana saja dan kapan saja, sepak bola selalu menarik dan mempesona manusia. Mungkin karena sepak bola bukan hanya telah menjadi olahraga rakyat, melainkan juga hiburan umat manusia, digemari lelaki dan wanita.Di dalam bola kita dapat melihat dan merasakan tragedi, komedi, ketabahan untuk menerima kegagalan, serta tekad dan keberanian untuk selalu bangun meraih kemenangan.Tulisan Sindhunata di dalam buku ini menjadi refleksi mengenai kemanusiaan, yang meski diangkat dari sepak bola, bisa berdiri lepas di luar sepak bola.
    Rp 96.000,00
  • Sold out
    Buku-Seks-dan-Revolusi-e1508398085128
    Buku-Seks-dan-Revolusi-e1508398085128

    Seks dan Revolusi – Jean-Paul Sartre

    , , ,
    Penerbit: Narasi dan Pustaka Promethea Tahun Terbit: 2015 Tebal: 258 halaman ISBN: 978-9790168-427-9Kondisi: BaruSejumlah esei panjang dalam buku ini merefleksikan visi Sartre tentang seksualitas dan revolusi. Hasrat seksual, cinta maternal, masturbasi, dan homoseksualitas bagi Sartre merupakan fenomena yang sesungguhnya tidak lepas dari suatu modus kesadaran (tubuh) untuk mengada dan menjadi. Yang unik, di dalam seks kesadaran itu kemunculannya melibatkan penemuan tubuh lain. Adakah seks membawa implikasi etis (sosial)?
  • Buku-Senjakala-Kebudayaan-e1506575634173
    Buku-Senjakala-Kebudayaan-e1506575634173

    Senjakala Kebudayaan – Nirwan Dewanto

    , , ,
    Penerbit: OAK Tahun Terbit: 2017 Tebal: 224 halaman ISBN: 978-602-60924-4-1Kondisi: BaruKita senantiasa berayun, tergoda, oleh keindahan sebuah fragmen dan impian untuk menciptakan keseluruhan yang padu. Kita pun terbelah, kita tidak lagi betah tinggal sebagai subyek yang utuh tapi membeku. Kita adalah penyair dan pembaca puisi sekaligus, kita mencipta tanda-tanda dan kita pula yang mencari-cari makna dari tanda-tanda itu. Kita mengidap semacam penyakit skizofernia, tetapi syukurlah, kita mengetahuinya: kita adalah pasien dan psikiater sekaligus.Setiap penonton teater di alam tak sadarnya boleh jadi menyimpan karakter-karakter dalam naskah yang sedang dipentaskan. Mereka yang datang ke pertunjukan Danton, misalnya, boleh jadi adalah penjelmaan Danton dan Robespierre sendiri. Para penonton itu pada akhirnya mengharapkan karakter-karakter khusus, tajam dan subversif. Tapi mereka tidak sekadar mengharapkan: mereka ikut menciptakan, dengan cara sendiri-sendiri. Untuk menciptakan keleluasaan-dalam-keterbatasan ini, teater tidak bertanding dengan film dan televisi, tapi dengan dirinya sendiri.
    Rp 100.000,00
  • Buku - Nice Boys Don't Write Rock and Roll
    Buku - Nice Boys Don't Write Rock and Roll

    Nice Boys Don’t Write Rock N Roll: Obsesi Busuk Menulis Musik – Nuran Wibisono

    , , , ,
    Penerbit: EA Books Tahun Terbit: 2017 Tebal: 581 halaman ISBN: 978-602-50222-0-2Kondisi: Baru"Usia belasan menjadi kala awal mengenal musik. Membeli kaset pertama, jatuh cinta dengan Mötley Crüe dan hair metal, hingga menghamburkan uang jajan untuk membeli kaset. Setelah benar-benar terhisap dalam musik, maka cita-cita pun dicanangkan: jadi anak band. Tapi sebagai remaja yang sadar diri dengan skill bermusik yang terbatas, maka menjadi jurnalis musik menjadi pilihan cita-cita utama. Apalagi setelah melihat Almost Famous dan menyadari betapa terlihat menyenangkannya menjadi jurnalis musik."(SIDE A 18 And Life*)*“Membaca buku ini Anda akan setuju dengan saya bahwa Nuran adalah penulis musik sangat berbakat. Rajutan data, pemahamannya akan ekosistem industri, dan referensinya terhadap band-band terhormat serta album-album musik bermartabat sangat luas dan dalam. Nuran sudah masuk dalam barisan dan menambah jumlah penulis musik independen, melebihi mereka yang bekerja di penerbitan/majalah musik. Rock on!”– Phillips J. Vermonte
    Rp 125.000,00
  • Buku - Sabda Zarathustra
    Buku - Sabda Zarathustra

