Please select a page for the Contact Slideout in Theme Options > Header Options

BUKU

Filters

Showing 1-48 of 752 products

View 24/48/All

Filter by price

1-48 of 752 products

  • Buku - Aubade
    Buku - Aubade

    Aubade – Aris Setyawan

    , , ,
    Penerbit: Arung Wacana Tahun Terbit: 2021 ISBN: 978-623-77092-8-2 "Buku kumpulan tulisan musik karya Aris Setyawan ini adalah sebuah pintu gerbang untuk mendalami cerita-cerita di balik musik dan bagaimana musik sangat berkelindan dengan banyak aspek di dalam kehidupan masyarakat. Kehadiran AUBADE semakin menyadarkan betapa pentingnya ulasan dan kritik musik dalam ekosistem musik, juga untuk memperkaya pengetahuan serta pengalaman kita akan musik di Indonesia." - Rara Sekar/hara (Musisi dan Peneliti) "AUBADE ini membuat kita berpikir tidak hanya menilai musik dari sekadar nada dan liriknya saja, namun dari sisi cerita di balik musisi yang membuat dan industri musik itu sendiri. Karena sepertinya kami semua rindu kata-kata dari orang-orang yang memang menalami dan melihat musik dari semua aspeknya, bukan dari hype-nya saja." - Danilla Riyadi (Musisi)
    Rp 85.000,00
  • Trocoh1

    Trocoh – Budi Warsito

    , , , , , ,
    Penerbit: baNANA Tahun Terbit: 2021 ISBN::: 978-623-96372-3-1 Kondisi: Baru Kumpulan 41 tulisan tentang apa saja yang menarik minat penulisnya: film seluloid, serangga dan buah-buahan, topi dan soda beku, baling-baling bambu, menunggu acara di televisi, piring terbang, dan terutama musik. Siapa yang pertama kali memakai istilah punk di Indonesia? Benarkah gamelan di luar angkasa bakal menarik perhatian alien? Siapa itu Sujud Kendang dan kenapa dia lucu? Adakah resep mujarab untuk mendaur ulang sebuah lagu? Budi Warsito mencari benang merah dari semua itu, merasa menemukan kode-kode, dan malah tersesat sendiri di dalamnya,
    Rp 98.000,00
  • Bundle Pasfoto
    Bundle Pasfoto

    [BUNDLE] Buku Pasfoto Sang Iblis + Keindonesiaan, Kerakyatan, dan Modernisme dalam Kritik Seni Lukis di Indonesia – Sanento Yuliman

    , ,
    Penerbit: Gang Kabel Terdiri dari: 1 Buku Pasfoto Sang Iblis: Bunga Rampai Esai Kebudayaan Puisi, Karikatur, dan lain-lain (1966-1990) 1 Buku Keindonesiaan, Kerakyatan dan Modernisme dalam Kritik Seni Lukis di Indonesia
    Rp 225.000,00
  • Keindonesiaan, Kerakyatan, dan Modernisme
    Keindonesiaan, Kerakyatan, dan Modernisme

    Keindonesiaan, Kerakyatan, dan Modernisme dalam Kritik Seni Lukis di Indonesia

    , ,
    Judul Lengkap:: Keindonesiaan, Kerakyatan dan Modernisme dalam Kritik Seni Lukis di Indonesia Penerbit: Gang Kabel Tebal: xxxii + 276 hlm Cetakan pertama, Januari 2021 Sanento Yuliman mengkaji dengan cermat kritik seni lukis di Indonesia, antara masa 1930-an hingga akhir 1960-an. Ia mengamati isu-isu di dalam kritik, bentuk, sifat, dan cara menulis para kritikus. Penelitian semacam itu baginnya berguna untuk mendorong pandangan baru di dalam kritik, menyingkirkan prasangka dan menghindari lingkaran masalah yang "begitu-begitu juga". Pendeknya ia menghendaki perbaikan dalam menulis kritik. Tiga isu besar yang diperdebatkan dalam kritik seni lukis adalah soal keindonesiaan, kerakyatan, dan modernisme. Paham keindonesiaan tidak cuma satu, tapi beberapa. Akan tetapi, semua pandangan itu cenderung nnormatif. Isu kerakyatan timbul ketika fungsi sosial seni dipertanyakan, demi kepentingan sosio-politis. Adapun modernisme--dilandasi kebebasan, kreativitas serta nilai perorangan--dalam kenyataan segera berhadapan dengan berbagai kritik, yakni kritik kultural, kritik sosial, kritik politis, dan kritik sosiologis. Selain itu, ada masalah mengenai penyebutan aliran-aliran seni lukis akibat persentuhan dengan seni lukis Barat. Survei Sanento di buku ini membuktikan bahwa penetapan aliran umumnya dilakukan kritikus sambil lalu, tanpa penelitian dan pembandingan, tidak jarang sekadar "impresionisme impulsif" dari para kritikus subjektivis. Bagi Sanento, pengindonesiaan istilah untuk isme-isme yang sesuai dengan konteks perkembangan seni lukis kita amat penting. Pemecahan masalah-masalah ini dapat membentuk pengetahuan kita tentang seni lukis Indonesia, melalui klasifikasi dan sistematisasi. Survei ke dalam penulisan kritik inilah yang kemudian 'melahirkan' Sanento Yuliman sendiri sebagai kritikus seni rupa terkemuka di Indonesia.
    Rp 150.000,00
  • DSC05043-2
    DSC05043-2

    Musik Itu Politik: Studi Pengaruh Kebijakan Kebudayaan pada Perubahan Musik – Dr. Mohammad Amin, M. Sn., M. A.

    , ,
    Penerbit: Yayasan Pustaka Obor Indonesia Tahun Terbit: 2021 Tebal: 414 halaman ISBN: 978-623-321-048-5 Kondisi: Baru Dari sudut pandang politik kebudayaan, buku ini menyajikan bagaimana pengaruh politik etis di zaman kolonial Belanda, kesenian sebagai bagian dari revolusi di zaman Orde Lama, kesenian adi luhung sebagai bagian dari pencarian puncak-puncak kebudayaan di zaman Orde Baru serta mulai merebaknya konsep ekonomi kreatif dalam kesenian di masa awal-awal orde reformasi berpengaruh pada perkembangan musik (dalam hal ini Kakula sebagai budaya gong pada etnik Kaili di Sulawesi Tengah). Buku ini mengidentifikasi hubungan antara Politik Kebudayaan dan musik yang terbentang cukup luas. Istilah yang dapat digunakan mulai dari tekanan, pendiktean, petunjuk, pengaruh, arahan, stimulus, sponsor, hingga mitra. Penggunaan istilah-istilah itu semuanya tergantung dari kasus yang dibicarakan dan terbatas pada konteks ruang dan waktu. Musik menjadi tempat bertemu dan bernegosiasinya ideologi-ideologi identitas yang dipengaruhi semua aspek, terutama motivasi politik, yang silih berganti ataupun tumpang tindih satu sama lain. Buku ini menunjukkan bagaimana ideologi politik sangat berperan dalam mengonstruksi musik. Buku ini diharapkan dapat memicu gairah dari pegiat seni, budayawan, dan peneliti di berbagai daerah untuk menyumbangkan narasi dari wilayah budayanya masing-masing agar dapat menjadi refleksi bersama. Buku ini cocok dibaca bukan saja oleh mahasiswa, peneliti tradisi lisan dan budaya lokal, tetapi juga untuk khalayak yang lebih luas, termasuk pegiat seni budaya, birokrat, pembuat kebijakan dan semua yang berkepentingan atas pertumbuhan kesenian Nusantara.
    Rp 150.000,00
  • DSC05041-2
    DSC05041-2

    Ethics in Social Science Research in Indonesia – Mayling Oey-Gardiner, Fandy Rahardi, Canyon Keanu Can

    , ,
    Penerbit: Yayasan Pustaka Obor Indonesia Tahun Terbit: 2021 Tebal: xxvi + 256 hlm Bahasa: Inggris ISBN: 978-623-321-032-4 Kondisi: Baru "There are not many books on ethics that are currently available, especially in Indonesia. This book comes to fill that gap. A commendable book that researchers should read, especially when there is more and more research on human behavior. It is a stupendous work." - M. Chatib Basri, Executive Director, IBER, Minister of Finance of the Republic of Indonesia 2013-2014 “This book addresses an important set of issues in the context of Indonesia, a large developing country in Southeast Asia. Most work on research ethics has originated in the developed world; the strength of this book is that it relates the large international literature to the specific problems which Indonesian researchers are likely to face, especially in the social sciences. It deserves a wide readership both in Indonesia and in other parts of the world.” - Anne Booth, Professor Emeritus, SOAS, University of London "In a world full of fake news, corrupt bureaucracies, and inequitable judgements it is vital that the training of rising generations of social scientists contains thorough grounding in ethics. This volume should be required reading in all teaching programs, and a valuable addition on the desk of all graduates wishing to pursue a career in the social research professions.” - Terence H. Hull, Emeritus Professor of Demography, The Australian National University “Reading this book is an eye-opening experience. Mayling Oey Gardiner presents novelty by discussing ethics in social science research on current issues such as big data, internet-based research, and environmental research. This book can guide academics and decision-makers to define boundaries and consider the impact of social research.” - Rhenald Kasali Ph.D, Founder Rumah Perubahan, Professor of Management, University of Indonesia
    Rp 150.000,00
  • Buku - An Inventory of Loss
    Buku - An Inventory of Loss

