Please select a page for the Contact Slideout in Theme Options > Header Options

Non-Fiksi

Filters

Showing 1-24 of 336 products

View 24/48/All

Filter by price

1-24 of 336 products

  • Buku - Folklor Jepang
    Buku - Folklor Jepang

    Folklor Jepang Dilihat dari Kacamata Indonesia – James Danandjaja

    , , ,
    Penerbit: GrafitiKondisi: Bekas"Momotaro", kabuki, atau harakiri mungkin tak asing lagi bagi kebanyakan orang Indonesia. Namun bahwa legenda "Akinosuke" sangat mirip dengan legenda "Singo Prono" dari Boyolali, Jawa Tengah misalnya, belum banyak yang mengetahuinya. Folklor Jepang memang memiliki persamaan dengan folklor Nusantara, karena keduanya sama-sama tumbuh dan berkembang di daerah kepulauan, dan sama-sama tumbuh dan berkembang di daerah kepulauan, dan sama-sama berakar pada kebudayaan megalitik dan ekonomi agraris.Dalam buku ini, penulis membahas pula perbandingan antara folklor Jepang, dengan Indonesia, dari segi metode penelitian dan motivasi penelitannya. Dengan uraian yang lengkap dan mendetail mengenai tradisi lisan maupun bukan lisan dari folklor Jepang, buku ini menjadi bacaan wajib bagi siapa saja yang ingin lebih memahami bangsa ini, yang dikenal berhasil mempertahankan kebudayaan tradisionalnya kendati telah sangat maju dan modern.
    Rp 100.000,00
  • Buku - Michel Foucault Arkeologi Pengetahuan dan Pengetahuan Arkeologi
    Buku - Michel Foucault Arkeologi Pengetahuan dan Pengetahuan Arkeologi

    Michel Foucault: Arkeologi Pengetahuan dan Pengetahuan Arkeologi – Ketut Wiradnyana

    , ,
    Penerbit: Yayasan Pustaka Obor Indonesia Tahun Terbit: 2018 Tebal: xiv + 106 halaman ISBN: 978-602-433-611-0Kondisi: BaruArkeologi pengetahuan dan genealogi kekuasaan merupakan inti dari metodologi Foucault. Arkeologi pengetahuan meliputi upaya penelitian untuk menemukan seperangkat aturan yang menentukan kondisi kemungkinan keseluruhan yang dapat dikatakan dalam wacana khusus pada waktu tertentu. Arkeologi pengetahuan juga merupakan pencarian sistem umum dari formasi dan transformasi pernyataan (ke dalam formasi diskursif). Pencarian sistem umum atau aturan-aturan umum dan fokus pada diskursus atau wacana– dokumen tertulis dan pembicaraan- mencerminkan pengaruh awal dari strukturalisme terhadap karya Foucault. Dalam menganalisis dokumen-dokumen ini, Foucault mengorganisasikan dokumen, membagi, mendistribusikan, dan mengaturnya dalam tingkatan-tingkatan, mengurutkan, membedakan antara relevan dengan yang tidak, menemukan elemen-elemen, mendefinisikan kesatuan, mendeskripsikan relasi.Genealogi kekuasaan, kesatuan pengetahuan dengan menjalankan serangkaian analisis kritis terhadap diskursus historis dan hubungannya dengan isu-isu yang menjadi perhatian, sehingga kekuasaan itu dapat merayap ke diri sendiri dan orang lain. Jadi, pengetahuan, genealogi, dan kekuasaan merupakan konsep teoretis dan metodologi dari Michel Foucault dalam melihat hubungan antara ilmu pengetahuan dengan kekuasaan. Uraian tersebut juga menggambarkan bagaimana proses terbentuknya pengetahuan itu, hingga menjadi sebuah pengetahuan (savoir) dan bagaimana pengetahuan itu digunakan dalam kaitannya dengan kekuasaan (connainsance). Ranah pengetahuan arkeologi ada pada savoir, yaitu menghimpun berbagai sumber pengetahuan melalui seperangkat metode pengetahuannya dan metode pengetahuan bantu lainnya, hingga menjadi sebuah pengetahuan. Kekuasaan yang merupakan pengetahuan itu dapat diimplementasikan ke dalam berbagai elemen kemasyarakatan dan pemerintahan. Metode yang diterapkan dapat beragam. Akan tetapi, yang paling utama adalah kekuasaan itu selalu terasa melekat atau dilekatkan dalam setiap waktu.
    Rp 75.000,00
  • Buku - Pengantar Teori-Teori Sosial
    Buku - Pengantar Teori-Teori Sosial

    Pengantar Teori-teori Sosial (Edisi Kedua)