    Sabda Zarathustra – Friedrich Nietzsche

    , , ,
    Pengantar: E. Forster Nietzsche Penerbit: Pustaka Pelajar Pertama kali diterbitkan dalam bahasa Jerman: 1883-1891 Bahasa: Indonesia Tebal: 497 halaman ISBN: 979-9289-86-5Kondisi: BaruPada musim dingin 1882-1883, aku tinggal di teluk Rapallo, tidak jauh dari Genoa, di antara Chiavari dan Tnjung Porto Fino. Kesehatanku tidak terlalu bagus dan musim dingin sangat dingin, sering sekali hujan. Penginapan kecil yang kusewa dekat dengan air, sehingga, kalau sedang pasang, tidur saya terganggu. Situasi ini, tentu saja, sangat mengganggu. Tapi, mereka seolah-olah meneguhkan keyakinanku bahwa segala yang penting dalam hidup selalu datang sekalipun ada berbagai halangan. Pada musim dingin dengan kondisi yang tidak menguntungkan itulah Zarathustra diciptakan.*Sabda Zarathustra merupakan uraian pena paling pribadi dari Nietzsche. Ia adalah sejarah pengalamannya yang paling individual, yakni sejarah persahabatan, angan-angan, kegembiraan dan dukanya yang paling kelam. Zarathustra adalah orang pertama yang melihat adanya roda dalam berputarnya peristiwa dalam pertarungan antara yang baik dan yang buruk. Dibanding pemikir lain manapun. Zarathustra lebih jujur dan lebih berani dalam mengungkap segala kebobrokan manusia yang diselubugi berbagai dalih yang tampak cemerlang dilihat dari luar
    Rp 90.000,00
  • Buku - The Rise
    Buku - The Rise

    The Rise of Religion-Based Political Movements – Selected Papers

    , , ,
    Editor: Darwis Khudori Penerbit: Bandung Spirit Book Series Tahun Terbit: 2010 ISBN: 978-979-18746-0-1Kondisi: New Old StocksReligion-based political movements are not new in the history of humanity. However, the intensification and the internationalization of the movements since the last quarter of the 20th century have raised a question whether they constitute a threat or a chance of peace, security and sustainable development among the nation.In accordance with the growing concern in this phenomenon, a group of socially engaged intellectuals met to share their knowledge, experience and reflection on the question. This book is one outcome of the meeting. It is not an exhaustive document on this highly important issue. It is intended to humbly introduce the problem to the public and to participate in the collective search for a solution.*CONTENT-  AcknowledgmentDarwis Khudori- IntroductionFRAMEWORKDarwis Khudori- Key Issues related to the Rise of Religion-based Political MovementsCOMPARATIVE VIEWSAntoine Sondag- The Religion-based Political Parties in Europe: Obstacles or Channel for the Democratization of Societies?Jean-Jacques Ngor Sène- The Politics of Religion in Black Africa: Patterns of Fragmentation and EctropyCASESBoutros Labaki- Globalization and the Rise of Political Movements based on Religions in Lebanon, the Middle East and the Arab WorldWajahat Masood- A Prognostic Critique of Fundamentalism: A Case Study of PakistanPeter Jacob- Common Ground Between Religious Minorities and Secular Forces in PakistanBarnabas Tiburtius- From Pluralism to Sectarianism to Holism: Evolving the Indian MindSiti Musdah Mulia- Portrait of Religion-based Organizations and Violence in Indonesia in the Era of ReformSyafi’i Anwar- The Rise and Development of Radical Salafi Movements in Post-Soeharto IndonesiaSyafiq Hasyim- Blending Dakwa and Politics: The Case of PKS (Justice-Prosperous Party)Ariffin Omar- Social and Political Movements based on Religion in Malaysia: a General OverviewIbrahim Abu Bakar- Pan-Malaysian Islamic Party (PMIP): An Impertinent and Fundamentalist Religion-Based Political Movement in MalaysiaThaweesak Putsukee- Buddhism and Political Development in ThailandEsmeralda Sanchez and Albert Banico- To God is to God. For Caesar is for Caesar! Institutionalised Party-list Based Religious Movements in the PhilippinesShamsuddin L. Taya- The Rise of the MILF as an Islam-Based Political Movement in the PhilippinesMussolini Sinsuat Lidasan- The Struggle of the Iranun for Peace and Cultural Independence: From a Religion-Based Political Movement to a Culture-Based Political MovementYoshihide Sakurai- The Social Perceptions of New Religious Movements in the Post-Aum Japan: The Popular Use of "Cult" and "Mind Control" and its ContextPaul Hwang- The Reality and Task of Religion-based Movements in Buddhism and Christianity in KoreaJohn B. Zhang- Development of Faith-based Social Service Organizations from the Prospects of Jinde CharitiesREPORTAsia-Europe People’s Forum Workshop Report:Darwis Khudori and Isabelle Duquesne- The Rise of Religious Extremism in Asia and Europe: Impacts and Responses
    Rp 80.000,00
  • Buku - Presiden Guyonan
    Buku - Presiden Guyonan