    An Inventory of Losses: Tentang Memori dan Kehilangan Abadi – Judith Schalansky

    , ,
    Penerjemah: Hendarto Setiadi Penerbit: Yayasan Pustaka Obor Indonesia Tahun Terbit: 2020 Tebal: xxxii + 282 halaman ISBN: 978-602-433-990-6 Kondisi: Baru Mengapa baru ketika sesuatu hilang untuk selamanya, kita merasakan betapa besar artinya bagi kita? Mengapa sesuatu yang ditutup-tutupi - entah dalam sejarah sebuah bangsa atau dalam keluarga sendiri - bisa berdampak begitu besar? Mengapa saya tidak bisa membuang apa pun? Dan mengapa hewan yang telah punah, lukisan yang dirusak, dan buku yang dibakar terasa jauh lebih menarik dan lebih memesona dibandingkan seluruh sisanya yang masih ada? Itulah pertanyaan-pertanyaan yang membangkitkan keinginan dalam diri saya untuk menyusun semacam inventaris kehilangan, sebuah daftar mengenai hal-hal yang kita tahu pernah ada, tetapi kemudian lenyap - entah karena sengaja dimusnahkan atau karena menghilang begitu saja seiring berjalannya waktu. Sebab sesuatu yang hilang - apakah orang yang disayangi atau seikat kunci - akan meninggalkan ruang realitas dan memasuki ruang mitos, berubah dari sesuatu yang faktual menjadi hal yang fiktif. Lalu muncullah peran bercerita, semua kisah dan anekdot yang membuat duka cita menjadi lebih tertahankan. Sebab bercerita itu membantu. Bercerita adalah pelipur lara terbaik dan pengalaman kehilangan, saya mendadak menyadari, adalah awal dari semua budaya. Sebuah buku, menurut hemat saya, adalah terbaik dan terindah untuk menyimpan sesuatu. Buku seperti itulah yang ingin saya tulis dan rancang. Sebuah buku yang mengumpulkan dan menceritakan berbagai hal yang saya rindukan. Sebuah buku duka dan penghiburan. Buku yang menyoroti bukan hanya kehilangan, tetapi juga yang perolehan. Sebab tidak ada yang dapat dihadirkan kembali, namun segala sesuatu dapat dibuat agar bisa dialami lagi.
    Rp 90.000,00
  • Cerita Cerita Jakarta
    Cerita Cerita Jakarta

    Cerita Cerita Jakarta

    ,
    Penulis: Ratri Ninditya, Hanna Fransisca, Sabda Armandio, Utiuts, Dewi Kharisma Michellia, Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie, Ben Sohib, Cyntha Hariadi, Afrizal Malna, Yusi Avianto Pareanom Diedit oleh Maesy Ang & Teddy W. Kusuma Penerbit: POST Press Tahun Terbit: 2021 Tebal: xv + 213 halaman ISBN: 978-602-60304-6-7 Kondisi: Baru Sekelompok lansia melakukan petualangan penutup di hari terakhir Istana Boneka beroperasi. Di Kalibata, ibu dan anak mencoba lepas dari hantu masa lalu yang kembali muncul, dari masa mereka hidup di Kramat Tunggak. Di perempatan Palmerah, dua pengamen berada di tengah demonstrasi yang berujung bentrok. Bersama-sama, kita akan naik sepeda motor, komuter, taksi, ke kantor imigrasi, ke Sudirman yang tenggelam, ke emperan toko roti di Cikini, melihat dari dekat bagaimana sepuluh penulis mengalami, membayangkan, dan menuturkan Jakartanya - kota dengan cerita-cerita yang terus bertumbuh, bersilangan, dan tak pernah usai. Kumpulan cerita pendek ini pertama kali terbit di Inggris sebagai The Book of Jakarta bagian dari seri Reading the City penerbit Comma Press. Kini antologi ini hadir untuk menyapa pembaca dalam bahasa aslinya.
    Rp 80.000,00
  • Estafet Sampul 1

    Estafet’s Years: Hari-hari Kaset Bersama Estafet (2015-2020) – Kandagas

    , ,
    Penerbit: Estafet Buku Tahun Terbit: 2020 Kondisi: Baru (Ada dua versi sampul, silakan menuliskan sampul pilihan Anda pada catatan pemesanan.) Estafet's years adalah sebuah masa di mana penulis mengunjungi banyak toko kaset dan kemudian meneruskan kaset-kaset yang didapat kepada banyak orang melalui akun Instagram @estafetkaset. Buku ini menyajikan sejarah Estafet Kaset dan beberapa peristiwa menarik di sekitarnya, bukan sejarah kaset pita. Beberapa informasi mungkin sudah tidak lagi valid, entah itu toko kasetnya sudah gulung tikar, atau bahkan harga kasetnya yang merangsek naik. Zaman berganti, kaset pita tetap di hati. Selamat menikmati!
    Rp 75.000,00
  • Zine Bookshelf Brief
    Zine Bookshelf Brief
  • Buku Cyntha Hariadi
    Buku Cyntha Hariadi

    Kokokan Mencari Arumbawangi – Cyntha Hariadi

    ,
    Penerbit: Gramedia Pustaka Utama Tahun Terbit: 2020 Kondisi : Baru Seorang anak dikirim dari langit, dibawa oleh kokokan, dan dijatuhkan ke kebun bawang merah milik Nanamama. Anak itu kotor sekali, tapi sangat lucu. Kakaputu yang melihatnya langsung sayang dan membawanya pulang. Nanamama memberinya nama Arumbawangi. Sejak itu hidup mereka bertiga penuh kegembiraan, sampai suatu ketika datanglah seorang pengusaha hendak mendirikan hotel di tengah sawah. Saat seluruh warga desa sepakat untuk menjual lahan, hanya Nanamama yang bergeming. Tanah adalah denyut nadi bagi Nanamama. Walau keserakahan manusia kadang lebih berkuasa dari akal sehat, Nanamama bersama Kakaputu dan Arumbawangi dengan gagah berani mempertahankan tanah mereka. CYNTHA HARIADI adalah penulis buku puisi Ibu Mendulang Anak Berlari, finalis Kusala Sastra Khatulistiwa 2016, dan kumpulan cerpen Manifesto Flora, finalis Kusala Sastra Khatulistiwa 2018. Kokokan Mencari Arumbawangi adalah novel pertamanya. Ia menulisnya dengan membayangkan sedang menuturkannya kepada anaknya setiap malam sebelum tidur.
    Rp 110.000,00
  • Buku Mahfud Ikhwan-1
    Buku Mahfud Ikhwan-1

    Cerita, Bualan, Kebenaran – Mahfud Ikhwan

    , ,
    Penerbit: Tanda Baca Tahun Terbit: 2020 Jumlah Halaman: 144 Kondisi: Baru “Seperti Warto Kemplung yang bercerita untuk mendapatkan rokok dan kopi, dan sedikit perhatian, saya rasa tujuan saya menulis tak jauh-jauh amat dari hal macam itu.” Dalam buku ini, Mahfud Ikhwan membagikan proses yang membentuk kepenulisannya. Dari bagaimana khazanah budaya pop berkarakter Orde Baru dan mengerjakan skripsi tentang karya Kuntowijoyo membentuk caranya menulis cerpen dan novel; bagaimana kesadaran akan konteks membuatnya kesulitan menulis novel populer; hingga bagaimana ia menjumpai jebakan-jebakan klasik dalam menggambarkan desa dan kampung halaman.
    Rp 60.000,00
  • Buku Eka Kurniawan
    Buku Eka Kurniawan

    Usaha Menulis Silsilah Bacaan – Eka Kurniawan

    , , ,
    Penerbit: Circa Jumlah Halaman: xiv+346 Kondisi: Baru Seseorang bisa sadar membaca karya-karya tertentu dan mengabaikan karya-karya lain. Kadangkala bersifat acak dan tanpa sadar, tergantung bagaimana ia memperoleh akses terhadap bacaan, maupun bias-bias pra-keputusan membaca. Orang bisa dengan sadar membaca lebih banyak karya penulis-penulis minoritas (baik secara genre, orientasi seks, etnik, bahasa, dan lainnya), tapi tetap tanpa sadar dibentuk oleh apa yang disediakan toko buku atau industri buku terjemahan, jika sang pembaca kebetulan hanya menguasai bahasa ibunya. Tulisan-tulisan di buku ini, juga buku sebelumnya (Senyap yang Lebih Nyaring, 2018), merupakan hamparan terbuka sejarah kesusastraan personal saya, yang dibentuk oleh pilihan bacaan secara sadar dan tanpa sadar. Tulisan-tulisan tersebut secara langsung menggambarkan cara pandang saya terhadap sejarah kesuastraan (dan pada akhirnya terhadap Sejarah dengan “S” besar, sejarah yang lebih luas). Bisa juga dilihat sebagai usaha kecil untuk mencatat… Semacam usaha menulis silsilah bacaan. Di titik tertentu mungkin kita berkerabat; di titik lain, siapa tahu, leluhur bacaan kita saling menikam.
    Rp 105.000,00
  • Buku Pasfoto Sang Iblis
    Buku Pasfoto Sang Iblis