    , ,
    Penulis: Pip Jones, Liza Bradbury, Shaun Le Boutillier Penerbit: Yayasan Pustaka Obor Indonesia Tahun Terbit: 2016 Tebal: x + 350 halaman ISBN: 978-979-461-998-8Kondisi: BaruBuku Pengantar Teori-teori Sosial melacak perkembangan teoritisasi sosial tentang modernitas yang dicetuskan Marx, Durkheim, dan Weber, perdebatan seputar struktur, agensi, dan perkembangan pemikiran feminis, hingga pengkajian tentang kontroversi teori kontemporer dalam Sosiologi.Pip Jones, bersama dua intelektual dari Anglia Ruskin University, Liz Bradbury dan Shaun Le Boutillier, mengkaji relativisme, post-modernitas, post-modernisme, berikut kritik-kritiknya. Pembaca juga bisa menemukan perdebatan jantung teori sosial dewasa ini. Dengan ketajaman analisis, buku ini juga mengupas pemikiran Foucault, Bauman, Habermas, Beck, dan Giddens.Dalam buku ini, Anda bisa mendalami pengantar berbagai teori sosial, analisis tentang Marx dan Marxisme, pemikiran Emile Durkheim, gagasan Max Weber, kajian tentang teori tindakan, teori wacana dan modernitas, struktur sosial dan tindakan sosial, post-modernitas, modernitas, serta teori-teori feminis dan gender.*Pada edisi kedua ini, ada beberapa penambahan analisis, antara lain, tentang ideologi di Inggris kontemporer; birokrasi dan rasionalisasi; rasionalisasi setelah Weber; bahasa dan kehidupan sosial; teori Foucault dan proyek modernitas; Foucault dan feminisme; governmentality dan agensi; Jürgen Habermas dan rasionalitas komunikatif; teori-teori feminis dan pembebasan perempuan; dan berteori kembali tentang patriarki.Terdapat juga bab baru: ‘Struktur Sosial dan Tindakan Sosial’ dan ‘Memperbincangkan Kembali Modernitas’.
    Rp 95.000,00
  • Buku - Candi Purwo Jejak Nusantara
    Buku - Candi Purwo Jejak Nusantara

    Candi Purwo Jejak Nusantara – Kanduk Supatra

    ,
    Penerbit: Udayana University Press Tebal: xviii + 284 halaman ISBN: 978-602-9042-43-6Kondisi: BaruCandi Purwo yang terlettak di Gumuk Gadung, Dusun Pondok Asem, Desa Kedung Asri, Kecamatan Tegal Dlimo, Banyuwangi, Jawa Timur, berfungsi sebagai stana suci leluhur Majapahit beserta dengan para panglima perang yang telah berhasil mempersatukan nusantara. Artinya bahwa seluruh keturunan Majapahit yang tersebar di seluruh nusantara secara moral mesti menjadikan Candi Purwo sebagai tempat penghormatan para leluhur, sebagai sebuah keluarga besar Majapahit. Sebab di Trowulan yang diyakini sebagai pusat kerajaan Majapahit telah menjadi situs purbakala, sehingga tak mungkin mewujudkan sebuah monumen atau tugu sebagai linggih (stana) leluhur Majapahit yang dapat digunakan sebagai tempat untuk menghormati leluhur. Oleh karena itu Candi Purwo di Gumuk Gadung dapat dijadikan tempat penghormatan leluhur Majapahit, sesuai dengan pesan Prabu Brawijaya sebagai tonggak kembalinya Nusantara.
    Rp 50.000,00
  • Buku - Kenang-Kenangan Orang Bandel
    Buku - Kenang-Kenangan Orang Bandel

    Kenang-Kenangan Orang Bandel – H. Misbach Yusa Biran

    , , , ,
    Pengantar Ajip Rosidi Penerbit: Komunitas Bambu Tahun Terbit 2008 Tebal: xviii + 326 halaman / Hard Cover ISBN: 979-3731-43-5Kondisi: Baru"Membaca otobiografi Misbach ini, saya merasa ternyata apa yang ditulisnya merupakan cermin utuh dari sosok pribadi penulisnya. Misbach menceritakan masa kecil dan remajanya, 'perjuangannya' di dunia film, hingga sekarang dikenal sebagai sosok sejarah film Indonesia itu sendiri karena pengetahuannya yang mendalam tentang subyek itu. Dalam tuturannya yang begitu lancar mengalir dan jujur, kita bukan saja bisa melihat dirinya lebih lengkap, tetapi juga melihat betapa hidup tidak bisa direncanakan begitu saja."- J.B. Kristanto"Memoar yang ditulis oleh H. Misbach Yusa Biran ini sangat menarik dan penting. Menarik karena cara mengisahkannya yang gesit dan bernada mengejek diri (walaupun ada rasa bangga di dalamnya). Penting karena dalam memoar ini bukan saja terungkap latar belakang kehidupannya sebagai orang Banten, melainkan juga tentang situasi perfilman Indonesia sejak tahun 1950-an sampai tahun 1990-an."- Ajip Rosidi
    Rp 165.000,00
  • Buku - Sejarah Hak Cipta Lukisan
    Buku - Sejarah Hak Cipta Lukisan

