Please select a page for the Contact Slideout in Theme Options > Header Options

Biografi

Filters

Showing 25-45 of 45 products

View 24/48/All

Filter by price

25-45 of 45 products

  • Buku - Balance
    Buku - Balance

    Balance – Melly Goeslaw

    , , , ,
    Pengantar: Rahayu Supanggah Penerbit: Komunitas Bambu Tahun Terbit: 2012 Tebal: 122 halaman ISBN: 978-602-9402-11-7Kondisi: BaruMelalui buku ini, Melly Goeslaw memperlihatkan sejumlah kondisi nyata dalam industri musik Indonesia saat ini, yang sayangnya lebih terasa mengenaskan daripada menggembirakan. Euforia terhadap jenis musik tertentu yang sedang populer menjadikan banyak pihak memilih untuk mengekor demi mencicipi popularitas tersebut alih-alih menggali kreativitas dan menyodorkan hal baru. Tekanan dari tren ring back tone (RBT) menjadikan sebuah lagu diciptakan secara instan tanpa melalui proses rancang-bangun dan aransemen. Hubungan antara penyanyi dan komposer tidak lagi didasarkan pada perjodohan hati, melainkan laku atau tidak lakunya lagu yang diciptakan sang komposer. Bahkan fans diciptakan melalui jejaring sosial sehingga kesetiaan penggemar cenderung bersifat musiman.*"Melly bicara tentang 'seni'. Tidak sekedar sebagai 'entitas estetika', tetapi sebagai 'wacana'. Dalam konteks sosial, baginya 'seni' berkaitan dengan komposer, penyanyi, publisher, dan fans. Sebagai makhluk sosial, 'seniman' yang genuine baginya adalah yang hidup berlandaskan kejujuran, bukan ketenaran sesaat. Sebagai komposer dan penyanyi sekaligus, Melly jelas tidak berbicara tentang seni musik semata, tetapi tentang hakikat 'seni' dan “seniman” secara umum. Di sinilah letak nilai karya tulisnya."– Prof. Dr. Benny H. Hoed
    Rp 50.000,00
  • Buku - Presiden Prawiranegara
    Buku - Presiden Prawiranegara

    Presiden Prawiranegara: Kisah 207 Hari Syarifuddin Prawiranegara Memimpin Indonesia – Akmal Nasery Basral

    , , ,
    Penerbit: Mizan Pustaka Tahun Terbit: 2011 Tebal: 370 halaman ISBN: 978-979-4336-13-7Kondisi: Bekas"Zus Lily, saya pinjam suamimu sebentar," ujar Hatta sopan. "Ada tugas yang harus beliau lakukan sebagai Menteri Kemakmuran. Saya janji hanya beberapa hari saja."*19 Desember 1948. Agresi Militer II Belanda terhadap Ibu Kota Yogyakarta menyebabkan Presiden Sukarno ditangkap. Wakil Presiden Mohammad Hatta yang cemas dengan kondisi itu segera mengirimkan telegram kepada Menteri Kemakmuran RI, Syafrudin Prawiranegara, yang sedang berada di Bukittinggi untuk membentuk Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI)Ternyata benar, tak lama kemudian Hatta pun ditangkap Belanda, Sukarno-Hatta diasingkan ke Bangka. Pemerintahan resmi lumpuh. Di sebuah dangau kecil yang belakangan dikenal sebagai "Dangau Yaya", Syafruddin mengumumkan berdirinya PDRI, pada Rabu 22 Desember 1948.Dari sudut pandang seorang pemuda pengikutnya, Kamil Koto, mengalirlah kisah Presiden Syafruddin Prawiranegara, yang selama 207 hari melanjutkan kemudi kapal besar bernama Indonesia yang sedang oleng, dan nyaris karam. Sebuah perjuangan yang mungkin terlupakan, tetapi sangat krusial dalam memastikan keberlangsungan Indonesia.
    Rp 48.000,00
  • Buku Am I There Yet
    Buku Am I There Yet

    Am I There Yet? – Perjalanan Berbatu dan Penuh Liku Menuju Dunia Orang Dewasa – Mari Andrew