    Pasfoto Sang Iblis: Bunga Rampai Esai Kebudayaan, Karikatur, Puisi, dan lain-lain (1966-1990) – Sanento Yuliman

    , , , ,
    Penerbit: Gang Kabel Kondisi: Baru Upaya penerbitan buku Sanento Yuliman ini tidak terlepas dari bunga rampai yang baru saja terbit pada awal tahun, Estetika yang Merabunkan: Bunga Rampai Esai dan Kritik Seni Rupa (1969-1992) oleh Dewan Kesenian Jakarta dan Gang Kabel (Januari, 2020). Buku ini menampilkan horison pemikiran Sanento Yuliman yang lebih luas, tentang budaya demokrasi, ideologi, tradisi kesenian/kesenian tradisi, perempuan dalam perkembangan seni rupa Indonesia, gaya hidup hingga budaya pop.
    Rp 125.000,00
  • Buku Era Emas Film Indonesia-1
    Buku Era Emas Film Indonesia-1

    Era Emas Film Indonesia 1998-2019: Memoar Garin Nugroho

    , , ,
    Penerbit: Warning Books Tahun Terbit: 2020 Tebal: 233 halaman ISBN: 9786239330439 Kondisi: Baru MEMBACA memoar dari seorang maestro bernama Garin Nugroho itu ibarat kita diajak masuk ke mesin waktu, dan menjelajahi momen-momen penting dalam film dan perfilman secara personal. Seperti Marty McFly yang diajak keliling menembus waktu oleh Emmet "Doc" Brown di film trilogi Back to the Future dan menapaktilasi situs-situs yang punya cerita pribadi di masa lalu, tapi tetap terkait langsung dengan sejarah sinema global dan nasional. Ini adalah semacam otobiografi "plus plus". Sebuah catatan perjalanan hidup tapi uniknya dengan mengarungi dan menjelajahi sejarah film dan perfilman Indonesia, lengkap dengan jiwa zamannya, atau sebaliknya: analisa populer seputar film dan perfilman dilakukan melalui pendekatan pengalaman dan nostalgia yang personal. Pengalaman hidup pribadi yang kaya juga ingatan yang kuat dan kedekatan dengan subjek menjadi modal utama untuk melakukan berbagai pemetaan dan mencakup berbagai aspek dari perfilman. Mas Garin tidak hanya melihat film sebagai teks, tapi juga konteks.
    Rp 85.000,00
  • Gerbang Agama-agama di Nusantara
    Gerbang Agama-agama di Nusantara

    Gerbang Agama-Agama Nusantara – Rusmin Tumanggor

    , ,
    Pengantar: Parsudi Suparlan Penerbit: Komunitas Bambu Tahun Terbit: 2017 Ketebalan Buku: 428 halaman ISBN: 978-602-9402-85-8 Kondisi: Baru Buku ini merupakan kajian antropologi mendalam perihal agama dan kesehatan masyarakat Barus, Tapanuli Tengah, Sumatra Utara. Barus memang sudah sejak dulu terkenal dengan kapurnya, kapur barus, yang bisa digunakan untuk mengawetkan jenazah. Alhasil, kapurnya itu telah menjadi komoditas utama yang diperdagangkan. Sesuai dengan judulnya, yakni Gerbang Agama-Agama Nusantara, Barus yang terletak di pantai barat Sumatra menjadi salahsatu tempat yang sering dikunjungi oleh para pedagang dari negeri lain, seperti pedagang dari Cina dan Arab. Selain itu pelabuhan yang ada di Barus juga acapkali digunakan untuk transit. Akibatnya, terjadilah kontak sosial dan budaya antara masyarakat Barus dengan para pedagang dari seantero negeri. Kemudian buku ini juga memaparkan kehidupan masyarakat Barus sebelum dan setelah datangnya agama-agama di tanah Batak, pandangan hidup mereka, konsepsi mereka tentang kesehatan dan penyakit, beserta para penyembuh “datu” dengan ramuan tradisional. Kajian ini menjadi penting karena kita bisa menelusuri bagaimana awalnya persentuhan budaya lokal dengan luar, yang nantinya akan memiliki pengaruh kepada agama-agama yang mereka anut. Selanjutnya hal itu pula yang menjadi cikal bakal menyebarnya agama-agama ke Nusantara ini. Terlebih kajian ini juga bisa memberikan sebuah gambaran mengenai sistem pengobatan tradisional yang hidup dan dihidupi oleh masyarakat Barus melalui cara-cara mereka dalam meracik ramuan-ramuan tradisional. Ramuan-ramuan tradisional mereka gunakan sebagai obat dan biasanya ramuan itu terdiri dari tumbuh-tumbuhan yang memiliki khasiat, salahsatu organ tubuh dari hewan, dan benda-benda lainnya yang dianggap memiliki nilai kesakralan yang tinggi. * "Saya memandang tulisan ini bermanfaat bagi masyarakat ilmuan, khususnya mahasiswa yang menaruh minat pada kajian antropologi maupun kajian teologi bahkan kajian kesehatan masyarakat tertentu. Dari sini mereka akan dapat melihat bagaimana suatu perilaku dalam aktivitas kehidupan terikat dengan kebudayaan serta kepercayaan masyararakat, termasuk dalam bidang kesehatan." – Parsudi Suparlan
    Rp 150.000,00
  • Buku Karya Lengkap Abdullah
    Buku Karya Lengkap Abdullah

    Karya Lengkap Abdullah Bin Muhammad Al-Misri – Monique Zaini-Lajoubert

    ,
    Penerbit: EFEO, Komunitas Bambu Tahun Terbit: 2008 Ketebalan Buku: 431 halaman ISBN: 979-8816-13-5 Kondisi: Baru “Adalah kamu orang Jawa seperti binatang bari-bari yang di dalam buah ara, pada sangkanya tiada yang terlebih lagi besarnya dan luasnya daripada lobang buah ara itu pada masa belum lagi dilihatnya di dunia ini, demikian itulah kamu… Tidakkah lu lihat gua seorang diri dapat memerintah orang berpuluh ribu laksa? Seperti kerbau lu sekalian, gua suruh pikul kayu batu daripada akal gua terlebih besar daripada lu segala orang yang bodoh.” Demikianlah kata Maarschalk Deandels kepada para priyayi Jawa, setidaknya menurut seahibul hikayat Abdullah al-Misri. Terkesan congkak dan kasar memang. Daendels membuktikan kepintarannya, dia membangun jalan lintas Jawa yang terkenal, dia mengembangkan ekonomi Pulau Jawa, dia membuat berbagai reformasi. Tetapi kesombongannya tidak terkendali. Ketika dia minta digelarkan “Tuan Susuhunan Kangjeng Kangsinuhun Mangkurat Mangkubuwana”, maka kemurkaan para Wali Songo mengakibatkan kejatuhannya. * Abdullah al-Misri adalah pengarang Indonesia yang sudah terlupakan, padahal karangannya orisil dan menarik. Inilah karya sastra yang hadir untuk membicarakan konteks awal abad ke-19 di Nusantara-Indonesia.
    Rp 35.000,00
  • Buku Jawa Tempo Doeloe
    Buku Jawa Tempo Doeloe

    Jawa Tempo Doeloe – James R. Rush

    , ,
    Penerbit: Komunitas Bambu Tahun Terbit: 2013 Jumlah Halaman: 458 ISBN: 9786029402230 Kondisi: Baru Buku ini memuat sejumlah catatan penting bagi siapa saja yang ingin mengetahui lebih dari 600 tahun sejarah Pulau Jawa dalam arti luas. Pakar sejarah James Rush dari University State of Arizona di Amerika telah memilih dan merangkai kisah-kisah yang didedahkan mengenai Jawa oleh 35 pengelana Barat mulai dari masa-masa paling awal kontak bangsa Eropa dengan Jawa pada 1330-an sampai dengan pertengahan 1980-an sebagai sebuah cerita yang kaya warna. Meskipun tidak menceritakan sejarah Jawa secara runtun, buku ini memuat topik-topik yang mampu memperlihatkan bagaimana Jawa bertransformasi dari masa-masa kerajaan-kerajaan yang istananya digambarkan berlimpah emas kemudian jatuh menjadi jajahan Belanda, lantas berubah pada abad ke-20 menjadi pusat Indonesia. Melalui catatan-catatan bukan saja dari mereka yang sudah sohor sebagai tokoh yang lekat dengan Jawa, seperti Thomas Stamford Raffles, Alfred Russel Wallace, Augusta de Wit, Elizah Ruhamah Scidmore, S.J. Perelman, Frank dan Helen Schreider, V.S. Naipaul, tetapi juga dan banyak lagi yang ada di buku ini. Kisah mereka juga banyak bercerita tentang orang Barat itu sendiri dan tentang hubungan mereka yang berkembang dengan pusat peradaban dan kekuatan daerah di Asia Tenggara yang padat penduduk ini, serta dengan masyarakatnya.
    Rp 140.000,00
  • Buku 50 Album Musik Terbaik Indonesia
    Buku 50 Album Musik Terbaik Indonesia