    Sejarah Hak Cipta Lukisan – Inda Citraninda Noerhadi

    , , ,
    Pengantar: A.D. Pirous Penerbit: Komunitas Bambu Tahun Terbit: 2012 Tebal: xviii + 406 halaman ISBN: 978-602-9402-15-5Kondisi: BaruKasus pemalsuan lukisan yang menjadi pemberitaan media massa sungguh mengguncangkan dunia seni rupa kita. Ia mengingatkan kita akan rapuhnya perlindungan hak cipta di bidang seni rupa di Indonesia. Lukisan-lukisan karya para maestro dipalsukan dengan canggihnya, dan sadar atau tidak, telah menjadi milik para kolektor. Belum lagi kasus pencurian lukisan dan lolosnya lukisan-lukisan palsu dan curian di balai lelang di Hong Kong dan Singapura.Buku ini mencoba memaparkan bukan hanya praktik pemalsuan lukisan, tetapi juga mencoba menelusuri sejarah perlindungan hak cipta di Barat dan Indonesia. Bagaimana kesadaran hak cipta itu tumbuh di kalangan perupa dan pemerintah sebuah negara, dan bagaimana pula ia mempengaruhi hukum internasional di kemudian hari. Buku ini juga merinci upaya-upaya jitu untuk menghindari pemalsuan lukisan dan bentuk-bentuk kriminalisasi lainnya.
    Rp 95.000,00
  • Buku - Kuasa Media di Indonesia
    Buku - Kuasa Media di Indonesia

    Kuasa Media di Indonesia – Ross Tapsell

    , ,
    Penerjemah: Wisnu Prasetya Utomo Penerbit: Marjin Kiri Tebal: x + 298 halaman ISBN: 978-979-1260-81-7Kondisi: BaruCara berkomunikasi, cara mencari berita dan informasi, bahkan kehidupan sosial dan politik yang lebih luas di Indonesia saat ini tengah berubah pesat akibat perkembangan media-media digital kontemporer. Kendati statistik resmi menyebut penetrasi internet di Indonesia masih rendah, nyatanya Indonesia dikenal sangat aktif di media sosial: lebih dari 70 juta penduduk Indonesia mempunyai akun Facebook dan kicauan terbanyak di Twitter berlokasi dari Jakarta.Berdasarkan riset selama tujuh tahun, buku ini meneliti bagaimana digitalisasi telah membuat industri media massa di Indonesia mengalami pemusatan dan konglomerasi, yang memungkinkan para oligark pemilik media menjadi semakin kaya sekaligus berpengaruh secara politik. Namun, media digital sebaliknya juga membuka peluang bagi warga biasa untuk menyuarakan kepentingannya dan memperjuangkan perubahan. Dilengkapi wawancara-wawancara langsung bersama para oligark media, politisi, dan pelaku jurnalisme di lapangan, buku ini menunjukkan bagaimana media digital kian menjadi kancah tempur bagi kepentingan yang saling bertabrakan antara oligarki dan warga.*“Barangsiapa ingin memahami masyarakat dan politik Indonesia kontemporer, dan memakai media sebagai titik masuknya atau sebagai perangkat pemahaman, akan dimudahkan oleh kajian Tapsell ini.- David T. Hill*“Buku penting yang menggali hubungan antara media Indonesia, khususnya dalam bentuk digital, dengan oligarki di satu sisi, dan masyarakat sipil di sisi lain. Menyuguhkan analisis detail yang juga reflektif mengenai cara media digital bisa turut memperkuat posisi elite oligarki, sekaligus juga menumbuhkan beberapa sumber tantangan terhadap mereka.”- Vedi R. Hadiz
    Rp 82.000,00
  • Buku - Wawacan
    Buku - Wawacan

    Wawacan: Sebuah Genre Sastra Sunda – Ruhaliah

    , , ,
    Penerbit: Pustaka Jaya Tahun Terbit: 2018 Tebal: 280 halaman ISBN 978-979-419-486-7Kondisi: BaruWawacan merupakan karya sastra Sunda yang lahir dalam bentuk tertuis, yaitu mula-mula dengan tulisan tangan (naskah), kemudian dengan cetakn (buku). Tetapi karya ini lebih banyak dikenalkan dalam bentuk lisan, yaitu dalam pagelaran beluk. Dengan acara inilah masyarakat mewariskan teks wawacan dari generasi ke generasi. Bila dilihat dari segi kuantitasnya, naskah wawcan menduduki jumlah terbanyak di antara naskah-naskah Sunda.Di dalam buku ini dikemukakan berbagai data penelitian yang berkaitan dewngan wawacan, baik skripsi, tesis, maupun disertasi. Selain itu, dapat diketahui pula minat akademisi terhadap wawacan ini.
    Rp 90.000,00
  • Buku - The Essential Willem de Kooning
    Buku - The Essential Willem de Kooning