    Presiden Guyonan – Butet Kartaredjasa

    , , ,
    Pengantar: Mohamad Sobary Gambar: Dwi Koen Penerbit: Kitab Sarimin Tahun Terbit: 2008 Tebal: 286 halaman ISBN: 978-979-187-7Kondisi: New Old StockBuku Presiden Guyonan yang berisi 54 judul karangan Butet Kartaredjasa ini, merupakan sketsa-sketsa sosial yang muncul dalam kolom mingguan di koran Suara Merdeka, terbitan Semarang. Sketsa sosial itu tak ubahnya permainan monolog Butet yang selama ini dikenal sebagai aktor monolog. Selain dikenal sebagai penggiat kesenian khususnya seni teater, Butet juga seorang penulis. Lewat buku perdananya ini, Butet mengajak kita merenungi nasib bangsa dan membangun impian tentang sebuah Indonesia yang lebih baik. Semua disajikan dalam gaya tutur yang khas Butet: kocak berotak. Full jenaka.*"Kini dengan gembira saya menemukan hal yang selama ini tak saya temui: seorang komediwan, seorang yang bisa memadukan antara kemampuan seni pertunjukan dan kemampuan memproduksi humor. Butet Kartaredjasa menulis dengan menarik. Bahkan harus saya katakan: di pentas, kemampuan Butet yang tinggi untuk "seni-tiru", mime, acapkali dibatasi oleh tuntutan penonton yang cenderung menginginkan familiaritas, sehingga terjadi pengulangan. Sementara itu, dalam karya tulisnya, Butet punya kesempatan lebih luas."- Goenawan Mohamad"Tulisan Butet dalam suara alter-ego-nya, Mas Celathu, meneruskan tradisi Jawa sindiran dan kritik politik wong cilik dengan humor yang kental. Mas Celathu mengingatkan kita pada punakawan dalam wayang kulit, atau Pak Ageng dalam kolom Umar Kayam. Tetapi, tulisan Butet memang khas: sebagai pemain drama dan monolog, Butet piawai menangkap dialog dan ucapan. Bahasanya sangat hidup, dan tulisannya bisa dibaca (lebih tepatnya didengar) sebagai pagelaran!"- Jennifer Lindsay
    Rp 60.000,00
  • Buku - Aku India 2
    Buku - Aku India 2

    Aku & Film India Melawan Dunia – Buku II – Mahfud Ikhwan

    , , , ,
    Penerbit: EA Books Tahun Terbit: 2017 Tebal: 218 halaman ISBN: 978-602-1318-47-8Kondisi: BaruMenjadi penonton film India di Indonesia sama seperti menjadi sudra: terlalu memalukan untuk diakui dan terlunta-lunta sendiri. Apa benar negara dengan produksi film tahunan terbanyak di seluruh dunia itu tak punya film-film yang membanggakan?Ini buku pengalaman menonton film India. Tentang nostalgia, perjuangan menonton, dan kisah-kisah tentang sejumlah film terbaik yang pernah dihasilkan manusia di muka bumi - film-film dari India, sebuah negara dengan amat banyak kemiripan dengan Indonesia.*Karya penulis pemenang Sayembara Novel Dewan Kesenian Jakarta 2014.
    Rp 75.000,00
  • Buku - Aku India I
    Buku - Aku India I