    This Album Could Be Your Life: 50 Album Musik Terbaik Indonesia 1955-2015

    , ,
    Penulis: Harlan Boer, Idhar Resmadi, Wahyu Acum Nugroho, Samack, Taufiq Rahman Penerbit: Elevation Books Tahun Terbit: 2020 Jumlah Halaman: 328 Kondisi: Baru Setelah hampir dua tahun, melewati proses penjurian, penulisan, riset arsip, riset rilisan fisik, pemotretan dan penyuntingan, akhirnya Elevation Books secara resmi mengedarkan buku This Album Could Be Your Life: 50 Album Musik Indonesia Terbaik 1955-2015. Buku ini bisa dikatakan yang pertama melakukan penilaian secara komprehensif terhadap album-album musik yang pernah dirilis selama 70 tahun sejarah industri musik populer di Indonesia, dari era label pribumi pertama Irama sampai Aksara.
    Rp 235.000,00
  • Buku History of Punk
    Buku History of Punk

    History of Punk: Budaya Tanding yang Tak Pernah Padam – Atolah R. Yafi

    , , ,
    Penerbit: Vice Versa Books, 2020 ISBN: 9786239330408 Ketebalan: 126 hlm l Bookpaper Dimensi: 14x20 cm l Softcover Kondisi: Baru Punk sebagai sebuah subkultur bisa dibilang sebagai satu gerakan yang tak bisa disepelekan, terutama pada tiga dekade di akhir abad ke-20. Ia adalah gabungan antara berbagai filosofi perlawanan dan juga musik yang cadas. Menyepelekannya sebagai sekadar gaya hidup anak muda yang ingin berbeda bisa jadi dosa besar bila kita abai pada berbagai konteks yang menaunginya. Tak bisa dipungkiri, pengaruh punk pada budaya pop mau pun keseharian kita tak bisa dianggap sebelah mata.
    Rp 60.000,00
  • Buku John Lennon
    Buku John Lennon

    John Lennon: You May Say I’m a Dreamer – Florentia Senojati

    , , ,
    Penerbit: Vice Versa, 2020 Kategori: Biografi/Musik ISBN: 9786025374692 Dimensi: 14x20 cm l Softcover Tebal: 161 hlm l Bookpaper Kondisi: Baru You May Say I'm Dreamer berkisah tentang sebuah perjalanan hidup salah satu musisi paling berpengaruh di dunia, John Lennon. Dari kisah di masa kecil, bagaimana ia membentuk The Beatles, kisah cinta yang kontroversial, hingga bagaimana ia terlibat dengan dunia aktivisme. Lennon memang patut dipuja, tetapi dia bukanlah malaikat. Di buku ini juga menghadirkan sisi gelap Lennon, yang menunjukkan bahwa ia juga manusia biasa yang melakukan kesalahan. Membaca kisah hidup Lennon yang inspiratif sekaligus reflektif ini, bisa membantu kita memahami bagaimana dan apa alasan-alasan di balik lahirnya karya-karya fenomenal dari pendiri band yang paling populer sepanjang masa ini.
    Rp 60.000,00
  • Screenshot_20200710-154158_1
    Screenshot_20200710-154158_1

    Kertas Basah: Kumpulan Puisi – Dea Anugrah

    ,
    Penerbit: Gambang Tahun Terbit: 2020 Tebal: xii+28 halaman ISBN: 978-602-6776-98-3 Kondisi: Baru “Puisi telah jadi surga si dungu yang khidmat selama setengah abad, sampai aku datang dan mendirikan roller coaster-ku,” katanya. “Naiklah, kalau kau mau. Bukan salahku kalau kau turun dengan hidung dan mulut berdarah.” * Kertas Basah merupakan kumpulan puisi terbaru Dea Anugrah yang berisi 21 puisi. Puisi-puisi di buku ini jadi semacam percobaan dalam pilihan bahasa dan teknik. Buku ini juga menjadi semacam gerbang lain untuk melihat cara Dea berjarak dengan gaya perpuisiannya yang lama.
    Rp 33.000,00
  • Screenshot_20200710-152620_1
    Screenshot_20200710-152620_1

    Lokasi Tidak Ditemukan – Taufiq Rahman

    , ,
    Kondisi: Baru Penerbit: Elevation Books Tidak ada hal yang lebih menyedihkan dibandingkan terlalu mencintai musik pop dan kemudian pergi melakukan ziarah ke tempat-tempat yang pernah menjadi latar bagi perjalanan musik. Lokasi-lokasi itu tentu saja adalah CBCG, Rock and Roll Hall of Fame, Height Ashbury atau Cafe Sin-E tempat Jeff Buckley pernah manggung. Mengunjungi tempat-tempat tersebut menyedihkan karena Anda sudah membiarkan diri Anda menjadi bagian dari sebuah agama sekular yang menuntut Anda untuk juga melakukan ritual ziarah layaknya yang diperintahkan oleh sebuah kepercayaan yang sudah mapan. Ini tragis karena agama, bahkan yang sekular pun, selalu akan meminta pengikutnya untuk taklid dan menjadi jumud. Untuk orang yang selalu mencari dan mencintai hal baru, ketundukan itu begitu menakutkan. Jim Morrison sudah mati hampir 40 tahun yang lalu dan kita masih tetap menziarahi makamnya. Di pertengahan tahun 2007, Taufiq Rahman dikutuk untuk melakukan perziarahan itu, meski bukan secara sengaja. Dia harus tinggal di Amerika Serikat, sebuah bangsa yang tidak memiliki kebudayaan adiluhung selain budaya massa yang telah berhasil dicekokkan ke seluruh benak anak muda di dunia yang pernah sendiri di kamar, mendengarkan REM, sambil kemudian membayangkan berkendara di pedalaman Midwest. Selama dua tahun, Taufiq mengalami mimpi itu dan hanya terbangun ketika tugas berat kuliah harus segera dikerjakan. Dan ketika tugas berat itu bisa ditinggalkan, perjalanan ziarah itu kadang dilanjutkan. Tentu saja dia tidak pernah menemukannya. "Taufiq Rahman adalah penulis yang biasa-biasa saja. Yang membedakan adalah independensinya." -Harlan Bin, Musisi Indie Jakarta, Majalah Cobra. "Sumbangan buku ini sangat kecil pada dunia tulis-menulis Indonesia." -Philips J. Vermonte, Kepala Departemen Politik dan Hubungan Internasional Center for Strategic and International Studies (CSIS) dan co-founder jakartabeat.net. "Membaca tulisan Taufiq Rahman seperti membaca karya Chuck Klasterman tapi tanpa humor." -The Jakarta Post.
    Rp 90.000,00
  • Screenshot_20200710-151745_1
    Screenshot_20200710-151745_1

    Setelah Boombox Usai Menyalak: Kumpulan Tulisan – Herry Sutresna

    , ,
    Kondisi: Baru Penerbit: Elevation Books "Read as a whole, Setelah Boombox Usai Menyalak provides readers with the same insight into the author that he gives them about his many subjects. It is a private tour of an artist's archives that reveals the forces that shaped him and his creations. A must-read for Indonesian hip-hop heads, pop-culture pundits, punks and especially Homicide fans." - The Jakarta Post "Buku ini merupakan buah dari pengalaman Herry sebagai pendengar musik yang rakus dan serius, bahkan terlibat di dalamnya. Berisi opini, membahas band, resensi, obituari, sampai desainer cover album. Kita bisa membayangkan bagaimana musik menyertainya ketika terancam mati saat ikut demonstrasi di aman reformasi, apa lagu atau album yang pantas direkomendasikan, bagaimna album menjadi penting dan sebuah genre bisa lahir." - Anwar Holid "Kendati sejak awal dikatakan bahwa musik menjadi tema utama buku ini, kita akan bisa menemukan banyak sisipan--jika bukan yang utama--topik selainnya. Salah satu yang menjadi ciri khas Ucok sebagai seorang 'penulis musik' adalah, ia tidak pernah membiarkan musik berdiri sendiri dan terisolasi dari konteks sosial yang melahirkannya." - serunai.co
    Rp 100.000,00
  • KotaKucing
    KotaKucing

    Kota Kucing dan Kisah-kisah Lainnya – Haruki Murakami

    ,
    Penerbit: Odyssee Tahun Terbit: 2019 Tebal: 185 halaman ISBN: 978-123-4567-89-7 Kondisi: Baru Dalam buku ini terdapat enam cerita yang membentuk semesta-semesta kecil Murakami. Kucing, bir, musik jazz, sureal, keterasingan, dan magis adalah bagian yang tak bisa dilepaskan dari semesta Murakami. Membaca Murakami terkadang membuat kita seolah sedang membaca diri sendiri, dan terkadang ia akan menyeret kita ke suatu tempat yang entah di mana. Suatu tempat yang asing, magis, tetapi manis—seperti pengalaman yang kita dapatkan ketika terbangun dari mimpi aneh. * “Apakah dia penulis kata-demi-kata terbaik? Tidak. Tetapi dia menciptakan sesuatu yang baru, sesuatu yang tidak ada di dunia ini. Sebuah upaya artistik. Aku rasa dia sedang menciptakan seni.” — Nathaniel Rich, Novelis
    Rp 70.000,00
  • Dusta