    The Essential Willem de Kooning – Catherine Morris

    , ,
    Penerbit: Cader Books Tahun Terbit: 1999 Tebal: 112 halaman ISBN: 08-3621-93-3Kondisi: BekasHere's a series of quick, savvy, entertaining books on artists and pop culture at a popular price. It's for readers who want easy access to information and who are turned off by art-world jargon.With cutting-edge tone and text, these innovative, richly illustrated, compact books (6" x 6" gift size) are targeted at busy people who've heard of these much-discussed artists -- and who know that many people, for some reason, think these artists are important -- but honestly don't get what the big fuss is all about.Abrams produces fine illustrated books with such major art institutions as the Museum of Modern Art in New York and the Louvre.
    Rp 70.000,00
  • Buku - Kamus Filsafat Nilai
    Buku - Kamus Filsafat Nilai

    Kamus Filsafat Nilai – Ali Mudhofir

    , ,
    Penerbit: Komunitas Bambu Tahun Terbit: 2014 Tebal: xii + 420 halaman ISBN: 978-602-19954-6-4Kondisi: BaruKamus ini secara khusus memuat penjelasan istilah nilai dan bidang-bidang yang bersangkutan dengan nilai misalnya nilai kenyataan-kebenaran (nilai ilmiah dan logis), nilai kebaikan (nilai etis), nilai keindahan (estetis, seni), dan nilai kesucian (keagamaan). Di samping itu juga dikemukakan pandangan beberapa filsuf tentang nilai.*"... kamus ini penting sebagai acuan para mahasiswa, dosen dan siapa saja yang membutuhkan penjelasan singkat tentang filsafat sebagai istilah dan gagasan etika dan estetika. Istilah dalam kamus mencakup pemahaman filsafat klasik hingga kontemporer. Kamus ini meliputi gambaran umum dan padat mengenai istilah-istilah yang lazim digunakan para filsuf di dunia. Tidak melulu Barat, ada juga istilah keislaman dan terminologi filsafat Hindu serta konfusianisme."- Sri Teddy Rusdi
    Rp 130.000,00
  • Buku - Mochtar Naim
    Buku - Mochtar Naim

    Mochtar Naim: Merantau Sepanjang Masa

    , ,
    Penulis: Affan Delano, Afrinaldi, Elprisdat, Erdi Taufik, Irfani Darma Penerbit: Komunitas Bambu Tahun Terbit: 2013 Tebal: xviii + 382 halaman ISBN: 978-602-9402-24-7Kondisi: BaruMochtar Naim, secara keilmuan mendalami dengan baik aneka persoalan Minangkabau dari perspektif Minangkabau sendiri. Beberapa pikirannya yang dominan, dapat dibagi ke dalam tiga kelompok besar, yakni sistem Matrilin­eal, Merantau dan sistem pemerintahan terendah di Minangkabau, Nagari.Seluruh hidup Mochtar didedikasikan untuk mengkaji dan mempromosikan budayanya secara keilmuan. Dalam konteks itu, dia boleh jadi sosok yang langka sekaligus pejuang dalam sunyi. Berbekal kepakarannya atas sosiologi, ia dapat menetap di negeri orang. Namun, agaknya ia sadar betul ungkapan tua 'hujan emas di rantau orang, lebih baik hujan batu di kampung sendiri" dan Mocchtar pun kembali ke ranah Minang menapaki perjuangan kulturalnya.
    Rp 120.000,00
  • Buku - Masa Kuasa Belanda di Papua
    Buku - Masa Kuasa Belanda di Papua

    Masa Kuasa Belanda di Papua (1898-1962) – Rosmaida Sinaga

    , ,
    Penerbit: Komunitas Bambu Tahun Terbit: 2013 Tebal: xxvi + 350 halaman ISBN: 978-602-9402-39-1Kondisi: BaruBuku ini memaparkan fakta-fakta sejarah yang menjadi motivasi Belanda untuk menguasai dan melakukan pemekaran di Nederlands Nieuw Guinea (Papua) dari 1898 hingga 1962. Berbagai upaya pemekaran di NNG dilakukan Belanda dengan mempertimbangkan aspek sosial, budaya, keamanan, ekonomi dan sumber daya manusia secara menyeluruh. Kajian ini relevan untuk melihat kebijakan pemekaran wilayah di Papua di masa kini agar mampu mengelola pemerintahan secara efektif dan efisien.
    Rp 185.000,00
  • Buku - Ruang Sosial Baru Perempuan Tionghoa
    Buku - Ruang Sosial Baru Perempuan Tionghoa

    Ruang Sosial Baru Perempuan Tionghoa: Sebuah Kajian Pascakolonial – Lim Sing Meij

