Dheg Dheg Plat ke Ibukota!

Dheg Dheg Plat Vol. 3
Kumpul-kumpul dan Ngobrol Santai Seputar Piringan Hitam

Sabtu, 21 April 2012

Pukul 15:00 – 17:00 WIB
Borneo Beerhouse (@borneobeerhose) #DhegDhegPlat
Jl. Madrasah No. 14
Jeruk Purut, Jakarta Selatan
JAKARTA

Setelah sukses diadakan dua kali di perpustakaan Kineruku, Bandung, kini Dheg Dheg Plat diundang seorang kolega di Jakarta untuk diadakan di ibukota. Acara ini bertepatan dengan Record Store Day, yang selalu dirayakan serentak di seluruh dunia pada Sabtu ketiga di bulan April setiap tahunnya.

Dheg Dheg Plat (memelintir judul album legendaris Koes Plus) masih berkonsep sama dengan sebelumnya: mengajak para penikmat musik untuk bertemu, saling berkenalan, memutar plat kesayangan masing-masing secara bergantian untuk diperdengarkan ramai-ramai, dilanjutkan ngobrol-ngobrol santai tentang pengalaman seputar piringan hitam. Misalnya, berbagi cerita tentang bagaimana jantung berdegup kencang ketika tak sengaja menemukan rilisan penting di lapak pinggir jalan, berdiskusi kenapa album-album tertentu itu esensial sekaligus mengubah hidup kita, serunya tawar-menawar dan barter dengan sesama kolektor, memaki jarum dan cakram yang tak lagi mau kompromi, berbagi tips merawat plat, atau sekadar begadang semalaman di depan komputer, harap-harap cemas menelusuri satu per satu katalog penjual online, atau saling berebutan di forum “siapa cepat dia dapat” bagai serigala kelaparan: HOLD!

Dan tentunya pengalaman mendengar (listening experience) itu sendiri, dimana lempengan gelap ukuran tujuh, sepuluh, dan dua belas inchi itu memang potensial menghasilkan ritual pemujaan musik, selain juga kenikmatan maksimum di kuping dan di hati.

Jangan lupa bawa juga extra cash, siapa tahu ada transaksi lempar cakram di lokasi. Meminjam kata-kata sutradara kenamaan Jerman, Wim Wenders, “Don’t spend money on therapy. Spend it in a record store.” Haha! Jadi, mana plat kesayanganmu? Ayo bawa, putar, dan ceritakan!