    Dusta: Memaknai Kejujuran di Era yang Penuh Kebohongan – Sam Harris

    , ,
    Penerbit: Circa Tahun Terbit: 2020 Tebal: 58 halaman ISBN: 978-623-7624-03-5 Kondisi: Baru "Dalam karya yang ringkas tapi mencerahkan ini, Sam Harris menerapkan logikanya yang tenang dan masuk akal pada subjek yang memengaruhi kita semua—kapasitas manusia untuk berdusta. Dan pada akhir buku ini, Harris memaksa Anda untuk menjalani kehidupan yang lebih baik karena manfaat dari memberitahu kebenaran jauh lebih besar daripada biaya kebohongan—bagi diri sendiri, orang lain, dan masyarakat." - Neil deGrass Tyson, Austrofisikawan, American Museum of Natural HistoryBuku ini cemerlang. (Saya berharap begitu, jadi saya tidak perlu berbohong.) Saya benar-benar menyukainya dari awal hingga akhir. Dusta adalah bacaan yang paling menggugah pikiran tahun ini.” – Ricky GervaisDalam Dusta, Sam Harris menunjukkan bagaimana mendapat manfaat dari berlaku jujur secara brutal—tetapi pragmatis. Ini adalah buku kecil yang menarik.” - Tim Ferriss¸ penulis buku laris New York Times, The 4-Hour Body, 4-Hour Workweek, dan The 4-Hour Chef * Sam Harris adalah penulis buku-buku laris New York Times, The End of Faith, Letter to a Christian Nation, dan The Moral Landscape, The End of Faith memenangkan PEN Award 2005 untuk kategori nonfiksi. Tulisan-tulisannya telah diterbitkan dalam lebih dari lima belas Bahasa.
    Rp 40.000,00
  • MerekaYangTidakBerbahagia
    MerekaYangTidakBerbahagia

    Mereka yang Tidak Berbahagia – Robby Julianda & Ruhaeni Intan

    ,
    Penerbit: Buku Mojok Tahun Terbit: 2019 Tebal: 140 halaman ISBN: 978-623-7284-19-2 Kondisi: Baru “Kita cuma dua orang payah yang sudah bosan dengan hidup.” “Dua orang payah kombinasi yang sebenarnya tidak buruk-buruk amat. Setidaknya mereka bisa saling melindungi.” Tom menyadari ia dan Kal adalah orang-orang yang tak berbahagia. Namun tentu saja, tak ada yang namanya bahagia. Bukankah mereka tahu itu?
    Rp 58.000,00
  • Wonderland2
    Wonderland2

    Wonderland: Memoar dari Selatan Yogyakarta – Aris Setyawan

    , ,
    Penerbit: Elevation Books Tahun Terbit: 2020 Kondisi: Baru Ada beberapa hal menakjubkan dari album pertama Auretté and The Polska Seeking Carnival (AATPSC) ini. Untuk sebuah band dari Bantul, AATPSC terdengar sangat kosmopolitan; vokalis Dhima Christian Datu malah lebih fasih bernyanyi dalam Bahasa Perancis ketimbang dalam cengkok Bahasa Inggris, komposisi musiknya jauh lebih ramai dari dua ensemble jazz yang bermain di satu kafe di pojokan kota Copenhagen dan kualitas amatir produk rekaman studio mereka justru jauh lebih mumpuni dari hasil kerja para profesional. Namun, lepas dari subjektivitas semua pihak yang terlibat, buku ini berkisah soal proses kreatif album perdana Auretté and The Polska Seeking Carnival. Berkisah tentang suasana, waktu dan sebuah tempat, tentang pemberontakan anak-anak sekolah seni yang bosan dengan kejumudan dan kemapanan dan kemudian berhasil mendobrak sekat-sekat usang yang memisahkan seni di awal dekade lalu. Ini adalah sebuah dokumen kaya soal bagaimana individu-individu mencoba berkesenian pada sebuah tempat dan sebuah masa. Selamat membaca dan berjalan-jalan ke Wonderland.
    Rp 45.000,00
  • Perlawanan
    Perlawanan

    Perlawanan – Pierre Bourdieu

    , ,
    Penerjemah: Yudi Santoso Penerbit: Circa Tahun Terbit: 2020 Tebal: 172 halaman ISBN: 978-623-76240-1-1 Kondisi: Baru Di dalam buku ini, Pierre Bourdieu, berbicara melawan mitos-mitos baru masa kini—khususnya yang berkaitan dengan neoliberalisme—dan menawarkan sebuah pembelaan yang gigih bagi kepentingan publik. Penarikan diri negara dari banyak area kehidupan sosial pada tahun-tahun belakangan—seperti perumahan, kesehatan, layanan kehidupan sosial, dll—telah menghasilkan keputusasaan yang semakin besar di bagian-bagian populasi yang paling terpinggirkan: melucuti kesejahteraan publik demi perusahaan swasta, pasar yang fleksibel dan kompetisi global adalah meningkatnya penderitaan orang-orang yang paling menderita. Di dalam serangan yang tajam dan tanpa kompromi terhadap neoliberalisme, dan mereka yang menyebarkannya—dari IMF sampai Presiden Bundesbank, dari politisi sampai komentator akademik—Bourdieu tegak berdiri untuk membela kepentingan mereka yang tak berdaya dan membantu memberikan suara kepada individu-individu, kelompok-kelompok dan gerakan-gerakan sosial yang pandangannya jarang terdengar di media dominan.
    Rp 60.000,00
  • LelakiMalangKenapaLagi
    LelakiMalangKenapaLagi

    Lelaki Malang, Kenapa Lagi? – Hans Fallada

    ,
    Penerjemah: Tiya Hapitiawati Penerbit: Moooi Pustaka Tebal: iv + 428 halaman ISBN 978-623-90185-1-1 Kondisi: Baru “Kau tahu, aku punya istri dan anak. Anakku masih sangat kecil, sekarang dia masih sangat lucu, bahagia. Tapi, jika aku kehilangan pekerjaanku….” * Pasangan muda Pinneberg dan Lämmchen, serta bayi mereka, berjuang untuk bertahan hidup di masa sulit. Dipecat dari pekerjaan di sebuah kota kecil, mereka pergi ke kota besar. Berlin 1932, dengan jalanan penuh preman-preman Nazi. Mereka harus menghadapi majikan yang menyusahkan, yang hanya memikirkan bagaimana memeras pekerja agar menghasilkan keuntungan sebesar-besarnya. Jika tidak, ancaman pemecatan kembali di depan mata. Bisakah mereka bertahan? Bisakah cinta menolong mereka? Sebuah karya klasik Jerman yang mengantarkan Hans Fallada sebagai penulis sensasional global.
    Rp 137.000,00
  • MitosSisifus
    MitosSisifus

    Mitos Sisifus – Albert Camus

    , ,
    Penerjemah: David Setiawan Penerbit: Circa Tahun Terbit: 2020 Tebal: viii + 166 halaman ISBN: 978-623-7624-06-6 Kondisi: Baru Salah satu karya filsafat abad ini yang paling berpengaruh. Mitos Sisifus adalah perawian pemikiran eksistensial yang sangat penting. Dipengaruhi oleh karya-karya semacam Don Juan dan novel-novel Kafka dan Dostoevsky. Kumpulan esai ini diawali dengan sebuah perenungan atas bunuh diri, pertanyaan tentang terus menjalani hidup atau mengakhiri hidup di sebuah semesta yang kacau dan tanpa makna. Dengan kemahiran lirisisme, Albert Camus secara brilian mengusulkan sebuah cara untuk lepas dari keputusasaan, merengkuh kembali nilai eksistensi diri, dan kemungkinan hidup bermartabat dan autentik. * "Logika Camus yang cermat dan gaya berpepatahnya menciptakan sejenis puisi pemikiran." - The NationCamus jelas paling berbakat, secara artistik, di antara semua dedengkot penulis Paris pasca-Perang Dunia II.” - The Atlantic
    Rp 60.000,00
  • DariVilaIsola
    DariVilaIsola

    Dari Villa Isola ke Bumi Siliwangi – Sudarsono Katam dan Lulus Abadi

    , , ,
    Penerbit: Pustaka Jaya Tahun Terbit: 2015 Tebal: 146 Halaman ISBN: 978-979-419-437-9 Kondisi: Baru Di kilometer 8 Lembangweg—kini Jalan Setiabudhi—di atas lahan 7,5 hektar, berdiri gedung indah seluas 12 ribu meter persegi. Itulah Villa Isola, milik D.W. Berrety, raja media nan flamboyant di Hindia Belanda. Dibangun pada tahun 1932-1933 dengan gaya Streamline Moderne dari Art Deco yang terbilang anyar pada decade tersebut, bangunan ini masih megah dengan nama Bumi Siliwangi, sebagai bagian dari Universitas Pendidikan Indonesia. Mengapa dinamakan Villa Isola? Apa arti nama itu? Bahkan Hans Dokkum, sekretaris empunya vila, pernah berucap muram: “Isola, di balik dinding luar bangunan yang megah tercium sesuatu yang hampa, tidak adanya kehidupan yang harmonis, juga kebahagiaan keluarga: hanya pameran kekuasaan dan selera.” Apa yang sesungguhnya terjadi di balik kecantikan salah satu ikon Kota Kembang itu? Kematian tragis Berrety sendiri setahun setelah rampungnya villa tersebut menjadi misteri hingga kini.
    Rp 71.500,00
  • BurmeseDays
    BurmeseDays

