Please select a page for the Contact Slideout in Theme Options > Header Options

Biografi

Filters

Showing 1-24 of 29 products

View 24/48/All

Filter by price

1-24 of 29 products

  • Buku - Kenang-Kenangan Orang Bandel
    Buku - Kenang-Kenangan Orang Bandel

    Kenang-Kenangan Orang Bandel – H. Misbach Yusa Biran

    , , , ,
    Pengantar Ajip Rosidi Penerbit: Komunitas Bambu Tahun Terbit 2008 Tebal: xviii + 326 halaman / Hard Cover ISBN: 979-3731-43-5Kondisi: Baru"Membaca otobiografi Misbach ini, saya merasa ternyata apa yang ditulisnya merupakan cermin utuh dari sosok pribadi penulisnya. Misbach menceritakan masa kecil dan remajanya, 'perjuangannya' di dunia film, hingga sekarang dikenal sebagai sosok sejarah film Indonesia itu sendiri karena pengetahuannya yang mendalam tentang subyek itu. Dalam tuturannya yang begitu lancar mengalir dan jujur, kita bukan saja bisa melihat dirinya lebih lengkap, tetapi juga melihat betapa hidup tidak bisa direncanakan begitu saja."- J.B. Kristanto"Memoar yang ditulis oleh H. Misbach Yusa Biran ini sangat menarik dan penting. Menarik karena cara mengisahkannya yang gesit dan bernada mengejek diri (walaupun ada rasa bangga di dalamnya). Penting karena dalam memoar ini bukan saja terungkap latar belakang kehidupannya sebagai orang Banten, melainkan juga tentang situasi perfilman Indonesia sejak tahun 1950-an sampai tahun 1990-an."- Ajip Rosidi
    Rp 165.000,00
  • Buku - Mochtar Naim
    Buku - Mochtar Naim

    Mochtar Naim: Merantau Sepanjang Masa

    , ,
    Penulis: Affan Delano, Afrinaldi, Elprisdat, Erdi Taufik, Irfani Darma Penerbit: Komunitas Bambu Tahun Terbit: 2013 Tebal: xviii + 382 halaman ISBN: 978-602-9402-24-7Kondisi: BaruMochtar Naim, secara keilmuan mendalami dengan baik aneka persoalan Minangkabau dari perspektif Minangkabau sendiri. Beberapa pikirannya yang dominan, dapat dibagi ke dalam tiga kelompok besar, yakni sistem Matrilin­eal, Merantau dan sistem pemerintahan terendah di Minangkabau, Nagari.Seluruh hidup Mochtar didedikasikan untuk mengkaji dan mempromosikan budayanya secara keilmuan. Dalam konteks itu, dia boleh jadi sosok yang langka sekaligus pejuang dalam sunyi. Berbekal kepakarannya atas sosiologi, ia dapat menetap di negeri orang. Namun, agaknya ia sadar betul ungkapan tua 'hujan emas di rantau orang, lebih baik hujan batu di kampung sendiri" dan Mocchtar pun kembali ke ranah Minang menapaki perjuangan kulturalnya.
    Rp 120.000,00
  • Buku - Melintasi Dua Jaman
    Buku - Melintasi Dua Jaman

    Melintasi Dua Jaman: Kenangan tentang Indonesia Sebelum dan Sesudah Kemerdekaan – Elien Utrecht

    , , ,
    Pengantar: Galuh Wandita Penerbit: Komunitas Bambu Tahun Terbit: 2006 Tebal: xv + 290 halaman ISBN: 979-3731-06-0Kondisi: BariKisah seorang anak jaman yang dibentuk dan membentuk konteks sejarah kolonial Hindia-Belanda, pendudukan Jepang, dan masa pascakemerdekaan di Indonesia. Dia selalu dipandang lain karena darahnya ‘tidak murni’. Kenangan masa kecilnya dipenuhi apresiasi terhadap keindahan alam Indonesia. Namun, menjelang remaja, dia mulai bertanya tentang ketidakadilan dan pola hubungan antar ras. Dia menjadi saksi atas harapan dan kegagalan revolusi. Dia juga menjadi pertemuan dua bangsa. Lahir dari darah dua bangsa, tetapi dikelompokkan sebagai masyarakat bangsa kolonial.*“Elien Utrecht melukiskan jalan hidupnya dengan tekanan utama pada periode Indonesia yang baru merdeka. Ia menulis dengan cara yang sangat terkendali dan berimbang, sebagai seorang pengamat yang cerdas, dan tidak berpikir hitam-putih. Dalam genre kenang-kenangan tentang Hindia, buku ini tergolong bermutu, juga karena menangkap kehidupan di masa pemerintahan Soekarno yang jarang dilukiskan, serta menampilkan potret Ernst Utrecht secara memikat.”- Dr. Harry A. PoezeKenangan hidup Elien Urtech adalah sebuah kado yang tak ternilai bagi generasi sekarang. Sebuah cerita bagaimana seorang perempuan Indonesia, membuat pilihan-pilihan yang sulit dalam masa-masa yang sulit, menganyam kehidupan berkeluarga sebagai seorang ibu dan istri, berinteraksi dengan perkembangan dan pergolakan politik di sekitarnya, mencoba mengatasi dalam tindakan kesehariannya kecurigaan antar ras dan agama, jurang pemisah antara miskin dan kaya. Tantangan-tantangan yang dihadapi Elien di masa lalu masih relevan pada saat sekarang.”- Galuh Wandita
    Rp 40.000,00
  • Buku - An Area of Darkness
    Buku - An Area of Darkness