    , , ,
    Penerbit: Bentang Pustaka Tahun Terbit: 2018 Tebal: 200 halaman Bahasa: Indonesia ISBN 978-602-430-289-4Kondisi: BaruDalam perjalanan menuju kedewasaan, Mari Andrew—seorang ilustrator yang berbasis di New York, dengan lebih dari 840.000 followers di Instagram—melihat sekitar dan beberapa teman sebaya yang tampaknya sudah menemukan tujuan hidup mereka. Dia lalu bertanya kepada dirinya sendiri: Akankah kutemukan tujuan hidupku di kelas kuliah S-2? Di kantor? Di kota lain?Sepanjang usia kepala dua, Mari selalu cemas tentang menemukan tujuan hidup, seolah-olah semua itu terkubur dalam sebuah peti harta karun, lengkap dengan peta untuk menemukannya. Namun, bagaimana jika tidak ada peta untuk memandu ke arah yang dituju?Buku ini adalah catatan rute perjalanannya menuju dunia orang dewasa. Perjalanan ini akan dipenuhi berbagai pemandangan dan ilustrasi yang terinspirasi oleh cinta, persahabatan, rumah, karier, sakit hati, dan penemuan diri. Rute ini enggak langsung mengantarkanmu ke titik akhir, kamu justru diajak melompat ke sana kemari di atas peta kehidupan Mari. Tak hanya sekali kamu bakal bilang, “Eh, gue juga kayak gitu!” tetapi juga tanpa sadar buku ini akan membantumu menyingkap satu jalan setapak misterius di depan. Jalan yang mungkin tidak akan lagi terasa menakutkan karena kamu tak lagi sendirian.
    Rp 99.000,00
  • Buku - Dunia Kali (2)
    Buku - Dunia Kali (2)

    Dunia Kali – Puthut EA

    , , ,
    Penerbit: EA Books Tahun Terbit: 2018 Tebal: 227 halaman ISBN: 978-602-50222-7-2Kondisi: BaruHari ini seharian, kami mengantar Kali mencari sekolah. Sebelum itu, kami mendaftar dulu keinginan Kali jika kelak dia masuk sekolah dasar. Ini daftar keinginan Kali:1. Boleh telat masuk. 2. Ada acara kemping. 3. Ada pelajaran kungfu. 4. Boleh makan Indomie. 5. Ada kambingnya. 6. Ada kolam renangnya. 7. Ada sungainya. 8. Ada panggung untuk menyanyi dan orasi. 9. Ada lapangan futsalnya. 10. Tidak masuk sekolah gak apa-apa. 11. Boleh berlari-lari di dalam kelas."Gak sekalian ada gedung bioskopnya, Nak?" tanya saya dengan setengah putus asa."Yaaa! Bapak cerdaaas sekali ... Itu juga penting!" jawabnya denga girang.Ndasku langsung ngelu ...(Mencari Sekolah)
    Rp 78.000,00
  • Buku Bangkarak Jurnalistis
    Buku Bangkarak Jurnalistis

    Bangkarak Jurnalistik: Lalakon Hiji Jurnalis – Sjarif Amin

    , , , , ,
    Penerbit: Pustaka Jaya Tahun Terbit: 2017 Tebal: 186 halaman ISBN 978-979-419-462-1Kondisi: Baru"Koran Sipatahoenan téh geus lila teu terbit, tapi ngaranna nepi ka ayeuna masih kénéh mindeng disebut-sebut. Naon sababna? Nurutkeun Syarif Amin, lantaran urang Sunda harita ngarasa Sipatahoenan téh jadi kalangkang dirina. Macaan tulisan Syarif Amin dina ieu buku, ngahudang deui kapanasaran ngeunaan “kalangkang dirina” urang Sunda mangsa ayeuna."- Abdullah Mustappa"Kabiruyungan milu macaan karangan-karangan nu di-sadapurankeun di dieu, kaasup panganteur tinu milihanana. Kayungyun boh ku nu ngaréka sastra jeung naratas jurnalisme, boh ku nu mapay raratanana. Sumbangan nu pohara gedéna keur kaweruh balaréa, utamana tina perkara sajarah sastra jeung jurnalisme Sunda abad ka-20."- Hawé Setiawan
    Rp 60.500,00
  • Buku Jalan ke Bogor
    Buku Jalan ke Bogor