    Burmese Days (Hari-hari di Burma) – George Orwell

    ,
    Penerbit: Mata Angin Bahasa: Indonesia ISBN: 978-979-9471-31-4 Kondisi: Baru FLORY, lelaki Inggris tengah baya, dengan tembong mengerikan berbentuk bulan sabit bergerigi di pipi kirinya, memanjang dari mata hingga sudut mulut. Pedagang kayu yang banyak menghabiskan hidupnya di hutan ini kesepian dan terlunta-lunta, menunggu kejatuhan cinta. U Po Kyin, sang kepala distrik yang melandaskan semua tindakannya di atas nafsu duniawi. Dikabarkan, seandainya anak-anak dari perempuanperempuan yang ia perkosa dikumpulkan, akan membentuk batalyon keji yang tunduk tanpa syarat pada perintahnya. Dokter Veraswami, lelaki berdarah India berkulit jelaga, pemuja bangsa kulit putih yang menurutnya memang pantas berlaku superior atas pribumi Burma dan orang-orang seperti dirinya. Elizabeth, perempuan muda sok kaya bergaya Parisienne berwajah layaknya 'gadis Inggris umumnya', mengarungi lautan sejauh ribuan mil supaya tidak mati kelaparan, hanya untuk jatuh ke pangkuan pamannya yang bernafsu menidurinya dan bibinya yang memimpikan sang keponakan disunting bangsawan kaya raya. Ma Hla May, gadis muda berwajah eksotik bertubuh selurus papan, dibeli seharga beberapa ratus rupee dari orangtuanya untuk dijadikan gundik lelaki kulit putih. la bangga akan statusnya itu, sebab karenanya ia mampu bersolek elok dan tampak serupa merak di antara para perempuan petani yang bekerja sekeras kerbau demi segenggam nasi. Bagaimana jadinya jika lima karakter itu bersatu di sebuah desa miskin di Burma, dalam cengkeraman pemerintah kolonial Inggris, di bawah matahari yang siap melelehkan isi kepala dan memeras keringat tubuh siapa saja? George Orwell, yang lima tahun pernah menjadi polisi di Burma, negeri yang hingga kini seolah dilupakan Tuhan dan dikendalikan militer itu, mengisahkannya seakan-akan tengah meluapkan amarahnya—atau kebenciannya—pada kolonialisme dan orang-orang sebangsanya.
    Rp 125.000,00
  • JalankuDanJalanmu
    JalankuDanJalanmu

    Jalanku dan Jalanmu – F. Scott Fitzgerald

    ,
    Penerjemah: D.S. Ariani Penerbit: Basa Basi Tahun Terbit: 2019 Tebal: 216 halaman ISBN: 978-623-7290-09-4 Kondisi: Baru ” … kisah-kisah ini memiliki keseimbangan dan keindahan yang langka.– The Guardian * Dimulai pada tahun 1920, Fitzgerald memenuhi kebutuhan finansialnya dengan menulis cerita pendek untuk publikasi populer seperti The Saturday Evening Post dan Esquire. Cerpen-cerpennya berkutat pada mimpi-mimpi kaum muda yang diikuti oleh pengaruh pertumbuhan usia dan keputusasaan. Fitzgerald dianggap sebagai salah satu penulis terbaik abad kedua puluh, dan menjadi bagian penting dari “Lost Generation”.
    Rp 65.000,00
  • KitabParaPencibir2
    KitabParaPencibir2

    Kitab Para Pencibir – Triyanto Triwikromo

    ,
    Penerbit: Gramedia Pustaka Utama Tebal: 180 halaman ISBN: 978-602-4520-40-3 Kondisi: Baru Rahasiakanlah cintamu pada-Ku. Jangan sampai angin mendengar meski sesiut apa pun. Rahasiakanlah cintamu pada-Ku. Jangan sampai senja melihat meski sezarah apa pun. Rahasiakanlah cintamu pada-Ku. Jangan sampai langit meraba meski selembut apa pun. Jadi, mengertilah, cintaku, sembunyikanlah tangismu meski seluka apa pun. Diamlah. Aku membenci dunia yang gaduh.
    Rp 67.000,00
  • MusyawarahBurung2
    MusyawarahBurung2

    Musyawarah Burung – Fariduddin Attar

    ,
    Penerbit: Tanda Baca Jumlah Halaman: xvii + 391 halaman ISBN: 978-623-9062-44-6 Sajak-sajak ini berkisah tentang keinginan sekelompok burung untuk mengenal Simurg yang agung, dan yang, dengan bimbingan seekor burung pemimpin, memulai perjalanan mereka menuju Simurg. Seekor demi seekor, mereka berhenti melanjutkan perjalanan itu karena tak lagi kuat memikul lelah, dan masing-masing dari mereka mengungkapkan dalihnya. Setiap Burung memiliki makna dan kesalahan tersendiri, yang bisa menjadi pelajaran bagi pembaca. Burung yang menjadi pemimpin adalah burud Hudhud, sementara burung Bulbul melambangkan pecinta. Burung Bayan mencari sungai keabadian alih-alih Tuhan, dan burung Merak melambangkan "jiwa yang jatuh", yang bersekutu dengan Setan.
    Rp 99.000,00
  • TheChinesePrincess
    TheChinesePrincess

    The Chinese Princess – Sindhunata

    ,
    Penerbit: Gramedia Pustaka Utama Tebal: 360 halaman Bahasa: Inggris ISBN: 978-602-0319-31-5 Kondisi: Baru "We come to this world as brothers and sisters, but why must we be bound by flesh and blood?" The Chinese Princess explores that kind of human tragedy. The novel describes a person’s desire to love the earth where she lives, yet the earth refuses to welcome her and offer her peace, security, and tranquility. She truly believes that every human being was born as siblings. But how come the other earth inhabitants refuse to fully accept her? Sindhunata manages to give a detailed description of that tragic reality. The novel is rich with his vast knowledge on philosophy and both Javanese and Chinese mythologies. He has traced back many historical texts and woven every intricate detail into a magnificent literary work about the tragedy of the Chinese Princess. This piece of tragic literature is filled with many contemplations about life. Sindhunata’s clever way in presenting the story will take the readers into a special realm where myth and historical facts blended together as one. History is merely a stage where tragic myth performs itself. This very touching novel describes the tragic experience of two lovers who never wanted to be separated by superficial differences. The devastating tragedy on the stage of history that is explored in the novel will surely touch every reader’s heart. * Dr. Gabriel Possenti Sindhunata, SJ, or simply Romo (Father) Sindu is an Indonesian Catholic priest who also work as the head editor of Basis, a socio-cultural magazine. In the past he has worked as a journalist for national newspapers, mainly focusing on cultural issues and soccer reviews. His most celebrated work is Anak Bajang Menggiring Angin---A Midget Leading the Wind. He was born on 12 May 1952.
    Rp 150.000,00
  • MasaRemaja
    MasaRemaja

    Masa Remaja – Leo Tolstoy

    ,
    Penerjemah: Deasy Serviana Penerbit: Basa Basi Ketebalan: 176 halaman ISBN: 978-602-6651-91-4 Kondisi: Baru Saat orang-orang di sekitarnya tumbuh, Nikolenka sadar bahwa dalam pergaulannya itu telah tercipta sekat-sekat, dan itu membuatnya kehilangan tempat. Dia merasa terbuang dan beranjak menjadi remaja yang bermasalah. Jauh bersembunyi ke dalam kepalanya sendiri, dia mengakrabi dunia konsep dan abstrak; ide-ide dan pertanyaan-pertanyaan besar mengenai dunia. Tiap kali kehidupan menempatkannya sebagai seseorang yang kalah, tertindas, terlupakan, dia berlari menuju imajinasi-imajinasi liarnya, dan di sanalah dia mendapatkan kesenangan. Dalam Masa Remaja, novel kedua dari sebuah trilogi yang diawali oleh Masa Kecil dan ditutup oleh Masa Muda, Tolstoy melanjutkan kisah hidup Nikolenka, seorang bocah yang merupakan gambaran nyata seorang Tolstoy di masa kecil.
    Rp 50.000,00
  • Buku - Tuhan Tahu Tapi Menunggu
    Buku - Tuhan Tahu Tapi Menunggu

