Comments on: Crazy Diamond, You Shone Like the Sun! https://kineruku.com/crazy-diamond-you-shone-like-the-sun/ Baca, Dengar, Tonton. Tue, 27 Jul 2021 12:19:09 +0000 hourly 1 https://wordpress.org/?v=5.1.19 By: Danan https://kineruku.com/crazy-diamond-you-shone-like-the-sun/#comment-200 Wed, 25 Nov 2009 03:54:57 +0000 http://zine.rukukineruku.com/?p=2138#comment-200 Wah, trims sekali untuk bacaan mengenai Pink Floyd. Saya jadi tau lebih banyak mengenai grup ini. Pertama kali saya mendengar musik Pink Floyd sekitar tahun 1975. Ternyata lagu yang sering saya dengar melalui sebuah stasiun radio underground waktu itu judulnya The Great Gig in the Sky. Karena di jaman itu harg kaset murah, saya leluasa berburu album2 Pink Floyd. Waktu itu ada satu rumah produksi(?) yang mengeluarkan kaset2 dari grup2 yang bagi saya sesuai selera. Nama rumah produksi itu YES, kalau tidak salah juga di Bandung. Sekarang ini saya sudah berhasil punya The Dark Side of The Moon, Wish You Were Here, Animals, The Wall, The Final Cut, Meeddle, Atom Heart Mother.
Saya pernah mendengar musik Pink Floyd ketika Syd masih aktif, tapi musik itu tidak pas dengan selera saya. Pernah juga saya dengar musik Pink Floyd setelah Roger Waters cabut, tapi tidak pas juga dengan selera saya. Musik Pink Floyd tanpa Roger Waters bagi saya jadi terdengar terlalu encer. Gitar Gilmour terasa dominan sekali. Jadi terasa lebih ngepop. Film konser Delicate Sound of Thunder pernah saya lihat. Division Bell dan Momentary Lapse of Reason pernah saya dengar… Saya pernah punya kaset album solo Gilmour, About Face…
Album2 solo Roger Waters lebih sesuai selera saya, misalnya: Pros and Cons of Hitchhiking (Eric Clapton ikut main di situ), Amused to Death, Radio K.A.O.S… Ada satu lagi album Roger Waters dalam bahasa Prancis Ca ira(?)… sepertinya menarik, tapi ketika saya sudah ngumpulin duit dan mau beli album itu… sudah tidak ada. Konser yang dibuat Roger Waters pun lebih punya makna bagi saya dibandingkan konser Pink Floyd tanpa Roger (Delicate Sound of Thunder misalnya). Segala tata panggung, tata cahaya dalam setiap konser Roger W. terasa mewakili makna dari lagu2 yang dibawakan (The Wall, In The Flesh).
Semuanya memang selera.
Seperti halnya Pink Floyd, grup lain yang warna musiknya jadi encer adalah Genesis setelah ditinggalkan Peter Gabriel.

]]>