    An Area of Darkness: His Discovery of India – V. S. Naipaul

    , , ,
    Penerbit: Picador Bahasa: Inggris ISBN: 978-033-0487-16-0Kondisi: BekasAn Area of Darkness is V. S. Naipaul's semi-autobiographical account - at once painful and hilarious, always concerned - of his first visit to India, the land of his forebears. He was twenty-nine years old; he stayed for a year. From the moment of his inauspicious arrival in Prohibition-dry Bombay, bearing whisky and cheap brandy, he began to experience a sense of cultural estrangement from the subcontinent. It became for him a land of myths, an area of darkness closing up behind him as he travelled ...
    Rp 65.000,00
  • Buku - Presiden Prawiranegara
    Buku - Presiden Prawiranegara

    Presiden Prawiranegara: Kisah 207 Hari Syarifuddin Prawiranegara Memimpin Indonesia – Akmal Nasery Basral

    , , ,
    Penerbit: Mizan Pustaka Tahun Terbit: 2011 Tebal: 370 halaman ISBN: 978-979-4336-13-7Kondisi: Bekas"Zus Lily, saya pinjam suamimu sebentar," ujar Hatta sopan. "Ada tugas yang harus beliau lakukan sebagai Menteri Kemakmuran. Saya janji hanya beberapa hari saja."*19 Desember 1948. Agresi Militer II Belanda terhadap Ibu Kota Yogyakarta menyebabkan Presiden Sukarno ditangkap. Wakil Presiden Mohammad Hatta yang cemas dengan kondisi itu segera mengirimkan telegram kepada Menteri Kemakmuran RI, Syafrudin Prawiranegara, yang sedang berada di Bukittinggi untuk membentuk Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI)Ternyata benar, tak lama kemudian Hatta pun ditangkap Belanda, Sukarno-Hatta diasingkan ke Bangka. Pemerintahan resmi lumpuh. Di sebuah dangau kecil yang belakangan dikenal sebagai "Dangau Yaya", Syafruddin mengumumkan berdirinya PDRI, pada Rabu 22 Desember 1948.Dari sudut pandang seorang pemuda pengikutnya, Kamil Koto, mengalirlah kisah Presiden Syafruddin Prawiranegara, yang selama 207 hari melanjutkan kemudi kapal besar bernama Indonesia yang sedang oleng, dan nyaris karam. Sebuah perjuangan yang mungkin terlupakan, tetapi sangat krusial dalam memastikan keberlangsungan Indonesia.
    Rp 48.000,00
  • Buku - Dunia Kali
    Buku - Dunia Kali

    Dunia Kali – Puthut EA

    , , ,
    Penerbit: EA Books Tahun Terbit: 2018 Tebal: 227 halaman ISBN: 978-602-50222-7-2Kondisi: BaruHari ini seharian, kami mengantar Kali mencari sekolah. Sebelum itu, kami mendaftar dulu keinginan Kali jika kelak dia masuk sekolah dasar. Ini daftar keinginan Kali:1. Boleh telat masuk. 2. Ada acara kemping. 3. Ada pelajaran kungfu. 4. Boleh makan Indomie. 5. Ada kambingnya. 6. Ada kolam renangnya. 7. Ada sungainya. 8. Ada panggung untuk menyanyi dan orasi. 9. Ada lapangan futsalnya. 10. Tidak masuk sekolah gak apa-apa. 11. Boleh berlari-lari di dalam kelas."Gak sekalian ada gedung bioskopnya, Nak?" tanya saya dengan setengah putus asa."Yaaa! Bapak cerdaaas sekali ... Itu juga penting!" jawabnya denga girang.Ndasku langsung ngelu ...(Mencari Sekolah)
    Rp 69.000,00
  • Buku - Gunung Ungaran
    Buku - Gunung Ungaran