    , ,
    Penerbit; Yayasan Penerbit Obor Indonesia Tahun Terbit: 2009 Tebal: 250 halaman ISBN: 978-979-461-727-4Kondisi: BaruPendidikan mampu membentuk identitas seseorang. Melalui jenjang pendidikan tinggi, telah lahir ruang sosial baru yang sebelumnya tidak terpikirkan oleh perempuan Tionghoa untuk ditapakinya. Transformasi identitas perempuan Tionghoa dilakukan oleh mereka dengan cara identifikasi secara terus-menerus terhadap berbagai kesempatan dalam segala himpitan budaya patriarki dan diskriminasi legal formal.Keperempuantionghoaan yang terwujud dalam kebijakan dan peraturan yang diskriminatif di masa Orba tidak menjadikan mereka sebagai korban yang pasif dan berserah pada nasib. Keperempuantionghoaan justru diwujudkan kembali secara sosiologis melalui kemampuan pemecahan persoalan keseharian yang berkaitan dengan isu gender, budaya, agama, etnisitas, dan kolonisasi pengetahuan. Melalui pendidikan, mereka mampu menjadi non-violent survivor dalam menjawab bebagai tantangan dan rintangan.Ketionghoaan dan keindonesiaan terkandung dalam diri perempuan Tionghoa. Kedua identitas tersebut telah saling melengkapi dan tak terpisahkan satu dari yang lainnya dalam melahirkan identitas hibrid yang unik. Kedua identitas tersebut telah menyejarah dan menjadi bagian dari mosaik Indonesia yang bhineka. Terbuka terhadap berbagai perubahan telah melahirkan perempuan Tionghoa yang otentik.
    Rp 60.000,00
  • Buku - Masyarakat dan Perang Asia Timur Raya
    Buku - Masyarakat dan Perang Asia Timur Raya

    Masyarakat & Perang Asia Timur Raya: Sejarah dengan Foto yang Tak Terceritakan – Aiko Kurasawa

    , , ,
    Penerbit: Komunitas Bambu Tahun Terbit: 2016 Tebal: xxx + 274 halaman ISBN: 978-602-9402-61-2Kondisi: BaruApakah Anda pernah mendengar tentang Perang Asia Timur Raya? Sesungguhnya perang ini sejarahnya masih terselubung dalam kabut. Aiko Kurasawa, sejarawan ahli Indonesia, dengan bukunya ini membeberkan perang itu dalam gaya narasi populer, tetapi sangat kaya informasi. Ternyata dari segi namanya saja, perang tersebut mengandung banyak persoalan berupa klaim historis dari Amerika dan Jepang. Amerika memaksakan nama Perang Pasifik. Padahal wilayah berkecamuknya saja di Asia Tenggara. Apakah Birma, Malaya, dan Singapura yang diserang dan diduduki Jepang bisa disebut daerah Lautan Pasifik?Tetapi, istilah Perang Asia Timur Raya juga tak kurang bermasalah. Para sejarawan Jepang menggunakannya dengan niat membenarkan dan memblea diri, serta menghindari label fasis. Bangsa Jepang selalu mengingat perang dengan hati yang sedih. Namun, kesedihan itu bukan rasa menyesal tentang kekejaman orang Jepang di Asia. Melainkan selalu dikaitkan dengan penderitaan orang Jepang, seperti bom atom, serangan udara oleh Sekutu, kekurangan makanan, atau kematian keluarga di medan pertempuran.Perang Asia Timur Raya adalah persoalan yang kompleks. Bukan sekadar menggambarkan peperangan yang keras dan gaduh, tetapi sekaligus situasi yang menjadi sarana perpindahan orang dari satu tempat ke tempat lain. Termasuk pertukaran ilmu, budaya, sosial, bahasa, keahlian-ketrampilan, dan perkawinan antar masyarakat wilayah Asia Tenggara. Bahkan warisannya dalam perpolitikan di Indonesia pascakemerdekaan terkait dengan dana pampasan perang. Juga dalam politik kontemporer Jepang yang berimplikasi pada pelupaan sejarah hitam Jepang, dan keengganan meminta maaf sampai kini.
    Rp 125.000,00
  • Buku - Melintasi Dua Jaman
    Buku - Melintasi Dua Jaman

    Melintasi Dua Jaman: Kenangan tentang Indonesia Sebelum dan Sesudah Kemerdekaan – Elien Utrecht