    Tuhan Tahu, Tapi Menunggu – Leo Tolstoy

    ,
    Penerjemah: Frida Kurniawati Penerbit: Basa Basi Tahun Terbit: 2020 Tebal: 264 halaman ISBN : 9786237290643 Kondisi: Baru “Begitulah perkara iman,” sambung si orang Cina, murid Konfusius, “kesombonganlah yang menyebabkan kekeliruan dan perselisihan paham di antara manusia. Seperti halnya dengan matahari, demikianlah dengan Tuhan. Setiap insan ingin memiliki Tuhan yang istimewa untuk dirinya sendiri, atau setidaknya Tuhan yang spesial bagi tanah kelahirannya. Tiap bangsa ingin mengurung Dia di dalam kuilnya sendiri—Dia yang dunia tak dapat membatasi. Dapatkah kuil apa pun dibandingkan dengan apa yang Tuhan sendiri bangun untuk mempersatukan seluruh manusia ke dalam satu iman dan satu agama? * Leo Tolstoy dianggap sebagai salah satu penulis terhebat sepanjang masa. Ia beberapa kali menjadi nominator Nobel Sastra (dari tahun 1902 hingga 1906) dan Nobel Perdamaian pada tahun 1901, 1902, dan 1910. Ia dikenal banyak orang lewat dua novelnya; War and Peace dan Anna Karenina. Sementara itu, ia juga menulis banyak cerita pendek, yang beberapa di antaranya tersaji dalam buku Tuhan Tahu, Tapi Menunggu ini.
    Rp 75.000,00
  • Madness
    Madness

    Madness Belong to All: Catatan Ganjil Musik Abad 20 – Aliyuna Pratisti

    , , ,
    Membahas: David Bowie, The Stooges, Alexis Korner, PJ Harvey, Fugazi, Joy Division, Frank Zappa, Billie Holiday, Duane Allman, Led Zeppelin, Pil, Brian Eno, Sonic Youth, Bauhaus, Neu!, Neil Young, Talking Heads, King Crimson, Charles Mingus, Blue Cheer, Jimi Hendrix, The Velvet Underground, etc. Penerbit: EA Books Tahun Terbit: 2020 Tebal: 330 halaman ISBN: 978-623-91089-5-3 Kondisi: Baru Ada kegilaan yang bersarang di pikiran organik para musisi, yang pernah mematahkan gaya bermusik monoton atau memaksa label rekaman untuk menerima sisi eksperimentalisme mereka. Aliyuna Pratisti melacak pelbagai patahan sejarah—akibat desakan kegilaan—yang menjungkirbalikkan arah musikalitas sebuah zaman. Ia membicarakan glam rock, blues, heavy metal, krautrock, folk, punk, noise, minimalis, dan segala peristiwa menyimpang terkait skena pada paruh kedua abad 20. Dengan berjalan di seberang trajektori populer dan bising industri, ia menemukan keganjilan yang bersembunyi di sudut terjauh ruang penciptaan musik. Buku ini menyuntikkan efek psychedelic—tanpa perlu melibatkan substance.
    Rp 100.000,00
  • Buku - Orang Mandar Orang Laut
    Buku - Orang Mandar Orang Laut

    Orang Mandar Orang Laut: Kebudayaan Bahari Mandar Mengarungi Gelombang Perubahan Zaman – Muhammad Ridwan Alimuddin

    , , ,
    Penerbit: Ombak Tahun Terbit: 2013 Tebal: 183 halaman ISBN: 978-602-2581-06-2 Kondisi: Baru Banyak orang yang tinggal di luar Sulawesi bagian selatan menganggap pelaut ulung dari kawasan itu adalah ‘orang Bugis’. Namun, menurut Christian Pelras, penulis buku The Bugis, pelaut ulung di kawasan itu adalah orang Mandar. Dalam buku ini, penulis membeberkan pengamatannya terhadap tiga karya cipta kebudayaan bahari Mandar yang biasanya diangkat sebagai ciri keulungan mereka sebagai pelaut, yakni: perahu layar (sande’), menangkap telur ikan terbang (motangnga), dan rumpon (roppong). Disusun sebagai catatan perjalanan, penulis memperlihatkan bahwa ketiga ciri itu kini sudah ditinggalkan oleh nelayan Mandar. Tapi, perubahan ini bukan mencerminkan pudarnya keulungan Mandar di laut. Keulungan bahari orang Mandar sebenarnya bukan terletak pada karya ciptanya, melainkan daya cipta mereka untuk terus-menerus menyusuaikan diri terhadap gelombang perubahan zaman.
    Rp 60.000,00
  • Buku - Berburu Buaya di Hindia Timur
    Buku - Berburu Buaya di Hindia Timur

    Berburu Buaya di Hindia Timur – Risda Nur Widia

    ,
    Penerbit: Pojok Cerpen Tahun Terbit: 2020 Tebal: 154 halaman ISBN: 978-623-9062-47-7 Kondisi: Baru Keenam cerita dalam buku ini menempati celah-celah yang ditinggalkan sejarah tertulis. Pembaca akan bertemu hantu-hantu yang menakut-nakuti kapten sebuah kapal pengangkut rempah, Harimau sakti yang melindungi seorang pangeran, tiga pemuda yang menjadi buron karena mengkritik penguasa, Benteng yang menyaksikan akhir hayat seorang pemberontak, peneliti Prancis dalam ekspedisinya untuk berburu buaya di suatu wilayah di Hindia Timur, hingga pelaut berkebangsaan Prancis yang mengalami kesialan bertubi-tubi.
    Rp 60.000,00
  • Buku - Dunia Maluku
    Buku - Dunia Maluku

    Dunia Maluku: Indonesia Timur Pada Zaman Modern Awal – Leonard Y. Andaya

    , ,
    Penerbit: Ombak Tahun Terbit: 2015 Tebal: 406 halaman ISBN: 978-602-2258-320-2 Kondisi: Baru Dunia Maluku, berikut kerajaan-kerajaan dan masyarakat di dalamnya, memiliki tatanannya sendiri baik dalam perkara duniawi hingga surgawi, setidaknya begitu menurut Leonard Y. Andaya. Suatu tatanan yang khas, tentunya, dan tidak selalu dapat dipersamakan dengan kebudayaan lain di Indonesia. Tatanan yang meliputi berbagai dimensi dan aspek kehidupan masyarakat Maluku, dan belum lagi berbagai dualisme yang berlaku di dalamnya yang sudah barang tentu sangat membuat bingung orang-orang asing yang mendatanginya, termasuk bangsa Eropa. Yang senantiasa menarik untuk disadari adalah bahwa berbagai tatanan dalam fenomena tatanan tersebutlah yang membentuk Indonesia, sebuah gugusan kepulauan yang nilai budayanya amat kaya. Dunia Maluku, memuat berbagai penjelasan sejarah Kawasan Timur Indonesia yang seakan dianaktirikan oleh kecenderungan dunia sejarah modern ini. Buku ini ditulis dengan menarik oleh seorang sejarawan kenamaan mengenai Indonesia, Leonard Andaya, yang dalam pembahasannya ia ingin menjunjung tinggi pembacaan fenomena sejarah menggunakan “kaca mata” pribumi. Buku ini sengaja kami hadirkan ke hadapan Anda untuk melengkapi pustaka Kawasan Timur Indonesia yang, tidak perlu diperdebatkan lagi, jumlahnya cukup terbatas. Adalah harapan kami bahwa buku ini dapat memberikan pemahaman yang baik bagi Anda para peminat kajian Kawasan Timur Indonesia. Selamat membaca.
    Rp 100.000,00
  • Pakkacaping
    Pakkacaping

    Pakkacaping Mandar – Petikan Dawai Pemenuh Janji pada Langit – Asmadi Alimuddin

    , , ,
    Editor: Muhammad Ridwan Alimuddin Penerbit: Ombak Tahun Terbit: 2013 Tebal: xi + 173 halaman ISBN: 978-602-258-100-0 Kondisi: Baru Buku ini memberi pengetahuan bahwa di Mandar pemain kecapi dan kecapinya adalah media penghubung antara manusia dengan penciptanya. Bukan penghibur semata. Sebagian masyarakat Mandar percaya bahwa permainan kecapi, walau baru sebatas meniatkan untuk mengadakan permainan kecapi, bisa membantu harapan terkabul. Sebaliknya, akan ada musibah ketika harapan terwujud, tak jadi mengadakan permainan kecapi. Dewasa ini, orang yang bisa memainkan alat petik berbentuk perahu tersebut semakin sedikit. Bisa dihitung jari. Bila memasukkan kaum perempuan yang lihai menyanyi sambil memetik kecapi, tinggal dua saja. Selain membahas hubungan permainan kecapi dengan beberapa upacara tradisional di Mandar, karya ini juga berisi informasi pemain-pemain kecapi Mandar yang dikenal dalam tiga – empat dekade belakangan. Apakah mereka pemetik kecapi terakhir dari negeri Mandar?
    Rp 60.000,00
  • Buku - Tionghoa Surabaya dalam Sepak Bola
    Buku - Tionghoa Surabaya dalam Sepak Bola