    Gunung Ungaran: Lerep di Lerengnya, Banyumanik di Kakinya – Seri Cerita Kenangan – Nh. Dini

    , ,
    Penerbit: Media Pressindo Tahun Terbit: 2018 Tebal: viii + 408 halaman ISBN: 978-602-5752-00-1Kondisi: BaruDiawali dengan banyak kesulitan demi keinginan hidup nyaman, akhirnya Dini berhasil "mapan" di Lerep, di lereng Gunung Ungaran. Berbagai kegiatan dihayati sambil tetap menulis dan bertahan sebagai seniman dan Lansia mandiri. Dini tak hentinya bersyukur karena masih di"butuh"kan oleh banyak pihak, lebih-lebih di bidang pendidikan. Ketika istilah ceramah berganti menjadi kuliah umum, Dini tetap melaksanakan perjalanan ke luar kota, bahkan ke luar negeri. Pada kesempatan itulah dia membagi pengalamannya, menggelar proses kreatifnya di bidang penulisan. Seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk, Lerep yang semula diharapkan menjadi tempat tinggal hingga akhir hidupnya, ternyata ikut dijarah oleh kepadatan manusia: lingkungan menjadi bising, kekurangan air, dan ketidaknyamanan. Dini "harus" pindah lagi ke tempat Iain yang sekiranya lebih nyaman. Untuk kesekian kalinya, Dini bersyukur karena Tuhan memberikan petunjuk ke mana arah yang akan dituju: secara kebetulan, dia "menemukan" wisma lain yang dikelola secara lebih profesional. Sejalan dengan kondisi penuaan yang tidak bisa dihindari makhluk di bumi ini, Dini terus mengarungi kehidupannya sambil berkarya.
    Rp 85.000,00
  • Buku Bangkarak Jurnalistis
    Buku Bangkarak Jurnalistis

    Bangkarak Jurnalistik: Lalakon Hiji Jurnalis – Sjarif Amin

    , , , ,
    Penerbit: Pustaka Jaya Tahun Terbit: 2017 Tebal: 186 halaman ISBN 978-979-419-462-1Kondisi: Baru"Koran Sipatahoenan téh geus lila teu terbit, tapi ngaranna nepi ka ayeuna masih kénéh mindeng disebut-sebut. Naon sababna? Nurutkeun Syarif Amin, lantaran urang Sunda harita ngarasa Sipatahoenan téh jadi kalangkang dirina. Macaan tulisan Syarif Amin dina ieu buku, ngahudang deui kapanasaran ngeunaan “kalangkang dirina” urang Sunda mangsa ayeuna."- Abdullah Mustappa"Kabiruyungan milu macaan karangan-karangan nu di-sadapurankeun di dieu, kaasup panganteur tinu milihanana. Kayungyun boh ku nu ngaréka sastra jeung naratas jurnalisme, boh ku nu mapay raratanana. Sumbangan nu pohara gedéna keur kaweruh balaréa, utamana tina perkara sajarah sastra jeung jurnalisme Sunda abad ka-20."- Hawé Setiawan
    Rp 60.500,00
  • Buku Jalan ke Bogor
    Buku Jalan ke Bogor

    Jalan ke Bogor: Palapa dan Wanita Papua – Klaus G. Johannsen

    , ,
    Penerbit: Yayasan Pustaka Obor Indonesia Tebal: 2004 Tebal: viii +550 halaman ISBN: 978-979-461-456-4Kondisi: BaruPertengahan tahun 70an, seorang insinyur muda kelahiran Jerman dari Los Angeles, Walter Peterson, bersama timnya mendapat tugas dari perusahaannya untuk mengerjakan proyek Satelit Palapa dan pengembangannya di Indonesia. Banyak tantangan yang dihadapinya sebagai orang asing; perjumpaan dengan kultur asing, di mana kondisi kehidupan dan pekerjaannya sangat berbeda sekali daripada yang dibayangkannya. Dengan persediaan sarana yang tidak memadai dan medan yang masih belum terjamah saat itu mereka berusaha melakukan pekerjaannya, menemukan lokasi yang tepat untuk membangun stasiun untuk Satelit Palapa.Tugas Walker selanjutnya adalah memeriksa dan memperbaiki bila terjadi masalah dalam pengoperasian. Untuk itu, dia harus melakukan perjalanan mengunjungi semua stasiun yang ada di Indonesia. Dia lantas berjumpa dengan banyak perempuan Indonesia, lantas menjadi seorang petualang cinta sejati. Suatu hari, di Sorong, Papua, Walter berjumpa dengan Nelly yang dia anggap sebagai cinta sejatinya. Kelak, Walter akan menghabiskan waktu untuk kembali mencari Nelly, dan menyesal karena Nelly ternyata telah berbagi hidup bersama orang lain.
    Rp 45.000,00
  • Buku Soekarno - Arsitek Bangsa
    Buku Soekarno - Arsitek Bangsa