    Jalan ke Bogor: Palapa dan Wanita Papua – Klaus G. Johannsen

    , ,
    Penerbit: Yayasan Pustaka Obor Indonesia Tebal: 2004 Tebal: viii +550 halaman ISBN: 978-979-461-456-4Kondisi: BaruPertengahan tahun 70an, seorang insinyur muda kelahiran Jerman dari Los Angeles, Walter Peterson, bersama timnya mendapat tugas dari perusahaannya untuk mengerjakan proyek Satelit Palapa dan pengembangannya di Indonesia. Banyak tantangan yang dihadapinya sebagai orang asing; perjumpaan dengan kultur asing, di mana kondisi kehidupan dan pekerjaannya sangat berbeda sekali daripada yang dibayangkannya. Dengan persediaan sarana yang tidak memadai dan medan yang masih belum terjamah saat itu mereka berusaha melakukan pekerjaannya, menemukan lokasi yang tepat untuk membangun stasiun untuk Satelit Palapa.Tugas Walker selanjutnya adalah memeriksa dan memperbaiki bila terjadi masalah dalam pengoperasian. Untuk itu, dia harus melakukan perjalanan mengunjungi semua stasiun yang ada di Indonesia. Dia lantas berjumpa dengan banyak perempuan Indonesia, lantas menjadi seorang petualang cinta sejati. Suatu hari, di Sorong, Papua, Walter berjumpa dengan Nelly yang dia anggap sebagai cinta sejatinya. Kelak, Walter akan menghabiskan waktu untuk kembali mencari Nelly, dan menyesal karena Nelly ternyata telah berbagi hidup bersama orang lain.
    Rp 45.000,00
  • Buku Amir Hamzah Sang Penyair
    Buku Amir Hamzah Sang Penyair

    Amir Hamzah Sang Penyair – Ajip Rosidi

    , , ,
    Penerbit: Pustaka Jaya Tahun Terbit: 2013 Tebal: 136 halaman ISBN: 978-979-419-395-2Kondisi: BaruSehari sebelum ditangkap (lebih tepatnya: diculik), Amir Hamzah diberi tahu oleh kakak perempuannya yang mendengar dari seorang pemuda bahwa dia termasuk yang diincar para pemuda dalam “revolusi sosial” lantaran dia adalah bangsawan. Bukannya panik, Amir justru menjawab dengan tenang, “Lari dari Binjai patik pantang. Patik adalah keturunan Panglima. Kalah di gelanggang sudah biasa. Dari dahulu patik merasa tidak bersalah kepada siapa (pun). Jadi salah besar dan tidak handalan kalau patik melarikan diri ke kamp NICA di Medan. Sejak Sumpah Pemuda patik ingin merdeka.” Dan kita tahu akhir cerita, sang penyair liris merdu ini terbunuh di tangan para pemuda yang negerinya dia bela dengan jiwa teguh.Di dalam buku ini terangkum kumpulan puisinya: Buah Rindu, Nyanyi Sunyi, serta sajak-sajak dan prosa lirik yang tersebar di berbagai media massa. Disertai telaah oleh Ajip Rosidi.
    Rp 45.000,00
  • Hari-hari-Akhir-Si-Penyair-Nasjah-Djamin-e1521618568862
    Hari-hari-Akhir-Si-Penyair-Nasjah-Djamin-e1521618568862

    Hari-Hari Akhir si Penyair – Nasjah Djamin

    , ,
    Penerbit: Pustaka Jaya Tahun Terbit: 2013 Tebal: 61 halaman Bahasa: Indonesia ISBN: 978-979-419-396-9Kondisi: BaruHidupnya singkat, tak sampai 27 tahun, namun dia berhasil menorehkan nama yang tak bakal terhapuskan di katalog kesusasteraan Indonesia modern. Kesaksian langsung atas hari-hari menjelang sampai hari kematian sang penyair dituturkan dengan gaya lugas apa adanya oleh pelukis sekaligus prosais Nasjah Djamin. Seakan-akan kita mendengar langsung cerita tentang seorang teman dekat dari gerak-geriknya, kekonyolannya, kesusahannya, sampai kesusahan di lubuk hatinya. Inilah kisah hidup sang penyair besar Chairil Anwar di ujung hayatnya.
    Rp 22.500,00
  • TentangKucing
    TentangKucing