    , , ,
    Pengantar: Galuh Wandita Penerbit: Komunitas Bambu Tahun Terbit: 2006 Tebal: xv + 290 halaman ISBN: 979-3731-06-0Kondisi: BariKisah seorang anak jaman yang dibentuk dan membentuk konteks sejarah kolonial Hindia-Belanda, pendudukan Jepang, dan masa pascakemerdekaan di Indonesia. Dia selalu dipandang lain karena darahnya ‘tidak murni’. Kenangan masa kecilnya dipenuhi apresiasi terhadap keindahan alam Indonesia. Namun, menjelang remaja, dia mulai bertanya tentang ketidakadilan dan pola hubungan antar ras. Dia menjadi saksi atas harapan dan kegagalan revolusi. Dia juga menjadi pertemuan dua bangsa. Lahir dari darah dua bangsa, tetapi dikelompokkan sebagai masyarakat bangsa kolonial.*“Elien Utrecht melukiskan jalan hidupnya dengan tekanan utama pada periode Indonesia yang baru merdeka. Ia menulis dengan cara yang sangat terkendali dan berimbang, sebagai seorang pengamat yang cerdas, dan tidak berpikir hitam-putih. Dalam genre kenang-kenangan tentang Hindia, buku ini tergolong bermutu, juga karena menangkap kehidupan di masa pemerintahan Soekarno yang jarang dilukiskan, serta menampilkan potret Ernst Utrecht secara memikat.”- Dr. Harry A. PoezeKenangan hidup Elien Urtech adalah sebuah kado yang tak ternilai bagi generasi sekarang. Sebuah cerita bagaimana seorang perempuan Indonesia, membuat pilihan-pilihan yang sulit dalam masa-masa yang sulit, menganyam kehidupan berkeluarga sebagai seorang ibu dan istri, berinteraksi dengan perkembangan dan pergolakan politik di sekitarnya, mencoba mengatasi dalam tindakan kesehariannya kecurigaan antar ras dan agama, jurang pemisah antara miskin dan kaya. Tantangan-tantangan yang dihadapi Elien di masa lalu masih relevan pada saat sekarang.”- Galuh Wandita
    Rp 40.000,00
  • Buku - Ibuisme Negara
    Buku - Ibuisme Negara

    Ibuisme Negara & State Ibuism (Dwibahasa) – Julia Suryakusuma

    , ,
    Pengantar: Robert Cribb dan David Reeve Penerbit:Komunitas Bambu Tahun Terbit: 2011 Tebal: xxx+162 halaman Bahasa: Indonesia dan Inggris ISBN: 979-3731-65-6Kondisi: BaruSepanjang sejarah, negara lazim memanipulasi secara bergantian paham perempuan sebagai isteri atau ibu, atau keduanya, sesuai dengan “kebutuhan” negara atau bangsa. Di negara Orde Baru Indonesia, nampaknya pemerintah menemukan bahwa cara yang paling baik untuk membendung dan memanipulasi kekuatan kaum perempuan, baik secara sosial, politik dan ekonomi, adalah dengan mendefinisikan mereka dalam kategori utama sebagai “isteri”.Julia Suryakusuma menganalisis bagaimana konstruksi sosial keperempuanan Indonesia sebagai ideologi jender negara merupakan manipulasi unsur-unsur “pengibu-rumahtanggaan” dan “ibuisme” dalam konteks pembangunan ekonomi kapitalis yang dipimpin negara.
    Rp 90.000,00
  • Buku - Nasionalisme, Laut, dan Sejarah
    Buku - Nasionalisme, Laut, dan Sejarah

    Nasionalisme, Laut, dan Sejarah – Susanto Zuhdi

    , ,
    Penerbit: Komunitas Bambu Tahun Terbit: 2014 Tebal: 600 halaman ISBN: 978-602-9402-57-5Kondisi: BaruBuku ini mencoba mengingatkan pembaca kembali tentang "ikrar bertanah air satu--tanah air Indonesia". Penting untuk mengulas secara mendalam peran unsur 'air' dari 'tanah air' dalam mengintegrasikan negara kepulauan terbesar di dunia tersebut.Susanto Zuhdi sebagai ahli sejarah maritim membahas tentang unsur laut yang kerap dilupakan: selat teluk, juga aliran sungai yang dapat digali dalam tema kajian dan historiografi. Ia menjelaskan bahwa "Nasionalisme, Laut, dan Sejarah" bagi bangsa Indonesia adalah suatu keniscayaan historis.Bahasan dalam buku ini bersifat multidimenasi karena membahas akar-akar nasionalisme Indonesia sebagai bangsa yang menyejarah, dalam talian perjuangan untuk melepaskan diri dari belenggu kolonialisme asing. Ada pula persoalan pascakemerdekaan seperi HAM dan pendidikan karakter bangsa.
    Rp 180.000,00
  • Buku - Belenggu Ilmuwan dan Pengetahuan
    Buku - Belenggu Ilmuwan dan Pengetahuan

    Belenggu Ilmuwan dan Pengetahuan: Dari Hindia Belanda sampai Orde Baru – Andrew Goss