    Soekarno: Arsitek Bangsa – Bob Hering

    , ,
    Penerbit: Kompas Tahun Terbit: 2002 (Pertama kali diterbitkan 2002) Tebal: 136 halaman ISBN: 978-979-709-632-8Kondisi: BekasBuku yang secara singkat-padat memberi gambaran mengenai sejarah perjuangan Soekarno, Bapak Bangsa dan Presiden Republik Indonesia yang pertama.Bob Hering, penulis biografi ini, jelas mengagumi Bung Karno sebagai pejuang kemerdekaan bangsanya dan soko guru persatuan dan kesatuan NKRI. Namun, ia tetap dapat melihat berbagai kekurangannya sebagai manusia biasa.Meski mengagumi Bung Karno, Hering tetap tak mengkultuskannya. Ia tak terperosok dalam kesalahan yang biasa terjadi pada seorang penulis yang menyusun biografi tokoh idolanya. Sebuah buku yang juga menyajikan sejarah hidup Bung Karno secara visual. Dilengkapi 125 foto eksklusif, yang sebagian belum pernah dipublikasikan secara luas
    Rp 50.000,00
  • Buku Amir Hamzah Sang Penyair
    Buku Amir Hamzah Sang Penyair

    Amir Hamzah Sang Penyair – Ajip Rosidi

    , , ,
    Penerbit: Pustaka Jaya Tahun Terbit: 2013 Tebal: 136 halaman ISBN: 978-979-419-395-2Kondisi: BaruSehari sebelum ditangkap (lebih tepatnya: diculik), Amir Hamzah diberi tahu oleh kakak perempuannya yang mendengar dari seorang pemuda bahwa dia termasuk yang diincar para pemuda dalam “revolusi sosial” lantaran dia adalah bangsawan. Bukannya panik, Amir justru menjawab dengan tenang, “Lari dari Binjai patik pantang. Patik adalah keturunan Panglima. Kalah di gelanggang sudah biasa. Dari dahulu patik merasa tidak bersalah kepada siapa (pun). Jadi salah besar dan tidak handalan kalau patik melarikan diri ke kamp NICA di Medan. Sejak Sumpah Pemuda patik ingin merdeka.” Dan kita tahu akhir cerita, sang penyair liris merdu ini terbunuh di tangan para pemuda yang negerinya dia bela dengan jiwa teguh.Di dalam buku ini terangkum kumpulan puisinya: Buah Rindu, Nyanyi Sunyi, serta sajak-sajak dan prosa lirik yang tersebar di berbagai media massa. Disertai telaah oleh Ajip Rosidi.
    Rp 45.000,00
  • Andy Warhol The King of Pop Art - Florentia SJ
    Andy Warhol The King of Pop Art - Florentia SJ

    Andy Warhol: The King of Pop Art – Florentia SJ

    , , ,
    Penerbit: Tomato Books Tebal: 337 halaman Bahasa: Indonesia ISBN: 978-602-6197-52-8Kondisi: BaruMempelajari Andy Warhol sama dengan menyadari bahwa tak ada yang baru pada segala apa yang ada di dunia seni dan budaya pop hari ini. Andy Warhol, memuncaki budaya populer dunia pada dekade 60’an dan mungkin tidak berlebihan untuk menyebutnya sebagai salah satu seniman paling jenius abad 20. Buku ini merangkum perjalanan hidup Warhol dari masa kecilnya, seksualitas, musik, politik, selebritas dan tentu saja, seni rupa.
    Rp 80.000,00
  • Hari-hari-Akhir-Si-Penyair-Nasjah-Djamin-e1521618568862
    Hari-hari-Akhir-Si-Penyair-Nasjah-Djamin-e1521618568862