    Tentang Kucing: Sebuah Memoar – Doris Lessing

    , ,
    Penerbit: Basabasi Tahun Terbit: 2016 Tebal: 255 halaman Bahasa: Indonesia ISBN: 978-602-391-355-8Kondisi: BaruJika seekor kucing bermimpi buruk, ia pasti juga memiliki mimpi yang menyenangkan dan menarik seperti kita. Mungkin mimpi itu membawanya ke tempat-tempat yang kukenal dalam mimpi, tetapi aku tak pernah berjumpa dengannya di sana. Jika dunia mimpi kucing dan manusia tidak sama, atau tampak tidak sama, maka ketika ia tidur, ke manakah ia berjalan?Tentang Kucing terdiri dari tiga cerita, yaitu “Khusus Tentang Kucing”, “Rufus Sang Penyintas”, dan “Masa Tua El Magnifico”. Semua berkisah tentang kucing–hampir semua aspek kucing yang istimewa: sosok fisik, sifat, kebiasaan, perilaku, rasa takut, persaingan, perkembangan “watak” dan sebagainya.Hubungan Doris Lessing dengan kucing dimulai pada usia dini, ketika ia tumbuh di sebuah rumah pertanian di Afrika. Ketakjubannya kepada kucing-kucing tampan dan jinak yang berbagi tempat tinggal dan kehidupan dengannya di London tetap terjaga, dan tumbuh menjadi cinta sejati terhadap El Magnifico, kucing terakhir dalam cerita ini.Lessing begitu dekat dengan kucing dan mereka saling memengaruhi. Ia bahkan membangun komunikasi dengan kucing melalui pemahaman bahasa yang terdiri dari gestur, mood, dan hasrat yang selancar kata-kata yang diucapkan.
    Rp 70.000,00
  • Buku - Bertahan Hidup di Auschwitz
    Buku - Bertahan Hidup di Auschwitz

    Bertahan Hidup di Auschwitz – Primo Levi

    , ,
    Penerbit: Jalasutra Tahun Terbit: 2009 Tebal: x + 272 halaman Bahasa: Indonesia ISBN: 978-602-8252-17-1Kondisi: BaruPada tahun 1943, Primo Levi, seorang pakar kimia dan warga negara Italia berkebangsaan Yahudi berusia 25 tahun, ditahan oleh para fasis Italia dan dideportasi ke Auschwitz. Bertahan Hidup di Auschwitz adalah risalah klasik Levi tentang kehidupannya selama sepuluh bulan dalam kamp maut Jerman, sebuah kisah mengerikan tentang kekejaman dan kesabaran.*"Bertahan Hidup di Auschwitz merupakan puisi prosa yang sebenarnya tentang penderitaan mendalam manusia yang diungkapkan tanpa mengasihani diri sendiri, namun disertai dengan intensitas dan gairah bisu, sesekali ada tangis kesedihan mendalam, yang menjadikan karya ini dokumen paling luar biasa yang pernah saya baca."- David Caute, New Statesman
    Rp 36.000,00
  • Dedikasi Satu Dekade
    Dedikasi Satu Dekade

    Dedikasi Satu Dekade– Hawe Setiawan & Agung Hujatnikajennong (ed.)

    , , ,
    Penerbit: Yayasan Selasar Sunaryo Tahun Terbit: 2008 Tebal: 186 halaman Bahasa: Indonesia ISBN: 978-979-18373-0-9Kondisi: BaruSepuluh tahun telah berlalu sejak Selasar Sunaryo Art Space (SSAS) didirikan pada 1998. Bermula dari inisiatif pribadi Sunaryo, salah seorang seniman senior di Indonesia, SSAS tumbuh dan berkembang dengan melibatkan sejumlah kurator dan pemikir budaya. Dengan bangunan artistik rancangan arsitek Baskoro Tedjo, yang berdiri di atas salah satu bukit yang memagari Kota Bandung, ruang seni tersebut dari hari ke hari mewadahi beragam kegiatan seni dan budaya, mulai dari pameran seni rupa hingga festival sastra, mulai dari pementasan teater hingga pemutaran film. Dengan pusparagam kegiatan yang selama ini diwadahinya, SSAS mampu melampaui batas-batas orientasi sebuah galeri atau mengatasi cakupan kegiatan sebuah museum. Dengan demikian, SSAS telah menjadi sebentuk wahana kultural yang unik.Buku ini merupakan bungarampai yang menghimpun kesan, amatan, dan harapan sejumlah orang yang selama ini terlibat, baik secara langsung maupun secara tidak langsung, dalam berbagai kegiatan yang diwadahi SSAS. Bagi SSAS sendiri, buku ini merupakan rekam jejak dari perjalanannya selama satu dasawarsa terakhir, sekaligus lecutan untuk terus mengembangkan kegiatan-kegiatannya di kemudian hari. Bagi khalayak umum, buku ini merupakan panduan yang bermanfaat untuk memahami berbagai situasi spesifik dalam kancah kebudayaan di Indonesia melalui kehadiran dan aktivitas sebuah ruang seni di Bandung.
    Rp 240.000,00
  • Buku-Memoar-Siti-Aminah-e1515393893918
    Buku-Memoar-Siti-Aminah-e1515393893918