    Aku & Film India Melawan Dunia – Buku I – Mahfud Ikhwan

    , , , ,
    Penerbit: EA Books Tahun Terbit: 2017 Tebal: 150 halaman ISBN: 978-602-131-847-8Kondisi: BaruMenonton film India, membahasnya, apalagi menuliskannya adalah semacam kerelaan menjadi - meminjam judul film garapan Mehmood tahun 1996 - dushman duniya ka; sang musuh semesta.*Karya penulis pemenang Sayembara Novel Dewan Kesenian Jakarta 2014.
    Rp 65.000,00
  • Buku - Pemberontak - Camus
    Buku - Pemberontak - Camus

    Pemberontak – Albert Camus

    , , ,
    Penerbit: NARASI dan Pustaka Promethea Tebal: 578 halamanKondisi: Baru"Dengan bukunya ini, Albert Camus masuk dalam silsilah orang-orang terhormat yang dimulai dari Montaigne. Eseinya ini boleh disebut sebagai ziarah intelektual terhadap surga di Bumi. Sebuah biografi tentang pemberontakan Eropa yang pecah bersama Revolusi Prancis - dalam arti yang lebih mendalam merupakan sebuah autobiografi."- Manes Spenber, The New York Times"Buku ini adalah segugusan pemikiran dalam tradisi besar logika Prancis. Di sini, tak ditemukan jejak-jejak sentimentalitas, retorika, ataupun jargon-jargon yang hanya dipahami segelintir orang. Argumennya dihidupkan oleh gairah yang terjaga ketat dan sebuah gaya sastra yang bertabur dengan frase-frase yang berkelebat cemerlang serta aforisme-aforisme yang memukau. Namun di atas segalanya, yang menggembirakan dari esei Albert Camus adalah di sini kita dapat mendengar suara manusia yang teguh memegang nilai-nilai kesusilaan."- Charles J. Rolo, The Atlantic
    Rp 110.000,00
  • Buku Tanah dan Air Sunda
    Buku Tanah dan Air Sunda

    Tanah dan Air Sunda – Kumpulan Esai – Hawe Setiawan

    , , ,
    Penerbit: Api Kecil Tahun terbit: 2017 Tebal: 402 halaman ISBN: 978-602-396-121-4Kondisi: BaruHawe Setiawan kerap diundang untuk menyampaikan pemikirannya dalam simposium, kuliah umum, atau jurnal ilmiah. Dia bicara dan menulis tentang legenda Lutung Kasarung, relasi Sunda dan Islam, pengamatan Franz Wilhelm Junghuhn atas tanah Priangan, konstruksi kecantikan perempuan Suda dalam iklan pada masa kolonial, serta hal-hal lain.Benang merah dari semua bahasan Hawe itu adalah kebudayaan Sunda. Dia menghayati kesundaan secara intens dan memiliki perkakas intelektual yang memadai untuk menggeledah dengan kritis.Antologi ini menghimpuan telaah-telaah tajam dan mencerahkan dari doktor lulusan ITB tersebut.
    Rp 78.000,00
  • Buku - Bahasa Indonesia
    Buku - Bahasa Indonesia

    Bahasa Indonesia Bahasa Kita – Sekumpulan Karangan – Ajip Rosidi

    , , ,
    Penerbit: Pustaka Jaya Tahun Terbit: 2001 Tebal: 140 halaman ISBN: 9794192880Kondisi: Baru"... sejak awal kemerdekaan, bangsa kita sudah mempunyai bahasa nasional, bahkan bahasa negara. Berlainan dengan negara-negara tetangga seperti Singapura, Filipina, apalagi Indoa. Negara-negara itu bahkan sampai sekarang masih bergulat dalam usahanya untuk mempunyai satu bahasa nasional. Dalam pergulatan itu, di India bahkan sampai jatuh kurban manusia. Berlainan dengan banyak negara yang baru merdeka setelah perang dunia kedua, yang mengadopsi bahasa penjajahnya, kita punya bahasa sendiri. Bahasa Indonesia yang kita punyai cukup modern untuk dipakai menyampaikan pikiran yang betapa rumitnya, termasuk ilmu yang betapa tingginya, dan perasaan yang betapa halusnya sekalipun. Dengan begitu kita tidak terjebak dalam kerangkeng bahasa penjajah kita."- Ajip Rosidi, Bahasa Indonesia, Bahasa Kita
    Rp 56.500,00
Subscribe