    Hari-Hari Akhir si Penyair – Nasjah Djamin

    , ,
    Penerbit: Pustaka Jaya Tahun Terbit: 2013 Tebal: 61 halaman Bahasa: Indonesia ISBN: 978-979-419-396-9Kondisi: BaruHidupnya singkat, tak sampai 27 tahun, namun dia berhasil menorehkan nama yang tak bakal terhapuskan di katalog kesusasteraan Indonesia modern. Kesaksian langsung atas hari-hari menjelang sampai hari kematian sang penyair dituturkan dengan gaya lugas apa adanya oleh pelukis sekaligus prosais Nasjah Djamin. Seakan-akan kita mendengar langsung cerita tentang seorang teman dekat dari gerak-geriknya, kekonyolannya, kesusahannya, sampai kesusahan di lubuk hatinya. Inilah kisah hidup sang penyair besar Chairil Anwar di ujung hayatnya.
    Rp 22.500,00
  • Buku - Bertahan Hidup di Auschwitz
    Buku - Bertahan Hidup di Auschwitz

    Bertahan Hidup di Auschwitz – Primo Levi

    , ,
    Penerbit: Jalasutra Tahun Terbit: 2009 Tebal: x + 272 halaman Bahasa: Indonesia ISBN: 978-602-8252-17-1Kondisi: BaruPada tahun 1943, Primo Levi, seorang pakar kimia dan warga negara Italia berkebangsaan Yahudi berusia 25 tahun, ditahan oleh para fasis Italia dan dideportasi ke Auschwitz. Bertahan Hidup di Auschwitz adalah risalah klasik Levi tentang kehidupannya selama sepuluh bulan dalam kamp maut Jerman, sebuah kisah mengerikan tentang kekejaman dan kesabaran.*"Bertahan Hidup di Auschwitz merupakan puisi prosa yang sebenarnya tentang penderitaan mendalam manusia yang diungkapkan tanpa mengasihani diri sendiri, namun disertai dengan intensitas dan gairah bisu, sesekali ada tangis kesedihan mendalam, yang menjadikan karya ini dokumen paling luar biasa yang pernah saya baca."- David Caute, New Statesman
    Rp 36.000,00
  • Soesilo-Toer-Pram-dari-Dalam-e1519380849396
    Soesilo-Toer-Pram-dari-Dalam-e1519380849396

    Pram dari Dalam – Soesilo Toer

    , , , ,
    Penerbit: Pataba Press Tahun Terbit: 2017 Tebal: 344 halaman Bahasa: Indonesia ISBN: 978-602-61434-4-0Kondisi: BaruBuku ini memuat cerita tentang Pramoedya Ananta Toer sebagai orang biasa, orang yang memiliki kelemahan-kelemahan di balik kelebihan yang begitu menggetarkan.
    Rp 80.000,00
  • Dedikasi Satu Dekade
    Dedikasi Satu Dekade

    Dedikasi Satu Dekade– Hawe Setiawan & Agung Hujatnikajennong (ed.)

    , , ,
    Penerbit: Yayasan Selasar Sunaryo Tahun Terbit: 2008 Tebal: 186 halaman Bahasa: Indonesia ISBN: 978-979-18373-0-9Kondisi: BaruSepuluh tahun telah berlalu sejak Selasar Sunaryo Art Space (SSAS) didirikan pada 1998. Bermula dari inisiatif pribadi Sunaryo, salah seorang seniman senior di Indonesia, SSAS tumbuh dan berkembang dengan melibatkan sejumlah kurator dan pemikir budaya. Dengan bangunan artistik rancangan arsitek Baskoro Tedjo, yang berdiri di atas salah satu bukit yang memagari Kota Bandung, ruang seni tersebut dari hari ke hari mewadahi beragam kegiatan seni dan budaya, mulai dari pameran seni rupa hingga festival sastra, mulai dari pementasan teater hingga pemutaran film. Dengan pusparagam kegiatan yang selama ini diwadahinya, SSAS mampu melampaui batas-batas orientasi sebuah galeri atau mengatasi cakupan kegiatan sebuah museum. Dengan demikian, SSAS telah menjadi sebentuk wahana kultural yang unik.Buku ini merupakan bungarampai yang menghimpun kesan, amatan, dan harapan sejumlah orang yang selama ini terlibat, baik secara langsung maupun secara tidak langsung, dalam berbagai kegiatan yang diwadahi SSAS. Bagi SSAS sendiri, buku ini merupakan rekam jejak dari perjalanannya selama satu dasawarsa terakhir, sekaligus lecutan untuk terus mengembangkan kegiatan-kegiatannya di kemudian hari. Bagi khalayak umum, buku ini merupakan panduan yang bermanfaat untuk memahami berbagai situasi spesifik dalam kancah kebudayaan di Indonesia melalui kehadiran dan aktivitas sebuah ruang seni di Bandung.
    Rp 240.000,00
  • Buku-Memoar-Siti-Aminah-e1515393893918
    Buku-Memoar-Siti-Aminah-e1515393893918