    Memoar Siti Aminah Madjid Usman – Hiroko Osada – Perjuangan Seorang Putri Bangsawan untuk Kemerdekaan Indonesia

    , ,
    Penyunting: Salmyah Madjid Usman dan Hasril Chaniago Penerbit: Yayasan Pustaka Obor Indonesia ISBN 978-979-461-904-9Kondisi: BaruBuku Siti Aminah Madjid Usman - Hiroko Osada ini merupakan sebuah memoar, kenangan hidup, seorang putri bangsawan Jepang yang mengabdikan sebagian hidupnya untuk mencapai kemerdekaan Indonesia sejak pertengahan 1930-an.Tsuyuko Osada, nama kecil yang diberikan orang tuanya, adalah tamatan Nihon Joshi-Daigaku (Japan Women’s University) Tokyo. Ia ditakdirkan bertemu dengan Abdoel Madjid Usman (1907-1955), seorang pemuda aktivis pergerakan dari negeri jajahan bernama Hindia-Belanda, yang datang ke Jepang awal tahun 1933 untuk melanjutkan kuliah di Universitas Meiji di Tokyo, Jepang. Keduanya bertemu, lalu mengikat janji dan memilih hidup bersama, bersedia ikut suaminya ke Indonesia tahun 1936 untuk suatu tekad yang bulat, memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Sejak itu keduanya berjuang sehidup semati melawan dinding tembok penjajahan Belanda, dengan segala risiko yang harus mereka tanggung berdua.Banyak cerita dan fakta baru, yang belum pernah ditulis dalam buku sejarah manapun selama ini, terungkap dari kisah hidup Siti Aminah Madjid Usman ini. Terutama yang terjadi di Indonesia (Hindia Belanda) pada akhir masa penjajahan Belanda, selama zaman Jepang, dan di awal kemerdekaan Indonesia. Adanya pertukaran (barter) antara Madjid Usman yang dipulangkan dari Jawa ke Sumatra dan Soekarno dari Sumatra ke Jawa, merupakan bagian dari rencana rahasia Jepang untuk menguasai Pulau Sumatra selamanya, bahkan direncanakan sebagai tempat tinggal Tenno (Kaisar) Jepang.Buku ini juga sangat penting untuk memahami penggalan sejarah hubungan Indonesia – Jepang, bahkan dapat menjadi salah satu rujukan untuk memperkuat dan mempererat hubungan kedua bangsa dan negara dalam kerangka heart to heart relationship atau haato to haato yuko kankei seperti yang pernah dipopulerkan oleh Perdana Menteri Jepang Takeo Fukuda
    Rp 95.000,00
  • Buku - Perjalanan Tak Bermodal
    Buku - Perjalanan Tak Bermodal

    Perjalanan Tak Bermodal – Nasjah Djamin

    , , , ,
    Penerbit: Nyala Tahun Terbit: 2017 ISBN: 978-602-60855-7-3Kondisi: BaruBeramai-ramai dengan kawanan pelukis lain kami menyerbu tembok-tembok dinding di tengah kota Medan bersenjatakan kuas dan cat. Tiap dinding, tiap tembok gedung dan rumah yang terluang, kami tulisi dengan semboyan-semboyan. Besar-besar kami tulisi semboyan itu, dalam bahasa Indonesia, dalam bahasa Inggris, dan dalam bahasa Belanda.Juga dinding kereta api kami tulisi. Tak jarang kami diancam oleh peluru tapi kami terus menyerbu dinding-dinding yang belum ditulisi. Kalau tak dapat di siang hari, kami menyerbu malam hari.
    Rp 52.000,00
  • Buku-Malcolm-X-untuk-Pemula-e1510118696654
    Buku-Malcolm-X-untuk-Pemula-e1510118696654