    Tionghoa Surabaya dalam Sepak Bola – R. N. Bayu Aji

    , ,
    Pengantar: Freek Colombijn Penerbit: Ombak Tahun Terbit; 2010 Tebal: 142 halaman ISBN: 978-602-8335-29-4 Kondisi: Baru "Tionghoa Surabaya dalam Sepak Bola 1915-1942 adalah buku yang penting. Sepak bola adalah bagian penting dalam keseharian masyarakat. Di masa kolonial, hampir semua koran lokal memberitakan pertandingan sepak bola di kota-kota tertentu. Sepak bola tidak hanya penting karena menarik banyak perhatian, tetapi juga karena mampu mengumpulkan orang-orang dari berbagai latar belakang etnis yang berbeda. Bangsa Eropa (Belanda) adalah yang pertama kali mengenalkan sepak bola di Indonesia. Pemain sepak bola pada awalnya adalah orang Eropa (Belanda) atau Indo-Eropa. Tidak lama setelah itu, muncul pemain Cina dan Arab mulai bergabung. "Secara umum, sepak bola adalah wadah di mana orang-orang dari berbagai latar belakang etnis yang berbeda dapat bertemu, meskipun dalam beberapa pertandingan terkadang berakhir dengan pertengkaran antar orang-orang yang berbeda latar belakang. Walaupun demikian, sepak bola tetap menjadi meeting point yang mendapat perhatian oleh masyarakat. "Atas beberapa alasan mengenai pentingnya sepak bola di masa lalu inilah, Rojil Nugroho Bayu Aji menulis buku tentang sepak bola yang secara khusus mengulas bagaimana perjalanan sepak bola pada masyarakat Cina di Surabaya. Buku ini merupakan buku yang perlu dibaca. Kebanyakan buku sejarah menekankan mengenai perbedaan masyarakat Cina dengan yang lain di masa kolonial. Buku ini justru menekankan sebaliknya, bagaimana masyarakat Cina justru sebenarnya terintegrasi dengan masyarakat lainnya dalam kehidupan perkotaan Surabaya. "Saya berharap buku ini menarik bagi pembaca dan menstimulasi akademisi untuk melakukan studi serupa mengenai posisi etnis minoritas dalam sepak bola. Saya juga berharap melalui buku ini, semakin banyak orang gemar bermain sepak bola, di klub-klub resmi, di pantai, ataupun di pinggiran jalan. Sungguh menyenangkan membaca buku tentang sepak bola dan juga bermain sepak bola!" - Freek Colombijn
    Rp 40.000,00
  • Buku - Sejarah Kereta Api di Priangan
    Buku - Sejarah Kereta Api di Priangan

    Sejarah Kereta Api di Priangan – Agus Mulyana

    , ,
    Penerbit: Ombak Tahun Terbit: 2017 Tebal: xi + 244 halaman ISBN: 978-602-2584-53-7 Kondisi: Baru Di Hindia Belanda, liberalisasi terjadi dalam bidang ekonomi dengan semakin tumbuhnya usaha di bidang perkebunan. Tak pelak, pembangunan pun dilaksanakan demi menunjang kepentingan usaha tersebut. Pembangunan jalan kereta api merupakan bagian dari kebutuhan sarana transportasi khususnya untuk pengangkutan hasil-hasil perkebunan. Perkebunan-perkebunan yang ada di Keresidenan Priangan sebagian besar terletak di daerah pedalaman sehingga akan sangat sulit mengangkut hasil-hasil perkebunan dari wilayah pedalaman menuju pelabuhan yang ada di pantai. Dengan demikian, pembangunan jalan kereta api menjadi suatu kebutuhan di Keresidenan Priangan saat itu. Dalam buku ini, diuraikan tarik-ulur pengajuan izin pembangunan jalan kereta api yang berkali-kali mengalami kegagalan, baik dari pihak pemohon maupun dari pihak pemberi izinnya. Juga, diceritakan saling lempar tanggung jawab antara pihak pemerintah dan swasta dalam upaya pembangunan jalan kereta api tersebut.
    Rp 75.000,00
  • Buku - Dunia Koleksi
    Buku - Dunia Koleksi

    Dunia Koleksi: Hulu Hilir Kepemilikan Karya Seni – Penyunting: M. Kholid Arif Rozaq dan A. Sudjud Dartanto

    , , ,
    Penerbit: Ombak Tahun Terbit: 2019 Tebal: xii +332 halaman ISBN: 978-602-258-542-2 Kondisi: Baru Buku ini mengetengahkan kisah- kisah di balik pengoleksian benda seni. Sejumlah hal yang terkait di dalamnya adalah kisah pengerjaan karya seni, distribusi, hingga seluk beluk karya di dinding rumah kolektor. Karya seni yang dimaksud bukan lukisan dan patung saja, tetapi nyaris semua benda yang “disakralkan” sebagai koleksi. Jelaslah, benda koleksi tidak bisa didiamkan begitu saja. Perlu ulasan dan kajian yang mendalam atas kehadirannya. Buku berisi 20an artikel inilah jawabannya. Dan, jawaban itu sungguh mencengangkan! * DAFTAR ISI - Adaptasi Kelola di Era Disruptif Industri 4.0 (sektor usaha, fotografi, pendidikan, dan seni visual) ~ M. Kholid Arif Rozaq, M.M. - Aspek Hukum Kepemilikan Karya Seni Bernilai Cagar Budaya ~ Aditya Revianur dan Raihan Tsany Munandar - Ephemera dan Manifestasi Gerakan Sosial: Hulu Hilir Seni Visual Poster (AKSI) ~ Arif Rahman Bramantya dan Ikhtiar Anugrah Hidayat - Aku dan Kolektor-kolektorku ~ I Wayan Sujana Suklu - Kelola Koleksi Museum: Kajian Teoritik ~ Khoirul Anam - Koleksi Wayang Kulit Milik Pribadi di Jawa: Peran, Potensi, dan Tantangannya ~ Rudy Wiratama - Pusat Data Seniman dan Budayawan di Yogyakarta: Upaya Penyelamatan Arsip ~ Faizatush Sholikhah dan Rina Rakhmawati - Pulau Bali Menjadi Pusat Dunia Koleksi Seni Pertunjukan Barong Sakral dan Profan ~ I Wayan Dana - Kaset Barat Rekaman YESS; Produk Unik Lokal untuk Musik Internasional ~ Hermansyah Muttaqin - Metode Inventarisasi dan Penghitungan Harga Karya Seni Kriya Istana Kepresidenan Negara Republik Indonesia ~ Timbul Raharjo - Galeri Nasional Indonesia di Tengah Interaksi Global Studi Pameran Koleksi di Canberra, Australia (2014) dan Sofia, Bulgaria (2017) ~ Citra Smara Dewi dan Bayu Genia Krishbie - Mengoleksi Memori Lewat Sinema ~ Agus Dermawan T. - Diterima, Tetapi Dianggap "Sepi" (Kajian Pengunjung Pameran Seni ArtJog di Yogyakarta) ~ Meike Lusye Karolus dan Revta Fariszy - Replikasi Digital Koleksi Museum Sonobudoyo Yogyakarta Melalui Penciptaan Fotografi dengan Metode Orbit 360 derajat ~ Yohanes Baptista - Tindakan Konservasi Preventif sebagai Upaya Pelestarian Koleksi Lukisan ~ Vicky Ferdian Saputra - Di Balik Sajian Karya Seni: Peran Art Handler dalam Penanganan Karya Seni, Mulai dari Studio Seni, Galeri, hingga Ruang Koleksi ~ Ladija Triana Dewi - Akuisisi Koleksi Kendaraan Antik David Sunar Handoko ~ Trisna Pradita Putra - Dinamika Manajemen Proyek dalam Karya Seni Murni Patung Win Dwi Laksono ~ Dian Ajeng Kirana - Dari Meja Makan ke Ruang Pameran: Penyajian Koleksi Kelompok Studi Makanan Bakudapan sebagai Hasil dari Penelitian Artistik pada ArtJog 2019 ~ RR. Vegasari Adya Ratna
    Rp 125.000,00
  • Buku - Dramaturgi Sandiwara
    Buku - Dramaturgi Sandiwara

    Dramaturgi Sandiwara: Potret Teater Populer dalam Masyarakat Poskolonial – Dede Pramayoza

    , , ,
    Penerbit: Ombak Tahun Terbit: 2013 Tebal: xxvii + 282 halaman ISBN: 978-602-2581-02-4 Kondisi: Baru "Sebuah journey, yang memaparkan perkembangan sandiwara dengan kaleidoskopnya yang penuh kejutan. Sungguh, buku ini bukan sekadar literatur yang demikian detail berbicara gerak populis dalam menelurkan peristiwa kesenian, tapi juga sebuah album dengan potret-potret peristiwa yang tergambar sangat bersahaja. Begitu banyak catatan yang mengharukan." - Edi Suisno "Hadir di tengah miskinnya kajian akademis tentang teater di Indonesia, buku ini sangat berharga. Tidak hanya karena menyajikan informasi yang langka, buku yang disusun berdasarkan tesis ini juga berharga karena sudut pandang paparannya yang tergolong mutakhir. Dede Pramayoza mengajak kita untuk melihat kait-mengait antara dimensi 'tekstual' sandiwara dengan konteks sosio-kultural dan ideologisnya. Buku ini membuka mata kita tentang arti penting, peluang, dan masa depan kajian teater di Indonesia. Saya sarankan buku ini dibaca para pemerhati dan pekerja teater maupun seni secara umum, para sosiolog, antropolog, dan sejarawan, serta pihak-pihak pengawal kebijakan kebudayaan/kesenian pada umumnya. Tidak untuk sekadar diikuti, tapi untuk dikembangkan lebih lanjut." - G.R. Lono Lastoro Simatupang
    Rp 60.000,00
Subscribe