    Memoar Siti Aminah Madjid Usman – Hiroko Osada – Perjuangan Seorang Putri Bangsawan untuk Kemerdekaan Indonesia

    , ,
    Penyunting: Salmyah Madjid Usman dan Hasril Chaniago Penerbit: Yayasan Pustaka Obor Indonesia ISBN 978-979-461-904-9Kondisi: BaruBuku Siti Aminah Madjid Usman - Hiroko Osada ini merupakan sebuah memoar, kenangan hidup, seorang putri bangsawan Jepang yang mengabdikan sebagian hidupnya untuk mencapai kemerdekaan Indonesia sejak pertengahan 1930-an.Tsuyuko Osada, nama kecil yang diberikan orang tuanya, adalah tamatan Nihon Joshi-Daigaku (Japan Women’s University) Tokyo. Ia ditakdirkan bertemu dengan Abdoel Madjid Usman (1907-1955), seorang pemuda aktivis pergerakan dari negeri jajahan bernama Hindia-Belanda, yang datang ke Jepang awal tahun 1933 untuk melanjutkan kuliah di Universitas Meiji di Tokyo, Jepang. Keduanya bertemu, lalu mengikat janji dan memilih hidup bersama, bersedia ikut suaminya ke Indonesia tahun 1936 untuk suatu tekad yang bulat, memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Sejak itu keduanya berjuang sehidup semati melawan dinding tembok penjajahan Belanda, dengan segala risiko yang harus mereka tanggung berdua.Banyak cerita dan fakta baru, yang belum pernah ditulis dalam buku sejarah manapun selama ini, terungkap dari kisah hidup Siti Aminah Madjid Usman ini. Terutama yang terjadi di Indonesia (Hindia Belanda) pada akhir masa penjajahan Belanda, selama zaman Jepang, dan di awal kemerdekaan Indonesia. Adanya pertukaran (barter) antara Madjid Usman yang dipulangkan dari Jawa ke Sumatra dan Soekarno dari Sumatra ke Jawa, merupakan bagian dari rencana rahasia Jepang untuk menguasai Pulau Sumatra selamanya, bahkan direncanakan sebagai tempat tinggal Tenno (Kaisar) Jepang.Buku ini juga sangat penting untuk memahami penggalan sejarah hubungan Indonesia – Jepang, bahkan dapat menjadi salah satu rujukan untuk memperkuat dan mempererat hubungan kedua bangsa dan negara dalam kerangka heart to heart relationship atau haato to haato yuko kankei seperti yang pernah dipopulerkan oleh Perdana Menteri Jepang Takeo Fukuda
    Rp 95.000,00
  • Buku - Perjalanan Tak Bermodal
    Buku - Perjalanan Tak Bermodal

    Perjalanan Tak Bermodal – Nasjah Djamin

    , , , ,
    Penerbit: Nyala Tahun Terbit: 2017 ISBN: 978-602-60855-7-3Kondisi: BaruBeramai-ramai denga kawanan pelukis lain kami menyerbu tembok-tembok dinding d tengah kota Medan bersenjatakan kuas dan cat. Tiap dinding, tiap tembok gedung dan rumah yang terluang, kami tulisi dengan semboyan-semboyan. Besar-besar kami tulisi semboyan itu, dalam bahasa Indonesia, dalam bahasa Inggris, dan dalam bahasa Belanda.Juga dinding kereta api kami tulisi. Tak jarang kami diancam oleh peluru tapi kami terus menyerbu dinding-dinding yang belum ditulisi. Kalau tak dapat di siang hari, kami menyerbu malam hari.
    Rp 52.000,00
  • Buku - Soekarno Kuantar ke Gerbang
    Buku - Soekarno Kuantar ke Gerbang

    Soekarno: Kuantar ke Gerbang – Ramadhan K.H.