    Malcolm X untuk Pemula – Bernard Aquina Doctor

    , , ,
    Penerbit: Resist Book Tahun Terbit: 2006 Tebal: 185 halaman Bahasa: Indonesia ISBN: 979-979-3723-85-8Kondisi: BekasInilah grafis dan narasi luar biasa yang menuturkan kisah hidup Malcolm X, perjalanannya dalam mencari jati diri, gagasannya yang menjangkau ke depan, kemartirannya, dan pengaruhnya pada masa kini. Diagungkan sebagai 'nabi' kebanggaan kulit hitam sekaligus dikutuk sebagai suara kekerasan, Malcolm X muncul sebagai figur yang kompleks, berani, dan brilian. Ada banyak pelajaran yang bisa dipetik dari menyimak perjuangannya menegakkan martabat.
    Rp 50.000,00
  • Buku - Terbenam dan Tersingkir di Paris dan London
    Buku - Terbenam dan Tersingkir di Paris dan London

    Terbenam dan Tersingkir di London dan Paris – George Orwell

    , ,
    Penerbit: OAK Bahasa: Indonesia ISBN: 978-602-72536-0-5Kondisi: BaruMeski dibawa ke kemasyhuran oleh 1984 dan Animal Farm, karya yang mengantar Eric Blair, dengan nama pena George Orwell, masuk ke kancah sastra Inggris, dan pada akhirnya, dunia, adalah buku ini. Isi buku ini terinspirasi oleh, kalau tidak diambil mentah-mentah dari, pengalaman Orwell hidup miskin di Paris dan, kemudian, di London. Setelah melepas kariernya sebagai polisi imperial Inggris di Burma--tanpa persetujuan penuh dari keluarganya, tentu--Orwell, seperti banyak penulis dan calon penulis Anglophone sebelum Depresi Besar, tinggal di Paris dan mengasah bakat kepenulisannya di sana. Sewaktu di Paris inilah, karena sebagian besar uangnya dicuri, Orwell mulai terpaksa untuk hidup miskin. Kemudian, karena merasa tak kuat lagi bekerja sebagai tukang cuci piring di Paris, ia pindah ke London, dan di kota itu ceritanya tentang kemiskinan berlanjut, dengan kawan-kawan baru, dengan kesengsaraan-kesengsaraan yang baru pula.
    Rp 78.000,00
  • Buku - Semua Manusia Bersaudara
    Buku - Semua Manusia Bersaudara

    Semua Manusia Bersaudara – Mahatma Gandhi

    , , ,
    Penerbit: Yayasan Pustaka Obor Indonesia Tahun Terbit: 2016 Tebal: xx + 240 halaman ISBN: 978-979-461-017-6Kondisi: BaruBuku berjudul asli All Men Are Brothers ini berisikan kisah kehidupan dan pandangan Mahatma Gandhi yang luas dan mendalam tentang kehidupan manusia secara menyeluruh. Banyak hal yang diutarakan oleh Gandhi antara lain tentang Agama dan Kebenaran, cara dan tujuan, bagaimana mengendalikan diri, apa itu perdamaian dunia, beda manusia dengan mesin, bahwa kemiskinan ada di tengah-tengah kelimpahan, demokrasi dan rakyat, pendidikan, kaum wanita, serta serba-serbi pandangan Mahatma Gandhi lainnya. Semua ini secara lengkap dipaparkan dalam Semua Manusia Bersaudara.*Lahir di negara bagian Gujarat, Inda, pada 2 Oktober 1969. Gandhi pada perkembangannya terpengaruhi tulisan-tulisan Tolstoy dan Thoreau. Setelah menyelesaikan pendidikan di Fakultas Hukum University College, London (1891), Gandhi membuka praktik hukumnya di Bombay. Namun sayang, kariernya sebagai pengacara tidak berlangsung lama. Gandhi lantas berangkat ke Durban, Afrika Selatan, dan bekerja untuk sebuah biro hukum India. Di sana, ia dan rekan-rekannya mendapat perlakuan sebagai ras yang lebih rendah oleh orang kulit putih Afrika. Gandhi pun segera terlibat dalam membela hak-hak warga India di Afrika Selatan.Pada 1919, parlemen meloloskan Rowlatt Acts yang memberikan kekuasaan darurat kepada pemerintah kolonial India untuk menindas aktivis revolusioner. Kebijakan itu memicu demonstrasi besar yang menimbulkan pembantaian warga India oleh tentra Inggris di Amritsar. Setidaknya 400 warga India terbunuh dalam insiden itu.Pada 1947, India dan Pakistan menjadi dua negara terpisah. Pemisahan ini mengakibatkan kerusuhan yang berlanjut. Gandhi kembali menyerukan perdamaian. Sebuah seruan mulia, tetapi tidak semua suka. Pada 30 Januari 1948, ia ditembak oleh Nathram Godse. Gandhi, sang penyeru perdamaian itu, tewas pada usia ke-78 tahun.
    Rp 80.000,00
  • Buku - Menjadi Tjamboek Berdoeri
    Buku - Menjadi Tjamboek Berdoeri