    , ,
    Penerbit: Komunitas Bambu Tahun Terbit: 2014 Tebal: xvi+348 halaman ISBN: 978-602-9402-32-2Kondisi: BaruKepulauan Nusantara adalah surga untuk melakukan eksplorasi ilmiah. Para ilmuwan dari seluruh dunia pernah membuat penemuan penting di sana. Namun, mengapa nama-nama ilmuwan Indonesia itu sendiri hampir tidak pernah muncul dalam catatan sejarah ilmu pengetahuan? Dalam buku ini Andrew Goss menganalisis zaman ke zaman kehidupan profesional para naturalis dan ahli biologi di Indonesia untuk menunjukkan apa yang terjadi pada ilmu pengetahuan ketika negara menjadi satu-satunya patron terhebat.Melalui sokongan dana untuk membayar penelitian, para ilmuwan di Indonesia mengikuti agenda negara yang terutama dipusatkan untuk mengeksploitasi sumber daya alamnya yang paling berharga--terutama tanaman pangan ekspor: kina, gula, kopi, teh, karet, dan nila. Hasilnya adalah satu kelas birokrat botani, yang Goss juluki sebagai 'floracrats'. Dengan menggunakan arsip-arsip dan sejarah lisan, Goss menunjukkan bagaimana para ilmuwan ini berusaha mewujudkan cita-cita Aufklarung alias Pencerahan dari ilmu pengetahuan yang objektif, universal, dan berguna, bahkan ketika mereka mengkhianati cita-cita tersebut karena gagal membagi pengetahuan sains kepada masyarakat umum. Dalam setiap bab, Goss memerinci fase kekuatan dan karakter ilmuwan di Indonesia yang telah berjuang dengan dilema ini, sejak awal era kolonial, melewati kemerdekaan, hingga negara Indonesia modern. Goss menunjukkan betapa kemerdekaan hanya berpengaruh terbatas bagi komunitas ilmuwan, tidak peduli betapa idealisnya, ilmuwan tetap berpatron pada negara.Memang benar bahwa ilmu pengetahuan adalah alat negara, tetapi negara telah membatasi proses penyerapan ilmu pengetahuan, dan akhirnya gagal untuk memimpin masyarakat, tak mampu berperan sebagai penghubung antara masyarakat dan negara. Ilmu pengetahuan masih menjadi urusan bagi segelintir kaum elite yang memang memiliki minat dan bakat.
    Rp 150.000,00
  • Buku - Balance
    Buku - Balance

    Balance – Melly Goeslaw

    , , ,
    Pengantar: Rahayu Supanggah Penerbit: Komunitas Bambu Tahun Terbit: 2012 Tebal: 122 halaman ISBN: 978-602-9402-11-7Kondisi: BaruMelalui buku ini, Melly Goeslaw memperlihatkan sejumlah kondisi nyata dalam industri musik Indonesia saat ini, yang sayangnya lebih terasa mengenaskan daripada menggembirakan. Euforia terhadap jenis musik tertentu yang sedang populer menjadikan banyak pihak memilih untuk mengekor demi mencicipi popularitas tersebut alih-alih menggali kreativitas dan menyodorkan hal baru. Tekanan dari tren ring back tone (RBT) menjadikan sebuah lagu diciptakan secara instan tanpa melalui proses rancang-bangun dan aransemen. Hubungan antara penyanyi dan komposer tidak lagi didasarkan pada perjodohan hati, melainkan laku atau tidak lakunya lagu yang diciptakan sang komposer. Bahkan fans diciptakan melalui jejaring sosial sehingga kesetiaan penggemar cenderung bersifat musiman.*"Melly bicara tentang 'seni'. Tidak sekedar sebagai 'entitas estetika', tetapi sebagai 'wacana'. Dalam konteks sosial, baginya 'seni' berkaitan dengan komposer, penyanyi, publisher, dan fans. Sebagai makhluk sosial, 'seniman' yang genuine baginya adalah yang hidup berlandaskan kejujuran, bukan ketenaran sesaat. Sebagai komposer dan penyanyi sekaligus, Melly jelas tidak berbicara tentang seni musik semata, tetapi tentang hakikat 'seni' dan “seniman” secara umum. Di sinilah letak nilai karya tulisnya."– Prof. Dr. Benny H. Hoed
    Rp 50.000,00
  • Buku - Great Moments in Music
    Buku - Great Moments in Music

    Great Moments in Music – Reginald Nettel

    , ,
    Penerbit: Phoenix House Tahun Terbit: 1958 Tebal: 127 halaman Bahasa: InggrisKondisi: BekasThis book tells the stories surrounding some of the world's outstanding pieces of music--and these are by no means always great music--the events which led to their composition, and how so often music has reflected the mood and spirit of the times.These stories, exciting in themselves, will give young people added enjoyment of the music they hear, and a start along the road of critical appreciation.Amongst "moment" included are Handel's Water Music, bound up with the life on around London's River and at the court of George I; the music of the Bach family and Johann Sebastian, the greatest of them all; the child Mozart, and efforts to find a musical task too difficult for him; the events before the French Revolution which led Rouget de Lisle to produce one of the greatest patriotic songs in history--the Marseillaise. There is also the strange tale of Lili Marlene, the outstanding song of World War II.*Reginald Nettel is well known for his adult books on the history of folk and traditional song, and he has now written for younger readers a book which they will find both entertaining and exciting.
    Rp 70.000,00
  • Buku - Beyond Belief
    Buku - Beyond Belief