    , , ,
    Penerbit: Bentang Pustaka Tahun Terbit: 2014 Tebal: 432 halaman ISBN: 978-602-8811-95-8Kondisi; BaruIngatan itu masih tertera jelas. Sosok mungil dengan sekuntum bunga warna merah tersunting di sanggulnya. Hingga bertahun-tahun, sosok itulah yang hidup dalam benak Soekarno.Inggit bukan sekadar kekasih. Dalam dirinya, Soekarno menemukan kawan sekaligus ibu. DDi dalam rengkuhan perempuan sederhana itu, dia tumbuh menjadi seorang pejuang yang tangguh.Tak banyak yang menyoroti kisah cinta antara Inggit Garnasih dan Soekarno. Disusun berdasarkan hasil wawancara dengan Ibu Inggit, Ramadhan K.H. menyampaikan sebuah kisah menyentuh. Lewat novel ini, kita akan tahu episode-episode penting dalam hidup Soekarno sebelum masuk ke istana dengan sosok yang selalu melekat di sana: Inggit Garnasih.
    Rp 64.000,00
  • Buku-Malcolm-X-untuk-Pemula-e1510118696654
    Buku-Malcolm-X-untuk-Pemula-e1510118696654

    Malcolm X untuk Pemula – Bernard Aquina Doctor

    , , ,
    Penerbit: Resist Book Tahun Terbit: 2006 Tebal: 185 halaman Bahasa: Indonesia ISBN: 979-979-3723-85-8Kondisi: BekasInilah grafis dan narasi luar biasa yang menuturkan kisah hidup Malcolm X, perjalanannya dalam mencari jati diri, gagasannya yang menjangkau ke depan, kemartirannya, dan pengaruhnya pada masa kini. Diagungkan sebagai 'nabi' kebanggaan kulit hitam sekaligus dikutuk sebagai suara kekerasan, Malcolm X muncul sebagai figur yang kompleks, berani, dan brilian. Ada banyak pelajaran yang bisa dipetik dari menyimak perjuangannya menegakkan martabat.
    Rp 50.000,00
  • Buku - Terbenam dan Tersingkir di Paris dan London
    Buku - Terbenam dan Tersingkir di Paris dan London

    Terbenam dan Tersingkir di London dan Paris – George Orwell

    , ,
    Penerbit: OAK Bahasa: Indonesia ISBN: 978-602-72536-0-5Kondisi: BaruMeski dibawa ke kemasyhuran oleh 1984 dan Animal Farm, karya yang mengantar Eric Blair, dengan nama pena George Orwell, masuk ke kancah sastra Inggris, dan pada akhirnya, dunia, adalah buku ini. Isi buku ini terinspirasi oleh, kalau tidak diambil mentah-mentah dari, pengalaman Orwell hidup miskin di Paris dan, kemudian, di London. Setelah melepas kariernya sebagai polisi imperial Inggris di Burma--tanpa persetujuan penuh dari keluarganya, tentu--Orwell, seperti banyak penulis dan calon penulis Anglophone sebelum Depresi Besar, tinggal di Paris dan mengasah bakat kepenulisannya di sana. Sewaktu di Paris inilah, karena sebagian besar uangnya dicuri, Orwell mulai terpaksa untuk hidup miskin. Kemudian, karena merasa tak kuat lagi bekerja sebagai tukang cuci piring di Paris, ia pindah ke London, dan di kota itu ceritanya tentang kemiskinan berlanjut, dengan kawan-kawan baru, dengan kesengsaraan-kesengsaraan yang baru pula.
    Rp 79.000,00
  • Buku - Semua Manusia Bersaudara
    Buku - Semua Manusia Bersaudara