    Menjadi Tjamboek Berdoeri – Memoar Kwee Thiam Tjing

    , ,
    Penerbit: Komunitas Bambu Tahun Terbit: 2010 Tebal: 296 Halaman ISBN: 979-373-18-4-2Kondisi: BaruMemoar Tjamboek Berdoeri alias Kwee Thiam Tjing ini semula merupakan serial tulisan di Indonesia Raya. Ditulis mulai 22 Juli 1971, dan berakhir 28 Juli 1973 sebagai kenangan dia selama periode Pemerintahan Kolonial Hindia Belanda sampai awal Kemerdekaan Indonesia. Meskipun banyak mengambil bahan dari bukunya, Indonesia dalem Api dan Bara, tetapi karyanya ini adalah sesuatu yang lain dan merupakan semacam "kelanjutan" Indonesia dalem Api dan Bara. Para pembaca secara lebih terbuka akan lebih mengetahui dinamika yang berlangsung di dalam jaman-jaman genting Indonesia. Apalagi nama-nama yang disembunyikan di dalam Indonesia dalem Api dan Bara, kebanyakan dibuka dalam buku ini.*"Keunggulan tulisan Kwee, menurut penglihatan saya, terletak pada kepercayaa atas diri sendiri dan sumber sejarah serta kebudayaan bangsanya dalam menggapai kedamaian tanpa harus mengandalkan negara. Dia menunjukkan jalan bagi bangsanya - tanpa perlu mengabaikan masa lalu negaranya yang terlalu berperan sekalipun mengetahui hal itu - supaya berhenti mengandalkan kontrol negara atas rakyat sebagai raison d'etre alias alasan menjadi Indonesia."- James Siegel
    Rp 70.000,00
  • Buku-NickDrake
    Buku-NickDrake

    Nick Drake: Sebuah Biografi – Patrick Humphries

    , , ,
    Penerbit: Yayasan Jungkir Balik Tahun Terbit: 2017 Tebal: 426 halaman ISBN: 978-602-61744-0-6 Kondisi: BaruPada tahun 1974 Nick Drake mati muda dalam keadaan terpuruk. Depresinya akut dan karir musiknya suram. Five Leaves Left, Bryter Layter, dan Pink Moon, tiga album yang dirilis semasa hidupnya tidak laku. Namanya asing di belantika musik Inggris. Sosok dan lagunya tenggelam dalam hingar-bingar rock 'n' roll tahun 60-an. Tapi bertahun-tahun kemudian dia menjadi sosok legendaris. Peter Buck REM, Robert Smith The Cure, dan Donovan hanyalah tiga dari sekian banyak orang yang menggandrungi musik-musiknya. Lewat buku ini Patrick Humphries menelusuri lika-liku hidup dan mitos yang menyelubungi pahlawan romantik malang itu."Potret yang menawan... Buku ini menyerupai kisah pendewasaan remaja sensitif ketimbang keadaan manusia. Tapi, meskipun demikian, tidak kurang menyentuhnya. Kisah singkat yang manis sekaligus sedih." -Mojo"Humphries punya kepekaan tajam soal konteks sosial yang melingkupi Drake... Buku ini merupakan fabel sedih tentang seorang korban gejolak budaya tanding tahun enam puluhan." -Sunday Times 
    Rp 100.000,00
  • Buku - Jurnalisme
    Buku - Jurnalisme