    Beyond Belief – V. S. Naipaul

    , ,
    Judul Lengkap: Beyond Belief: Islamic Excursions Among the Converted Peoples Penerbit: Abacus Tahun Terbit: 1999 Tebal: 448 halaman Bahasa: Inggris ISBN: 978-034-9110-10-3Kondisi: BekasJourneying into the non-Arab Islamic countries of Indonesia, Iran, Pakistan, and Malaysia, Naipaul wonders about how these young nations are absorbing a resurgent Islam into their ancient societies and where it might lead them. His exploration is at the grassroots level, through the people living and breathing Islam today. Naipaul illustrates his points with vignettes about characters he meets, by both happenstance and calculation, along the way. We learn about their histories, their families' histories, their motivations, and their dreams. The mosaic that materializes is not always appealing, for Naipaul is a sensitive but disinterested observer, more a watcher than a champion. Islam, we learn, is a font of hope for the converted peoples, sweet when taken in gulps but often bearing an acrid aftertaste. It buries traditional cultures under promising new foundations, indirectly encourages broken families through polygamy, and turns only tentatively to face the issues of modernity.
    Rp 95.000,00
  • Buku - An Area of Darkness
    Buku - An Area of Darkness

    An Area of Darkness: His Discovery of India – V. S. Naipaul

    , , ,
    Penerbit: Picador Bahasa: Inggris ISBN: 978-033-0487-16-0Kondisi: BekasAn Area of Darkness is V. S. Naipaul's semi-autobiographical account - at once painful and hilarious, always concerned - of his first visit to India, the land of his forebears. He was twenty-nine years old; he stayed for a year. From the moment of his inauspicious arrival in Prohibition-dry Bombay, bearing whisky and cheap brandy, he began to experience a sense of cultural estrangement from the subcontinent. It became for him a land of myths, an area of darkness closing up behind him as he travelled ...
    Rp 65.000,00
  • Buku - Politik Ideologi dan Sastra Hibrida
    Buku - Politik Ideologi dan Sastra Hibrida

    Politik Ideologi dan Sastra Hibrida – Sapardi Djoko Damono

    , ,
    Penerbit: Pustaka Firdaus Tahun Terbit: 1999 Tebal: 236 halaman ISBN: 979-541-108-XKondisi: Bekas"SARA dengan demikian merupakan penghalang resmi perkembangan sastra; ia merupakan alasan yang bisa diterima setiap pihak dalam masyarakat untuk menghambat sastra. Justru karena kita telah sekata untuk mempergunakan bahasa Indonesia, yang berarti kita harus berbagi masalah suku, agama, ras, dan adat-istiadat masing-masing dengan kelompok lain dalam masyarakat, kebebasan itu menjadi sangat terbatas."Berbeda dengan keadaan sebelum kemerdekaan, kini sulit dibayangkan seorang sastrawan peranakan Tionghoa menulis novel mngenai masalah-masalah yang hidup di lingkungan rasnya dalam kaitannya dengan pribumi; tidak mungkin ia dengan bebas menyuarakan apa yang dirasakannya dalam karya sastra yang luas dibaca di negeri ini."Sulit juga dibayangkan munculnya sikap dan penilaian suatu kelompok terhadap kelompok lain. Seorang sastrawan Kristen, misalnya, juga akan mengalami kesulitan yang sama jika ia merasa perlu mengungkapkan segala pengalamannya berkaitan dengan pergaulannya dengan orang Islam. Begitu pula sebaliknya."Dan sastrawan Batak akan harus bersikap sangat hati-hati seandainya ia berniat mengungkapkan kejengkelan kelompok etnisnya terhadap adat-istiadat Jawa. Dan keterbatasan ini akan menjadi tekanan jika pemerintah terlalu banyak campur tangan; namun sebenarnya yang lebih sering menjadi juru sensor yang sangat kejam adalah masyarakat sendiri. Ini terbukti dari berbagai kasus pelarangan yang pernah terjadi."- Sapardi Djoko Damono, Beberapa Masalah dalam Perkembangan Sastra Indonesia Modern
    Rp 75.000,00
  • Buku - Cina Khek
    Buku - Cina Khek

    Cina Khek di Singkawang – Hari Poerwanto

    , ,
    Penerbit: Komunitas Bambu Tahun Terbit: 2013 Tebal : xxxii + 444 halaman ISBN: 978-602-9402-43-8Kondisi: BaruMengapa orang Cina masih sulit diterima sepenuhnya di Indonesia? Mengapa orang Cina secara khusus mesti membuktikan loyalitas dirinya, baik secara politis maupun ekonomi terhadap negara Indonesia, kendati mereka telah berstatus warga negara Indonesia?Buku ini memberi gambaran mengenai masyarakat Cina Khek di Singkawang, sekaligus berupaya menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut.
    Rp 140.000,00
Subscribe