    Semua Manusia Bersaudara – Mahatma Gandhi

    , , ,
    Penerbit: Yayasan Pustaka Obor Indonesia Tahun Terbit: 2016 Tebal: xx + 240 halaman ISBN: 978-979-461-017-6Kondisi: BaruBuku berjudul asli All Men Are Brothers ini berisikan kisah kehidupan dan pandangan Mahatma Gandhi yang luas dan mendalam tentang kehidupan manusia secara menyeluruh. Banyak hal yang diutarakan oleh Gandhi antara lain tentang Agama dan Kebenaran, cara dan tujuan, bagaimana mengendalikan diri, apa itu perdamaian dunia, beda manusia dengan mesin, bahwa kemiskinan ada di tengah-tengah kelimpahan, demokrasi dan rakyat, pendidikan, kaum wanita, serta serba-serbi pandangan Mahatma Gandhi lainnya. Semua ini secara lengkap dipaparkan dalam Semua Manusia Bersaudara.*Lahir di negara bagian Gujarat, Inda, pada 2 Oktober 1969. Gandhi pada perkembangannya terpengaruhi tulisan-tulisan Tolstoy dan Thoreau. Setelah menyelesaikan pendidikan di Fakultas Hukum University College, London (1891), Gandhi membuka praktik hukumnya di Bombay. Namun sayang, kariernya sebagai pengacara tidak berlangsung lama. Gandhi lantas berangkat ke Durban, Afrika Selatan, dan bekerja untuk sebuah biro hukum India. Di sana, ia dan rekan-rekannya mendapat perlakuan sebagai ras yang lebih rendah oleh orang kulit putih Afrika. Gandhi pun segera terlibat dalam membela hak-hak warga India di Afrika Selatan.Pada 1919, parlemen meloloskan Rowlatt Acts yang memberikan kekuasaan darurat kepada pemerintah kolonial India untuk menindas aktivis revolusioner. Kebijakan itu memicu demonstrasi besar yang menimbulkan pembantaian warga India oleh tentra Inggris di Amritsar. Setidaknya 400 warga India terbunuh dalam insiden itu.Pada 1947, India dan Pakistan menjadi dua negara terpisah. Pemisahan ini mengakibatkan kerusuhan yang berlanjut. Gandhi kembali menyerukan perdamaian. Sebuah seruan mulia, tetapi tidak semua suka. Pada 30 Januari 1948, ia ditembak oleh Nathram Godse. Gandhi, sang penyeru perdamaian itu, tewas pada usia ke-78 tahun.
    Rp 80.000,00
  • Buku - Menjadi Tjamboek Berdoeri
    Buku - Menjadi Tjamboek Berdoeri

    Menjadi Tjamboek Berdoeri – Memoar Kwee Thiam Tjing

    , ,
    Penerbit: Komunitas Bambu Tahun Terbit: 2010 Tebal: 296 Halaman ISBN: 979-373-18-4-2Kondisi: BaruMemoar Tjamboek Berdoeri alias Kwee Thiam Tjing ini semula merupakan serial tulisan di Indonesia Raya. Ditulis mulai 22 Juli 1971, dan berakhir 28 Juli 1973 sebagai kenangan dia selama periode Pemerintahan Kolonial Hindia Belanda sampai awal Kemerdekaan Indonesia. Meskipun banyak mengambil bahan dari bukunya, Indonesia dalem Api dan Bara, tetapi karyanya ini adalah sesuatu yang lain dan merupakan semacam "kelanjutan" Indonesia dalem Api dan Bara. Para pembaca secara lebih terbuka akan lebih mengetahui dinamika yang berlangsung di dalam jaman-jaman genting Indonesia. Apalagi nama-nama yang disembunyikan di dalam Indonesia dalem Api dan Bara, kebanyakan dibuka dalam buku ini.*"Keunggulan tulisan Kwee, menurut penglihatan saya, terletak pada kepercayaa atas diri sendiri dan sumber sejarah serta kebudayaan bangsanya dalam menggapai kedamaian tanpa harus mengandalkan negara. Dia menunjukkan jalan bagi bangsanya - tanpa perlu mengabaikan masa lalu negaranya yang terlalu berperan sekalipun mengetahui hal itu - supaya berhenti mengandalkan kontrol negara atas rakyat sebagai raison d'etre alias alasan menjadi Indonesia."- James Siegel
    Rp 70.000,00
  • Buku - Jim Morisson
    Buku - Jim Morisson

    No One Here Gets Out Alive – Biografi Terlaris Jim Morrison – Jerry Hopkins dan Danny Sugerman

    , , ,
    Bahasa Indonesia Penerbit: Ayyana Tahun Terbit: 2010 Tebal: 468 halaman ISBN: 978-979-18500-8-7Kondisi: BaruInilah Jim Morrison dengan segala kompleksitasnya - penyanyi, filsuf, penyair - sosok yang sangat brilian, karismatik, seorang legenda yang tak akan pernah tergantikan. Kematiannya, yang terbungkus misteri dan spekulasi yang tak pernah usai, menutup penahbisan dirinya dan menempatkannya dalam kuil bagi para seniman berbakat yang terluka.Kisah Jim adalah sebuah kisah pembebasan karena ia telah mengajak kita untuk menemukan diri dan potensi diri kita. Begitulah cara Jim mengabadikan dirinya dalam benak setiap orang yang membenci sekaligus mencintainya.Buku yang ada di tangan pembaca ini adalah sebuah biografi yang ditulis selama tujuh tahun oleh Jerry Hopkins dan Danny Sugerman, dua sosok yang memiliki keterlibatan emosi yang sangat dekat dengan Jim Morrison, Tidak mudah memahami sosok Jim, dibutuhkan dari sekadar ‘pencarian spiritual, dan mereka berdua telah berhasil melakukannya.
    Rp 65.000,00
Subscribe