    Jurnalisme dan Politik di Indonesia – Biografi Mochtar Lubis – David T. Hill

    , , , ,
    Penerbit: Yayasan Pustaka Obor Indonesia Tahun Terbit: 2011 Tebal: xiv + 362 halaman ISBN: 978-979-461-788-5Kondisi: BaruMochtar Lubis adalah salah seorang pemimpin redaksi, pengarang, dan tokoh budaya Indonesia yang paling dikenal. Buku ini menelusuri peristiwa-peristiwa besar dalam jagad kehidupan Mochtar Lubis: seorang tokoh yang memberikan makna pada penafsiran sejarah pascaproklamasi kemerdekaan Indonesia.Selain menggambarkan ketokohan Mochtar Lubis secara pribadi, buku ini juga merupakan cerita tentang Indonesia pada paruh kedua abad ke-20, saat Indonesia menjadi bangsa merdeka, dan ketika media cetak serta orang-orang berpengaruh menguasai dan menerbitkan surat kabar, memainkan peran yang menentukan dalam kehidupan politik, pendidikan, dan budaya nasional, serta merumuskan arti Indonesia. Pada masa ini, para pemimpin redaksi yang berkepribadian kuat menguasai industri pers dan bersilat lidah dengan pemimpin bangsa. Mochtar Lubis adalah seorang pengkritik lantang terhadap penyalahgunaan kekuasaan dan merupakan "duri" bagi dua mantan presiden Indonesia. Pada masa Sukarno dan Suharto korannya dibreidel dan ia masuk penjara. Nama Mochtar Lubis pun identik dengan jurnalisme jihad.Buku ini berupaya menyajikan pembahasan yang mendalam tentang sejarah dan perkembangan media, sastra, dan sistem politik di Indonesia.
    Rp 75.000,00
  • Buku - 65=67, Catatan Acak-Acakan dan Cacatan Apa Adanya
    Buku - 65=67, Catatan Acak-Acakan dan Cacatan Apa Adanya

    65=67 – Catatan Acak-Acakan dan Cacatan Apa Adanya – Memoar Ayatrohaedi

    , , , ,
    Penerbit: Pustaka Jaya Tahun Terbit: 2011 Tebal: 631 halaman ISBN: 978-979-419=370-9Kondisi: BaruDi kalangan para tokoh politik, ekonom, akadimisi, dan lain-lain, profesi akhir karir sering ditandai dengan penerbitan memoar, baik yang ditulis sendiri maupun - lebih banyak - melalui pena orang lain berdasarkan pesanan sang tokoh. Prof. Dr. Ayatrohaedi (akrab disapa Mang Ayat), guru besar widyapurba dan widyabasa Fakultas Sastra - Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, menulis memoar sebelum dirinya meninggal pada 18 Februari 2006.Dalam 65=67 Catatan Acak-Acakan dan Cacatan Apa Adanya, Mang Ayat menyajikan sejarah perkembangan Fakultas Sastra Universitas Indonesia yang ia ketahui dan alami secara cermat.
    Rp 190.000,00
  • Napoleon dan Strategi Perang Modern - Conrad H. Lanza
    Napoleon dan Strategi Perang Modern - Conrad H. Lanza

    Napoleon dan Strategi Perang Modern – Conrad H. Lanza

    , , ,
    Kondisi Baru ISBN 9793731710 Format Soft Cover Waktu Terbit 2010 Penerbit Komunitas Bambu Jumlah Halaman 240 hal. Catatan: Diterjemahkan dari buku berjudul: Napoleon and modern war; his Military maxims, revised and annotated (Military service publishing company, 1943) Buku ini menyuguhkan kejeniusan taktik militer Napoleon. Taktik militer Napoleon yang sering disebut sebagai salahsatu jenderal terbesar sepanjang zaman itu diperinci dan dijelaskan secara lebih teknis. Dalam buku ini dipaparkan ihwal waktu yang tepat untuk menyerang dan bertahan atau mundur, melatih dan mengorganisasi pasukan, mengelabui, memata-matai serta cara-cara menghambat musuh.
    Rp 45.000,00
Subscribe